Jakarta, 26 Maret 2020 - MyProtection News
Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing. Melalui dua kegiatan ini, diharapkan kalangan massa bisa mengurangi kontak fisik dan penyebaran COVID-19.
Akibat pandemik ini, masyarakat pun mulai membeli dan menyimpan banyak produk kebutuhan sehari-hari. Misalnya makanan kaleng, makanan berpengawet, alat pembersih, sabun, hingga obat. Namun, ketika penyebaran semakin meluas, sebagian orang mulai ragu untuk keluar dari rumah.
Oleh karena itu, fasilitas untuk berbelanja kebutuhan rumah secara online mulai digunakan. Pembeli pun harus tetap waspada karena terdapat potensi penyebaran virus melalui bungkus produk atau plastik yang digunakan untuk mengirim barang. Meskipun resikonya tergolong kecil, namun tak ada salahnya berjaga-jaga.
Berikut ini tips dari Jakarta Post saat berbelanja kebutuhan pokok secara online:
Jika memungkinkan, minta kurir untuk meletakan paket Anda di depan rumah atau lokasi terdekat lainnya. Kalau Anda harus tetap mengambil paket secara langsung dari kurir, maka jaga jarak aman minimal 1 meter antara Anda berdua. Mintalah kurir meletakan paket di lantai, lalu ambil paket setelah kurir berbalik badan.
Walaupun mirip seperti kegiatan transaksi criminal, tapi hal ini penting dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan dua belah pihak. Better safe than sorry, right?
Ketika berbelanja online, mungkin Anda juga didorong untuk menggunakan pembayaran cashless. Alasannya adalah praktis dan tak perlu pusing menghitung uang atau kembalian. Sehingga, Anda bisa mengurangi kontak dengan uang kertas dan kontak fisik dengan kurir. Biasanya, Anda juga bisa mendapatkan diskon lebih dengan menggunakan pembayaran cashless. Jangan lupa memberikan tip secukupnya kepada kurir yang mengirimkan paket Anda.
Saat Anda menerima paket, pastikan untuk membersihkan bungkus secara menyeluruh. Karena paket Anda mungkin sudah disentuh oleh banyak orang saat masa pengemasan hingga pengiriman.
Biasanya, barang belanjaan Anda akan dibungkus dengan plastic ataupun kardus. Jika barang dikirim dengan plastik, maka Anda bisa menyemprotkan bungkus produk dengan cairan disinfektan. Namun, bungkus yang terbuat dari kardus atau kertas tidak dapat dicuci. Studi terbaru menemukan bahwa virus corona penyebab COVID-19 tidak bisa bertahan di permukaan kardus lebih dari 24 jam.
Untuk produk seperti sayur dan buah, sebaiknya langsung Anda cuci dengan air mengalir serta cairan khusus untuk membersihkan makanan. Lalu simpan buah dan sayur di dalam kulkas. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda setelah meletakan barang, ya!
Salam,
Sahabat MyProtection
As a superfood, many people already know that the health benefits of chia seeds are remarkable, and their rich nutritional content provides numerous advantages for those who consume them.
This is because chia seeds are packed with fiber, omega-3 fatty acids, antioxidants, protein, and essential minerals. Thanks to their easy accessibility, chia seeds have become a popular choice for many people to support their overall health.
So, what are the actual benefits of chia seeds that you can gain when consumed regularly and correctly? Let’s find out here!
Jakarta, 16 April 2020 - MyProtection News
Udara yang segar memang dibutuhkan bagi semua orang. Selain pernapasan menjadi lancar, produktivitas dan suasana hati pun bisa meningkat. Salah satu hal yang bisa membantu membersihkan udara adalah tanaman.
Selain punya banyak manfaat, Anda pun bisa menghias rumah dengan berbagai jenis tanaman. Merapikan taman dan menanam pohon bisa jadi ide aktivitas Anda selama karantina diri di rumah. Berikut ini 5 tanaman yang bantu menyaring udara di rumah.
Manfaat lidah buaya tentunya tidak diragukan lagi untuk kulit, rambut, hingga makanan menyehatkan. Ternyata, lidah buaya bisa membantu membersihkan udara kotor di rumah. Letakan lidah buaya di taman atau dekat dengan jendela yang terkena paparan sinar matahari. Sehingga tanaman bisa berfotosintesis dengan baik.
Tumbuhan berdaun agak tajam satu ini punya fungsi anti-polutan. Lidah mertua akan menyerap polusi yang ada dan menggantinya dengan oksigen. Menurut penelitian, lidah mertua bisa membantu menyaring polutan berbahaya seperti formaldehyde, xylene, benzene, toluene, dan trichloroethylene. Perawatannya pun tergolong mudah karena tak perlu sering disiraam air.
Bukan hanya berpenampilan elok, lili paris atau spider plants juga punya kemampuan untuk membersihkan udara dengan baik. Selain itu, ukurannya yang relatif kecil membuat tanaman ini mudah diletakan di sekitar rumah. Contohnya digantung dengan pot, diletakan di atas meja, atau depan jendela rumah.
Peace lily sering kali digunakan untuk mendekorasi rumah karena keelokan penampilan bunganya. Namun, tahukah Anda peace lily juga bisa menyaring udara, mengurangi spora jamur di udara serta menghambat pertumbuhan jamur di kamar mandi.
Dilansir dalam BHG, bunga krisan merupakan salah satu penyaring udara terbaik. Bunganya yang indah dan berwarna-warni memang tak semudah 4 tanaman di atas untuk dirawat. Tanaman satu ini juga bisa dikonsumsi dalam bentuk teh. Teh krisan digadang memiliki manfaat untuk membuat saraf menjadi rileks dan meningkatkan imunitas tubuh.
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 18 Maret 2020 - MyProtection News
Masyarakat kini semakin waspada terhadap penyebaran virus corona. Terhitung sampai saat ini (18/3/20) sudah terdapat 172 pasien positif di Indonesia. Berbagai langkah pun dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban.
Virus corona sendiri ditularkan melalui kontak antara manusia dengan manusia. Virus tersebut terbawa saat pasien positif corona batuk atau bersin. Dilansir dalam BBC, ketika seseorang bersin maka terdapat menghasilkan 3.000 partikel liur kecil atau droplets. Partikel ini akan menempel ke benda yang ada di sekitarnya. Namun partikel yang kecil bisa bertahan di udara.
Penelitian pada virus SARS membuktikan bahwa virus bisa tetap hidup dalam cairan partikel liur selama 3 jam. Sedangkan virus bisa menyebar melalui partikel liur yang bertahan di udara selama beberapa jam. Hanya saja, bagi COVID-19, penyebaran virusnya bukan melalui udara tetapi sentuhan/droplets.
Virus juga bisa menempel pada kain, serta halus, serta rambut. Virus COVID-19 bisa bertahan pada permukaan tembaga selama 4 jam, kertas kardus selama 24 jam, dan stainless steel atau plastic selama 72 jam.
Langkah terbaik untuk membunuh kuman yang menempel pada permukaan benda adalah menggunakan cairan disinfektan berbasis allkohol, cairan alcohol sebesar 70%, dan zat pemutih.
Cairan disinfektan bisa disemprotkan pada gagang pintu, laptop, tombol lift, ponsel, atau benda lain yang sering disentuh. Sedangkan untuk pakaian dan benda bermaterial kain disarankan untuk dicuci rutin dengan sabun. Jika Anda menggunakan mesiun cuci, pastikan Anda tidak memasukan baju terlalu penuh sehingga tiap baju bisa terpapar sabun dengan benar.
Salam,
sahabat MyProtection