Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
8 Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya Sejak Dini!

8 Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya Sejak Dini!

21 April 2025 | MyProtection News Jakarta

Penyebab Darah Tinggi atau yang juga dikenal dengan istilah hipertensi dapat datang dari berbagai faktor risiko, dimulai dari pola makan, faktor keturunan, hingga beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan dan diwaspadai.

Tekanan darah tinggi merupakan sebuah kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di angka 130/80 mmHg atau bahkan lebih. Jika tidak ditangani dengan tepat, darah tinggi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit lain, seperti penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, hingga kebutaan.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia pada tahun 2023, menunjukkan bahwa prevalensi atau tekanan darah tinggi pada penduduk Indonesia dengan usia di atas 18 tahun berdasarkan diagnosis dokter sebesar 8.6% dan angka berdasarkan pengukuran tekanan darah sebesar 30.8%.

8 Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya Sejak Dini!

penyebab darah tinggi

pexels

Penyebab darah tinggi belum diketahui secara pasti dalam beberapa kasus. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena darah tinggi, yaitu:

1. Keturunan

Faktor pertama, yaitu keturunan yang berkaitan dengan faktor genetik seseorang. Orang tersebut dapat menjadi lebih rentan terkena hipertensi jika orang tua maupun anggota keluarga dekatnya menderita darah tinggi.

2. Usia

Penyebab kedua, yaitu bertambahnya usia seseorang. Hal ini dikarenakan organ dan pembuluh darah di dalam tubuh seseorang akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.

Perubahan organ, seperti ginjal akan memiliki dampak pada menurunnya kinerja dari organ tersebut yang dapat mengganggu keseimbangan garam dan cairan dalam tubuh.

Selain itu, perubahan yang terjadi pada pembunuh darah akibat bertambahnya usia dapat memberikan dampak dinding pembuluh darah menjadi kaku.

Bertambahnya usia yang menyebabkan kondisi-kondisi tersebut mengakibatkan tekanan darah dalam tubuh meningkat dan pada umumnya orang-orang yang berusia lebih dari 35 tahun memiliki risiko lebih besar mengalami darah tinggi.

3. Pola Makan Tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat juga dapat menjadi salah satu penyebab darah tinggi. Makanan tidak sehat seperti makanan yang terlalu asin, termasuk sayur, makanan berlemak hingga tinggi kolesterol.

Kekurangan kalium juga dapat menjadi meningkatkan risiko seseorang terkena darah tinggi. Perbanyak konsumsi makanan tinggi kalsium, seperti bayam, salmon, serta kacang-kacangan.

4. Obesitas

Penyebab darah tinggi lainnya adalah obesitas atau memiliki berat badan berlebih yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi.

Hal ini dikarenakan semakin gemuk tubuh seseorang, maka akan semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh bagian tubuh.

Ketika volume darah yang dibutuhkan seseorang meningkat, tekanan dalam pembuluh darah juga akan mengalami peningkatan.

5. Jarang Berolahraga

Seseorang yang jarang berolahraga juga memiliki risiko terkena darah tinggi karena cenderung memiliki detak jantung yang lebih tinggi serta rentan terkena obesitas.

Hal tersebut dapat membuat organ jantung untuk bekerja lebih keras dibandingkan dengan orang-orang yang rajin berolahraga dan meningkatkan risiko terjadinya darah tinggi atau hipertensi.

6. Merokok dan Mengonsumsi Alkohol

Zat kimia yang ada di dalam tembakau dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang dapat meningkatkan tekanan darah serta beban kerja organ jantung. Kondisi ini bukan hanya dialami oleh perokok aktif, namun juga perokok pasif yang terpapar asap rokok.

Penyempitan pembuluh darah dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah kesehatan, termasuk juga penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minuman beralkohol lebih dari tujuh kali per minggu memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami hipertensi.

Alkohol, termasuk juga wine dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi lebih keras dan kaku. Hal tersebut dapat mengakibatkan organ jantung untuk bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Kombinasi dari merokok dan konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat memperburuk kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Oleh sebab itu, penting untuk mengurangi dan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, dan mengurangi kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan maka dapat membantu dalam menjaga tekanan darah dalam batas normal.

7. Stres

Stres, rasa cemas, dan kurang tidur juga dapat menjadi faktor penyebab darah tinggi pada seseorang. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya hormon stres dalam tubuh, seperti kortisol dan adrenalin ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan.

8. Kondisi Medis Tertentu

Terdapat pula beberapa kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi muncul, apa saja itu? Simak di sini!

