Beranda
/
Artikel
/
Otomotif
/
Biaya Perpanjang Sim A Terbaru dan Syarat yang Harus Dipenuhi!

Biaya Perpanjang Sim A Terbaru dan Syarat yang Harus Dipenuhi!

17 March 2026 | MyProtection News Jakarta

SIM A merupakan Surat Izin Mengemudi yang wajib dimiliki setiap pengemudi kendaraan bermotor roda empat atau lebih, baik mobil penumpang maupun mobil barang yang beratnya tidak lebih dari 3.500 kg.

Masa berlaku SIM A sendiri adalah 5 tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan, yang jika masa berlakunya sudah habis harus segera diperpanjang.

Terdapat biaya perpanjang SIM A yang dikenakan, yang mencakup biaya penerbitan, biaya tes kesehatan, biaya tes psikologi, hingga biaya asuransi. Simak rinciannya!

Biaya Perpanjang Sim A Terbaru dan Syarat yang Harus Dipenuhi!

Biaya Perpanjang Sim A

Sesuai PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengatur biaya penerbitan perpanjang SIM A, biaya yang harus dibayarkan untuk memperpanjang SIM A adalah Rp 80 ribu.

Jika perpanjangan dilakukan di Satpas maupun Mal Pelayanan Publik, biasanya biaya tes kesehatan, psikologi, serta asuransi telah ditetapkan.

Tes kesehatan umumnya dikenakan biaya tarif sebesar Rp 35 ribu. Untuk tes psikologi yang tadinya sebesar Rp 60 ribu mengalami kenaikan tarif menjadi Rp 100 ribu.

Namun, alternatif yang lebih murah adalah melakukan tes psikologi secara online yang dikenakan biaya sebesar Rp 57.500. Dan yang terakhir, biaya asuransi sebesar Rp 50 ribu.

Jika tarifnya sama, maka untuk biaya perpanjang SIM A yang harus kamu siapkan adalah Rp 265 ribu. Sedangkan jika melakukan perpanjangan menggunakan tes psikologi online, menjadi Rp 222.500.

Cara Perpanjang SIM A Offline

Sebagai metode yang paling diminati banyak orang saat ini, berikut langkah-langkah memperpanjang SIM A secara offline:

  1. Mendatangi lokasi layanan perpanjangan SIM seperti Satpas, SIM Keliling, maupun gerai SIM.

  1. Mengambil formulir pengajuan perpanjangan SIM.

  1. Mengisi formulir menggunakan data pribadi secara tepat dan lengkap.

  1. Melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani di lokasi layanan.

  1. Melakukan proses pemotretan serta pencocokan identitas.

  1. Menyelesaikan pembayaran berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk perpanjang SIM A.

  1. Menunggu proses pencetakan SIM A yang baru hingga selesai.

Cara Perpanjang SIM A Online

Selain dapat dilakukan secara offline, perpanjang SIM A dapat dilakukan secara online menggunakan aplikasi resmi Digital Korlantas POLRI yang dapat diunduh di Android dan iOS. Simak langkah-langkahnya:

  1. Mengunduh aplikasi Digital Korlantas POLRI melalui ponsel pribadimu.

  1. Menyelesaikan proses registrasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan, seperti KTP, SIM lama, hasil tes kesehatan, serta pas foto.

  1. Menyelesaikan pembayaran biaya perpanjang SIM A menggunakan metode yang tersedia di dalam aplikasi.

  1. Setelah semua proses diselesaikan, proses perpanjangan SIM A akan langsung diproses dan, jika sudah selesai, akan dikirimkan ke alamat yang diisi pada formulir.

Syarat Perpanjang SIM A

Selain biaya yang harus dikeluarkan, terdapat beberapa persyaratan juga untuk melakukan perpanjangan SIM A, antara lain:

  • Fotokopi e-KTP sebanyak 5 lembar

  • SIM A asli

  • Surat keterangan sehat dari dokter

  • Surat keterangan lulus tes psikologi

  • Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Jika kamu ingin melakukan perpanjangan SIM A di Mal Pelayanan Publik, kamu juga harus terlebih dahulu mengambil antrean online. Untuk proses perpanjangannya berlangsung dengan cepat sekitar 30 menit.

Nah, itulah pembahasan mengenai biaya perpanjang SIM A yang harus kamu siapkan beserta persyaratan yang harus dipenuhi agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar. Semoga Bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 17/12/2019
Beda Paspor Biasa dan Elektronik, Lebih Untung yang Mana?

Jakarta, 20 Maret 2025 - MyProtection News

Sebelum memulai perjalanan ke luar negeri, terdapat hal yang harus Anda persiapkan sebelum pergi. Seperti pentingnya memiliki asuransi perjalanan MyTravel Protection untuk pengalaman liburan yang aman dan nyaman.

Lalu, Anda juga harus menyiapkan paspor. Jika sebelumnya Anda hanya bisa membuat paspor. Kini, Anda diberikan dua pilihan oleh Badan Imigrasi Nasional yaitu membuat paspor biasa atau e-paspor.

Beda Paspor Biasa dan Elektronik, Lebih Untung Mana?

Beda Paspor Biasa dan Elektronik

https://jogja.imigrasi.go.id/perbedaan-paspor-biasa-dan-elektronik-mana-yang-tepat-untukmu/

Lalu, apa beda paspor biasa dan elektronik serta bagaimana cara membuat paspor? MyProtection merangkumkan perbedaan keduanya untuk Anda.

1. Wujud Fisik

Dilihat dari segi fisik, paspor maupun e-paspor memiliki tampilan yang sama. Cover depan paspor pun tetap berwarna hijau. Hanya saja terdapat tanda chip di bagian bawah halaman depan paspor elektronik.

2. Fungsi

Baik paspor biasa maupun e-paspor memiliki fungsi yang sama. Kegunaannya adalah membuktikan identitas sah bagi pemegang paspor yang ingin bepergian.

Hanya saja, dari segi kelengkapan data, teentu saja paspor elektronik bisa menyimpan data yang lebih akurat dan banyak. Dalam e-paspor Anda terdapat hasil pindaian biometric wajah dan sidik jari. Selain itu, resiko pemalsuan e-paspor lebih kecil karena kompleksitas yang terdapat dalam rancangan chip.

Baca juga: 16 Oleh-Oleh Singapura yang Khas dan Wajib Dibeli Para Wisatawan!

3. Pemeriksaan Paspor

Biasanya, untuk mengecek paspor biasa, petugas akan membuka paspor Anda, mengecek tiap halaman lalu memberi cap. Sedangkan, pemiliki paspor elektronik hanya perlu melakukan scan data pada gate otomatis (autogate) di bandara.

Sehingga proses verifikasi data menjadi lebih singkat dan cepat. Bandara di Indonesia yang telah memiliki autogate sementara hanya tersedia di Jakarta dan Bali. Anda juga harus lebih berhati-hati dalam menyimpan paspor elektronik Anda. Karena jika paspor Anda dan chip di dalamnya rusak, maka Anda tidak bisa memindai data paspor.

4. Pengurusan Visa

Kalau Anda memiliki paspor elektronik, kesempatan Anda untuk mendapatkan persetujuan pengajuan visa menjadi lebih besar. Alasannya, karena data yang tersimpan dalam chip e-paspor lebih akurat dan lengkap dibanding paspor biasa.

Artinya, proses verifikasi data pemegang paspor pun berlangsung dengan lebih cepat dan mudah. Beberapa negara bahkan memberikan fasilitas bebas visa bagi pemilik paspor elektronik. Contohnya, Jepang memberi fasilitas bebas visa selama 15 hari kepada Warga Negara Indonesia pemegang e-paspor.

5. Harga

Salah satu beda paspor biasa dan elektronik yang paling mencolok adalah harga yang harus dibayarkan yang sering kali menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan oleh pemohon.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024 berkaitan dengan Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM, berikut biaya paspor berdasarkan jenis dan masa berlakunya.

  • Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 5 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 350.000.
  • Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 650.000.
  • Paspor elektornik dengan masa berlaku paling lama 5 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 650.000.
  • Paspor elektronik dengan masa berlaku paling lama 10 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 950.000.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan beda paspor biasa dan elektronik yang ternyata memiliki beberapa perbedaan dan keuntungannya masing-masing. Bagi sahabat MyProtection yang ingin membuat paspor harus mengetahui dulu kegunaan dari masing-masing jenis agar dapat memilih dengan tepat.

Sebelum memulai perjalanan, kamu juga harus memiliki perlindungan bagi diri sendiri dan anggota keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.

Oleh sebab itu, MyTravel Protection Domestic hadir memberikan perlindungan selama periode asuransi, yang artinya selama perjalanan dan bukan hanya di dalam pesawat/kereta api/bus saja.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Ini Pentingnya Punya Asuransi Perjalanan Saat Libura

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 31/01/2025
8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan suatu hal yang harus diketahui oleh semua orang. Hal ini dikarenakan seberapapun kamu merasa aman, sebuah kecelakaan terutama yang terjadi di lalu lintas selalu memiliki resikonya tersendiri.

Hal ini juga dapat dibuktikan melalui tingginya angka kecelakaan, dengan angka hingga 103.645 kasus setiam jamnya disertai angka kematian yang mengikutinya.

Oleh sebab itu, menjadi sangat penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat terjadinya kecelakaan. Simak selengkapnya disini!

Pertolongan pertama pada kecelakaan

pexels

8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau P3K merupakan tindakan bantuan yang diberikan sebagai bentuk perawatan yang sifatnya sementara sebelum menerima tindakan medis lanjut.

Untuk memastikan apa yang dilakukan sudah tepat dan memberikan kesempatan lebih besar untuk menyelamatkan korban, simak selengkapnya langkah-langkah P3K, sebagai berikut.

1. Periksa Keadaan Sekitar

Pertama, adalah melakukan observasi keadaan sekitar. Hal ini dilakukan guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Bukan cuma itu, dengan memastikan kondisi sekitar yang aman, maka kamu dapat menjamin bahwa langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang akan kamu lakukan akan lebih efisien.

Cari segala hal yang mungkin dapat membahayakan diri dan korban, seperti tanda kebakaran, puing-puing yang mungkin jatuh, atau bahkan tindak kekerasan.

Kondisi yang kondusif dapat membantu kamu untuk fokus memberikan tindakan darurat guna meminimalisir cedera parah atau bahkan menyelamatkan nyawa korban.

2. Pastikan Korban Tidak Dikerumuni

Selanjutnya, pastikan korban tidak dikeremuni dan memiliki ruang terbuka yang cukup agar mereka merasa nyaman serta mampu bernapsa dan mendapatkan oksigen dengan nyaman.

Sambil menunggu pertolongan lanjutan, disarankan juga untuk tidak meninggalkan korban yang mengalami cedera serta menenangkannya.

3. Periksa Keadaan Korban

Pertolongan pertama pada kecelakaan selanjutnya adalah memeriksa keadaan korban. Apakah korban masih sadar atau dalam kondisi pingsan.

Jika korban kehilangan kesadaran apakah ada tanda cedera parah di bagian tubuhnya, jika tidak ada maka kamu dapat mencoba membangunkannya dengan menepuk bagian pundak atau memberi wewangian menyengat ke hidungnya. Contohnya, minyak kayu putih.

4. Periksa Jalur Pernapasan

Selanjutnya, memeriksa jalur pernapasan sang korban. Langkah ini dapat dilakukan dengan cara mendekatkan jari ke bawah lubang hidung.

Tujuan dari langkah pertolongan pertama pada kecelakaan ini adalah memastikan apakah korban masih bernapas atau tidak.

5. Kompresi Dada untuk Bantuan Pernapasan

Langkah pertolongan pertama pada kecelakaan berikutnya adalah melakukan kompresi dada untuk memberikan bantuan pernapasan jika korban tidak sadarkan diri.

Untuk melakukannya dengan benar, pertama-tama posisikan tumit tangan di bagian dada korban dan siap-siap mengambil posisi untuk menekan dada korban.

Tumit tangan kiri membuka di bagian atas dada, sedangkan jari di tangan kanan digunakan untuk mengunci dan memberikan tekanan disaat proses kompresi dilakukan.

Jika kompresi dada tidak membuat kondisi korban membaik, segera hubungi IGD Rumah Sakit terdekat agar korban segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Ceritakan kronologi kejadian secara singkat, kondisi korban, serta lokasi tempat terjadinya kecelakaan secara detail agar petugas medis dapat memberikan penanganan terbaik.

6. Periksa Kondisi Luka

Selanjutnya, pastikan untuk memeriksa apakah korban memiliki luka akibat kecelakaan ataupun mengalami pendarahan.

Jika cedera korban dalam kondisi parah, seperti patah tulang, maka akan lebih baik untuk tidak menggerakkan atau memindahkan korban dan membiarkannya di posisi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondisi cedera korban menjadi lebih parah.

Jika kamu memiliki pengetahuan serta kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama, kamu dapat melakukan pengobatan untuk mencegah keadaan korban semakin parah.

Namun, jika kamu tidak memiliki kemampuan tersebut, akan lebih baik untuk tidak melakukan sesuatu yang dapat membahayakan korban. Balutlah luka korban menggunakan kain atau perban untuk mencegah terjadinya gerakan tak terduka.

Jika korban merupakan pengendara motor, pastikan untuk melepaskan helmnya secara perlahan agar telinganya tidak tersangkut. Dengan melepaskan helm, kamu juga dapat dengan mudah mengecek pernapasan serta kondisi korban.

7. Menghentikan Pendarahan

Indikasi bahwa kondisi korban dalam bahaya adalah adanya pendarahan di bagian kepala maupun mulut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk segera menghentikan pendarahannya, ikuti langkah-langkah berikut.

  • Pertama, berlutut di samping korban.

  • Jika terjadi pendarahan, tekan serta tutup luka tersebut agar pendarahan dapat segera dihentikan dan korban tidak kehilangan lebih banyak darah.

  • Membalut luka menggunakan kain bersih jika tidak memiliki perban.

  • Memastikan korban berada di posisi yang nyaman dan tenang.

8. Mengatasi Syok Pasca Kecelakaan

Jika seseorang baru saja mengalami kecelakaan, pada umumnya mereka akan berada di situasi syok. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengenali dan memberikan penanganan yang tepat.

Simak langkah-langkah menangani syok pasca kecelakaan, berikut ini:

  • Melonggarkan ikat pinggang.

  • Menelentangkan korban di alas yang rata, kemudian menaikkan kaki kurang lebih 30 cm.

  • Memastikan korban tetap hangat untuk mencegah dan menghindari hipotermia

  • Jangan memberikan cairan pada korban jika sedang tidak sadar yang dapat membuatnya tersedak.

  • Jangan melepaskan tusukan yang ada pada bagian tubuh korban karena dapat menyebabkan infeksi.

Prinsip dasar P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K

pexels

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K merupakan serangkaian tindakan darurat yang diberikan dengan tujuan pertolongan awal bagi korban kecelakaan yang mengalami luka atau cedera sebelum nantinya mendapatkan bantuan medis secara profesional.

Memiliki keterampilan P3K sendiri mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta rasa percaya diri jika dihadang dengan situasi darurat tertentu dimanapun. Berikut ini 3 prinsip dasar P3K yang harus kamu ketahui, antara lain:

1. Tenang dan Sigap

Pertama, pertolongan pertama harus bisa dilakukan dengan sikap tenang dan sigap. Hal ini dikarenakan jika seseorang panik maka dapat memperburuk situasi dan keadaan.

2. Penilaian Cepat

Kedua, mampu melakukan penilaian cepat. Hal ini berlaku untuk menilai kondisi korban dengan tepat secara cepat dan menentukan langkah-langkah apa saja yang harus diambil.

3. Aman

Ketiga, sebelum membantu korban kamu juga memastikan keamanan serta keselamatan diri sendiri. Oleh sebab itu, hindari situasi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan diri dan korban.

Upaya Pertolongan Pertama berdasarkan Kondisi Korban

Dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat sendiri, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan berdasarkan kondisi korban. Berikut ini upaya pertolongan pertama berdasarkan kondisi korban.

1. Tidak Sadarkan Diri

Berdasarkan situs Medical News Today, berikut setiap langkah yang harus dilakukan untuk menolong korban yang pingsan atau tidak sadarkan diri, antara lain:

  • Pertama, cek tingkat kesadaran korban dengan menanyakan keadaan korban menggunakan suara yang kencang dan jelas.

  • Jika korban tidak merespon, goyangkan tubuhnya secara perlahan. Hindari menggoyangkan tubuh korban jika terlihat memiliki cedera berat seperti patang tulang di tubuhnya.

  • Perhatikan juga pernapasan korban, apakah menunjukkan tanda gangguan pernapasan seperti sesak napas maupun bunyi saat mengambil napas.

  • Memeriksa denyut nadi maupun detak jantung korban.

2. Pendarahan

Pendarahan juga menjadi salah satu kondisi yang paling sering ditemui pada korban kecelakaan. Jika korban mengalami pendarahan, maka harus segera dihentikan.

Tanda-tanda pendarahan berat sendiri dapat dilihat melalui indikasi-indikasi seperti, wajah memucat, tubuh terasa dingin, berkeringat, susah bernapas, hingga detak jantung melemah.

Berikut langkah tindakan yang tepat untuk menangani korban pendarahan yang tepat:

  • Mencari sumber luka pendarahan korban.

  • Memeriksa dan memastikan apakah ada benda yang menancap pada luka korban dan menyebabkan pendarahan.

  • Jika bersih, berikan tekanan pada bagian luka menggunakan kapas serta perban.

  • Jika ada benda menancap, jangan mencoba untuk mengeluarkannya. Tapi, beri tekanan di area sekitar luka agar pendarahannya dapat berhenti.

  • Jangan mencuci luka korban yang dapat menyebabkan melambatnya proses pembekuan darah.

  • Memeriksa apakah ada bagian tubuh yang putus.

  • Jika ada, bagian tubuh yang putus tersebut dibungkus menggunakan plastik serta berikan es di plastik tersebut jika ada.

  • Berikan plastik tersebut kepada petugas medis atau petanggung jawab yang membawa korban tersebut ke rumah sakit.

3. Luka Bakar

Jika kecelakaan yang dialami korban berkaitan dengan benda panas atau api, pada umumnya mereka akan memiliki luka bakar. Menurut situs NHS, terdapat beberapa langkah dalam penanganan luka bakar, berikut ini

  • Jika proses pembakaran masih terjadi pada korban, segera hentikan hal tersebut. Entah mengeluarkan korban dari lokasi, memadamkan api, hingga menjauhkan diri dari sumbernya sambil menjaga keselamatan diri.

  • Melepaskan pakaian serta perhiasan yang ada di sekitar luka bakar. Namun, jika benda tersebut sudah menempel di luka bakar, jangan coba untuk dilepaskan karena dapat menyebabkan luka yang lebih besar.

  • Mendinginkan luka bakar menggunakan air dingin mengalir secepat mungkin setidaknya selama 20 menit. Hindari penggunaan air es, es batu, maupun krim yang mengandung minyak seperti mentega.

  • Menjaga suhu tubuh korban agar tetap hangat, dapat menggunakan selimut atau jenis kain lainnya, tapi hindari menutup bagian luka bakarnya. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah hiportemia, terutama jika bagian luka bakarnya luas sehingga banyak area tubuh yang terkena air dingin.

  • Menutup luka bakar selonggar mungkin jika sudah selesai didinginkan menggunakan plastik ataupun kain bersih.

  • Mengatasi rasa sakit luka bakar menggunakan parasetamol maupun ibuprofen.

4. Terkilir dan Patah Tulang

Terkilir, keseleo hingga patah tulang juga seringkali terjadi saat kecelakaan. Oleh sebab itu, kamu juga harus tahu cara penanganannya yang tepat.

Untuk menangani luka terkilir dan keseleo, terdapat metode R.I.C.E. yang dapat dilakukan berdasarkan situs Health Link BC. Simak langkah-langkahnya:

  • R atau Rest yaitu, mengistirahatkan serta melindungi area yang terkilir serta keseleo.

  • I atau Ice yaitu, menempelkan air es di bagian yang terkilir dan keseleo. Air es mampu mengurangi rasa sakit serta pembengkakan yang terjadi.

  • C atau Compression yaitu, membalut bagian yang terkilir dan keseleo menggunakan perban elastis yang dapat membantu mencegah pembengkakan menjadi semakin besar, namun pastikan jangan terlalu ketat.

  • E atau Elevate yaitu, mengangkat bagian tubuh yang terkilir setara ketinggian jantung untuk mengurangi proses pembengkakan yang terjadi.

Namun, perhatikan juga jika korban tidak dapat menggerakkan bagian tubuh yang terluka, maka ada kemungkinan besar bahwa korban mengalami patah tulang.

Jika begitu, maka jangan memaksakan korban untuk mencoba menggerakkan bagian tubuh tersebut karena dapat memperburuk kondisinya. Pastikan korban berada di posisi yang tetap hingga adanya bantuan medis.

Daftar Isi Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Untuk tetap siap dalam segala keadaan dan mampu memberikan pertolongan ke diri sendiri maupun orang lain, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan agar kotak P3K yang kamu miliki efisien.

Saat ini sendiri, kamu dapat membeli kotak P3K beserta isinya dengan mudah melalui apotek terdekat atau membuatnya sendiri dengan daftar isi berikut, simak selengkapnya.

  • Plester luka

  • Perban perekat dengan berbagai ukuran berbeda

  • Perban rol dengan berbagai ukuran berbeda

  • Kain kasa gulung serta steril

  • Peniti

  • Sarung tangan lateks

  • Tisu antiseptik

  • Larutan disinfektan untuk luka

  • Salep antibiotik

  • Gunting

  • Pinset

  • Termometer

  • Obat-obatan dasar, seperti antinyeri, pereda gatal, obat flu serta batuk, obat tetes mata, dan sebagainya.

Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja

Kecelakaan dapat terjadi dimana saja, bukan hanya di jalan raya namun juga di tempat kerja kecelakaan bukanlah sesuatu yang dapat diduga. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja:

1. Kondisi Peralatan

Kondisi peralatan yang tidak dijaga dengan baik atau dirawat dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Berikut ini faktor-faktornya, antara lain:

  • Kondisi mesin yang kurang memadai, tidak di rawat, usang dapat menimbulkan potensi adanya penyebab kecelakaan kerja.

  • Posisi mesin yang kurang strategis juga dapat mempengaruhi dan menjadi faktor terjadinya kecelakaan kerja karena dapat membahayakan proses kerja dari para karyawan.

  • Rancangan alat, rancangan mesin, maupun peralatan yang kurang baik juga dapat menyebabkan kecelakaan, seperti minim cover atau pelindung mesin tersebut.

2. Ulah Manusia

Kecelakaan kerja sendiri juga dapat disebabkan oleh ulah seorang manusia. Oleh sebab itu, memiliki kompetensi serta penyuluhan yang layak kepada para pekerja menjadi penting untuk mengedukasikan bagaimana cara kerja mesin itu sendiri dan menjaga keselamatan diri seseorang.

Seperti contohnya, menggunakan pelindung diri yang ada sesuai aturan dan regulasi, seperti helm, masker, sarung tangan, hingga sepatu yang sesuai untuk melindungi diri dari bahaya.

3. Lingkungan

Kecelakaan kerja juga dapat disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekitar yang ada. Seperti contohnya, lokasi kerja yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar, keselamatan kerja, kebisingan, suhu udara, hingga penerangan yang kurang memadai dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja.

Nah, itulah langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang harus dilakukan. Jika sahabat MyProtection mengalami kecelakaan atau berada di sekitar lokasi kecelakaan yang baru saja terjadi tetaplah tenang dan tidak panik.

Jika ingin membantu atau menolong disaat kecelakaan kerja, pastikan memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama dan jika tidak lebih baik tidak mendekati korban agar orang-orang yang dapat membantu memiliki ruang yang cukup serta korban tidak merasa dikerumuni.

Kecelakaan sendiri bukanlah sesuatu yang diinginkan setiap orang. Namun, kejadian ini bukanlah sesuatu yang direncanakan dan mungkin saja terjadi oleh siapapun.

Agar kamu tetap terlindungi, sangat penting untuk memiliki asuransi yang dapat membantu baik dari segi penanganan maupun finansial.

Asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi solusi asuransi kesehatan online terbaik bagi individu maupun keluarga dengan manfaa rawat inap, bedah dan rawat jalan.

Kamu juga akan mendapat fitur Saldo Prima untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 18/02/2025
Premi Asuransi: Pengertian, Komponen, Fungsi, Jenis, dan Faktor Penentunya

Premi asuransi merupakan salah satu elemen paling penting ketika seseorang ingin menjadikan sebuah asuransi sebagai bagian dari rencana finansialnya.

Sebelum membeli polis asuransi, penting untuk terlebih dahulu memahami bahwa terdapat premi yang menjadi kewajiban dan harus dibayarkan secara rutin agar polis asuransi yang dimiliki tetap aktif dan selalu mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan.

Premi yang ada pada sebuah asuransi bukan hanya nominal yang harus dibayarkan secara rutin baik perbulan maupun pertahun, namun menjadi investasi jangka panjang yang mampu memberikan perlindungan bagi diri dan juga keluarga.

Untuk lebih memahami apa itu premi asuransi, simak informasi dibawah ini!

Premi Asuransi: Pengertian, Komponen, Fungsi, Jenis, dan Faktor Penentunya

pengertian premi asuransi

Pexels

Premi merupakan salah satu istilah yang umum dan banyak digunakan di dunia asuransi dan penting untuk diketahui sebelum membahas lebih jauh masalah asuransi lainnya.

Premi asuransi sendiri berkaitan dengan sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh pemegang polis sebagai tertanggung ke perusahaan asuransi sebagai penanggung atas perlindungan yang diberikan.

Biaya yang harus dibayarkan sendiri tergantung pada kesepakatan yang telah dibuat dengan pihak perusahaan dalam bentuk polis asuransi.

Premi ini juga memiliki tujuannya, yaitu memastikan sebuah perusahaan asuransi untuk memiliki dana yang memadai untuk menutupi klaim nasabahnya.

Premi juga memiliki fungsi sebagai bentuk pengelolaan resiko bagi diri sendiri, hal ini dikarenakan jika suatu saat kamu sebagai nasabah mengalami risiko finansial di masa depan, beban tersebut dapat dilimpahkan ke pihak perusahaan asuransi.

Pengertian Premi Asuransi Menurut Undang-Undang

Definisi dari premi asuransi sendiri diatur dalam UU No. 40 Tahun 2014, yang menyatakan bahwa premi adalah sejumlah uang yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi serta disepakati pemegang polis yang kemudian harus dibayarkan berdasarkan perjanjian yang mendasari program asuransi untuk mendapatkan manfaat dan cakupan di dalamnya.

Berdasarkan pernyataan di atas, dapat diartikan bahwa sebuah premi merupakan kewajiban yang harus nasabah bayarkan sebagai pihak tertanggung dengan besaran jumlah yang telah disepekati dengan pihak perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung.

Komponen Premi Asuransi

Komponen Premi Asuransi

pexels

Dalam premi asuransi sendiri terdapat beberapa komponen yang harus dipahami. Berikut penjelasan terkait masing-masing komponennya.

1. Premi Dasar

Premi dasar merupakan besarnya jumlah uang yang harus dibayarkan dan tercantum dalam polis asuransi. Premi dasar sendiri tidak akan berubah dan tetap selama tidak ada perubahan pada cakupan atau jaminan perlindungan.

Dalam mempertimbangkan premi dasar, perusahaan asuransi pada umumnya akan melakukan evaluasi resiko. Berdasarkan hasil evaluasi, jika resiko yang ditanggung semakin luas, maka harga yang harus dibayarkan juga semakin besar.

Premi dasar memiliki fungsi sebagai dasar dari keseluruhan biaya yang berkaitan dengan polis dan perlindungan dari asuransi yang dipilih.

2. Premi Tambahan

Premi tambahan, seperti namanya merupakan merupakan premi yang ditambahkan jika ada perluasan jaminan atau perlindungan atas resiko dari data pihak tertanggung.

Seperti contohnya, jika pemegang polis ingin menambahkan perlindungan atas resiko tertentu yang tidak tertulis pada polis, maka akan dibuat kesepakatan terkait biaya tambahan premi.

Premi tambahan sendiri bersifat fleksibel dan bisa berubah berdasarkan kebutuhan dengan melakukan modifikasi maupun penambahan jaminan yang diinginkan pemegang polis.

3. Reduksi Premi

Reduksi premi merupakan potongan atau pengurangan premi berdasarkan kondisi tertentu. Potongan harga ini dapat diberikan berdasarkan faktor tertentu, seperti tidak ada klaim dalam periode waktu tertentu maupun diskon khusus yang diberikan perusahaan asuransi

4. Tarif Kompeni

Tarif Kompeni merupakan tarif yang ditentukan oleh asosiasi perusahaan asuransi. Tarif ini umumnya digunakan sebagai standar dalam industri asuransi untuk menetapkan premi yang adil.

Tujuan dari tarif kompeni adalah untuk memastikan keseragaman dan keadilan dalam penetapan premi di berbagai perusahaan asuransi.

Fungsi Premi Asuransi

Bukan hanya sebagai biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya, premi memiliki empat fungsi utama yang dapat mempengaruhi perencanaan finansial yang kamu miliki.

1. Perlindungan Finansial

Fungsi utama dan paling mendasar adalah memberikan perlindungan secara finansial. Dengan membayar premi secara rutin baik bulanan maupun tahunan, kamu memperbarui perlindungan atas resiko yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Jika di masa depan kamu mengalami kejadian tak terduga, seperti penyakit, kecelakaan, maupun kerugian properti, maka pihak asuransi memiliki kewajiban memberikan kompensasi finansial berdasarkan polis yang telah ditetapkan.

Hal ini berarti bahwa beban finansial yang seharusnya di tanggung pribadi, akan dialihkan ke perusahaan asuransi sehingga sahabat MyProtection terlindungi dari kerugian finansial.

2. Pengelolaan Resiko dengan Biaya Terukur

Selanjutnya, premi juga memiliki fungsi sebagai alat pengelolaan resiko dengan biaya terukur yang efektif. Hal ini dikarenakan premi yang dibayarkan dapat diukur dan diprediksi.

Dengan begitu, jika suatu saat kejadian tak terduga terjadi kamu dapat mengalihkan resiko yang dapat mengancam finansial tersebut ke perusahaan asuransi dengan biaya yang relatif lebih kecil.

Strategi ini menjadi efektif dan langkah cerdas bagi sahabat MyProtection yang ingin menghindari kerugian finansial akibat kejadian tak terduga yang mampu merusak kestabilan keuanganmu.

3. Ketenangan Pikiran dan Rasa Aman

Membayar premi juga dapat memberikan ketenangan pikiran dan rasa aman. Sebagai pemegang polis yang menjalankan kewajibannya dengan baik, kamu memiliki hak atas perlindungan finansial.

Perlindungan tersebut dapat memberikan ketenangan pikiran serta rasa aman bagi para pemegang polis di situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

4. Mendorong Perencanaan Finansial yang Lebih Baik

Fungsi terakhir yang tidak kalah penting, premi membantu para pemegang polis untuk memiliki perencanaan finansial yang lebih baik.

Hal ini dikarenakan kamu didorong untuk memiliki kedisiplinan membayar premi tepat waktu, dengan begitu kamu juga akan memiliki motivasi lebih untuk mengelola finansial dengan lebih baik dan membuat memprioritaskan pengeluaran yang penting.

Proses ini juga dapat membantu sahabat MyProtection mempersiapkan rencana masa depan dengan lebih baik, karena asuransi memberikan perlindungan bagi diri hingga aset yang kamu miliki.

5. Melindungi Aset Berharga

Premi juga memiliki fungsi sebagai perlindungan aset berharga yang kamu miliki, jenis asuransi properti maupun kendaraan dapat memberikan perlindungan atas aset berharga dari berbagai resiko seperti kehilangan maupun kerusakan.

Dengan memiliki asuransi jenis ini, sahabat MyProtection tidak perlu mengalami kerugian finansial jika hal tak terduga suatu saat terjadi yang terkait kerusakan maupun kehilangan aset berharga yang diasuransikan.

Jenis Premi Asuransi

Jenis Premi Asuransi 

pexels

Terdapat beberapa jenis premi yang dapat dibedakan berdasarkan jenis produk asuransi yang dipilih. Apa saja jenis preminya? Simak disini!

1. Premi Asuransi Jiwa

Premi asuransi jiwa merupakan premi yang harus dibayarkan oleh tertanggung ke pihak perusahaan untuk mendapatkan hak atas perlindungan terhadap resiko kematian.

Besar harga dari premi jenis ini sendiri berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, hingga kondisi kesehatan yang dimiliki tertanggung.

Dimana, jika seorang tertanggung memiliki usia yang lebih tua atau memilki kondisi kesehatan khusus maka pada umumnya akan mendapatkan premi yang lebih tinggi.

Asuransi jiwa memberikan manfaat berupa dukungan finansial kepada pihak ahli waris yang ditunjuk maupun anggota keluarga yang ditinggalkan.

Asuransi jenis ini dapat membantu para anggota keluarga yang baru saja kehilangan meringankan beban secara finansial di masa depan.

2. Premi Asuransi Kesehatan

Selanjutnya, premi asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan kepada pihak tertanggung atas resiko finansial dari pengobatan yang diakibatkan kondisi kesehatan, seperti penyakit maupun kecelakaan.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar dari premi jenis ini, mulai dari usia, kondisi kesehatan tertanggung, hingga cakupan dan jenis manfaat yang dipilih, seperti rawat inap, rawat jalan, maupun penebusan obat.

Asuransi kesehatan sendiri memberikan banyak manfaat bagi para nasabahnya, seperti meminimalkan biaya pengobatan yang terjadi secara tiba-tiba dan membutuhkan pengorbanan finansial tinggi.

Dengan memiliki asuransi kesehatan yang tepat, sahabat MyProtection dapat mengurangi resiko ini dengan membayar premi secara rutin berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat dan disetujui.

3. Premi Asuransi Kendaraan

Premi dari asuransi kendaraan memiliki manfaat sebagai perlindungan untuk berbagai resiko kerusakan maupun kehilangan yang kamu miliki, baik mobil maupun motor.

Sama dengan jenis premi lainnya, terkait besarnya premi yang harus dibayarkan oleh calon tertanggung sendiri pada umumnya dipengaruhi oleh faktor, seperti jenis kendaraan yang digunakan, usia kendaraan, serta riwayat klaim asuransi yang dimiliki sebelumnya jika ada.

Asuransi kendaraan sendiri dapat dibagi menjadi dua berdasarkan perlindungan atas kendaraan yang akan diterima, yaitu asuransi comprehensive atau all-risk insurance dan total loss only atau TLO.

Jenis asuransi comprehensive akan memberikan perlindungan dari berbagai jenis resiko mulai dari kecelakaan, kehilangan, vandalisme atau bahkan kerusakan yang disebabkan bencana alam.

Sedangkan, jenis asuransi TLO sendiri pada umumnya akan memberikan pertanggungan kerusakan kendaraan yang mencapai 75% atau lebih dari nilai kendaraan pada saat itu.

4. Premi Asuransi Properti

Asuransi properti memiliki premi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan atas resiko kerusakan maupun kehilangan properti, seperti rumah maupun gedung.

Besar harganya premi ini sendiri biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti nilai propertinya, lokasi properti, serta resiko becana alam yang dapat terjadi di daerah tersebut.

Perlindungan yang diberikan dari asuransi properti sendiri biasanya beragam, mulai dari resiko kerusakan yang disebabkan banjir, kebakaran, hingga gempa bumi.

5. Premi Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan yang memiliki mafaat untuk memberikan perlindungan bagi sahabat MyProtection selama masa perjalanan, baik dalam cakupan dalam negeri maupun luar negeri.

Pada umumnya, premi dari jenis asuransi ini sendiri sudah melindungi dari resiko kecelakaan, kehilangan bagasi, hingga pembatalan perjalanan.

Besar harga preminya sendiri biasanya dipengaruhi dari durasi perjalanan yang ditempuh, tujuan perjalanan, serta cakupan dan manfaat yang dipilih oleh pihak tertanggung.

Faktor Pemengaruh Premi Asuransi Kesehatan

Terdapat beberapa faktor yang mampu mempengaruhi besaran premi yang harus dibayarkan seseorang. Faktor tersebutlah yang nantinya akan dipertimbangkan dan dihitung oleh pihak perusahaan berdasarkan nilai resiko yang ditanggung.

Faktor apa saja yang ada di dalam asuransi kesehatan dan mempengaruhi harganya? Simak disini!

1. Usia dan Jenis Kelamin

Faktor pertama, usia dan jenis kelamin yang menjadi dua faktor utama yang memiliki pengaruh besar pada seberapa besar premi asuransi kesehatan yang didapatkan.

Hal ini dikarenakan, semakin tua seseorang, maka semakin tinggi pula resiko kesehatan yang akan dimilikinya. Dengan bertambahnya usia seseorang, maka kemungkinannya memiliki kondisi medis tertentu pun juga bertambah.

Oleh sebab itu, seiring beranjak usia seseorang maka premi dari asuransi yang diterima juga akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan seseorang yang memiliki usia lebih muda.

Selanjutnya, jenis kelamin juga menjadi faktor penting dalam proses penentuan premi yang dilakukan perusahaan asuransi.

Seperti contohnya, bagaimana berdasarkan statistik menunjukkan bahwa seorang wanita memiliki harapan hidup yang lebih panjang jika dibandingkan dengan pria.

Walaupun begitu, wanita juga memiliki kebutuhan media yang lebih banyak dan tinggi jika dibandingkan pada waktu tertentu, seperti saat mengalami kehamilan.

2. Status Kesehatan

Selanjutnya, dalam membuat premi, status kesehatan juga menjadi krusial untuk menentukan seberapa besar premi yang harus dibayarkan.

Jika seorang calon nasabah atau tertanggung memiliki riwayat penyakit tertentu dan kondisi medis khusus, maka premi yang didapatkan akan berbeda dari orang yang tidak memiliki masalah kesehatan dan biasanya lebih tinggi.

Pada umumnya, pihak perusahaan asuranis akan melakukan penilaian secara medis serta menganalisis riwayat kesehatan dari calon nasabah untuk menentukan resiko kesehatan yang akan dialami atau dihadapi.

Kondisi kesehatan yang kurang baik dari calon tertanggung pada umumnya akan berdampak pada harga premi yang leih tinggi karena resiko klaim yang lebih besar pula.

3. Gaya Hidup

Gaya hidup menjadi faktor selanjutnya yang dapat mempengaruhi seberapa besar premi yang harus dibayarkan oleh calon nasabah dalam asuransi kesehatan.

Jika seseorang memiliki gaya hidup atau kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi alkohol, maupun tidak pernah berolahraga, biasanya pihak perusahaan asuransi akan mempertimbangkan hal tersebut dan memberikan harga polis lebih tinggi.

Hal ini dikarenakan gaya hidup yang buruk juga dapat membuat seseorang memiliki kemungkinan yang lebih tinggi terkena berbagai masalah medis dan gangguan kesehatan yang berbahaya.

Namun, sebaliknya jika seseorang memiliki gaya hidup yang sehat, dimana ia secara rutin berolahraga, memiliki pola makan yang sehat, hingga menghindari merokok, maka polis yang diterima juga memiliki kemungkinan lebih rendah.

4. Cakupan dan Manfaat Polis

Faktor selanjutnya adalah cakupan dan manfaat polis asuransi yang dipilih oleh calon tertanggung. Pada umumnya, setiap perusahaan asuransi sendiri memiliki cakupan luas dalam polisnya.

Jika polis yang dipilih mencakup rawat inap, rawat jalan, bedah, hingga perawatan gigi, pada umumnya akan memiliki premi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan premi yang hanya memberikan cakupan dasar.

Bukan hanya itu, jika calon nasabah menambahkan manfaat, seperti perlindungan atas penyakit kritis maupun penggantian biaya obat pada umumnya akan menambah jumlah premi yang harus dibayar.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu memastikan bahwa cakupan yang kamu pilih masih dalam jangkauan kemampuan kamu dibayarkan agar premi yang dipilih dapat dibayar secara berlanjut.

Sebagai salah satu contohnya, asuransi kesehatan yang dapat menjadi solusi perlindungan kesehatan yang tepat untuk kamu dengan manfaat tambahan Saldo Prima, yaitu Perlindungan Kesehatan Prima.

Apa saja keuntungan dari Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan lainnya tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel