Jakarta, 16 April 2020 - MyProtection News
Merasa cemas merupakan reaksi alami yang pernah dihadapi semua orang. Namun rasa cemas berlebihan bisa mengganggu kegiatan sehari-sehari serta kesehatan mental. Apalagi di tengah situasi serba tak pasti sekarang ini, mungkin Anda mulai merasa cemas.
Mengutip dari Healthline, terdapat beberapa cara alami untuk mengatasi rasa cemas
Kafein bisa menimbulkan rasa cemas bagi sebagian orang. Oleh karena itu, jika Anda sensitive terhadap kafein, maka hindari minuman seperti kopi.
Ketika rasa cemas dan stress memuncak, beberapa orang beralih untuk mengonsumsi alcohol dengan tujuan menenangkan diri. Efek relaks pada tubuh ini sayangnya hanya bertahan sementara. Dalam jangka panjang, mengonsumsi alcohol malah akan membuat Anda merasa lebih cemas dan lebih buruk.
Ketika Anda merasa cemas, Anda bisa bercerita kepada orang yang Anda percaya seperti keluarga, kerabat, atau bercerita dalam jurnal. Jika Anda membutuhkan pertolongan professional, maka tak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan terapi dan solusi yang tepat.
Melihat berita tak menyenangkan di ponsel, membandingkan diri dengan orang lain di media social, dan menatap ponsel sepanjang hari bisa menambah rasa cemas. Sesekali, matikan ponsel Anda dan isi ketenangan dengan bermeditasi, menulis jurnal, atau refleksi.
Saat Anda merasa cemas, bisa jadi level hormon adrenalin Anda memuncak dalam tubuh. Berjalan di sekitar rumah, melakukan stretching dan olahraga ringan bisa membantu mengurangi level adrenalin berlebih.
Wewangian seperti lavender bisa membantu tubuh Anda menjadi lebih rileks dan membuat tidur lebih nyenyak. Anda bisa menikmati wangi aromaterapi di lilin, minyak esensial, atau bahkan krim pelembap.
Salam,
Sahabat MyProtection
Minyak rem mobil yang memegang peran penting dalam menjaga performa sistem pengereman dalam mobil yang krusial ketika berkendara.
Jenis yang tersedia di pasaran sendiri beragam bergantung pada kualitasnya yang mampu memengaruhi kondisi komponen di dalam sistem rem mobil.
Dengan memiliki minyak rem mobil yang tepat, sistem pengereman mobil dapat berfungsi secara optimal dan meningkatkan gaya pengereman.
Selain itu, kualitas minyak yang baik juga dapat membuat proses pengereman dapat bekerja secara efektif dan terhindar dari overheat. Lalu, apa saja jenis minyak rem mobil? Simak selengkapnya di sini!
Berikut ini beberapa jenis minyak rem mobil yang dapat kamu pilih untuk kendaraanmu, disertai dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Simak selengkapnya!
Jenis minyak rem mobil pertama adalah DOT 3 yang memiliki kandungan glycol ether di dalamnya dengan sifat utama menyerap air. Walaupun mampu menyerap air, ketika minyak ini bersatu dengan air, bentuknya akan tetap sama.
DOT 3 juga memiliki titik didih terendah jika dibandingkan dengan jenis minyak rem mobil lainnya di angka 206 derajat Celsius.
Minyak rem ini juga harus diganti tepat waktu, karena jika tidak dilakukan dapat menyebabkan rusaknya karet alami, cat, hingga muncul karat.
DOT 4 merupakan jenis minyak rem mobil yang biasanya digunakan mobil keluaran tahun lama dengan sistem pengereman yang menghasilkan suhu tinggi.
Jenis minyak rem mobil satu ini juga umumnya mudah ditemukan dengan titik didih yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan DOT 3, yaitu titik didih kering di angka 230 derajat Celsius dan basah 155 derajat Celsius.
DOT 4 terbuat dari glycol ether yang memiliki sifat higroskopis lebih rendah atau menyerap lebih sedikit air dan memiliki potensi merusak cat.
Selain itu, DOT 4 juga memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan DOT 3 dan mampu menimbulkan korosi pada sistem rem.
DOT 5 merupakan minyak rem dengan bahan dasar silikon sehingga tidak menyerap air dengan titik didih yang tinggi. Karena kelebihannya tersebut, jenis minyak ini cocok digunakan untuk semua jenis karet rem serta kondisi lembap sekalipun.
Walaupun memiliki kelebihan tersebut, DOT 5 memiliki daya pelumas yang kurang baik dan membutuhkan tenaga yang lebih besar ketika rem.
Ketika ingin mengubah minyak rem menjadi DOT 5, penting untuk menguras habis terlebih dahulu sistem pengereman karena tidak dapat dicampur dengan jenis minyak rem lainnya berbasis glikol.
Salah satu jenis minyak rem yang patut diperhatikan adalah DOT 5.1. Jenis ini merupakan hasil pengembangan dari versi sebelumnya, yaitu DOT 5.
Formulasi DOT 5.1 dibuat dengan campuran bahan kimia seperti borate ester dan glycol ether, yang memberikan karakteristik khusus dalam hal performa dan ketahanan terhadap suhu tinggi.
Secara umum, DOT 5.1 memiliki banyak kesamaan dengan DOT 5, terutama dalam hal titik didih yang tinggi dan kemampuan bekerja dalam kondisi ekstrem.
Namun, DOT 5.1 hadir dengan sejumlah peningkatan yang membuatnya lebih unggul dibandingkan dengan pendahulunya.
Salah satu kelebihan utamanya adalah kompatibilitas yang lebih baik dengan sistem rem modern serta efisiensi yang lebih tinggi dalam menjaga kestabilan kinerja rem dalam berbagai situasi.
Pengembangan DOT 5.1 dilakukan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada pada DOT 5. Dengan teknologi yang lebih maju, minyak rem ini mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap komponen sistem rem, sekaligus menjaga respons pengereman tetap konsisten dalam jangka waktu yang lebih lama.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Sebagai superfood, banyak orang sudah mengetahui bahwa manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh sangat lah besar dan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya dapat memberikan keuntungan bagi orang yang mengonsumsinya.
Hal ini dikarenakan chia seed kaya akan serat, sumber asam lemak omega-3, antioksidan, protein, hingga mineral. Karena kemudahan aksesibilitasnya, chia seed sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh.
Lalu, apa saja sebenarnya manfaat chia seed yang bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin dan tepat? Simak di sini!
pexels
Chia seed merupakan biji-bijian berwarna hitam dan putih ya berasal dari tanaman bernama Salvia Hispanica, yang merupakan anggota keluarga mint dari Amerika Tengah.
Biji ini juga telah menjadi bagian pola makan manusia hingga lebih dari 5.000 tahun yang lalu dan dipercaya merupakan makanan pokok bagi suku Aztec dan Maya.
Sebagai makanan sehat, biji chia ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, serat, Alpha-linolenic acid atau ALA, kalsium, dan masih banyak lagi.
Dalam jurnal What Are Chia Seeds? dijelaskan juga bahwa penelitian terbaru mengungkapkan dengan menambahkan biji chia sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko masalah pada kardiovaskular, seperti menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, hingga tekanan darah.
pexels
Untuk lebih memahami keuntungan dan manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh, berikut ini penjelasannya:
Manfaat chia seed pertama, yaitu membantu dalam mengontrol berat badan karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Di mana, pada 2 sendok makan chia seed mengandung 140 kalori, 5 gram protein, 10 gram serat, 21 gram karbohidrat, hingga 9 gram lemak.
Jika dibandingkan dengan 1 buah pisang, kandungan serat yang terdapat pada 2 ½ sendok makan chia seed lebih tinggi yang membuatnya baik dikonsumsi khususnya buat kamu yang sedang diet.
Hal ini dikarenakan makanan kaya serat mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol. Contoh makanan tinggi serat yang juga dapat membantu mengontrol berat badan seperti ubi cilembu yang memiliki banyak manfaat lainnya.
Bukan hanya itu, 17,83 % kandungan asam lemak omega-3, 15 hingga 25% protein, 26 hingga 41% karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral lainnya yang mampu menunjang keberhasilan diet.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Nutrition Research and Practice dengan judul Chia seed added yogurt reduces short-term food intake and increases satiety: randomised controlled trial juga mengungkapkan mengonsumsi chia seed juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan rasa lapar jika dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan chia seed ke dalam yoghurtnya.
Selanjutnya, chia seed juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh dikarenakan kandungan asam amino endogen di dalamnya. Jenis asam amino seperti glutamat, aspartat, alanin, serin, dan glisin.
Bukan hanya itu, kandungan di dalamnya seperti seng, magnesium hingga zat besi juga dapat membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.
Chia seed juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung melalui kandungan omega-3 dan seratnya yang baik untuk kesehatan jantung.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Food and Function di tahun 2021 ditemukan juga bahwa chia seed memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL).
Jika jumlahnya meningkat, maka kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akan menurun.
Berdasarkan hasil dari jurnal berjudul The impact of chia seeds on diabetes, blood pressure, lipid profile, and obesity indicators yang melakukan 14 uji klinis menggunakan 835 partisipan mengatakan bahwa mengonsumsi chia seed setiap hari mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.
Di mana biji chia mampu secara signifikan menurunkan kadar trigliserida, LDL-kolesterol, serta tekanan darah sistolik.
Walaupun superfood, chia seed tidak dapat menggantikan obat kolesterol maupun tekanan darah dan mengatasi penyebab darah tinggi, namun biji-bijian ini dapat dijadikan tambahkan pada pola makan sehat.
Manfaat chia seed berikutnya adalah mampu mengoptimalkan dan meningkatkan kepadatan mineral tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan.
Di mana kandungan yang ada di dalamnya seperti fosfor, kalsium, hingga magnesium merupakan nutrisi penting yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.
Pada 2 sendok makan chia seed terdapat kandungan kalsium 14% kebutuhan harian, magnesium 23% kebutuhan dasar, serta fosfor 20% kebutuhan dasar.
Bukan hanya itu, chia seed juga memiliki kandungan ALA (Asam Alpha-Linolenat) yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.
Jika di konsumsi secara rutin dan teratur chia seed juga mampu membantu mencegah osteoporosis yang disebabkan kekurangan kalsium dan fosfor yang penting dan dibutuhkan juga untuk memperkuat gigi dan fungsi otot.
Karena kandungan serat dan senyawa lainnya, chia seed juga dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin yang dapat membantu dalam menstabilkan kadar gula darah.
Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, biji chia ini juga mampu membantu mengurangi resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.
Chia seed juga dapat membantu dalam mencegah paparan radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparannya. Kandungan antioksidan seperti asam klorogenat, asam kafeat, mirisetin, quercetin, dan kaempferol.
Walaupun radikal bebas merupakan hasil alami dari metabolisme sel, paparan tinggi yang diakibatkan oleh polusi, asap rokok, hingga radiasi bisa menjadi penyebab terjadinya stres oksidatif yang dapat merusak DNA, protein, membran sel, hingga berbagai penyakit kronis.
Peradangan dalam tubuh yang kronis mampu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.
Salah satu kandungan di dalam chia seed, yaitu caffein acid, yang merupakan salah satu jenis antioksidan di dalamnya, mampu melindungi tubuh dari kemungkinan risiko peradangan.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya juga, chia seed juga mengandung asam lemak omega-3. Di mana, menurut jurnal dengan judul The Omega-6: Omega-3 Ratio: A Critical Appraisal and Possibel Succesor, asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang berkaitan dengan omega-6 untuk menurunkan peradangan yang terjadi dalam tubuh.
Menambahkan chia seed ke dalam pola makan sehatmu juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena memiliki kandungan serat yang tinggi.
Dengan mengonsumsi serat, tubuh mampu meningkatkan air dalam feses yang membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang membuat kontraksi otot lebih rendah.
Kandungan serat dalam 28 gram chia seed adalah 10,6 gram yang sudah memenuhi 42% kebutuhan harian serat seseorang.
Chia seed juga bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga maupun masa pemulihan karena kandungan vitamin B, zink, zat besi, hingga magnesium yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meningkatkan energi.
Vitamin B mampu mengubah makanan yang masuk seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.
Dengan rutin mengonsumsi chia seed, kamu juga dapat meningkatkan energi secara stabil dan lebih tahan lama, hingga mengurangi rasa lelah yang dapat dirasakan setelah beraktivitas.
Banyak penelitian juga menunjukkan bukti bahwa asam lemak omega-3, serat, hingga antioksidan yang ada pada chia seed juga bermanfaat bukan hanya untuk anak, ibu hamil, dan individu kondisi kardiovaskular, namun juga dapat memberikan manfaat bagi atlet dan orang-orang yang rutin berolahraga jika memasukkan chia seed ke diet mereka.
Berdasarkan studi berjudul Omega 3 Chia Seed Loading as a Means of Carbohydrate Loading yang membandingkan dua jenis perlakuan yang berbeda terhadap muatan karbohidrat pada atlet dalam tes ketahanan lebih dari 90 menit.
Di mana, satu kelompok menerima perlakuan tradisional menggunakan 100% kalori dari Gatorade, sedangkan kelompok lainnya menerima minuman chia yang menggunakan 50% kalori dari chia seed dan 50% kalori dari gatorade.
Hasilnya menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi minuman chia tersebut dapat meningkatkan oksidasi lemak sekaligus menghemat penggunaan glikogen dalam otot.
Pendekatan ini memungkinkan para atlet untuk mengurangi asupan gula serta meningkatkan asupan asam lemak omega-3.
Kandungan omega-3 pada chia seed juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit khususnya dengan seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi lebih kendur maka dengan rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga kulit untuk lebih sehat dan kencang.
Antioksidan yang ada di dalam chia seed juga dapat membantu untuk melindungi tubuh dari sinar matahari yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini.
Untuk mendapatkan manfaat chia seed bagi kesehatan kulit terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman, hingga membuat masker dengan tambahan madu dan minyak kelapa.
Manfaat chia seed berikutnya adalah menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega-3 yang sehat, serat, dan antioksidannya.
Biji chia bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengatur tekanan darah serta menjaga kadar kolesterol di dalam batas normal.
Bukan hanya itu, kandungan antioksidannya yang kuat seperti asam klorogenat dan quercetin juga dapat membantu dalam melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan dua faktor penting yang berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah serta meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.
Kanker kolorektal, yang merupakan kanker yang tumbuh di usus besar atau rektum, merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum, khususnya pada orang yang sudah lanjut usia, yang umumnya disebabkan oleh polip usus atau pertumbuhan abnormal di dinding usus.
Dipercaya, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dapat membantu dalam mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal.
Berdasarkan hasil penelitian Intisari Sains Medis di tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 52 pasien di RSUP Sanglah yang terdiagnosis kanker kolorektal , 39 pasien mengonsumsi asupan rendah serat setiap harinya.
Sebagai superfood yang dikenal dengan kandungan seratnya, mengonsumsi chia seed juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus.

pexels
Sebagai salah satu bahan organik yang cukup populer dan dapat dimakan baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, saat ini hidangan kreasi menggunakan chia seed juga berkembang.
Biji chia dapat dijadikan sebagai topping baik dihancurkan terlebih dahulu maupun utuh di atas sereal, nasi, yoghurt, hingga sayuran. Di Meksiko, terdapat minuman chia fresco yang terbuat dari chia seed yang direndam dengan jus buah atau air.
Hal ini dikarenakan chia seed sangat mudah menyerap cairan dan akan membentuk tekstur gel ketika direndam, membuatnya mudah dicampurkan dengan sereal maupun hidangan lainnya.
Untuk memasukkan superfood satu ini ke dalam rutinitasmu juga sangat lah mudah, kamu dapat menaburkan satu hingga dua sendok makan chia seed ke yoghurt, sereal, hingga salad.
Bukan hanya itu, kamu juga dapat menambahkan biji chia ke dalam smoothies hingga sup, atau bahkan mencampurkannya dengan adonan pancake sebelum dimasak.
Karena chia seed tidak memiliki rasa yang khas, jika dicampurkan dengan bahan makanan lain, tidak akan mengubah atau berdampak pada rasa makanan tersebut.
Salah satu cara populer lainnya untuk menikmati chia seed adalah dengan membuat chia puding dengan merendam biji chia ke dalam cairan, baik air, susu, hingga yoghurt.

pexels
Walaupun secara umum aman di konsumsi dan mudah di toleransi ketika di makan dalam jumlah yang dianjurkan, dalam artikel berjudul Are Chia Seeds Good for You? Mengonsumsi chia seed juga memiliki risikonya tersendiri.
Karena kandungan seratnya yang tinggi, mengonsumsi chia seed juga dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti gas, diare, hingga perut kembung.
Jika orang yang belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsinya secara perlahan dan memastikan meminum air yang banyak.
Selain itu, bagi orang-orang yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap chia seed juga harus menghindari mengonsumsi biji ini karena mampu menyebabkan reaksi seperti gatal, bercak merah, hingga kesulitan bernapas.
Chia seed juga memiliki risiko tersedak, khususnya bagi individu yang memiliki kesulitan untuk menelan. Hal ini disebabkan sifat bijinya yang dapat membesar jika dan berubah menjadi kental serta memiliki konsistensi yang lengket yang dapat tersangkut di tenggorokan dan menyebabkan sumbatan.
Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan biji chia yang kamu konsumsi sudah terendam dalam cairan selama beberapa waktu sebelum di makan.
Terdapat beberapa tips mengonsumsi yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat chia seed sepenuhnya dengan mudah:
Itulah penjelasan seputar berbagai manfaat chia seed yang merupakan superfood yang saat ini semakin populer bukan tanpa sebab. Dengan rutin mengonsumsinya berdasarkan takaran yang disarankan, kamu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang baik.
Walaupun begitu, hanya mengonsumsi chia seed saja tidaklah cukup, di mana menjaga pola hidup juga sangat penting, khususnya dari hal beraktivitas dan makanan yang dikonsumsi.
Agar sahabat MyProtection tetap terlindungi dari hal-hal tak terduga, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Beberapa negara tertua di dunia dipercaya sudah ada dan berkembang sejak 6500 SM, yang ditandai dengan banyaknya orang menetap serta berkembangnya wilayah tersebut.
Berbagai negara tertua di dunia ini telah berdiri sejak ratusan atau bahkan ribuan tahun lalu, yang menjadikan mereka sebagai negara tertua yang ada di dunia dengan sejarah panjang dalam peradaban manusia, seperti India dan China.
Sahabat MyProtection pasti penasaran, kan, negara mana saja yang menjadi negara tertua di dunia, sejarahnya, hingga pengaruhnya bagi peradaban manusia. Simak informasi berikut!
Hingga saat ini ada lebih dari 190 negara yang sudah terdaftar dan menjadi anggota PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa yang masing-masing memiliki budaya, sejarah, hingga tradisi mereka tersendiri.
Berikut ini daftar negara-negara yang dikenal sebagai negara tertua di dunia dalam sejarah peradaban. Simak selengkapnya!

pexels
Mesir menjadi negara tertua di dunia yang peradabannya sudah ada sejak sekitar 6000 SM, di mana berbagai kelompok pemburu berkumpul dan pada akhirnya menetap di Lembah Sungai Nil.
Di sekitar tahun 550 SM, suku kecil yang menetap di Lembah Sungai Nil kemudian berkembang menjadi peradaban dengan fokus pada pertanian dan peternakan.
Bukan hanya itu, peradaban era ini juga dikenal melalui tembikar dan barang pribadi seperti sisir, gelang tangan, dan manik.
Pada 3100 SM, dinasti pertama Mesir muncul, di mana pada masa ini Raja Menes menyatukan Mesir Hulu dan Hilir menjadi satu kesatuan kerajaan.
Transisinya sendiri berlangsung secara bertahap tanpa adanya catatan kontemporer mengenai Menes. Kata “Menes” dalam bahasa Mesir sendiri memiliki arti pendiri, dan dipercaya bahwa pendiri Mesir sebenarnya adalah Narmer oleh para ahli, yang digambarkan mengenakan tanda kebesaran kerajaan pada pelat Narmer sebagai simbol unifikasi.
Oleh sebab itu, Mesir masih dianggap sebagai negara tertua di dunia dengan berbagai peninggalan sejarah, seperti piramida maupun sisa peradaban kuno lainnya yang membuktikan sejarah panjangnya.
pexels
India, yang menjadi negara tertua selanjutnya, juga dipercaya memiliki peradaban tertua yang sudah ada sejak sekitar 3300 SM, yaitu peradaban Lembah Indus yang menjadi peradaban kuno paling besar di dunia.
Lembah Indus juga dikenal dengan tatanan kotanya yang terencana, segel batu unik, hingga sistem drainase yang canggih.
Walaupun peradabannya sudah ada sejak lama, India sebagai sebuah negara baru akan dimulai pada Periode Weda yang berlangsung dari sekitar 1500 sampai 500 SM dan menjadi fondasi utama bagi agama Hindu.
Di sekitar 1200 SM juga ditandai dengan adanya kemunculan Kerajaan Pertama di India, yaitu Janapadas yang bertahan hingga akhir Periode Weda.

pexels
Afghanistan, yang memiliki nama resmi Keamiran Islam Afganistan, merupakan sebuah negara yang berada di Asia Selatan dan Asia Tengah dan menjadi salah satu negara tertua di dunia.
Penjelajahan arkeologi yang dilakukan pada abad ke-20 menghasilkan bukti bahwa wilayah geografis Afghanistan berkaitan erat dengan budaya dan perdagangan di negara tetangga di timur, barat, dan utara.
Peradaban perkotaan pertama kali dipercaya dimulai sejak 3000 SM di kota Mundigak yang ditempati oleh koloni Peradaban Lembah Indus di dekatnya.
Dengan terus berkembangnya Peradaban Lembah Indus, menjadikan peradaban kuno yang ada menjadi bagian dari Pakistan, Afghanistan dan India.
Seiring berjalannya waktu setelah 2000 SM, penduduk semi-nomaden yang datang dari Asia Tengah mulai menetap dan membawa berbagai tradisi mereka ke Afghanistan.
Wilayah ini memiliki sejarah panjang penaklukan oleh berbagai kekaisaran besar. Darius I dari Persia adalah salah satu penakluk awal yang menguasai wilayah ini. Kemudian, Alexander Agung juga berhasil menaklukkan daerah ini dalam ekspedisi militernya yang terkenal.
Selain itu, berbagai kekaisaran lainnya juga pernah menguasai wilayah ini dalam berbagai periode sejarah. Tidak hanya kekaisaran kuno, Inggris juga pernah memiliki pengaruh yang signifikan di negara ini selama era kolonial.
Pengaruh Inggris meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah dan perkembangan wilayah ini. Pada tahun 1973, terjadi perubahan besar dalam struktur pemerintahan Afghanistan.
Negara ini berubah menjadi republik Islam presidensial yang uniter, menandai awal dari era baru dalam sejarah politiknya. Perubahan ini membawa dampak besar terhadap dinamika politik dan sosial di Afghanistan, yang terus berkembang hingga saat ini.

pexels
China, yang dikenal sebagai salah satu negara tertua di benua Asia, menjadi negara tertua di dunia selanjutnya.
Dipercaya, peradabannya sudah ada sejak lebih dari satu juta tahun yang lalu. Di mana manusia purba berjenis Homo erectus menempati wilayah tersebut.
Hal ini didukung dengan adanya temuan berbagai peralatan yang terbuat dari batu dengan usia lebih dari satu juta tahun di situs Xiaochangliang.
Kemunculan dinasti pertama di China, yaitu Dinasti Xia yang dimulai sekitar tahun 2070 SM yang kemudian bertahan hingga 1600 SM dan dikenal sebagai salah satu peradaban tertua di dunia.
Pemerintahannya sendiri kemudian digantikan oleh Dinasti Shang yang dimulai dari 1600 SM dan pada akhirnya berakhir di 1046 SM, di mana kekuasaan dinastinya ditemukan pada catatan tertulis sejarah China.
Selanjutnya, era kekaisaran di China dimulai dengan adanya Dinasti Qin pada tahun 221 hingga 206 SM yang dikenal dengan adanya pembangunan awal Tembok Besar China.
Hingga pada akhirnya, Dinasti Qing di tahun 1644 hingga 1912 menjadi dinasti kekaisaran terakhir China yang runtuh setelah adanya Revolusi China yang dimulai sejak tahun 1894.
pexels
Georgia yang merupakan negara di Eropa Timur yang berbatasan dengan Rusia, Turki dan Armenia, serta Azerbaijan yang sejarahnya sudah ada sejak tahun 1500 SM dan menjadikannya sebagai salah satu negara tertua.
Sebagai salah satu bekas negara Uni Soviet, penemuan sejarah Georgia sudah ada sejak jaman pra-sejarah di mana wilayahnya dihuni oleh Homo erectus dan mengalami empat periode peradaban masa itu.
Periode Paleolitik atau Mesolitik yang merupakan masa manusia purba, periode Neolitik yang merupakan masa transisi di mana manusia mulai berburu, hingga Zaman Perunggu dan Zaman Besi yang memulai sejarah Georgia Kuno.
Sejarahnya dimulai dengan berdirinya Kerajaan Colchis dan Kerajaan Karlti atau Iberia yang menandakan peradaban kerajaan Independen yang berlangsung hingga beberapa abad hingga abad ke 12.
Setelah sempat dikuasai oleh Romawi sekitar tahun 66 SM, Georgia menjadi medan perebutan kekuasaan antara Roma dan kekaisaran Iran selama lebih dari 700 tahun.
Selama periode ini, wilayah Georgia mengalami berbagai perubahan politik dan budaya akibat pengaruh kedua kekaisaran besar tersebut. Kemudian, pada abad ke-7 Masehi, Georgia jatuh ke tangan bangsa Muslim yang membawa perubahan signifikan dalam struktur sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.
