Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Bahaya Konsumsi Gorengan: Bikin Cepat Tua Hingga Picu Kanker

Bahaya Konsumsi Gorengan: Bikin Cepat Tua Hingga Picu Kanker

14 May 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 14 Mei 2020 - MyProtection News

Gorengan merupakan cemilan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Berbagai jenis gorengan pun bisa ditemukan di sekitar rumah seperti bakwan, gorengan tempe, dan pisang molen. Apalagi setelah seharian berpuasa, rasanya pasti nikmat menyantap gorengan panas nan renyah. Namun, konsumsi gorengan dalam jumlah besar bisa menimbulkan resiko pada tubuh.

Dikutip dari CNN Indonesia, menurut dokter spesialis kulit Arini Astasari Widodo, makanan gorengan bisa mempengaruhi kondisi kulit. Proses menggoreng bisa meningkatkan molekul AGE (advanced glycation end products) yang mengakibatkan kerusakan kolagen dan elastin, sehingga memicu penuaan kulit.

Molekul AGE ini juga bisa dipicu akibat makanan manis. Sehingga kulit terlihat tak segar, wajah menjadi puffy, serta lebih cepat kehilangan elastisitas kulit. Oleh karena itu konsumsi gorengan, MSG, serta gula perlu diperhatikan setiap waktu karena jaringan terbesar tubuh atau kulit bisa dipengaruhi dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Selain itu, penggorengan bisa menghasilkan senyawa acrylamide yang bisa meningkatkan risiko kanker.

Lemak trans yang terdapat pada gorengan jika dikonsumsi berlebihan bisa menimbulkan inflamasi (peradangan) pada kulit. Akibatnya, kulit jadi lebih sensitif, berpotensi timbul eksim dan autoimun. Konsumsi gorengan berlebih juga bisa memicu resiko kesehatan lainnya seperti radang tenggorokan, kolestrol, diabetes, dan resiko lainnya.

Upaya menjaga kesehatan Anda bisa dimulai dengan menjaga pola makan & pola hidup. Jangan lupa untuk menambahkan proteksi ekstra agar keamanan dan kenyamanan keluarga selalu prima dengan Perlindungan Kesehatan Prima.

Anda bisa menikmati berbagai manfaat paling prima untuk menjalani Ramadan #AmanPalingNyaman yaitu:

  • Fitur Saldo Prima untuk beli oat/vitamin tanpa resep dokter dan diganti asuransi.
  • Klaim praktis cashless tanpa kartu di lebih dari 900 Rumah Sakit di seluruh Indonesia
  • Cek status klaim dari HP
  • Fitur Live Chat
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medicare Assistance
  • Promo special Ramadan, bonus diskon 10% selama Mei 2020
  • Menjamin COVID-19

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Otomotif
5 mins read 11/05/2026
Pentingnya Nomor Rangka Mobil dan Bagaimana Cara Cek-Nya

Nomor rangka dibuat sebagai penanda keaslian dari kendaraan bermotor. Pada setiap kendaraan, nomornya akan berbeda-beda yang sudah dibuat secara sah oleh pabrikan.

Oleh sebab itu, nomor rangka kendaraan atau yang bisa disebut juga dengan Nomor Identifikasi Kendaraan berisikan serangkaian kode unik yang telah ditentukan oleh pabrikan kendaraan. Simak ulasan berikut seputar nomor rangka mobil!

Apa Itu Nomor Rangka Mobil?

nomor rangka mobil

pexels

Adanya nomor rangka mobil menjadi tanda pengenal permanen bagi kendaraan yang dapat digunakan untuk melacak informasi seperti asal kendaraan, tahun produksi, merek, model, ukuran mesin, dan berbagai informasi lainnya.

Untuk melihat nomor rangka mobil, kamu dapat menemukannya di beberapa tempat di dalam kendaraan, seperti dashboard dekat kaca depan, pintu di samping kemudi, hingga blok mesin dan transmisi

Nomor rangka mobil juga dapat digunakan untuk melihat riwayat kendaraan, seperti catatan servis, kecelakaan, hingga verifikasi keaslian serta kepemilikan kendaraan.

Contoh Nomor Rangka Mobil

Bagi pemilik mobil, mengetahui nomor rangka mobil sangatlah penting, khususnya ketika kamu ingin melakukan pengurusan kendaraan, seperti servis, pembayaran pajak, dan masih banyak lagi.

Umumnya, nomor rangka mobil terdiri dari 17 karakter gabungan antara angka dan huruf yang berbeda untuk setiap kendaraan.

Di Indonesia, nomor rangka menggunakan VIN berdasarkan ISO 3779 yang terdiri dari susunan kode 17 digit dan terbagi ke 3 bagian.

3 digit pertama yang disebut WMI atau World Manufacturer Identification, digit 4-9 yang disebut VDS, dan bagian ketiga yang merupakan susunan 8 digit terakhir disebut VIS.

Seperti contohnya, MH8AA1D42JK123456 yang berarti:

  • Karakter 1-3 menunjukkan negara asal dan pabrikan kendaraan. Seperti MH8 untuk mobil buatan Suzuki di India.

  • Karakter 4-9 menunjukkan tipe kendaraan, jenis mesin, tipe bodi, dan sebagainya.

  • Karakter 10 menunjukkan tahu produksi kendaraan yang diwakili oleh kode huruf maupun angka.

  • Karakter 11 menunjukkan pabrik tempat kendaraan dari merek tertentu dirakit.

  • Karakter 12-17 menunjukkan nomor seri produksi yang dibuat secara unik untuk setiap kendaraan.

Cek Nomor Rangka Mobil Online

Selain dapat melakukan pengecekan secara offline dengan dapat ke kantor SAMSAT langsung.

Saat ini, khususnya bagi pengguna kendaraan dengan pelat B atau berasal dari DKI Jakarta, nomor rangka mobil juga bisa dicek secara online melalui aplikasi Cek Ranmor & Pajak DKI Jakarta. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Unduh aplikasi Cek Ranmor & Pajak DKI Jakarta yang bisa kamu dapatkan melalui Google Play Store.

  1. Buka aplikasi dan masuk menggunakan akun Google yang dimiliki, atau membuat akun secara manual.

  1. Setelah masuk, isi data yang diperlukan seperti NIK atau Nomor Induk Kependudukan dan data kendaraan lainnya. Pastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan data pemilik kendaraan yang tercatat.

  1. Klik tombol cari untuk memulai pencarian nomor rangka mobil

  1. Jika data yang dimasukkan benar, maka informasi lengkap kendaraan terkait akan segera muncul. Mulai dari nomor rangka kendaraan, nomor polisi, pajak kendaraan, catatan servis, dan masih banyak lagi.

Nah, itulah pembahasan singkat seputar nomor rangka mobil, mulai dari kegunaannya hingga cara cek nomor rangka kendaraan secara online melalui aplikasi.

Bagi pemilik mobil, nomor ini sangatlah penting yang dapat digunakan untuk memastikan keaslian kendaraan, khususnya ketika ingin membeli mobil bekas atau menjual mobil yang kamu miliki. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Travel
5 mins read 18/08/2025
22 Makanan Khas Jawa Barat Paling Enak dan Wajib Dicoba!

Makanan khas Jawa Barat - Dikenal dengan keberagaman budayanya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang beragam dan tersebar di berbagai daerah.

Salah satunya, makanan khas Jawa Barat yang bukan hanya terkenal di dalam negara. Namun, kepopularitasannya dapat kita lihat hingga ke berbagai negara lainnya.

Nah, apa saja rekomendasi makanan khas Jawa Barat yang populer dan harus kamu coba? Simak ulasan berikut!

22 Makanan Khas Jawa Barat Paling Enak dan Wajib Dicoba!

Apa saja makanan khas Jawa Barat yang menjadi rekomendasi dan dapat kamu coba ketika berkunjung? Simak di sini!

1. Asinan Bogor

asinan bogor

budaya-indonesia.org

Salah satu makanan khas Jawa Barat adalah asinan yang populer karena memiliki kuah pedas yang terbuat dari cabai merah dan memberikan rasa segar.

Pada umumnya, asinan ini memiliki isi antara campuran buah dengan sayuran. Namun, tersedia pula pilihan asinan buah tanpa sayur bagi para pecinta buah.

2. Batagor

batagor

kompas.com

Bakso tahu goreng atau yang disingkat menjadi batagor merupakan makanan khas asal Bandung yang terdiri dari tahu goreng dan bola ikan. Batagor umumnya disajikan dengan saus kacang.

Pertama kali muncul pada tahun 1968 di Jawa Barat oleh seorang penjual siomay, Batagor digemari banyak orang dan hingga saat ini dapat dengan mudah ditemukan bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.

3. Burayot

burayot makanan khas jawa barat

m.guideku.com

Burayot merupakan jajan tradisional khas Garut, Jawa Barat yang terbuat dari tepung beras, gula merah, dan kacang tanah.

Burayot yang berasal dari bahasa Sunda memiliki arti menggantung, seperti bentuknya, karena setelah digoreng, kue basah ini akan digantung pada bambu kecil untuk ditiriskan.

Dengan cita rasa khas manis legit, serta tekstur yang unik di mana bagian dalamnya lembut dan luarnya renyah, kue ini sering kali menjadi pilihan oleh-oleh serta disajikan pada acara khusus bagi masyarakat Garut.

4. Cireng

cireng

cookpad.com

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya, yaitu cireng atau aci digoreng yang berasal dari Bandung merupakan makanan ringan yang populer di seluruh Indonesia dan diperkirakan pertama kali muncul pada tahun 1970an ketika masyarakat kesulitan mendapatkan makanan pokok.

Berbahan dasar tepung kanji atau tapioka, cireng biasanya disajikan dengan sambal rujak atau sambal pedas manis untuk menambah cita rasa. Saat ini, variasi cireng juga semakin bertambah, ada yang berisikan ayam pedas hingga cokelat.

5. Colenak

Selanjutnya, colenak merupakan camilan atau makanan ringan khas Sunda yang cukup populer di Bandung. Diambil dari kepanjangan cocol enak, colenak terbuat dari olahan peuyeum atau tape singkong yang dibakar dan disajikan dengan saus gula merah dan campuran kelapa parut.

Makanan ringan ini sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak 1930an dan masih menjadi salah satu jajanan tradisional yang populer di Jawa Barat.

6. Cuanki

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya adalah cuanki. Cuanki merupakan campuran kuah bakso, mie, tahu goreng, pangsit, hingga sayuran yang disajikan dengan kaldu kuah gurih dan taburan daun bawang.

Hal yang membedakan cuanki dengan bakso dapat dilihat dari bahan dasarnya, di mana cuanki menggunakan ikan tenggiri dan bukan daging sapi, yang membuat cuanki memiliki ciri khas rasa gurih dan segar karena adanya perpaduan rasa ikan dan rempah pada kuahnya.

7. Empal Gentong

empal gentong

kompas.com

Empal gentong yang merupakan makanan khas Jawa Barat selanjutnya dan berasal Cirebon. Empal gentong merupakan hidangan sup daging sapi yang menyerupai gulai.

Pada umumnya, hidangan ini dimasak di dalam gentong tanah liat dengan kayu bakar yang dapat memberikan rasa yang lebih kaya dan kontras pada kuah kaya rempah tersebut.

Selain menggunakan daging sapi, empal gentong juga biasanya dilengkapi dengan jeroan seperti usus hingga babat dan disantap bersama lontong maupun nasi.

8. Geco

Selanjutnya, geco merupakan makanan khas Jawa Barat dari Cianjur yang menggunakan taoge dan taoco sebagai bahan utamanya.

Perpaduan taoge yang disiram kuah taoco atau fermentasi kacang kedelai dan cuka lahang yang menciptakan rasa gurih, manis, dan asam. Selain itu, hidangan ini biasanya juga dilengkapi dengan tahu goreng, ketupat, mie aci, kentang, dan telur rebus.

9. Gemblong

Gemblong yang merupakan kue tradisional Indonesia dan menjadi salah satu jajanan pasar populer khususnya di daerah Jawa.

Pada umumnya, gemblong terbuat dari beras ketan putih, santan, kelapa parut dan garam yang kemudian digoreng dan dilapisi gula merah cair.

Berbeda dengan gemblong biasanya, gemblong asal Kuningan memiliki empat rasa, seperti gurih, orisinal, keju, dan manis yang terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan terigu.

10. Gombyang Manyung

Gombyang Manyung yang juga populer di kalangan masyarakat, merupakan hidangan khas Indramayu dan menjadi salah satu ikon wisatanya. Kata gombyang yang identik dengan hidangan ini karena memiliki porsi besar, yang menggunakan setengah kepala ikan manyung.

Makanan khas Jawa Barat yang satu ini terbuat dari kepala ikan manyung, ikan laut yang banyak ditemui di perairan Pantura, kemudian dibumbui dan diasap.

Kuahnya yang berwarna kuning dan kaya akan rempah-rempah memberikan rasa khas dari perpaduan rasa asam, manis, pedas, dan segar.

11. Karedok

Makanan khas Jawa Barat selanjutnya adalah karedok yang kepopularitasannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Karedok dihidangkan dengan perpaduan sayuran mentah yang kemudian diberi bumbu saus kacang sebagai pelengkapnya.

Sayur yang digunakan meliputi kubis, kacang panjang, taoge, terong, mentimun, hingga kemangi.

Walaupun mirip dengan hidangan seperti gado-gado dan lotek, karedok memiliki keunikannya tersendiri, yaitu menggunakan sayuran mentah, di mana hidangan lainnya menggunakan sayuran yang sudah direbus.

Bukan hanya karena cita rasanya yang menonjolkan kesegaran dan rasa renyah dari sayuran, karedok juga makanan yang kaya akan gizi dan serat sehingga bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

12. Nasi Cikur

Nasi cikur yang merupakan makanan khas Tasikmalaya yang memiliki ciri khas aroma dan rasa yang unik karena menggunakan kencur sebagai bumbu utamanya. Cikur dalam bahasa Sunda sendiri berarti kencur yang membuat hidangan ini sesuai dengan namanya.

Nasi cikur biasanya dihidangkan dengan berbagai jenis lauk, seperti ayam goreng, telur dadar, tahu, hingga lalapan dan sambal.

Karena ciri khas aroma kencur yang kuat serta rasa gurihnya, nasi cikur menjadi salah satu pilihan kuliner wisatawan ketika berkunjung ke Tasikmalaya dan dapat dengan mudah ditemukan di warung makan maupun tempat wisata alam sekitar.

13. Nasi Timbel

Nasi timbel, yang merupakan hidangan khas Sunda, terbuat dari olahan nasi putih yang kemudian dibungkus dengan daun pisang sebelum dikukus maupun dibakar, yang memberikan aroma khas.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan berbagai pilihan lauk pauk, seperti ayam, tahu, tempe, lalapan, hingga sambal yang memberikan cita rasa beragam.

Karena bentuknya yang praktis dan mudah dibawa, nasi timbel sering dijadikan orang Sunda sebagai bekal ketika bepergian jauh, di mana daun pisang yang digunakan untuk membungkus nasi dimanfaatkan sebagai alas makan.

14. Peuyeum

Peuyeum yang merupakan makanan khas Jawa Barat dan telah menjadi tradisi sejak lama serta memiliki nilai budaya yang tinggi.

Peuyeum terbuat dari tape singkong yang difermentasi sehingga menciptakan cita rasa unik rasa manis sedikit asam serta tekstur yang lembut.

Karena keunikannya, Peuyeum sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat dan digunakan di berbagai acara adat Sunda, seperti pernikahan, syukuran, serta festival budaya.

Selain karena cita rasanya, Peuyeum juga dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti:

  • Sumber energi, karena memiliki kandungan karbohidratnya yang banyak mengonsumsi Peuyeum dapat memberikan sumber energi.

  • Probiotik, yang memberikan kesehatan bagi pencernaan yang didapat melalui proses fermentasi.

  • Vitamin dan Mineral, Peuyeum mengandung banyak mineral dan vitamin B kompleks yang baik bagi tubuh manusia.

15. Sate Maranggi

Sate maranggi yang berasal dari Purwakarta merupakan hidangan khas Jawa Barat yang terbuat dari daging sapi maupun domba yang kemudian dimarinasi menggunakan rempah dan kecap manis.

Memiliki cita rasa khas, sate maranggi biasanya disajikan dengan sambal tomat atau sambal oncom, serta lontong maupun ketan bakar sebagai pelengkap.

Karena proses marinasinya yang biasanya menggunakan bumbu seperti jahe, ketumbar, kunyit, lengkuas, hingga cuka membuat rasa Sate Maranggi lebih otentik, kaya, dan gurih.

Di budaya Sunda, tiga potong daging yang ada pada sate maranggi juga memiliki arti dan melambangkan filosofi tri tangtu yang berarti tekad, ucapan, dan tindakan.

16. Seblak

Seblak yang belakangan ini sempat viral di sosial media juga menjadi salah satu makanan khas Jawa Barat yang terkenal karena rasa pedas serta rempah cikur atau kencurnya yang unik.

Selain itu, ciri khas seblak lainnya yang mudah dikenali adalah isinya, salah satunya adalah kerupuk berwarna oranye yang dijadikan topping.

Sudah ada sejak lama mulai dari tahun 1990an, seblak tersedia dalam berbagai varian, mulai dari yang pedas hingga yang lebih ringan.

Namun, dibandingkan dulu yang lebih sederhana dengan isian kerupuk dan rempah-rempah saja, saat ini sajian seblak lebih beragam, di mana dapat berisikan telur, siomay, ceker, cilok, baksi, hingga berbagai jenis sayuran.

17. Surabi

Surabi atau pancake tradisional yang dibuat menggunakan tepung beras, santan, dan ragi menjadi salah satu jajanan khas Jawa Barat yang banyak digemari.

Memiliki tekstur yang lembut dengan cita rasa khas, Surabi telah ada sejak tahun 90an dan bertahan dari generasi ke generasi.

Hingga saat ini, varian surabi juga sudah lebih beragam dan disajikan menggunakan berbagai topping, baik yang gurih menggunakan sayuran dan daging hingga yang manis menggunakan cokelat.

Sebagai pelengkapnya, surabi juga biasanya dilengkapi dengan kuah kinca, yang dibuat menggunakan bahan dasar gula merah cair atau kinca dan berbagai jenis topping seperti kelapa parut hingga nangka yang memberikan rasa autentik nusantara.

18. Tutug Oncom

Tutug Oncom yang berasal dari Tasikmalaya menawarkan cita rasa unik karena menggunakan bahan utama, yaitu oncom yang terbuat dari bungkil kacang tanah atau ampas tahu yang difermentasi.

Awal mula tutug oncom berasal dari masyarakat Sunda kelas menengah bawah yang mengakali dan mencampur oncom dengan nasi agar terlihat padat dan banyak.

Namun, karena rasanya yang unik dan lezat, hidangan ini menjadi populer di berbagai kalangan masyarakat hingga dijual di berbagai restoran.

Kata tutug yang berarti ditumbuk sesuai dengan proses pembuatan hidangan ini, di mana nasi yang dicampur dengan oncom tumbuk dan disajikan dalam kondisi hangat.

19. Soto Bandung

Menjadi salah satu hidangan yang populer, Soto dapat kamu nikmati di berbagai daerah dengan ciri khas tiap daerah tersebut.

Soto Bandung sendiri memiliki ciri khas tersendiri, yaitu kuah bening dilengkapi dengan potongan daging sapi dan lobak. Selain itu, sebagai pelengkap biasanya hidangan ini juga dilengkapi kacang kedelai goreng, perasan jeruk nipis, dan taburan bawang goreng,

Dipercaya, Soto Bandung muncul karena adanya pengaruh kuliner Tiongkok yang datang ratusan tahun lalu ke Indonesia dan berbaur dengan budaya lokal.

20. Tahu Sumedang

Selanjutnya, tahu sumedang yang sesuai dengan namanya berasal dari daerah Sumedang dan dikenal karena tekstur luarnya yang renyah dan lembut di dalam.

Dipercaya, pencetus dari tahu sumedang adalah Ong Kino, ayah Boen Keng yang sudah merintis usaha pembuatan tahu hingga 100 tahun lalu.

Proses pembuatannya yang tradisional, menggunakan tenaga manusia dan bersih dari bahan pengawet juga menjadi ciri khasnya.

Tahapan perendaman kacang kedelai, pencucian, penggilingan, perebusan, dan hingga akhirnya penyaringan pati dilakukan secara manual hingga pada akhirnya menjadi tahu.

21. Tahu Gejrot

Tahu Gejrot yang berasal dari daerah Cirebon merupakan makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari tahu goreng yang dipotong kecil dan kemudian disiram menggunakan kuah bumbu pedas manis yang dibuat menggunakan gula merah, asam jawa, bawang, dan cabai.

Uniknya, tahu gejrot disajikan menggunakan piring gerabah yang digunakan juga pada proses pengulekan bumbunya. Sesuai dengan namanya, yaitu gejrot yang muncul dari suara kuah yang dituangkan ke atas tahu.

Hingga saat ini, tahu gejrot juga masih digemari banyak orang, dan kamu dapat menemukannya bukan hanya di Cirebon namun di berbagai kota besar di Indonesia karena rasanya yang unik dengan harga terjangkau.

22. Dodol Garut

Dodol yang merupakan makanan camilan dengan tekstur kenyal dan lengket menjadi salah satu jajanan Jawa Barat yang terkenal di masyarakat.

Khususnya, dodol dari daerah Garut yang sering kali dijuluki kota dodol karena sejarah dan cerita panjang di belakang camilan ini.

Dodol Garut pada awalnya dibuat menggunakan campuran tepung ketan, santan, dan gula yang dimasak hingga menjadi tekstur yang diinginkan.

Seiring berjalannya waktu, dodol garut mengalami berbagai macam modifikasi dari segi bahan baku dan rasa. Saat ini, varian dodol garut menjadi lebih banyak dan unik, seperti kentang, kacang, sirsak, nanas, durian, dan masih banyak lagi.

Nah, itulah 22 rekomendasi makanan khas Jawa Barat yang unik dan dapat kamu coba ketika berkunjung atau berlibur ke sana. Mulai dari makanan berat hingga jajanan tradisional yang unik dapat kamu temukan di sini.

Agar perjalanan wisata tetap nyaman dan berbagai risiko seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, hingga penundaan terhindari kamu juga harus memiliki perlindungan terpercaya.

MyTravel Protection Domestic hadir dan didesain untuk kenyamanan finansial kamu dan keluarga. Memberikan perlindungan yang berlaku 24 jam selama periode asuransi, yang berarti salam perjalanan kamu dan bukan hanya di dalam pesawat, kereta api, atau bus saja. Semoga penjelasan di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read 21/01/2026
Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Tahukah kamu tekanan angin ban mobil juga dapat memengaruhi kenyamanan dan performa ketika berkendara?

Seperti tekanan angin ban mobil yang rendah mampu memicu terjadinya kebocoran di jalan berbatu dan menyebabkan kecelakaan. Sedangkan, tekanan yang terlalu tinggi memiliki potensi aquaplaning di jalan berair.

Lalu, berapa tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil, bobot muatan, hingga ukuran ban dari kendaraan tersebut? Simak ulasan berikut ini!

Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Karena memiliki peranan yang krusial, mengetahui tekanan angin yang ideal untuk ban mobil menjadi sangat penting.

Umumnya, tekanan angin yang ideal sendiri ditentukan oleh jenis mobil yang dimiliki, ukuran ring, hingga ban yang digunakan oleh pabrikan.

Untuk memastikan tekanan angin sudah ideal, kamu juga dapat mencermati informasi tekanan ban atau tire-loading information yang umumnya terdapat di frame pilar pintu pengemudi yang ada di depan kanan mobil.

Faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan angin yang dibutuhkan adalah berat yang diangkut, di mana semakin besar beban, maka tekanan ban juga harus ditingkatkan.

Standar Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Walaupun berbeda-beda terdapat informasi standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil yang sering ditemui di Indonesia, seperti:

  • Jenis Mobil SUV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 35 – 40 psi

  • Jenis Mobil Sedan yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 33 psi

  • Jenis Mobil City Car yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 36 psi

  • Jenis Mobil MPV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 33 – 36 psi

Terdapat pula standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan ukuran ban ring, antara lain:

  • Tekanan angin ban mobil ring 13 termasuk ukuran 155/70 R13, 165/70 R13, 175/70 R13, 185/70 R13, dan 205/70 R13 yang ideal adalah 28 – 31 psi.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/65 R14 yang ideal adalah 28 – 29 psi untuk ban depan dan 25 – 26 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/70 R14 yang ideal adalah 30 – 33 psi untuk ban depan dan belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 175/50 R14 yang ideal adalah 29 – 32 psi untuk ban depan dan 26 – 30 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 15 dengan ukuran 175/55 R15, 175/60 R15, dan 175/65 R15 yang ideal adalah 30 – 32 psi untuk ban depan dan belakang.

Tips Menjaga Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Agar tetap dalam kondisi optimal, berikut ini beberapa tips untuk menjaga tekanan angin ban mobil, antara lain:

  • Menjaga bobot mobil sesuai standar, menghindari membawa beban berlebih ketika berkendara yang dapat memengaruhi kondisi tekanan angin ban mobil.

  • Rutin melakukan pengecekan, jika tekanan mulai menurun maka dapat segera disesuaikan kembali untuk menjaga performa, mencegah keausan, serta menghindari berbagai risiko berkendara.

  • Hindari mengisi angin ban ketika masih panas, karena tekanan angin di bagian dalam lebih tinggi. Menambahkan angin ketika ban masih panas dapat menimbulkan kemungkinan tekanan angin menjadi terlalu kuat dan menyebabkan ban mobil meledak.

  • Rutin cek dinding ban, kondisi jalan tak menentu, dan adanya kemungkinan benda tajam atau batu kerikil menempel pada dinding ban mobil jika dibiarkan dapat menyebabkan kebocoran dan mengurangi tekanan angin mobil.

  • Memperhatikan tekanan angin ketika cuaca dingin, di mana pada suhu rendah tekanan angin dalam ban juga umumnya menurun yang dapat menyebabkan ban menjadi kurang stabil, konsumsi bahan bakar berlebih, keausan, hingga risiko kecelakaan.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel