JANJI – JAJAN ASURANSI DI JANUARI
Awali tahun barumu dengan janji pasti dari MyProtection!
Soalnya memang cuma MyProtection yang janji untuk jagain kamu 24/7 kapanpun, dimanapun. Dalam promo JANJI atau Jajan Asuransi di Januari, Anda bisa mendapatkan potongan harga 10% untuk pembelian Perlindungan Kesehatan Prima khusus Januari 2021!
Biar makin yakin untuk beralih ke Perlindungan Kesehatan Prima, ada berbagai fitur dan manfaat yang bisa Anda nikmati. Karena Perlindungan Kesehatan Prima lebih dari sekadar asuransi kesehatan biasa.
Sudah siap jalanin janji pasti dari Perlindungan Kesehatan Prima?
*Syarat dan Ketentuan:
Jakarta, 3 April 2020 - MyProtection News
Bagi penduduk Indonesia, pasti sudah tak asing lagi dengan sinar matahari yang terang hampir sepanjang tahun. Malah, sebisa mungkin kita menghindar dari sinar matahari agar kulit tak kusam.
Namun, akhir-akhir ini nampaknya tren untuk berjemur mulai menjamur di kalangan masyarakat. Hingga saat belum belum ada penelitian yang mampu membuktikan bahwa sinar matahari dapat membunuh virus seperti COVID-19. Tapi, ternyata ada banyak manfaat lain saat berjemur, lho!
Berjemur bisa membantu mencukupi asupan vitamin D dalam tubuh. Menurut world Health Organization, fek positif lainnya adalah memperlancar aliran tubuh dan proses detox dalam tubuh. Berjemur juga membantu memperbaiki mood Anda setelah melakukan karantina hampir berminggu-minggu.
Mengutip dari JakartaPost, untuk mendapatkan asupan vitamin D ternyata tidak mudah. Anda hanya bisa mengonsumsi makanan tertentu. Salah satunya seperti beberapa jenis ikan, kuning telur, dan susu. Sayangnya, tak semua orang bisa mengonsumsi makanan tersebut. Ternyata, kita yang tinggal di negera tropis beruntung bisa mendapatkan sinaran matahari cerah sepanjang tahun!
Sebelum berjemur, ada hal-hal yang harus Anda perhatikan. Terutama ketika ingin berjemur di tengah social distancing.
Waktu terbaik untuk berjemur adalah pukul 9 hingga 10 pagi. Hindari berjemur setelah pukul 10 pagi hingga 3 sore karena pada waktu tersebut matahari menghasilkan banyak sinar UV yang bisa merusak kulit. Anda juga disarankan untuk berjemur maksimal selama 30 menit.
Ketika berjemur, jangan lupa menggunakan krim pelindung matahari agar tubuh menyerap vitamin D, bukan sinar UV yang bisa merusak kulit.
Anda bisa mengenakan topi dan pakaian yang nyaman saat berjemur. Pastikan bahan pakaian Anda bisa menyerap keringat sekaligus melindungi tubuh dengan baik.
Ketika Anda ingin berjemur di taman umum atau di depan rumah, pastikan Anda tetap menjaga jarak antara satu sama lain untuk menjaga kesehatan diri dan orang lain.
Salam,
Sahabat MyProtection
Desa wisata merupakan sebuah wilayah maupun kawasan yang dijadikan tempat rekreasi bagi turis dan wisata yang dikembangkan.
Sama dengan tempat wisata lainnya, wilayah ini menawarkan berbagai daya tarik bagi para pengunjung hingga aksesibilitas yang terintegrasi dengan berbagai tata cara serta tradisi masyarakat di daerah tersebut.
Desa wisata merupakan sebuah kawasan pedesaan yang dijadikan destinasi wisata yang menawarkan suasana desa asli dari berbagai segi, mulai dari ekonomi, sosial budaya, adat istiadat, keseharian, hingga arsitektur bangunannya.
Serupa dengan tempat wisatanya yang lain, desa wisata memiliki potensi besar jika dikembangkan dengan baik, mulai dari segi atraksi, akomodasi, makanan serta minuman, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Tujuan desa dijadikan tempat wisata sendiri adalah untuk memberdayakan masyarakat desa sekitar. Selain itu, pembangunannya sendiri memiliki tujuan lain, seperti mendukung program pariwisata pemerintah, memperluas lapangan pekerjaan, hingga meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Pembangunan desa sendiri memiliki banyak tujuan, oleh sebab itu pembangunannya harus direncanakan secara matang. Berikut apa saja tujuannya:
Mendukung program pariwisata pemerintah dengan memberikan dan menyediakan objek wisata alternatif.
Menggali potensi yang dimiliki desa untuk membangun masyarakat sekitar.
Masyarakat sekitar memiliki kesadaran lebih atas potensi yang dimiliki desanya, sehingga mampu bekerja lebih keras untuk mengembangkannya.
Memperbanyak dan memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya.
Menahan laju urbanisasi.
Menimbulkan rasa bangga dari dalam diri warga desa setempat akan tempat tinggalnya.
Mempercepat proses pembauran bagi penduduk non pribumi dengan penduduk pribumi.
Memperkokoh persatuan bangsa yang dapat membantu untuk mengatasi disintegrasi.
Desa wisata sendiri memiliki karakteristik masing-masing berdasarkan faktor yang ditawarkan. Simak beberapa karakteristiknya berdasarkan potensi yang dimiliki:
Desa dengan lingkungan alamnya yang indah pada umumnya memiliki karakteristik berikut:
Keindahan alam
Jenis sumber daya alam yang unggul dan menonjol untuk dijadikan kegiatan wisata
Keunikan sumber daya alam dibandingkan dengan wilayah lain
Desa dengan wisata ekonomi maupun mata pencaharian yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:
Mata pencaharian utama dari warga sekitar dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata
Kurangnya tingkat pengangguran masyarakat desa sekitar
Pemerataan yang berhubungan langsung dengan investasi lokal
Desa dengan kehidupan adat atau seni budaya yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:
Adanya tata adat tradisional yang sangat kental dan mendominasi kehidupan masyarakat sekitar
Pengelolaan kegiatan seni budaya yang berlangsung di desa secara langsung dilakukan oleh masyarakat sekitar
Kehidupan masyarakat memiliki keunikannya tersendiri ataupun tata cara kehidupan tradisional masih terjaga
Desa dengan bangunan tradisional yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:
Memiliki bangunan tradisional yang khas dan unik
Memiliki arsitektur lokal yang sangat mendominasi
Memiliki struktur tata ruang yang khas
Memiliki pola serta material bangunan yang alami dan melambangkan unsur keunikan dan keaslian lokal.
Dari banyaknya desa di Indonesia, berikut ini ada beberapa contoh desa wisata yang dapat kamu kunjungi dengan keunikannya dan keunggulannya masing-masing.

https://atourin.com/destination/malang/desa-wisata-pujon-kidul
Desa Pujon Kidul merupakan desa wisata yang berlokasi di Malang, tepatnya di Kecamatan Pujon, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang.
Dengan berbagai aktivitas menarik di desa ini dan lokasinya di dataran tinggi yang masih sejuk dan asri memberikan daya tariknya tersendiri. Ada apa saja aktivitasnya?
ATV, di desa ini pengunjung dapat menyewa ATV untuk menjelajahi setiap sudut tempat wisata ini tanpa harus berjalan kaki dan menikmati aktivitas menantang memacu adrenalin.
Wisata alam dan edukasi, di desa ini para pengunjung juga bisa secara langsung berinteraksi sekaligus belajar terkait alam sekitar. Mulai dari melihat secara langsung proses beternak, bertani, serta berbagai aktivitas alam lainnya.
Berkuda, di desa Pujon Kidul para pengunjung juga dapat menikmati dan mengeksplorasi alam sekitar dengan berkuda.
Cafe dengan pemandangan sawah, kafe dengan pemandangan khas desa yang asri, di kafe ini para pengunjung bisa menyantap hidangan lokal dan dapat secara langsung aktivitas di sawah terjadi, seperti petani menggarap sawah.
Petik buah stroberi, aktivitas yang juga wajib para pengunjung coba adalah memetik buah stroberi yang dapat dilakukan dengan peralatan lengkapnya, mulai dari gunting, topi, hingga keranjang.
Bukan hanya aktivitas di atas saja, di desa Pujon Kidul para wisatawan juga dapat menanam sayuran, memetik sayuran, atau bahkan memerah susu sapi secara langsung.

https://alodiatour.com/desa-wisata-pentingsari/
Desa Pentingsari yang berlokasi di Yogyakarta tepatnya di Dusun Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman yang sudah dikenal para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Desa wisata ini juga telah berhasil memenangkan banyak penghargaan, seperti masuk ke dalam 100 besar destinasi berkelanjutan versi Global Green Destination Days atau GGDD.
Di sini, para wisatawan dapat melakukan berbagai hal yang unik dan pastinya seru sambil mempelajari alam sekitar, seperti pertanian, perkebunan, kewirausahaan, kehidupan sosial budaya, hingga beragam seni tradisional.
Terdapat beberapa program wisata yang dapat pengunjung lakukan, mulai dari live in, trekking, outbound, dan masih banyak lagi.
Bagi sahabat MyProtection yang lebih menyukai kegiatan dengan unsur budaya, di Desa Pentingsari juga ada, yaitu mempelajari cara bermain alat musik gamelan, menari, membatik, membuat wayang rumput, hingga membuat janur.

https://web.dpmptsp.klaten.go.id/desa-wisata-ponggok-kecamatan-polanharjo
Desa Ponggok, yang terkenal sebagai objek wisata yang memiliki 5 sumber mata air, menjadi salah satu incaran wisatawan untuk dikunjungi.
Terletak di Kecamatan Polanharjo, desa Ponggok ini menghadirkan berbagai objek wisata air, mulai dari berenang, snorkeling, menyelam, atau bahkan berfoto di bawah air.
Terdapat beberapa objek wisata di desa Ponggok yang wajib kamu ketahui, simak di sini!
The Honduras, yang terletak di Jalan Raya Area Kebun/Sawah, Ponggok, Polanharjo, Klaten dan sudah resmi dibuka sejak Juli 2023. The Honduras menyuguhkan berbagai fasilitas, mulai dari kolam, gazebo, dan berbagai spot foto menarik seperti menara maupun mercusuar.
Soko Alas, yang menyuguhkan wahana megah dengan pemandangan indah berupa sawah dan embung yang luas.
Umbul Sigedang, yang berlokasi di Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten dengan keindahan kolam air yang jernih serta pohon beringin yang menjalar di sekitar kolam.
Umbul Besuki, merupakan objek wisata yang berlokasi di Dukung Kiringan, Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten. Wisata ini terdiri dari beberapa kolam yang dapat dipakai untuk berenang, pendapa, outbound, hingga camping.
Water Gong, objek wisata air yang berlokasi di perbatasan Desa Ponggok dengan Desa Karanglo yang sempat viral karena menjadi tempat wisata yang unik dan menarik.

https://wonderfulimages.kemenparekraf.go.id/read/520/menyusuri-desa-adat-kete-kesu
Selanjutnya, Desa Kete Kesu yang menjadi desa tertua di Sanggalangi dengan usia mencapai 400 tahun yang di dalamnya berisikan berbagai tradisi unik dari masyarakat Toraja.
Pada desa ini terdapat jajaran rumah adat Tongkonan yang sudah berusia lebih dari 300 tahun dan saat ini ditempati sekitar 20 keluarga.
Rumah Tongkonan sendiri memiliki keunikannya tersendiri, yaitu atap yang berbentuk perahu, dan berdasarkan masyarakat Toraja, hanya masyarakat berdarah bangsawan saja yang boleh membangun dan tinggal di dalamnya.
Salah satu rumah juga dijadikan museum di mana para wisatawan dapat berkunjung dan melihat benda-benda bersejarah, keramik Tiongkok, patung, belati, parang, serta bendera pertama yang dikibarkan di Toraja.
Di desa ini para wisatawan juga dapat berkunjung ke bukti yang merupakan situs pemakaman kuno yang berusia lebih dari 700 tahun dan selama perjalanan sahabat MyProtection dapat melihat tengkorak dan tulang manusia berserakan.
Bali, yang memiliki daya tarik turis tinggi karena keindahan pantainya, pesona bawah laut, hingga budayanya, ternyata memiliki desa wisata yang tidak kalah populer, yaitu Desa Penglipuran yang berlokasi di Kabupaten Bangli, Bali.
Apa saja yang menjadi daya tarik dari Desa Penglipuran ini? Simak di sini!
Desa terbersih di dunia, menjadi salah satu dari tiga desa yang dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia, Desa Penglipuran juga telah mendapatkan beberapa penghargaan, mulai dari Kalpataru, ISTA di tahun 2017, hingga Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation.
Tata ruang desa berkonsep Tri Mandala, di mana tata ruang desa dibagi ke dalam tiga wilayah, yaitu Utama Mandala, Madya Mandala, serta Nista Mandala.
Hutan bambu dengan luas hingga 45 hektare atau sekitar 40 persen dari keseluruhan luas Desa Penglipuran. Bukan hanya karena keindahannya saja, tapi hutan bambu menjadi kawasan resapan air yang membuatnya terus dijaga dan dilestarikan.
Ritual keagamaan, Ngusaba yang dilakukan guna menyambut Hari Raya Nyepi yang sudah diajarkan oleh para tetua adat dan menjadi ajaran yang diwariskan dari para leluhur.
Kuliner unik, seperti loloh cemcem serta tipak cantok. Loloh cemcem yang merupakan minuman khas dari daun cemcem yang digunakan untuk melancarkan pencernaan. Sedangkan, tipak cantok yang merupakan ketupat dan sayuran rebus yang disajikan dengan bumbu kacang.
Penglipuran Village Festival, yang diselenggarakan di akhir tahun dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti parade pakaian adat Bali, Barong Ngelawang, parade seni budaya, dan berbagai lomba lainnya.

https://pariwisata.situbondokab.go.id/wisata/ekowisata-kampung-blekok
Kampung Blekok yang berlokasi di Kabupaten Situbondo, kampung ini bukan hanya menjadi destinasi wisata saja, namun juga menjadi kawasan konservasi bakau atau mangrove.
Terdapat beberapa daya tarik atau atraksi pada Kampung Blekok yang harus kamu datangi saat kesini:
Ragam burung air, Kampung Blekok menjadi kawasan bakau yang dihuni oleh burung air jenis ardidae atau yang dikenal juga dengan sebutan burung blekok.
Kerajinan tangan masyarakat sekitar yang dikenal karena keindahannya. Seperti alat musik dengan bahan baku sampah, penutup kepala khas Situbondo atau odheng, hingga kerajinan kayu dan kerang.
Hutan bakau atau mangrove, kamu dapat menikmati keindahan kawasan hutan da menyatu dengan alam sambil berjalan di atas jembatan kayu mengitari mangrove.
Matahari terbenam, dengan kafe dan spot foto yang indah, para pengunjung dapat berfoto-foto sambil menikmati hari dan melihat matahari terbenam.
Hidangan lokal yang wajib kamu santap ketika berkunjung, yaitu rujak petis yang terdiri dari sayuran dan dicampur sambal manis dengan bahan dasar kacang dan petis udang.
Desa Umbulharjo yang berlokasi di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, terletak sekitar 13 km dari pusat Kota Wonosari.
Desa wisata ini menawarkan berbagai pesona keindahan alam yang tidak ada bandingannya yang menjadi objek wisata dan daya tarik wisatawan. Seperti Wadun Beton Indah, Goa Cokro, Goa Gremeng, Goa Plalar, serta Bukit Mardeda Melikan.
Berikut ini beberapa objek wisata di Desa Umbulharjo yang wajib kamu datangi:
Wisata Goa, yang terdiri dari Goa Cokro yang paling terkenal dengan bentuk vertikal dan memiliki kedalaman sekitar 18-meter, Goa Gremeng dan Goa Plalar yang tidak kalah indah dan menawarkan keindahan stalaktit dan stalagmit aktif.
Wadun Beton Indah, yang menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang. Terdapat banyak aktivitas yang dapat dilakukan di sini, mulai dari memancing, outbound, hingga duduk bersantai di warung makan.
Bukit Mardeda Melikan, yang menawarkan keindahan perbukitan bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam.
Desa selanjutnya yang ada di Distrik Meos Mansar dan menjadi destinasi wisata populer bagi para wisatawan lokal dan mancanegara.
Dengan luas mencapai 7 hektare, kamu dapat menikmati pemandangan yang sangat indah, mulai dari pasir putih, laut jernih, hingga rumah warga yang unik.
Arborek juga menawarkan keindahan bawah laut yang tidak kalah indah, para pengunjung dapat melakukan snorkeling untuk menikmati secara langsung kehidupan laut, mulai dari karang hingga ikan berbagai warna dan ukuran.
Desa Mas yang terletak di Ubud, Gianyar, Bali sudah dikenal sejak tahun 1930an sebagai kampung pemahat legendaris di Indonesia hingga mancanegara.
Terdapat beberapa objek wisata yang harus kamu kunjungi ketika berlibur kesini, simak selengkapnya.
Siadja Gallery, yang sudah berdiri sejak tahun 1955 dan menjadi galeri seni pertama di Bali dan Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai macam koleksi fine arts, seperti lukisan, pahatan, atau bahkan batik.
Njana Tilem Museum, yang ada di Jalan Raya Mas No. 162. Di sini, para pengunjung dapat menikmati berbagai mahakarya dan pemandangan asri dari rumput hijau dan pohon rindang.
Black Hand Gang Printmaking Studio, di mana para pengunjung dapat belajar berbagai teknik cetak grafis serta mencetak sendiri.
Taman Puspa Aman, di mana para pengunjung dapat menanam berbagai bibit tumbuhan, sayuran, hingga obat-obatan.
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu desa wisata, tujuan, karakteristik, hingga contoh desanya.
Bukan hanya sebagai tempat wisata, namun desa wisata memiliki tujuan lain seperti, mendukung program pariwisata pemerintah, pembangunan daerah, memperluas lapangan pekerjaan, dan masih banyak lagi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengunjungi beberapa rekomendasi desa wisata yang ada di Indonesia, sangat penting untuk terus merasa aman selama masa perjalanan menggunakan transportasi apa pun.
Untuk itu, MyTravel Protection Domestic dari LGI hadir untuk melindungi kamu dan keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.
Beberapa keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan MyTravel Protection Domestic adalah santunan kecelakaan diri, seperti kematian yang diakibatkan kecelakaan serta cacat total tetap.
Selain itu, biaya medis yang ditimbulkan, santunan tunai harian akibat kecelakaan, evakuasi medis darurat, dan repatriasi.
Bukan hanya itu, terdapat pula keuntungan untuk ketidaknyamanan perjalanan seperti pembatalan perjalanan, penundaan perjalanan, pembajakan pesawat udara, kehilangan bagasi dan barang pribadi, hingga tanggung jawab hukum pribadi.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Ibadah kurban merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam ajaran agama Islam, khususnya di hari raya Idul Adha. Tapi, tahukah kamu kalau terdapat syarat hewan kurban yang terpenuhi dan penjelasan mengapa syarat-syarat tersebut ditetapkan?
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjalankan ibadah kurban ini, simak selengkapnya di sini!

pexels
Kurban dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, hingga unta. Namun, syarat apa saja yang harus terpenuhi bagi umat Islam sebelum membeli hewan kurban untuk disembelih? Simak selengkapnya.
Syarat hewan kurban yang paling penting dan harus diperhatikan adalah bahwa hewan yang dikurbankan wajib berasal dari jenis hewan ternak.
Ini berarti bahwa hanya hewan-hewan tertentu yang memenuhi syarat untuk dijadikan kurban, yaitu unta, sapi, kambing, dan domba. Pemilihan jenis hewan ini bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
Hewan ternak seperti unta, sapi, kambing, dan domba memiliki karakteristik yang sesuai untuk dijadikan kurban. Mereka adalah hewan yang biasa dipelihara oleh manusia dan memiliki nilai ekonomi serta manfaat yang besar.
Selain itu, hewan-hewan ini juga memiliki ukuran dan berat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan daging bagi banyak orang, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemilihan hewan ternak sebagai hewan kurban juga memiliki makna simbolis yang mendalam. Hewan-hewan ini melambangkan pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam sejarah Islam, pengorbanan hewan ternak telah menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan sejak zaman Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Kisah pengorbanan mereka menjadi teladan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan dan ketaatan.
Usia minimal hewan kurban juga harus diperhatikan dan berbeda-beda untuk tiap jenis hewan ternaknya, antara lain:
Unta, minimal sudah berusia 5 tahun dan telah masuk usia tahun ke-6.
Sapi, minimal sudah berusia 2 tahun dan telah masuk usia tahun ke-3.
Kambing, minimal sudah berusia 1 tahun dan telah masuk usia tahun ke-2.
Domba, minimal sudah berusia 1 tahun dan seminimal mungkin berusia 6 bulan jika sulit mendapatkan hewan ternak yang sudah berusia 1 tahun.
Kondisi fisik hewan kurban juga harus diperhatikan. Hal-hal yang harus dihindari seperti hewan ternak yang buta, menderita kondisi tertentu, dan masih banyak lagi, simak penjelasan lengkapnya.
Sehat, hewan ternak tidak boleh sakit maupun kondisi penyakit yang jelas.
Tidak Cacat, hewan ternak tidak boleh buta, pincang, ekor putus, maupun cacat lain yang dapat memengaruhi kualitas dagingnya.
Tidak Kurus, hewan ternak harus memiliki berat badan yang cukup dan tidak terlalu kurus.
Tidak Hamil atau Menyusui, hewan ternak tidak boleh sedang dalam keadaan hamil maupun menyusui.
Selain itu, lebih detailnya, hewan kurban yang tidak diperkenankan karena cacat atau mengalami kondisi tertentu, seperti salah satu maupun kedua matanya buta, telinganya terpotong sebagian maupun keduanya, tidak memiliki tanduk, terlalu kurus hingga terlihat tulang rusuk, hingga satu atau kedua kakinya pincang.
pexels
Syarat hewan kurban selanjutnya adalah hewan yang tidak memakan najis. Salah satu hal yang perlu dihindari adalah memilih hewan ternak yang sudah lama terkurung dan pada akhirnya memakan kotoran.
Hewan yang berada dalam kondisi seperti ini berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan yang dapat membuatnya sakit dan berpotensi menyebarkan wabah penyakit.
Hewan yang sudah lama terkurung biasanya tidak mendapatkan cukup ruang untuk bergerak bebas, yang dapat menyebabkan stres dan penurunan kondisi fisik.
Selain itu, hewan yang terkurung dalam waktu lama mungkin tidak mendapatkan makanan yang cukup bergizi dan seimbang, sehingga mereka cenderung mencari makanan lain, termasuk kotoran.
Memakan kotoran dapat menyebabkan berbagai penyakit pada hewan, seperti infeksi saluran pencernaan, keracunan, dan penurunan sistem kekebalan tubuh.
Memilih hewan kurban yang sehat dan bebas dari penyakit adalah penting untuk memastikan bahwa ibadah kurban dilakukan dengan baik dan sesuai dengan syariat Islam.
Hewan yang sehat akan menghasilkan daging yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang menerima bagian dari kurban. Selain itu, memilih hewan yang sehat juga merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan.
Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, ada beberapa langkah yang dapat diambil, seperti memeriksa kondisi fisik hewan secara menyeluruh, memastikan hewan mendapatkan makanan yang cukup dan bergizi, serta memberikan ruang yang cukup bagi hewan untuk bergerak bebas.
Selain itu, penting juga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala oleh dokter hewan untuk memastikan bahwa hewan kurban bebas dari penyakit dan dalam kondisi yang baik.
Dengan memperhatikan syarat-syarat ini, umat Islam dapat melaksanakan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, serta memastikan bahwa kurban yang dilakukan membawa manfaat dan berkah bagi semua pihak yang terlibat.
Kepemilikan atas hewan kurban yang dianjurkan juga memiliki aturan yang jelas, seperti:
Milik Pribadi, hewan yang dikurbankan harus milik orang ingin berkurban atau dikurbankan atas izin pemiliknya.
Bukan Hasil Haram, hewan kurban tidak boleh didapatkan dengan cara yang haram seperti hasil curian, rampasan, maupun perbuatan tidak baik.
Hewan kurban yang ada juga harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu setelah Shalat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan pada hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).
Waktu ini dianjurkan karena dianggap paling utama dan sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW.
Penyembelihan yang dilakukan baik sebelum maupun sesudah dianggap tidak sah dan dianggap sebagai penyembelihan biasa, bukan hewan kurban.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban setelah Shalat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah merupakan waktu yang paling utama karena bertepatan dengan perayaan Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban.
Pada hari ini, umat Islam di seluruh dunia merayakan pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. dengan menyembelih hewan kurban sebagai bentuk ketaatan dan pengabdian kepada Allah SWT.
Penyembelihan yang dilakukan pada hari ini memiliki nilai ibadah yang tinggi dan dianggap sebagai bentuk pengorbanan yang paling utama.
pexels
Sebagai salah satu hari raya terbesar bagi umat Islam, Idul Adha diselenggarakan setelah hari raya Idul Fitri yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender Hijriah maupun 70 hari setelah hari raya Idul Fitri.
Selain mengerjakan ibadah haji, salah satu cara lain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di hari raya Idul Adha adalah dengan berkurban sebagai amalan utama Idul Adha dengan cara menyembelih hewan kurban.
Nah, itulah beberapa syarat hewan kurban yang harus dipenuhi. Menjalankan ibadah ini bagi umat Islam sangat penting sebagai bukti ketakwaan dan waktu yang tepat untuk berbagi kepada sesama yang kekurangan.
Dengan memilih hewan ternak yang tepat dan memenuhi semua syarat yang ada, maka ibadah yang dijalankan juga dapat lebih khusyuk serta mendapatkan berkah dan pahala dari Allah SWT.
Walaupun selalu dirayakan setiap tahunnya, Hari Raya Idul Adha selalu memiliki makna mendalam, khususnya bagi umat Muslim.
Hari raya tersebut mengajarkan umat muslim berbagai nilai, mulai dari pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, ketaatan, serta nilai berbagai sekaligus.
Ada pula perintah untuk menyembelih hewan kurban serta melaksanakan ibadah haji yang wajib dilaksanakan khususnya bagi umat muslim yang memiliki kemampuan baik dari segi finansial dan fisik.
Sebagai salah satu perintah Allah SWT kepada para umatnya, perintah untuk berkurban tertuang di sejumlah ayat Al-Quran serta Hadits Rasulullah SWT.
Dilaksanakan di Hara Raya Idul Adha yang jatuh pada setiap tanggal 10 Zulhijah, Allah SWT memerintahkan umatnya untuk berkurban sebagai sebuah bentuk pengingat kepada umatnya bahwa jalan menuju surga membutuhkan pengorbanan serta ketaatan atas perintah-Nya sebagaimana kisah Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S.
Perintah untuk menyembelih hewan kurban saat Idul Adha bermula dari kisah Nabi Ibrahim a.s. yang mendapatkan mimpi untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail a.s., pada tanggal 8 Dzulhijjah.
Sebagai seorang ayah, mimpi tersebut tentu saja membuat Nabi Ibrahim merenung dan memohon petunjuk kepada Allah SWT. Namun, mimpi yang sama datang kepada Nabi Ibrahim hingga tiga kali, menegaskan bahwa itu adalah perintah dari Allah.
Nabi Ibrahim kemudian membicarakan mimpinya kepada Nabi Ismail. Sebagai sosok yang taat atas perintah Allah, Nabi Ismail tanpa ragu menyuruh sang ayah untuk melaksanakan perintah tersebut.
Keikhlasan dan kesabaran keduanya dalam menerima perintah Allah menjadi teladan bagi umat Islam. Atas keikhlasan dan kesabaran mereka, Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba.
Sejak saat itu, penyembelihan hewan kurban menjadi ibadah rutin yang dilakukan pada hari tasyrik, yaitu tanggal 10-13 Dzulhijjah setiap tahunnya.
Berkurban memiliki banyak hikmah bagi umat Islam yang meyakini dan melaksanakannya. Berdasarkan Nahdlatul Ulama, hewan kurban pada hari kiamat kelak akan mendatangi orang yang menyembelihnya dalam keadaan utuh, tanpa kekurangan satu anggota tubuh pun seperti saat masih hidup di dunia. Hewan kurban tersebut akan mendatangkan pahala dan menjadi penolong di hari akhir.
Penyembelihan kurban saat Idul Adha juga menanamkan rasa ikhlas dalam berbagi. Penting untuk diingat bahwa dua pertiga bagian daging kurban merupakan hak orang lain, sementara sisanya diberikan kepada orang yang berkurban.
Dengan demikian, berkurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah kepada Allah, tetapi juga menjadi sarana untuk berbagi dengan sesama, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial.
Selain itu, berkurban juga mengajarkan umat Islam tentang pengorbanan dan ketaatan kepada Allah. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi contoh nyata bagaimana ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah dapat membawa berkah dan rahmat.
Berkurban juga mengingatkan umat Islam untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah dan untuk selalu berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
Dengan melaksanakan ibadah kurban, umat Islam diingatkan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, meningkatkan kualitas iman dan Taqwa, serta memperkuat hubungan sosial dengan sesama. Kurban menjadi simbol pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian yang harus terus dijaga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memiliki kemampuan fisik dan finansial.
Ibadah ini memerlukan pengorbanan baik dari segi badan maupun harta, karena pelaksanaannya melibatkan perjalanan jauh dan berbagai ritual yang memerlukan kekuatan fisik.
Sejarah ibadah haji bermula ketika Nabi Ibrahim a.s. menerima perintah dari Allah SWT untuk membangun Ka 'bah di Kota Mekkah.
Setelah Ka 'bah selesai dibangun, Nabi Ibrahim diperintahkan untuk mengumandangkan adzan dan mengajak manusia untuk melaksanakan ibadah haji. Seruan ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk melakukan ibadah haji setiap tahun.
Rangkaian peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim a.s. dan keluarganya menjadi dasar lahirnya Kota Mekkah dan Ka 'bah sebagai kiblat umat Islam di seluruh dunia.
Setiap tanggal 8 hingga 12 Dzulhijjah, jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekkah untuk melaksanakan serangkaian ibadah haji sesuai dengan seruan Nabi Ibrahim a.s. Ibadah haji ini meliputi berbagai ritual seperti tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan melempar jumrah, yang semuanya memiliki makna dan hikmah tersendiri.
Perintah untuk melaksanakan ibadah haji juga tercantum dalam Al-Quran, tepatnya dalam Q.S Al-Imran ayat 97 yang berbunyi: “… Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana…”.
Ayat ini menegaskan bahwa ibadah haji adalah kewajiban bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial.
Pelaksanaan ibadah haji memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membersihkan jiwa dan hati dari dosa-dosa sebelumnya. Ibadah haji juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, yang menunjukkan kesediaan seorang Muslim untuk mengikuti perintah-Nya dengan penuh keikhlasan.
Selain itu, ibadah haji juga mengajarkan tentang kesabaran, ketabahan, dan solidaritas antarsesama Muslim.
Berangkat haji saat Idul Adha juga memiliki makna khusus, karena bertepatan dengan peringatan pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Ibadah haji pada waktu ini mengingatkan umat Islam tentang pentingnya pengorbanan dan ketaatan kepada Allah.
Selain itu, ibadah haji juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa empati serta kepedulian sosial.
Dengan melaksanakan ibadah haji, umat Islam diingatkan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, meningkatkan kualitas iman dan Taqwa, serta memperkuat hubungan sosial dengan sesama.
Ibadah haji menjadi simbol pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian yang harus terus dijaga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga penjelasan artikel di atas bermanfaat dan dapat menambah informasi bagi sahabat MyProtection. Selain menjaga kesehatan rohani dengan menjalankan ajaran-ajaran agama, kamu juga dapat menjaga kesehatan jasmani dengan memiliki asuransi kesehatan.
Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Apa saja keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima? Simak selengkapnya!
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan tunan harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.