Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.
Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!
Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.
Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.
Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.
Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.
Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.
Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.
Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.
Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.
Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.
Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.
Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.
Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.
Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.
Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.
Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.
Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.
Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.
Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.
Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.
Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.
Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.
Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.
Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.
Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.
Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.
Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!
Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.
Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.
Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:
Menghabiskan uang THR tanpa rencana.
Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.
Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.
Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.
Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.
THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.
Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:
Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam
Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan
Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu
Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha
Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.
Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.
Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.
Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.
Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.
Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.
Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.
Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.
Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12
Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.
THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667
Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.
Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.
Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.
Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.
Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.
Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.
Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.
Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.
Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.
Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Apa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang terbaik? Sering kali kondisi ini datang secara tiba-tiba yang membuat banyak orang panik.
Bukan hanya jantung berdenyut dengan cepat, kondisi ini juga dapat dibarengi dengan gejala kepala pusing, sesak nafas, badan lemas, nyeri dada, hingga pingsan yang perlu diwaspadai.
Oleh sebab itu, melalui artikel ini kita akan membahas secara detail apa yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang perlu kamu ketahui!
pexels
Bagi sahabat MyProtection yang mengalami kondisi ini, terdapat beberapa cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang harus kamu ketahui, seperti:
Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah melakukan teknik relaksasi. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan jantung berdebar adalah stres.
Ketika seseorang stres atau mengalami emosi yang intens, tubuh dapat melepaskan hormon stres yang dapat memicu jantung berdebar kencang.
Dengan melakukan teknik relaksasi dengan tepat, seperti yoga maupun meditasi mampu membantu mengatasinya.
Cara lain yang dapat kamu lakukan seperti duduk bersila dan tarik napas secara perlahan sambil mengeluarkannya melalui mulut secara berulang yang dapat membantu diri menjadi lebih tenang.
Menerapkan teknik pernapasan dalam atau deep breathing dapat membantu dalam menenangkan sistem saraf sekaligus menormalkan irama detak jantung.
Lebih lanjut, Dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA dalam artikel berjudul Penyebab Jantung Berdebar Meskipun Sedang Tidak Beraktivitas menjelaskan teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi jantung berdebar, antara lain:

pexels
Elektrolit memiliki fungsi untuk membantu dalam mengatur kontraksi otot jantung, menjaga keseimbangan cairan, hingga memindahkan sinyal listrik ke seluruh bagian tubuh yang pentingdalam mendorong fungsi jantung dapat berjalan dengan baik.
Menjaga dan mengembalikan keseimbangan elektrolit sendiri dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan elektrolit, seperti kalium, natrium, magnesium, hingga kalsium yang penting bagi tubuh.
Kandungan tersebut dapat ditemukan pada bahan makanan dan minuman sehari-hari, seperti pisang, alpukat, ubi jalar, sayuran, kacang, hingga produk susu.
Kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh juga dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi elektrolit yang menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit dan berakibat terjadinya gangguanpada irama jantung,
Cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas juga dapat dilakukan dengan menghindari penyebab yang memicu kondisi tersebut. Untuk mengetahuinya dengan pasti, kamu dapat melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung.
Berikut ini beberapa pemicu yang dapat menyebabkan terjadinya jantung berdebar kencang yang harus kamu ketahui, seperti:
pexels
Untuk menjaga kesehatan jantung serta mengatasi jantung berdebar, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang juga menjadi kunci khususnya dalam jangka panjang.
Makanan yang tidak sehat mampu menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada arteri yang mampu mengurangi aliran darah ke jantung yang jika dibiarkan mampu menyebabkan serangan jantung atau jantung berhenti mendadak.
Untuk menjaga kesehatan jantung, terdapat prinsip konsumsi makanan yang harus diikuti khususnya bagi pasien penderita yang dibahas oleh Kementerian Kesehatan, antara lain:
Makanan-makanan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung adalah buah dan sayur, ikan berlemak, biji-bijian utuh, lemak sehat, cokelat hitam, bawang putih, teh hijau, yoghurt, hingga tahu.
Menghindari stres juga menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas. Kondisi stres yang dialami juga harus segera ditangani untuk menghindari masalah lebih serius, seperti risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.
Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan guna menangani stres yang dialami, antara lain:
Selanjutnya adalah meminum air putih yang cukup. Hal ini dikarenakan salah satu penyebab jantung berdebar adalah dehidrasi yang dapat disebabkan kurangnya air dalam darah dan membuat konsistensi darah menjadi lebih kental.
Konsistensi darah yang mengental dapat membuat organ jantung bekerja lebih keras yang membuat terjadinya peningkatan denyut nadi serta menyebabkan potensi kondisi palpitasi tersebut.
Berikut ini beberapa manfaat minum air putih untuk menjaga kesehatan jantung yang harus kamu ketahui:
Tidur yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendapatkan tidur yang mencukupi selama 7 hingga 9 jam setiap harinya.
Seseorang yang tidak mendapatkan tidur yang mencukupi dapat mengalami peningkatan kadar adrenalin dalam tubuh, yang dapat memicu detak jantung cepat dan tidak teratur.
Bukan hanya itu, posisi tidur seseorang juga dapat mempengaruhi aliran darah, fungsi paru-paru, hingga fungsi jantung. Terdapat posisi yang dapat membantu mencegah terjadinya palpitasi jantung serta posisi tidur lainnya yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:
Berolahraga secara rutin juga penting dalam menjaga kesehatan fisik, mental, serta emosional seseorang.
Menurut American Heart Association, olahraga yang dibutuhkan seseorang yaitu 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas sedang ataupun 75 menit per minggu untuk aktivitas aerobik berintensitas tinggi.
Olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seperti:
Dr. Robert E Saragih menyatakan bahwa terdapat setidaknya tiga jenis olahraga yang aman untuk penderita penyakit jantung, antara lain:
Nah, itulah pembahasan seputar berbagai cara mengatasi jantung berdebar kencang dan badan lemas yang dapat kamu lakukan guna menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakitnya.
Walaupun langkah-langkah dapat dilakukan di rumah, jika gejala yang kamu alami sudah semakin parah, seperti hipotensi, nyeri dada yang menjalar, penurunan kesadaran, hingga kaki dan tangan terasa dingin, akan lebih baik segera melakukan konsultasi ke dokter.
Hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keadaan dapat segera membaik. Hadirnya Perlindungan Kesehatan Prima dapat membantu sahabat MyProtection sebagai langkah preventif yang bisa muncul secara tidak terduga dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi diri dan anggota keluarga.
Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat kamu terima:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 24 Februari 2020 - MyProtection News
Anda punya rencana untuk jalan-jalan ke Semarang? Kota satu ini mempunyai banyak daya tarik. Mulai dari pilihan titik wisata yang unik hingga warisan kuliner legendaris!
Jika Anda berkunjung ke Kota Lama, Semarang Anda bisa melihat jejeran gedung-gedung tua nan kokoh peninggalan dari zaman Belanda. Bukan hanya gedung berusia ratusan tahun, lho, yang masih bisa Anda temui. Jajaran kuliner legendaris pun bisa Anda nikmati di Semarang. Ini daftarnya!
Nasi Koyor Kota Lama
Pernah mendengar menu satu ini? Nasi Koyor merupakan hidangan yang bisa Anda temui di sekitar lokasi Kota Lama. Nasi Koyor sendiri berisi nasi, koyor (urat sapi), oseng kacang panjang, dan sambal. Menu legendaris ini sudah ada sejak 1955, lho! Pemiliknya meracik menu koyor dengan resep turun temurun yang diwariskan sejak dulu. Harganya pun murah, hanya sekitar Rp 25.000 sepiring saja dan Anda dipastikan kenyang.

(Sumber: https://ramahtraveler.com/kuliner-semarang/)
Loenpia Mbak Lien
Kota Semarang cukup identic dengan lumpianya yang unik. Makanan yang menjadi oleh-oleh favorit khas Semarang ini berisi rebung, daging ayam, dan telur. Anda bisa mencoba Loenpia Mbak Lien yang telah berdiri sejak 1980. Toko lumpia ini pun terkenal di kalangan penduduk lokal maupun wisatawan. Anda tertarik mencobanya?

(Sumber: Instagram @bukanrastaman)
Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar
Pecinta daging kambing tak perlu khawatir saat berkunjung ke Semarang. Pasalnya Anda bisa menikmati Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar yang berada di dekat Gereja Blenduk. Perpaduan bumbu dan rempah dari Jawa dan Arab menyatu untuk memanjakan lidah Anda. Ditambah dengan kuah gulai yang gurih dari santan membuat Gulai Kambing Bustama menjadi spot kulineran yang diincar turis ataupun penduduk sekitar. Kuliner yang satu ini juga sudah berusia sepuh, karena telah ada sejak 1969. Yuk, cobain!

(Sumber: https://www.goodindonesianfood.com/story/semarang-sate-gule-kambing-29/)
Sate dan Gule Kambing 29
Jika gulai kambing belum cukup untuk memuaskan rasa ngidam Anda, maka kedai makan Sate & Gule Kambing 29 yang berdiri dari 1945-an patut dicoba. Anda bisa menemukan berbagai olahan daging kambing seperti sate buntel dan gulai. Bumbu sate meresepan hingga ke dalam daging menjadikan makanan satu ini “buruan wajib” bagi para pecinta kuliner. Wah, rasanya ingin langsung ke Semarang dan mencoba hidangan satu ini.

(Sumber: TokoOen.com)
Toko Oen
Toko yang menjaga kekentalan arsitektur Belanda ini sudah dikenal masyarakat sejak 1936. Anda bisa menikmati pengalaman makan sambil kembali ke tempo dulu yang membangkitkan rasa nostalgia.
Ketika Anda masuk ke Toko Oen, Anda bisa melihat potret Kota Semarang di zaman dahulu yang terpajang di dinding. Untuk semakin meresapi nuansa tempo dulu yang otentik, Anda bisa merasakan berbagai hidangan yang terkenal di jamannya seperti lumpia, bistik daging, es krim, dan banyak lagi.
Toko Oen juga memadukan cita rasa Eropa, Jawa, dan Tiongkok ke dalam seluruh hhidangannya. Menarik untuk dicoba, bukan?
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 24 Februari 2021 - Myprotection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Tentunya paling senang kalau sudah mendengar kata gajian!
Namun sebelum kamu menghabiskan uang untuk belanja dan checkout keranjang di e-Commerce langgananmu, jangan melupakan 3 prioritas utama ini ketika mengelola keuangan pasca gajian:
Penting bagi kamu untuk melunasi cicilan atau utang jika ada seperti cicilan rumah dan mobil. Pasalnya, semakin lama ditunda, bunga pinjaman atau utang bisa jadi semakin besar. Pastikan juga kamu menyisihkan uang terlebih dahulu untuk membeli kebutuhan pokok seperti listrik, air, biaya sekolah anak, dan makanan.
Saat ini, menabung dan mulai berinvestasi menjadi salah satu prioritas utama bagi kita semua. Baik untuk kamu yang masih lajang ataupun sudah berkeluarga. Menghadapi situasi tak pasti, kamu wajib menyiapkan tabungan atau dana darurat minimal 10% - 20% dari pendapatanmu. Selain menabung, kamu juga bisa belajar berinvestasi walaupun nilainya kecil. Baik investasi saham, reksadana, dan investasi kesehatan dengan memiliki asuransi kesehatan dan harta benda!
Sahabat MyProtection, tentunya kita berharap selalu diberikan kesehatan baik secara fisik, mental, dan materi. Namun, di luar sana masih ada banyak orang yang tidak seberuntung kamu saat ini. Jangan lupa untuk berbagi dan membantu sesama. Berbagi tak melulu bicara soal uang. Berbagi ilmu dan pengalaman juga bisa! Khususnya di tengah pandemi COVID-19 ini, mari kita hadapi bersama dan saling bahu membahu menolong sesame.
Salam,
Sahabat MyProtection