Hi, Sahabat MyProtection!
Aktivitas fisik yang intens tentu saja akan membuat tubuhmu lelah. Namun, bagaimana jika kamu merasa lelah dan ngantuk seharian secara terus-menerus? Atau bagaimana jika kamu merasa lelah meskipun sudah beristirahat dan tidur yang cukup?
Menurut Healthline.com, ada beberapa alasan mengapa kamu mudah lelah dan ngantuk seharian.
Jika kamu kurang beristirahat, tentunya tubuh akan mudah lelah keesokan harinya. Tubuh akan mengeluarkan sinyal kelelahan seperti sering menguap, perasaan mengantuk pada jam produktif, hingga kualitas mood yang menurun. Hal yang sering kali kita lupakan adalah anak-anak maupun orang dewasa membutuhkan jadwal tidur teratur untuk berfungsi dengan baik keesokan harinya. Riset membuktikan jadwal tidur yang berantakan bisa memunculkan gejala kelelahan pada tubuh.
Melakukan aktivitas fisik yang intens memang bisa membuat tubuh lelah, tetapi sekaligus membangun stamina tubuh serta imunitas terhadap penyakit. Sebaliknya, jika kamu kurang berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih cepat lelah meskipun kamu tidak melakukan kegiatan berat seharian. Hal ini sering dirasakan oleh penganut sedentary lifestyle. Orang dengan sedentary lifestyle menghabiskan banyak waktu melakukan aktivitas yang membakar kalori sedikit, seperti duduk atau rebahan. Yuk, mulai sekarang biasakan diri berolahraga dengan rutin!
Kadar stress yang tinggi bisa membuat tubuh terasa mudah lelah. Studi membuktikan bahwa salah satu gejala stress berlebihan adalah kelelahan dan perubahan suasana hati. Ketika penyebab stress tidak segera diatasi, maka skor rasa lelah yang dialami seseorang cenderung makin tinggi.
Tentu saja dalam berkegiatan sehari-hari, stress adalah hal yang tak terhindarkan. Langkah yang bisa kamu ambil adalah meregulasi tingkat stress dengan meditasi, berolahraga, atau teknik lainnya. Menerapkan pola pikir sehat juga bisa membantu kamu mengatasi rasa stress dan khawatir berlebihan.
Sindrom kelelahan kronis atay chronic fatigue syndrome dapat diidentifikasi dengan rasa kelelahan yang luar biasa meskipun penderitanya mendapatkan istirahat yang cukup. Rasa kelelahan ini mengganggu kegiatan harian pengidapnya. Gejala lain yang timbul dari sindrom ini adalah nyeri otot dan sendi, radang tenggorokan yang terjadi secara berulang, dan sakit kepala.
Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami gejala ini selama kurang lebih 4 bulan terakhir, maka konsultasi ke dokter sangat disarankan.
Beberapa kandungan gizi di bawah ini bisa menimbulkan gejala kelelahan jika tidak dipenuhi dengan baik:
Terdapat beberapa gejala penyakit yang bisa membuat kamu merasa lelah seharian, contohnya seperti diabetes, kelenjar tiroid, dan anemia. Jika kamu sudah mendapatkan istirahat cukup tetapi merasakan gejala kelelahan dalam waktu lama serta perubahan dalam tubuh lainnya, segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa kamu juga bisa gunakan fitur konsultasi dokter online dari Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus+ Family agar kamu mendapatkan pengarahan dari ahlinya!
Salam,
Sahabat MyProtection
A properly functioning car AC can provide comfort to the driver while driving, making the air cooler and improving air circulation.
To perform its function, a car's AC consists of various components that work together and support each other.

pexels
To perform its job properly, the car's AC system consists of various components that work together for optimal results.
But do you know the functions of each car's AC component and what parts make up the system? Let’s take a closer look!
The first component in a car AC system is the compressor, which pumps freon gas so it can circulate to other AC parts.
In addition, the compressor compresses the refrigerant, changing it from a gas into liquid form.
The AC compressor is divided into two sections that both work to pump refrigerant toward the condenser. The first one is the suction line (low pressure), connecting the refrigerant from the evaporator, and the discharge line (high pressure), connecting the refrigerant to the condenser.
The next car's AC component is the condenser, which helps regulate the AC temperature inside the car.
The condenser works by releasing heat from the freon, which is then cooled down with the help of the cooling fan.