Setelah itu, Georgia berada di bawah kendali Persia yang memperkenalkan berbagai aspek budaya dan administrasi mereka. Tidak lama kemudian, Rusia juga mulai menunjukkan pengaruhnya di Georgia, yang semakin memperkaya sejarah kompleks negara ini.
Setelah sempat merdeka dari Kekaisaran Rusia dalam waktu singkat, Georgia mengalami masa transisi yang penuh tantangan. Negara ini kemudian menjadi bagian dari Uni Soviet, yang membawa perubahan besar dalam sistem pemerintahan dan ekonomi.
Akhirnya, setelah perjuangan panjang, Georgia memperoleh kemerdekaan pada tahun 1991, menandai awal dari era baru dalam sejarah politik dan pembangunan negara ini.

pexels
Ethiopia, yang memiliki nama resmi Republik Demokratik Federal Ethiopia, merupakan sebuah negara yang berada di Afrika dan berbatasan dengan Eritrea, Djibouti, Somalia, Kenya, Sudan Selatan, dan Republik Sudan.
Sebagai salah satu negara tertua, Ethiopia menjadi tempat peradaban terawal yang ada di dunia dan telah berkembang sejak tahun 980 SM hingga 400 SM dengan ditandai Kerajaan D’mt sebagai kerajaan pertama di wilayah tersebut.
Ethiopia juga memiliki keunikannya tersendiri jika dibandingkan dengan negara Afrika yang lain, yaitu Ethiopia tidak pernah dijajah dan terus merdeka hingga tahun 1936.
Negara Yunani yang masuk ke dalam daftar negara tertua berikutnya dan menjadi salah satu peradaban besar yang berpengaruh pada perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan saat ini dimulai sejak tahun 800 SM.
Periode Arkais Yunani merupakan fondasi penting bagi Periode Klasik, yang kemudian membentuk dasar peradaban Barat modern. Pada masa ini, orang Yunani mencatat kemajuan signifikan di berbagai bidang seperti seni, puisi, teknologi, dan pembentukan polis atau negara-kota.
Polis menjadi pusat kehidupan politik Yunani selama berabad-abad, memainkan peran penting dalam perkembangan sosial dan budaya.
Selain itu, alfabet Yunani dikembangkan pada periode ini, yang menjadi alat penting dalam komunikasi dan penyebaran pengetahuan. Lembaga-lembaga demokrasi awal juga mulai muncul, memberikan kontribusi besar terhadap konsep pemerintahan yang kita kenal saat ini.
Setelah periode Yunani Kuno, sejarah Yunani berlanjut dengan berbagai fase penting. Yunani Romawi membawa pengaruh besar dari Kekaisaran Romawi, yang memperkaya budaya dan struktur politik Yunani. Kemudian, Yunani Bizantium menjadi pusat kekaisaran yang kuat dan berpengaruh, dengan warisan budaya dan agama yang mendalam.
Selanjutnya, Yunani Utsmani menandai periode di mana wilayah Yunani berada di bawah kendali Kekaisaran Ottoman, yang membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Baru setelah Revolusi Yunani pada tahun 1821, era Yunani modern dimulai. Revolusi ini membawa perubahan besar dan membuka jalan bagi perkembangan peradaban Barat di berbagai bidang. Yunani modern memberikan kontribusi penting dalam seni, ilmu pengetahuan, politik, dan budaya, yang terus mempengaruhi dunia hingga saat ini.
Hingga saat ini, peninggalan peradaban Yunani Kuno juga mempengaruhi banyak aspek kehidupan, simak beberapa bentuk peninggalannya:
Filsafat, sebagai salah satu peninggalan peradaban Yunani Kuno dan hingga saat ini terus mengalami perkembangan pesat. Ada pula berbagai tokoh ilmu filsafat yang terkenal, seperti Socrates, Plato, Aristoteles, dan Anaximenes.
Kesusastraan, yang ditandai dengan banyaknya karya penting yang dilahirkan di zaman ini, seperti The Histories karya Herodotus, Illiad dan Odyssey karya Homerus, dan The Peloponnesian War karya Thucydides.
Konsep City-State, di mana konsep mengenai negara kota bermula dari pegunungan yang ada di Dataran Balkan serta Kepulauan Aegea atau Ionia. Konsep ini juga menjadi pemicu instabilitas politik di Yunani.
Demokrasi, yang diperkirakan pertama kali diterapkan oleh Athena yang membentuk pemerintah aristokrat, dewan hukum di pengadilan, sampai penyampaian aspirasi dan voting.
pexels
Jepang yang saat ini menjadi salah satu negara maju di dunia juga sudah melewati berbagai era dan sejarah yang panjang. Mulai dari Periode Jomon yang diawali dari 12.000 SM hingga 800 SM yang ditandai dengan berkembangnya budaya hirarki maupun kelas sosial.
Selanjutnya, periode Asuka pada tahun 538 dimulai dan adanya pengenalan Buddhisme dengan tokohnya yaitu Pangeran Shotoku.
Pangeran Shotoku juga pernah mengatakan tentang negerinya, “Dari kedaulatan negeri matahari terbit menuju kedaulatan negeri matahari terbenam.” Dari situlah Jepang akan dikenal sebagai negeri matahari terbit atau Nihon.
Selanjutnya, Periode Nara di tahun 710 hingga 794 yang ditandai dengan Imperial Court dalam upayanya membentuk lanskap politik Jepang.
Pada masa ini, agama Buddha juga berkembang dengan pesat ditandai dengan berbagai candi yang dibangun seperti Daian-ji, Kofuku-ji, Todai-ji, hingga “Great Buddha”.
Peradaban Jepang yang panjang dengan kombinasi antara mitologi, arkeologi, hingga sejarah panjang dan kompleks, membuatnya menjadi salah satu kekuatan ekonomi Asia.
Iran Kuno berdiri sekitar tahun 550 SM, yang ditandai dengan munculnya Kekaisaran Achaemenid. Kekaisaran ini dikenal sebagai Persia di dunia Barat hingga tahun 1935.
Sebelum Kekaisaran Persia muncul, wilayah yang kini dikenal sebagai Iran telah dihuni oleh berbagai kelompok, termasuk Elamites. Elamites merupakan peradaban pra-Iran yang menempati bagian barat dan barat daya Iran modern.
Selain itu, masyarakat Media juga memainkan peran penting dalam sejarah awal wilayah ini. Kekaisaran Achaemenid, yang didirikan oleh Cyrus Agung, menjadi salah satu kekaisaran terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah kuno.
Kekaisaran ini dikenal karena sistem administrasi yang efisien, jaringan jalan yang luas, dan toleransi terhadap berbagai budaya dan agama yang ada di wilayah kekuasaannya.
Sebelum munculnya Kekaisaran Persia, wilayah Iran telah menjadi tempat tinggal bagi berbagai peradaban kuno. Elamites, yang merupakan salah satu peradaban tertua di wilayah ini, memiliki budaya yang kaya dan kompleks.
Mereka menempati bagian barat dan barat daya Iran modern dan memiliki hubungan yang erat dengan Mesopotamia. Selain Elamites, masyarakat Media juga memiliki pengaruh besar di wilayah ini. Media adalah salah satu kerajaan yang berkuasa sebelum munculnya Kekaisaran Achaemenid.
Mereka memainkan peran penting dalam membentuk sejarah awal Iran dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan budaya dan politik di wilayah tersebut.
Dengan berdirinya Kekaisaran Achaemenid, Iran memasuki era baru yang ditandai dengan kemajuan besar dalam berbagai bidang, termasuk seni, arsitektur, dan administrasi.
Kekaisaran ini menjadi model bagi banyak kekaisaran yang muncul kemudian dan meninggalkan warisan yang mendalam dalam sejarah dunia.
San Mario yang masuk ke dalam daftar negara tertua di dunia merupakan negara kecil yang berada di Semenanjung Italia dan resmi berdiri pada tanggal 3 September 301 M, saat Santo Marinus mendirikan gereja di Monte Titano.
Gereja kecil tersebut kemudian tumbuh dan berkembang menjadi ibu kota San Mario, bernama San Marino.
Nah, itulah 10 negara tertua di dunia yang harus kamu ketahui dengan sejarah dan peradabannya yang rumit serta kompleks hingga pada akhirnya membentuk negara yang ada saat ini.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin berlibur ke tempat-tempat di atas, akan lebih bermakna jika kamu mengetahui sejarah yang ada di baliknya agar kamu dapat berlibur sekaligus menambah wawasan.
Agar perjalanan yang akan kamu lalui selalu aman dan terhindari dari berbagai kerugian seperti risiko perjalanan kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan, serta berbagai ketidak nyamanan lain, MyTravel International hadir untuk melindungi kamu dan keluarga selama perjalanan.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.