  • Penyakit ginjal

  • Obstructive sleep apnea

  • Cacat jantung bawaan

  • Masalah tiroid

  • Efek samping konsumsi obat

  • Penggunaan obat-obatan terlarang

  • Penyalahgunaan alkohol

  • Masalah kelenjar adrenal

  • Tumor endokrin tertentu

Gejala Darah Tinggi

gejala darah tinggi

pexels

Untuk mengenali gejala tekanan darah tinggi, terdapat beberapa ciri-ciri atau gejala yang harus kamu ketahui pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi secara umum, sebagai berikut.

  • Sakit kepala parah

  • Sesak napas

  • Mimisan

  • Kulit memerah yang terjadi terutama pada daerah wajah dan leher

  • Pusing

  • Nyeri dada

  • Gangguan penglihatan

  • Darah pada urine

Cara Mengobati Darah Tinggi

Cara Mengobati Darah Tinggi

pexels

Pengobatan hipertensi yang direkomendasi dokter pada umumnya disesuaikan dengan usia serta kondisi pasien, dan tingkat tekanan darah tingginya. Selain itu, terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengobati darah tinggi, sebagai berikut.

1. Mengurangi Asupan Garam

Salah satu cara mengobati hipertensi yang paling efektif adalah dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung garam atau natrium yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah karena sifatnya yang mengikat air, sehingga meningkatkan volume darah dan tekanan di dalam pembuluh darah.

Menurut WHO sebagai organisasi kesehatan dunia merekomendasikan agar pengonsumsian garam dibatasi hingga di bawah 5 gram per hari yang setara dengan kurang dari satu sendok teh garam.

Dengan mengurangi asupan garam, hal ini bertujuan untuk membantu mengurangi risiko hipertensi dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya.

Sahabat MyProtection juga harus memperhatikan sumber-sumber garam tersembunyi yang ada di dalam makanan olahan, makanan instan, serta makanan siap saji.

Saat ini sendiri, kamu dapat mencari alternatif garam dengan bumbu atau rempah-rempah lain dan garam rendah natrium yang dapat menjadi opsi yang lebih sehat dan aman.

2. Berhenti Merokok

Cara kedua, adalah dengan berhenti dan mengurangi rokok yang bukan hanya dapat meningkatkan faktor risiko hipertensi, tapi juga berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Zat-zat kimia berbahaya yang ada di dalam rokok, mulai dari nikotin, tar, serta karbon monoksida dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, meningkatkan detak jantung, serta menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Dengan berhenti kebiasaan merokok, kamu bukan hanya menghindari risiko hipertensi namun juga dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah serta keseluruhan kualitas hidup yang akan meningkat.

3. Rutin Berolahraga

Beraktivitas fisik secara teratur juga dapat membantu dalam mencegah hipertensi jika dilakukan secara teratur.

Berdasarkan rekomendasi WHO, melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit setiap minggu dengan intensitas sedang yang dapat dibagi per hari sebanyak 30 menit dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Aktivitas yang dipilih dan dilakukan juga tidak perlu rumit maupun berat. Beberapa contoh yang dapat kamu lakukan dengan mudah dengan hasil maksimal adalah berjalan kaki, jogging, bersepeda, serta berenang.

Bukan hanya untuk mencegah hipertensi, melakukan aktivitas fisik secara rutin juga dapat membantu dalam mengurangi stres yang juga menjadi salah satu penyebab hipertensi.

Dengan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, tubuh akan melepaskan endorfin yang dapat membantu dalam meningkatkan suasana hati dan mengurangi tingkat stres.

Oleh sebab itu, penting untuk memulai untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas harian yang dapat membantu dalam menjaga tekanan darah dan mencegah tekanan darah tinggi.

4. Mengelola Stres

Menghindari dan mempelajari bagaimana cara mengelola stres dapat membantu dalam mengendalikan tekanan darah tinggi. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu peningkatan tekanan darah. Untuk mengelolanya, berikut ini beberapa cara paling efektif untuk meredakannya, sebagai berikut.

  • Meditasi, meditasi yang dilakukan secara rutin dapat membantu dalam menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Selain itu, meditasi juga dapat membantu dalam meningkatkan fokus dan kesejahteraan emosional.

  • Yoga, yang menggabungkan latihan fisik dengan teknik pernapasan serta meditasi mampu membantu dalam menurunkan tekanan darah serta meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan tubuh.

  • Hobi, melakukan hobi yang digemari dan disukai dapat membantu mengelola stres. Mulai dari membaca, menanam, berkebun, atau bahkan melukis dapat membantu mengalihkan pikiran dari stres dan memberikan rasa kepuasan.

  • Spa, mengunjungi spa untuk pijat maupun perawatan tubuh lainnya dalam membantu dalam memberikan perasaan rileks serta meregangkan otot-otot yang tegang dan mampu meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menurunkan tekanan darah.

  • Olahraga, melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan, lari, maupun berenang dapat membantu mengurangi stres dan menjaga kesehatan jantung.

  • Pengaturan waktu, membuat jadwal teratur agar dapat mengatur prioritas yang dapat membantu untuk mengurangi tekanan dan kecemasan yang disebabkan oleh kegiatan yang harus dilakukan setiap harinya.

5. Menghindari Alkohol

Mengonsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat berkontribusi dalam meningkatnya risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi pada seseorang.

Hal ini dikarenakan alkohol dapat memengaruhi sistem saraf pusat seseorang dan menyebabkan peningkatan tekanan darah secara signifikan.

Oleh sebab itu, bagi para penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol atau setidaknya membatasi kadar asupan alkohol yang masuk ke dalam tubuh.

6. Pola Makan Seimbang

Seseorang yang menderita hipertensi juga perlu menerapkan pola makan seimbang agar nutrisi yang masuk ke tubuh lebih terukur dan dapat mendukung kesehatan jantung.

Berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk menerapkan pola makan yang lebih seimbang dan sehat, sebagai berikut:

  • Mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang baik dan penting bagi kesehatan. Buah dan sayur juga rendah kalori dan mampu membantu menurunkan tekanan darah. Contohnya seperti jeruk, apel, bayam, serta brokoli.

  • Sumber protein yang sehat, mengonsumsi ikan tuna dan salmon yang kaya akan omega 3 dan baik untuk kesehatan jantung. Sumber protein yang baik dan rendah lemak jenuh juga bisa didapatkan melalui kacang-kacangan dan biji-bijian.

  • Mengonsumsi gandum utuh, beberapa makanan seperti oatmeal, quinoa, serta roti gandum kaya akan serat yang dapat membantu menjaga tekanan darah seseorang.

  • Menghindari makanan berminyak dan berlemak, hindari makanan yang digoreng dan makanan cepat saji yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

  • Menghindari garam, garam dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh dan meningkatkan tekanan darah.

  • Minum air yang cukup, air dapat membantu dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mendukung fungsi organ yang optimal.

7. Menjaga Berat Badan

Sangat penting bagi sahabat MyProtection untuk menjaga berat badan ideal demi kesehatan jantung dan tekanan darah yang stabil. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Untuk mencapai dan menjaga berat badan ideal, penderita hipertensi dapat mengadopsi pola makan sehat, berolahraga teratur, mengatur porsi makan, menghindari kebiasaan tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan, serta mengelola stres.

Konsultasi dengan profesional kesehatan juga penting untuk mendapatkan panduan yang sesuai. Dengan menjaga berat badan ideal, risiko komplikasi serius dapat dikurangi.

8. Meminum Obat Penurunan Tekanan Darah

Jika perubahan pola hidup tidak cukup untuk mengendalikan hipertensi, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun tekanan darah. Penggunaan obat ini disesuaikan dengan usia, kondisi pasien, dan tingkat hipertensi yang dialami.

Beberapa jenis obat penurun tekanan darah yang umum digunakan untuk mengobati hipertensi meliputi:

  • Obat Diuretik, seperti hydrochlorothiazide, yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan garam dan air melalui urine, sehingga mengurangi volume darah dan tekanan pada dinding arteri.

  • Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) Inhibitor, seperti lisinopril dan captopril, yang bekerja dengan menghambat enzim yang mempersempit pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih lancar.

  • Angiotensin II Receptor Blockers (ARBs), seperti candesartan dan losartan, yang menghalangi efek hormon angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit.

  • Calcium Channel Blocker atau Antagonis Kalsium, seperti amlodipine dan diltiazem, yang mencegah kalsium masuk ke dalam sel otot jantung dan pembuluh darah, sehingga pembuluh darah dapat rileks dan melebar.

  • Beta Blockers atau Penghambat Beta, seperti atenolol dan bisoprolol, yang mengurangi beban kerja jantung dan membantu jantung berdetak lebih lambat dan dengan kekuatan yang lebih sedikit.

Pengobatan hipertensi sering kali memerlukan kombinasi beberapa jenis obat untuk mencapai hasil yang optimal. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dokter dan rutin memeriksa tekanan darah untuk memastikan pengobatan berjalan efektif.

Nah, itulah pembahasan terkait apa saja penyebab darah tinggi yang dapat terjadi pada seseorang. Harus diingat pula, bahwa tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit lain, mulai dari penyakit jantung dan stroke.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencegah dan menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya hipertensi tersebut. Hal-hal yang dapat dilakukan seperti menerapkan pola hidup sehat mampu mengurangi risiko terjadinya darah tinggi.

Bagi kamu yang memiliki risiko darah tinggi dan berbagai penyakit serius lainnya, Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk asuransi Perlindungan Kesehatan Prima yang bisa kamu dapatkan, sebagai berikut.

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Otomotif
5 mins read • 20/05/2026
13 Mobil Offroad Terbaik Di Tahun 2025 beserta Harga dan Fiturnya!

Mobil offroad merupakan jenis kendaraan yang secara khusus dirancang bagi para pengendara yang ingin menaklukkan berbagai medan yang berat, mulai dari jalanan curam, berlumpur, dan sejenisnya.

Pada umumnya, banyak orang membeli mobil jenis ini untuk berlibur dan berpetualang karena memiliki body yang kokoh, tahan banting, dan memiliki kualitas yang tinggi. Karena fungsinya tersebut juga, mobil offroad juga pada umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dari mobil biasa.

13 Mobil Offroad Terbaik di Tahun 2025 beserta Harga dan Fiturnya!

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengetahui berbagai contoh mobil offroad terbaik di tahun 2025 yang ada di pasaran dan harganya saat ini, simak ulasan berikut ini!

1. Toyota Land Cruiser

toyota land cruiser mobil offroad

global.toyota

Rekomendasi mobil offroad pertama adalah Toyota Land Cruiser yang didukung teknologi 4WD yang digunakan untuk mendukung mobil tersebut melewati dan menerjang jalur sulit yang tidak dapat diakses menggunakan mobil biasa.

Toyota Land Cruiser juga dilengkapi dengan desain eksterior yang gagah dan sporty. Bukan hanya itu, sebagai salah satu mobil offroad terbaik, mobil ini juga memiliki berbagai fitur canggih, seperti DAC atau Downhill Assist Control, Crawl Control, MTS atau Multi Terrain Select, serta TPM atau Tire Pressure Monitor.

Dirilis pertama kali pada tahun 1989, Toyota Land Cruiser terus dikembangkan dan diperbarui oleh Toyota dengan mesin yang sangat bertenaga. Menggunakan jenis DOHC 32-Valve V8 dan dilengkapi dengan Dual Independent Variable Valve Timing with Intelligence atau VVT-i yang memiliki 8 silinder berkapasitas mesin 5,7 liter.

Harga Toyota Land Cruiser baru sendiri dibanderol dengan kisaran harga Rp 2.450.000.000 hingga Rp 2.510.000.000. Sedangkan, untuk mobil bekasnya dimulai dari harga Rp 475.000.000.

2. Toyota Fortuner

toyota fortuner mobil offroad

voi.id

Di tahun 2025, Toyota juga merilis Toyota Fortuner sebagai mobil offroad yang hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu 2.400 cc 2GD serta 2.800 CC 1gd.

Mobil ini mampu menghasilkan tenaga besar mencapai 201,1 tk dengan torsi maksimal hingga 499,2 Nm. Bukan hanya itu, perpaduan transmisi 6-speed otomatis serta Sport Sequential Switchmatic mampu memberikan performa terbaik dan ternyaman ketika berkendara di medan terjal sekalipun.

3. Mitsubishi Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Sport mobil offroad

sunstarmotor.id

Mobil offroad selanjutnya, yaitu Mitsubishi Pajero Sport yang dilengkapi dengan mesin diesel 4N15 yang memiliki kapasitas 2.400 cc dan VGT-Intercooler, mobil ini mampu menghasilkan tenaga mencapai 181 PS atau setara dengan 179 tk, dengan torsi hingga 429 Nm.

Penggabungan mesin 4N15 dan transmisi otomatis 8 percepatan juga memberikan banyak keuntungan bagi mobil ini, mulai dari perpindahan gigi yang lebih halus, penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, serta fitur Adaptive Cruise Control yang bermanfaat bagi rute panjang.

4. Isuzu D-Max

Isuzu D-Max mobil offroad

isuzu.co.jp

Mobil Isuzu D-Max merupakan mobil pick-up yang memiliki kemampuan offroad dan dapat menjadi pilihan bagi sahabat MyProtection dengan tenaga maksimal serta efisiensi bahan bakar.

Mobil offroad yang satu ini dilengkapi dengan mesin 4JK1-TC HI, common rail, electronic controlled fuel injection pump dengan inter-cooled turbocharger serta VGS, 4 silinder segaris, DOHC, yang memiliki kapasitas hingga 2.499 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 136 PS pada 3.400 rpm serta torsi puncak mencapai 32.6 kg-m pada 1.800 – 2.800 rpm.

5. Mercedes Benz G-Class

Bukan hanya merilis mobil mewah saja, Mercedes Benz juga merilis mobil offroad G-Class pertama kali di tahun 1979 yang desainnya masih dipertahankan hingga saat ini.

Pada G-Class terbaru yang dirilis, mobil ini telah dilengkapi dengan mesin turbo V8 dengan kapasitas 4.000 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 450 tenaga kuda yang disalurkan melalui sistem transmisi otomatis 7 percepatan.

6. Suzuki Jimny

Suzuki juga mengeluarkan mobil offroad pertamanya, yaitu Suzuki Jimny. Mobil ini dilengkapi dengan mesin K15B yang memiliki kapasitas 1.462 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 102 PS dan torsi 130 Nm.

Bukan hanya itu, mobil ini juga dilengkapi dengan sistem 3 Link Rigid Axle serta coil spring yang terletak di bagian depan dan belakang. Dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau, mobil ini juga tetap memiliki fitur keselamatan berkualitas, seperti Power Door Locks dan Engine Immobilizer.

Mobil Suzuki Jimny baru pada umumnya dibanderol dalam kisaran harga Rp 442.000.000 hingga Rp 458.600.000. Sedangkan untuk mobil bekasnya dimulai dari harga Rp 395.000.000.

7. Ford Everest Titanium

Selanjutnya, Ford Everest Titanium yang diproduksi di Amerika Serikat yang masuk ke Indonesia di awal September 2024. Mobil ini dilengkapi dengan mesin diesel 4-silinder EcoBlue bi-turbo dengan kapasitas 2.151 cc dan dikombinasikan dengan transmisi otomatis 10 percepatan.

Bukan hanya itu, mobil offroad ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur lengkap untuk mendukung penjelajahan dan petualangan di medan curam, seperti HDC atau Hill Descent Control, Traction Control, VSC atau Vehicle Stability Control, serta BSM atau Blind Spot Monitoring.

8. Toyota Hilux

Bagi sahabat MyProtection yang mencari rekomendasi mobil offroad dengan harga lebih terjangkau, Toyota Hilux dapat menjadi pilihan yang tepat. Mobil ini hadir dengan dua varian tipe, yaitu Hilux D Cab G Type dan Hilux D Cab V Type dengan pilihan varian 2.4 V 4X4 DSL A/T dan 2.4 G 4X4 DSL M/T.

Pilihan varian Toyota Hilux tersebut juga dilengkapi dengan mesin DOHC 4 silinder segaris menggunakan teknologi VNT Intercooler dengan kapasitas 2.393 cc serta memberikan daya maksimum hingga 149.6 ps /3.400 RPM.

Walaupun memiliki bagian body yang panjang, mobi offroad satu ini juga tetap mampu mengeluarkan tenaga maksimal. Hal ini dikarenakan pada bagian kaki mobil Toyota Hilux Double Cabin 2025 dilengkapi dengan penggabungan suspensi depan double wishbone dan suspensi belakang leaf spring rigid axle.

Toyota Hilux baru bisa kamu dapatkan di pasaran dengan harga Rp 277.200.000 hingga Rp 764.900.000, sedangkan untuk mobil bekasnya bisa didapatkan mulai dari Rp 185.000.000.

9. Ford Ranger

Ford Ranger dapat menjadi pilihan yang tepat bagi sahabat MyProtection yang sedang mencari mobil offroad pick up dan mampu beradaptasi di habitat perkebunan maupun pertambangan.

Hal ini dikarenakan mobil ini memiliki sistem penggerak 4 roda serta mesin diesel tangguh dilengkapi torsi besar yang membuat mobil Ford Ranger mampu membawa muatan barang dalam jumlah besar dengan mudah.

Ford Ranger juga mampu mengeluarkan tenaga hingga 213 PS di 3.750 rpm serta torsi hingga 500 Nm di putaran 1.750 sampai 2.000 rpm.

Mesin yang digunakan ini juga telah lolos standar Euro 4 dan menggunakan jenis bahan bakar minimal B20 atau Biodiesel B20 dengan muatan tangki bahan bakar mencapai 80 liter.

Pada mobil ini juga terdapat fitur keselamatan yang terdiri dari 6 Airbags, Autonomus Emergency Braking, Collison Mitigation System, dan Lane Keeping Aid. Terdapat pula fitur pendukung lainnya, seperti Dual Zone AC, Steering Switch Control, Keyless Entry, serta tombol Push Button Start.

Harga Ford Ranger baru di pasaran pada umumnya dibanderol dengan harga Rp 491.000.000 hingga Rp 1.000.000.000, sedangkan untuk mobil bekasnya dapat dibeli mulai dari Rp 155.000.000.

10. Mitsubishi Triton

Rekomendasi kesepuluh, yaitu Mitsubishi Triton yang merupakan mobil kabin ganja dengan berbagai fitur penunjang yang dapat membantu di berbagai medan berbahaya dan cocok untuk jalur offroad.

Mitshubishi Triton juga memiliki fitur menarik, yaitu Superselect 4WD II yang dilengkapi dengan kenop putar yang dapat memungkinkan penggunanya beralih dari penggerak 2 roda menjadi 4 roda.

Bukan hanya itu, ada 4 pilihan mode, 2H untuk kondisi biasa sehari-hari, 4H, 4HLc, dan 4LLc yang dapat digunakan dengan memutar tuas transfer case dengan mudah untuk berbagai medan.

Mobil ini juga ideal untuk melewati medan offroad mulai dari ringan hingga sedang, karena dilengkapi dengan mesin 4N15 berkapasitas 2.442 cc turbo diesel yang mampu menghasilkan tenaga 181 tk serta torsi 430 Nm.

11. Daihatsu Taft

Mobil offroad selanjutnya dari Daihatsu, yaitu Daihatsu Taft yang pertama kali masuk ke Indonesia di tahun 1977 dan masih menjadi pilihan banyak penggemar offroad hingga saat ini.

Daihatsu Taft juga dilengkapi dengan sistem penggerak 4x4, yang dapat membuat mobil ini melewati medan sulit dengan mudah. Mobil ini juga dilengkapi dengan mesin diesel berkapasitas 2.530 cc yang menjadi keuntungan lain dari mobil satu ini.

12. Chevrolet Trooper

Rekomendasi selanjutnya, yaitu Chevrolet Trooper yang berasal dari Amerika Serikat dan sudah ada sejak tahun 1981 dan masih menjadi salah satu otomotif offroad terbaik hingga saat ini.

Mobil Chevrolet Trooper juga dilengkapi dengan fitur unik, yaitu penggunaan suspensi depan yang dikolaborasikan dengan suspensi belakang menggunakan solid axle.

Dilengkapi dengan mesin G200Z 4-silnder, dengan kapasitas bensin maupun diesel hingga 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 215 hp.

Namun sayangnya, mobil Chevrolet Trooper sendiri belum secara resmi masuk dan dipasarkan di Indonesia. Bagi sahabat MyProtection yang tertarik mampu membeli mobil bekasnya yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 89.000.000.

13. Jeep Wrangler

Jeep Wrangler yang juga sudah cukup dikenal sebagai salah satu mobil offroad tangguh dan mampu menerjang medan sulit.

Mobil ini dapat dikategorikan sebagai jenis Jeep menengah yang dilengkapi dengan mesin yang cukup standar dan harga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan otomotif lain.

Jeep Wrangler dilengkapi dengan mesin Hemi V8 dengan kapasitas 2.0L Petrol yang dapat menghasilkan tenaga tertinggi hingga 270 hp.

Terdapat beberapa fitur keselamatan yang membuat mobil ini unggul, seperti Hill Start Assist, Trailer Sway Control, Blind Spot Monitoring serta Rear Cross Path Detection.

Untuk mendapatkan mobil Jeep Wrangler baru di pasaran saat ini, harga dibanderol pada kisaran Rp 1.730.000.000 hingga Rp 1.840.000.000, atau mobil bekasnya dengan harga mulai dari Rp 550.000.000.

Jenis Mobil Offroad

Pada umumnya, agar dapat digunakan pada jalur yang extreme, para pecinta otomatif melakukan modifikasi pada mobil seperti SUV serta Crossover SUV agar bisa dijadikan kendaraan offroad yang tangguh. Namun ada pula beberapa jenis mobil lainnya, apa saja? Simak disini!

1. SUV atau Sport Utility Vehicle

SUV dikenal dengan desain bodi yang besar dan tinggi, serta ground clearance yang lebih tinggi dibandingkan mobil biasa.

Kendaraan ini mampu menampung lebih banyak penumpang dan barang, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan jauh dan keluarga besar.

Banyak SUV dilengkapi dengan sistem penggerak empat roda (4WD), memungkinkan mereka melintasi medan berat seperti jalan berbatu, berlumpur, atau berpasir.

Selain itu, SUV sering kali dilengkapi dengan fitur-fitur kenyamanan dan keselamatan yang canggih, seperti sistem navigasi, kamera belakang, dan kontrol iklim otomatis, yang membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan aman.

SUV juga memiliki mesin yang lebih bertenaga, yang memungkinkan mereka untuk menarik beban berat seperti trailer atau perahu.

2. SUV Crossover

SUV Crossover menggabungkan elemen desain SUV dan mobil penumpang, biasanya lebih kecil dan lebih ringan. Kendaraan ini menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih baik di jalan raya, dengan handling yang lebih mirip mobil sedan.

Meskipun tidak sekuat SUV dalam hal off-road, beberapa model crossover dilengkapi dengan sistem all-wheel drive (AWD) yang cukup untuk medan ringan.

Crossover juga sering kali lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar dibandingkan SUV tradisional, menjadikannya pilihan yang lebih ekonomis untuk penggunaan sehari-hari.

Desain interior crossover biasanya lebih modern dan ergonomis, dengan fitur-fitur seperti kursi yang dapat dilipat untuk meningkatkan kapasitas kargo dan sistem infotainment yang canggih.

3. Jip dan Double Cabin

Jip memiliki desain yang kokoh dan tangguh, sering kali dengan bodi yang lebih pendek dan lebih tinggi.

Dirancang khusus untuk off-road, jip dilengkapi dengan fitur seperti suspensi yang kuat, ban besar, dan sistem 4WD yang canggih, menjadikannya ideal untuk petualangan di medan yang sangat berat dan ekstrem.

Jip juga sering kali dilengkapi dengan perlengkapan tambahan seperti winch, pelindung bawah bodi, dan lampu tambahan untuk membantu dalam kondisi off-road yang sulit. Interior jip biasanya lebih sederhana dan fungsional, dengan fokus pada daya tahan dan kemudahan perawatan.

Meskipun demikian, beberapa model jip modern juga menawarkan kenyamanan dan fitur-fitur teknologi yang tidak kalah dengan kendaraan penumpang lainnya.

Double Cabin memiliki kabin ganda dengan dua baris kursi, memungkinkan untuk menampung lebih banyak penumpang. Kendaraan ini merupakan kombinasi antara kendaraan penumpang dan kendaraan kargo, dengan bak terbuka di belakang untuk mengangkut barang.

Banyak double cabin dilengkapi dengan sistem 4WD, membuatnya mampu melintasi medan berat sambil membawa muatan besar.

Double cabin sering digunakan untuk keperluan komersial dan rekreasi, seperti mengangkut peralatan kerja atau perlengkapan berkemah.

Desain interior double cabin biasanya lebih luas dan nyaman, dengan fitur-fitur seperti kursi yang dapat disesuaikan, sistem audio yang canggih, dan banyak ruang penyimpanan. Selain itu, double cabin juga sering kali dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti airbag, kontrol stabilitas, dan sistem pengereman anti-lock (ABS).

Nah, itulah pembahasan berbagai rekomendasi mobil offroad terbaik di tahun 2025. Pilihan mobil di atas dapat menjadi opsi ideal bagi kamu yang suka menantang diri dan berpetualang di alam bebas serta menerjang medan yang menantang.

Agar kendaraan roda empatmu tetap terlindungi, asuransi MyCar Protection dari MyProtection hadir yang dapat secara fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan. Asuransi yang mampu memberikan jaminan suku cadang yang diberikan pada saat perbaikan klaim adalah Asli dan Baru, serta garansi kualitas perbaikan sepanjang kendaraan masih dalam pertanggungan LGI.

Terdapat 2 jenis jaminan dalam produk MyCar Protection, yakni Jaminan Dasar yang bersifat wajib dan Jaminan Tambahan yang bersifat opsional.

Manfaat Jaminan untuk Keselamatan Anda:

1. TLO (Total Loss Only)

Memberikan penggantian atau perbaikan atas kerusakan yang disebabkan oleh risiko yang dijamin oleh Polis, dengan syarat:

  • Biaya penggantian atau biaya perbaikan lebih besar dari 75% dari harga sebenarnya.

  • Hilang karena pencurian dan tidak ditemukan dalam waktu 60 hari.

2. Komprehensif (Comprehensive)

Jaminan asuransi menyeluruh (comprehensive) terhadap kendaraanmu. Baik kerugian sebagian (partial loss) ataupun kerugian total (TLO).

Terdapat pula jaminan tambahan yang bisa kamu dapatkan di MyCar Protection:

  • Kerusakan akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami (EQVET)

  • Kerusakan akibat angin topan, badai, banjir, hujan es, longsor (TSFHL)

  • Kerusakan akibat kerusuhan dan huru-hara (SRCC)

  • Kerusakan akibat terorisme dan sabotase (TS)

  • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH)

  • Kecelakaan Diri Pengemudi (PA pengemudi)

  • Kecelakaan Diri Penumpang (PA penumpang)

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 16/05/2023
Tips Beli Tiket Konser Agar Keuangan Tetap Aman

Hi, Sahabat MyProtection!

Akhir-akhir ini, hampir setiap hari kita mendengar berita mengenai artis dalam & luar negeri yang akan menggelar konser di Indonesia. Salah satunya seperti Coldplay & The 1975. Tiket konser yang dijual pun memiliki harga yang berbeda-beda, mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.

Membeli tiket konser tentunya merupakan pengeluaran tak terduga. Lalu, bagaimana caranya menjaga keuangan tetap aman sekaligus kamu bisa menikmati konser? Berikut ulasannya!

Tentukan prioritas pengeluaran

Self-reward memang perlu, misalnya pergi ke konser. Hanya saja, jangan sampai kebutuhan prioritas yang mendesak jadi terbengkalai karena kamu membeli tiket konser. Pastikan kamu telah menyelesaikan kebutuhan utama sebelum membeli tiket konser

Siapkan anggaran

Jika kamu telah memutuskan untuk membeli tiket konser, maka tentukan anggaran atau rincian pengeluaran untuk kebutuhan konser. Misalnya harga tiket, akomodasi, dan biaya makan. Kamu bisa menyesuaikan tiket yang dibeli dengan budget yang kamu miliki. Lalu, kamu juga bisa mengurangi budget dengan memilih akomodasi (hotel & transportasi) yang lebih terjangkau.

Hindari menggunakan pinjaman online (pinjol)

Pergi ke konser artis favoritmu memang seru. Namun, jika kamu berencana menggunakan pinjaman online atau pinjol untuk membeli tiket konser, MyProtection sarankan agar kamu mempertimbangkan pilihan ini baik-baik. Biasanya, pinjol akan mengenakan bunga harian yang cukup tinggi. Sehingga kamu akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dibanding kamu membayar tiket secara langsung dengan kartu kredit atau debit.

Beli tiket presale di situs resmi

Salah satu tips hemat untuk pengeluaran pergi ke konser adalah membeli tiket presale atau early bird. Umumnya tiket presale atau early bird akan dijual lebih murah dibandingkan dengan harga tiket normal. Penjualannya pun akan dilakukan lebih dulu daripada pembelian tiket regular/normal.

Namun, pastikan kamu membeli tiket di situs atau partner resmi yang dipilih oleh artis dan promotor. Jangan sampai tergiur membeli tiket melalui pihak ketiga yang belum terjamin kredibilitasnya. Apalagi saat ini marak terjadi penipuan tiket konser.

Sisihkan tabungan untuk pengeluaran tak terduga di masa depan

Selain keempat poin di atas, salah satu langkah untuk menjaga keuangan tetap aman meskipun kamu rajin beli tiket konser adalah menyisihkan dana untuk kebutuhan hiburan/tak terduga sedari awal. Kamu bisa menyisihkan sebagian kecil dana tiap bulannya. Agar keperluan pergi konsermu tidak menggangu kebutuhan harian lainnya.

Selain kelima poin di atas, pastikan kamu selalu #AmanNyaman kapan pun, dimana pun bahkan saat pergi ke konser dengan pilihan perlindungan kesehatan, perjalanan, maupun kecelakaan diri dari MyProtection!

Informasi mengenai asuransi kesehatan cashless dengan layanan dokter online & jaringan rekanan luas, kamu bisa cek Perlindungan Kesehatan Prima (psst, kamu bisa dapatkan diskon s.d 25% di sini) dan HealthPlus Family.

Sedangkan, jika konser yang akan kamu datangi berada di luar kota/negeri, lengkapi proteksimu dengan asuransi kecelakaan diri & asuransi perjalanan dalam negeri serta internasional

Selamat menikmati konser dengan #AmanNyaman, Sahabat MyProtection!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 07/02/2020
Apa, Sih Manfaat Kafein dalam Kopi dan Teh?

Jakarta, 7 Februari 2020 - MyProtection News

Sebelum mulai beraktivitas di pagi hari, mungkin sebagian dari Anda langsung meraih secangkir kopi panas atau teh. Tujuannya agar tubuh terasa lebih segar. Sering kali kita mendengar bahwa kandungan kafein dalam kopi atau teh membuat kita terbebas dari kantuk.

Lalu, memangnya apa saja sih manfaat dari kafein? Apakah hanya sebatas “penyegar” kantuk?

Kafein sendiri adalah senyawa yang memiliki efek merangsang sistem saraf pusat tubuh dan meningkatkan aktivitas otak. Maka tidak heran jika kantuk melanda tapi deadline di depan mata, mungkin Anda akan segera meracik kopi hitam. Menurut Healthline.com, kafein juga dapat ditemukan dalam obat untuk mencegah atau mengobati rasa kantuk, sakit kepala, dan migraine.

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi kopi secara berkala mempunyai risiko lebih rendah terhadap penyakit Alzheimer dan dementia. Hanya saja, hasil yang ditemukan ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengonsumsi high-octane coffee.

Kafein alami dapat ditemukan dalam biji kakao, kacang kola, daun yerba mate dan buah beri guarana dari Brazil. Kafein tidak memiliki rasa apapun ataupun mengandung banyak nutrisi. Konsumsi kafein yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg kafein/hari.

Namun, Anda tetap harus mempehatikan konsumsi kafein harian. Ada efek samping yang mungkin Anda rasakan jika mengonsumsi kafein berlebihan. Contohnya seperti rasa cemas berlebih, pusing, mual, jantung berdebar kencang, tremor, dan tekanan darah tinggi.

Bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai pola konsumsi kafein yang aman. Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi kopi, maka Anda bisa mengonsumsi teh. Walaupun biasanya kandungan kafein dalam teh lebih rendah dari kopi.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan asupan kafein Anda sehari-hari!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel