Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Mendengarkan Musik Bisa Turunkan Stress Saat Berkendara

Mendengarkan Musik Bisa Turunkan Stress Saat Berkendara

26 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 26 Desember 2019 - MyProtection News

Sahabat MyProtection, apakah Anda sering mendengarkan musik saat berkendara? Ternyata, dilansir dari The Jakarta Post, mendengarkan musik instrumental bisa menurunkan kadar stress saat berkendara, lho!

Beberapa periset di Brazil melakukan percobaan kecil mengenai dampak musik terhadap kadar stress terhadap pengendara mobil. Eksperimen dilakukan terhadap 5 wanita berusia 18 hingga 23 tahun. Partisipan juga berkarakterisik sehat secara jasmani, menyetir kendaraan setidaknya 1 – 2 kali dalam seminggu, dan memiliki ijin mengendara 1 – 7 tahun sebelumnya.

Pada percobaan pertama, kelima partisipan diminta untuk menyetir mobil selama 20 menit saat puncak kepadatan lalu lintas berlangsung (pukul 17:30 – 18:30). Saat eksperimen ini berlangsung, partisipan berkendara di pusat paling ramai di kota Marilia, Sao Paolo, Brazil tanpa mendengarkan musik apapun.

Keesokan harinya, partisipan yang sama diminta untuk berkendara dalam waktu yang sama dan rute yang sama. Namun kali ini, partisipan berkendara sambil mendengarkan musik. Untuk menambah tingkat stress berkendara, partisipan tidak boleh menyetir mobil yang biasa mereka gunakan.

Setelah dilakukan dua percobaan, peneliti menemukan hasil sebagai berikut:

Pengendara yang menyetir tanpa mendengarkan musik mengalami penurunan variabilitas denyut jantung, yang berkontribusi terhadap penurunan level saraf parasimpatik disertai peningkatan aktivitas saraf simpatik.

Kebalikannya, partisipan yang berkendara sambil mendengarkan musik mengalami peningkatan variabilitas denyut jantung yang berujung pada peningkatan kegiatan saraf parasimpatik. Perlu diketahui bahwa syaraf parasimpatik berperan untuk membuat tubuh Anda lebih rileks dan tenang. Sedangkan saraf simpatik akan mengambil alih tubuh saat Anda berada di kondisi berbahaya.

Nah, berdasarkan data temuan, peneliti pun menyimpulkan musik dapat mengurangi stress saat berkendara. Apakah Anda juga suka mendengarkan musik saat berkendara?

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 05/08/2020
Pakai Masker Tiap Hari, Sudah Benarkah?

Jakarta, 5 Agustus 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Anda pasti sudah tahu bahwa kamu harus menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Fungsinya mencegah Anda tertular atau menularkan virus. Nah, tapi ada kesalahan umum yang sering kita lakukan tanpa kita sadari. Cek dulu gambar yang satu ini!

Jangan lupa, dimana pun Anda berada, ada MyProtection yang setia jagain 24/7. Untuk info lebih lanjut seputar info produk asuransi, kamu bisa mengunjungi halaman produk di sini!

Atau hubungi tim kami di cs@myprotection.id dan 0804 133 8888

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 20/04/2020
6 Tips Persiapan Puasa Selama Pandemi COVID-19

Jakarta, 20 April 2020 - MyProtection News

Sebentar lagi umat Muslim akan memasuki bulan yang penuh dengan makna, yaitu bulan Ramadan. Para umat muslim akan berpuasa 30 hari. Tentu saja, bagi Anda yang menjalankan puasa maka dibutuhkan persiapan matang.

Mengikuti imbauan dari Menteri Agama Fachrul Razi dalam Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Khususnya mengurangi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Masyarakat juga diminta untuk beribadah dari rumah, termasuk ketika shalat tawarih.

Berikut ini, MyProtection juga punya beberapa tips untuk mempersiapkan puasa di tengah pandemi virus corona.

  1. Stok bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan

Untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, Anda bisa membeli bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan. Tak perlu memborong seluruh makanan atau panic buying, tetapi belilah produk yang diperlukan dan secukupnya. Anda juga bisa membuat daftar menu buka puasa untuk menghindari membeli produk yang tak dibutuhkan. Jangan lupa menggunakan masker dan cairan antiseptik ketika bepergian ke tempat umum seperti swalayan dan pasar.

  1. Sterilkan peralatan ibadah

Jaga kebersihan peralatan ibadah Anda baik yang lama ataupun baru dengan mencucinya atau menyemprotkan cairan disinfektan. Bagi peralatan berbahan kain, maka Anda bisa mencucinya dengan deterjen dan air lalu menjemurnya di bawah sinar matahari. Bagi peralatan lain selain kain atau serat, dapat disemprotkan dengan cairan disinfektan.

  1. Buat takjil dan menu sahur sendiri

Karena aktivitas di luar rumah dibatasi, maka Anda bisa membuat takjil dan menu sahur di rumah. Selain mengurangi resiko tertular virus, makanan pun bisa terjamin kebersihannya. Walaupun sebagian besar orang tidak bisa melakukan ngabuburit tahun ini, tapi Anda tetap bisa merasakan kebersamaan dengan memasak takjil bersama keluarga atau anak. Anda bisa menemukan berbagai kreasi resep makanan di internet.

  1. Jaga kebersihan jika memesan makanan dari luar

Jika Anda harus memesan makanan menggunakan jasa pengantaran, Anda tetap harus selalu waspada. Hindari kontak langsung dengan kurir. Jika Anda memang harus berkontak langsung dengan kurir, maka tetap jaga jarak aman minimal 1 meter. Bersihkan bungkus makanan dengan cairan disinfektan dan tuang isi makanan ke atas piring. Walaupun penularan virus lewat makanan memang tergolong kecil, taka da salahnya berjaga-jaga, bukan?

  1. Jangan melewatkan sahur

Ketika berpuasa, khususnya hari pertama, Anda sangat disarankan untuk tidak melewatkan sahur. Sehingga Anda tetap bertenaga ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dan asupan gizi ketika berbuka puasa.

  1. Konsumsi suplemen jika perlu

Ketika puasa, maka Anda tidak bisa mengonsumsi air putih atau makanan lainnya secara normal. Oleh karena itu, jika perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin ketika berbuka puasa sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan lupa, Anda bisa menggunakan Saldo Prima untuk membeli obat/vitamin tanpa resep dokter dan diganti asuransi!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read 28/10/2025
8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas yang Harus Diketahui!

Apa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang terbaik? Sering kali kondisi ini datang secara tiba-tiba yang membuat banyak orang panik.

Bukan hanya jantung berdenyut dengan cepat, kondisi ini juga dapat dibarengi dengan gejala kepala pusing, sesak nafas, badan lemas, nyeri dada, hingga pingsan yang perlu diwaspadai.

Oleh sebab itu, melalui artikel ini kita akan membahas secara detail apa yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang perlu kamu ketahui!

8 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas yang Harus Diketahui!

Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

pexels

Bagi sahabat MyProtection yang mengalami kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang harus kamu ketahui, seperti:

1. Melakukan Teknik Relaksasi

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah melakukan teknik relaksasi. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan jantung berdebar adalah stres.

Ketika seseorang stres atau mengalami emosi yang intens, tubuh dapat melepaskan hormon stres yang dapat memicu jantung berdebar kencang.

Dengan melakukan teknik relaksasi dengan tepat, seperti yoga maupun meditasi mampu membantu mengatasinya.

Cara lain yang dapat kamu lakukan seperti duduk bersila dan tarik napas secara perlahan sambil mengeluarkannya melalui mulut secara berulang yang dapat membantu diri menjadi lebih tenang.

Menerapkan teknik pernapasan dalam atau deep breathing dapat membantu dalam menenangkan sistem saraf sekaligus menormalkan irama detak jantung.

Lebih lanjut, Dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA dalam artikel berjudul Penyebab Jantung Berdebar Meskipun Sedang Tidak Beraktivitas menjelaskan teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar, antara lain:

  • Berada pada posisi duduk maupun berbaring senyaman mungkin.
  • Tarik napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan secara perlahan.
  • Mengulangi proses tersebut selama beberapa menit hingga detak jantung mulai normal.

2. Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit

Mengembalikan Keseimbangan Elektrolit - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Elektrolit memiliki fungsi untuk membantu dalam mengatur kontraksi otot jantung, menjaga keseimbangan cairan, hingga memindahkan sinyal listrik ke seluruh bagian tubuh yang pentingdalam mendorong fungsi jantung dapat berjalan dengan baik.

Menjaga dan mengembalikan keseimbangan elektrolit sendiri dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan elektrolit, seperti kalium, natrium, magnesium, hingga kalsium yang penting bagi tubuh.

  • Natrium yang berfungsi sebagai penentu keseimbangan elektrolit, mempengaruhi tekanan darah, mengatur kontraksi otot dan saraf.
  • Kalium yang berfungsi untuk mengatur fungsi organ jantung serta tekanan darah.
  • Kalsium, berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah, pertumbuhan tulang dan gigi, serta membantu dalam proses pembekuan darah.
  • Magnesium, berfungsi untuk mengatur tidur, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatur ritme dan irama jantung, serta mengatur kadar glukosa darah.

Kandungan tersebut dapat ditemukan pada bahan makanan dan minuman sehari-hari, seperti pisang, alpukat, ubi jalar, sayuran, kacang, hingga produk susu.

Kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh juga dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi elektrolit yang menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit dan berakibat terjadinya gangguanpada irama jantung,

3. Menghindari Pemicunya

Cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas juga dapat dilakukan dengan menghindari penyebab yang memicu kondisi tersebut. Untuk mengetahuinya dengan pasti, kamu dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung.

Berikut ini beberapa pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya jantung berdebar kencang yang harus kamu ketahui, seperti:

  • Anemia yang dapat terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah dan menimbulkan gejala, yaitu gantung berdebar disertai dengan kelelahan, pucat, hingga sesak napas.
  • Hipotiroidisme yang terjadi ketika kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi dan dapat memicu jantung berdebar serta rasa cemas, cepat lelah, kesulitan tidur, tubuh lemas, dan berkeringat.
  • Hipoglikemia dapat terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah nilai normal yang umumnya berada di rentang 70-140 mg/dL. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala jantung berdebar, pusing, lemas, hingga tremor pada tubuh.
  • Dehidrasi, kondisi ketika tubuh kekurangan cairan yang dapat disebabkan banyak faktor, seperti kekurangan makan dan minum, diet ekstrem, maupun penyakit tertentu, seperti diare dan muntah-muntah.
  • Aritmia, kelainan irama jantung yang dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat, melambat, maupun tidak beraturan yang dapat menyebabkan pemompaan darah di dalam tubuh tidak dapat berjalan dengan baik.

4. Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Mengonsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang - cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas

pexels

Untuk menjaga kesehatan jantung serta mengatasi jantung berdebar, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang juga menjadi kunci khususnya dalam jangka panjang.

Makanan yang tidak sehat mampu menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada arteri yang mampu mengurangi aliran darah ke jantung yang jika dibiarkan mampu menyebabkan serangan jantung atau jantung berhenti mendadak.

Untuk menjaga kesehatan jantung, terdapat prinsip konsumsi makanan yang harus diikuti khususnya bagi pasien penderita yang dibahas oleh Kementerian Kesehatan, antara lain:

  • Membatasi penggunaan garam, khususnya jika kamu memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Mengurangi mengonsumsi sumber hidrat arang, khususnya bagi seseorang yang menderita obesitas. Sumber hidrat arang dapat ditemukan pada makanan seperti, beras, roti, mie, kentang, bihun, tepung, gula, dan sejenisnya.
  • Mengurangi makanan berlemak. Contohnya, ketika membeli daging pilihlah yang tanpa lemak, ikan segar, ayam, dan sebagainya.
  • Mengonsumsi lebih banyak makanan rendah kalori dan kaya nutrisi seperti sayur dan buah-buahan.
  • Mengurangi makanan tinggi kalori dan sodium, seperti makanan olahan ataupun cepat saji.
  • Mengurangi konsumsi sayuran yang mengandung gas, seperti kol, lobak, nangka muda, dan sebagainya.
  • Memiliki makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang.
  • Mengurangi konsumsi kopi dan alkohol.
  • Menghindari cabai dan bumbu yang dapat merangsang.
  • Mengontrol ukuran porsi makan.

Makanan-makanan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung adalah buah dan sayur, ikan berlemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, cokelat hitam, bawang putih, teh hijau, yoghurt, hingga tahu.

5. Menghindari Stres

Menghindari stres juga menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas. Kondisi stres yang dialami juga harus segera ditangani untuk menghindari masalah lebih serius, seperti risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan guna menangani stres yang dialami, antara lain:

  • Menarik nafas dalam-dalam, yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dna mengurangi hormon stres yang dapat menyebabkan rasa gelisah dan jantung berdebar. Untuk melakukannya dapat dalam posisi duduk maupun berbaring, kemudian tarik napas selama 4 detik, tahan selama 2 detik, lalu hembuskan secara perlahan. Agar mendapatkan hasil maksimal, lakukan teknik ini selama 15-20 menit.
  • Melakukan vagal maneuver, berbagai teknik yang dilakukan guna mengatasi rasa gelisah dan jantung berdebar, mulai dari manuver valsalva hingga pijat sinus karotis. Walaupun jarang terjadi, vagal maneuver juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Oleh sebab itu, sebelum melakukannya sangat penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.
  • Melakukan meditasi, yang melatih seseorang untuk mengesampingkan pikiran negatif yang dapat membuat tubuh lebih tenang. Melakukan meditasi juga terbukti efektif dalam mengaktifkan gelombang gamma di otak yang memegang peranan penting dalam proses kesadaran. Terdapat berbagai jenis meditasi yang dapat dilakukan, seperti yoga, tai chi, hingga qi gong.
  • Menggunakan aroma terapi, yang dapat membantu dalam meredakan rasa gelisah dan jantung berdebar. Hal ini dikarenakan penggunaan minyak esensialnya dapat membantu merangsang area hipotalamus di otak dan sistem saraf, khususnya beberapa jenis minyak aroma terapi, seperti lavender, peppermint, dan chamomile.
  • Mengonsumsi obat-obatan, jika cara-cara di atas tidak efektif, maka hal yang dapat kamu lakukan selanjutnya adalah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan yang dibutuhkan, seperti obat penenang (diazepam dan alprazolam) ataupun obat anti aritmia (digoxin dan propranolol).

6. Minum Air Putih

Selanjutnya adalah meminum air putih yang cukup. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab jantung berdebar adalah dehidrasi yang dapat disebabkan kurangnya air dalam darah dan membuat konsistensi darah menjadi lebih kental.

Konsistensi darah yang mengental dapat membuat organ jantung bekerja lebih keras yang membuat terjadinya peningkatan denyut nadi serta menyebabkan potensi kondisi palpitasi tersebut.

Berikut ini beberapa manfaat minum air putih untuk menjaga kesehatan jantung yang harus kamu ketahui:

  • Melancarkan sirkulasi darah atau peredaran darah ke seluruh tubuh, air hangat dipercaya dapat memperlebar pembuluh darah yang membuat aliran darah menjadi lebih lancar sekaligus meringankan beban jantung.
  • Mengendalikan tekanan darah, jika tidak meminum air putih yang cukup, maka tubuh dapat menutup kapiler yang membuat tekanan darah meningkat. Dengan meminum air putih yang cukup sekitar 2 liter per hari maka tekanan darah dapat tetap berada pada kisaran normal.
  • Meredakan debar jantung, meminum air hangat mampu menenangkan sistem saraf yang mampu mempengaruhi detak jantungnya.
  • Membantu mengurangi kadar kolesterol yang tinggi dan menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung. Meminum air hangat mampu membantu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL yang ada dalam tubuh.
  • Meredakan stres dan kecemasan, kekurangan hidrasi dalam tubuh mampu mengurangi kemampuan otak untuk mengatur emosi. Menyebabkan peningkatan denyut jantung, sakit, kepala, mual, hingga lemas.

7. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendapatkan tidur yang mencukupi selama 7 hingga 9 jam setiap harinya.

Seseorang yang tidak mendapatkan tidur yang mencukupi dapat mengalami peningkatan kadar adrenalin dalam tubuh, yang dapat memicu detak jantung cepat dan tidak teratur.

Bukan hanya itu, posisi tidur seseorang juga dapat mempengaruhi aliran darah, fungsi paru-paru, hingga fungsi jantung. Terdapat posisi yang dapat membantu mencegah terjadinya palpitasi jantung serta posisi tidur lainnya yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:

  • Tidur di Sisi Kiri, yang dapat bermanfaat bagi ibu hamil dan pencernaan dapat membuat seseorang yang menderita palpitasi jantung lebih terasa. Hal ini dikarenakan organ jantung lebih dekat ke dinding dada sisi kiri.
  • Tidur di Sisi Kanan, yang menjadi posisi tidur terbaik untuk mengatasi palpitasi jantung serta kesehatan jantung secara keseluruhan. Posisi tidur ini juga dapat mengurangi tekanan pada jantung, menurunkan risiko detak jantung tidak teratur, hingga meningkatkan pernafasan dan meminimalkan gejala apnea tidur.
  • Tidur Telentang, yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejajaran tulang belakang, memiliki risiko memperburuk masalah pernapasan akibat sleep apnea. Dengan meninggikan tubuh bagian atas pada posisi tidur ini, kamu dapat mengurangi tekanan pada dada dan meningkatkan kadar oksigen.
  • Tidur Tengkurap, yang kurang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung karena dapat membatasi pernapasan dan meningkatkan tekanan di dada.

8. Rutin Berolahraga

Berolahraga secara rutin juga penting dalam menjaga kesehatan fisik, mental, serta emosional seseorang.

Menurut American Heart Association, olahraga yang dibutuhkan seseorang yaitu 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas sedang ataupun 75 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas tinggi.

Olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seperti:

  • Membuat tubuh lebih mudah beradaptasi ke berbagai aktivitas fisik yang dapat memberikan daya tahun tubuh lebih baik.
  • Mengurangi berat badan.
  • Mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
  • Menaikkan kadar kolesterol baik atau HDL.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin guna melawan diabetes.
  • Menjaga peredaran darah dalam tubuh.

Dr. Robert E Saragih menyatakan bahwa terdapat setidaknya tiga jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung, antara lain:

  • Ketahanan, yang menggerakkan otot-otot besar secara berkelanjutan. Dengan melakukan olahraga ini, seseorang dapat meningkatkan pernapasan dan detak jantung yang mampu mempengaruhi kondisi jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah. Contoh olahraganya, aerobik, lompat tali, joging, berenang, dan bersepeda.
  • Kekuatan, yang melibatkan berbagai gerakan otot berulang guna meningkatkan kekuatan otot. Contohnya, angkat beban, push up, pull up, dan senam dengan resistance band.
  • Fleksibilitas, yang dapat membantu otot lebih rileks dan mengendurkan persendian yang bermanfaat bagi peningkatan sistem pernapasan dan pengurangan stres. Contoh olahraganya, yoga, meditasi, olahraga pernapasan, hingga tai chi.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang dapat kamu lakukan guna menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakitnya.

Walaupun langkah-langkah dapat dilakukan di rumah, jika gejala yang kamu alami sudah semakin parah, seperti hipotensi, nyeri dada yang menjalar, penurunan kesadaran, hingga kaki dan tangan terasa dingin, akan lebih baik segera melakukan konsultasi ke dokter.

Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keadaan dapat segera membaik. Hadirnya Perlindungan Kesehatan Prima dapat membantu sahabat MyProtection sebagai langkah preventif yang bisa muncul secara tidak terduga dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga.

Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat kamu terima:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel