Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
Apa Itu Surat Keterangan Kesehatan dan Mengapa Penting untuk Pekerjaan?

Apa Itu Surat Keterangan Kesehatan dan Mengapa Penting untuk Pekerjaan?

4 February 2025 | MyProtection News Jakarta

Surat keterangan kesehatan sering kali menjadi syarat resmi bagi beberapa perusahaan yang mengharuskan para karyawannya untuk memenuhi regulasi yang cukup ketat berkaitan dengan riwayat kesehatan dan keamanan.

Hal ini dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan sehat bagi semua karyawan agar mampu menjalankan pekerjaannya dengan rasa aman dan nyaman.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai surat keterangan kesehatan, sahabat MyProtection dapat membaca informasi di bawah ini mulai dari pengertian, jenis, hingga contoh suratnya! Semoga bermanfaat!

Apa Itu Surat Keterangan Kesehatan?

Surat keterangan kesehatan adalah dokumen resmi yang berisi pernyataan dari dokter mengenai kondisi kesehatan seseorang setelah menjalani pemeriksaan fisik dan mental.

Dokumen ini biasanya mencakup informasi tentang status kesehatan umum, termasuk adanya atau tidak adanya penyakit tertentu, serta kemampuan fisik dan mental individu tersebut.

Surat keterangan sehat ini sering kali menjadi persyaratan wajib ketika seseorang ingin melamar pekerjaan, mendaftar ke institusi pendidikan, atau mengikuti kegiatan tertentu yang memerlukan bukti kesehatan.

Selain itu, surat ini juga bisa dibutuhkan untuk keperluan administratif lainnya, seperti pengurusan visa atau asuransi.

Dokumen ini hanya dapat diterbitkan oleh tenaga medis yang memiliki izin praktik resmi, seperti dokter atau bidan.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan, seseorang harus menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis yang diakui, seperti klinik kesehatan, puskesmas, atau rumah sakit.

Pemeriksaan ini biasanya meliputi pengecekan tekanan darah, tes darah, pemeriksaan fisik umum, dan evaluasi kesehatan mental.

Dengan memiliki surat keterangan kesehatan, seseorang dapat membuktikan bahwa mereka dalam kondisi sehat dan mampu menjalani aktivitas yang diinginkan atau diperlukan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa individu tersebut tidak memiliki kondisi kesehatan yang dapat mengganggu kinerja atau aktivitas yang akan dijalani.

Mengapa Surat Keterangan Sehat Penting saat Melamar Pekerjaan?

Pada umumnya, surat keterangan sehat menjadi salah satu pembuktian bagi perusahaan bahwa calon karyawan yang akan bergabung berada dalam kondisi yang sehat, baik secara fisik maupun mental.

Dengan adanya surat keterangan sehat ini juga, perusahaan juga dapat mengetahui riwayat kesehatan apa saja yang dimiliki pelamar serta penyakit yang di derita oleh calon karyawan tersebut.

Hasil dari check-up tersebut nantinya akan digunakan menjadi salah satu bahan evaluasi dan pertimbangan bagi divisi human resource untuk menentukan apakah pelamar cocok untuk posisi yang dilamar atau tidak.

Fungsinya yang penting tersebut, membuat banyak perusahaan yang mewajibkan para calon karyawan untuk melalui medical check-up terlebih dahulu dan menyerahkan hasilnya tersebut sebelum dapat bergabung menjadi karyawan di perusahaan mereka.

Fungsi Surat Keterangan Kesehatan

Surat keterangan sehat sendiri sering kali dijadikan acuan bagi perusahaan untuk menentukan apakah calon pekerja cocok untuk posisi yang dilamarnya tersebut. Selain itu, terdapat fungsi-fungsi penting lainnya dari surat keterangan sehat, seperti:

1. Persyaratan Administratif

Fungsi pertama dan yang paling umum surat keterangan sehat dijadikan sebagai bagian atau regulasi dari proses pendaftaran maupun lamaran kerja.

Baik ketika kamu melamar ke dalam sebuah perusahaan, sekolah, maupun universitas yang biasanya mewajibkan kamu untuk mengikuti serangkaian tes kesehatan tersebut.

2. Kelancaran Proses Pekerjaan

Kedua, memastikan kelancaran proses kerja. Hal ini dikarenakan, pada beberapa pekerjaan membutuhkan dan menuntut para pekerjanya untuk berada dalam kondisi fisik yang prima.

Oleh sebab itu, surat keterangan sehat ini menjadi penting guna memastikan bahwa sang pelamar mampu memenuhi kriteria kesehatan yang ada sehingga kendala yang mungkin terjadi terminimalisir.

3. Syarat Perjalanan

Surat keterangan sehat sendiri juga terkadang digunakan untuk syarat melakukan perjalanan tertentu.

Biasanya, jika kamu bepergian ke tempat atau wilayah yang memiliki risiko kesehatan tinggi serta terdapat kondisi kesehatan khusus, seperti contohnya pandemi yang mengharuskan seseorang dalam keadaan prima untuk mengurangi risiko kesehatan yang terkompromi.

4. Izin Kegiatan atau Olahraga

Selanjutnya, surat ini juga biasanya digunakan sebagai salah satu syarat untuk mengikuti berbagai kegiatan, seperti lomba, aktivitas luar ruangan, maupun olahraga ekstrem.

Tujuan surat ini juga untuk memastikan bahwa seseorang dalam keadaan prima dan mampu berpartisipasi kegiatan tersebut.

5. Dokumen Pengajuan Asuransi maupun Klaim

Bukan hanya untuk pekerjaan maupun perjalanan, surat keterangan sehat juga dapat digunakan ketika seseorang ingin meng-klaim asuransi maupun menjadi dokumen pendukung ketika seseorang ingin mengajukan polis ke asuransi kesehatan tertentu.

Jenis Surat Keterangan Kesehatan

Jenis surat keterangan sehat sendiri secara umum dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu surat keterangan sehat jasmani dan surat keterangan sehat rohani yang memiliki perbedaan sebagai berikut.

1. Surat Keterangan Sehat Jasmani atau Fisik

Pertama, surat keterangan sehat jasmani yang biasanya berisikan pernyataan dokter terkait kondisi fisik seseorang apakah sehat dan mampu mengikuti berbagai kegiatan dengan baik atau tidak.

Pernyataan tersebut biasanya diperoleh setelah sahabat MyProtection menjalani berbagai pemeriksaan fisik yang telah di standarisasi.

2. Surat Keterangan Sehat Rohani atau Mental

Selanjutnya, surat keterangan sehat rohani atau mental berkaitan dengan pernyataan dari dokter yang menyatakan bahwa seseorang berada dalam kondisi mental yang baik dan sehat.

Agar dapat mendapatkan surat keterangan sehat ini, seseorang harus melewati pemeriksaan kejiwaan dengan dokter spesialis, dan dari situ kita baru dapat mengetahui apakah orang tersebut memiliki gejala gangguan kejiwaan atau penyakit mental.

Prosedur Surat Keterangan Sehat

Pada umumnya, prosedur untuk mendapatkan surat keterangan sehat sendiri meliputi serangkaian tes penting yang harus dijalani, seperti:

1. Pemeriksaan Kesehatan Umum

Pemeriksaan kesehatan umum meliputi pemeriksaan tekanan darah, detak jantung, serta suhu tubuh.

Tujuan dari prosedur ini adalah memastikan kondisi fisik secara umum apakah orang tersebut dalam keadaan stabil dan sehat.

Rincian yang pada umumnya dilakukan di tahap ini sendiri meliputi beberapa pertanyaan, seperti:

  • Keluhan kesehatan yang mungkin dialami oleh pasien

  • Riwayat kesehatan pasien, seperti gangguan kesehatan yang pernah di derita baru-baru ini maupun di masa lalu

  • Riwayat operasi yang pernah dilakukan pasien

  • Obat-obatan atau vitamin yang dikonsumsi

  • Reaksi alergi atas obat atau makanan tertentu

  • Riwayat kesehatan di keluarga

  • Gaya hidup pasien sehari-hari

Selain itu, terdapat pemeriksaan tanda vital pada tahap ini yang dilakukan oleh dokter yang meliputi:

  • Frekuensi denyut jantung, pada umumnya denyut jantung normal seseorang adalah 60 hingga 100 kali per menit.

  • Frekuensi pernapasan, pada umumnya pernapasan normal berkisar di antara 12 hingga 20 kali per menit.

  • Suhu tubuh, pada umumnya rata-rata suhu tubuh normal berada di kisaran 36 hingga 37 derajat.

  • Tekanan darah yang digunakan untuk mendeteksi apakah pasien tersebut menderita hipertensi atau hipotensi dan memastikan tekanan darahnya normal berada di kisaran 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg.

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik biasanya melibatkan evaluasi tinggi serta berat badan seseorang, hal ini dilakukan untuk menilai kondisi fisik seseorang secara umum serta kebugaran dan postur tubuh orang tersebut.

Selain itu, pemeriksaan fisik juga terkadang melibatkan beberapa hal lainnya, meliputi:

  • Pemeriksaan kepala dan leher, dilakukan dengan mengarahkan pasien untuk membuka mulut dengan lebar agar dokter mampu melihat kondisi tenggorokan dan amandel. Selain itu, dokter juga mengecek kondisi gigi dan gusi, telinga, hidung, mata, kelenjar getah bening hingga kelenjar tiroid.

  • Pemeriksaan paru, dilakukan dokter menggunakan stetoskop untuk mengecek suara abnormal yang mungkin terjadi di organ paru-paru seseorang.

  • Pemeriksaan jantung yang dilakukan dengan tujuan mengecek detak jantung tidak beraturan atau tanda lain yang mungkin menjadi indikator adanya gangguan pada jantung.

  • Pemeriksaan perut, dilakukan oleh dokter dengan menekan bagian perut pasien guna memeriksa ukuran hati serta keberadaan cairan perut dan juga mendengar bunyi organ usus.

  • Pemeriksaan kulit dengan tujuan untuk melihat apakah ada gangguan di kulit serta kuku pasien.

  • Pemeriksaan saraf yang melibatkan pengukuran kekuatan otot, refleks tubuh, hingga keseimbangan yang mungkin terganggu.

3. Pemeriksaan Mata dan Pendengaran

Pemeriksaan mata dan pendengaran sendiri dilakukan guna menilai tingkat ketajaman penglihatan seseorang. Sedangkan, tes pendengaran melibatkan kemampuan seseorang apakah mampu mendengarkan dengan baik dan memadai.

4. Tes Laboratorium

Tes laboratorium sendiri termasuk tes darah dan tes urine yang digunakan untuk mendeteksi kondisi kesehatan tertentu seseorang, seperti infeksi maupun masalah metabolik.

  • Tes darah biasanya dilakukan guna menghitung jumlah sel darah, zat kimia penanda fungsi organ, gula darah, kolesterol, fungsi hati serta fungsi ginjal.

  • Tes urine dengan tujuan mengecek apakah adanya gangguan maupun infeksi pada saluran kemih, dan mendeteksi penyakit seperti diabetes.

  • Tes tinja atau feses yang bertujuan melihat kondisi sistem pencernaan pasien. Proses ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi penyakit seperti gastroenteritis serta radang usus.

5. Tes Tambahan

Tes tambahan sering kali digunakan dan melibatkan tes kesehatan mental maupun tes spesifik lainnya berdasarkan kebutuhan institusi maupun perusahaan yang menerbitkan surat keterangan sehat.

Tes ini juga sering kali melibatkan tes alergi ataupun tes kondisi medis tertentu yang relevan dengan perusahaan atau institusi tersebut. Tes tambahan biasanya meliputi:

  • Foto Rontgen dan USG

Foto rontgen dan USG mampu menghasilkan gambar tubuh bagian dalam seseorang dengan detail.

Hasil foto rontgen tersebut dapat menunjukkan kondisi tulang serta sendi secara jelas. Selain itu, hasil rontgen juga mampu menunjukkan gambaran umum kondisi organ tubuh, seperti jantung, paru-paru, hingga usus.

Berbeda dengan rontgen, USG dimanfaatkan untuk melihat kondisi organ secara detail, seperti hati, ginjal, pankreas, usus, hingga kandung kemih untuk memastikan apakah adanya infeksi maupun peradangan pada organ tubuh.

  • EKG atau Elektrokardiografi

EKG digunakan untuk memantau aktivitas listrik yang ada pada jantung serta mendeteksi gangguan jantung.

Proses ini dilakukan dokter dengan menempelkan 10 elektroda di bagian dada, lengan, serta tungkai pasien.

Elektrokardiografi juga dapat dilakukan pada pasien yang sedang melakukan aktivitas, seperti berjalan maupun berlari

  • Spirometry

Spirometri merupakan tes yang dilakukan guna mengecek fungsi paru-paru menggunakan alat spirometer. Tes ini mampu mendeteksi kondisi, seperti sama, COPD, serta penyakit paru restriktif.

Cara kerja alat ini sendiri melibatkan pencatatan jumlah udara yang dihirup dan dihembuskan seseorang, dan mengukur kecepatan dari pasiennya tersebut.

  • Tes Buta Warna

Tes buta warna yang paling sering digunakan adalah metode ishihara. Metode ini biasanya dilakukan dengan meminta pasien untuk menyebutkan angka berwarna yang ada di antara titik berwarna.

Jika pasien tidak dapat membaca atau salah melihat, besar kemungkinan bahwa pasien tersebut menderita buta warna.

Cara Mengurus Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas

Untuk melakukan medical check-up sendiri kamu dapat melakukannya di rumah sakit, klinik, hingga puskesmas. Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), berikut langkah-langkah proses mengurus surat tersebut, sebagai berikut

  1. Petugas puskesmas meminta kartu identitas pengunjung.

  1. Petugas puskesmas melakukan pengisian identitas pengunjung pada lembar surat keterangan sehat.

  1. Pengunjung nantinya akan diarahkan menuju kasir dan melakukan urusan administrasi sesuai dengan biaya yang berlaku di puskesmas.

  1. Petugas puskesmas memberikan bukti pembayaran dan mengarahkan pengunjung untuk menunggu antrean.

  1. Pengunjung dipanggil berdasarkan antrean yang sudah ada.

  1. Pengunjung yang dipanggil, akan diarahkan ke poli umum.

  1. Petugas puskesmas terlebih dahulu akan melakukan pengecekan tanda vital serta antropometri pengunjung.

  1. Setelah selesai, petugas puskesmas mengarahkan pengunjung untuk menunggu panggilan untuk masuk ke ruang perawatan

  1. Pengunjung nantinya akan dipanggil sesuai antrean yang ada dan segera diarahkan ke ruang perawatan

  1. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, serta penunjang lainnya

  1. Setelah pemeriksaan selesai, pengunjung diarahkan untuk menunggu hasil dari pemeriksaan yang dilakukan

  1. Dokter menentukan diagnosis yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan pengunjung

  1. Dokter memberikan rekomendasi pembuatan surat keterangan sehat ke divisi tata usaha puskesmas

  1. Petugas puskesmas yang menerima surat rekomendasi tersebut akan menyerahkannya ke petugas yang bertanggung jawab

  1. Petugas puskesmas yang bertanggung jawab akan melakukan pengisian surat dan meminta tanda tangan dokter pemeriksa sebagai bentuk keabsahan

  1. Petugas puskesmas nantinya akan memberikan cap resmi pada surat serta menuliskannya di buku laporan

  1. Surat keterangan kesehatan yang sudah jadi nantinya akan diberikan kepada pengunjung

  1. Pengunjung mendapatkan dan membaca hasil dari pemeriksaan yang dilakukan

Contoh Surat Keterangan Sehat

Nah, untuk mengetahui bagaimana bentuk surat keterangan sehat, berikut ini contoh bentuk dokumen keterangan sehat dari berbagai institusi, sebagai berikut.

1. Contoh Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas

contoh surat keterangan sehat dari puskesmas

https://www.scribd.com/document/426352526/CONTOH-SURAT-KETERANGAN-KESEHATAN-PUSKESMAS

2. Contoh Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit

Contoh Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit 

https://www.kitalulus.com/blog/seputar-kerja/surat-keterangan-sehat/

3. Contoh Surat Keterangan Sehat dari Klinik

contoh surat keterangan sehat dari klinik

https://www.kitalulus.com/blog/seputar-kerja/surat-keterangan-sehat/

4. Contoh Surat Keterangan Sehat dari Dinas Kesehatan

contoh surat keterangan sehat dari dinas kesehatan

https://www.scribd.com/document/413348418/Surat-Keterangan-Sehat

5. Contoh Surat Keterangan Sehat dari Dokter Praktik Mandiri

Contoh Surat Keterangan Sehat dari Dokter Praktik Mandiri

https://www.scribd.com/document/427316841/Surat-Dokter-2

Nah, itulah sedikit penjelasan terkait surat keterangan kesehatan yang sangat penting pengaplikasiannya, bukan hanya di dunia kerja saja tapi di kehidupan sehari-hari.

Artikel di atas membahas mulai dari definisi, fungsi, hingga contoh dari surat keterangan sehat tersebut untuk memastikan seseorang berada dalam kondisi sehat secara fisik dan mental.

Oleh sebab itu, menjadi krusial bagi seseorang untuk menjaga kesehatan mereka dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Salah satu caranya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan yang memadai, seperti Prima Perlindungan Kesehatan yang memberikan perlindungan kesehatan bagi kamu dan keluarga serta manfaat tambahan Saldo Prima.

Saldo Prima sendiri dapat digunakan untuk memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap dan Rawat Jalan.

Prosedur penggunaan yang mudah juga menjadi salah satu keuntungan Saldo Prima yang harus kamu ketahui, simak langkah-langkahnya:

  • Membeli vitamin maupun obat di apotek atau toko obat

  • Foto struk atau kuitansi bukti pembelian vitamin atau obat melalui aplikasi e-Benefit

  • Penggantian biaya akan segera di verifikasi dan maksimal di bayarkan di hari kerja berikutnya

  • Penggantian biaya atas pembelian obat dan vitamin akan masuk ke rekening kamu

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 20/01/2025
Apa Itu Olahraga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Olaraga adalah sebuah kegiatan tubuh yang sangat populer di seluruh dunia termasuk pula Indonesia.

Selain dapat menyehatkan badan, olahraga juga seringkali menjadi sarana bagi individu berbakat untuk meraih prestasi.

Olahraga sendiri berbeda dari aktivitas fisik biasa. Aktivitas fisik pada umumnya merujuk pada Gerakan yang membutuhkan kontraksi otot.

Contoh dari kegiatan fisik yang dapat kita lakukan setiap harinya seperti naik tangga, berkebun, hingga membereskan rumah.

Sedangkan, olahraga sendiri merupakan bentuk khusus dari sebuah aktivitas fisik yang telah direncanakan dan disengaja dengan tujuan untuk menyehatkan badan.

Contoh dari kegiatan olahraga sendiri seperti senam, renang, sepak bola, sepeda, dan masih banyak lagi.

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan olahraga beserta manfaatnya bagi tubuh manusia, simak ulasan dibawah ini!

Apa Itu Olahraga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh!

Berdasarkan KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, olahraga merupakan kegiatan gerak badan yang bertujuan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Contohnya termasuk sepak bola, lempar lembing, hingga berenang.

Selain itu, olahraga juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang berkaitan dengan ifsik serta keterampilan individu maupun tim yang dilakukan untuk hiburan.

Manfaat Olahraga

Olahraga sendiri terdiri dari berbagai jenis aktivitas fisik, mulai dari berjalan, berlari, berenang, dan masih banyak lagi.

Dengan berolahraga dan melakukan banyak kegiatan aktif sendiri telah terbukti memiliki banyak manfaat baik dari segi fisik maupun mental.

Berikut ini beberapa manfaat olahraga yang bisa kamu rasakan dan dapatkan jika dilakukan secara rutin, sebagai berikut.

1. Menjaga berat badan ideal dan mengatasi obesitas

Menjaga berat badan ideal dan mengatasi obesitas dengan olahraga

Pexels

Olahraga terkenal karena kemampuannya menjaga berat badan tetap ideal. Dengan rutin berolahraga, kamu bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya. Oleh karena itu, olahraga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga, penting juga untuk menjaga berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi sesuai kebutuhan tubuh.

2. Menumbuhkan rasa percaya diri

Menumbuhkan rasa percaya diri dengan olahraga

Pexels

Dengan berolahraga,percaya diri kamu juga akan meningkat. Hal ini dikarenakan dengan berolahraga secara rutin kamu dapat mengontrol berat badan dan membentuk otot tubuh sehingga penampilan fisikmu juga akan meningkat.

Aktivitas ini dapat meningkatkan rasa percaya diri terhadap penampilan dan menumbuhkan harga diri.

3. Memperbaiki suasana hati

Memperbaiki suasana hati dengan olahraga

Pexels

Olahraga dapat merangsang produksi zat kimia di otak, seperti serotonin dan endorfin, yang membuat seseorang merasa lebih bahagia dan rileks.

Jadi, ketika kamu merasa stres atau memiliki suasana hati yang buruk setelah hari yang penuh tekanan, cobalah berolahraga untuk memperbaiki mood.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan minat kamu.

Selain itu, olahraga juga membantu mengontrol berat badan, menjaga penampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri serta harga diri.

Dengan rutin berolahraga, Anda bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya, sehingga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.

4. Membuat tidur lebih nyenyak

Membuat tidur lebih nyenyak dengan olahraga

Pexels

Jika kamu sering merasa sulit tidur atau terbangun di tengah malam, olahraga teratur bisa menjadi solusinya.

Aktivitas ini membantu kamu untuk tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun, untuk mendapatkan manfaat ini, penting untuk menjaga sleep hygiene atau serangkaian kegiatan untuk memaksimalkan kualitas tidur dan menghindari olahraga menjelang waktu tidur.

5. Mengatasi stres

Manfaat lain dari olahraga adalah mengurangi stres dan mencegah depresi. Rutin berolahraga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan norepinefrin.

Selain itu, olahraga juga meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin yang dapat memperbaiki suasana hati, membuat kamu merasa lebih rileks dan bahagia.

6. Meringankan gejala menstruasi

Untuk wanita, olahraga dapat membantu meringankan gejala menstruasi seperti kram perut dan perubahan suasana hati.

Rutin berolahraga juga menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh, sehingga siklus menstruasi lebih teratur dan aliran darah tidak terlalu deras.

Jenis olahraga yang disarankan saat menstruasi adalah olahraga ringan, seperti aerobik.

7. Mengembalikan gairah seksual

Jika kamu sering merasa lelah atau kurang bergairah saat berhubungan intim, cobalah untuk lebih sering berolahraga.

Dengan berolahraga maupun beraktivitas fisik secara rutin, telah terbukti mampu meningkatkan gairah seksual atau libido. Selain itu, berolahraga juga mampu mengurangi resiko disfungsi ereksi.

8. Mencegah dan meringankan sakit atau nyeri punggung

Salah satu masalah paling umum dialami oleh orang dewasa serta lansia adalah nyeri punggung.

Masalah kesehatan ini sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti saraf terjepit, cedera, posisi tidur salah, atau bahkan karena jarang bergerak.

Tapi tahukah kamu, kalau dengan berolahraga dapat mencegah dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri pada punggung tersebut.

Dengan secara rutin beraktivitas fisik, maka otot tubuh mulai dari otot punggung, perut, serta kaki akan menjadi lebih kuat dan mampu menopang sendi serta tulang belakang dengan baik.

Untuk mendapatkan manfaat ini sendiri, terdapat olahraga yang dianjurkan, seperti yoga, bersepeda, pilates, jalan kaki, atau berenang.

9. Menjaga tekanan darah untuk tetap stabil

Dengan berolahraga, orang yang sehat dapat mencegah dan menjaga terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Sedangkan, bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, biasanya berolahraga secara rutin juga dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah serta menjaganya agar tetap stabil.

Beberapa olahraga yang cocok dan tepat untuk menjaga tekanan darah untuk tetap stabil seperti berenang, bersepeda, jalan santai, atau bahkan yoga.

10. Mengontrol kadar gula darah

Berolahraga secara rutin juga dapat mengontrol kadar gula darah menjadi lebh stabil, khususnya bagi para penderita diabetes tipe 2.

Dengan beraktivitas fisik atau berolahraga secara rutin juga mampu mencegah terjadinya resistensi insulin yang bisa memicu terkena diabetes.

11. Menjaga tubuh tetap kuat dan bugar di lanjut usia

Olahraga juga memberikan untuk berbagai kalangan usia bukan hanya anak muda saja. Dengan berolahraga orang-orang yang sudah lanjut usia juga dapat merasakan manfaatnya.

Olahraga ringan seperti berenang, bersepeda, jalan santai, hingga senam lansia telah terbukti memberikan kebugaran bagi orang-orang yang sudah lanjut usia.

Bukan cuma itu, olahraga juga dapat memperkuat otot, tulang, sendi, serta jika dilakukan secara rutin olahraga juga dapat mencegah pikun atau demensia pada lansia.

12. Mengurangi resiko osteoporosis

Dengan berolahraga secara rutin, kamu juga dapat mencegah dan mengurangi resiko terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Olahraga yang dapat dilakukan sendiri beragam, mulai dari jalan kaki, bola basket, sepak bola, atau bahkan aerobik.

Namun, untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang dan sendi agar tetap kuat olahraga saja tidak cukup, pastikan pula kamu mengkonsumsi makanan bernutrisi seperti vitamin D dan kalsium yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

13. Mencegah penyakit jantung

Olahraga secara rutin setidaknya 3 kali dalam seminggu juga bisa memberikan manfaat untuk mencegah penyakit jantung atau kardiovaskular dengan memperkuat ototnya.

Selain itu, olahraga juga dapat melancarkan aliran darah, meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL hingga menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.

14. Mengurangi resiko stroke

Salah satu faktor penyebab stroke sendiri adalah tekanan darah yang tinggi. Seperti yang dibahas di poin sebelumnya bahwa olahraga dapat membantu dalam menjaga kestabilan tekanan darah yang ada di dalam tubuh.

Oleh sebab itu, olahraga secara rutin dapat memberikan manfaat untuk mencegah dan mengurangi resiko terkena penyakit stroke.

Jenis Olahraga

Secara umum, banyak jenis olahraga yang seirng dilakukan sehari-hari. Mulai dari berlari, jogging, sepeda, renang, hingga senam.

Bukan hanya untuk menjadi lebih sehat, olahraga juga semakin populer karena banyaknya kompetisi di berbagai cabang olahraga baik secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa cabang olahraga yang populer, mulai dari bulu tangkis, basket, speak bola, tenis meja, dan masih banyak lagi. Simak penjelasannya!

1. Lari

Jenis pertama, yaitu lari. Lari merupakan olahraga kardiovaskular yang efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta kebugaran jantung.

Selain itu, olahraga jenis ini juga mudah dilakukan karena tidak memerlukan alat dan dapat dilakukan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Di dalam ruangan sendiri dapat dilakukan di gym ataupun rumah menggunakan treadmill. Sedangkan, di luar ruangan bisa dilakukan dengan berlari di lingkungan rumah atau bahkan lapangan.

2. Bersepeda

Jenis kedua, yaitu bersepeda. Serupa dengan berlari, bersepeda juga dapat dilakukan baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan seperti gym memanfaatkan sepeda statis.

Olahraga sepeda sendiri memiliki manfaat dan bertujuan dalam meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, serta melatih sistem kardiovaskular.

3. Berenang

Jenis ketiga, yaitu berenang. Renang merupakan olahraga yang memanfaatkan gerakan di seluruh tubuh sehingga mampu melatih kekuatan otot dan daya tahan.

Jenis olahraga ini juga memiliki sifat rendah dampak sehingga cocok bagi semua kelompok usia bagi yang ingin mencoba olahraga ini!

4. Yoga

Jenis keempat, yaitu yoga yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, hingga meditasi. Dengan melakukan olahraga jenis ini sendiri juga dapat membantu dalam meningkatkan fleksibilitas, kekuatan inti, relaksasi, hingga keseimbangan.

5. Angkat Beban

Selanjutnya, angkat beban atau jenis olahraga yang melibatkan penggunaan beban maupun beban tubuh dengan tujuan untuk melatih serta menguatkan otot.

Dengan melakukan olahraga ini secara rutin, kamu akan mendapatkan manfaat berupa meningkatkan kekuatan, kepadatan tulang, hingga metabolisme.

6. Aerobik

Ada pula jenis berikutnya adalah aerobik yang merupakan jenis olahraga yang melibatkan gerakan kardiovaskular secara berulang dengan intensitas yang tinggi.

Aerobik sendiri dapat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jantung, membakar kalori, serta meningkatkan kekuatan otot.

Tujuan Olahraga

Seperti yang sudah dijelaskan, banyak orang sendiri berolahraga untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan bugar. Namun bukan hanya itu, olahraga juga bisa bertujuan lain bagi beberapa orang.

Tujuan olahraga sendiri dapat dibagi menjadi empat, mulai dari olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga rehabilitasi, hingga olahraga prestasi.

  • Olahraga pendidikan merupakan materi olahraga yang digunakan dan diberikan di dalam kurikulum pendidikan. Seperti yang pada umumnya diterima anak sekolah di Indonesia melalui Pelajaran seperti PJOK atau Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
  • Olahraga rekreasi merupakan aktivitas olahraga dengan tujuan bersenang-senang serta bergembira.
  • Olahraga rehabilitasi merupakan aktivitas olahraga yang memiliki tujuan memperbaiki kondisi tubuh seseorang.
  • Olahraga prestasi merupakan aktivitas olahraga dengan tujuan mendapatkan prestasi melalui partisipasi di pertandingan atau kompetisi yang ada.

Waktu Tepat untuk Olahraga

Pada umumnya, waktu yang tepat untuk berolahraga setiap harinya adalah 30 menit, dengan total setidaknya 150 menit melakukan pergerakan sedang setiap minggunya.

Namun, bagi para pembaca yang ingin menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian dapat menambahkan 75 menit latihan intens di setiap minggunya.

Hal yang harus diperhatikan juga adalah untuk tidak memaksakan tubuh untuk berolahraga terutama ketika sedang dalam keadaan sakit maupun cedera.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berolahraga

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan tetap menjaga diri dari segara resiko yang bisa saja terjadi, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan baik sebelum dan olahraga. Simak selengkapnya!

1. Pemanasan yang Cukup

Sebelum berolahraga, penting untuk melakukan pemasan yang cukup yang bermanfaat untuk mempersiapkan tubuh baik secara fisik maupun mental.

Pemanasan yang dilakukan sendiri dapat beragam, mulai dari stretching, senam ringan, maupun gerakan dinamis yang berguna untuk mengencangkan otot serta meningkatkan sirkulasi darah.

2. Pakaian yang Sesuai

Selanjutnya, sebelum olahraga pastikan kamu menggunakan pakaian yang nyaman serta sesuai berdasarkan jenis olahraga atau latihan fisik yang akan dilakukan.

Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat maupun longgar yang nantinya dapat mengganggu gerakan dan meningkatkan resiko terluka atau cedera yang tidak diinginkan.

3. Mengonsumsi makanan ringan

Sekitar satu hingga dua jam sebelum berolahraga juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat.

Hindari juga makanan yang terlalu berat yang sekiranya dapat mengganggu pencernaan selama berolahraga ataupun beraktivitas fisik.

4. Minum air yang cukup

Pastikan tubuh terhidrasi dengan meminum air yang cukup sebelum melakukan olahraga atau latihan fisik.

Hal ini sendiri dilakukan untuk menghindari dehidrasi selama berolahraga yang dapat menghilangkan cairan dalam tubuh melalui keringat yang dikeluarkan.

5. Memperhatikan kondisi kesehatan

Terutama bagi yang memiliki kondisi kesehatan khusus maupun sedang masa pemulihan, pastikan bahwa kondisi kesehatan diri sendiri dan melakukan konsultasi dengan dokter maupun ahli kebugaran sebelum melakukan kegiatan fisik maupun berolahraga.

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Berolahraga

Terdapat pula hal-hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga. Hal ini dikarenakan ketika seseorang lupa melakukan pendinginan setelah berolahraga dapat terkena keram. Simak hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga berikut ini.

1. Melakukan pendinginan yang tepat

Setelah beraktivitas fisik atau berolahraga, melakukan tahap pendinginan yang tepat bisa membantu mempercepat dalam proses penurunan suhu tubuh.

Proses pendinginan sendiri bisa dilakukan melalui gerakan senam ringan maupun stretching yang dapat membantu mengembalikan keadaan otot ke normal.

2. Beristirahat dengan cukup

Mendapatkan istirahat yang cukup juga penting setelah berolahraga atua melakukan aktivitas fisik agar tubuh dapat pulih.

Dengan beristirahat yang cukup dapat memperbaiki otot dalam tubuh serta mengembalikan energi yang hilang setelah berolahraga. Oleh sebab itu, tidur yang cukup dan berkualitas menjadi penting.

3. Mengonsumsi nutrisi yang cukup

Selain itu, setelah berolahraga juga sangat penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi.

Dengan pemenuhan kebutuhan protein dan karbohidrat yang dianjurkan dapat membantu dalam memulihkan otot serta memperbaiki jaringan tubuh setelah berolahraga.

4. Minum air yang cukup

Setelah berolahraga, penting juga untuk tetap menjaga cairan dalam tubuh yang hilang dengan meminum air yang cukup.

5. Mengevaluasi dan mencatat progres

Catatlah kemajuan setelah melakukan olahraga. Dengan mengevaluasi dan mencatat progres tersebut maka kamu dapat mengukur dan menetapkan target yang ingin kamu capai selama berolahraga.

Nah, itulah penjelasan terkait apa yang dimaksud dengan olahraga, manfaatnya bagi tubuh, hingga tujuan dari melakukan kegiatan olahraga tersebut.

Seperti yang sudah dibahas di atas, dengan berolahraga kamu akan memiliki tubuh yang lebih sehat hingga mengurangi resiko terkena penyakit berbahaya.

Namun begitu, seberapa besar upaya yang dikeluarkan seringkali hal-hal tidak terduga dapat terjadi.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat menjadi salah satu solusi asuransi kesehatan online terbaik dengan pilihan manfaat rawat inap, bedah, hingga rawat jalan. Simak selengkapnya disini! Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 08/08/2023
Tidur Lebih Baik dengan Cara Ini

MyProtection News - Jakarta

Tidur merupakan hal krusial bagi semua orang di segala usia. Terdapat berbagai manfaat tidur cukup seperti mengoptimalkan pertumbuhan pada anak hingga menjaga Kesehatan kita. Namun, banyak orang sering kali bingung tentang berapa lama tidur yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tetap berfungsi optimal. Berikut ulasannya.

1. Lama Tidur yang Dianjurkan:

Cara terbaik untuk menentukan durasi tidur yang cukup adalah dengan memahami kebutuhan diri kita sendiri. Berdasarkan penelitian, orang yang tidur selama 7 (tujuh) jam setiap malam berpotensi hidup lebih sehat dan lebih lama. Namun, perlu diperhatikan bahwa usia dan gaya hidup berbeda akan membutuhkan jumlah tidur yang berbeda. Berikut adalah panduan umum mengenai seberapa lama tidur yang direkomendasikan oleh National Sleep Foundation:

  • Bayi (0-3 bulan): 14-17 jam per hari
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam per hari
  • Balita (1-2 tahun): 11-14 jam per hari
  • Anak-anak (3-5 tahun): 10-13 jam per hari
  • Anak-anak (6-13 tahun): 9-11 jam per hari
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam per hari
  • Dewasa (18-64 tahun): 7-9 jam per hari
  • Lanjut usia (65+ tahun): 7-8 jam per hari

2. Apakah Anda Masih Mengantuk?

Pertanyaan sederhana ini dapat membantu Anda menentukan apakah kita mendapatkan istirahat yang cukup. Jika Anda merasa lelah setelah bangun tidur, mengantuk saat bekerja atau dalam perjalanan menuju kantor, hal tersebut merupakan sinyal bahwa tubuh kekurangan istirahat atau tidur. Jika Anda sudah tidur selama tujuh – delapan jam tiap harinya dan masih merasa sangat lelah ketika bangun/beraktivitas, bisa jadi kualitas tidur Anda kurang baik atau terdapat gangguan yang sebaiknya didiskusikan dengan ahlinya.

3. Buat “Sleep Diary”

Salah satu cara untuk memahami kebutuhan tidur, kita dapat mencatat kebiasaan & jam tidur sehari-hari. Sehingga kitab isa mengetahui kebiasaan tidur yang optimal untuk kita. Dalam sleep diary tersebut, Anda bisa mencatat beberapa hal berikut:

  • Waktu Anda tidur & terbangun
  • Durasi tidur
  • Perasaan Anda ketika bangun, apakah segar, atau lelah atau lainnya.

Tidur yang cukup memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental. Tidur yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, serta mendukung keseimbangan emosional. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kinerja kognitif, peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, serta masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup tiap harinya.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 29/03/2021
Sakit Jadi Mahal Tanpa Asuransi Kesehatan

Hi, Sahabat MyProtection!

Kita semua tahu kesehatan itu mahal harganya. Terlebih lagi, jika Anda atau anggota keluarga sakit dan memerlukan penanganan medis yang cukup serius. Sakit akan makin terasa mahal jika Anda tidak terproteksi dengan asuransi kesehatan.

Makanya, ada Perlindungan Kesehatan Prima yang siap menjaga Anda dan keluarga kapanpun dimanapun. Nikmati fitur asuransi kesehatan online yang memudahkan Anda untuk berobat & klaim. Premi mulai dari Rp 2,5 jutaan/tahun dan manfaat hingga Rp 200 juta/tahun/Tertanggung!

Lewat Perlindungan Kesehatan Prima, Anda dan keluarga bisa menikmati fitur berikut ini:

  • Klaim cashless langsung dari HP
  • Konsultasi dokter & berobat tinggal chat saja! (Telemedicine & online doctor consultation)
  • Cek status klaim secara online
  • Manfaat ekstra Saldo Prima untuk beli vitamin/obat tanpa resep dokter
  • Pastinya, menjamin COVID-19 juga
  • Manfaat hingga Rp 200 juta/tahun, premi mulai dari Rp 2,5 juta/tahun

Nikmati juga DISKON 10% untuk pembelian Perlindungan Kesehatan Prima khusus April 2021 dengan kode promo: EKSTRA10. Informasi lebih lanjut hubungi cs@myprotection.id atau 0804 133 8888 atau klik di bawah ini!

Daftar Sekarang

*Syarat dan Ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 – 30 April 2021
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 10% dengan kode EKSTRA10
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per nasabah dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya
Baca Artikel