Jakarta, 23 Juni 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Akhir-akhir ini bersepeda mulai dilirik para pesepeda baru. Terbukti dari jalan-jalan yang mulai dipenuhi pesepeda, khususnya saat akhir pekan. Selain sehat dan mudah digunakan, bersepeda dijadikan ajang berkumpul oleh sebagian besar orang.
Bagi para pesepeda pemula maupun yang sudah lama bersepeda, ada beberapa hal perlu Anda perhatikan. Khususnya bersepeda selama new normal ini!
Beberapa jalanan di ibu kota maupun daerah lainnya sudah mulai menerapkan jalur khusus sepeda. Namun, banyak juga jalanan yang belum memiliki panduan jelas mengenai jalur sepeda. Oleh karena itu, perhatikan alur dan aturan lalu lintas yang ada. Jangan sampai Anda melawan arus lalu lintas, mengayuh sepeda di jalur yang tidak aman, atau berbelok/berputar tanpa melihat keadaan sekitar.
Sebelum mulai gowes sepeda kesayangan, coba cek kesehatan sepeda Anda. Untuk roda, cek apakah ban memiliki cukup udara dan tidak memiliki kebocoran. Lalu, jangan lupa mengecek rem sepeda dan bantalan rem apakah tetap kuat atau sudah mulai melemah.
Komponen lainnya yang perlu diperhatikan adalah rantai sepeda. Segera ganti rantai jika sudah mulai berkarat. Secara umum, Anda juga bisa mengecek apakah sepeda nyaman dikendarai dalam jangka waktu panjang dan berbunyi aneh ketika dikayuh atau tidak.
Tiap daerah memiliki peraturan bersepeda masing-masing. Kenali peraturan yang ada untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Jangan lupa, saat ini pandemi COVID-19 masih melanda banyak negara termasuk Indonesia. Selalu jaga jarak saat bersepeda, tutup mulut dengan lengan baju atau tisu saat bersin/batuk, kurangi kontak fisik dengan orang lain, dan gunakan hand sanitizer setelah menyentuh barang di tempat umum.
Kegiatan bersepeda paling seru jika dilakukan bersama. Selain bisa menjalin kebersamaan, Anda bisa saling menjaga satu sama lainnya ketika menyusuri kota dengan sepeda. Anda bisa belajar dari pesepeda yang lebih berpengalaman dalam bermanuver di jalanan, khususnya jalan yang belum mempunyai jalur khusus sepeda.
Bagi pesepeda pemula, penting bagi Anda untuk memahami kondisi tubuh serta batas stamina. Jangan memaksakan diri untuk terus mengayuh sepeda terutama jika Anda sudah kelelahan. Semakin sedih Anda mengayuh sepeda, stamina tubuh akan terbentuk dengan sendirinya. Jangan lupa pemanasan untuk mencegah kram otot. Jika Anda merasa kurang fit, demam, pilek atau batuk, sebaiknya urungkan niat Anda untuk bersepeda dan beristirahatlah di rumah.
Berikan kunci pengaman untuk sepeda Anda jika Anda harus meninggalkan sepeda untuk menghindari tindakan pencurian.
Ketika bersepeda, Anda tetap harus menggunakan perlindungan diri yang sesuai seperti helm, pelindung lutut dan siku jika ingin bersepeda ke gunung, jika perlu lengkapi diri dengan asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga ya!
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 27 Januari 2020 - MyProtection News
Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus baru korona atau kini disebut dengan Novel 201 Coronavirus (2019-nCov).
Berdasarkan artikel yang dilansir dari CNBC Indonesia, hingga 27 Januari 2020, terdapat 80 korban tewas akibat virus ini. Sedangkan terdapat sebanyak 2.300 kasus di daerah Wuhan, Cina. Jumlah penderita terus bertambah.
Lalu, apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari novel coronavirus?
Walaupun belum terdapat vaksin atau pengobatan yang pasti, beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk meminimalisir terjangkitnya Anda dan keluarga terhadap virus korona:
Semoga Anda sehat selalu!
Salam,
Sahabat MyProtection
Cara Menghilangkan Karat pada Mobil - Mobil yang komponennya sebagian besar terbuat dari logam seperti besi maupun baja memiliki risiko terhadap oksidasi, khususnya di lingkungan lembap, terkena air garam, kotoran, hingga goresan atau kerusakan cat.
Proses oksidasi tersebutlah yang dapat menimbulkan karat pada mobil yang dipercepat oleh faktor luar lainnya. Agar tidak menyebar, bagian mobil yang berkarat harus segera diperbaiki.
Simak pembahasan berikut seputar apa saja yang dilakukan sebagai cara menghilangkan karat pada mobil!

Berikut ini 6 cara menghilangkan karat pada mobil dengan cepat dan mudah yang harus kamu ketahui. Simak selengkapnya!
Salah satu cara paling sederhana yang dapat dilakukan adalah memberikan pelumas pada bagian mobil yang tersembunyi, seperti engsel pintu, kap mesin, hingga bagasi.
Bagian-bagian tersebut sering kali kurang diperhatikan dan dibersihkan, yang membuatnya rawan karat.
Memberikan pelumas yang bertindak dengan membentuk lapisan pelindung pada bagian tersebut dapat membantu dalam mencegah air dan udara masuk ke permukaan logam dan memperlambat proses korosi.
Karena memiliki sifat larutan asam ringan, air hujan juga dapat mempercepat proses oksidasi pada besi dan logam yang menyebabkan karat.
Oleh karena itu, mencuci mobil setelah hujan sangat disarankan untuk menghindari hal tersebut.
Walaupun tidak hujan, mencuci mobil secara rutin juga dapat memberikan perlindungan pada cat dan bodi mobil dari kotoran, debu, hingga polusi serta memperpanjang usia mobil.
Mencuci mobil yang baik umumnya disarankan pada pagi hari atau siang hari di saat ada sinar matahari yang dapat membantu proses pengeringan dan pencahayaan untuk mengecek area tersembunyi.
Rust remover atau penghilang karat dapat mengangkat lapisan karat dari permukaan logam melalui reaksi kimia yang umumnya melibatkan asam fosfat atau surfaktan.
Selain karat, rust remover juga dapat mengangkat kerak yang ada pada komponen mobil, mulai dari velg, blok mesin, knalpot, dan bagian lainnya yang terbuat dari logam, yang mampu mengembalikan penampilan serta fungsinya dengan baik.
Jika kondisi karat pada komponen mobil sudah cukup parah, maka langkah ini dapat menjadi pilihan yang tepat.
Sebelum dilakukan pengecatan ulang, mengamplas permukaan komponen yang berkarat sangat dianjurkan untuk mengikis lapisannya.
Mengamplas sebelumnya juga dapat menjadi langkah pengecatan ulang yang lebih efektif, karena dapat membantu cat menempel lebih baik dan tahan lama.
Pasta gigi juga cukup efektif untuk menghilangkan karat ringan atau jamur pada komponen mobil. Hal ini dikarenakan kandungan abrasif yang ada di dalamnya mampu membantu dalam membersihkan karat ringan.
Untuk melakukannya, kamu dapat mengoleskan pasta gigi tersebut langsung ke daerah yang berkarat, diamkan beberapa menit, gosok area tersebut, kemudian bersihkan sisa karat yang ada.
Jika masih tidak hilang, kamu dapat mengulangi proses ini beberapa kali hingga karat pada komponen mobil hilang.
Metode elektrolisis merupakan metode untuk menghilangkan karat pada komponen mobil yang melibatkan perendaman komponen pada larutan elektrolit yang kemudian ditambahkan arus listrik.
Metode ini memungkinkan untuk mengubah karat atau oksida besi menjadi logam besi murni melalui reaksi kimia.
Karena keefektifannya, metode ini sangatlah dianjurkan untuk karat ringan hingga parah pada berbagai komponen mobil.
Nah, itulah 6 cara menghilangkan karat pada mobil yang sering kali dapat terjadi karena sejumlah komponennya yang terbuat dari logam. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 20 Maret 2025 - MyProtection News

https://jogja.imigrasi.go.id/perbedaan-paspor-biasa-dan-elektronik-mana-yang-tepat-untukmu/
Lalu, apa beda paspor biasa dan elektronik serta bagaimana cara membuat paspor? MyProtection merangkumkan perbedaan keduanya untuk Anda.
Dilihat dari segi fisik, paspor maupun e-paspor memiliki tampilan yang sama. Cover depan paspor pun tetap berwarna hijau. Hanya saja terdapat tanda chip di bagian bawah halaman depan paspor elektronik.
Baik paspor biasa maupun e-paspor memiliki fungsi yang sama. Kegunaannya adalah membuktikan identitas sah bagi pemegang paspor yang ingin bepergian.
Hanya saja, dari segi kelengkapan data, teentu saja paspor elektronik bisa menyimpan data yang lebih akurat dan banyak. Dalam e-paspor Anda terdapat hasil pindaian biometric wajah dan sidik jari. Selain itu, resiko pemalsuan e-paspor lebih kecil karena kompleksitas yang terdapat dalam rancangan chip.
Baca juga: 16 Oleh-Oleh Singapura yang Khas dan Wajib Dibeli Para Wisatawan!
Biasanya, untuk mengecek paspor biasa, petugas akan membuka paspor Anda, mengecek tiap halaman lalu memberi cap. Sedangkan, pemiliki paspor elektronik hanya perlu melakukan scan data pada gate otomatis (autogate) di bandara.
Sehingga proses verifikasi data menjadi lebih singkat dan cepat. Bandara di Indonesia yang telah memiliki autogate sementara hanya tersedia di Jakarta dan Bali. Anda juga harus lebih berhati-hati dalam menyimpan paspor elektronik Anda. Karena jika paspor Anda dan chip di dalamnya rusak, maka Anda tidak bisa memindai data paspor.
Kalau Anda memiliki paspor elektronik, kesempatan Anda untuk mendapatkan persetujuan pengajuan visa menjadi lebih besar. Alasannya, karena data yang tersimpan dalam chip e-paspor lebih akurat dan lengkap dibanding paspor biasa.
Artinya, proses verifikasi data pemegang paspor pun berlangsung dengan lebih cepat dan mudah. Beberapa negara bahkan memberikan fasilitas bebas visa bagi pemilik paspor elektronik. Contohnya, Jepang memberi fasilitas bebas visa selama 15 hari kepada Warga Negara Indonesia pemegang e-paspor.
Salah satu beda paspor biasa dan elektronik yang paling mencolok adalah harga yang harus dibayarkan yang sering kali menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan oleh pemohon.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024 berkaitan dengan Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM, berikut biaya paspor berdasarkan jenis dan masa berlakunya.
Nah, sekarang Anda sudah tahu kan beda paspor biasa dan elektronik yang ternyata memiliki beberapa perbedaan dan keuntungannya masing-masing. Bagi sahabat MyProtection yang ingin membuat paspor harus mengetahui dulu kegunaan dari masing-masing jenis agar dapat memilih dengan tepat.
Sebelum memulai perjalanan, kamu juga harus memiliki perlindungan bagi diri sendiri dan anggota keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.
Oleh sebab itu, MyTravel Protection Domestic hadir memberikan perlindungan selama periode asuransi, yang artinya selama perjalanan dan bukan hanya di dalam pesawat/kereta api/bus saja.
Salam,
Sahabat MyProtection
Baca juga: Ini Pentingnya Punya Asuransi Perjalanan Saat Libura