Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Mudah Lelah dan Ngantuk Seharian? Mungkin Ini Penyebabnya

Mudah Lelah dan Ngantuk Seharian? Mungkin Ini Penyebabnya

3 September 2021 | MyProtection News Jakarta

Hi, Sahabat MyProtection!

Aktivitas fisik yang intens tentu saja akan membuat tubuhmu lelah. Namun, bagaimana jika kamu merasa lelah dan ngantuk seharian secara terus-menerus? Atau bagaimana jika kamu merasa lelah meskipun sudah beristirahat dan tidur yang cukup?

Menurut Healthline.com, ada beberapa alasan mengapa kamu mudah lelah dan ngantuk seharian.

Kurang Istirahat atau Salah Waktu Istirahat

Jika kamu kurang beristirahat, tentunya tubuh akan mudah lelah keesokan harinya. Tubuh akan mengeluarkan sinyal kelelahan seperti sering menguap, perasaan mengantuk pada jam produktif, hingga kualitas mood yang menurun. Hal yang sering kali kita lupakan adalah anak-anak maupun orang dewasa membutuhkan jadwal tidur teratur untuk berfungsi dengan baik keesokan harinya. Riset membuktikan jadwal tidur yang berantakan bisa memunculkan gejala kelelahan pada tubuh.

Kurang Bergerak dan Olahraga

Melakukan aktivitas fisik yang intens memang bisa membuat tubuh lelah, tetapi sekaligus membangun stamina tubuh serta imunitas terhadap penyakit. Sebaliknya, jika kamu kurang berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih cepat lelah meskipun kamu tidak melakukan kegiatan berat seharian. Hal ini sering dirasakan oleh penganut sedentary lifestyle. Orang dengan sedentary lifestyle menghabiskan banyak waktu melakukan aktivitas yang membakar kalori sedikit, seperti duduk atau rebahan. Yuk, mulai sekarang biasakan diri berolahraga dengan rutin!

Stress dan Depresi

Kadar stress yang tinggi bisa membuat tubuh terasa mudah lelah. Studi membuktikan bahwa salah satu gejala stress berlebihan adalah kelelahan dan perubahan suasana hati. Ketika penyebab stress tidak segera diatasi, maka skor rasa lelah yang dialami seseorang cenderung makin tinggi.

Tentu saja dalam berkegiatan sehari-hari, stress adalah hal yang tak terhindarkan. Langkah yang bisa kamu ambil adalah meregulasi tingkat stress dengan meditasi, berolahraga, atau teknik lainnya. Menerapkan pola pikir sehat juga bisa membantu kamu mengatasi rasa stress dan khawatir berlebihan.

Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis atay chronic fatigue syndrome dapat diidentifikasi dengan rasa kelelahan yang luar biasa meskipun penderitanya mendapatkan istirahat yang cukup. Rasa kelelahan ini mengganggu kegiatan harian pengidapnya. Gejala lain yang timbul dari sindrom ini adalah nyeri otot dan sendi, radang tenggorokan yang terjadi secara berulang, dan sakit kepala.

Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami gejala ini selama kurang lebih 4 bulan terakhir, maka konsultasi ke dokter sangat disarankan.

Kurang Asupan Gizi

Beberapa kandungan gizi di bawah ini bisa menimbulkan gejala kelelahan jika tidak dipenuhi dengan baik:

  • Zat besi (bisa menyebabkan anemia dan kelelahan)
  • Protein
  • Hidrasi atau air mineral
  • Kekurangan asupan kalori akibat pola makan tak teratur atau porsi makan kurang tepat

Efek Samping Penyakit

Terdapat beberapa gejala penyakit yang bisa membuat kamu merasa lelah seharian, contohnya seperti diabetes, kelenjar tiroid, dan anemia. Jika kamu sudah mendapatkan istirahat cukup tetapi merasakan gejala kelelahan dalam waktu lama serta perubahan dalam tubuh lainnya, segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa kamu juga bisa gunakan fitur konsultasi dokter online dari Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus+ Family agar kamu mendapatkan pengarahan dari ahlinya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Otomotif
5 mins read • 20/02/2026
8 Rambu Rambu Lalu Lintas Lengkap dengan Gambar dan Artinya!

Ketika berkendara di jalan, rambu rambu lalu lintas yang ada dapat membantu para pengendara untuk tetap aman dan tertib.

Beragam simbol, huruf, hingga angka tertentu digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah, hingga petunjuk yang mudah dikenali kepada pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki.

Rambu-rambu ini juga diatur dalam ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2014 agar fungsinya dijalankan dengan baik oleh setiap orang. Berikut rambu rambu lalu lintas lengkap dengan artinya yang harus kamu pahami!

8 Rambu Rambu Lalu Lintas Lengkap dengan Gambar dan Artinya!

1. Stop atau Berhenti

rambu lalu lintas stop

Rambu lalu lintas pertama adalah stop atau berhenti yang di jalan ditandakan dengan rambu tanda stop dengan latar berwarna merah.

Rambu ini digunakan untuk melarang pengendara melaju atau berkendara di jalur tertentu. Jika ada tanda ini, pengendara diharuskan untuk berhenti hingga kondisi lebih aman untuk menghindari terjadinya konflik lalu lintas.

2. Dilarang Masuk

rambu lalu lintas dilarang masuk

Dilarang masuk biasanya ditandai dengan simbol strip berlatar warna merah yang digunakan untuk melarang pengendara atau pejalan kaki untuk memasuki suatu tempat.

Rambu ini dapat dilanggar oleh pihak-pihak yang memang memiliki pengecualian dan telah ditentukan.

3. Dilarang Berhenti

Gambar S berlatar putih yang dicoret dengan garis merah ditunjukkan bagi pengendara untuk tidak atau dilarang berhenti.

Jika kamu melihat rambu ini di jalan, hal tersebut menandakan bahwa pengendara tidak boleh parkir atau berhenti walaupun sejenak.

Jika dilanggar, maka pengendara tersebut akan dikenakan tilang sesuai dengan peraturan yang telah diatur oleh Undang-Undang dan berlaku di Indonesia.

4. Dilarang Parkir

Rambu dilarang parkir dapat kamu temukan di jalanan dengan tanda huruf P besar yang dicoret dengan garis merah.

Jika kamu menemukan rambu ini, berarti kendaraan tidak dapat berhenti atau diparkirkan di tempat tersebut.

5. Dilarang Melintas

Rambu dilarang melintas umumnya memiliki bentuk gambar kendaraan tertentu yang memiliki warna dasar putih, dilengkapi lingkaran dan garis merah melintang.

Jika gambar kendaraannya mobil, motor, ataupun truk, berarti jenis kendaraan tersebut tidak boleh melintasi jalan yang ada karena ketentuan yang telah ditetapkan, seperti truk yang tidak boleh melewati daerah permukiman warga dan sebagainya.

6. Tikungan Tajam ke Kanan dan Kiri

Rambu berbentuk segitiga kuning dengan gambar tikungan tajam, baik ke kiri maupun ke kanan, di tengahnya menandakan bahwa jalan di depan memiliki tikungan tajam.

Rambu ini digunakan untuk memperingati pengemudi untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan guna mengurangi risiko kecelakaan.

Tanda ini umumnya digunakan pada jalanan curam seperti pegunungan, ataupun daerah pemukiman warga sekitar, dan sebagainya.

7. Jembatan

Rambu berbentuk persegi panjang berwarna biru dengan gambar jembatan di tengah menandakan adanya jembatan di depan.

Karena itu, pengemudi disarankan untuk mengurangi kecepatan dan tetap waspada. Hal ini penting sebab tidak semua jembatan berukuran besar, beberapa bahkan dapat membahayakan.

Selain itu, setiap jembatan biasanya memiliki ketentuan mengenai batas beban kendaraan yang diperbolehkan melintas.

8. Turunan Curam

Rambu berbentuk segitiga berwarna kuning dengan simbol turunan curam di tengah memberikan peringatan bahwa jalan di depan memiliki medan menurun tajam.

Karena itu, pengemudi perlu menurunkan kecepatan dan berpindah ke gigi rendah. Rambu ini umumnya dipasang di wilayah dengan kontur tidak rata, seperti pegunungan atau perbukitan.

Sebelum melewati turunan tersebut, pengendara juga dianjurkan untuk memastikan kondisi rem dalam keadaan baik guna menghindari risiko rem blong.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 13/03/2020
Kekuatan Cuci Tangan untuk Cegah Corona

Jakarta, 13 Maret 2020 - MyProtection News

Salah satu kebiasaan penting yang dianjurkan para pakar untuk mencegah penyebaran COVID-19 atau coronavirus adalah mencuci tangan.

Dikutip dari Kompas.com, pakar kesehatan Elizabeth Scott, Ph.D., mengatakan bahwa mencuci tangan adalah kewajiban mutlak. Setiap harinya, tangan kita menyentuh banyak hal. Kita pun tak bisa mengontrol apa yang kita atau orang lain sentuh. Serta mengetahui bakteri atau virus apa yang menempel pada benda tersebut. Namun, kita bisa menjaga tangan kita sendiri.

Caranya tentu saja dengan rutin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir. Langkah sederhana ini bisa membantu membunuh kuman atau virus yang menempel pada tangan.

Namun, walaupun sederhana, masih banyak orang yang mencuci tangan dengan salah. Sebagai langkah awal, Anda diwajibkan mencuci tangan minimal selama 20 detik. Bukan hanya telapak tangan saja, tetapi kuku, sela-sela jari, jempol, serta bagian atas tangan.

Sedangkan, untuk jenis sabun yang dianjurkan adalah sabun cair dibanding sabun batang dan tidak terkait dengan kandungan yang ada dalam sabun. Virus corona sendiri terbungkus dengan lapisan lemak. Sabun membantu memecahkan lemak tersebut dan membuat virus tidak bisa menginfeksi kita.

Kemudian setelah mencuci tangan, sebaiknya Anda mengeringkan tangan menggunakan tisu kertas. Hindari penggunaan hand dryer yang bisa mengandung banyak kuman.

Jika Anda tidak bisa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, setidaknya Anda bisa menggunakan hand sanitizer. Pastikan hand sanitizer Anda mengandung alcohol sebesar 62 persen. Jika tangan Anda terasa kering setelah mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer berulang kali, Anda bisa menggunakan pelembap atau hand cream untuk mencegah kulit terluka karena kering.

Sudahkah Anda mencuci tangan hari ini?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 04/12/2019
Gajian Hanya Numpang Lewat, Atasi dengan 3 Tips Ini!

Jakarta, 4 Desember 2019 - MyProtection News

Uang gajian tiba, tapi hanya mampir sementara di dompet. Masalah ini sering kali dialami banyak orang. Belum dua minggu berlalu, tapi keuangan sudah menipis pesat. Banyak tagihan yang harus dibayar serta promo diskon yang menggiurkan. Namun, problem ini bisa dikelola dengan tiga tips pengelolaan uang atau money management yang mudah dari MyProtection.

Tentukan Prioritas Keuanganmu

Mungkin Anda pernah berada di posisi membingungkan, harus membayar tagihan atau barang mana terlebih dahulu. Anda bisa menetapkan skala urgensi dan kepentingan dari barang yang harus dibayar. Biaya tagihan listrik, belanja bulanan, dan biaya transportasi harus menempati posisi utama dalam prioritas pengelolaan keuangan Anda. Setelahnya, Anda bisa menyisihkan uang untuk membeli kebutuhan non-esensial lainnya.

Membuat Alokasi Pengeluaran Secara Tepat

Selain membuat prioritas pengeluaran, Anda juga harus tahu berapa jumlah uang yang dapat Anda habiskan. Pastikan pengeluaran Anda tidak lebih besar dari pendapatan Anda. Selalu sisihkan minimal 20% dari keseluruhan pendapatan Anda untuk investasi, deposito, dan tabungan.

Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

Persiapkan Dana Darurat

Tentu saja selain memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Anda juga perlu menyiapkan dana darurat untuk kepentingan mendesak seperti keperluan medis seperti bedah & rawat inap, insiden, hingga kerusakan properti. Dana darurat ini bisa didapatkan dengan menyisihkan 10% - 20% dari gaji. Anda juga bisa mendapatkan meminimalisir pengeluaran darurat dan tak terduga dengan memiliki asuransi kesehatan individu dan paket keluarga, asuransi perlindungan rumah, hingga asuransi kendaraan dengan premi murah yang ditawarkan MyProtection.

Selamat mengelola uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Liburan ke Korea Gratis Biaya Visanya Sampai Desember 2019

Baca Artikel