The next and most familiar component in car AC is freon, a chemical refrigerant that absorbs heat from the cabin air and releases it outside.
Because of this function, if your car's AC no longer blows cold air, one of the possible causes is low or empty freon.
The receiver dryer filters dirt and moisture from the AC system. It is located between the condenser and the expansion valve.
This component helps protect the AC system from issues such as clogged expansion valves or compressor corrosion, which can reduce the overall performance of the AC.
The expansion valve changes liquid freon into gas through a spraying process.
This process makes the refrigerant colder before it flows into the evaporator to absorb heat and produce cool air inside the car cabin.
The evaporator plays a vital role in cooling. Its main job is to absorb heat inside the cabin and convert it into cool air.
Sometimes referred to as the AC filter, the refrigerant in the evaporator is cooled first before it flows into the cabin to provide cold air.
The cooling fan helps lower the condenser’s temperature by blowing air over it. This process cools the freon more effectively, making the AC system more efficient.
Without the cooling fan, the freon would not cool properly, the AC system would be less effective, and its performance could drop significantly.
The magnetic clutch in a car's AC is an electrical component that stops the freon pressure when it gets too high.
Even though the engine pulley keeps spinning, the magnetic clutch controls when the compressor turns on and off.
When the compressor is active, freon pressure rises, especially when the engine is revved.
The magnetic clutch uses magnetic force to connect or disconnect the compressor pulley and shaft, protecting the AC system from damage.
In addition to the car AC components above, there are some other important components as well, including the thermistor, high-pressure hose, low-pressure hose, blower, pressure switch, relay, and cabin filter.
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
Bagaimana cara menjaga kesehatan organ pernapasan? Menjaga kesehatan organ pernapasan sangat penting karena bernapas adalah proses vital yang mendukung kehidupan.
Sayangnya, banyak orang mengalami gangguan pernapasan dan kesulitan dalam menjaga kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan mereka. Dalam jangka panjang, gangguan pernapasan ini dapat berdampak negatif pada kualitas hidup dan kesehatan secara keseluruhan.
Untuk informasi lebih lanjut dan tips tambahan, simak ulasan artikel ini tentang cara menjaga kesehatan organ pernapasan dengan baik. Simak informasi selengkapnya!

pexels
Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk menjaga organ pernapasan dengan baik untuk menghindari diri dari gangguan pernapasan yang
Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan organ pernapasan adalah dengan rutin berolahraga. Aktivitas fisik yang teratur membantu tubuh tetap aktif dan meningkatkan efisiensi sistem peredaran darah.
Ketika tubuh bergerak, aliran darah yang kaya oksigen akan lebih lancar menuju organ jantung. Jantung kemudian memompa darah ini ke seluruh bagian tubuh, termasuk organ pernapasan seperti paru-paru.
Dengan aliran darah yang optimal, paru-paru mendapatkan suplai oksigen yang cukup, yang sangat penting untuk menjaga fungsinya tetap baik. Selain itu, olahraga juga membantu memperkuat otot-otot pernapasan, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan memperbaiki efisiensi pertukaran gas di alveoli.
Semua ini berkontribusi pada kesehatan paru-paru yang lebih baik dan kemampuan pernapasan yang optimal.
Selain manfaat langsung pada organ pernapasan, olahraga juga membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes, yang dapat mempengaruhi kesehatan pernapasan secara tidak langsung.
Oleh karena itu, menjadikan olahraga sebagai bagian rutin dari gaya hidup adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan organ pernapasan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain dengan berolahraga, perawatan dalam tubuh juga menjadi krusial dalam menjaga kesehatan organ pernapasan, salah satunya adalah mengonsumsi makanan bergizi.
Makanan bergizi yang mengandung banyak nutrisi, seperti Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, Zinc, Kalium, Selenium, serta Magnesium mampu membantu dalam menjaga kesehatan organ pernapasan.
Minum air mineral memang terkesan sederhana namun dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan jantung, kesehatan tulang, kecantikan kulit, dan masih banyak lagi.
Bukan hanya itu, air mineral juga memiliki fungsi melarutkan lendir atau mukus yang menumpuk pada saluran pernapasan setiap harinya.
Oleh sebab itu, minum air mineral secara rutin dapat membantu meringankan penyumbatan yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan.
Mencuci tangan secara rutin dapat membantu melindungi diri dari kuman maupun mikroorganisme jahat, virus, bakteri, maupun kotoran yang dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan timbulnya penyakit.
Terdapat langkah-langkah mencuci tangan yang baik agar hasilnya dapat optimal berdasarkan standar menurut WHO, sebagai berikut.
Menuangkan cairan handrub atau antiseptik berbasis alkohol ke telapak tangan, kemudian usap serta gosok kedua telapak tangan secara lembut menggunakan arah memutar.
Mengusap serta menggosok kedua punggung tangan bergantian.
Menggosok ke sela-sela jari tangan hingga berada di kondisi bersih.
Membersihkan ujung jari berganti-gantian dengan posisi tangan saling mengunci.
Menggosok serta memutar kedua ibu jari tangan bergantian.
Meletakkan ujung jari ke telapak tangan, kemudian menggosoknya secara perlahan.
Mencuci tangan juga dianjurkan menggunakan sabun dengan air mengalir yang dapat membantu dalam pencegahan penyebaran penyakit serta menjaga kesehatan.
Jika tidak ada sabun dan air mengalir, sahabat MyProtection dapat menggunakan alternatif cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol minimal 70%.
Menjaga kesehatan organ pernapasan juga dapat dilakukan dengan tidak merokok yang bukan hanya dapat mengganggu sistem pernapasan.
Merokok memiliki banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan, seperti kanker, gangguan pernapasan, gangguan kardiovaskular, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, gangguan mata, dan masih banyak lagi.
Kebiasaan buruk merokok yang dilakukan secara rutin dapat berdampak buruk bagi sistem pernapasan terutama organ paru-paru dan menimbulkan banyak masalah pernapasan seperti bronkitis kronis, emfisema, dan PPOK atau penyakit paru obstruktif kronik.
Polusi udara yang dapat berasal dari asap kendaraan, pabrik, hingga rokok dapat memberikan dampak negatif bagi saluran pernapasan dan paru-paru.
Seperti mengurangi kadar oksigen pada tubuh, mengiritasi jalan napas, serta memicu peradangan.
Hal ini disebabkan karena pada beberapa polutan yang diakibatkan proses pembakaran bahan bakar fosil serta peleburan biji mineral yang mengandung belerang, seperti contohnya C02 atau sulfur dioksida dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan.
Terdapat beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghindari diri dari paparan polusi, seperti:
Menjauhi asap rokok, walaupun sahabat MyProtection bukanlah perokok, menghindari asap rokok sangatlah penting untuk menghindari diri menjadi perokok pasif.
Menghindari berdiam diri terlalu lama di luar ruangan terutama jika lingkungan tersebut memiliki kualitas udara yang buruk.
Selalu menggunakan APD atau alat pelindung diri yang tepat, terutama bagi sahabat MyProtection yang pekerjaan dan kesehariannya terpapar dengan asap pabrik atau bahan kimia berbahaya lainnya di udara.
Menjadikan rumah sebagai area bebas asap rokok agar memiliki kualitas udara yang lebih baik.
Rutin membuka jendela di rumah agar pertukaran udara dapat terjadi, di mana udara baru dapat masuk mengganti udara yang lama.
Membuat banyak ventilasi udara di area tempat tinggal agar udara baru dapat masuk dan udara lama yang ada di dalam ruangan tidak berputar terus menerus.
Langkah selanjutnya untuk memastikan kesehatan organ pernapasan adalah dengan secara rutin memeriksa kesehatan sebelum nantinya timbul masalah pernapasan yang bisa berbahaya.
Memeriksa kesehatan berkala juga dapat memberikan banyak manfaat, seperti kamu mengetahui kondisi kesehatan tubuh, mengetahui apakah ada gejala penyakit yang dapat dihindari sebelum terjadi dan masih banyak lagi.
Memeriksa kesehatan secara rutin sendiri dapat memberikan dampak finansial yang signifikan, oleh sebab itu memiliki asuransi kesehatan yang tepat menjadi krusial.
Seperti asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima yang memberikan manfaat berupa pemeriksaan rontgen, diagnostik, laboratorium, serta X-Ray berdasarkan rujukan dokter.

pexels
Setelah mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan organ pernapasan yang baik, sahabat MyProtection juga pastinya harus mengetahui apa saja ciri organ pernapasan yang baik. Berikut ciri-ciri organ pernapasan yang sehat:
Ciri pertama seseorang memiliki organ pernapasan yang sehat adalah mampu bernapas dalam tanpa menimbulkan rasa sakit atau sesak.
Secara umum, kapasitas paru-paru seseorang mampu menampung 3 hingga 5 liter udara, bergantung pada berbagai faktor seperti, usia, jenis kelamin, serta aktivitas hariannya.
Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas paru-paru yang harus kamu ketahui:
a. Latihan pernapasan diafragma
Pernapasan perut atau diafragma dinilai lebih efektif untuk memaksimalkan kapasitas paru-paru. Terdapat beberapa langkah yang dapat kamu ikuti untuk melatih pernapasan diafragma, sebagai berikut.
Duduk santai bersandar.
Meletakkan satu tangan di perut dan tangan satunya di dada.
Menarik napas perlahan menggunakan hidung hingga perut membesar.
Memastikan perut bergerak lebih banyak atau membusung jika dibandingkan dengan dada.
Mengembuskan napas perlahan melalui bibir yang dikerucutkan hingga perut terasa semakin kempis.
Untuk hasil yang optimal, lakukan gerakan di atas berulang kali setidaknya 10 kali dan lakukan secara rutin. Pastikan pula bahwa selama melakukan gerakan ini, bagian punggung juga tetap tegak.
b. Latihan pursed-lips breathing
Selanjutnya pursed-lips breathing atau yang juga dikenal sebagai salah satu latihan pernapasan yang efektif bagi pasien penderita PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis.
Dengan menggunakan teknik pernapasan ini, kamu dapat mengontrol laju pernapasan yang dapat membuat sistem pernapasan berjalan lebih baik. Simak caranya.
Menarik napas secara perlahan lewat hidung, pastikan juga bibir dalam posisi tertutup.
Mengembuskan napas secara perlahan melalui bibir yang dikerucutkan seperti saat ingin bersiul.
Memastikan waktu menghembuskan nafas lebih lama jika dibandingkan dengan waktu menghirupnya.
c. Latihan rib stretch
Latihan rib stretch sendiri memiliki tujuan untuk membantu meningkatkan kapasitas paru-paru jika dilakukan secara rutin melalui gerakan menahan sebanyak mungkin udara di paru-paru dalam waktu 10 hingga 25 detik.
Terdapat beberapa langkah yang kamu ikuti untuk mengikuti latihan rib stretch ini:
Posisi berdiri tegak dengan badan lurus.
Mengembuskan oksigen dari dalam paru-paru.
Mengambil nafas dengan perlahan, dan pastikan mengisi paru-paru sebanyak mungkin dengan udara.
Menahan nafas kurang lebih 10 hingga 15 detik.
Jika masih permulaan dan belum sanggup menahan napas lama, mulailah dari enam hingga tujuh detik terlebih dahulu dan secara bertahap menambahkan durasinya.
Keluarkan nafas secara perlahan hingga habis
d. Latihan numbered breathing
Selanjutnya, numbered breathing merupakan latihan pernapasan yang harus dilakukan secara stabil setidaknya delapan kali putaran tanpa henti.
Bagaimana caranya? Ini langkah numbered breathing:
Berdiri secara tegak dan memejamkan mata, tarik napas sedalam mungkin.
Membayangkan angka 1 saat menarik napas dan tahan napas selama beberapa detik kemudian hembuskan.
Saat menarik napas selanjutnya bayangkan angka 2, tahapan napas selama beberapa detik lalu hembuskan.
Lakukan langkah tersebut berulang kali hingga mencapai angka delapan.
e. Alternate nostril breathing
Latihan pernapasan selanjutnya adalah alternate nostril breathing yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan penggunaan kedua lubang hidung. Simak langkah penerapannya.
Duduk bersila dengan posisi punggung tegak.
Menutup lubang hidung satu bagian menggunakan jari tangan.
Mengambil napas sedalam mungkin dengan lubang hidung yang terbuka secara perlahan.
Setelah mengambil napas, tutup lubang hidung yang terbuka dan membuka lubang hidung yang tertutup untuk membuang napas secara perlahan.
Keluarkan napas hingga semaksimal mungkin.
Lalu ulangi langkah di atas kembali dengan lubang hidung yang berbeda.
Ciri selanjutnya adalah tidak memiliki batuk kronis atau sesak napas berkepanjangan yang dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pernapasan dan paru-paru.
Bukan hanya itu, batuk kronis dan sesak napas juga bisa menjadi banyak masalah media lainnya yang serius, seperti:
Gangguan tidur serta penyebab kelelahan sepanjang hari.
Gangguan psikis juga dapat menimbulkan kecemasan dan depresi.
Komplikasi medis, seperti sakit kepala kronis, inkontinensia urine, hernia, patah tulang rusuk, hingga pingsan.
Batuk berdarah, yang bisa timbul jika tidak diobati. Batuk berdarah juga dapat menandakan luka atau infeksi pada paru-paru.
Pneumonia yang terjadi ketika infeksi menyebar ke organ paru-paru dan menyebabkan kantung udaranya terisi cairan.
Selanjutnya, bau napas juga dapat menjadi indikator adanya masalah pada kesehatan paru-paru atau sistem pernapasan.
Seperti bronkiektasis yang merupakan sebuah kondisi di mana saluran bronkial pada paru-paru rusak permanen, melebar, serta menebal. Kondisi ini memungkinkan bakteri dan lendir menumpuk dan berkumpul di paru-paru yang menimbulkan bau mulut.
Ada pula komplikasi paru-paru yang dapat menimbulkan pembengkakan serta infeksi paru-paru, yaitu Pneumonia aspirasi yang juga dapat mengganggu kebersihan mulut dan pemicu munculnya bau mulut.
Ritme pernapasan teratur dan tidak terengah-engah saat bernapas juga menjadi ciri sistem pernapasan yang baik.
Pada orang dewasa yang sedang beristirahat, frekuensi pernapasan normal berkisar antara 12 hingga 20 napas per menit. Frekuensi pernapasan ini menunjukkan bahwa tubuh berada dalam kondisi stabil dan tidak mengalami stres atau gangguan pernapasan.
Namun, jika frekuensi pernapasan melebihi 20 napas per menit, kondisi ini disebut takipnea. Takipnea adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan pernapasan yang cepat dan dangkal, yang sering kali dianggap tidak normal.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas fisik yang intens, kecemasan, infeksi, atau masalah kesehatan lainnya.
Penting untuk memantau frekuensi pernapasan sebagai indikator kesehatan umum, karena perubahan dalam pola pernapasan dapat memberikan petunjuk awal tentang adanya masalah kesehatan yang perlu ditangani.
Energi yang stabil dan tinggi merupakan indikasi bahwa suplai oksigen dari paru-paru ke darah berjalan dengan baik.
Proses ini melibatkan paru-paru yang berfungsi optimal dalam mengambil oksigen dari udara yang kita hirup dan kemudian mengalirkannya ke dalam darah.
Oksigen ini kemudian dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh, memastikan setiap sel mendapatkan cukup oksigen untuk melakukan fungsinya dengan efisien.
Dengan suplai oksigen yang baik, tubuh dapat menghasilkan energi yang cukup untuk mendukung berbagai aktivitas fisik dan mental, menjaga kesehatan dan vitalitas secara keseluruhan.
Semoga ulasan di atas seputar bagaimana cara menjaga kesehatan organ pernapasan di atas beserta langkah-langkah yang tepat untuk melakukannya dapat bermanfaat untuk sahaat MyProtection.
Menjaga kesehatan sendiri memang bukan sesuatu yang mudah dan kadang kali memerlukan biaya besar, oleh sebab itu asuransi kesehatan yang tepat seringkali menjadi krusial untuk memiliki rencana finansial yang baik.
Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima dapat memberikan solusi untuk banyak permasalahan yang mungkin kamu hadapi untuk mendapatkan perlindungan kesehatan yang tepat. Apa saja keunggulan asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima?
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Activating BPJS Kesehatan is actually not difficult and only requires a few simple steps. This process is crucial because BPJS Kesehatan functions to provide health insurance coverage for the people of Indonesia.
According to the BPJS Kesehatan website, based on the Health Social Security Program Management Report as of November 30, 2024, there were 277,859,856 JKN (National Health Insurance) participants registered.
BPJS Kesehatan has become a solution for many Indonesians, as it provides healthcare services that cover not only physical health but also mental health.
The JKN-KIS program, according to Muttaqien, an expert member of the National Social Security Council (DJSN), represents the government’s presence in providing protection and security for its citizens.
For MyProtection friends who wish to reactivate their BPJS Kesehatan membership, please read the complete explanation of the step-by-step process below.