Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Selain COVID-19, Kamu Juga Harus Waspada Penyakit Ini!

Selain COVID-19, Kamu Juga Harus Waspada Penyakit Ini!

17 June 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 17 Juni 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Selain harus waspada dengan pandemi COVID-19, kamu juga harus waspada sama penyakit yang sering mengincar penduduk negara tropis yaitu demam berdarah (dengue), typhus, dan hepatitis A. Tentu saja ketiga penyakit ini sudah familiar di kalangan masyarakat. Namun, setiap tahunnya tetap saja terdapat penduduk yang terjangkit demam berdarah, typhus, dan hepatitis A.

Apalagi saat musim pancaroba seperti ini, nyamuk demam berdarah sibuk berkeliaran di dalam ruangan dan genangan air. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dan melakukan gerakan 4M yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, dan lainnya secara rutin.
  • Menutup rapat tempat penampungan air bak mandi, ember, dan lainnya.
  • Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk seperti tumpukan kardus. Jika barang tidak ingin atau tidak bisa didaur ulang, maka segera buang di tempat pembuangan yang seharusnya.
  • Memberikan proteksi esktra dengan S!GAP atau Proteksi Tiga Penyakit (demam berdarah, typhus, dan hepatitis A).

Dengan S!GAP, Anda akan mendapatkan santunan tunai rawat inap sebesar Rp 250.000/hari sampai Rp 500.000/hari jika Anda harus dirawat inap akibat demam berdarah (dengue), atau typhus, atau hepatitis A. Preminya pun juga terjangkau. Perlindungan S!GAP mulai dari Rp 890 perak/hari atau Rp 350.000/tahun/nasabah. Beraktivitas pun jadi makin siap!

Butuh informasi lebih lanjut soal produk S!GAP? Anda bisa klik link ini atau menghubungi CS kami di 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id.

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 23/09/2025
Memahami Fungsi SPPT dan Cara Mendapatkannya yang Perlu Diketahui

SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang merupakan sebuah surat atau dokumen yang memiliki peranan penting dalam PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

Surat ini digunakan oleh Badan Pendapatan Daerah untuk menginformasikan seberapa besar PBB terutang terhadap Wajib Pajak.

SPPT juga dianggap sebagai salah satu bukti penanda kepemilikan tanah maupun bangunan selain IMB dan sertifikat.

Untuk membantu para pembaca lebih memahami topik apa yang dimaksud dengan SPPT dan peranan pentingnya dalam PBB artikel ini akan membahas hal-hal penting yang harus diketahui. Simak informasinya!

Pengertian SPPT

Pengertian SPPT

pexels

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang merupakan sebuah Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak atau KPP berkaitan dengan pajak terutang dalam satu Tahun Pajak.

Fungsi serta pengertian dokumen ini juga diatur di dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, yaitu sebagai dokumen yang menunjukkan besarnya hutang atas Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dilunasi Wajib Pajak pada waktu yang telah ditentukan.

Umumnya, dokumen ini akan didapatkan seseorang bersamaan dengan IMB atau Izin Memberikan Bangunan dan sertifikat. Namun, perlu diingat juga bahwa SPPT tidak termasuk atau dikategorikan sebagai bukti kepemilikan objek pajak.

SPPT digunakan sebagai penentu atas objek pajak serta patokan jumlah pajak yang harus dibayarkan dan dibebankan pada objek pajak ke pemilik.

Oleh sebab itu, sering kali ada perbedaan antara nama yang tercantum pada sertifikat dengan nama yang ada pada SPPT. Hal ini dapat terjadi jika pemilik awal tidak melakukan balik nama sertifikat atas tanah maupun bangunan tersebut.

Perbedaan SPT dengan SPPT

Perbedaan SPT dengan SPPT

pexels

SPT atau Surat Pemberitahuan berbeda dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang walaupun memiliki nama yang mirip. Namun, apa saja perbedaan utama dari SPT dan SPPT? Simak selengkapnya di sini!

1. Fungsi

  • SPT atau Surat Pemberitahuan digunakan untuk melaporkan pajak oleh wajib pajak.
  • SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang digunakan sebagai dasar penagihan PBB.

2. Jenis Pajak

  • Surat Pemberitahuan memiliki beberapa jenis seperti PPh atau Pajak Penghasilan, PPN atau Pajak Pertambahan Nilai, dan sebagainya.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang memiliki jenis pajak PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

3. Siapa yang Mengeluarkan

  • Surat Pemberitahuan dikeluarkan oleh DJP atau Direktorat Jenderal Pajak.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dikeluarkan oleh Pemerintah daerah setempat.

4. Siapa yang Melaporkan

  • Surat Pemberitahuan dilaporkan oleh Wajib pajak (perorangan atau badan).
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dilaporkan oleh Pemerintah daerah yang menerbitkan kepada wajib pajak.

5. Kapan Dilaporkan

  • Surat Pemberitahuan dilaporkan secara Tahunan untuk PPH maupun bulanan untuk PPh 21 dan PPN
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dilaporkan setiap awal tahun pajak.

Fungsi Penting SPPT

Dokumen SPPT juga memiliki fungsi penting, yaitu:

  • SPPT walaupun tidak dapat dijadikan sebagai bukti hak serta kepemilikan suatu tanah maupun bangunan namun tetap memiliki fungsi penting bagi Wajib Pajak ketika melakukan proses pengumpulan dokumen lengkap demi menjaga maupun melindungi aset berharga.
  • Salah satu elemen yang digunakan untuk menghindari sebuah tanah maupun bangunan yang ada direbut hak miliknya atau terjadinya penipuan.
  • Surat yang menunjukkan besaran beban pajak yang harus dibayarkan kepada negara oleh pemilik terhadap objek pajak.

Aturan Terkait SPPT

Aturan Terkait SPPT

pexels

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang juga tercatat di dalam beberapa aturan, seperti:

1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022

Undang-undang ini mengatur tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan tujuan menciptakan pengelolaan keuangan atau finansial yang lebih adil, seimbang, dan akun tabel di antara kedua tingkatan pemerintahan.

Melalui regulasi ini, pemerintah daerah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam memungut pajak dan retribusi, termasuk dengan melakukan restrukturisasi jenis pajak, menambah sumber pendapatan pajak daerah yang baru, serta menyederhanakan jenis retribusi yang ada.

UU No. 1 Tahun 2022 memberikan dampak terhadap Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) karena mengubah cara pemerintah daerah dalam mengelola Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Undang-undang ini memberi keleluasaan lebih bagi pemerintah daerah dalam menetapkan tarif, memberikan insentif, dan mendorong transparansi yang lebih tinggi dalam sistem hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

2. Peraturan Dirjen Pajak Nomor 34/PJ/2008

Peraturan ini menetapkan ketentuan mengenai bentuk dan isi dari formulir Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang digunakan untuk keperluan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

SPPT merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai sarana untuk memberitahukan kepada Wajib Pajak mengenai besarnya pajak yang harus dibayarkan atas kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan/atau bangunan.

Dalam formulir SPPT, terdapat sejumlah informasi penting yang berkaitan dengan objek pajak dan data Wajib Pajak.

Beberapa komponen utama yang tercantum dalam formulir ini antara lain adalah Nomor Objek Pajak (NOP), yang berfungsi sebagai identitas unik atas objek pajak tertentu, lokasi atau letak objek pajak, nama lengkap dan alamat Wajib Pajak, serta data teknis seperti luas tanah (bumi) dan luas bangunan, termasuk klasifikasinya.

Selain itu, formulir SPPT juga mencantumkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yaitu nilai pasar atas tanah dan bangunan yang menjadi dasar perhitungan besarnya PBB. Berdasarkan NJOP tersebut, dihitunglah besaran Pajak Bumi dan Bangunan yang terutang dalam satu tahun pajak tertentu.

Peraturan mengenai bentuk dan isi SPPT ini mulai diberlakukan secara resmi sejak tanggal 1 Januari 2009. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan terdapat keseragaman dan kejelasan dalam penyampaian informasi pajak kepada masyarakat, serta mendorong akurasi dalam perhitungan dan pelaporan kewajiban perpajakan.

Standarisasi ini juga mempermudah proses administrasi perpajakan, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta memberikan transparansi yang lebih baik kepada Wajib Pajak dalam mengetahui dasar dan jumlah pajak yang harus dibayarkan.

3. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 129 Tahun 2023

Peraturan ini mengatur tentang pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi Wajib Pajak. Di dalamnya dijelaskan cara mengajukan permohonan pengurangan, proses pemberian pengurangan secara langsung oleh pejabat berwenang, serta tata cara pengiriman surat dan dokumen yang dibutuhkan. Peraturan ini mulai berlaku pada 30 November 2023 dan menggantikan aturan sebelumnya, yaitu PMK No. 82/PMK.03/2017.

Dengan diberlakukannya PMK No. 129 Tahun 2023, Wajib Pajak yang memenuhi kriteria tertentu bisa mengajukan permohonan pengurangan atas jumlah PBB yang tertera di SPPT. Jika disetujui, nilai PBB yang harus dibayar akan dikurangi sesuai ketentuan dalam peraturan ini.

Cara Mendapatkan SPPT

Bagi para pembaca yang sebelumnya sudah pernah mendaftarkan objek pajak sebelumnya, maka berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan SPPT.

  • Mengambilnya secara langsung di kantor keluaran maupun di KPP Pratama setempat, tempat objek pajak terdaftar maupun berdasarkan yang telah ditentukan.
  • SPPT nantinya akan dikirim melalui kantor pos maupun secara langsung diantarkan kepada aparat kelurahan maupun desa. Wajib Pajak juga dapat melacak dan mengakses keberadaan SPPT melalui fasilitas Kring Pajak (500200).
  • Melacak melalui website resmi pemerintah daerah tempat objek pajak terdaftar. Seperti contohnya, jika kamu tinggal di Jakarta maka dapat mengunjungi website BAPENDA DKI Jakarta. Masukkan nomor dan tahun PBB untuk mengecek status pelunasan PBB.

Namun, bagi para pembaca yang sebelumnya belum pernah mendaftarkan objek pajak yang dimiliki, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.

  • Daftarkan objek PBB di KPP serta Kantor Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan atau KP2KP setempat.
  • Mengisi formulir SPOP atau Surat Pemberitahuan Objek Pajak.
  • Menunggu SPPT yang telah dibuat dikirimkan melalui pihak kelurahan maupun RT setempat.

Cara Mendapatkan SPPT melalui Situs Resmi

Untuk mengetahui eSPPT PBB juga dapat dilakukan dengan mudah melalui situs resmi dengan mengikuti beberapa langkah berikut.

1. Mengunjungi Situs dan Registrasi

Langkah pertama, Wajib Pajak mengunjungi situs eSPPT melalui https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt kemudian melakukan registrasi dengan mengetuk tombol Daftar e-SPPT PBB.

2. Melengkapi Data Wajib Pajak

Kemudian, lengkapi data-data pribadi yang diperlukan seperti Nama, NIK, NPWP, Nomor HP, Alamat Email, serta melakukan verifikasi seperti NOP PBB-P2 dan Nama Wajib Pajak seperti yang tertera di dalam SPPT.

3. Aktivasi Surel

Selanjutnya, sistem akan melakukan pengecekan data verifikasi. Jika proses verifikasi yang dilakukan telah berhasil, maka sistem secara otomatis akan mengirimkan tautan pengunduhan eSPPT ke alamat email yang dimasukkan ketika mengisi data pribadi.

4. Memperoleh Dokumen dan Menuntaskan Pembayaran

Wajib Pajak dapat membuka surel yang didapatkan untuk mengakses dokumen SPPT PBB kemudian melakukan proses pembayaran melalui QRIS maupun channel pembayaran lainnya yang tertera.

Bentuk dan Isi SPPT

Agar dapat lebih memahami Surat Pemberitahuan Pajak Terutang, kamu juga mengetahui apa saja yang ada di dalamnya, berikut hal yang umumnya tertera pada kertas SPPT:

  1. Nama dan alamat Wajib Pajak.
  2. Letak objek pajak.
  3. Keterangan jelas terkait objek pajak tersebut baik luas, kelas, NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak per m2, total NJOP, NJOP Tidak Kena Pajak, PBB yang terutang dan jumlah Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar.
  4. Pada dokumen SPPT PBB juga tertulis keterangan bahwa surat tersebut bukan merupakan bukti kepemilikan hak atas suatu aset.

Hak dan Kewajiban Wajib Pajak untuk SPPT

1. Hak Wajib Pajak

Wajib Pajak memiliki hak untuk menerima kertas SPPT PBB setiap tahunnya dan mendapatkan Surat Tanda Terima Setoran atau STTS PBB dari pihak bank maupun kantor pos tempat pembayaran PBB yang tertera pada SPPT.

Apa saja hak lainnya yang dimiliki Wajib Pajak? Simak selengkapnya!

  • Menerima SPPT PBB untuk setiap tahun pajak.
  • Mendapatkan penjelasan terkait ketetapan PBB dalam hal Wajib Pajak meminta.
  • Mengajukan keberatan maupun pengurangan.
  • Mendapatkan STTS atau Surat Tanda Terima Setoran PBB dari Bank atau Kantor Pos dan Giro Tempat Pembayaran PBB yang tercantum pada SPPT.
  • Mendapatkan resi atau setruk ATM atau bukti pembayaran PBB lainnya sebagai bukti pelunasan pembayaran PBB yang sah.
  • Mendapatkan TTS atau Tanda Terima Sementara dari petugas pemungut PBB Kelurahan atau Desa yang ditunjuk resmi dalam hal pembayaran PBB dilakukan melalui petugas pemungut PBB.

2. Kewajiban Wajib Pajak

Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk menandatangani bukti tanda terima SPPT dan mengirimkannya kembali ke lurah, kepala desa maupun dinas pendapatan daerah yang kemudian akan diteruskan ke KPP Pratama yang akan menerbitkan SPPT.

Lalu apa saja kewajiban lainnya yang harus dijalankan Wajib Pajak? Simak selengkapnya!

  • Mengisi SPOP atau Surat Pemberitahuan Objek Pajak dengan jelas, benar dan lengkap, dan menyampaikan ke KPP Pratama/KP2KP setempat, paling lambar 30 hari sejak tanggal diterimanya SPOP oleh subjek pajak.
  • Menandatangani bukti tanda terima SPPT dan mengirimkannya kembali ke Lurah atau Kepala Desa atau Dinas Pendapatan Daerah atau KP2KP untuk diteruskan ke KPP Pratama yang menerbitkan SPPT.
  • Melunasi PBB pada Tempat Pembayaran PBB yang telah ditentukan.

Tata Cara Membatalkan Pengajuan SPPT

Bagi para pembaca yang ingin mengajukan pembatalan SPPT, terdapat hal-hal yang harus disiapkan dan cara yang harus dilakukan, sebagai berikut.

1. Persyaratan Pembatalan SPPT

Terdapat beberapa persyaratan yang harus disertakan dan dipenuhi untuk mengajukan pembatalan SPPT, sebagai berikut.

  • Mengisi Surat Permohonan Mutasi subjek atau objek.
  • Fotokopi akta jual-beli atau hibah atau ahli waris.
  • Fotokopi Sertifikat Tanah atau Bangunan dan IMB jika ada.
  • Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP pihak pemohon.
  • Mempersiapkan SPPT asli tahun berjalan.
  • Fotokopi STTS atau Bukti Lunas PBB lima tahun sebelumnya.
  • Mengisi SPOP untuk perubahan data tanah dan LSPOP untuk perubahan data bangunan.
  • Melampirkan foto objek pajak untuk mengetahui kondisi asli objek pajak.
  • Mempersiapkan Surat Keterangan Riwayat Tanah dari desa atau kelurahan.
  • Menunjukkan Surat Kehilangan dari Kepolisian dan Keterangan Kepemilikan dari BPN (jika hilang maupun hal-hal yang tidak diinginkan).

2. Proses Pengajuan Pembatalan SPPT

  • Wajib Pajak melakukan pengajuan secara tertulis dan menyertakan surat pengantar dari lurah maupun kepala desa.
  • Melakukan pengajuan permohonan untuk pembatalan SPPT secara perorangan dengan menggunakan formulir 3a. Namun, jika pengajuan permohonan pembatalan SPPT dilakukan secara kolektif maka harus melampirkan dan menggunakan formulir 3b dan 3c.
  • Mengajukan melalui lurah atau Badan Pelayanan Pajak setempat.

Nah, itulah pembahasan seputar SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang yang harus dibayarkan oleh Wajib Pajak guna menjaga aset yang dimiliki dan memiliki peranan penting dalam PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

Pembahasan di atas meliputi pengertian, fungsi, aturan, bentuk dan isi dokumen, hingga cara mendapatkannya baik secara offline maupun online yang saat ini sudah dapat dilakukan dengan mudah.

Memiliki SPPT juga dapat dijadikan sebagai perlindungan dan salah satu bukti penanda atas kepemilikan suatu tanah maupun bangunan selain IMB dan sertifikat agar bisnis atau usaha apa pun yang dijalankan tidak terganggu.

Bukan hanya bangunan yang harus dijaga, kamu juga harus dapat menjaga kesehatan dan memiliki perlindungan diri untuk dapat menjalankan bisnis yang sukses. Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk menjawab pertanyaanmu dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Beberapa Keunggulan Perlindungan Kesehatan Prima, meliputi:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 18/03/2020
Beda Permukaan, Beda Juga Masa Hidup Virus Corona

Jakarta, 18 Maret 2020 - MyProtection News

Masyarakat kini semakin waspada terhadap penyebaran virus corona. Terhitung sampai saat ini (18/3/20) sudah terdapat 172 pasien positif di Indonesia. Berbagai langkah pun dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban.

Virus corona sendiri ditularkan melalui kontak antara manusia dengan manusia. Virus tersebut terbawa saat pasien positif corona batuk atau bersin. Dilansir dalam BBC, ketika seseorang bersin maka terdapat menghasilkan 3.000 partikel liur kecil atau droplets. Partikel ini akan menempel ke benda yang ada di sekitarnya. Namun partikel yang kecil bisa bertahan di udara.

Penelitian pada virus SARS membuktikan bahwa virus bisa tetap hidup dalam cairan partikel liur selama 3 jam. Sedangkan virus bisa menyebar melalui partikel liur yang bertahan di udara selama beberapa jam. Hanya saja, bagi COVID-19, penyebaran virusnya bukan melalui udara tetapi sentuhan/droplets.

Virus juga bisa menempel pada kain, serta halus, serta rambut. Virus COVID-19 bisa bertahan pada permukaan tembaga selama 4 jam, kertas kardus selama 24 jam, dan stainless steel atau plastic selama 72 jam.

Langkah terbaik untuk membunuh kuman yang menempel pada permukaan benda adalah menggunakan cairan disinfektan berbasis allkohol, cairan alcohol sebesar 70%, dan zat pemutih.

Cairan disinfektan bisa disemprotkan pada gagang pintu, laptop, tombol lift, ponsel, atau benda lain yang sering disentuh. Sedangkan untuk pakaian dan benda bermaterial kain disarankan untuk dicuci rutin dengan sabun. Jika Anda menggunakan mesiun cuci, pastikan Anda tidak memasukan baju terlalu penuh sehingga tiap baju bisa terpapar sabun dengan benar.

Salam,
sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 25/08/2025
8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

Olahraga renang yang digemari banyak orang sebagai sarana hiburan ternyata juga memiliki banyak manfaat loh! Jika dilakukan dengan teknik dasar renang yang tepat, olahraga ini dapat menjadi jenis olahraga kardio yang efisien.

Terdapat beberapa teknik dasar renang yang dapat kamu pelajari dan pahami. Oleh karena itu, hari ini kita akan membahas secara mendalam mengenai berbagai teknik dasar renang. Simak penjelasannya berikut!

8 Teknik Dasar Renang yang Perlu Dipelajari Pemula dan Manfaatnya!

teknik dasar renang

pexels

Agar dapat melakukan olahraga renang dengan baik, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, seperti:

1. Gerakan Tangan

Salah satu teknik dasar renang yang penting untuk dipahami dan diketahui adalah gerakan tangan. Di mana, setiap gaya renang memiliki ciri khas gerakan tangan yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, untuk mempelajari sebuah gaya renang tertentu, hal dasar yang harus dipahami adalah gerakan tangan yang dilakukan.

2. Teknik Pernapasan

Untuk menjaga kestabilan kondisi stamina serta asupan oksigen ketika renang, teknik pernapasan juga menjadi hal krusial yang harus dikuasai.

Untuk mengasah teknik pernapasan dalam olahraga renang, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.

  • Memosisikan diri di bagian tepi kolam dengan rendah tanpa memasukkan wajah ke dalam air terlebih dahulu.
  • Mencoba bernafas menggunakan mulut dan tahan selama beberapa waktu.
  • Masukkan kepala ke dalam air dan mulai menghembuskannya melalui hidung.
  • Melatih teknik pernapasan berulang kali untuk memastikan kamu mulai terbiasa dan menemukan pola pernapasan yang sesuai.
  • Dengan setidaknya melakukan 10 hingga 15 kali, kemampuan pernapasan dalam air akan menjadi lebih kuat.

3. Gerakan Kaki

Teknik dasar renang selanjutnya adalah gerakan kaki di dalam air ketika renang. Dalam setiap gaya renang, gerakan kaki yang digunakan juga berbeda antara satu sama lain.

Seperti contohnya, pada gaya bebas di olahraga renang, kedua kaki digerakkan naik turun secara bergantian di dalam air.

Sedangkan pada gaya katak di olahraga renang, kaki digerakkan dengan cara menarik dan menekuk lutut ke samping dan kemudian diluruskan ke belakang menyerupai kaki katak.

4. Teknik Mengapung

Teknik dasar renang selanjutnya adalah mengapung yang juga menjadi hal dasar yang harus dikuasai dalam olahraga renang.

Bagi para pemula, untuk menguasai teknik ini mungkin akan terasa sulit karena pada awalnya tubuh masih kaku, sedangkan kunci dari teknik mengapung yang baik adalah badan rileks dan tenang.

Untuk melatih teknik ini, terdapat langkah-langkah yang dapat diikuti dan diterapkan sebagai berikut.

  • Pertama, mempersiapkan diri dengan berdiri di bagian pinggir kolam di mana kamu dapat dengan mudah meraih pegangan. Pastikan juga bahwa kolam renang yang kamu pilih tidak terlalu dalam.
  • Setelah memastikan semuanya, mulai dengan menyelam sambil berpegangan pada bagian tepi kolam.
  • Tarik napas dalam-dalam dan mendorong badan menjauh dari tepi kolam.
  • Kemudian, memosisikan tangan dan kaki sejajar di permukaan air.
  • Menggerakkan tangan dengan mengepakkannya seperti sayap ayam dan gerakan kaki seperti pada gaya dada.

Ada juga teknik mengapung dengan posisi telentang yang juga dapat kamu lakukan. Berikut langkah-langkahnya.

  • Memosisikan badan tegak dengan kepala menghadap ke arah atas. Pastikan kaki dapat menginjak bagian dasar kolam renang.
  • Selanjutnya, pegang tepi kolam menggunakan tangan dan mulai meluruskan kaki sejajar dengan kepala.
  • Pastikan bagian telinga terendam di dalam air.

5. Posisi Kepala

Teknik dasar renang selanjutnya yang harus diperhatikan di dalam olahraga renang adalah posisi kepala yang tepat berdasarkan gaya renang yang dilakukan.

Seperti contohnya, pada gaya dada di olahraga renang, kepala harus berada pada posisi netral di dalam air, dan diangkat ke atas saat mengambil napas.

Sedangkan untuk gaya punggung, posisi kepala bagian belakang terendam air sejajar dengan tubuh dengan arah mata memandang ke atas.

6. Teknik Meluncur

Teknik meluncur ketika renang juga harus diperhatikan, di mana teknik ini digunakan sebelum kayuhan kaki maupun tangan dimulai.

Bukan hanya itu, teknik meluncur juga digunakan di antara kayuan, putaran balik, hingga di akhir putaran.

Dengan menguasai teknik meluncur, perenang dapat mempertahankan momentum serta menyiapkan diri untuk kayuhan selanjutnya.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk melatih teknik meluncur dalam olahraga renang:

  • Pertama, masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan arah membelakangi dinding kolam.
  • Selanjutnya, tempelkan salah satu telapak kaki ke dinding kolam yang dibelakangi dengan bagian jari kaki ke arah bawah.
  • Kemudian, menggunakan telapak kaki tersebut, dorong badan untuk meluncur dengan memosisikan kedua tangan sejajar ke depan untuk memecah air.

7. Koordinasi Gerakan

Koordinasi gerakan juga sangat penting untuk dikuasai ketika olahraga renang, di mana gerakan antar tangan, kaki, dan badan yang saling mendukung satu sama lain dapat meningkatkan efisiensi tenaga dan kecepatan.

8. Masuk dan Keluar Kolam Renang

Selain teknik yang digunakan saat berenang, cara masuk dan keluar kolam renang juga penting khususnya bagi pemula.

Walaupun terdengar mudah, kamu juga harus memperhatikannya dikarenakan pinggir atau bagian bibir kolam renang biasanya keras.

Bagi pemula, sebelum mulai berenang ada baiknya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan air dan bagian-bagian kolam renang.

Langkah ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan kedua kaki ke dalam air dan duduk di bagian pinggir kolam untuk terbiasa dengan bagaimana air bergerak di dalam kolam.

Jika merasa sudah cukup, kamu dapat memasukkan tubuh ke dalam kolam secara perlahan dan mulai berjalan mengitar kolam untuk mengenalkan diri dengan kolam renang.

Untuk keluar kolam renang, kamu dapat mencari tangga yang tersedia di pinggir kolam maupun menarik diri ke atas bagian bibir kolam renang. Pastikan bagian lenganmu kuat untuk mengangkat tubuh.

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Renang bagi Kesehatan Tubuh 

pexels

Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga renang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental. Untuk lebih jelasnya, berikut apa saja manfaat dari olahraga renang yang bisa kamu dapatkan:

1. Mengatasi Insomnia

Pertama, renang dapat membantu dalam mengatasi stres yang menyebabkan insomnia dan meningkatkan kualitas tidur seseorang.

2. Mengendalikan Stres

Olahraga renang juga dapat membantu dalam memperbaiki suasana hati, dengan begitu juga dapat membantu mengurangi risiko stres, depresi, serta mengatasi kecemasan.

Hal ini dikarenakan, olahraga renang memicu pelepasan endorfin yang menjadi hormon yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa stres dan cemas.

Selain itu, berenang juga dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin seseorang yang berfungsi dalam mengatur suasana sekaligus mengurangi gejala depresi dan kecemasan.

3. Menurunkan Berat Badan

Selanjutnya, renang juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan bagi para pejuang diet hingga mengecilkan perut. Jika dilakukan dengan tepat, olahraga ini mampu membakar hingga 400 sampai 700 kalori per jam.

Berdasarkan hasil dari jurnal ilmiah yang dipublikasikan melalui jurnal BioMedical Engineering Online dengan judul Effects of 8-week swimming training on carotid arterial stiffness and hemodynamics in young overweight adults, mengatakan bahwa olahraga renang dapat menjadi latihan fisik yang efektif bagi penderita obesitas.

Dijelaskan lagi, hal ini dikarenakan olahraga air umumnya memiliki risiko lebih rendah memicu terjadinya kecelakaan seperti keseleo maupun sakit sendi.

Hal ini dikarenakan, seseorang yang menderita obesitas rentan akan kecelakaan otot serta sendi saat melakukan aktivitas fisik yang disebabkan berat badan berlebih

4. Membangun Massa Otot

Olahraga renang juga dapat membantu dalam membangun massa otot. Hal ini dikarenakan pada renang, seluruh otot tubuh digunakan dan dilatih secara terus menerus.

Dengan begitu, jika rutin dilakukan maka olahraga renang juga mampu meningkatkan kekuatan, kelenturan, hingga membantu mengecilkan betis kaki.

5. Mengatasi Saraf Terjepit

Olahraga renang juga dapat mengatasi saraf terjepit, di mana olahraga ini mampu membantu melemaskan bagian otot punggung dan tulang belakang.

6. Mengurangi Nyeri Sendi

Melakukan olahraga renang secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi rasa nyeri seseorang yang menderita artristis dan osteoporosis.

7. Mengontrol Pernapasan

Bagi para penderita asma, olahraga renang juga dapat membantu dalam mengontrol pernapasan.

Namun sebelum melakukannya, pastikan kamu terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi masalah yang disebabkan kaporit.

8. Menjaga Kesehatan Jantung dan Paru-Paru

Olahraga renang juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan organ jantung dan paru-paru karena mampu melancarkan oksigen dan darah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan jantung:

  • Meningkatkan sirkulasi darah, di mana organ jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Memperkuat otot jantung, dengan melakukannya secara rutin maka otot jantung akan lebih terlatih dan menjadi lebih kuat.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung, di mana olahraga renang mampu membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, serta berat badan yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.
  • Meningkatkan kebugaran jantung, renang menjadi latihan kardiovaskular yang efektif guna meningkatkan daya tahan dan efisiensi jantung.

Selanjutnya, berikut ini beberapa manfaat berenang untuk kesehatan paru-paru:

  • Meningkatkan kapasitas paru-paru, sebagai salah satu faktor penting dalam berenang, otot pernapasan terus terlatih dan jumlah udara yang dapat ditampung juga meningkat.
  • Meningkatkan efisiensi pertukaran oksigen, jika dilakukan secara rutin maka berenang juga dapat membantu tubuh lebih efisien ketika menggunakan oksigen.
  • Melatih otot pernapasan, gerakan berenang kebanyakan melibatkan pernapasan yang harus diatur dan terkontrol.

9. Meningkatkan Kualitas Tidur

Bagi kamu yang mengalami kesulitan tidur, olahraga renang juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur, seperti halnya yang dibahas juga dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Sleep Medicine dengan judul Aerobic Exercise Improves Self-Reported Sleep and Quality of Life in Older Adults with Insomnia.

Berbagai Gaya Renang

berbagai gaya renang

pexels

Gaya renang sendiri terbagi menjadi berbagai macam, mulai dari gaya punggung hingga gaya samping. Simak penjelasannya.

1. Gaya Punggung

Gaya pertama, yaitu gaya renang yang mengandalkan punggung dengan posisi telentang. Gaya ini dilakukan dengan cara menelentangkan tubuh atau meletakkan punggung di atas air dengan wajah dan dada menghadap ke langit.

Pada gaya punggung, tangan dan kaki dimanfaatkan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Tangan digerakkan dengan diputar ke belakang secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

2. Gaya Bebas

Selanjutnya, gaya renang bebas dengan menaruh dada ke posisi menghadap permukaan air. Seperti gaya punggung, pada gaya bebas gerakan tangan dan kaki yang digunakan serupa, namun berlawan arah.

Di mana tangan digerakkan dengan cara di ayunkan ke depan secara bergantian, sedangkan kaki digerakkan ke atas dan ke bawah bergantian.

3. Gaya Dada

Gaya dada atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya katak merupakan gaya renang dengan posisi wajah atau kepala ke atas dalam periode waktu yang lama.

Gaya ini disebut gaya katak karena posisi dan gerakan tubuh yang menyerupai seekor katak berenang.

Dalam gerakannya, seorang perenang harus mengayuhkan kedua kaki secara bersamaan, dan ketika kaki digerakkan bagian tangan diam dan lurus ke arah depan.

Sedangkan, saat kaki tidak bergerak, tangan dikayuh bersamaan sambil mendongakkan kepala ke arah atas untuk mengambil napas.

4. Gaya Kupu-kupu

Selanjutnya, gaya kupu-kupu atau yang sering dikenal juga dengan sebutan gaya lumba-lumba, seperti namanya gaya renang ini memiliki gerakan menyerupai sayap kupu-kupu.

Untuk melakukannya, gaya ini menggabungkan gaya dada dengan kedua tangan yang diayunkan ke depan dari dalam air.

5. Gaya Samping

Gaya samping yang mengandalkan bagian samping tubuh. Umumnya, gaya renang ini digunakan untuk keadaan darurat serta efisiensi untuk menghemat energi khususnya di area renang yang lebih panjang.

Pada gaya renang ini, tubuh diarahkan ke samping sehingga terlihat miring yang membuat satu sisi tubuh dapat beristirahat sedangkan bagian lainnya bergerak di saat yang bersamaan.

Posisi lengan pada gaya ini mengikuti sisi tubuh yang digunakan, sedangkan kaki diayunkan bergantian agai gunting berulang kali dengan arah tangan diluruskan ke depan.

6. Gaya Trudgen

Gaya renang selanjutnya, yaitu gaya trudgen yang merupakan gabungan antara gaya samping dengan gaya bebas.

Gaya renang ini memanfaatkan kaki yang bergerak layaknya gunting di permukaan air sedangkan lengan diayunkan seperti gaya bebas.

Pada gaya ini, perenang dapat bernapas secara terus menerus karena bagian kepala tidak dimasukkan ke dalam air.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai teknik dasar renang serta manfaat yang bisa kamu rasakan jika rutin melakukan olahraga ini ataupun aktifitas fisik seperti olahraga di rumah yang lebih mudah. Bukan hanya kesehatan fisik, olahraga ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan mental seseorang.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa bukan berarti dengan berolahraga seseorang tidak memiliki risiko kesehatan. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga diri dan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.

Seperti salah satunya, PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro yang memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Apa saja keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel