Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Hal yang Wajib Dibawa Selama New Normal

Hal yang Wajib Dibawa Selama New Normal

11 June 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 11 Juni 2020 - MyProtection News

Walaupun pandemi belum berlalu, tapi saat ini beberapa perkantoran, toko, hingga mal sudah kembali dibuka untuk umum. Meskipun begitu, masyarakat diwajibkan untuk tetap mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar dan peraturan new normal.

Anda diminta untuk selalu menjaga jarak, kebersihan, serta kesehatan ketika bepergian. Sehingga risiko penyebaran serta penularan virus COVID-19 tetap minimal.

Jika Anda sudah mulai kembali pergi ke kantor atau beraktivitas di luar ruangan, maka ada beberapa hal yang wajib Anda bawa saat bepergian ke luar rumah.

  1. Tisu basah

Tisu basah dapat Anda gunakan untuk membersihkan tangan dan permukaan benda yang kotor. Tisu basah yang mengandung alkohol juga ideal karena bisa membersihkan kuman secara ekstra.

  1. Tisu kering

Tisu kering juga penting untuk dibawa ketika Anda harus mengeringkan tangan atau menutup mulut ketika batuk/bersin. Pastikan tisu tersimpan dan tersegel dengan rapi.

  1. Hand sanitizer

Cairan pembersih tangan perlu dibawa ketika Anda bepergian atau menggunakan transportasi umum. Sehingga Anda bisa tetap menjaga kebersihan tangan walaupun sedang tak memiliki akses terhadap air mengalir dan sabun.

  1. Masker cadangan

Jangan lupa membawa masker cadangan ketika Anda bepergian. Sehingga ketika masker yang digunakan kotor atau lembap bisa segera diganti dengan yang baru. Jika Anda menggunakan masker kain, maka letakan masker ke dalam plastic lalu segera cuci setelah Anda sampai di rumah. Jika Anda menggunakan masker sekali pakai, pastikan Anda membuang masker ke tempat sampah tertutup.

  1. Alat makan pribadi

Untuk menjaga kebersihan dan keamanan, Anda dianjurkan membawa peralatan makan sendiri seperti sendok, kotak makan, dan botol minum. Jangan gunakan alat makan bersamaan dengan orang lain.

  1. Camilan atau bekal sehat

Jika Anda khawatir membeli makan di luar, Anda bisa membawa bekal atau camilan sendiri yang tentu saja kebersihannya bisa lebih terjaga. Apalagi, asupan bernutrisi dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh di tengah pandemi.

  1. Lotion pelembap tangan

Setelah mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer berulang kali dalam sehari, tangan bisa terasa kering dan kasar. Tangan yang kering bisa memicu terjadinya luka atau lecet dan membuat tangan menjadi rentan terhadap kuman. Oleh karena itu, Anda bisa berjaga-jaga dengan membawa lotion.

  1. Perlindungan Kesehatan PRIMA

Beraktivitas di luar ruangan memang tak akan sebebas biasanya. Interaksi fisik dengan orang lain pun makin dibatasi. Agar Anda tetap merasa aman dan nyaman walau harus bepergian ke tempat umum selama pandemi COVID-19, lengkapi proteksi diri dan keluarga dengan Perlindungan Kesehatan PRIMA.

Anda bisa menikmati fitur Saldo Prima, yaitu saldo untuk beli vitamin/obat tanpa resep dokter dan diganti asuransi. Klaim cardless dan cashless. Laporan klaim secara online. Pastinya juga menjamin COVID-19.

Nikmati diskon 10% untuk pembelian Perlindungan Kesehatan PRIMA selama Juni 2020, selengkapnya di sini.

Salam,

Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 19/06/2025
Apa Itu Asuransi? Memahami Tujuan, Manfaat, Fungsi dan Jenisnya!

Hingga saat ini, asuransi sudah tidakl lagi asing di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, walau istilahnya sendiri sudah populer, masih banyak orang yang kurang memahami apa sebenarnya kegunaan asuransi itu sendiri.

Padahal, dalam praktiknya di piramida keuangan, asuransi berada di posisi dasar. Asuransi dimanfaatkan sebagai perlindungan diri dan kekayaan guna menjaga kesejahteraan di masa depan.

Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami apa yang dimaksud dengan asuransi, tujuan, manfaat, hingga jenis dan fungsinya masing-masing, Simak informasi dibawah ini!

Apa Itu Asuransi? Memahami Tujuan, Manfaat, Fungsi dan Jenisnya!

apa itu asuransi

pexels

Pada dasarnya, asuransi adalah sebuah perjanjian yang dibuat antara pihak asuransi dengan nasabah berdasarkan peraturan yang sudah ditetapkan.

Di dunia asuransi sendiri, pihak asuransi sebagai penanggung memberikan pertanggungan atau penggantian jika suatu hal terjadi kepada nasabah sebagai pihak tertanggung berdasarkan perjanjian yang telah disepakati.

Secara sederhana, perusahaan asuransi memberikan pertanggungan terhadap nasabah jika suatu hal terjadi. Selain itu, nasabah juga memiliki tanggung jawab sebagai pihak tertanggung, yaitu membayar iuran premi asuransi yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Mengacu berdasarkan hasil data OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, pemahaman masyarakat Indonesia sendiri terkait apa itu asuransi dan penggunaannya masih sangatlah minim.

Hal ini dapat dilihat melalui tingkat penetrasi atau kepemilikan asuransi di Indonesia. Berdasarkan data OJK yang ada melalui kutipan Bisnis Indonesia, Juli 2021, tingkat penetrasi asuransi hanya mencapai 3,11% di Juni 2021.

Angka ini sendiri disebabkan banyaknya masyarakat yang masih belum memiliki pemahaman terkait proses pembelian polis hingga proses klaim dari asuransi sendiri.

Tujuan Asuransi

tujuan asuransi

pexels

Mengapa memiliki asuransi menjadi penting dan seringkali krusial bagi seseorang? Simak tujuan asuransi dibawah ini!

1. Melindungi kehidupan serta proteksi aset kekayaan

Pertama, melindungi kehidupan serta proteksi aset kekayaan yang dimiliki. Hal ini dikarenakan ketika pada suatu saat kamu memiliki resiko untuk dirawat di rumah sakit, seringkali memerlukan biaya yang besar.

Biaya yang besar ini sendiri bisa mengancam keadaan finansial kehidupanmu atau bahkan aset kekayaan yang kamu miliki.

Dengan memiliki asuransi, kamu dapat melindungi keadaan finansial serta aset kekayaan yang kamu miliki, karena pihak perusahaan asuransi akan menanggung biaya yang dikeluarkan.

2. Memberikan perlindungan finansial serta keamanan jangka panjang

Kedua, memberikan perlindungan finansial serta keamanan jangka panjang. Hal ini dikarenakan banyak orang merasa bahwa mereka tidak membutuhkan asuransi saat ini.

Namun kenyataannya, asuransi sendiri bukanlah solusi jangka pendek, namun memiliki tujuan untuk memberikan perlindungan finansial dan keamanan jangka panjang.

Dengan begitu, sebagai nasabah juga akan lebih tenang akan kejadian atau hal tidak terduga karena kondisi keuangannya akan lebih stabil di kondisi apapun.

3. Meminimalisir dampak kerugian dari kejadian tak terduga

Ketiga, meminimalisir dampak kerugian dari kejadian tak terduga. Kejadian yang tidak diinginkan sendiri seringkali terjadi tanpa adanya aba-aba dan seringkali menyebabkan resiko khususnya dari sisi finansial.

Dengan memiliki asuransi yang tepat, sahabat MyProtection dapat mengurangi resiko tersebut sehingga tidak memberikan dampak dari sisi finansial kehidupan.

Seperti contohnya, seorang kepala keluarga yang menjadi nasabah asuransi meninggal dunia merupakan suatu hal yang tidak diinginkan dari sisi emosional dan finansial.

Namun, asuransi sendiri dapat meringankan beban dari sisi finansial, hal ini dikarenakan ahli waris yang telah diarahkan akan mendapatkan uang pertanggungan yang dapat menjadi bekal hidupnya.

Salah satu rekomendasi asuransi yang dapat menjadi rekomendasi adalah Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat membebaskan diri kamu dari segala kekahawatiran atas jaminan finansial terhadap resiko kecelakaan diri, yang memberikan santunan dan penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan.

Manfaat Asuransi Secara Umum

manfaat asuransi secara umum
pexels

Selain memberikan perlindungan secara finansial, asuransi juga dapat memberikan perlindungan dari berbagai aspek kehidupan.

Mulai dari aspek kesehatan, jiwa, atau bahkan pendidikan hingga pensiun. Simak berbagai manfaat asuransi secara umum berikut ini!

1. Memberikan perlindungan finansial

Pertama, memberikan perlindungan finansial. Hal ini karena seringkali kejadian tidak terduga seperti bencana alam hingga kecelakaan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dengan memiliki asuransi dapat bermanfaat untuk memberikan perlindungan finansial kepada nasabah sehingga tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

2. Memberikan rasa aman

Kedua, memberikan rasa aman. Dengan memiliki asuransi, maka seorang individu tidak perlu lagi memenuhi pikiran dengan berbagai kemungkinan kejadian tak terduga yang dapat mengeluarkan biaya besar.

Dengan begitu, beban pikiran berkurang dan mengurangi resiko stres serta rasa kecemasan yang berkaitan dengan masalah resiko keuangan tersebut.

3. Mengelola resiko

Ketiga, mengelola resiko. Asuransi juga membantu baik individu maupun sebuah perusahaan dalam mengelola resiko yang mungkin saja terjadi saat menjalankan sebuah bisnis.

Dengan memiliki asuransi dan membayar premi asuransi yang telah ditentukan, sebuah perusahaan dapat menghindari kerugian finansial yang lebih besar lagi jika suatu saat hal yang tidak diinginkan terjadi.

4. Kepatuhan hukum

Selanjutnya adalah manfaat asuransi sebagai bentuk kepatuhan hukum. Hal ini dikarenakan, di beberapa negara, memiliki asuransi baik asuransi kesehatan atau bahkan asuransi kendaraan merupakan sebuah kepatuhan hukum yang harus dipatuhi.

Tanpa asuransi yang sesuai, seorang individu maupun pihak perusahaan dapat dikenakan sanksi hukum berdasarkan aturan yang ada.

5. Berkontribusi pada stabilitas ekonomi

Asuransi juga berperan dalam memberikan kontrbusi pada stabilitas ekonomi. Hal ini dikarenakan asuransi mampu memberikan tingkat stabilitas secara finansial kepada masyarakat maupun bisnis dari berbagai kerugian finansial dari hal tak terduga.

Dengan memiliki asuransi, individu atau perusahaan tersebut dapat menghindari masalah finansial yang besar atau bahkan kebangkrutan.

Manfaat Asuransi Berdasarkan Jenis-Nya

Selain secara umum, manfaat asuransi juga dapat dilihat secara khusus berdasarkan jenisnya, simak informasi berikut.

1. Memberikan perlindungan Kesehatan

Pertama, memberikan perlindungan kesehatan. Dengan memilih perusahaan asuransi yang memiliki kredibilitas tinggi, maka kemungkinan mereka memiliki jaringan atas fasilitas pelayanan kesehatan yang layak juga lebih besar.

Dengan memiliki asuransi yang tepat, maka seorang nasabah memiliki peluang untuk mendapatkan akses atas perawatan medis baik rawat inap hingga rawat jalan yang berkualitas.

2. Memberikan perlindungan jiwa

Kedua, memberikan perlindungan jiwa. Dengan memiliki asuransi yang tepat, seorang nasabah juga akan mendapatkan perlindungan jiwa apabila suatu ketika hal yang tidak diinginkan terjadi.

Ketika nasabah tersebut meninggal dunia, maka ahli waris yang telah ditunjuk dapat memperoleh santunan atau manfaat kematian dari premi asuransi yang telah dibayarkan oleh sang nasabah.

3. Memberikan perlindungan pendidikan

Ketiga, memberikan perlindungan pendidikan. Dengan biaya pendidikan yang semakin tinggi saat ini, seringkali menjadi kekhawatiran orang tua agar dapat memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya.

Dengan memiliki asuransi, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan lagi, naknya tersebut.

4. Mempersiapkan pensiun

Keempat, mempersiapkan dana pensiun. Dengan banyaknya jenis asuransi saat ini, terdapat pula asuransi yang memiliki masa pertanggungan hingga sang nasabah memutuskan untuk pensiun.

Asuransi tersebut memberikan manfaat berupa persiapan dana pensiun sehingga nasabah memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di usia senja.

5. Berinvestasi dan menabung

Dan kelima, asuransi juga memberikan manfaat dan mengajarkan kita cara berinvestasi dan menabung.

Seperti contohnya, dengan meggunakan asuransi Perlindungan Kesehatan Prima membantu nasabahnya mengatur keuangannya dan menghindari resiko adanya pengeluaran dalam jumlah besar dikarenakan kejadian tak terduga.

Fungsi Asuransi

Setelah mengetahui tujuan serta manfaat yang menggambarkan dampak memiliki asuransi di masa depan, terdapat fungsi yang langsung kamu rasakan.

Terdapat beberapa fungsi asuransi yang bisa sahabat MyProtection sebagai nasabah rasakan selama masa pertanggungannya. Apa saja? Simak disini!

1. Mengelola resiko

Fungsi pertama adalah mengelola resiko. Dalam menjalani hidup, seringkali manajemen resiko seseorang menjadi penting di berbagai aspeknya.

Dengan memiliki asuransi, maka kamu dapat mengidentifikasi, mengukur, serta mengelola resiko yang mungkin saja terjadi.

Nasabah asuransi dapat mengurangi resiko finansial yang diakibatkan oleh kejadian tidak terduga karena semua hal tersebut pada umumnya ditanggung oleh pihak asuransi.

2. Menyediakan keamanan finansial

Fungsi kedua adalah menyediakan keamanan finansial bagi para nasabahnya. Hal ini dikarenakan, tergantung pada jenis asuransi yang dimiliki maka nasabah tersebut tidak perlu khawatir untuk melewati masa sulit tak terduka karena asuransi telah menanggungnya.

Sebagai nasabah kamu hanya perlu berfokus pada kewajiban yang dimiliki, yaitu membayar premi berdasarkan periode serta jumlah yang sebelumnya telah disepakati.

3. Memberikan ketenangan pikiran

Fungsi terakhir adalah memberikan ketenangan pikiran yang dapat meningkatkan kesejahteraan secara psikologis.

Dengan memiliki asuransi, kamu tidak perlu lagi memikirkan pengeluaran finansial dalam jumlah yang besar terkait hal tak terduga yang seringkali membuat orang stress.

Karena adanya perasaan aman tersebut, pikiran menjadi lebih rileks dan mampu menjalani kesehariannya dengan lebih tenang.

Jenis Asuransi

Selain memahami berbagai fungsi, manfaat hingga tujuan memiliki asuransi yang memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Simak selengkapnya disini!

1. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang memberikan manfaat perlindungan finansial kepada ahli waris atau anggota yang ditunjuk oleh tertanggung ketika meninggal dunia.

Uang tersebut pada umumnya digunakan untuk membayar hutang, biaya hidup, atau bahkan pendidikan. Asuransi jiwa ini juga memberikan pembebasan pembayaran premi asuransi terhadap pemilik polis jika meninggal dunia.

2. Asuransi Kesehatan

Asuransi selanjutnya adalah asuransi kesehatan yang saat ini paling banyak orang ketahui dan kenali.

Asuransi kesehatan memberikan perlindungan finansial atas biaya medis maupun perawatan kesehatan yang dikeluarkan.

Asuransi kesehatan juga pada umumnya mencakup biaya rawat inap, pemeriksaan, hingga obat-obatan serta biaya lainnya yang mungkin dikeluarkan selama masa pengobatan,

Jenis penyakit yang dapat ditanggung di asuransi kesehatan sendiri pada umumnya meliputi cacat, sakit, atau bahkan hingga kematian.

3. Asuransi Penyakit Kritis

Selanjutnya ada asuransi penyakit kritis atau yang juga kadang disebut sebagai asuransi kritis maupun asuransi penyakit serius.

Asuransi jenis ini memberikan perlindungan finansial jika tertanggung di diagnosis menderita penyakit kritis yang termasuk ke dalam polis asuransi yang ada.

Pada umumnya, penyakit kritis yang masuk ke dalam polis asuransi seperti serangan jantung, kanker, stroke, penyakit Alzheimer, gagal ginjal, hingga penyakit Parkinson.

Ketika seorang individu di diagnosis menderita sebuah penyakit kritis yang termasuk di dalam polis, maka mereka akan menerima pembayaran tunai berdasarkan jumlah yang tertera pada polis.

Uang tersebut nantinya dapat digunakan untuk membayar biaya pengobatan yang biasanya tidak masuk di dalam asuransi kesehatan.

Uang tersebut juga dapat digunakan untuk biaya hidup dan berbagai kebutuhan lainnya yang bisa timbul akibat efek samping penyakit tersebut.

4. Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tubuh

Asuransi kecelakaan dan cacat tubuh merupakan jenis asuransi yang memberikan perlindungan terhadap tertanggung jika mengalami kecelakaan yang menyebabkan cidera atau cacat tubuh permanen.

Jenis ini memberikan pembayaran manfaat terhadap tertanggung maupun keluarganya sebagai bentuk kompensasi akibat dampak finansial dari kecelakaan tersebut.

Asuransi kecelakaan dan cacat tubuh sendirinya terbagi ke beberapa cakupan, tergantung jenis kecelakaan, seperti kecelakaan lalu lintas, tempat kerja maupun tempat umum.

Oleh sebab itu, menjadi krusial bagi para tertanggung untuk memahami dengan jelas apa saja yang termasuk ke dalam polis asuransi.

5. Asuransi Pendidikan

Selanjutnya, asuransi pendidikan yang dapat menjadi solusi untuk mempersiapkan dana pedidikan sejak dini untuk memastikan masa depan pendidikan anakmu.

Pada umumnya sendiri, asuransi pendidikan terbagi dua yaitu asuransi dwiguna dan asuransi unit link.

Asuransi dwiguna sendiri merupakan sebuah produk gabungan antara proteksi jiwa dengan instrumen pasar seperti contohnya deposito.

Asuransi dwiguna merupakan asuransi yang memberikan perlindungan terhadap biaya pendidikan anak jika orang tuanya meninggal dunia maupun cacat total yang membuat mereka tidak lagi mampu mencari nafkah.

Selanjutnya, asuransi unit link sendiri merupakan gabungan antara asuransi jiwa dan investasi. Keuntungan dari komponen investasi sendiri nantinya akan dibagi sesuai dengan jenjang pendidikan anak.

6. Asuransi Investasi

Asuransi investasi atau juga yang kadang dikenal dengan istilah asuransi unit link merupakan jenis asuransi yang memberikan manfaat dalam bentuk proteksi serta nilai tunai yang berasal dari pengembangan dana investasi berdasarkan pilihan yang ada.

Asuransi jenis ini memiliki dua manfaat, yaitu proteksi serta nilai tunai yang berasal dari pengembangan dana investasi.

Yang dimaksud adalah total premi yang disetorkan oleh tertanggung, sebagai dananya akan dialokasikan untuk biaya proteksi dan Sebagian untuk investasi.

7. Asuransi Kendaraan

Bukan hanya untuk melindungi diri dari hal tak terduga, tapi asuransi juga dapat dimanfaatkan untuk melindungi kendaraan pribadi.

Hal ini dikarenakan kendaraan yang kamu miliki juga perlu dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti rusak maupun hilang.

Dengan adanya asuransi kendaraan dan memilih premi asuransi yang tepat maka kamu akan terlindungi dan merasa lebih tenang secara finansial atas resiko-resiko yang mungkin saja terjadi.

Selain itu, dengan memiliki asuransi kendaraan yang tepat, kamu juga dapat membuat harga jual mobil yang kamu miliki lebih tinggi dan dapat bersaing di pasaran.

8. Asuransi Properti

Selanjutnya, asuransi properti yang memberikan perlindungan kepada properti maupun rumah jika suatu saat terjadi resiko atau hal yang tidak diinginkan.

Resikonya sendiri beragam, mulai dari kebakaran, kerusakan yang disebabkan pencurian, sampai biaya arsitek.

Ketika suatu saat seorang pemegang polis asuransi ini terkena musibah, maka properti akan disurvei oleh pihak asuransi untuk dilihat keadaannya untuk dilihat seberapa besar kerugian yang diakibatkan.

Untuk menjamin terlindungi dari segala resiko, dalam asuransi properti terdapat layanan all risk, yang mencakup bentuk pertanggungan mulai dari kebakaran, bencana alam, ledakan, petir, dan masih banyak lagi.

9. Asuransi Pengangkutan Barang

Ada pula asuransi pengangkutan barang yang memberikan perlindungan atas kerusakan maupun kehilangan objek serta kepentingan yang mampu dipertanggungkan dalam periode waktu tertentu.

Pada umumnya, berlaku selama proses pengangkutan dari satu tempat ke tempat yang dituju melalui alat angkutan darat, laut, hingga udara.

Jenis asuransi ini umumnya digunakan untuk perusahaan ekspor impor, perusahaan logistik, perusahaan ekspedisi, hingga pemilik barang baik perusahaan ataupun perorangan.

10. Asuransi Rekayasa

Selanjutnya, asuransi rekayasa yang berkaitan dengan perlindungan yang menjamin segala resiko atas kerugian maupun kerusakan pada objek di lokasi projek.

Hal-hal yang berkaitan seperti pekerjaan konstruksi, aktivitas teknik mulai dari pemasangan, instalasi, hingga pemeliharaan.

Nah, itulah sedikit penjelasan seputar apa yang dimaksud dengan asuransi, fungsi, manfaat, tujuan, hingga berbagai jenisnya dan perbedaannya masing-masing.

Tidak kita sadari bahwa asuransi memegang peran penting untuk menjaga kestabilitasan finansial kita. Untuk menggali lebih dalam mengenai informasi seputar asuransi, langsung ke Perlindungan Kesehatan Prima. Semoga informasi di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Olahraga
5 mins read 22/10/2025
Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

Sepak takraw merupakan permainan bola kecil yang dimainkan dengan memadukan teknik olahraga voli dan sepak bola, di mana teknik menyerang dan bertahan dalam permainan ini memanfaatkan banyak gerakan kaki.

Sudah ada sejak abad ke-15, olahraga tradisional ini juga cukup populer di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.

Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami dan mengenal olahraga sepak takraw, pembahasan kali ini akan secara mendalam membahas sejarah, peraturan, hingga cara bermainnya yang tepat. Simak selengkapnya!

Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

olahraga sepak takraw

pexels

Kata sepak yang memiliki arti menendang dalam bahasa Melayu serta takraw yang berasal dari bola rotan dalam bahasa Thailand.

Olahraga sepak takraw yang mulai dikenal sejak abad ke-15 di negara Asia Tenggara kini telah dipertandingkan di berbagai turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asian Games.

Sepak takraw diperkirakan evolusi dari Cuju yang merupakan permainan tradisional Tiongkok yang diakui oleh FIFA atau Federation Internationale de Football Association yang menjadi bentuk awal dari olahraga sepak bola.

Olahraga tradisional ini juga memiliki kemiripan dengan beberapa olahraga yang ada di negara Asia Tenggara, seperti sepak raga di Brunei, Malaysia, dan Singapura, takraw di Thailand, sepak rago di Indonesia, Sipa di Filipina, Chinlone di Myanmar, Kataw di Laos, serta Sek Dai di Laos.

Sepak takraw pertama kali masuk ke Indonesia di sekitar tahun 1970 yang dibawa oleh Malaysia dan Singapura ke beberapa kota besar di Nusantara, seperti Medan, Bandung, dan Jakarta.

Tujuan dari olahraga ini adalah menendang bola melewati net ke lapangan lawan untuk mendapatkan poin.

Berbeda dengan olahraga voli, dalam memainkan sepak takraw, kontak bola yang dilakukan tidak boleh menggunakan tangan maupun lengan dan hanya diperbolehkan menggunakan kaki, kepala, dan dada.

Peraturan Sepak Takraw

peraturan sepak takraw

perpustakaan.id

ISTAF atau International Sepak Takraw Federation merupakan badan dunia yang mengatur olahraga sepak takraw. Pertama kali didirikan pada tahun 1992, ISTAF bertujuan untuk mempromosikan sepak takraw secara global.

ISTAF juga mengatur regulasi yang ada pada kompetisi, termasuk juga peralatan hingga pakaian yang digunakan pemain selama pertandingan. Berikut peraturannya:

1. Posisi dan Jumlah Pemain

Sepak takraw umumnya dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari tiga pemain yang memiliki peran tertentu, seperti tekong, killer, dan feeder.

Dengan tugas dan perannya masing-masing, berikut penjelasan lengkap untuk tiap posisinya, sebagai berikut.

  • Tekong atau server, yang umumnya berada di lingkaran tengah lapangan memiliki tugas untuk melakukan servis di awal permainan, tekong dapat menendang bola dengan kecepatan tinggi dengan tujuan membuat lawan kesulitan.
  • Killer atau striker, yang berada di sebelah kiri dan kanan lapangan memiliki tugas untuk mengeksekusi serangan ke bagian lapangan lawan. Ketika dalam posisi bertahan, killer atau striker memiliki tanggung jawab untuk memblokir tendangan serta smash yang diberikan pihak lawan.
  • Feeder, yang juga berada di sebelah kiri dan kanan lapangan yang harus memiliki kontrol dan penguasaan tinggi akan bola. Hal ini dikarenakan feeder harus dapat memberikan umpan yang mudah untuk dieksekusi oleh striker. Selain itu, feeder juga harus mampu menendang dan memblok serangan lawan.

2. Perlengkapan dan Lapangan Pertandingan

Umumnya, lapangan yang digunakan untuk olahraga sepak takraw menyerupai lapangan bulu tangkis dengan beberapa perbedaan tertentu.

Berbeda dengan bulu tangkis, bola yang digunakan pada olahraga ini awalnya menggunakan anyaman rotan yang kemudian diubah menjadi material serat sintetis.

Berikut ini beberapa aturan yang harus dipenuhi seputar perlengkapan dan lapangan pertandingan dalam olahraga sepak takraw:

  • Bola yang digunakan berbentuk bulat dan terbuat dari serat sintetis yang memiliki 12 lubang serta 20 persimpangan anyaman. Bola untuk pria memiliki keliling 41-43 cm dengan bobot 170-180 gram, sedangkan untuk wanita memiliki keliling 42-44 cm dengan bobot bola 150-160 gram.
  • Lapangan sepak takraw memiliki ukuran 13,4 x 6,1 m yang kemudian dibagi dua, dengan masing-masing ketinggian 1,52 untuk pria dan 1,42 m untuk wanita.
  • Pakaian yang digunakan terdiri dari jersey, celana pendek, kaus kaki, serta sepatu olahraga. Jersey yang digunakan harus dimasukkan dilengkapi dengan nomor masing-masing pemain yang tertera di depan dan belakang. Kapten tim harus menggunakan ban dengan warna berbeda dengan jersey di lengan bagian kiri.

3. Perhitungan Skor Pertandingan

Dalam olahraga sepak takraw, poin bisa didapatkan tim ketika pemain mampu memasukkan bola ke bagian lapangan lawan atau ketika lawan melakukan kesalahan.

Jika kondisi tersebut terpenuhi, maka tim akan mendapatkan satu poin. Jika satu tim mencetak 21 poin lebih dulu, maka regu tersebut akan memenangkan set tersebut.

Jika skor kedua tim seri 20-20, maka wasit akan melakukan perpanjangan set hingga salah satu tim unggul dua poin atau maksimal mencapai 25 poin.

Permainan sepak takraw umumnya berlangsung dalam dua set dengan jeda masing-masing set selama dua menit. Regu yang memenangkan kedua set maka akan memenangkan pertandingan. Jika masing-masing tim memenangkan satu set, maka akan ada perpanjangan set tie-break yang akan dimainkan hingga 15 poin saja.

Jika skor kedua tim seri 14-14, maka pertandingan akan diperpanjang hingga salah satu tim unggul sebanyak dua poin atau hingga maksimal poin mencapai 17.

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

depositphotos.com

Sebelum permainan dimulai, kapten atau perwakilan dari kedua tim akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan sisi lapangan dan siapa yang melakukan servis terlebih dahulu.

Pertandingan akan dimulai dengan ditandai feeder yang melempar bola ke tekong untuk melakukan servis dengan menendang bola ke bagian lapangan lawan.

Hingga bola melewati bagian net, feeder dan striker harus tetap berada di bagian mereka. Pihak lawan harus dapat mengembalikan bola yang diberikan dan melewati net dengan tidak lebih dari tiga sentuhan.

Sentuhan di seluruh bagian tubuh diperbolehkan, terkecuali sentuhan menggunakan lengan yang dimulai dari bahu hingga ujung jari.

Selama pertandingan, regu dapat mencetak poin dengan memasukkan bola ke lapangan lawan atau memanfaatkan kesalahan dari pihak tim lawan.

Berikut ini beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan pihak lawan dan mungkin terjadi:

  • Menendang bola hingga keluar batas.
  • Bola gagal menyebrang ke bagian lapangan lawan.
  • Pemain menyentuh net ketika menendang bola.
  • Tim melakukan lebih dari tiga kali sentuhan sebelum mengembalikan bola melewati net lawan.
  • Pemain menyentuh bola menggunakan lengan atau tangan.
  • Pemain menyentuh bola yang masih berada di bagian lapangan lawan.
  • Tekong melakukan servis dengan melompat atau tidak menyentuh tanah.
  • Tekong tidak berhasil melakukan kontak ketika servis.
  • Bola menyentuh jaring.
  • Bola menyentuh bagian langit, tanah, ataupun bagian lapangan lainnya.

Teknik dan Keterampilan pada Sepak Takraw

Teknik permainan sepak takraw membutuhkan kelincahan, kelenturan, hingga kekuatan tubuh agar dapat melakukan servis, bertahan, hingga menyerang.

Berikut ini beberapa teknik dan keterampilan yang dapat dilatih untuk memainkan sepak takraw dengan baik:

  • Inside kick, yang menjadi teknik paling umum dan mendasar, memanfaatkan tendangan yang berfungsi untuk mengontrol bola. Untuk melakukan inside kick, kamu dapat menggunakan kaki bagian dalam untuk menyentuh bola, sedangkan kaki lainnya memiliki tanggung jawab sebagai tumpuan.
  • Outside kick, yang merupakan teknik tendangan yang berfungsi untuk mendorong bola ke atas menggunakan kaki bagian luar. Untuk melakukannya, pemain perlu menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan kaki lainnya menekuk hingga membentuk sudut 90 derajat sambil diarahkan ke luar untuk menyentuh bola.
  • Header, yang menyerupai sundulan yang dilakukan dalam sepak bola, berbeda dengan sundulan karena dilakukan menggunakan dahi untuk membuat bola melayang ke atas. Teknik ini dapat digunakan ketika bola yang datang terlalu tinggi dan sulit dijangkau dengan tendangan.
  • Horse kick serves, yang merupakan teknik tendangan tinggi hingga melewati batas bahu dan kepala. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang menantang karena memerlukan keterampilan dan fleksibilitas tinggi. Namun, jika berhasil dilakukan, horse kick serve dapat menjadi salah satu teknik yang efektif untuk mendapatkan poin.
  • Roll spike, yang merupakan teknik serangan atau smash dengan memanfaatkan unsur akrobatik. Untuk melakukan teknik ini, dimulai dengan gerakan melompat menggunakan satu kaki yang diarahkan ke arah bola, dengan kaki lainnya digunakan untuk menendang bola melewati bahu yang berlawanan.

Manfaat Sepak Takraw bagi Tubuh

Sepak takraw juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh para pemainnya, seperti:

1. Menjaga Kebugaran Tubuh

Manfaat pertama dari sepak takraw adalah menjaga kebugaran tubuh karena olahraga ini membutuhkan gerakan dan koordinasi seluruh tubuh.

Gerakan yang dilakukan dengan benar dapat memberikan manfaat bagi tubuh dan dalam jangka panjang dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dibandingkan dengan hanya berdiam diri saja.

2. Meningkatkan Stamina dan Daya Tahan Tubuh

Selanjutnya, stamina dan daya tahan tubuh yang dapat ditingkatkan melalui permainan sepak takraw yang membutuhkan seluruh bagian tubuh untuk bergerak.

Jika secara rutin dilakukan, olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan serta kebugaran tubuh. Dengan tubuh yang kuat, kamu juga dapat memainkan sepak takraw dengan lebih baik dan mudah.

3. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Otot

Karena melibatkan banyak gerakan menendang dan melompat, olahraga tradisional ini juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot tubuh karena terus-menerus dilatih, khususnya bagian kaki dan inti.

4, Melatih Otak

Bukan hanya membutuhkan kekuatan fisik, sepak takraw juga melibatkan koordinasi, ketangkasan, hingga pemecahan masalah agar dapat bermain dengan baik, mulai dari menahan hingga membalas serangan lawan.

Kemampuan-kemampuan tersebut akan terus terlatih selama permainan berlangsung yang dapat membantu melatih otak dan pikiran untuk bekerja lebih cepat membuat sebuah keputusan.

Hal ini mampu membantu dalam meningkatkan fokus, konsentrasi, hingga kemampuan kognitif seseorang untuk mengambil keputusan dengan cepat dan strategis ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Olahraga kardio dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot jantung yang melibatkan gerakan ritmis dan berulang, seperti halnya sepak takraw.

Sebagai aktivitas fisik yang cukup intens dimana untuk memainkannya melibatkan seluruh bagian tubuh, sepak bola takraw dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

6. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Manfaat selanjutnya dari sepak bola takraw yaitu mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh, khususnya pada bagian pinggung, punggung, dan kaki karena gerakan dinamis yang dibutuhkan untuk memainkan olahraga ini dengan baik.

Gerakan menendang, menyundul, hingga menjaga keseimbangan yang dibutuhkan dalam olahraga ini melibatkan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Oleh sebab itu, jika dilatih terus-menerus, maka kamu dapat merasakan peningkatan pada fleksibilitas tubuh serta jangkauan gerak tubuh.

7. Mengurangi Stres

Seperti banyak olahraga lainnya, sepak takraw juga dapat membantu mengurangi stres karena dapat memicu pelepasan endorfin yang merupakan hormon pereda stres yang mampu meningkatkan suasana hati.

Hormon endorfin sendiri merupakan senyawa kimia yang dapat dihasilkan oleh tubuh untuk meredakan rasa nyeri secara alami ketika sakit atau stres.

Bukan hanya itu, hormon endorfin juga bertanggung jawab atas perasaan senang dan energi positif yang dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Oleh sebab itu, untuk mengurangi stres atau depresi yang sedang kamu rasakan, olahraga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasinya,

8. Membuat Tubuh Ideal

Berolahraga yang membutuhkan banyak energi serta membantu dalam membakar kalori dapat membentuk tubuh ideal. Sepak takraw sebagai olahraga yang cukup intens juga dapat membantu dalam melatih dan membentuk tubuh tanpa harus pergi ke gym.

9. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Sepak takraw yang melibatkan penggunaan dan koordinasi antara tangan, kaki, hingga kepala untuk mengoper bola ke anggota tim lainnya atau menyerang lawan membutuhkan keterampilan motorik yang baik.

Dengan latihan yang tepat dan dlakukan terus menerus, para pemain secara tidak langsung dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar mereka dan memainkan olahraga ini lebih baik sekaligus meningkatkan koordinasi tubuh.

Nah, itulah pembahasan seputar olahraga sepak takraw mulai dari sejarah, peraturan, cara bermainnya hingga teknik yang harus dikuasai dalam olahraga tradisional ini.

Selain menantang, sepak takraw juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, seperti kebugaran kardiovaskular, meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, koordinasi, hingga keseimbangan tubuh. Dengan melakukan olahraga ini, sahabat MyProtection juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh sebagai langkah prevensi melawan penyakit.

Bukan hanya dengan berolahraga, dapatkan perlindungan kesehatan juga bagi diri dan anggota keluarga melalui Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Keuangan
5 mins read 11/08/2025
6 Contoh Pajak Langsung yang Berlaku di Indonesia yang Perlu Diketahui!

Contoh Pajak Langsung - Terdapat dua jenis pajak yang berlaku di Indonesia jika dilihat dari segi cara pemungutannya, yaitu pajak langsung dan tidak langsung yang dibedakan berdasarkan karakteristik, fungsi, serta dasar hukumnya.

Pajak langsung merupakan pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak dan tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain. Contoh pajak langsung mencakup PPh, PBB, dan PKB yang akan dibahas lebih dalam pada artikel ini!

Untuk lebih memahami pengertian, berbagai contoh pajak langsung di Indonesia, hingga hal apa saja yang membedakan pajak langsung dan tidak langsung, simak informasi berikut ini!

6 Contoh Pajak Langsung yang Berlaku di Indonesia yang Perlu Diketahui!

pengertian pajak langsung

pexels

Pengertian pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 pasal 1 adalah kontribusi wajib seseorang maupun badan kepada negara yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara guna kemakmuran rakyat.

Pajak berdasarkan cara pemungutannya dapat terbagi menjadi dua jenis, yaitu pajak langsung dan tidak langsung.

Pajak langsung merupakan pajak yang dikenakan secara langsung pada pihak wajib pajak berdasarkan kemampuan ekonomi seseorang dan tidak dapat dilimpahkan ke pihak lain.

Contoh pajak langsung yang dapat ditemui, seperti PPh, PBB, dan PKB. Pemungutannya bersifat rutin, berkelanjutan, dan berpacu pada data penghasilan maupun aset wajib pajak.

Untuk lebih memahami pajak langsung, terdapat 3 unsur yang harus kamu kenali, seperti:

  • Penanggung jawab pajak merupakan pihak yang secara formal yuridis diwajibkan untuk melunasi pajak, jika terdapat faktor maupun kejadian yang menimbulkan sebab untuk dikenakan pajak.

  • Penanggung pajak, yang dalam arti ekonomis menjadi pihak atau orang yang faktanya memikul beban pajak.

  • Pemikul beban pajak, yang berarti pihak atau orang yang berdasarkan maksud dari pembuat undang-undang harus memikul beban pajak.

Jika ketiga unsur tersebut terdapat pada satu orang, maka pajak tersebut masuk ke dalam pajak langsung.

Contoh Pajak Langsung

contoh pajak langsung

pexels

Untuk lebih memahami pajak langsung, berikut beberapa contohnya yang harus kamu ketahui:

1. Pajak Penghasilan (PPh)

Contoh pajak langsung pertama, yaitu pajak penghasilan atau PPh yang menjadi contoh pajak paling umum.

Pajak penghasilan dikenakan pada individu maupun badan usaha berdasarkan penghasilan yang didapatkan dalam periode waktu tertentu, seperti setahun. Pajak penghasilan juga terbagi ke dalam beberapa kategori, seperti PPh Orang Pribadi dan PPh Badan.

Contohnya, ketika seseorang yang bekerja sebagai karyawan memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp 10.000.000, maka akan dikenakan pajak penghasilan yang sesuai dengan tarif progresif yang telah ditetapkan pemerintah.

Pajak Penghasilan terdiri dari beberapa jenis, seperti PPh Pasal 21 untuk pegawai, PPh Pasal 22 untuk pengusaha dan pekerja lepas, PPh Pasal 23 untuk penghasilan investasi, serta PPh Pasal 25 untuk badan usaha.

Besaran pajak yang ada tergantung pada tingkat penghasilan dari orang tersebut. Berikut detailnya masing-masing.

  • PPh Pasal 21 untuk penghasilan hingga Rp 60 juta sebesar 5 persen.

  • PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 60 juta hingga Rp 250 juta sebesar 15 persen.

  • PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 250 juta hingga Rp 500 juta sebesar 25 persen.

  • PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar sebesar 30 persen.

  • PPh Pasal 21 untuk penghasilan di atas Rp 5 miliar sebesar 35 persen.

  • PPh Pasal 23 sebesar 2 persen.

  • PPh Pasal 25 untuk pribadi sebesar 10 persen.

  • PPh Pasal 25 untuk badan sebesar 25 persen.

2. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Contoh pajak langsung lainnya adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak ini dikenakan kepada setiap pemilik properti, baik berupa tanah, bangunan, maupun keduanya, yang ditentukan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Nilai NJOP ini mencerminkan harga pasar wajar atas properti di suatu wilayah, dan bisa berbeda-beda tergantung pada lokasi dan kondisi objek pajak tersebut.

Informasi mengenai besarnya PBB yang harus dibayarkan akan disampaikan kepada wajib pajak melalui SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) setiap tahunnya.

SPPT ini mencantumkan data lengkap mengenai objek pajak, NJOP, dan jumlah pajak terutang yang harus dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.

PBB merupakan pajak tahunan yang wajib dibayarkan oleh setiap pemilik properti, dan pembayarannya dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti bank, kantor pos, maupun platform digital yang ditunjuk pemerintah.

Di Indonesia, ketentuan mengenai PBB diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985, yang kemudian mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 untuk menyesuaikan dengan perkembangan kondisi ekonomi dan kebijakan perpajakan nasional.

Sebagai contoh, seorang pemilik rumah dengan NJOP sebesar Rp500 juta akan dikenakan PBB berdasarkan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, misalnya sebesar 0,1% dari NJOP.

Dengan demikian, jumlah PBB yang harus dibayarkan adalah Rp500.000 per tahun. Besaran tarif ini bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing daerah, terutama dalam konteks PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sudah menjadi kewenangan pemerintah daerah sejak diberlakukannya desentralisasi fiskal.

3. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu contoh pajak langsung yang dikenakan kepada pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, setiap tahun.

PKB dipungut oleh pemerintah daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan diatur secara nasional melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta lebih rinci diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001.

Ketentuan teknis pelaksanaannya kemudian dituangkan dalam peraturan gubernur atau peraturan daerah setempat, sehingga tiap provinsi dapat menerapkan kebijakan tarif dan prosedur pembayaran yang sedikit berbeda sesuai kebutuhan fiskal dan karakteristik wilayahnya.

Objek PKB mencakup seluruh kendaraan bermotor yang beroperasi di darat, termasuk mobil penumpang, truk, bus, sepeda motor, dan kendaraan khusus seperti ambulans atau pemadam kebakaran, kecuali jenis kendaraan tertentu yang dibebaskan oleh undang-undang, misalnya kendaraan dinas milik TNI dan Polri.

Subjek pajaknya adalah orang pribadi atau badan yang secara hukum memiliki hak kepemilikan atas kendaraan tersebut, sebagaimana tercantum dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Hal ini menegaskan bahwa kewajiban pajak melekat pada kepemilikan, bukan semata-mata pada penggunaan kendaraan.

Besaran PKB dihitung berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan setiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Keputusan Menteri.

Tarif dasar nasional berkisar antara 1 % hingga 2 % dari NJKB untuk kendaraan pertama, dan dapat meningkat progresif. Misalnya mencapai 2,5 % atau lebih, apabila seseorang memiliki kendaraan kedua dan seterusnya atas nama yang sama serta domisili yang sama.

Beberapa provinsi menerapkan sistem tarif progresif untuk menekan kepemilikan kendaraan pribadi berlebih dan mengurangi kemacetan, sedangkan daerah lain masih memungut tarif flat sesuai pertimbangan lokal.

Sebagai contohnya, apabila seseorang memiliki mobil dengan NJKB sebesar Rp300 juta, dan provinsi menetapkan tarif PKB 2 % untuk kendaraan pertama, maka kewajiban PKB tahunannya adalah 2 % × Rp300 juta = Rp6 juta.

Apabila orang yang sama kemudian membeli mobil kedua seharga Rp200 juta, tarif progresif sebesar 2,5 % dapat dikenakan sehingga PKB mobil kedua menjadi Rp5 juta per tahun. Perhitungan ini memberi gambaran jelas bagaimana nilai jual dan kebijakan progresif memengaruhi jumlah pajak yang harus dibayar.

Pembayaran PKB dapat dilakukan secara langsung di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), gerai Samsat Keliling, ataupun melalui kanal digital seperti e-Samsat, marketplace, dan mobile banking yang telah bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah.

Kemudahan ini mendorong wajib pajak untuk membayar tepat waktu sekaligus meminimalisasi antrean.

Bagi wajib pajak yang menunggak, sanksi administrasi berupa bunga keterlambatan dibebankan per bulan sesuai aturan daerah, dan apabila tunggakan berlarut, kendaraan dapat diblokir atau terkena denda lebih tinggi ketika proses perpanjangan STNK.

Dana yang terkumpul dari PKB dialokasikan untuk pemeliharaan serta pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan keselamatan lalu lintas, dan layanan publik lain di tingkat provinsi.

Dengan demikian, pembayaran PKB tidak hanya memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kualitas fasilitas transportasi yang dinikmati masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah kerap memberikan insentif berupa pembebasan denda atau diskon tarif pada periode tertentu. Misalnya pemutihan pajak guna mendorong kepatuhan dan meningkatkan penerimaan daerah.

Wajib pajak disarankan memanfaatkan kesempatan ini untuk melunasi tunggakan dan menjaga status legal kendaraannya tetap aktif. Selain itu, data PKB juga digunakan sebagai dasar perencanaan transportasi dan kebijakan lingkungan di wilayah perkotaan.

4. Pajak Warisan

Pajak warisan yang menjadi contoh pajak langsung selanjutnya merupakan pajak yang dikenakan pada penerima warisan dari harta yang diwariskan oleh seseorang yang telah meninggal dunia.

Pajak warisan atau ahli waris ini dikenakan berdasarkan nilai aset dari harta yang diwariskan tersebut.

Contohnya, jika seseorang menerima warisan seperti properti dengan nilai 1 miliar, maka orang tersebut wajib membayar pajak berdasarkan aturan persentase yang berlaku.

5. Bea Materai

Bea Materai juga termasuk dari contoh pajak langsung. Bea Materai merupakan pajak yang dikenakan pada dokumen yang bersifat perdata dan digunakan sebagai alat bukti pada pengadilan.

Pajak jenis ini biasanya berbentuk materai tempel maupun elektronik yang dibutuhkan untuk memberikan kekuatan hukum maupun keabsahan dokumen pada sebuah dokumen.

Adanya bea materai memiliki tujuan untuk membiayai administrasi negara dan memberikan legalitas pada dokumen tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 terkait Bea Materai, dokumen yang dikenakan bea materi merupakan dokumen yang memiliki nilai ekonomi maupun digunakan pada kegiatan komersial dan perjanjian hukum.

6. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

PPN atau Pajak Pertambahan Nilai pada umumnya dianggap pajak tidak langsung, namun pada beberapa negara termasuk Indonesia pajak jenis ini dapat dikategorikan sebagai pajak langsung di beberapa sektor tertentu.

Jenis pajak langsung ini biasanya akan ditambahkan dan dipungut dari transaksi finansial baik yang dilakukan seorang individu maupun bisnis dan harus membayarkannya kepada otoritas pajak.

Tarif Pajak Pertambahan Nilai dapat terbagi ke dalam dunia jenis, yaitu tarif umum sebesar 11% yang berlaku sejak April 2022 dikenakan atas penyerahan BKP atau Barang Kena Pajak dan JKP atau Jasa Kena Pajak di dalam negeri serta tarif khusus PPN sebesar 0% dikenakan atas ekspor BKP dan JKP.

Jenis tarif umum PPN dapat berubah baik menjadi lebih rendah maupun tinggi, mulai dari 5% hingga 15% berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah yang ada dan berlaku.

Perbedaan Pajak Langsung dan Tidak Langsung

Perbedaan paling sederhana yang dapat dilihat antara pajak langsung dan tidak langsung adalah ketentuan pemungutan dan pelimpahan.

Di mana, pajak langsung tidak dapat dilimpahkan ke pihak lain, sedangkan pajak tidak langsung pembebanannya dapat dilimpahkan ke pihak lain namun bebannya tetap menjadi tanggung jawab dari pewajib pajak.

Berdasarkan buku berjudul Ekonomi untuk SMA Kelas XI karya Eeng Ahman dan Epilndriani, perbedaan pajak langsung dan tidak langsung meliputi:

  • Pajak langsung dipungut berdasarkan ketetapan pajak atau kohir, sedangkan pajak tidak langsung tidak memiliki surat ketetapan pajak.

  • Pajak langsung dipungut dalam periode tahunan, sedangkan pajak tidak langsung akan dipungut setiap terjadi transaksi saja.

  • Pajak langsung tidak dapat dilimpahkan pada orang lain, sedangkan pajak tidak langsung dapat dilimpahkan pada orang lain.

Lebih lanjut, terdapat setidaknya empat perbedaan mendasar antara pajak langsung dan pajak tidak langsung, yaitu:

  • Berdasarkan pihak yang dibebankan, pajak langsung dibebankan pada pihak yang terdaftar sebagai wajib pajak, sedangkan pajak tidak langsung dibebankan pada pihak pengganti yang diberikan wewenang.

  • Berdasarkan transparansi, pajak langsung sering dianggap lebih transparan karena jumlah yang harus dibayarkan terlihat, sedangkan pajak tidak langsung tidak selalu terlihat karena biasanya sudah diterapkan pada harga barang atau jasa yang dibeli.

  • Berdasarkan objek pajak, pajak langsung dibebankan pada individu atau badan usaha berdasarkan pendapatan, kekayaan, maupun transaksi tertentu, sedangkan pajak tidak langsung dibebankan pada barang atau jasa yang digunakan dan dikonsumsi oleh individu.

  • Berdasarkan aspek keadilan, pajak langsung berpotensi lebih adil karena besarannya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi pihak yang membayar, sedangkan pajak tidak langsung besarannya tidak merata karena bergantung pada barang dan jasa yang dikonsumsi.

Nah, itulah pembahasan seputar contoh pajak langsung yang ada pada sistem perpajakan Indonesia. Seperti pembahasan yang ada, pajak langsung dikenakan pada pihak wajib pajak disesuaikan dengan kemampuan ekonomi dan sifatnya rutin dan tidak dapat dilimpahkan.

Pajak langsung, seperti Pajak Penghasilan atau PPh merupakan kewajiban individu atas penghasilan yang diterima setiap tahunnya. Agar memiliki pengelolaan penghasilan setelah pajak yang lebih bijak, salah satu caranya adalah dengan mengalokasikan sebagian dana untuk perlindungan jangka panjang, seperti asuransi kesehatan.

Perlindungan Kesehatan Prima dari Lippo General Insurance hadir sebagai perlindungan diri dan anggota keluarga, bukan hanya menjaga kesehatan finansial namun juga dapat menjadi langkah cerdas dalam merencanakan masa depan tanpa beban biaya media tidak terduga.

Beberapa keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan, antara lain:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel