Terdapat beberapa indikator baterai remote mobil habis yang harus kamu kenali, seperti lampu indikator redup atau mati, jangkauan berkurang, dan sebagainya.
Umumnya kamu dapat menggantinya sendiri melalui buku manual kendaraan yang sudah tersedia. Selain itu, kamu juga dapat memeriksa kode pada baterai lama untuk memastikan baterai yang digunakan.
Jenis paling umum yang digunakan pada baterai remote mobil sendiri adalah CR2032, CR2025 dan CR2016.

Untuk mengetahui apa saja tanda-tanda bahwa baterai remote mobil sudah melemah atau mau habis, kamu harus mengetahui indikator-indikatornya berikut ini!
Tanda yang paling umum adalah tombol remote yang mulai tidak responsif, yang harus ditekan berkali-kali sebelum kendaraan merespons, yang menandakan baterai sudah mulai melemah.
Umumnya, jangkauan sinyal remote mobil mencapai 5 hingga 20 meter, atau pada beberapa model mobil, jangkauannya dapat hingga 30 sampai 50 meter.
Jika kendaraan tidak lagi merespons remote dari jarak jauh dan harus dilakukan dari jarak dekat, hal tersebut dapat menjadi salah satu indikator bahwa baterai remote mobil sudah melemah atau mau habis.
Tanda bahwa baterai remote mobil sudah melemah selanjutnya adalah kamu harus menekan tombol berkali-kali sebelum mendapatkan respons dari remote baterai.
Hal ini dikarenakan daya pada remote tidak cukup untuk mengirimkan sinyal yang kuat ke kendaraan, sehingga harus menekan tombol lebih dari satu kali.
Tanda baterai remote mobil habis juga dapat dilihat melalui aspek visualnya pada beberapa model yang memiliki lampu LED.
Umumnya, jika baterainya sudah habis, lampu indikator tersebut akan redup atau mati total ketika ditekan, yang menandakan daya di dalamnya sudah melemah atau habis.
Jika hal ini sudah terjadi, maka ada baiknya segera mengganti dengan baterai baru yang sesuai agar remote mobil dapat berfungsi dengan baik kembali.
Setelah mengenai tanda-tandanya, kamu juga harus mengetahui bagaimana cara yang tepat mengganti baterai remote mobil. Simak berikut langkah-langkahnya:
Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, mulai dari obeng kecil, pinset, hingga pisau lipat tipis jika dibutuhkan untuk membuka penutup remote.
Membuka penutup remote, menggunakan alat yang telah disiapkan untuk membuka penutup remote dengan hati-hati. Terkadang, obeng dibutuhkan untuk melepas sekrup yang terpasang.
Mengeluarkan baterai lama, menggunakan pinset yang telah disiapkan, keluarkan baterai perlahan dari tempatnya.
Memasukkan baterai baru, dengan membaca buku petunjuk masukkan baterai pengganti yang telah disiapkan sesuai dengan anjuran yang ada.
Menutup kembali casing remote, setelah terpasang sesuai, kamu dapat menutup kembali casing dan memastikan semua bagian telah terpasang dengan benar.
Nah, itulah pembahasan mengenai baterai remote mobil, mulai dari tanda-tandanya melemah hingga habis, dan langkah-langkah pemasangannya yang tepat.
Baiknya, jika tanda-tanda baterai melemah sudah muncul, akan lebih baik untuk segera mengganti baterai remote mobil agar tetap berfungsi secara optimal.
Hindari mengganti baterai hingga remote mati karena dapat mengganggu aktivitas dan mobilitas. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Tahukah kamu kalau manfaat ubi cilembu bagi kesehatan tubuh sangatlah besar, mulai dari menjaga imunitas tubuh, meningkatkan kinerja otak, dan masih banyak lagi?
Oleh sebab itu, sejak dulu hingga sekarang ubi cilembu masih menjadi pilihan populer masyarakat yang bukan hanya sehat dan mengenyangkan, namun menawarkan cita rasa yang lezat melalui rasa manis di dalamnya.
Untuk membantu para pembaca lebih memahami apa saja manfaat ubi cilembu jika dikonsumsi di dalam tubuh, bacaan ini hadir untuk menjelaskan semuanya! Simak informasi berikut!
pexels
Banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari mengonsumsi ubi cilembu. Hal ini dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya, ubi cilembu memiliki karbohidrat yang tinggi, serat, hingga berbagai jenis vitamin.
Lalu, apa saja manfaat ubi cilembu? Simak di sini!
Manfaat ubi cilembu yang pertama adalah mampu meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A yang ada di dalamnya berfungsi untuk merangsang produksi sel kekebalan dalam tubuh yang dapat melawan infeksi dan penyakit.
Selain itu, kandungan vitamin A yang ada juga dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit menular. Kekurangan vitamin A pada anak juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
Bukan hanya vitamin A, kandungan vitamin C dan karotenoid, yang merupakan salah satu jenis beta karoten, yaitu karotenoid, juga dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Di mana, vitamin C dapat membantu dalam produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi, dan beta karoten bertindak sebagai antioksidan dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Kombinasi antara vitamin A, vitamin C, dan beta karoten ini menjadikan ubi cilembu sebagai makanan yang sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh secara alami. Mengonsumsinya secara rutin tidak hanya membantu tubuh melawan infeksi, tetapi juga menjaga kesehatan kulit, mata, dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Mengonsumsi ubi cilembu juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan kinerja otak karena kandungan antioksidan antosianinnya yang memiliki banyak manfaat bagi otak, mulai dari memperkuat daya ingat, meningkatkan kemampuan kognitif, hingga melindungi otak dari penuaan.
Antosianin merupakan senyawa alami yang memberikan warna ungu atau merah pada beberapa jenis tanaman, dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan otak.
Kandungan ini diketahui mampu meningkatkan daya ingat, memperkuat fungsi kognitif, serta melindungi otak dari kerusakan akibat penuaan dan stres oksidatif.
Antioksidan dalam antosianin bekerja dengan cara melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak. Kerusakan sel otak ini, jika dibiarkan, bisa memicu penurunan fungsi otak dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau demensia.
Dengan mengonsumsi makanan kaya antosianin seperti ubi Cilembu, kamu turut membantu melindungi otak agar tetap sehat dalam jangka panjang.
Selain antosianin, ubi Cilembu juga mengandung vitamin dan mineral lain seperti vitamin B6, yang berperan penting dalam produksi neurotransmiter yang merupakan senyawa kimia yang membantu komunikasi antar sel saraf.
Oleh karena itu, menjadikan ubi Cilembu sebagai bagian dari pola makan sehari-hari dapat menjadi pilihan cerdas untuk mendukung fungsi otak yang optimal.
Ubi cilembu juga dipercaya bermanfaat untuk mencegah perkembangan sel kanker dan mencegah risiko kanker.
Di mana, kandungan beta karoten dan antosianin pada ubi cilembu memiliki sifat antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan menghambat kerusakan sel yang dapat berubah menjadi sel kanker.
Selain itu, ubi cilembu juga mengandung vitamin C yang menjadi sumber antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang memicu sel tumor dan kanker serta menjaga kesehatan kulit.
Dengan mengonsumsi ubi Cilembu secara rutin, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat nutrisi, tetapi juga perlindungan alami terhadap risiko kanker.
Tak hanya itu, kandungan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam, menjadikannya makanan yang baik untuk kesehatan secara menyeluruh.
Walaupun memiliki rasa yang manis, ubi cilembu juga memiliki manfaat untuk mengontrol kadar gula darah seseorang dikarenakan kandungan karbohidrat kompleks dan serat yang ada di dalamnya.
Kandungan tersebut dicerna secara perlahan sehingga tidak membuat lonjakan gula darah drastis. Selain itu, kandungan indeks glikemik sedang serta flavonoid membuat dapat membantu dan meningkatkan penyerapan gula ke dalam sel yang membuat gula darah tetap stabil.
Walaupun ubi cilembu dapat dikonsumsi oleh para penderita diabetes, pengonsumsiannya juga harus sesuai batasan dan tidak melebihi porsi yang dianjurkan untuk menghindari peningkatan gula darah yang signifikan.
Manfaat ubi cilembu selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung yang tidak kalah penting bagi manusia. Diperkaya serat, ubi cilembu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.
Kandungan kalium, serat, dan vitamin B6 pada ubi cilembu juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat menjadi salah satu risiko penyakit jantung.
Walaupun memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, pengonsumsian berlebihan juga harus dihindari, khususnya bagi kamu yang menderita penyakit ginjal karena kandungan oksalat di dalam ubi cilembu.
Kandungan vitamin A atau beta karoten yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam tubuh yang membuat penglihatan mata lebih baik.
Kandungan karotenoid pada ubi cilembu, yaitu lutein dan zeaxanthin, juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan makula mata yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan.
Selain itu, mengonsumsi ubi cilembu juga memiliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan mata, seperti mencegah rabun senja, katarak, hingga degenerasi makula dan menjaga kesehatan mata secara umum.
Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pastikan kamu mengonsumsi ubi cilembu yang berkualitas, dan masukkan ke dalam menu makanan sehari-hari agar hasilnya optimal.
Ubi cilembu juga dapat dijadikan sebagai makanan bagi kamu yang sedang diet atau ingin menurunkan berat badan secara sehat. Ubi cilembu memiliki kalori yang rendah, dengan 90 kalori per 100 gram, yang jika dibandingkan dengan nasi putih mengandung sekitar 130 kalori.
Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.
Berbagai kandungan lainnya, seperti vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, dalam ubi cilembu juga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan membantu proses penurunan berat badan.
Ubi cilembu juga dapat membantu dalam mencegah penuaan kulit karena diperkaya beta karoten yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini.
Selain itu, kandungan vitamin C pada ubi cilembu juga dapat membantu dapat produksi kolagen yang baik bagi kesehatan kulit dan menjaganya tetap kencang dan elastis.
Kandungan antioksidan yang dimiliki ubi cilembu, selain beta karoten, juga bermanfaat untuk melindungi sel kulit dari kerusakan yang menjadi penyebab penuaan dini.
Dengan mengonsumsi ubi cilembu secara rutin, kamu juga dapat merasakan peningkatan pada kesehatan kulit secara keseluruhan karena kandungan nutrisi di dalamnya.
Selanjutnya, ubi cilembu juga memiliki khasiat untuk menjaga sistem pencernaan dikarenakan kandungan antioksidan dan serat yang ada di dalamnya.
Kandungan serat mampu membantu dalam melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan organ usus.
Selain itu, serat yang ada pada ubi cilembu juga dapat difermentasi oleh bakteri baik pada usus dan menghasilkan senyawa yang baik bagi kesehatan lapisan usus.
Ubi cilembu juga mengandung beberapa serat larut dan tidak larut yang difermentasikan oleh bakteri di usus besar yang dapat menghasilkan senyawa asam lemak rantai pendek yang menjadi bahan bakar sel di lapisan usus yang dapat membantu menjaga kesehatan usus.
Berbagai manfaat ubi cilembu dalam menjaga sistem pencernaan, seperti mencegah sembelit, mendukung pertumbuhan bakteri baik, menjaga kesehatan lapisan usus, hingga mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Kandungan magnesium dan potasium yang ada pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam mengurangi ketegangan otot serta menenangkan pikiran.
Dengan begitu, bukan hanya membantu menjaga kesehatan fisik, mengonsumsi ubi cilembu juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental, di mana dapat membuat tubuh terasa lebih rileks.
Bukan hanya itu, ubi cilembu juga memiliki kandungan zat besi yang dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh yang dapat membantu dalam meredakan stres.
Ditambah dengan berbagai nutrisi lainnya, seperti vitamin dan mineral lain yang baik untuk tubuh, ubi cilembu secara keseluruhan mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi secara keseluruhan dan kamu lebih bugar menghadapi stres.

pexels
Ubi cilembu, yang menjadi salah satu jenis ubi jalar yang dikenal karena rasanya yang manis dan tekstur yang khas, berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Dibandingkan dengan jenisnya, ubi cilembu memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, yaitu 20 gram per 100 gram. Apa saja kandungan dan nutrisi lain yang dimiliki ubi cilembu per 100 gram?

pexels
Setelah mengetahui apa saja manfaat ubi cilembu dan kandungan apa saja yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsinya, sekarang kita akan membahas bagaimana cara konsumsi yang tepat untuk mendapatkan nutrisinya semaksimal mungkin.
Bagi pejuang diet dan orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, ubi cilembu dianjurkan untuk dikonsumsi 1-2 buah dalam sekali makan sebagai menu makan siang maupun malam.
Selain itu, penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu sebaiknya menghindari memasaknya dengan digoreng ataupun dipanggang agar kadar gula darah tetap terkontrol.
Terdapat setidaknya 3 metode yang baik dan disarankan untuk mengolah ubi cilembu, yaitu:
Untuk mempertahankan nutrisinya, mengukus ubi cilembu menjadi salah satu cara terbaik. Proses ini mampu menjaga kandungan serat dan antioksidan, serta menjaga rasa manis alami yang ada pada ubi cilembu.
Merebus ubi cilembu juga menjadi cara mengolah ubi cilembu yang disarankan. Dengan merebusnya dengan air tanpa tambahan gula maupun garam dapat membantu mempertahankan indeks glikemik pada ubi cilembu agar tetap rendah.
Langkah ini sangat disarankan oleh para penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu dengan lebih aman.
Cara selanjutnya adalah dengan dipanggang, bukan hanya menggunakan oven tapi kamu dapat menerapkan metode ini menggunakan wajan atau panci menggunakan api kecil dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
Nah, itulah pembahasan seputar berbagai manfaat ubi cilembu, nutrisi di dalamnya, hingga cara mengonsumsinya yang dapat kamu ikuti agar mendapatkan manfaat sebesar-besarnya tanpa mengganggu kesehatan.
Ubi cilembu seperti yang sudah dibahas dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, bukan hanya secara fisik namun juga kesehatan mental seseorang.
Namun, perlu diperhatikan juga kalau menjaga dan melindungi diri bukan hanya soal makanan saja. Melindungi kesehatan bisa berkaitan dengan pola hidup atau bahkan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.
Seperti salah satunya adalah PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari LGI yang memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Beberapa keunggulan produk PKP lainnya, termasuk:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.
Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!
Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.
Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.
Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.
Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.
Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.
Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.
Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.
Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.
Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.
Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.
Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.
Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.
Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.
Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.
Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.
Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.
Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.
Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.
Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.
Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.
Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.
Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.
Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.
Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.
Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!
Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.
Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.
Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:
Menghabiskan uang THR tanpa rencana.
Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.
Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.
Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.
Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.

THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.
Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:
Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam
Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan
Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu
Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha
Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.
Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.
Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.
Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.
Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.
Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.
Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12
Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.
THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667
Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.
Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.
Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.
Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.
Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.
Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.
Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.
Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.
Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.
Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 28 Januari 2020 - MyProtection News
Sindrom pra-menstruasi atau sering disebut dengan PMS merupakan gejala yang dirasakan perempuan 1 – 2 minggu sebelum ia mengalami haid. Perubahan dalam tubuh ini bersifat hormonal. Efek yang dirasakan selama PMS pun beragam seperti perubahan mood, nafsu makan bertambah, nyeri pada bagian tubuh tertentu. Tingkat nyeri yang dirasakan pun beragam, mulai dari ringan hingga berat.
Sedari dulu, kunyit dianjurkan untuk diminum untuk mengatasi nyeri saat PMS maupun haid. Ternyata, berdasarkan penelitian, curcumin atau kunyit memang membantu mengatasi nyeri PMS, lho!
Menurut peneliti, terdapat kaitan antara konsumsi kunyit dengan pengurangan gejala PMS seperti perubahan suasana hati, kelelahan, cemas, sakit kepala, kram, dan lemas. Wah, ternyata rempah yang satu ini punya manfaat berlimpah lho, Sahabat MyProtection!
Untuk mengatasi nyeri PMS, maka Anda dianjurkan mengonsumsi kunyit tujuh hari sebelum memasuki masa menstruasi dan tiga hari setelah menstruasi selesai. Dosis yang dianjurkan adalah dua kali sehari. Anda bisa mengonsumsi suplemen curcumin sebanyak 200mg curcumin per hari.
Selamat mencoba!
Salam,
Sahabat MyProtection