Piramida kecelakaan kerja merupakan sebuah teori yang dibuat pada tahun 1931 oleh Herbert William Heinrich yang mengemukakan bahwa jika di sebuah tempat kerja terjadi 1 kecelakaan kerja yang sifatnya fatality, maka sebanding dengan 30 kecelakaan kerja yang sifatnya mayor, 300 cedera ringan, 3.000 near-misses, dan 30.000 bersifat unsafe acts.
Jika dilihat secara sederhana hal tersebut dapat diartikan bahwa dalam sebuah tempat kerja yang terjadi 1 kecelakaan fatality, maka di tempat tersebut juga terdapat 30.000 perilaku serta kondisi tidak aman.
Untuk memahami lebih mendalam mengenai piramida kecelakaan kerja serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi tingkat kecelakaan, simak ulasan berikut ini!

https://www.plnepi.co.id/media-informasi/ruang-media/epi-news/piramida-kecelakaan-kerja
Piramida kecelakaan kerja merupakan sebuah konsep grafis yang digunakan untuk menggambarkan hubungan yang terjadi di antara berbagai tingkatan kejadian kecelakaan di ruang lingkup kerja.
Piramida tersebut menyajikan struktur hierarkis yang secara sederhana mencakup tiga tingkatan utama, yang terdiri dari insiden yang hampir terjadi atau near misses, kecelakaan minor, hingga kecelakaan fatal.
Adanya piramida kecelakaan kerja memiliki tujuan untuk memberikan gambaran terkait proporsi insiden kecelakaan pada setiap tingkat dan memberikan pemahaman bahwa setiap insiden near miss maupun kecelakaan minor terdapat potensi untuk menjadi insiden yang lebih serius dan fatal.
Berikut penjelasan lebih mendalam terkait 3 tingkatan di piramida kecelakaan kerja, sebagai berikut.
Near Misses merupakan sebuah peristiwa yang hampir menyebabkan kecelakaan, namun pada akhirnya tidak menimbulkan cedera maupun kerusakan serius.
Pemahaman dan pelaporan terkait insiden yang hampir terjadi di ruang lingkup kerja juga adalah hal yang penting untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut yang lebih fatal.
Kecelakaan minor pada umumnya melibatkan cedera maupun kerusakan dalam ruang lingkup kerja yang tidak fatal maupun signifikan.
Walaupun tidak menimbulkan kerugian besar dan fatal, namun terjadinya insiden tersebut dapat menjadi sebuah indikasi bahwa adanya masalah keselamatan kerja yang harus segera diselesaikan dan diatasi.
Kecelakaan fatal melibatkan kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan dan mengakibatkan kematian.
Walaupun jenis kecelakaan ini memiliki tingkat kejadian yang rendah, namun dapat menimbulkan dampak serius dan memerlukan tindakan pencegahan yang ketat.
Penerapan Piramida Keselamatan di tempat kerja berkaitan dengan serangkaian langkah serta strategi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mencegah, serta mengelola risiko kecelakaan.
Simak langkah-langkah penerapan piramida kesehatan, berikut ini:
Edukasi karyawan berkaitan dengan konsep Piramida Keselamatan serta pentingnya melaporkan segala insiden near misses.
Penekanan pada fakta bahwa sebuah insiden kecil yang terjadi memiliki potensi dan dapat berkembang menjadi sebuah insiden kecelakaan yang lebih serius.
Membangun budaya dalam ruang lingkup kerja yang mendorong setiap orangnya untuk membuat laporan terkait insiden near misses,
Mengimplementasikan sistem pelaporan yang mudah diakses serta anonim yang dapat mendorong partisipasi dari semua karyawan.
Mengumpulkan serta menganalisis data berkaitan dengan insiden near misses, kecelakaan minor, serta fatal yang terjadi.
Melakukan identifikasi tren serta pola yang dapat digunakan untuk menentukan area risiko potensial terjadinya insiden.
Membuat pelatihan keselamatan rutin yang dapat membantu meningkatkan kesadaran karyawan akan risiko insiden yang dapat terjadi dan tindakan pencegahannya.
Meminta karyawan untuk berpartisipasi dan terlibat dalam pelatihan dan simulasi keselamatan yang dilakukan agar memiliki gambaran terkait tanggapan yang harus dilakukan di situasi darurat.
Memastikan lingkungan kerja yang ada dirancang dan dibuat sedemikian rupa guna meminimalkan risiko kecelakaan di ruang lingkup kerja.
Melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara rutin pada peralatan, alat kerja, serta infrastruktur guna mencegah dan mendeteksi potensi bahaya yang dapat terjadi.
Melibatkan partisipasi setiap karyawan pada proses identifikasi risiko kecelakaan kerja.
Melakukan pengembangan dan penerapan strategi manajemen risiko untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.
Melaksanakan pelatihan darurat dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap karyawan mengetahui bagaimana cara merespons situasi darurat dengan cepat dan efektif jika suatu saat terjadi.
Melakukan audit keselamatan dalam waktu berkala yang digunakan untuk melakukan evaluasi seberapa efektif program keselamatan yang telah dijalankan.
Melibatkan partisipasi pihak yang berkepentingan dalam evaluasi agar memiliki sudut pandang yang lebih beragam.
Memastikan setiap orang yang terlibat mematuhi setiap peraturan keselamatan yang ada dan berlaku.
Menjalankan sanksi maupun insentif berdasarkan tingkat kepatuhan serta kinerja keselamatan.
Membangun saluran komunikasi terbuka di antara pihak manajemen dan karyawan.
Merangkul setiap karyawan untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan serta perbaikan keselamatan.
Selain Herbert William Heinrich, Frank Bird juga melakukan riset yang melibatkan analisis 1.753.498 laporan kecelakaan yang ada di 21 industri. Berdasarkan hasil penelitiannya, ia menghasilkan komposisi baru dalam segitiga piramida kecelakaan, yaitu 1:10:30:600:1200.

https://saptasarana.co.id/piramida-segitiga-kecelakaan-kerja-dan-kritiknya/
Namun, karena banyaknya pembuatan segitiga kecelakaan kerja seperti di atas tersebut, terdapat banyak program kecelakaan yang berfokus pada bagian dasar kecelakaan saja,
Di mana, kecelakaan yang terjadi tidak menimbulkan luka. Hal ini dikarenakan, banyak yang menganggap jika kecelakaan yang tidak menimbulkan luka saja tidak dapat dikendalikan, bagaimana dengan kecelakaan besar.
Terdapat beberapa konsep dan teori kecelakaan kerja yang beredar saat ini. Salah satunya adalah OHSAS atau Occupational Health and Safety Assessment Series yang merupakan standar internasional untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja yang saat ini telah diganti ke ISO 45001 berkaitan dengan SMK3 atau Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Walaupun begitu, konsep dan teori yang dimiliki OHSAS masih dijadikan acuan oleh banyak orang dalam penerapan K3 baik di perusahaan maupun organisasi, khususnya konsep dan teori kecelakaan kerjanya.
Menurut pendapat OHSAS, kecelakaan kerja merupakan sebuah insiden maupun kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan maupun segala hal yang terjadi di ruang lingkup kerja, dan dapat menimbulkan dampak mulai dari cedera, sakit, atau bahkan kematian pada seseorang.
Untuk lebih memahami seputar kecelakaan kerja, terdapat setidaknya beberapa pendekatan dan implementasi populer yang diutarakan oleh ahli, sebagai berikut.
Teori Domino Heinrich merupakan teori yang pertama kali dikemukakan oleh Herbert William Heinrich yang mengibaratkannya sebagai efek domino.
Salah satu karya Heinrich yang paling terkenal adalah bukunya dengan judul Accident Prevention: A Scientific Approach yang diterbitkan ke dalam 3 edisi. Melalui buku tersebut, terdapat banyak konsep keselamatan kerja yang hingga sekarang masih diterapkan, salah satunya teori domino.
Hal yang dimaksud dalam Heinrich adalah bahwa setiap kecelakaan kerja yang terjadi diakibatkan oleh serangkaian peristiwa yang saling berkaitan antara satu sama lain, serupa dengan efek domino jatuh.
Teori ini juga memiliki prinsip, di mana jika salah satu domino jatuh maka juga akan menjatuhkan dan mempengaruhi 4 domino lain yang ada di depannya. Untuk mencegah hal tersebut, maka salah satu domino harus dicabut.
Menurutnya, cara termudah dan langkah paling efektif untuk melakukannya adalah dengan menghilangkan elemen bagian tengah, yaitu “unsafe act or condition” sebagai bentuk preventasi di lapangan.

Teori Domino dalam Buku Accident Prevention
Terdapat 5 elemen maupun level yang membentuk rantai kecelakaan pada Teori Domino Heinrich, yang terdiri dari:
Kondisi kerja atau Social Environment and Ancestry, elemen yang mengacu pada kondisi fisik maupun psikologis di tempat kerja yang memiliki kemungkinan membahayakan kondisi kesehatan serta keselamatan karyawan. Seperti contohnya, peralatan kerja yang dalam kondisi tidak baik, rusak, maupun tidak terawat. Lingkungan kerja yang tidak sehat serta tata letak fasilitas yang tidak ergonomis.
Kelalaian manusia atau Fault of the Person or Carelessness, merupakan kesalahan yang dilakukan oleh karyawan dalam menjalankan pekerjaan dan tugasnya. Kelalaian yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang pada umumnya bersifat internal. Seperti contohnya, kekurangan pengetahuan dan pengalaman, kurang perhatian, maupun tekanan kerja yang terlalu besar.
Tindakan tidak aman atau Unsafe Act or Unsafe Condition, berhubungan dengan tindakan atau perilaku karyawan yang tidak sesuai dengan prosedur pekerjaan yang ada untuk menjaga kondisi aman. Seperti contohnya, penggunaan alat kerja yang tidak sesuai prosedur, mengabaikan aturan keselamatan kerja, hingga menyepelekan risiko kecelakaan yang dapat terjadi.
Kecelakaan atau Accident, merupakan peristiwa maupun kejadian yang terjadi secara tidak terduga yang dapat menimbulkan kerusakan fisik maupun kehilangan harta benda. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan terjadi di lingkungan kerja, mulai dari kondisi kerja yang buruk, kelalaian faktor manusia, maupun tindakan tidak aman, berdasarkan efek domino.
Cedera atau Injury, berhubungan dengan kerusakan fisik yang terjadi pada seseorang yang diakibatkan oleh kecelakaan maupun insiden yang terjadi. Cedera termasuk luka ringan, cedera serius, hingga kematian yang dapat terjadi dikarenakan elemen-elemen di atas.
Dalam mencegah kecelakaan kerja, terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan menurut konsep dan teori domino Heinrich, seperti:
Memperbaiki kondisi kerja, memastikan tempat kerja dilengkapi dengan penerangan yang memadai, standar peralatan yang layak, serta sistem ventilasi ruang kerja yang baik.
Pelatihan keselamatan, memberikan pelatihan kepala setiap pekerja yang terlibat dalam sistem operasional kerja secara berkala untuk memastikan keselamatan mereka tetap terjaga.
Penerapan prosedur, menetapkan dan menentukan prosedur kerja yang jelas dan pastikan setiap pekerja menjalankan prosedur yang telah ditetapkan untuk dipatuhi.
Pengawasan, melakukan pengawasan secara rutin agar tindakan pencegahan yang telah ditetapkan berjalan dan dilaksanakan dengan baik dilingkungan kerja.
Didasarkan oleh teori domino Heinrich, konsep dan teori kecelakaan kerja menurut Frank E. Bird Petersen menyatakan bahwa kecelakaan dapat terjadi karena adanya kesalahan pada manajemen sistem.
Berdasarkan teori ini, terdapat lima faktor yang dapat memengaruhi terjadinya kecelakaan di lingkungan kerja, sebagai berikut.
Kurang Kontrol dan Manajemen atau Lack of Control and Management, yang berkaitan dengan kelemahan pada fungsi manajemen, seperti faktor manajemen kepemimpinan, pengawasan, standar kerja, standar kerja, sampai koreksi kesalahan atau correction error.
Konsep Dasar dan Sumber atau Basic Concepts and Origins, yang berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan, motivasi, hingga kemampuan fisik serta masalah kerja. Berdasarkan namanya, faktor ini juga mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan karyawan dan pekerjaan yang dilakukan.
Gejala Penyebab Langsung atau Immediate Causes and Symptoms, yang seperti namanya meliputi berbagai perilaku tidak aman atau unsafe act serta kondisi tidak aman atau unsafe condition. Contohnya, seperti mengambaikan aturan keselamatan prosedur, menghindari prosedur kerja yang aman, serta kurang memperhatikan ruang lingkup kerja.
Kontak Peristiwa atau Accident and Contact, berhubungan dengan kejadian yang secara langsung menyebabkan kecelakaan terjadi. Contohnya, kontak peristiwa atau kejadian mulai dari jatuh, terpapar bahan kimia, maupun tertimpa benda berat yang dapat terjadi akibat gejala penyebab langsung dan sering kali dapat disebabkan oleh dari satu faktor.
Kerugian atau Injury Damage and Loss, kerugian yang ditimbulkan cedera maupun kecelakaan di ruang lingkup kerja dapat secara fisik maupun harta benda. Kerugian yang terjadi juga dapat mempengaruhi karyawan maupun pihak perusahaan mulai dari jangka waktu pendek hingga panjang.
Berdasarkan penjelasan di atas, konsep dan teori Frank E. Bird Petersen terkait kecelakaan kerja adalah sebuah kejadian yang terjadi bukan secara acak maupun tiba-tiba, dan kejadian tersebut dapat dicegah melalui upaya yang diterapkan berdasarkan faktor penyebabnya.
Nah, itulah pembahasan mengenai piramida kecelakaan kerja sebuah teori yang dibuat pada tahun 1931 oleh Herbert William Heinrich yang mengemukakan bahwa jika di sebuah tempat kerja terjadi 1 kecelakaan kerja yang sifatnya fatality, maka sebanding dengan 30 kecelakaan kerja yang sifatnya mayor, 300 cedera ringan, 3.000 near-misses, dan 30.000 bersifat unsafe acts.
Berdasarkan penjelasan tersebut menandakan bahwa unsafe acts atau perilaku tidak aman yang ada di lingkungan kerja memiliki potensi menjadi kecelakaan fatal. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memulai pencegahan dari awal untuk mengurangi potensi tersebut.
Melalui artikel ini, kita juga sudah membahas mengenai penerapan piramida keselamatan di tempat kerja yang dapat digunakan sebagai langkah pencegahan dan pengelolaan risiko kecelakaan.
Bagi sahabat MyProtection, Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir sebagai solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima, dengan berbagai keunggulan produk seperti:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap maupun Rawat Jalan
Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Olaraga adalah sebuah kegiatan tubuh yang sangat populer di seluruh dunia termasuk pula Indonesia.
Selain dapat menyehatkan badan, olahraga juga sering kali menjadi sarana bagi individu berbakat untuk meraih prestasi.
Olahraga sendiri berbeda dari aktivitas fisik biasa. Aktivitas fisik pada umumnya merujuk pada gerakan yang membutuhkan kontraksi otot.
Contoh dari kegiatan fisik yang dapat kita lakukan setiap harinya seperti naik tangga, berkebun, hingga membereskan rumah.
Sedangkan, olahraga sendiri merupakan bentuk khusus dari sebuah aktivitas fisik yang telah direncanakan dan disengaja dengan tujuan untuk menyehatkan badan.
Contoh dari kegiatan olahraga sendiri seperti senam, renang, sepak bola, sepeda, dan masih banyak lagi.
Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan olahraga beserta manfaatnya bagi tubuh manusia, simak ulasan dibawah ini!
Berdasarkan KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, olahraga merupakan kegiatan gerak badan yang bertujuan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Contohnya termasuk sepak bola, lempar lembing, hingga berenang.
Selain itu, olahraga juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang berkaitan dengan ifsik serta keterampilan individu maupun tim yang dilakukan untuk hiburan.
Olahraga sendiri terdiri dari berbagai jenis aktivitas fisik, mulai dari berjalan, berlari, berenang, dan masih banyak lagi.
Dengan berolahraga dan melakukan banyak kegiatan aktif sendiri telah terbukti memiliki banyak manfaat baik dari segi fisik maupun mental.
Berikut ini beberapa manfaat olahraga yang bisa kamu rasakan dan dapatkan jika dilakukan secara rutin, sebagai berikut.

Pexels
Olahraga terkenal karena kemampuannya menjaga berat badan tetap ideal. Dengan rutin berolahraga, kamu bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya. Oleh karena itu, olahraga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga, penting juga untuk menjaga berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi sesuai kebutuhan tubuh.

Pexels
Dengan berolahraga,percaya diri kamu juga akan meningkat. Hal ini dikarenakan dengan berolahraga secara rutin kamu dapat mengontrol berat badan dan membentuk otot tubuh sehingga penampilan fisikmu juga akan meningkat.
Aktivitas ini dapat meningkatkan rasa percaya diri terhadap penampilan dan menumbuhkan harga diri.

Pexels
Olahraga dapat merangsang produksi zat kimia di otak, seperti serotonin dan endorfin, yang membuat seseorang merasa lebih bahagia dan rileks.
Jadi, ketika kamu merasa stres atau memiliki suasana hati yang buruk setelah hari yang penuh tekanan, cobalah berolahraga untuk memperbaiki mood.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan minat kamu.
Selain itu, olahraga juga membantu mengontrol berat badan, menjaga penampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri serta harga diri.
Dengan rutin berolahraga, Anda bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya, sehingga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.

Pexels
Jika kamu sering merasa sulit tidur atau terbangun di tengah malam, olahraga teratur bisa menjadi solusinya.
Aktivitas ini membantu kamu untuk tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun, untuk mendapatkan manfaat ini, penting untuk menjaga sleep hygiene atau serangkaian kegiatan untuk memaksimalkan kualitas tidur dan menghindari olahraga menjelang waktu tidur.
Manfaat lain dari olahraga adalah mengurangi stres dan mencegah depresi. Rutin berolahraga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan norepinefrin.
Selain itu, olahraga juga meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin yang dapat memperbaiki suasana hati, membuat kamu merasa lebih rileks dan bahagia.
Untuk wanita, olahraga dapat membantu meringankan gejala menstruasi seperti kram perut dan perubahan suasana hati.
Rutin berolahraga juga menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh, sehingga siklus menstruasi lebih teratur dan aliran darah tidak terlalu deras.
Jenis olahraga yang disarankan saat menstruasi adalah olahraga ringan, seperti aerobik.
Jika kamu sering merasa lelah atau kurang bergairah saat berhubungan intim, cobalah untuk lebih sering berolahraga.
Dengan berolahraga maupun beraktivitas fisik secara rutin, telah terbukti mampu meningkatkan gairah seksual atau libido. Selain itu, berolahraga juga mampu mengurangi resiko disfungsi ereksi.
Salah satu masalah paling umum dialami oleh orang dewasa serta lansia adalah nyeri punggung.
Masalah kesehatan ini sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti saraf terjepit, cedera, posisi tidur salah, atau bahkan karena jarang bergerak.
Tapi tahukah kamu, kalau dengan berolahraga dapat mencegah dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri pada punggung tersebut.
Dengan secara rutin beraktivitas fisik, maka otot tubuh mulai dari otot punggung, perut, serta kaki akan menjadi lebih kuat dan mampu menopang sendi serta tulang belakang dengan baik.
Untuk mendapatkan manfaat ini sendiri, terdapat olahraga yang dianjurkan, seperti yoga, bersepeda, pilates, jalan kaki, atau berenang.
Dengan berolahraga, orang yang sehat dapat mencegah dan menjaga terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Sedangkan, bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, biasanya berolahraga secara rutin juga dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah serta menjaganya agar tetap stabil.
Beberapa olahraga yang cocok dan tepat untuk menjaga tekanan darah untuk tetap stabil seperti berenang, bersepeda, jalan santai, atau bahkan yoga.
Berolahraga secara rutin juga dapat mengontrol kadar gula darah menjadi lebh stabil, khususnya bagi para penderita diabetes tipe 2.
Dengan beraktivitas fisik atau berolahraga secara rutin juga mampu mencegah terjadinya resistensi insulin yang bisa memicu terkena diabetes.
Olahraga juga memberikan untuk berbagai kalangan usia bukan hanya anak muda saja. Dengan berolahraga orang-orang yang sudah lanjut usia juga dapat merasakan manfaatnya.
Olahraga ringan seperti berenang, bersepeda, jalan santai, hingga senam lansia telah terbukti memberikan kebugaran bagi orang-orang yang sudah lanjut usia.
Bukan cuma itu, olahraga juga dapat memperkuat otot, tulang, sendi, serta jika dilakukan secara rutin olahraga juga dapat mencegah pikun atau demensia pada lansia.
Dengan berolahraga secara rutin, kamu juga dapat mencegah dan mengurangi resiko terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.
Olahraga yang dapat dilakukan sendiri beragam, mulai dari jalan kaki, bola basket, sepak bola, atau bahkan aerobik.
Namun, untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang dan sendi agar tetap kuat olahraga saja tidak cukup, pastikan pula kamu mengkonsumsi makanan bernutrisi seperti vitamin D dan kalsium yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
Olahraga secara rutin setidaknya 3 kali dalam seminggu juga bisa memberikan manfaat untuk mencegah penyakit jantung atau kardiovaskular dengan memperkuat ototnya.
Selain itu, olahraga juga dapat melancarkan aliran darah, meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL hingga menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Salah satu faktor penyebab stroke sendiri adalah tekanan darah yang tinggi. Seperti yang dibahas di poin sebelumnya bahwa olahraga dapat membantu dalam menjaga kestabilan tekanan darah yang ada di dalam tubuh.
Oleh sebab itu, olahraga secara rutin dapat memberikan manfaat untuk mencegah dan mengurangi resiko terkena penyakit stroke.
Secara umum, banyak jenis olahraga yang seirng dilakukan sehari-hari. Mulai dari berlari, jogging, sepeda, renang, hingga senam.
Bukan hanya untuk menjadi lebih sehat, olahraga juga semakin populer karena banyaknya kompetisi di berbagai cabang olahraga baik secara nasional maupun internasional.
Di Indonesia sendiri terdapat beberapa cabang olahraga yang populer, mulai dari bulu tangkis, basket, speak bola, tenis meja, dan masih banyak lagi. Simak penjelasannya!
Jenis pertama, yaitu lari. Lari merupakan olahraga kardiovaskular yang efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta kebugaran jantung.
Selain itu, olahraga jenis ini juga mudah dilakukan karena tidak memerlukan alat dan dapat dilakukan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Di dalam ruangan sendiri dapat dilakukan di gym ataupun rumah menggunakan treadmill. Sedangkan, di luar ruangan bisa dilakukan dengan berlari di lingkungan rumah atau bahkan lapangan.
Jenis kedua, yaitu bersepeda. Serupa dengan berlari, bersepeda juga dapat dilakukan baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan seperti gym memanfaatkan sepeda statis.
Olahraga sepeda sendiri memiliki manfaat dan bertujuan dalam meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, serta melatih sistem kardiovaskular.
Jenis ketiga, yaitu berenang. Renang merupakan olahraga yang memanfaatkan gerakan di seluruh tubuh sehingga mampu melatih kekuatan otot dan daya tahan.
Jenis olahraga ini juga memiliki sifat rendah dampak sehingga cocok bagi semua kelompok usia bagi yang ingin mencoba olahraga ini!
Jenis keempat, yaitu yoga yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, hingga meditasi. Dengan melakukan olahraga jenis ini sendiri juga dapat membantu dalam meningkatkan fleksibilitas, kekuatan inti, relaksasi, hingga keseimbangan.
Selanjutnya, angkat beban atau jenis olahraga yang melibatkan penggunaan beban maupun beban tubuh dengan tujuan untuk melatih serta menguatkan otot.
Dengan melakukan olahraga ini secara rutin, kamu akan mendapatkan manfaat berupa meningkatkan kekuatan, kepadatan tulang, hingga metabolisme.
Ada pula jenis berikutnya adalah aerobik yang merupakan jenis olahraga yang melibatkan gerakan kardiovaskular secara berulang dengan intensitas yang tinggi.
Aerobik sendiri dapat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jantung, membakar kalori, serta meningkatkan kekuatan otot.
Seperti yang sudah dijelaskan, banyak orang sendiri berolahraga untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan bugar. Namun bukan hanya itu, olahraga juga bisa bertujuan lain bagi beberapa orang.
Tujuan olahraga sendiri dapat dibagi menjadi empat, mulai dari olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga rehabilitasi, hingga olahraga prestasi.
Pada umumnya, waktu yang tepat untuk berolahraga setiap harinya adalah 30 menit, dengan total setidaknya 150 menit melakukan pergerakan sedang setiap minggunya.
Namun, bagi para pembaca yang ingin menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian dapat menambahkan 75 menit latihan intens di setiap minggunya.
Hal yang harus diperhatikan juga adalah untuk tidak memaksakan tubuh untuk berolahraga terutama ketika sedang dalam keadaan sakit maupun cedera.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan tetap menjaga diri dari segara resiko yang bisa saja terjadi, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan baik sebelum dan olahraga. Simak selengkapnya!
Sebelum berolahraga, penting untuk melakukan pemasan yang cukup yang bermanfaat untuk mempersiapkan tubuh baik secara fisik maupun mental.
Pemanasan yang dilakukan sendiri dapat beragam, mulai dari stretching, senam ringan, maupun gerakan dinamis yang berguna untuk mengencangkan otot serta meningkatkan sirkulasi darah.
Selanjutnya, sebelum olahraga pastikan kamu menggunakan pakaian yang nyaman serta sesuai berdasarkan jenis olahraga atau latihan fisik yang akan dilakukan.
Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat maupun longgar yang nantinya dapat mengganggu gerakan dan meningkatkan resiko terluka atau cedera yang tidak diinginkan.
Sekitar satu hingga dua jam sebelum berolahraga juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat.
Hindari juga makanan yang terlalu berat yang sekiranya dapat mengganggu pencernaan selama berolahraga ataupun beraktivitas fisik.
Pastikan tubuh terhidrasi dengan meminum air yang cukup sebelum melakukan olahraga atau latihan fisik.
Hal ini sendiri dilakukan untuk menghindari dehidrasi selama berolahraga yang dapat menghilangkan cairan dalam tubuh melalui keringat yang dikeluarkan.
Terutama bagi yang memiliki kondisi kesehatan khusus maupun sedang masa pemulihan, pastikan bahwa kondisi kesehatan diri sendiri dan melakukan konsultasi dengan dokter maupun ahli kebugaran sebelum melakukan kegiatan fisik maupun berolahraga.
Terdapat pula hal-hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga. Hal ini dikarenakan ketika seseorang lupa melakukan pendinginan setelah berolahraga dapat terkena keram. Simak hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga berikut ini.
Setelah beraktivitas fisik atau berolahraga, melakukan tahap pendinginan yang tepat bisa membantu mempercepat dalam proses penurunan suhu tubuh.
Proses pendinginan sendiri bisa dilakukan melalui gerakan senam ringan maupun stretching yang dapat membantu mengembalikan keadaan otot ke normal.
Mendapatkan istirahat yang cukup juga penting setelah berolahraga atua melakukan aktivitas fisik agar tubuh dapat pulih.
Dengan beristirahat yang cukup dapat memperbaiki otot dalam tubuh serta mengembalikan energi yang hilang setelah berolahraga. Oleh sebab itu, tidur yang cukup dan berkualitas menjadi penting.
Selain itu, setelah berolahraga juga sangat penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi.
Dengan pemenuhan kebutuhan protein dan karbohidrat yang dianjurkan dapat membantu dalam memulihkan otot serta memperbaiki jaringan tubuh setelah berolahraga.
Setelah berolahraga, penting juga untuk tetap menjaga cairan dalam tubuh yang hilang dengan meminum air yang cukup.
Catatlah kemajuan setelah melakukan olahraga. Dengan mengevaluasi dan mencatat progres tersebut maka kamu dapat mengukur dan menetapkan target yang ingin kamu capai selama berolahraga.
Nah, itulah penjelasan terkait apa yang dimaksud dengan olahraga, manfaatnya bagi tubuh, hingga tujuan dari melakukan kegiatan olahraga tersebut.
Seperti yang sudah dibahas di atas, dengan berolahraga kamu akan memiliki tubuh yang lebih sehat hingga mengurangi resiko terkena penyakit berbahaya.
Namun begitu, seberapa besar upaya yang dikeluarkan seringkali hal-hal tidak terduga dapat terjadi.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat menjadi salah satu solusi asuransi kesehatan online terbaik dengan pilihan manfaat rawat inap, bedah, hingga rawat jalan. Simak selengkapnya di sini! Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Permainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang paling dikenal oleh semua orang di seluruh belahan dunia.
Kepopularitasannya juga dapat kita lihat melalui kompetisi bola basket seperti NBA atau National Basketball Association, liga bola basket paling bergengsi dan populer di dunia yang didirikan pada tahun 1946.
Bukan hanya sebagai ajang kompetisi, permainan bola basket saat ini juga diajarkan kepada anak-anak, khususnya di sekolah, karena memiliki banyak manfaat bagi kebugaran jasmani serta mental.
Untuk lebih memahami apa saja aturan permainan bola basket, sejarah dan perkembangannya di Indonesia, hingga berbagai teknik yang ada di dalamnya, simak ulasan berikut ini!

Permainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga bola besar yang dimainkan secara kelompok yang terdiri dari dua tim dengan masing-masing tim memiliki anggota sebanyak 5 orang.
Kedua tim saling berlawanan dan bersaing untuk mencetak poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke ring atau basket dari pihak lawan.
Permainan bola basket pertama kali diciptakan pada tahun 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang guru asal Kanada. Ide awalnya muncul ketika Naismith ingin membuat permainan yang bisa dimainkan oleh siswanya di musim dingin.
Pada awalnya, setiap tim dimainkan oleh 9 orang yang kemudian berkurang dengan seiring berjalannya waktu jumlah pemain setiap tim berkurang menjadi 5 pemain yang hingga saat ini masih digunakan
Di Indonesia sendiri, permainan bola basket pertama kali masuk pada tahun 1920-an, ketika olahraga ini dibawa oleh bangsa Belanda yang sebelumnya diperkenalkan melalui para pedagang Cina yang sudah familiar dengan basket.
Seiring berjalannya waktu, mereka membentuk komunitas bola basket serta mendirikan sekolah yang membuat permainan bola basket populer di kalangan siswa hingga saat ini dan sering kali dijadikan olahraga yang wajib dipelajari.
Pada tahun 1930, di Indonesia juga mulai bermunculan berbagai komunitas basket, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang hingga Yogyakarta.
Setelah kemerdekaan Indonesia, di Solo tahun 1948 diselenggarakan PON atau Pekan Olahraga Nasional yang menjadi kompetisi level nasional pertama untuk olahraga basket di Indonesia.
Lalu, di tahun 1951 PON juga memperbolehkan bagi grup pria maupun wanita untuk bermain dari yang sebelumnya olahraga basket dikhususkan untuk kelompok pria saja.
Pada tahun yang sama juga, Perbasi atau Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia, yang merupakan organisasi yang mengatur olahraga bola basket di Indonesia, didirikan tepatnya pada tanggal 23 Oktober 1951.
Semakin berkembangnya permainan bola basket di Indonesia juga mendatangkan kesempatan bagi tim basket Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1953 untuk bermain di ajang internasional, yaitu Asian Games Manila.
Permainan bola basket umumnya dapat dimainkan baik di lapangan dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Untuk durasi pertandingannya, dalam standar internasional bola basket umumnya sebuah permainan terdiri dari empat babak dengan masing-masing babak berdurasi 10 menit ditambah jeda istirahat 10 menit, yang membuat totalnya menjadi 50 menit.
Khusus liga NBA, waktu per babak dalam pertandingan bola basket lebih panjang, yaitu 12 menit.
FIBA atau Federasi Bola Basket Internasional yang bertugas mengatur olahraga bola basket di seluruh dunia, termasuk peraturan, penyelenggaraan kompetisi internasional, dan masih banyak lagi, terdapat beberapa peraturan yang harus dijalankan selama pertandingan bola basket, antara lain:
Pemain basket tidak boleh membawa bola sambil berlari, bola harus dipantulkan ke lapangan sambil berlari.
Ketika tim lawan sudah melakukan 3 kali pelanggaran, tim akan mendapatkan poin tambahan.
Bagian yang boleh menyentuh bola basket adalah telapak tangan.
Ketika memantulkan bola selama pertandingan, tangan tidak boleh dikepal.
Pertandingan basket berlangsung selama 4 x 10 menit.
Pertandingan dimenangkan oleh tim dengan perolehan poin paling banyak.
Kedua tim memiliki hak untuk time-out sebanyak dua kali di setiap babak. Untuk babak tambahan, time-out hanya diperbolehkan satu kali.
Jika tim berhasil mencetak poin lewat titik lemparan bebas, tim tersebut akan mendapatkan satu poin. Jika bola dimasukkan pada area lingkaran dalam akan mendapatkan dua poin. Dan tiga poin jika berhasil memasukkan bola dari luar garis three points.

Seperti yang sudah dijelaskan pada penjelasan di atas, terdapat peraturan-peraturan yang harus diikuti dan dipatuhi dalam permainan bola basket. Untuk dapat mengikuti aturan dan menguasai permainan, terdapat beberapa teknik yang harus diketahui dan dikuasai oleh para pemain basket, antara lain:
Teknik bola basket pertama yaitu passing atau melempar dan menangkap bola. Teknik ini dilakukan guna membuka peluang bagi tim untuk mencetak angka.
Terdapat beberapa jenis teknik dasar passing di dalam bola basket, seperti chest pass, overhead pass, dan bounce pass, yang berarti mengoper bola baik dari posisi dada, di atas kepala, ataupun dipantulkan.
Untuk memahami caranya, berikut ini beberapa jenis teknik passing yang harus kamu ketahui:
Chess Pass, teknik passing atau mengoper menggunakan kedua tangan di depan dada, yang kemudian diarahkan ke rekan tim dengan mendorongnya. Anggota tim yang dioper perlu menangkap dengan kedua tangan di bagian dada.
Bounce Pass, menyerupai chess pass, teknik oper ini juga menggunakan dua tangan. Perbedaannya, teknik passing ini mengharuskan bola untuk dipantulkan ke lantai terlebih dahulu sebelum di terima rekan tim.
Teknik Passing Lainnya, selain kedua teknik oper yang telah dijelaskan, terdapat beberapa jenis teknik passing lainnya, mulai dari overhead pass, baseball pass, hingga back pass yang dapat dikuasai jika berlatih dengan giat.
Teknik dribbling atau menggiring merupakan salah satu teknik paling dasar yang harus dikuasai ketika ingin memulai belajar olahraga basket.
Teknik ini dibutuhkan untuk menggiring bola basket dengan cara memantulkannya ke arah tanah tanpa kehilangan kendali atau lepas dari tangan. Jika mampu menguasainya, teknik ii dapat sangat berguna untuk melakukan serangan.
Untuk menguasainya, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk dribbling sebagai pemula, antara lain:
Gunakan ujung jari, hindari melakukan teknik dribbling menggunakan telapak tangan. Gunakan ujung jari dan buka jari tangan selebar-lebarnya untuk memberikan dukungan lebih besar pada bola.
Posisi tubuh, memosisikan tubuh tetap rendah dengan lutut sedikit menekuk, punggung lurus dan pandangan mata ke depan.
Latihan menggiring bola, berlatih menggiring bola dengan tangan kiri jika tangan kanan dijadikan tumpuan. Kemudian, agar semakin menguasai teknik ini, kamu juga dapat berlatih jalan dan lari sambil melakukan dribbling.
Teknik shooting atau tembakan pada permainan bola basket dimanfaatkan untuk mencetak poin ke arah ring lawan
Ketika bola basket ada di genggaman seseorang dan jarak antara bola dan ring memungkinkan, bola ditembakkan ke arah ring lawan untuk mendapatkan poin.
Untuk menguasai teknik ini sendiri tentunya lebih sulit karena membutuhkan ketepatan serta kecepatan yang pas.
Dalam teknik shooting terdapat konsep BEEF atau Balance, Eyes, Elbow, dan Follow Through, berikut penjelasannya:
Balance, yang berkaitan dengan keseimbangan tubuh yang diperlukan saat shooting. Untuk menjaga keseimbangan, buka kaki selebar bahu, menekuk lutut sedikit, kemudian memosisikan tubuh setengah jongkok sebelum melakukan tembakan.
Eyes, teknik shooting mengharuskan pemain untuk tepat sasaran. Dengan mengarahkan pandangan dan fokus pada sasaran, yaitu ring basket.
Elbow, posisi siku yang tepat juga krusial untuk teknik shooting yang baik. Ketika hendak menembak, pastikan posisi siku membentuk sudut 90 derajat. Semakin tumpul atau lancip sudut siku dapat memengaruhi kekuatan tembakan bola.
Follow through, setelah melepaskan bola, untuk memberikan dorongan yang baik, posisikan jari tangan mengarah ke ring basket dan pergelangan tangan ditekuk ke depan layaknya leher angsa.
Selain mampu melakukan teknik menyerang, mengetahui dan menguasai teknik bertahan atau defense dalam permainan bola basket sangatlah krusial.
Dengan menguasai teknik-teknik pertahanan yang ada dalam olahraga, kamu juga dapat mencegah lawan mencetak poin.
Tekniknya meliputi close out, pass denials, weak side help, post defense, dan masih banyak lagi yang dapat kamu kuasai dengan latihan lebih. Namun, untuk bagi para pemula, teknik pertahanan yang paling cocok ada 2, yaitu stealing dan blocking, berikut penjelasannya.
Stealing, teknik bertahan yang dilakukan dengan merebut bola dari pemain lawan. Teknik ini dapat digunakan saat bola dipegang, dioper, ataupun didribel oleh lawan. Hal yang harus diperhatikan adalah ketika ingin merebut bola untuk tidak menyentuh tangan lawan dan jika terjadi maka pemain bertahan tersebut akan dikenakan pelanggaran.
Blocking, teknik bertahan yang digunakan untuk menepis tembakan dari tim lawan yang menyerang. Teknik ini dimanfaatkan agar bola tidak masuk ke dalam ring dan tim lawan berhasil mencetak skor.

Selain dapat dilakukan sebagai hobi ataupun profesional, permainan bola basket juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kebugaran jasmani, antara lain:
Manfaat pertama adalah meningkatkan keterampilan motorik, baik kasar maupun halus. Hal ini dikarenakan pada olahraga basket, berbagai otot tubuh dilatih, mulai dari otot besar hingga kecil.
Dengan begitu, jika dilakukan secara rutin, keterampilan dan koordinasi tangan dan mata juga akan meningkat. Bukan hanya itu, tubuh juga akan mengalami peningkatan daya tahan, kekuatan, serta kelincahan melalui teknik-teknik yang ada pada olahraga basket.
Motorik kasar dilatih melalui penguatan otot utama, khususnya melalui gerakan berlari, melompat, hingga defense yang dilakukan selama permainan.
Sedangkan motor halus berhubungan dengan koordinasi antara mata dan tangan serta kontrol dan presisi tubuh seseorang.
Olahraga bola basket juga memiliki manfaat untuk memperkuat tubuh karena mengharuskan pemainnya untuk menggerakkan tubuh, berlari, melompat bolak-balik di lapangan selama pertandingan berlangsung.
Olahraga ini melibatkan seluruh bagian otot tubuh, mulai dari kaki, lengan, hingga inti. Bukan hanya itu, jika dilakukan secara rutin, olahraga basket juga dapat membantu meningkatkan stamina, daya tahan, kekuatan tulang, hingga kesehatan kardiovaskular.
Rutinitas bermain bola basket juga dapat membantu mempertajam fungsi kognitif. Hal ini disebabkan oleh permainannya yang melatih otak dalam proses pengambilan keputusan yang cepat, pemecahan masalah, strategi, hingga konsentrasi.
Dengan terus berlatih untuk tetap fokus selama pertandingan, hal tersebut juga dapat berdampak pada kemampuan kognitif seseorang yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan dalam aspek kehidupan lain, seperti pekerjaan.
Fungsi kognitif dapat membantu dalam memecahkan masalah, memperkuat ingatan, hingga meningkatkan produktivitas pekerjaan secara real-time.
Olahraga bola basket atau aktivitas fisik lainnya dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres melalui proses pelepasan hormon kebahagiaan atau endorfin.
Bukan hanya itu, hormon ini juga dapat membantu membuat tubuh menjadi lebih rileks serta mengurangi rasa sakit yang ada.
Melalui proses pelepasan endorfin melalui olahraga basket, seseorang dapat menekan kerja hormon stres dan memberikan jeda mental positif sehingga rasa cemas dan tekanan dapat dikelola dengan lebih baik.
Olahraga basket yang sering kali melibatkan gerakan dengan intensitas tinggi, mulai dari berlari dan melompat terus-menerus ke berbagai arah di dalam lapangan, dapat membantu proses membakar kalori dalam tubuh.
Pada umumnya, ketika seseorang bermain bola basket dalam waktu satu jam, ia mampu membakar kalori mulai dari 600 hingga 900 kalori, tergantung berat badannya dan intensitas permainannya.
Dengan begitu, olahraga basket bukan hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat otot, tetapi juga dapat membantu mengontrol berat badan dan menjadi salah satu olahraga kardio yang menyenangkan.
Nah, itulah pembahasan seputar permainan bola basket mulai dari pengertian, sejarah singkatnya, hingga cara bermain dan manfaatnya bagi tubuh. Bukan hanya dimainkan secara kompetitif, olahraga basket juga dapat dimainkan sebagai hobi atau kesenangan saja.
Melakukannya secara rutin dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari kebugaran kardiovaskular, kekuatan otot, daya tahan tubuh, koordinasi, dan masih banyak lagi.
Bukan hanya itu, olahraga basket sebagai aktivitas fisik juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mental, seperti mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, hingga keterampilan sosial.
Dengan begitu, kamu bukan hanya bersosialisasi dan meningkatkan kesehatan mental, namun juga menjaga kesehatan tubuh yang tidak ternilai harganya.
Agar kesehatanmu juga tetap terjaga, Perlindungan Kesehatan Prima juga hadir sebagai solusi perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Berikut ini beberapa keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima yang bisa kamu nikmati:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 4 Maret 2020 - MyProtection News
Virus Corona masih menjadi isu hangat di seluruh dunia saat ini. Seiring dengan meluasnya penyebaran virus dan jumlah korban yang terus bertambah, kita pun harus kian waspada dan berjaga-jaga.
Salah satu langkah penting untuk mengurangi resiko tertular virus corona mapun penyakit akibat perubahan cuaca adalah menjaga kesehatan tubuh. Agar tubuh tetap dalam kondisi prima, maka kita disarankan untuk berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Beberapa di antaranya adalah makanan ini:
Si manis yang satu ini mempunyai banyak manfaat, lho! Madu mengandung berbagai vitamin dan mineral yang membantu menjaga kesehatan tubuh, mencegah inflamasi, hingga mempercepat penyembuhan dari beberapa penyakit. Anda bisa mengonsumsi madu setiap hari secara langsung ataupun dicampur ke dalam makanan atau minuman lain. Pastikan Anda memilih kandungan madu murni dan asli, sehingga manfaat kesehatan yang Anda terima bisa maksimal!
Tahukah Anda, kandungan allicin di dalam bawng putih bisa mencegah penularan virus ke dalam tubuh. bawang putih juga memiliki senyawa antivirus yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh. beberapa manfaat bawang putih lainnya adalah menangkal pilek, menurunkan tekanan darah, menjadi antibiotik alami. Anda pun bisa mendapatkan bawang putih dengan mudah karena banyak hidangan Indonesia yang menggunakan bawang putih sebagai salah satu bumbunya.
Rempah yang satu ini memang terkenal menghangatkan tubuh dan mencegah masuk angin. Jahe sendiri memang memiliki khasiat untuk mengatasi masalah pencernaan, mencegah kanker dan peradangan dalam tubuh, hingga meredakan batuk. Salah satu jenis jahe yaitu jahe merah pun cukup terkenal dengan khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Anda disarankan untuk mengonsumsi jahe asli yang belum diolah. Anda bisa menyeduh jahe menjadi minuman atau menjadikan jahe sebagai bumbu masakan.
Ternyata, kebiasaan untuk minum teh membawa banyak keuntungan, Sahabat MyProtection. Contohnya Chamomile Tea bisa membantu menenangkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks. Assam tea bisa membantu Anda tetap terjaga karena kandungan kafein di dalamnya. CNN pun mengutip bahwa sebuah studi membuktikan bahwa individu yang mengonsumsi 5 cangkir teh dalam sehari memiliki lebih banyak kandungan interferon dalam tubuhnya. Kandungan interferon dalam darah ini baik untuk kesehatan tubuh Anda.
Minyak zaitun banyak digunakan untuk keperluan dapur hingga perawatan kulit. Minyak zaitun mengandung antibakteri yang membantu tubuh melawan penyakit umum seperti flu. Minyak yang berasal dari tumbuhan ini juga mengandung Vitamin E, K, dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan tubuh Anda. Minyak zaitun bisa Anda konsumsi dengan mencampurkannya ke dalam salad, pasta, atau pengganti minyak goring biasa.
Mulai makan makanan sehat yuk, Sahabat MyProtection!
Salam,
Sahabat MyProtection