Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Beda Paspor Biasa dan Elektronik, Lebih Untung yang Mana?

Beda Paspor Biasa dan Elektronik, Lebih Untung yang Mana?

17 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 20 Maret 2025 - MyProtection News

Sebelum memulai perjalanan ke luar negeri, terdapat hal yang harus Anda persiapkan sebelum pergi. Seperti pentingnya memiliki asuransi perjalanan MyTravel Protection untuk pengalaman liburan yang aman dan nyaman.

Lalu, Anda juga harus menyiapkan paspor. Jika sebelumnya Anda hanya bisa membuat paspor. Kini, Anda diberikan dua pilihan oleh Badan Imigrasi Nasional yaitu membuat paspor biasa atau e-paspor.

Beda Paspor Biasa dan Elektronik, Lebih Untung Mana?

Beda Paspor Biasa dan Elektronik

https://jogja.imigrasi.go.id/perbedaan-paspor-biasa-dan-elektronik-mana-yang-tepat-untukmu/

Lalu, apa beda paspor biasa dan elektronik serta bagaimana cara membuat paspor? MyProtection merangkumkan perbedaan keduanya untuk Anda.

1. Wujud Fisik

Dilihat dari segi fisik, paspor maupun e-paspor memiliki tampilan yang sama. Cover depan paspor pun tetap berwarna hijau. Hanya saja terdapat tanda chip di bagian bawah halaman depan paspor elektronik.

2. Fungsi

Baik paspor biasa maupun e-paspor memiliki fungsi yang sama. Kegunaannya adalah membuktikan identitas sah bagi pemegang paspor yang ingin bepergian.

Hanya saja, dari segi kelengkapan data, teentu saja paspor elektronik bisa menyimpan data yang lebih akurat dan banyak. Dalam e-paspor Anda terdapat hasil pindaian biometric wajah dan sidik jari. Selain itu, resiko pemalsuan e-paspor lebih kecil karena kompleksitas yang terdapat dalam rancangan chip.

Baca juga: 16 Oleh-Oleh Singapura yang Khas dan Wajib Dibeli Para Wisatawan!

3. Pemeriksaan Paspor

Biasanya, untuk mengecek paspor biasa, petugas akan membuka paspor Anda, mengecek tiap halaman lalu memberi cap. Sedangkan, pemiliki paspor elektronik hanya perlu melakukan scan data pada gate otomatis (autogate) di bandara.

Sehingga proses verifikasi data menjadi lebih singkat dan cepat. Bandara di Indonesia yang telah memiliki autogate sementara hanya tersedia di Jakarta dan Bali. Anda juga harus lebih berhati-hati dalam menyimpan paspor elektronik Anda. Karena jika paspor Anda dan chip di dalamnya rusak, maka Anda tidak bisa memindai data paspor.

4. Pengurusan Visa

Kalau Anda memiliki paspor elektronik, kesempatan Anda untuk mendapatkan persetujuan pengajuan visa menjadi lebih besar. Alasannya, karena data yang tersimpan dalam chip e-paspor lebih akurat dan lengkap dibanding paspor biasa.

Artinya, proses verifikasi data pemegang paspor pun berlangsung dengan lebih cepat dan mudah. Beberapa negara bahkan memberikan fasilitas bebas visa bagi pemilik paspor elektronik. Contohnya, Jepang memberi fasilitas bebas visa selama 15 hari kepada Warga Negara Indonesia pemegang e-paspor.

5. Harga

Salah satu beda paspor biasa dan elektronik yang paling mencolok adalah harga yang harus dibayarkan yang sering kali menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan oleh pemohon.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024 berkaitan dengan Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM, berikut biaya paspor berdasarkan jenis dan masa berlakunya.

  • Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 5 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 350.000.
  • Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 650.000.
  • Paspor elektornik dengan masa berlaku paling lama 5 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 650.000.
  • Paspor elektronik dengan masa berlaku paling lama 10 tahun dikenakan tarif sebesar Rp 950.000.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan beda paspor biasa dan elektronik yang ternyata memiliki beberapa perbedaan dan keuntungannya masing-masing. Bagi sahabat MyProtection yang ingin membuat paspor harus mengetahui dulu kegunaan dari masing-masing jenis agar dapat memilih dengan tepat.

Sebelum memulai perjalanan, kamu juga harus memiliki perlindungan bagi diri sendiri dan anggota keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.

Oleh sebab itu, MyTravel Protection Domestic hadir memberikan perlindungan selama periode asuransi, yang artinya selama perjalanan dan bukan hanya di dalam pesawat/kereta api/bus saja.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Ini Pentingnya Punya Asuransi Perjalanan Saat Libura

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Kesehatan
5 mins read 24/03/2025
8 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri Muncul dan Pengobatannya!

Sakit perut sebelah kiri dapat disebabkan banyak hal mulai dari yang ringan, seperti perut kembung atau bahkan penyakit yang jauh lebih serius yang perlu kamu ketahui.

Jika rasa sakit tidak reda dalam waktu 1 hingga 2 hari, sahabat MyProtection harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter segera agar dapat menimbulkan masalah kesehatan berbahaya, seperti batu ginjal maupun kista ovarium.

Hal ini dikarenakan perut bagian kiri merupakan tempat organ-organ penting berada, mulai dari limpa, pankreas, ginjal kiri, usus besar, hati, hingga kelenjar adrenal.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih mendalam seputar rasa sakit perut sebelah kiri yang timbul disebabkan apa saja serta gejala-gejala lainnya. Simak selengkapnya!

Jenis Penyakit Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri

Sakit perut sebelah kiri

pexels

Rasa sakit yang dirasakan menurut dokter dapat menjadi indikator beberapa penyakit, begitu pula dengan rasa sakit perut sebelah kiri yang dapat disebabkan oleh beberapa hal berdasarkan letaknya, baik di sebelah kiri atas maupun bawah perut, sebagai berikut.

1. Sakit Perut Sebelah Kiri Bagian Atas

Sakit perut sebelah kiri bagian atas pada umumnya disebabkan oleh berbagai organ yang berada di bawah tulang rusuk bagian kiri, seperti limpa, ginjal kiri, pankreas, bagian atas usus besar, paru-paru, hingga hati.

Walaupun organ jantung tidak berada di dekatnya terkadang rasa sakit yang muncul dapat disebabkan oleh organ tersebut pula. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:

  • Serangan jantung

  • Nyeri dada

  • Perikarditis atau peradagangan pada lapisan jantung

  • Pankreatitis atau radang pankreas

  • Pembesaran limpa

  • Pneumonia

  • Pkleuritis atau peradangan selaput paru-paru

  • Pneumothorax

  • Kostokondritis atau peradangan di tulang

  • Tulang rusuk patah

  • Endokarditis

  • Penyakit usus buntu

2. Sakit Perut Sebelah Kiri Bagian Bawah

Sakit perut sebelah kiri bagian bawah juga biasanya disebabkan oleh beberapa organ yang ada di area tersebut, mulai dari usus kecil, usus besar, rektum, serta ureter kiri. Berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:

  • Divertikulitis

  • Hernia

  • Gastroenteritis

  • Irritable bowel syndrome (IBS)

  • Kanker kolorektal

  • Infeksi ginjal

  • Batu ginjal

  • Penyakit crohn

  • Kolitis ulseratif

  • Aneurisma aorta abdominal atau pembengkakan pembuluh darah aorta di dalam perut

  • Usus terpelintir

Secara khusus pada wanita, rasa sakit pada perut bagian kiri bawah juga dapat disebabkan oleh penyakit seperti kista ovarium, kram menstruasi, endometriosis, torsi ovarium, kehamilan ektopik, dan radang panggul.

Penyakit Sakit Perut Sebelah Kiri

Penyakit Sakit Perut Sebelah Kiri

pexels

Seperti yang sudah dibahas di atas secara singkat, terdapat banyak penyakit yang dapat menimbulkan rasa sakit pada perut di sebelah kiri dari yang tergolong ringan hingga berat.

Jika ringan, pada umumnya gejala akan menghilang dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari, namun jika keadaan tidak kunjung membaik, berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkannya:

1. Divertikulitis

Pada banyak situasi, penyebab munculnya rasa nyeri pada sisi kiri bagian bawah perut adalah divertikulitis yang merupakan peradangan pada divertikula atau kantong-kantong kecil yang terbentuk pada usus besar.

Saat kantong tersebut robek, mengalami pembengkakan maupun infeksi maka akan menyebabkan divertikulitis.

Divertikulitis dapat disebabkan karena adanya bakteri yang terperangkap di salah satu kantong usus besar serta melemahnya bagian dinding organ besar. Oleh sebab itu, kondisi ini lebih sering dan umum dialami orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

Seseorang yang terkena divertikulitis juga dapat dilihat melalui gejala-gejala lain seperti, demam, mual, muntah, hingga sembelit maupun diare pada beberapa kasus tertentu.

2. Gastritis

Gastritis yang merupakan perdagangan, iritasi, maupun pengikisan yang terjadi pada lapisan lambung yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada bagian perut.

Gastritis sendiri dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi bakteri, stres, mengonsumsi alkohol, merokok, ataupun seiring bertambahnya usia.

Penyakit ini sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu gastritis akut yang dapat terjadi secara tiba-tiba, dan gastritis kronis yang terjadi secara perlahan pada waktu yang lama.

Gastritis kronis yang sifatnya berkepanjangan pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori yang dapat menyerang lapisan pada lambung dan menyebabkan rasa nyeri tersebut. Gejala-gejala lain dari gastritis termasuk mual, muntah, hingga bagian perut terasa penuh.

3. Peradangan Pankreas

Peradangan pankreas atau pankreatitis merupakan gangguan kesehatan pencernaan yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut. Organ pankreas berada di sisi kiri perut, sehingga sering kali rasa nyeri timbul di bagian tersebut.

Jika mengalami peradangan pankreas, seseorang dapat merasakan rasa sakit khususnya ketika berbaring, makan, maupun minum.

Gangguan kesehatan ini juga dapat menimbulkan berbagai gejala lainnya, seperti demam, mencret, perut terasa sakit, serta mual dan muntah.

Jika kondisi ini dibiarkan dan tidak segera mendapatkan penanganan, maka dapat memiliki risiko terjadi komplikasi yang lebih berbahaya, seperti gagal ginjal dan malnutrisi.

4. Radang Usus Besar

Radang usus besar juga dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri dan merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan peradangan pada lapisan usus besar dan menimbulkan luka pada saluran pencernaan.

Radang usus besar atau yang dikenal dengan kolitis ataupun inflammatory bowel disease, juga bukan hanya menyebabkan rasa nyeri pada perut, tapi juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti diare, kelelahan, hingga perubahan tekstur feses.

Untuk menghindari gangguan kesehatan ini, sahabat MyProtection harus menghindari pola makan buruk, merokok, hingga mengonsumsi makanan tinggi lemak dan daging prosesan.

5. Hernia

Hernia atau turun berok merupakan kondisi medis di mana organ dalam tubuh seseorang menonjol keluar melalui dinding otot maupun jaringan yang melemah.

Bergantung pada jenis hernia yang dialami seseorang, pada umumnya hernia sendiri tidaklah berbahaya dan hanya menyebabkan sedikit gangguan pada tubuh.

Namun, jika terjadi pada otot perut bagian kiri seseorang, hernia dapat menyebabkan rasa nyeri perut di sebelah kiri khususnya ketika membungkuk, tertawa, batuk, hingga mengangkat beban.

Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan penanganan pada hernia, seperti:

  • Pengobatan hernia tanpa melakukan operasi, yang dapat dilakukan dengan mengubah pola makan dan mengonsumsi obat yang diberikan dokter.

  • Jika kondisi semakin parah, maka tindakan operasi dianjurkan untuk segera menanganinya.

6. Maag

Maag merupakan gangguan kesehatan berupa peradangan pada lapisan lampung yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada perut, khususnya perut bagian sebelah kiri.

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko sakit maag pada seseorang, mulai dari masalah emosional, bakteri helicobacter pylori, makan berlebihan, kafein, dan masih banyak lagi.

Selain rasa nyeri pada perut, terdapat beberapa gejala maag lainnya yang bisa dirasakan, seperti rasa penuh atau tidak nyaman sehabis makan, merasa cepat kenyang, kehilangan selera makan, hingga penurunan berat badan.

7. Penumpukan Gas

Penumpukan gas merupakan kondisi di mana sejumlah gas terjebak di dalam usus yang dapat menimbulkan rasa nyeri di perut. Gas yang dihasilkan dari proses pencernaan bergerak terlalu lambat maupun tidak bergerak dapat menyebabkan penumpukan gas tersebut.

Untuk mengatasi penumpukan gas kamu dapat melakukan beberapa hal ini sendiri di rumah, yaitu:

  • Mengeluarkan gas dengan cara bersendawa maupun buang angin

  • Mengeluarkan angin dalam perut dengan berbaring, menarik napas melalui hidung, tahan napas, dan buang kembali perlahan.

8. Angina

Angina merupakan gangguan kesehatan berupa nyeri pada bagian dada yang timbul karena asupan darah yang mengalir ke otot jantung berkurang.

Gangguan kesehatan ini dapat menimbulkan rasa nyeri pada perut bagian kiri atas, dada terasa diremas, rasa tidak nyaman di bagian leher dan rahang, hingga nyeri dada menusuk.

Walaupun pada umumnya Angina tidak mengancam nyawa seseorang, namun penyakit ini dapat menjadi penanda awal dari penyakit kardiovaskular yang lebih serius.

Sakit Perut Sebelah Kiri pada Wanita

Rasa nyeri pada bagian perut merupakan suatu hal yang sering dialami oleh banyak orang, baik wanita dan pria. Namun, khususnya bagi para wanita rasa sakit perut pada bagian kiri dapat disebabkan karena beberapa penyakit, seperti:

1. Gangguan Sistem Pencernaan

Pada bagian perut di sisi kiri bagian atas terdapat organ lambung. Oleh sebab itu, jika sahabat MyProtection sedang mengalami gastritis di mana terjadi peningkatan produksi asam lambung yang disebabkan telat makan maupun mengonsumsi makanan yang terlalu asam dan pedas, maka dapat timbul rasa nyeri perut khususnya di bagian area kiri atas.

Rasa sakit perut juga dapat timbul dikarenakan kurang mengonsumsi serat dan air putih yang dapat meningkatkan risiko terkena gangguan sistem pencernaan, seperti sembelit maupun konstipasi.

Bukan hanya itu, rasa sakit perut di sebelah kiri juga dapat timbul karena adanya iritasi pada usus atau irritated bowel syndrome yang dapat disebabkan banyak hal, mulai dari alergi, stres, gangguan sistem saraf, dan masih banyak lagi.

2. Gangguan Sistem Reproduksi

Pada bagian perut sisi kiri wanita terdapat beberapa organ reproduksi, seperti ovarium atau indung telur serta tuba falopi, sehingga jika rasa nyeri muncul di bagian tersebut dapat disebabkan adanya gangguan sistem reproduksi.

Seperti contohnya, jika terdapat kista ovarium dengan ukuran yang cukup besar dapat menyebabkan penekanan yang menimbulkan rasa nyeri pada perut.

Bukan hanya itu, jika terjadi proses pembuahan yang tidak menempel pada bagian uterus dan terus bertumbuh di tuba falopi, hal tersebut dapat menyebabkan kehamilan ektopi terganggu atau KET yang menimbulkan rasa nyeri perut yang luar biasa.

Di bagian perut wanita juga terdapat rahim, di mana jika terdapat endometriosis di area uterus bagian kiri maka juga dapat menjadi penyebab rasa sakit perut pada wanita, terutama yang sedang mengalami siklus menstruasi.

3. Gangguan Sistem Urologi

Selanjutnya, rasa sakit perut yang disebabkan oleh sistem urologi yang disebabkan karena adanya infeksi maupun batu pada saluran kemih. Jika terjadi pada bagian kiri perut, maka terdapat infeksi maupun batu pada area ureter di sisi kiri.

Gangguan sistem urologi pada wanita juga dapat disebabkan oleh hal lain, seperti cedera otot yang timbul dan semakin parah karena aktivitas yang dilakukan terlalu berat.

Bukan hanya itu saja, rasa sakit pada perut bagian kiri juga dapat ditimbulkan karena mengalami hernia atau yang juga dikenal dengan istilah turun berok. Kondisi medis ketika organ dalam tubuh menonjol keluar melalui jaringan maupun otot yang melemah.

Pada fase awal, gejala hernia akan sulit dirasakan, namun jika terjadi penjepitan usus di bagian hernia tersebut maka dapat menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa.

Cara Mengatasi Rasa Sakit Perut Sebelah Kiri

Cara Mengatasi Rasa Sakit Perut Sebelah Kiri

pexels

Untuk mengurangi dan mengatasi rasa sakit perut di bagian sebelah kiri kamu harus terlebih dahulu mengetahui penyebab timbulnya rasa sakit tersebut.

Untuk sakit perut sebelah kiri yang dapat digolongkan ringan, terdapat beberapa penanganan yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

1. Perawatan di Rumah

Sebagai langkah penanganan awal, terdapat beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi rasa sakit perut di bagian sebelah kiri di rumah. Apa saja? Simak di sini!

  • Mengompres bagian perut dengan handuk yang sebelumnya telah direndam menggunakan air hangat

  • Memperbanyak meminum air putih

  • Mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih sedikit, namun frekuensinya di perbanyak dan fokus pada makanan yang memiliki tekstur lembut.

  • Mengunyah makanan yang dikonsumsi secara perlahan

  • Menghindari makanan pedas, asam, dan juga berlemak

  • Menghindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, soda, maupun alkohol.

2. Penggunaan obat-obatan

Bukan hanya cara di atas, terdapat beberapa obat-obatan yang dapat kamu konsumsi untuk membantu mengurangi dan mengatasi rasa sakit perut sebelah kiri, yaitu:

  • Obat simethicon, yang dapat membantu dalam menghilangkan gas di dalam perut.

  • Antasida atau peredam asam, yang dapat membantu dalam mengatasi sakit perut yang disebabkan penyakit asam lambung.

  • Obat pencahar atau pelunak tinja, yang dapat membantu dalam mengatasi sakit perut yang diakibatkan sembelit.

  • Loperamide atau bismuth subsalicylate, yang dapat membantu dalam menghilangkan kram perut yang diakibatkan diare.

  • Tay Pin San 12 Sachet, yang merupakan obat herbal yang dapat membantu dalam meredakan sakit perut serta perut kembung. Selain itu, obat ini juga membantu mengurangi frekuensi diare maupun buang air besar.

  • Promag Suspensi 60 ml, yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit perut yang disebabkan maag.

  • Buscopan Plus 4 Tablet, yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri perut yang muncul dari lambung maupun usus halus.

Hal yang harus diperhatikan adalah untuk menghindari pengonsumsian obat anti inflamasi nonstreoid atau OAINS, contohnya ibuprofen yang dapat menyebabkan iritasi lambung.

Hal yang harus diperhatikan juga, jika rasa sakit perut tidak kunjung membaik setelah melakukan langkah-langkah di atas, akan lebih baik untuk segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin.

Terdapat beberapa pengobatan lebih lanjut yang dapat dilakukan dan pada umumnya melibatkan pemeriksaan diagnostik seperti USG, CT scan, maupun kolonoskopi berdasarkan penyebab dan gejala yang muncul.

Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir bagi sahabat MyProtection sebagai solusi tepat perlindungan kesehatan bagi diri sendiri dan juga anggota keluarga lainnya dengan tambahan manfaat Saldo Prima.

Beberapa keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat dirasakan lainnya, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/01/2020
Kerja Kantoran Sambil Bisnis, Bisakah?

Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News

Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?

Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!

  • Catat Waktu Luang

Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.

Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!

  • Pilih Bisnis yang Sesuai

Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?

Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula

  • Persiapkan Modal

Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!

  • Pilih Partner Bisnis

Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.

  • Jangan Lupa Istirahat dan Jaga Kesehatan!

Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.

  • Belajar Dari Pengalaman

Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.

Selamat menjalani bisnis yang baru!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 29/05/2020
Tips Ngantor Sehat Selama Pandemi

Jakarta, 29 Mei 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Sebagian dari kita akan kembali bekerja di kantor mulai Juni nanti. Walaupun pandemi belum berakhir, tapi kamu bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini untuk menjaga kesehatan & keamananmu serta orang-orang di sekitarmu.

Jangan lupa untuk selalu jaga jarak dan jaga kebersihan dimana pun kamu berada, termasuk di ruang kantor. Jika kamu harus menggunakan transportasi umum, maka gunakan masker dan bawa hand sanitizer.

Stay safe!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel