Home
/
Articles
/
Automotive
/
Latest SIM Renewal Fees and Requirements You Must Meet!

Latest SIM Renewal Fees and Requirements You Must Meet!

17 March 2026 | MyProtection News Jakarta

SIM A is a driving license that must be owned by every driver of a four-wheeled or more motor vehicle in Indonesia, including passenger cars and commercial vehicles weighing no more than 3.500 kg.

The validity period of SIM A is 5 years from the date of issuance, and once it expires, it must be renewed immediately.

There are renewal fees for SIM A, which include the issuance fee, health test fee, psychological test fee, and insurance fee. Check out the details below!

Latest SIM Renewal Fees and Requirements You Must Meet!

Biaya Perpanjang Sim A

According to Government Regulation (PP) No. 76 of 2020 concerning the Types and Tariffs of Non-Tax State Revenue (PNBP) that regulates SIM A renewal fees, the issuance fee is IDR 80.000.

If the renewal is done at the Satpas office or Public Service Mall, the fees for the health test, psychological test, and insurance are usually fixed.

The health test generally costs IDR 35.000. The psychological test fee, which was previously IDR 60.000, has increased to IDR 100.000.

However, a cheaper alternative is taking the psychological test online, which costs IDR 57.500. Lastly, the insurance fee is IDR 50.000.

If the rates are the same, you will need to prepare around IDR 265.000 for the SIM A renewal. But if you take the online psychological test, the total will be IDR 222.500.

How to Renew SIM A via Offline

As the most preferred method by many people these days, here are the steps to renew SIM A via offline:

  1. Visit a SIM renewal service location such as Satpas, SIM Keliling, or a SIM service counter.

  1. Take a SIM renewal application form.

  1. Fill out the form with accurate and complete personal data.

  1. Undergo a physical health examination at the service location.

  1. Have your photo taken and verify your identity.

  1. Make the payment according to the applicable renewal fee.

  1. Wait for the new SIM A to be printed and issued.

How to Renew SIM A via Online

Besides offline services, SIM A renewal can also be done online through the official Digital Korlantas POLRI application, available both on Android and iOS. Here’s how:

  1. Download the Digital Korlantas POLRI app to your mobile phone.

  1. Complete the registration process and upload the required documents, such as your ID card (KTP), old SIM, health test result, and passport photo.

  1. Make the payment using the available methods in the app.

  1. Once all steps are completed, your SIM A renewal will be processed and sent to the address provided in the form.

SIM A Renewal Requirements

In addition to the fees, there are several requirements you must meet to renew your SIM A, including:

  • Five photocopies of your e-KTP or ID card

  • Original SIM A

  • Medical certificate from a doctor

  • Certificate of passing the psychological test

  • Proof of active BPJS Health or National Health Insurance (JKN) membership.

If you plan to renew your SIM A at a Public Service Mall, you must first obtain an online queue number. The renewal process is usually quick, taking about 30 minutes.

So, that’s the breakdown of the SIM A renewal fees you need to prepare and the requirements you must meet to ensure a smooth process. Hopefully, this is useful!

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 27/02/2025
Apa Itu Olahraga Anggar? Simak Sejarah dan Teknik Dasarnya!

Sebagai salah satu olahraga yang telah secara resmi masuk ke ajang Olimpiade dunia, olahraga anggar telah ada sejak abad ke-14. Berasal dari latihan militer, olahraga anggar kemudian dikembangkan di Jerman dan Italia.

Olahraga anggar menjadi salah satu jenis olahraga bela diri yang menggunakan senjata khusus untuk melakukannya. Oleh sebab itu, terdapat sejumlah teknik dan aturan yang harus diikuti oleh para pemainnya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih mendalam apa itu olahraga anggar, teknik, serta aturan yang ada di dalamnya yang dapat membantu sahabat MyProtection yang ingin mengetahui lebih dalam dan mencobanya!

Apa Itu Olahraga Anggar?

Apa Itu Olahraga Anggar

pexels

Kata anggar berasal dari Bahasa Prancis, yaitu en garde yang memiliki arti bersiap dan digunakan sebelum pertandingan anggar dimulai.

Olahraga anggar merupakan olahraga bela diri yang memanfaatkan senjata khusus yang menyerupai pedang untuk memainkannya. Pedang ini digunakan untuk menyerang serta bertahan ketika melawan oponen.

Dalam olahraga anggar sendiri, terdapat pakaian khusus yang wajib digunakan oleh para pemainnya yang terdiri dari, topeng wire-mesh, sarung tangan, kabel badan, plastron atau pelindung ketiak, serta jaket.

Olahraga anggar memanfaatkan keterampilan kelincahan serta ketangkasan tubuh karena menekankan pada kemampuan pemainnya untuk memotong, menusuk, hingga menangkis senjata lawan.

Permainan ini biasanya dimainkan di ruangan tertutup di arena dengan panjang mencapai 12 meter serta lebar 2 meter, sehingga pergerakan para pemainnya lebih terbatas dibandingkan olahraga lainnya.

Sejarah Olahraga Anggar

Sejarah Olahraga Anggar

pexels

Olahraga anggar sendiri pertama kali terbentuk dari pelatihan militer yang ada di negara Jerman hingga Italia pada abad ke -14 yang kemungkinan dikembangkan.

Hingga pada abad ke-17, anggar yang berkembang mulai memiliki aturan-aturan yang lebih terstruktur, selain itu ditemukan pula senjata foil, hingga topeng wire-mesh yang hingga saat ini masih digunakan.

Pada tingkat internasional, anggar secara resmi masuk ke ajang Olimpiade modern di tahun 1896, sedangkan pengenalan olahraga anggar di Indonesia pertama kali sendiri pada masa penjajahan Belanda yang diwajibkan bagi setiap tentara Hindia Belanda di kala itu.

Di mana, setelah kemerdekaan olahraga ini semakin berkembang dengan adanya pembentukan IKASI atau Ikatan Anggar Seluruh Indonesia yang saat ini telah menjadi wadah resmi bagi para atlet anggar tanah air.

Anggar juga menjadi salah satu dari olahraga di tahun 1980an yang telah diakui profesionalismenya.

Selain itu, peraturan awal Olimpiade yang secara langsung ditulis oleh presiden kedua dari International Olympic Committee, yaitu Baron Pierre de Coubertin menyatakan dengan jelas bahwa pemain anggar profesional yang disebut Masters diperbolehkan ikut bertanding.

Pada tahun 1948, anggar juga diperkenalkan pada Pekan Olahraga Nasional dan mulai dipertandingkan pada tahun 1951 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Teknik Olahraga Anggar

Teknik Olahraga Anggar

pexels

Untuk memainkan anggar sendiri terdapat beberapa teknik tertentu yang harus diketahui dan diikuti. Mulai dari hormat, gerakan kaki, gerakan menyerang, maupun menghindar. Simak ulasannya!

1. Hormat

Sebelum memulai pertandingan, hal yang dilakukan pertama kali dalam permainan anggar adalah hormat atau the salute antar pemain, simak beberapa langkahnya berikut ini:

  • Memosisikan bagian ujung pedang ke bawah menunjuk arah ujung kaki kanan.

  • Mengangkat pedang dengan menekukkan lengan hingga posisi pegangan ada di depan wajah serta bagian ujung pedang menghadap ke arah atas.

  • Memegang topeng wire-mash menggunakan tangan kiri di samping badan. Tangan kanan digunakan untuk memegang pedang anggar.

  • Melakukan gerakan hormat atau the salute ke hadapan lawan dan seluruh juri yang ada di pertandingan.

2. Memegang dan Mengayunkan Pedang

Sebelum membahas lebih dalam mengenai cara memegang dan mengayunkan pedang dalam anggar, kamu harus mengetahui dalam olahraga anggar sendiri memiliki tiga jenis pedang yang dibedakan ke dalam tiga nomor pertandingan, simak selengkapnya.

  • Florel atau foil, pedang yang memiliki bentuk ramping, lentur, serta ringan. Pada bagian ujung pedang berbentuk bulat atau datar, tumpul, serta berpegas. Foil memiliki berat sekitar 500-gram atau 5 ons. Pelindung tangan yang digunakan pada pertandingan ini biasanya lebih kecil dibandingkan dengan sabel dan degen.

  • Sabel atau sabre, pedang yang memiliki bentuk segitiga dengan bagian sudut yang tidak tajam, menyerupai parang kecil, di mana semakin ke atas akan semakin pipih dengan ujung yang ditekuk sehingga tidak runcing dan memiliki berat 500-gram.

  • Degen atau epee, pedang yang memiliki bentuk segitiga dan berparit, di mana bagian ujung bawah pedang lebih tebal dan agak kaku. Memiliki ujung yang datar dan berpegas serta pelindungan tangan yang lebih besar. Pedang degen memiliki berat dari 750 hingga 770-gram.

Nah, setelah mengetahui berbagai jenis pedang yang ada pada olahraga anggar, sekarang kita akan membahas mengenai cara memegang dan mengayunkan pedang anggar.

  • Memegang pedang dengan bagian ujung pedang selalu dihadapkan ke arah lantai.

  • Memastikan bagian ujung pedang telah terpasang dengan penutup.

  • Saat menyerang lawan, mengayunkan pedang hingga bagian ujung menyentuh torso dari oponen. Torso sendiri terdiri dari dada, perut, pinggang, panggul serta punggung.

3. Gerakan Kaki

Gerakan kaki atau footwork pada permainan anggar sendiri menjadi salah satu hal yang paling krusial dan penting untuk dikuasai oleh para pemainnya.

Dalam permainan anggar sendiri gerakan kaki dapat dibagi ke dalam dua tipe, yaitu advance dan retreat.

Advance merupakan gerakan kaki maju ke depan dengan menggunakan kaki kanan yang diikuti kaki kiri dan digunakan ketika pemain ingin menyerang atau memancing oponennya.

Sedangkan, retreat merupakan gerakan mundur dengan mengangkak telapak kaki ke arah belakang yang digunakan ketika seorang pemain ingin kembali ke posisi bertahan.

4. Gerakan Menyerang dan Menghindar

Teknik menyerang dan menghindar juga menjadi penting dalam olahraga anggar. Berikut ini beberapa gerakan yang harus kamu ketahui:

  • Attack, gerakan yang dilakukan saat pemain sedang ingin menyerang lawan.

  • Parry, gerakan bertahan yang dilakukan saat pemain ingin menghindari serangan dari lawan.

  • Riposte, gerakan yang dilakukan saat pemain ingin melakukan serangan balik ke lawan setelah melakukan parry.

  • Counter-riposte, gerakan yang dilakukan saat pemain ingin menyerang setelah melakukan parry untuk mengantisipasi gerakan riposte dari oponen.

5. Posisi On Guard

Posisi on guard merupakan posisi dasar ketika ingin bersiap menyerang maupun bertahan saat anggar. Kedua kaki mengambil posisi kuda-kuda dengan jarak 45-centemeter serta membentuk sudut 90 derajat.

Posisi ini dapat dicapai dengan memiringkan tubuh serta posisi tangan kanan diangkat dan disejajarkan dada sedangkan tangan kiri diangkat setinggi bahu.

On guard dapat membantu kamu menjaga keseimbangan serta kesiapan untuk bergerak kapan pun ketika bermain anggar.

6. Posisi Fencing

Posisi fencing dalam olahraga anggar dapat dibagi menjadi beberapa bagian, seperti sixte, quarte, dan lainnya. Masing-masing dari posisi tersebut memiliki parry atau gerakan bertahan yang digunakan untuk melindungi diri.

Posisi fencing merupakan istilah yang digunakan untuk gerakan menutup maupun membuka diri guna mengubah posisi pedang yang bermanfaat untuk menghalau serangan dari lawan.

7. Lompatan Serangan atau Lunge

Lunge atau lompatan serangan merupakan gerakan lompat cepat yang dilakukan guna mencapai area target lawan.

Untuk melakukan gerakan ini, pemain harus melangkah maju dengan cepat menggunakan kaki depan, diikuti dengan gerakan kaki belakang.

Di waktu yang bersamaan, tubuh tetap dalam posisi tegak serta mengarahkan pedang tepat ke arah lawan.

8. Posisi Setelah Lunge atau Recovery

Setelah melakukan gerakan lompatan serangan atau lunge, tubuh harus dengan cepat kembali lagi ke posisi on guard dengan cara memindahkan kaki belakang serta mengangkat tangan kembali ke posisi awal.

Gerakan recovery ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan para pemain guna menjaga keseimbangan tubuh serta bersiap untuk serangan berikutnya dalam olahraga anggar.

9. Balestra

Selanjutnya, balestra yang merupakan lompatan pendek yang diikuti dengan gerakan langkah maju dengan tujuan menambah kecepatan pada serangan.

Gerakan ini dapat dilakukan dengan mengangkat kaki depan serta disusul dengan gerakan pada kaki belakang untuk memberikan dorongan yang lebih kuat saat melakukan lunge.

10. Fleche

Fleche merupakan gerakan pada permainan anggar yang digunakan untuk menyerang dengan cara berlari lebih cepat ke arah lawan.

Saat melakukan gerakan ini, pedang dijulurkan ke arah depan sedangkan tubuh membungkuk ke arah depan.

Kaki belakang diangkat dan diarahkan ke depan agar dapat melanjutkan serangan yang dilancarkan. Namun, perlu diperhatikan agar tubuh tidak bersentuhan dengan lawan.

11. Serangan Sederhana

Dalam permainan anggar terdapat empat jenis serangan sederhana yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

  • Straight thrust, yang merupakan serangan langsung ke arah lawan dengan mengulurkan tangan yang memegang pedang.

  • Disengage, yang merupakan gerakan memindahkan posisi pedang ke bawah pedang lawan untuk menyerang ke posisi lain.

  • Coupe, yang merupakan gerakan memindahkan pedang ke atas lawan dengan tujuan mengubah serangan.

  • Counter-disengage, yang dilancarkan dengan mengikuti perubahan garis lawan dengan disengage yang bertujuan mengecoh dan menyerang lawan.

12. Pertahanan atau Parry

Pada anggar, terdapat setidaknya tiga jenis teknik pertahanan atau parry yang harus diketahui dan dipelajari.

  • Parry sederhana, di mana pemain memosisikan pedang melintang dengan tujuan menghadang serangan dari lawan.

  • Parry lingkaran, gerakan pertahanan dengan menggerakkan pedang melingkar dengan tujuan mengarahkan pedang lawan kembali ke garis awal.

  • Parry semi-lingkaran, gerakan pertahanan dengan menggerakkan pedang dari garis atas ke garis bawah atau sebaliknya membentuk setengah lingkaran.

13. Balasan atau Riposte

Balasan atau riposte merupakan serangan balik yang dilancarkan setelah berhasil memblokir serangan dari lawan. Terdapat beberapa jenis riposte pada permainan anggar, sebagai berikut.

  • Direct, serangan yang dilakukan secara langsung setelah melakukan pertahanan atau parry.

  • Disengage riposte, gerakan yang memanfaatkan disengage untuk memberikan serangan balik pada lawan.

  • Coutver riposte, gerakan memotong melalui bagian atas pedang lawan dengan tujuan menyerang.

  • Counter-disengage riposte, gerakan yang dilakukan dengan mengikuti perubahan garis lawan dengan melakukan disengage untuk melancarkan serangan balik.

Manfaat Olahraga Anggar

Manfaat Olahraga Anggar 

Dengan rutin melatih kemampuan anggar yang kamu miliki, terdapat manfaat yang bisa didapatkan baik secara fisik maupun mental. Simak manfaat olahraga anggar menurut penelitian dari Health Promotion Journal of Australia, berikut ini.

1. Meningkatkan kemampuan berstrategi

Olahraga anggar bukan hanya melibatkan kecepatan saja, namun juga seberapa hebat kemampuan strategi yang kamu miliki.

Hampir sama dengan permainan catur yang sebagian besar mengandalkan strategi, anggar juga membutuhkan kemampuan strategi yang tinggi, namun lebih seru karena kamu secara langsung terlibat dan menggerakkan tubuh.

Dalam anggar, kamu dituntut untuk dapat membaca dan memprediksi gerakan lawan, merancang taktik serangan serta pertahanan, hingga mengambil keputusan yang tepat di waktu yang bersamaan.

Dengan terus menerus mengasah kemampuan ini, kamu dapat merasakan dampaknya pada fungsi kognitif serta kendali emosional dalam diri.

Olahraga ini juga dapat membantu sahabat MyProtection melatih ketahanan mental serta kemampuan untuk memecahkan masalah saat kritis.

2. Menumbuhkan rasa percaya diri

Dalam anggar, kekuatan fisik bukanlah segalanya. Olahraga ini lebih berfokus pada keterampilan gerak, ketangkasan fisik, serta penerapan strategi yang tepat untuk unggul dalam permainan.

Jadi, olahraga ini sangat cocok bagi sahabat MyProtection yang tidak menyukai olahraga yang membutuhkan banyak energi maupun kekuatan fisik untuk memainkannya.

Melalui anggar, kamu juga dapat membangun rasa percaya diri jika dilakukan secara rutin karena kemampuanmu yang terus meningkat tanpa mementingkan kekuatan fisik yang dimiliki.

3. Mendukung kesehatan fisik dan mental

Selanjutnya, anggar juga menjadi salah satu olahraga yang dapat membantu sahabat MyProtection menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental.

Melalui anggar, para pemainnya dilatih ketangkasan, keseimbangan, serta refleks tubuh yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan fisik.

Selain itu, melalui olahraga anggar kita juga ditantang untuk terus berpikir secara kreatif untuk memenangkan permainan yang dapat membantu mengasah otak dan menjaga kesehatan mental.

4. Aman bagi Pemula

Walaupun terlihat sulit dan berbahaya karena menggunakan pedang, namun anggar merupakan salah satu olahraga yang sangat aman untuk dilakukan bagi pemula.

Tentu saja hal ini dapat dicapai dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan pelindung yang lengkap, yang dapat membuat risiko cedera dari olahraga ini sangatlah kecil bahkan bagi pemula.

Olahraga ini juga sangat cocok bagi banyak sahabat MyProtection yang tidak menyukai kegiatan fisik yang terlalu keras.

Anggar menggabungkan seni, strategi, serta kekuatan fisik menjadi satu kesatuan yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu olahraga anggar, sejarah perkembangannya, serta teknik apa saja yang harus dipahami dan diketahui ketika ingin memainkannya. Agar tetap aman ketika memainkannya, pastikan seluruh peralatan yang diperlukan terpasang dengan benar.

Jika dilakukan dengan tepat, maka anggar tidaklah berbahaya walaupun menggunakan senjata. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan juga ketika melakukan olahraga ini dapat menimbulkan cedera secara fisik maupun emosional.

Oleh sebab itu, teruslah berhati-hati dan pastikan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu maupun keluarga, seperti asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection dengan berbagai keuntungan sebagai berikut:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan.

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia.

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring.

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assisance.

  • Laporan perhitungan klaim via email.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Read Article
All Category
5 mins read 23/04/2020
Strategi Mengatur Keuangan Selama Kerja di Rumah

Jakarta, 23 April 2020 - MyProtection News

Akibat dari pandemi, sebagian besar masyarakat mau tak mau harus berdiam diri di rumah. Kegiatan bekerja dan belajar pun dilakukan di kediaman masing-masing. Kelas online dan meeting online menjadi hal yang lumrah.

Aktivitas konsumsi pun bisa ikut terpengaruh. Tagihan listrik yang mungkin membengkak karena Anda harus rajin mengisi daya laptop dan ponsel. Biaya pulsa pun bertambah karena Anda harus berkomunikasi jarak jauh dengan rekan kerja.

Namun, Anda harus bijaksana dalam mengatur perubahan konsumsi agar kantong tetap aman selama dan sesudah pandemi COVID-19. Belum lagi beberapa perusahaan mulai mengurangi gaji bahkan jumlah karyawan karena terkena imbas dari wabah.

Hal yang harus Anda lakukan adalah mengenali pola konsumsi. Jika Anda sudah menghabiskan waktu beberapa minggu bekerja dari rumah, Anda akan menemukan pola konsumsi sehari-hari. Jika Anda baru mulai bekerja dari rumah, maka Anda perlu mencatat pengeluaran harian.

Setelah mengenali pola konsumsi harian, Anda bisa memilih pengeluaran mana yang bisa dikurangi dan dihemat, bahkan dialihkan. Contohnya, biaya transportasi bulanan Anda bisa disubsidi silang untuk membayar tagihan listrik dan pulsa. Jika Anda tinggal sendiri, maka ini saatnya Anda berhemat dengan membeli bahan makanan di pasar swalayan dan mencoba memasak sendiri.

Kunci utama dari mengelola keuangan Anda di tengah pandemic adalah berhemat dan menabung. Kita tidak pernah tahu bagaimana perkembangan dunia ke depan. Tak ada salahnya berhemat dan menyiapkan dana darurat. Atur prioritas keuangan Anda, lakukan penyesuaian, dan keluarkan uang untuk hal yang diperlukan saja.

Anda bisa menerapkan pola keuangan 50-30-20. 50% dari pendapatan Anda digunakan untuk membayar tagihan dan keperluan pokok seperti listrik, biaya kos, tagihan kartu kredit, dan belanja bulanan. Lalu, 30% dari gaji bisa Anda gunakan untuk membeli keperluan sekunder atau tersier. Terakhir, Anda wajib menyisihkan 20% untuk ditabung atau diinvestasikan. Namun, untuk masa sekarang ini, akan lebih bijak jika Anda memprioritaskan uang untuk ditabung daripada dibelanjakan untuk hal yang tak terlalu penting.

Langkah terakhir untuk menjaga keuangan tetap sehat selama pandemi adalah membuka usaha. Apalagi sebagian orang harus mengalami pengurangan gaji bahkan pemberhentian kerja sementara. Memang tak mudah untuk memulai usaha di tengah situasi sulit seperti ini. Namun, selama ada niat pasti ada jalan.

Anda bisa memulai dengan hal kecil seperti berjualan barang bekas yang masih layak dipakai. Coba periksa baju di lemari dan perabotan rumah Anda yang diam menganggur untuk dijual. Bagi Anda yang jago memasak, bisa juga mencoba untuk berjualan kue dan masakan rumah lainnya. Siapa yang tak ingin menyantap masakan rumah yang bersih, lezat, dan segar?

Semoga Anda dan keluarga sehat dan aman selalu. Anda, tim MyProtection, serta seluruh masyarakat dunia bersama-sama berjuang mengalahkan COVID-19. Putus rantai penyebaran virus dengan berdiam diri di rumah, rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, gunakan masker saat bepergian, dan jaga jarak.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read 13/07/2020
Mitos VS Fakta Seputar New Normal COVID-19

Jakarta, 13 Juli 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Bagaimana kegiatan Anda selama menjalani new normal? Walaupun saat ini Anda diperbolehkan untuk beraktivitas di luar rumah dengan batasan tertentu, jangan lupa bahwa kita masih berjuang melawan pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, selain jaga jarak dan jaga kebersihan ada 1 hal lagi yang perlu dijaga. Keakuratan penyebaran informasi seputar COVID-19 penting untuk dijaga! Setaip harinya kita terpapar banyak informasi baru. Sebelum kita mempercayai atau menyebarkan berita soal COVID-19, Anda bisa cek fakta dan mitos seputar virus ini agar tidak keliru!

Kita boleh melepas masker saat olahraga

Fakta! Menurut World Health Organization, Anda bisa melepas masker saat berolahraga. Menggunakan masker saat berolahraga bisa menyebabkan masker menjadi lembap akibat keringat dan membuat napas menjadi tak nyaman. Selain itu, keringat pada masker bisa memicu pertumbuhan kuman.

Hanya saja, Anda wajib menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain saat berolahraga. Apalagi jika Anda tidak menggunakan masker.

Anak kecil wajib pakai masker

Semua orang diwajibkan untuk menggunakan masker dengan pengecualian anak-anak berusia di bawah 2 tahun, individu dengan gangguan pernapasan akut, dan individu dengan kebutuhan khusus. Bayi serta anak balita juga tidak disarankan untuk menggunakan face shield yang terbuat dari plastik. Jika Anda memiliki anak kecil, maka disarankan untuk menjauhi kerumunan serta tempat umum.

Jika sudah pakai face shield, tidak perlu pakai masker

Dikutip dari CDC, Anda bisa menggunakan face shield jika Anda petugas kesehatan atau harus bertemu dan berada di tengah orang banyak. Namun, face shield tidak bisa menggantikan penggunaan masker. Jika Anda tidak ingin menggunakan masker, maka face shield harus menutupi hingga ke bawah dagu dan sisi samping wajah.

Jangan lupa face shield sekali pakai harus segera dibuang setelah digunakan. Sedangkan face shield yang bisa digunakan kembali harus disemprot disinfektan secara berkala.

Konsumsi alkohol bisa mencegah COVID-19

Mengonsumsi alkohol atau menyemprotkan alkohol tidak bisa membunuh dan mencegah penyebaran virus. Sebaliknya, konsumsi alkohol dan menyemprotkan alkohol ke seluruh tubuh bisa berbahaya. Terutama jika alkohol mengenai bagian sensitif seperti mata dan mulut. Jika Anda ingin menggunakan alkohol, cukup gunakan hand sanitizer untuk telapak tangan.

Pengecekan suhu tubuh bisa mendeteksi virus

Pengecekan suhu tubuh tidak bisa menjadi indicator seseorang positif terjangkit virus COVID-19. Demam bisa disebabkan oleh banyak faktor. Selain itu, penderita COVID-19 pun belum tentu menunjukkan gejala seperti demam. Untuk memastikan seseorang positif terjangkit COVID-19, dibutuhkan tes di laboratorium.

Namun, tidak ada salahnya berjaga-jaga. Jika Anda merasa demam, batuk, pilek, dan tidak enak badan maka sebaiknya Anda beristirahat di rumah, konsumsi obat yang sesuai, dan Anda juga bisa memanfaatkan fitur online doctor consultation dari asuransi kesehatan MyProtection. Sehingga Anda bisa berobat dari rumah dan obat dari resep dokter pun bisa diantarkan ke depan pintu rumah Anda!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article