Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
3 Prioritas Utama Setelah Gajian

3 Prioritas Utama Setelah Gajian

24 February 2021 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 24 Februari 2021 - Myprotection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Tentunya paling senang kalau sudah mendengar kata gajian!

Namun sebelum kamu menghabiskan uang untuk belanja dan checkout keranjang di e-Commerce langgananmu, jangan melupakan 3 prioritas utama ini ketika mengelola keuangan pasca gajian:

Bayar Cicilan, Utang, dan Keperluan Primer

Penting bagi kamu untuk melunasi cicilan atau utang jika ada seperti cicilan rumah dan mobil. Pasalnya, semakin lama ditunda, bunga pinjaman atau utang bisa jadi semakin besar. Pastikan juga kamu menyisihkan uang terlebih dahulu untuk membeli kebutuhan pokok seperti listrik, air, biaya sekolah anak, dan makanan.

Menabung dan Investasi

Saat ini, menabung dan mulai berinvestasi menjadi salah satu prioritas utama bagi kita semua. Baik untuk kamu yang masih lajang ataupun sudah berkeluarga. Menghadapi situasi tak pasti, kamu wajib menyiapkan tabungan atau dana darurat minimal 10% - 20% dari pendapatanmu. Selain menabung, kamu juga bisa belajar berinvestasi walaupun nilainya kecil. Baik investasi saham, reksadana, dan investasi kesehatan dengan memiliki asuransi kesehatan dan harta benda!

Berbagi Rejeki

Sahabat MyProtection, tentunya kita berharap selalu diberikan kesehatan baik secara fisik, mental, dan materi. Namun, di luar sana masih ada banyak orang yang tidak seberuntung kamu saat ini. Jangan lupa untuk berbagi dan membantu sesama. Berbagi tak melulu bicara soal uang. Berbagi ilmu dan pengalaman juga bisa! Khususnya di tengah pandemi COVID-19 ini, mari kita hadapi bersama dan saling bahu membahu menolong sesame.

Salam,

Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Kesehatan
5 mins read 31/01/2025
8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan suatu hal yang harus diketahui oleh semua orang. Hal ini dikarenakan seberapa pun kamu merasa aman, sebuah kecelakaan, terutama yang terjadi di lalu lintas, selalu memiliki risikonya tersendiri.

Hal ini juga dapat dibuktikan melalui tingginya angka kecelakaan, dengan angka hingga 103.645 kasus setiap jamnya disertai angka kematian yang mengikutinya.

Oleh sebab itu, menjadi sangat penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat terjadinya kecelakaan. Simak selengkapnya di sini!

8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

pertolongan pertama pada kecelakaan

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau P3K merupakan tindakan bantuan yang diberikan sebagai bentuk perawatan yang sifatnya sementara sebelum menerima tindakan medis lanjut.

Untuk memastikan apa yang dilakukan sudah tepat dan memberikan kesempatan lebih besar untuk menyelamatkan korban, simak selengkapnya langkah-langkah P3K, sebagai berikut.

1. Periksa Keadaan Sekitar

Pertama, adalah melakukan observasi keadaan sekitar. Hal ini dilakukan guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Bukan cuma itu, dengan memastikan kondisi sekitar yang aman, maka kamu dapat menjamin bahwa langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang akan kamu lakukan akan lebih efisien.

Cari segala hal yang mungkin dapat membahayakan diri dan korban, seperti tanda kebakaran, puing-puing yang mungkin jatuh, atau bahkan tindak kekerasan.

Kondisi yang kondusif dapat membantu kamu untuk fokus memberikan tindakan darurat guna meminimalisir cedera parah atau bahkan menyelamatkan nyawa korban.

2. Pastikan Korban Tidak Dikerumuni

Selanjutnya, pastikan korban tidak dikeremuni dan memiliki ruang terbuka yang cukup agar mereka merasa nyaman serta mampu bernapas dan mendapatkan oksigen dengan nyaman.

Sambil menunggu pertolongan lanjutan, disarankan juga untuk tidak meninggalkan korban yang mengalami cedera serta menenangkannya.

3. Periksa Keadaan Korban

Pertolongan pertama pada kecelakaan selanjutnya adalah memeriksa keadaan korban. Apakah korban masih sadar atau dalam kondisi pingsan.

Jika korban kehilangan kesadaran apakah ada tanda cedera parah di bagian tubuhnya, jika tidak ada maka kamu dapat mencoba membangunkannya dengan menepuk bagian pundak atau memberi wewangian menyengat ke hidungnya. Contohnya, minyak kayu putih.

4. Periksa Jalur Pernapasan

Selanjutnya, periksa jalur pernapasan sang korban. Langkah ini dapat dilakukan dengan cara mendekatkan jari ke bawah lubang hidung.

Tujuan dari langkah pertolongan pertama pada kecelakaan ini adalah memastikan apakah korban masih bernapas atau tidak.

5. Kompresi Dada untuk Bantuan Pernapasan

Langkah pertolongan pertama pada kecelakaan berikutnya adalah melakukan kompresi dada untuk memberikan bantuan pernapasan jika korban tidak sadarkan diri.

Untuk melakukannya dengan benar, pertama-tama posisikan tumit tangan di bagian dada korban dan siap-siap mengambil posisi untuk menekan dada korban.

Tumit tangan kiri dibuka di bagian atas dada, sedangkan jari di tangan kanan digunakan untuk mengunci dan memberikan tekanan di saat proses kompresi dilakukan.

Jika kompresi dada tidak membuat kondisi korban membaik, segera hubungi IGD Rumah Sakit terdekat agar korban segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Ceritakan kronologi kejadian secara singkat, kondisi korban, serta lokasi tempat terjadinya kecelakaan secara detail agar petugas medis dapat memberikan penanganan terbaik.

6. Periksa Kondisi Luka

Selanjutnya, pastikan untuk memeriksa apakah korban memiliki luka akibat kecelakaan ataupun mengalami perdarahan.

Jika cedera korban dalam kondisi parah, seperti patah tulang, maka akan lebih baik untuk tidak menggerakkan atau memindahkan korban dan membiarkannya di posisi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondisi cedera korban menjadi lebih parah.

Jika kamu memiliki pengetahuan serta kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama, kamu dapat melakukan pengobatan untuk mencegah keadaan korban semakin parah.

Namun, jika kamu tidak memiliki kemampuan tersebut, akan lebih baik untuk tidak melakukan sesuatu yang dapat membahayakan korban. Balutlah luka korban menggunakan kain atau perban untuk mencegah terjadinya gerakan tak terduga.

Jika korban merupakan pengendara motor, pastikan untuk melepaskan helmnya secara perlahan agar telinganya tidak tersangkut. Dengan melepaskan helm, kamu juga dapat dengan mudah mengecek pernapasan serta kondisi korban.

7. Menghentikan Pendarahan

Indikasi bahwa kondisi korban dalam bahaya adalah adanya perdarahan di bagian kepala maupun mulut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk segera menghentikan perdarahannya. Ikuti langkah-langkah berikut.

  • Pertama, berlutut di samping korban.

  • Jika terjadi pendarahan, tekan serta tutup luka tersebut agar pendarahan dapat segera dihentikan dan korban tidak kehilangan lebih banyak darah.

  • Membalut luka menggunakan kain bersih jika tidak memiliki perban.

  • Memastikan korban berada di posisi yang nyaman dan tenang.

8. Mengatasi Syok Pasca Kecelakaan

Jika seseorang baru saja mengalami kecelakaan, pada umumnya mereka akan berada di situasi syok. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengenali dan memberikan penanganan yang tepat.

Simak langkah-langkah menangani syok pasca kecelakaan, berikut ini:

  • Melonggarkan ikat pinggang.

  • Menelentangkan korban di alas yang rata, kemudian menaikkan kaki kurang lebih 30 cm.

  • Memastikan korban tetap hangat untuk mencegah dan menghindari hipotermia

  • Jangan memberikan cairan pada korban jika sedang tidak sadar yang dapat membuatnya tersedak.

  • Jangan melepaskan tusukan yang ada pada bagian tubuh korban karena dapat menyebabkan infeksi.

Prinsip dasar P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K

pexels

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K merupakan serangkaian tindakan darurat yang diberikan dengan tujuan pertolongan awal bagi korban kecelakaan yang mengalami luka atau cedera sebelum nantinya mendapatkan bantuan medis secara profesional.

Memiliki keterampilan P3K sendiri mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta rasa percaya diri jika dihadang dengan situasi darurat tertentu dimanapun. Berikut ini 3 prinsip dasar P3K yang harus kamu ketahui, antara lain:

1. Tenang dan Sigap

Pertama, pertolongan pertama harus bisa dilakukan dengan sikap tenang dan sigap. Hal ini dikarenakan jika seseorang panik maka dapat memperburuk situasi dan keadaan.

2. Penilaian Cepat

Kedua, mampu melakukan penilaian cepat. Hal ini berlaku untuk menilai kondisi korban dengan tepat secara cepat dan menentukan langkah-langkah apa saja yang harus diambil.

3. Aman

Ketiga, sebelum membantu korban kamu juga memastikan keamanan serta keselamatan diri sendiri. Oleh sebab itu, hindari situasi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan diri dan korban.

Upaya Pertolongan Pertama berdasarkan Kondisi Korban

Dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat sendiri, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan berdasarkan kondisi korban. Berikut ini upaya pertolongan pertama berdasarkan kondisi korban.

1. Tidak Sadarkan Diri

Berdasarkan situs Medical News Today, berikut setiap langkah yang harus dilakukan untuk menolong korban yang pingsan atau tidak sadarkan diri, antara lain:

  • Pertama, cek tingkat kesadaran korban dengan menanyakan keadaan korban menggunakan suara yang kencang dan jelas.

  • Jika korban tidak merespon, goyangkan tubuhnya secara perlahan. Hindari menggoyangkan tubuh korban jika terlihat memiliki cedera berat seperti patahan tulang di tubuhnya.

  • Perhatikan juga pernapasan korban, apakah menunjukkan tanda gangguan pernapasan seperti sesak napas maupun bunyi saat mengambil napas.

  • Memeriksa denyut nadi maupun detak jantung korban.

2. Pendarahan

Pendarahan juga menjadi salah satu kondisi yang paling sering ditemui pada korban kecelakaan. Jika korban mengalami perdarahan, maka harus segera dihentikan.

Tanda-tanda pendarahan berat sendiri dapat dilihat melalui indikasi-indikasi seperti, wajah memucat, tubuh terasa dingin, berkeringat, susah bernapas, hingga detak jantung melemah.

Berikut langkah tindakan yang tepat untuk menangani korban pendarahan yang tepat:

  • Mencari sumber luka pendarahan korban.

  • Memeriksa dan memastikan apakah ada benda yang menancap pada luka korban dan menyebabkan perdarahan.

  • Jika bersih, berikan tekanan pada bagian luka menggunakan kapas serta perban.

  • Jika ada benda menancap, jangan mencoba untuk mengeluarkannya. Tapi, beri tekanan di area sekitar luka agar pendarahannya dapat berhenti.

  • Jangan mencuci luka korban yang dapat menyebabkan melambatnya proses pembekuan darah.

  • Memeriksa apakah ada bagian tubuh yang putus.

  • Jika ada, bagian tubuh yang putus tersebut dibungkus menggunakan plastik serta diberikan es di plastik tersebut jika ada.

  • Berikan plastik tersebut kepada petugas medis atau petanggung jawab yang membawa korban tersebut ke rumah sakit.

3. Luka Bakar

Jika kecelakaan yang dialami korban berkaitan dengan benda panas atau api, pada umumnya mereka akan memiliki luka bakar. Menurut situs NHS, terdapat beberapa langkah dalam penanganan luka bakar, berikut ini

  • Jika proses pembakaran masih terjadi pada korban, segera hentikan hal tersebut. Entah mengeluarkan korban dari lokasi, memadamkan api, hingga menjauhkan diri dari sumbernya sambil menjaga keselamatan diri.

  • Melepaskan pakaian serta perhiasan yang ada di sekitar luka bakar. Namun, jika benda tersebut sudah menempel di luka bakar, jangan coba untuk dilepaskan karena dapat menyebabkan luka yang lebih besar.

  • Mendinginkan luka bakar menggunakan air dingin mengalir secepat mungkin setidaknya selama 20 menit. Hindari penggunaan air es, es batu, maupun krim yang mengandung minyak seperti mentega.

  • Menjaga suhu tubuh korban agar tetap hangat, dapat menggunakan selimut atau jenis kain lainnya, tapi hindari menutup bagian luka bakarnya. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah hiportemia, terutama jika bagian luka bakarnya luas sehingga banyak area tubuh yang terkena air dingin.

  • Menutup luka bakar selonggar mungkin jika sudah selesai didinginkan menggunakan plastik ataupun kain bersih.

  • Mengatasi rasa sakit luka bakar menggunakan paracetamol maupun ibuprofen.

4. Terkilir dan Patah Tulang

Terkilir, keseleo, hingga patah tulang juga sering kali terjadi saat kecelakaan. Oleh sebab itu, kamu juga harus tahu cara penanganannya yang tepat.

Untuk menangani luka terkilir dan keseleo, terdapat metode R.I.C.E. yang dapat dilakukan berdasarkan situs Health Link BC. Simak langkah-langkahnya:

  • R atau Rest yaitu, mengistirahatkan serta melindungi area yang terkilir serta keseleo.

  • I atau Ice yaitu, menempelkan air es di bagian yang terkilir dan keseleo. Air es mampu mengurangi rasa sakit serta pembengkakan yang terjadi.

  • C atau Compression yaitu, membalut bagian yang terkilir dan keseleo menggunakan perban elastis yang dapat membantu mencegah pembengkakan menjadi semakin besar, namun pastikan jangan terlalu ketat.

  • E atau Elevate yaitu, mengangkat bagian tubuh yang terkilir setara ketinggian jantung untuk mengurangi proses pembengkakan yang terjadi.

Namun, perhatikan juga jika korban tidak dapat menggerakkan bagian tubuh yang terluka, maka ada kemungkinan besar bahwa korban mengalami patah tulang.

Jika begitu, maka jangan memaksakan korban untuk mencoba menggerakkan bagian tubuh tersebut karena dapat memperburuk kondisinya. Pastikan korban berada di posisi yang tetap hingga adanya bantuan medis.

Daftar Isi Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Untuk tetap siap dalam segala keadaan dan mampu memberikan pertolongan ke diri sendiri maupun orang lain, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan agar kotak P3K yang kamu miliki efisien.

Saat ini sendiri, kamu dapat membeli kotak P3K beserta isinya dengan mudah melalui apotek terdekat atau membuatnya sendiri dengan daftar isi berikut, simak selengkapnya.

  • Plester luka

  • Perban perekat dengan berbagai ukuran berbeda

  • Perban rol dengan berbagai ukuran berbeda

  • Kain kasa gulung serta steril

  • Peniti

  • Sarung tangan lateks

  • Tisu antiseptik

  • Larutan disinfektan untuk luka

  • Salep antibiotik

  • Gunting

  • Pinset

  • Termometer

  • Obat-obatan dasar, seperti antinyeri, pereda gatal, obat flu serta batuk, obat tetes mata, dan sebagainya.

Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja

Kecelakaan dapat terjadi dimana saja, bukan hanya di jalan raya namun juga di tempat kerja kecelakaan bukanlah sesuatu yang dapat diduga. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja:

1. Kondisi Peralatan

Kondisi peralatan yang tidak dijaga dengan baik atau dirawat dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Berikut ini faktor-faktornya, antara lain:

  • Kondisi mesin yang kurang memadai, tidak di rawat, usang dapat menimbulkan potensi adanya penyebab kecelakaan kerja.

  • Posisi mesin yang kurang strategis juga dapat mempengaruhi dan menjadi faktor terjadinya kecelakaan kerja karena dapat membahayakan proses kerja dari para karyawan.

  • Rancangan alat, rancangan mesin, maupun peralatan yang kurang baik juga dapat menyebabkan kecelakaan, seperti minim cover atau pelindung mesin tersebut.

2. Ulah Manusia

Kecelakaan kerja sendiri juga dapat disebabkan oleh ulah seorang manusia. Oleh sebab itu, memiliki kompetensi serta penyuluhan yang layak kepada para pekerja menjadi penting untuk mengedukasikan bagaimana cara kerja mesin itu sendiri dan menjaga keselamatan diri seseorang.

Seperti contohnya, menggunakan pelindung diri yang ada sesuai aturan dan regulasi, seperti helm, masker, sarung tangan, hingga sepatu yang sesuai untuk melindungi diri dari bahaya.

3. Lingkungan

Kecelakaan kerja juga dapat disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekitar yang ada. Seperti contohnya, lokasi kerja yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar, keselamatan kerja, kebisingan, suhu udara, hingga penerangan yang kurang memadai dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja.

Nah, itulah langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang harus dilakukan. Jika sahabat MyProtection mengalami kecelakaan atau berada di sekitar lokasi kecelakaan yang baru saja terjadi tetaplah tenang dan tidak panik.

Jika ingin membantu atau menolong disaat kecelakaan kerja, pastikan memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama dan jika tidak lebih baik tidak mendekati korban agar orang-orang yang dapat membantu memiliki ruang yang cukup serta korban tidak merasa dikerumuni.

Kecelakaan sendiri bukanlah sesuatu yang diinginkan setiap orang. Namun, kejadian ini bukanlah sesuatu yang direncanakan dan mungkin saja terjadi oleh siapapun.

Agar kamu tetap terlindungi, sangat penting untuk memiliki asuransi yang dapat membantu baik dari segi penanganan maupun finansial.

Asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi solusi asuransi kesehatan online terbaik bagi individu maupun keluarga dengan manfaa rawat inap, bedah dan rawat jalan.

Kamu juga akan mendapat fitur Saldo Prima untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 31/03/2020
Berobat Kapan dan Dimana Saja dengan Perlindungan Kesehatan Prima

Hi, Sahabat MyProtection!

Memilih asuransi kesehatan yang terbaik memang bukanlah perihal mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan seperti manfaat yang ditawarkan, harga premi, sistem klaim asuransi dan rumah sakit rekanan.

Mungkin Anda pernah menemukan asuransi kesehatan dengan premi murah, tapi sistem klaim asuransi rumit? Atau bahkan, polis asuransi Anda hanya bisa digunakan di wilayah terbatas. Pastinya akan merepotkan Anda.

Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan asuransi kesehatan individu maupun keluarga dengan premi terjangkau, sistem klaim cashless dan cardless, serta memiliki lebih dari 900 Rumah Sakit Rekanan yang tersebar di Seluruh Indonesia! Anda juga bisa cek daftar rumah sakitnya di sini. Sehingga, kapanpun dan dimanapun, Anda bisa berobat dengan tenang. Sakit saat pergi dinas atau liburan ke luar kota? Tidak masalah!

Sudah siap #DijagainTerus sama Perlindungan Kesehatan Prima?

Kalau jawabannya iya, Anda bisa memulai perjalanan aman paling nyaman bersama Perlindungan Kesehatan Prima dan mendapatkan DISKON 10% dengan menggunakan kode promo ‘DIJAGAINPRO’ selama April 2020!

Syarat dan ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 April 2020 – 30 April 2020
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 10% dengan kode DIJAGAINPRO
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per pengguna dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya

Anda bisa Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang

Informasi & pertanyaan mengenai produk silakan menghubungi Contact Center: 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read 18/02/2026
6 Mobil Irit BBM Super Hemat, Mulai dari 100 Jutaan Aja!

Mobil irit BBM sering kali menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia, khususnya di perkotaan seperti Jakarta dengan tingkat kemacetan yang tinggi yang dapat membuat konsumsi bahan bakar lebih besar.

Memilih mobil irit BBM yang tepat dapat membantu dalam mengurangi pengeluaran tanpa mengorbankan performa mesinnya.

6 Mobil Irit BBM Super Hemat, Mulai dari 100 Jutaan Aja!

mobil irit bbm

Berikut beberapa rekomendasi mobil irit BBM yang bisa kamu dapatkan di Indonesia, keuntungannya, hingga perbandingannya di antara berbagai pilihan yang ada!

1. Honda Brio

Rekomendasi mobil irit BBM pertama adalah Honda Brio, mobil jenis city car yang cukup populer di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Pada jalan tol, angka konsumsi bahan bakar Honda Brio sendiri cukup impresif, di mana mobil ini mampu mencapai 24 km/liter dibandingkan dengan regulasi mobil LCGC yang ada di angka 20 km/liter.

Bukan hanya karena hemat bahan bakar, Honda Brio juga menawarkan kabin yang cukup luas dan nyaman, serta pilihan transmisi manual ataupun otomatis (CVT).

Harganya yang cukup terjangkau mulai dari Rp 170,4 juta untuk tipe Satya S M/T juga menjadi daya tarik tersendiri.

2. Suzuki All New Ertiga

Suzuki All New Ertiga juga termasuk ke dalam mobil irit BBM dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 10-13 km/liter dalam kota dan 18-21 km/liter untuk luar kota.

Hal ini dikarenakan mesin di dalamnya yang menggunakan kode K15B dengan kapasitas 1.462 cc, 4 silinder bertenaga 103,2 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 138 Nm pada 4.400 rpm.

Bukan hanya itu, mobil ini juga menggunakan platform baru, yaitu HEARTECT, yang memungkinkan untuk membuat bobot mobil lebih ringan hingga 15%, yang membantu dalam penggunaan bahan bakar yang lebih efisien.

Harganya di pasaran juga beragam, untuk unit bekas mobil ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 230 jutaan. Sedangkan untuk unit baru dibanderol dengan harga Rp 228,4 juta hingga Rp 262,8 juta.

3. Toyota Avanza

Toyota Avanza yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2003 dan dikenali oleh hampir semua orang juga menjadi pilihan banyak orang yang mencari mobil irit BBM dengan harga terjangkau.

Memiliki kapasitas hingga 43 liter, mobil ini mampu menempuh perjalanan jauh dengan rata-rata konsumsi bahan bakar sekitar 17,6 km/liter.

Mobil Toyota Avanza bekas pada pasaran dibanderol dengan harga mulai dari Rp 127 juta hingga RP 227 juta. Sedangkan untuk unit baru dibanderol dengan harga mulai dari Rp 233,1 juta hingga Rp 272,5 juta.

4. Honda All New BR-V

Honda All New BR-V juga termasuk ke dalam mobil hemat bahan bakar, di mana konsumsi BBM-nya mencapai 11,7 km/liter di perkotaan dan 14 km/liter dalam perjalanan luar kota.

Bukan hanya itu, mobil ini juga menawarkan fitur eco-indikator yang dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menerapkan gaya berkendara yang lebih efisien.

Honda All New BR-V bisa kamu dapatkan dengan harga mulai dari Rp 292 jutaan hingga Rp 385 jutaan tergantung tipe dan daerahnya.

5. Daihatsu Sigra & Toyota Calya

Mobil irit BBM selanjutnya adalah Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang termasuk ke dalam mobil LCGC dengan dua pilihan kapasitas yang terdiri dari 1.000 cc dan 1.200 cc.

Toyota Calya dapat menempuh sejauh 20 km/liter jika berada di kecepatan konstan 100 km/jam. Sedangkan pada kecepatan 60 km/jam, pengonsumsian bahan bakarnya sekitar 25 km/liter.

Untuk mendapatkan mobil Toyota Calya, unit bekasnya di pasaran berada di angka Rp 101 juta hingga Rp 142 juta, dan untuk unit baru dimulai dari harga Rp 167,6 juta hingga Rp 187,4 juta.

Nah, itulah beberapa rekomendasi mobil irit BBM yang bisa jadi pilihan untukmu yang menawarkan efisiensi berkendara tanpa mengorbankan performa mengemudi. Semoga pembahasan di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel