Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News
Apakah Anda sering memulai hari tanpa sarapan terlebih dahulu? Profesor Hiroaki Oda dari Universitas Nagoya menyampaikan temuan menarik. Melewatkan sarapan dapat mengacaukan jam biologis tubuh dan meningkatkan risiko obesitas.
Percobaan dilakukan pada tikus yang dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberikan sarapan sebelum memulai kegiatan mereka. Sedangkan grup tikus lainnya diberikan makan beberapa jam setelah hewan tersebut memulai aktivitas, sehingga menyerupai keadaan di mana manusia melewatkan sarapan.
Hasilnya, grup tikus yang melewatkan sarapan memiliki jumlah lemak tubuh yang lebih banyak dari grup tikus yang rutin makan sebelum mulai beraktivitas. Grup tikus yang tidak menikmati sarapan juga memiliki metabolism tubuh yang lebih lambat dan akhirnya mempengaruhi proses pencernaan makanan.
Oleh karena itu, bagi Anda yang sering melewatkan sarapan didorong untuk teratur makan sebelum beraktivitas. Selain Anda bisa jadi lebih bertenaga, ada segudang manfaat lainnya dari sarapan, yaitu:
Mulai sarapan sehat, yuk!
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 17 Juli 2020 - MyProtection News
Mencari pekerjaan memang bukanlah hal yang mudah. Belum lagi keadaan serba tak kondusif akibat pandemi COVID-19 membuat beberapa usaha dan perkantoran harus terkena dampak ekonomi yang cukup berat.
Jika Anda adalah lulusan baru (fresh graduate) atau terpaksa kehilangan pekerjaan akibat COVID-19, Anda tetap memiliki kesempatan untuk memulai karier yang baru.
Simak beberapa tips di bawah ini untuk mempersiapkan diri Anda menjadi karyawan baru dan menemukan pekerjaan baru, bahkan di tengah pandemi.
Sambil mencari pekerjaan tetap, tak ada salahnya jika Anda mencari pekerjaan jangka pendek seperti penulis lepas, karyawan magang, atau pekerjaan dengan kontrak singkat lainnya.
Anda bisa belajar terbiasa dengan tanggung jawab, disiplin, sikap professional, dan bekerja dalam tim. Sehingga Anda mempunyai nilai tambah saat bersaing mencari pekerjaan di perusahaan lainnya. Selain menambah pengalaman, Anda tetap bisa mendapatkan pemasukan.
Bukan rahasia lagi bahwa koneksi penting untuk membantu karier serta bisnis Anda. Jika Anda mempunyai kerabat yang telah bekerja di perusahaan atau bisnis lainnya, maka Anda bisa menanyakan lowongan pekerjaan apa yang sedang tersedia. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan koneksi untuk mendapatkan rekomendasi kerja.
Mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Jika belum diterima di satu perusahaan, maka jangan patah semangat. Tetap kirimkan lamaran ke berbagai perusahaan dan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi Anda. Karena proses rekrutmen karyawan membutuhkan waktu yang cukup lama, biasanya Anda bisa menunggu 1 – 3 bulan untuk dipanggil wawancara dengan perusahaan. Jadi, jangan mengharapkan hasil yang instan.
Jika Anda belum bisa mendapatkan pekerjaan sebagai karyawan tetap, mungkin Anda bisa mencoba menjadi karyawan lepas/freelance dan karyawan magang.
Belum menerima panggilan wawancara? Anda bisa mengisi waktu luang dengan mempelajari berbagai skill baru yang akan berguna untuk karier professional. Saat ini terdapat banyak kelas online gratis maupun berbayar untuk berbagai macam kebutuhan. Seperti belajar Google Ads, tips wawancara kerja, kelas mengedit, atau skill lainnya.
Skill yang dimiliki oleh individu bisa menjadi “nilai jual lebih” bagi perusahaan. Kemampuan Anda bisa dipamerkan melalui CV atau portfolio kerja. Lagipula, tak selamanya Anda harus bekerja kantoran untuk mendapatkan uang.
Setelah melamar pekerjaan, Anda pun mendapatkan undangan untuk wawancara virtual. Maka Anda harus mempersiapkan beberapa hal. Pertama, persiapkan laptop dengan kamera yang memadai serta jaringan internet yang baik. Sehingga wawancara bisa berjalan dengan lancar.
Selanjutnya, persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan dengan recruiter. Jaga agar pandangan Anda tetap fokus kepada pewawancara. Hindari menggunakan ponsel saat proses wawancara. Terakhir, jangan lupa untuk tetap berpakaian sopan dan professional walaupun hanya menjalani wawancara virtual.
Selamat mencari kerja!
Salam,
Sahabat MyProtection
Car indicator lights serve to provide drivers with information about the vehicle's and engine's condition while driving.
With indicator lights located on the car dashboard, drivers can also detect damaged components that must be replaced immediately to avoid more serious damage to the vehicle.

In general, indicator lights are represented through symbols that illustrate specific problems. Therefore, it is important to understand the meaning behind these symbols. Check out the following list!
A light shaped like a thermometer or radiator, usually glowing red, indicates that the engine temperature has exceeded the normal limit or is overheating.
If this happens, you can check the car’s cooling components, such as the coolant and the radiator fan.
If a battery icon appears on the dashboard, this light may indicate a problem with the car's battery, such as a broken connection, a weak battery, or a short circuit in the cables.
When this light comes on, it is essential to visit a repair shop immediately to ensure the electrical system is functioning properly. If ignored, the car may shut down and fail to start.
The old-fashioned oil can recognize the oil pressure warning light symbol with oil dripping from its spout.
This light indicates insufficient engine lubrication or that the oil needs to be replaced soon.
It may also signal a leak or damage to the oil pump that requires immediate repair.
The brake warning light, marked with an exclamation mark inside a circle, usually lights up when the handbrake is still engaged.
If the handbrake is released but the light remains on, it could indicate a problem in the braking system, such as low hydraulic pressure or brake fluid that is nearly empty.
Next, if an engine symbol appears on the dashboard, it may indicate a problem with the car’s vital engine system.
What you need to do is keep calm and don’t need to be panic. This light indicator can also turn on due to minor issues, such as a loose fuel cap. To be sure, have the car checked at the nearest repair shop.
A steering lock wheel symbol usually comes with a glowing red color, indicating that the steering is locked. When this light comes on, the steering wheel cannot be moved.
This could be caused by several factors, such as the key not being in the proper position, an issue with the steering lock system, or simply forgetting to turn the key to the ignition position.
The seat belt indicator, depicted by an icon of a person wearing a seat belt, indicates that the driver or passengers have not properly fastened their seatbelts.
The solution for this is simple: just fasten the seatbelt correctly to turn off the warning light.
The power steering indicator light, illustrated with a steering wheel and an exclamation mark beside it, signals a problem with the car’s power steering system that must be resolved immediately.
When this light turns on, the steering wheel will feel heavier, indicating it’s time to take the car to the nearest repair shop for inspection.
Apart from the 8 indicator lights above, there are still many other dashboard warning lights you may encounter, such as the parking brake indicator, master warning indicator, distance warning, and even the airbag warning light. Hopefully, this information is useful!
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
One of the most common terms in the banking world is a bank statement, which is often required when printing or documenting account records.
A bank statement is an official written report issued by the bank that contains a detailed summary of all financial transactions within a specific period.
This document is usually needed for certain purposes, such as financial verification, loan applications, or proof of transactions. Therefore, it is important to understand what a bank statement is, its functions, and how to print it. Read the full explanation below!