Inflation and Deflation Are Not Unfamiliar Terms for Many People, Especially When Discussing Economic Growth and Today’s Society
These two terms have opposite characteristics, but both carry a significant impact on people’s lives and government policies.
This is why the topic of inflation and deflation has always been interesting to discuss, especially in the context of the current economic situation. Moreover, in 2025, Indonesia recorded a historic milestone in its economy.
For the first time in 25 years, Indonesia is experiencing a period of deflation. This condition has sparked various speculations and questions among the public: Is this a good sign because prices are becoming cheaper? Or is it actually a signal of weakening purchasing power and a slowdown in national economic growth?
Through this article, readers will gain a deeper understanding of what inflation and deflation are, as well as an in-depth discussion on the topic, starting from their definitions, types, and impacts on the economy. Read on to discover more!
There are several indicators that your car's remote battery is running low, such as a dim or dead indicator of light, shorter range, and more.
In most cases, you can replace it yourself by following the vehicle’s manual. You can also check the code on the old battery to ensure you buy the right replacement.
The most common types of car remote batteries are CR2032, CR2025, and CR 2016.

To help you recognize the warning signs that your car's remote battery is weakening or about to run out, here are the main indicators you should know!
The most common sign your car's remote battery is dying is when the remote buttons start becoming unresponsive, where you need to press them multiple times before the car responds. This indicates that the battery is already running low.
Normally, a car remote signal can reach from 5 to 20 meters, and on some car models, it can even work up to 30 to 50 meters.
If your vehicle only responds when you are very close, it could be a strong indicator that the remote battery is weak or nearly dead.
Another sign of a weak car remote battery is when you have to press the buttons several times before it works.
This happens because the power is not strong enough to send a proper signal to the vehicle, so the buttons need to be pressed more than once.
Some car remotes come with a small LED light. If the battery is weak, this indicator light will become dim or stop lighting up entirely when pressed, showing that the power inside is already drained.
If this happens, it’s best to replace the battery immediately with a new one that matches the specifications to restore your car’s remote function.
After learning about the signs, you also need to know the right steps to replace the car remote battery. Here’s how:
Prepare the tools, such as a small screwdriver, tweezers, or a thin pocket knife, if needed to open the remote cover.
Open the remote cover and use the prepared tools carefully. Some remotes may have screws that need to be removed first.
Remove the old battery. Carefully take out the battery using tweezers.
Insert the new battery, check the manual, and insert the replacement battery according to the recommended type and direction.
Close the remote casing after installation, close the casing, and make sure everything is securely in place.
Those are the key signs of a weak car remote battery and the proper steps to replace it. Ideally, once you notice the early signs of a weak battery, you should replace it right away to ensure your car's remote works optimally.
Avoid waiting until the battery is completely dead, as this can disrupt your daily activities and mobility.
Hopefully, this guide helps you keep your car's remote functioning at its best!
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
Hi, Sahabat MyProtection!
Aktivitas fisik yang intens tentu saja akan membuat tubuhmu lelah. Namun, bagaimana jika kamu merasa lelah dan ngantuk seharian secara terus-menerus? Atau bagaimana jika kamu merasa lelah meskipun sudah beristirahat dan tidur yang cukup?
Menurut Healthline.com, ada beberapa alasan mengapa kamu mudah lelah dan ngantuk seharian.
Jika kamu kurang beristirahat, tentunya tubuh akan mudah lelah keesokan harinya. Tubuh akan mengeluarkan sinyal kelelahan seperti sering menguap, perasaan mengantuk pada jam produktif, hingga kualitas mood yang menurun. Hal yang sering kali kita lupakan adalah anak-anak maupun orang dewasa membutuhkan jadwal tidur teratur untuk berfungsi dengan baik keesokan harinya. Riset membuktikan jadwal tidur yang berantakan bisa memunculkan gejala kelelahan pada tubuh.
Melakukan aktivitas fisik yang intens memang bisa membuat tubuh lelah, tetapi sekaligus membangun stamina tubuh serta imunitas terhadap penyakit. Sebaliknya, jika kamu kurang berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih cepat lelah meskipun kamu tidak melakukan kegiatan berat seharian. Hal ini sering dirasakan oleh penganut sedentary lifestyle. Orang dengan sedentary lifestyle menghabiskan banyak waktu melakukan aktivitas yang membakar kalori sedikit, seperti duduk atau rebahan. Yuk, mulai sekarang biasakan diri berolahraga dengan rutin!
Kadar stress yang tinggi bisa membuat tubuh terasa mudah lelah. Studi membuktikan bahwa salah satu gejala stress berlebihan adalah kelelahan dan perubahan suasana hati. Ketika penyebab stress tidak segera diatasi, maka skor rasa lelah yang dialami seseorang cenderung makin tinggi.
Tentu saja dalam berkegiatan sehari-hari, stress adalah hal yang tak terhindarkan. Langkah yang bisa kamu ambil adalah meregulasi tingkat stress dengan meditasi, berolahraga, atau teknik lainnya. Menerapkan pola pikir sehat juga bisa membantu kamu mengatasi rasa stress dan khawatir berlebihan.
Sindrom kelelahan kronis atay chronic fatigue syndrome dapat diidentifikasi dengan rasa kelelahan yang luar biasa meskipun penderitanya mendapatkan istirahat yang cukup. Rasa kelelahan ini mengganggu kegiatan harian pengidapnya. Gejala lain yang timbul dari sindrom ini adalah nyeri otot dan sendi, radang tenggorokan yang terjadi secara berulang, dan sakit kepala.
Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami gejala ini selama kurang lebih 4 bulan terakhir, maka konsultasi ke dokter sangat disarankan.
Beberapa kandungan gizi di bawah ini bisa menimbulkan gejala kelelahan jika tidak dipenuhi dengan baik:
Terdapat beberapa gejala penyakit yang bisa membuat kamu merasa lelah seharian, contohnya seperti diabetes, kelenjar tiroid, dan anemia. Jika kamu sudah mendapatkan istirahat cukup tetapi merasakan gejala kelelahan dalam waktu lama serta perubahan dalam tubuh lainnya, segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa kamu juga bisa gunakan fitur konsultasi dokter online dari Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus+ Family agar kamu mendapatkan pengarahan dari ahlinya!
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 22 Mei 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection.
Selama PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar diterapkan oleh pemerintah, maka masyarakat Indonesia disarankan untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak satu sama lain. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tidak mudik atau bepergian ke luar rumah jika tak ada keperluan mendesak.
Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk merayakan lebaran dari rumah. walaupun tak bisa pergi ke luar dan memeluk keluarga & kerabat secara dekat, bukan artinya tali silaturahmi harus terputus. Berikut ini beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan saat merayakan lebaran di rumah.
Tidak bisa bertemu secra fisik bukan berarti komunikasi harus terputus. Anda bisa memanfaatkan fasilitas video call untuk bercengkrama dengan keluarga dan kerabat dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Jarak jadi terasa dekat, tali silaturahmi pun makin erat!
Lebaran identik dengan hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang daging, dan berbagai kue kering. Momen ini bisa Anda manfaatkan untuk menjalin kebersamaan dengan orang di rumah lewat masak bersama. Anda juga bisa berbagi hidangan bersama keluarga atau kerabat lain yang tidak tinggal serumah. Tentunya Anda harus tetap menjaga jarak aman dan menggunakan masker, ya.
Kemenangan memang paling nikmat dirayakan bersama. Lebaran kali ini, MyProtection ingin mengajak kita semua berbagi dengan keluarga, kerabat, dan saudara kita yang tak mampu atau terdampak COVID-19. Anda bisa memberikah sedekah, berbagi makanan dan pakaian, atau bantuan lainnya. Tanpa disadari, ada banyak orang di sekitar kita yang tak memiliki atap untuk berteduh, makanan untuk mengisi perut, atau kehilangan pendapatan akibat COVID-19. Yuk berbagi!
Beli baju baru untuk keluarga sudah biasa. Namun, Anda juga bisa memanfaatkan momen Idul Fitri ini untuk membelikan “baju baru” untuk rumah. Sambil menikmati liburan di rumah, Anda bisa mengubah penampilan ruangan di rumah agar makin fresh dan rapih.
THR sudah datang, tapi jangan sampai cepat menghilang. Sisihkan THRmu untuk ditabung dan untuk dana darurat. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini, kita harus bijaksana dalam mengatur keuangan agar kelak tidak kesulitan.
Selain menjaga silaturahmi, Anda juga harus menjaga diri dan keluarga dari berbagai ancaman penyakit. Kurangi risiko kerugian ekonomi akibat penyakit dengan memberikan asuransi kesehatan untuk yang Anda sayangi. Perlindungan Kesehatan Prima menawarkan manfaat rawat jalan, inap & bedah serta menjamin COVID-19 mulai dari Rp 6ribuan/hari!
Salam,
Sahabat MyProtection