Home
/
Articles
/
All Category
/
Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

16 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 16 Desember 2019 - MyProtection News

Banyak cara untuk mendapatkan rupiah. Salah satunya dengan menjalankan bisnis barang preloved atau barang bekas. Ide bisnis satu ini sangat sederhana dan membutuhkan modal hampir 0 rupiah. Jika Anda memiliki banyak barang yang menganggur di pojok ruangan Anda, atau pakaian lama yang menumpuk di lemari, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menjualnya.

Akhir-akhir ini tren untuk menjual produk preloved juga semakin meningkat. Pemilik barang bisa meraup keuntungan sekaligus mengurangi space yang terpakai untuk barang preloved. Pembeli juga bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah dan kualitas yang cukup baik. Selain itu, dengan membeli barang bekas bisa mengurangi sampah dan sifat konsumerisme berlebih.

Pilihlah barang yang akan Anda jual

Memilih barang bekas yang akan Anda jual bisa jadi susah-susah gampang. Barang yang bisa Anda jual sangat beragam seperti pakaian layak pakai, mainan bekas, furnitur rumah, pajangan atau barang antik, hingga barang yang besar seperti mobil atau motor. Jangan lupa, Anda hanya bisa menjual barang yang memiliki value atau layak pakai.

Tentukan harga yang sesuai

Biasanya, produk preloved akan memiliki harga yang lebih rendah dari harga beli aslinya. Pertimbangan dalam memberikan harga dapat dilihat dari kebaruan produk, masa pakai dan intensitas penggunaan produk, dan kualitas produk. Misalnya, Anda memiliki baju yang belum pernah terpakai. Anda bisa menjual baju tersebut sebesar 75% - 80% dari harga aslinya. Namun, tidak jarang juga lho terdapat produk preloved yang memiliki harga lebih tinggi daripada harga beli. Contohnya, barang antik dan vintage seperti motor vespa kini memiliki harga tinggi di pasaran.

Pasarkan produk Anda

Setelah menentukan produk yang akan Anda jual beserta harganya, maka langkah terakhir adalah memasarkan produk tersebut. Kini, Anda bisa menjual produk bekas melalui e-commerce atau social media. Jangan lupa untuk mengambil foto terbaik dan produk yang akan Anda jual. Berikan informasi memadai tentang produk bekas yang Anda jual.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba berjualan barang bekas?

Salam,
Sahabat MyProtection

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyProtection News Jakarta
MyProtection is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read 18/02/2025
Premi Asuransi: Pengertian, Komponen, Fungsi, Jenis, dan Faktor Penentunya

Premi asuransi merupakan salah satu elemen paling penting ketika seseorang ingin menjadikan sebuah asuransi sebagai bagian dari rencana finansialnya.

Sebelum membeli polis asuransi, penting untuk terlebih dahulu memahami bahwa terdapat premi yang menjadi kewajiban dan harus dibayarkan secara rutin agar polis asuransi yang dimiliki tetap aktif dan selalu mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan.

Premi yang ada pada sebuah asuransi bukan hanya nominal yang harus dibayarkan secara rutin baik perbulan maupun pertahun, namun menjadi investasi jangka panjang yang mampu memberikan perlindungan bagi diri dan juga keluarga.

Untuk lebih memahami apa itu premi asuransi, simak informasi dibawah ini!

Pengertian Premi Asuransi

pengertian premi asuransi

Pexels

Premi merupakan salah satu istilah yang umum dan banyak digunakan di dunia asuransi dan penting untuk diketahui sebelum membahas lebih jauh masalah asuransi lainnya.

Premi asuransi sendiri berkaitan dengan sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh pemegang polis sebagai tertanggung ke perusahaan asuransi sebagai penanggung atas perlindungan yang diberikan.

Biaya yang harus dibayarkan sendiri tergantung pada kesepakatan yang telah dibuat dengan pihak perusahaan dalam bentuk polis asuransi.

Premi ini juga memiliki tujuannya, yaitu memastikan sebuah perusahaan asuransi untuk memiliki dana yang memadai untuk menutupi klaim nasabahnya.

Premi juga memiliki fungsi sebagai bentuk pengelolaan resiko bagi diri sendiri, hal ini dikarenakan jika suatu saat kamu sebagai nasabah mengalami risiko finansial di masa depan, beban tersebut dapat dilimpahkan ke pihak perusahaan asuransi.

Pengertian Premi Asuransi Menurut Undang-Undang

Definisi dari premi asuransi sendiri diatur dalam UU No. 40 Tahun 2014, yang menyatakan bahwa premi adalah sejumlah uang yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi serta disepakati pemegang polis yang kemudian harus dibayarkan berdasarkan perjanjian yang mendasari program asuransi untuk mendapatkan manfaat dan cakupan di dalamnya.

Berdasarkan pernyataan di atas, dapat diartikan bahwa sebuah premi merupakan kewajiban yang harus nasabah bayarkan sebagai pihak tertanggung dengan besaran jumlah yang telah disepekati dengan pihak perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung.

Komponen Premi Asuransi

Komponen Premi Asuransi

pexels

Dalam premi asuransi sendiri terdapat beberapa komponen yang harus dipahami. Berikut penjelasan terkait masing-masing komponennya.

1. Premi Dasar

Premi dasar merupakan besarnya jumlah uang yang harus dibayarkan dan tercantum dalam polis asuransi. Premi dasar sendiri tidak akan berubah dan tetap selama tidak ada perubahan pada cakupan atau jaminan perlindungan.

Dalam mempertimbangkan premi dasar, perusahaan asuransi pada umumnya akan melakukan evaluasi resiko. Berdasarkan hasil evaluasi, jika resiko yang ditanggung semakin luas, maka harga yang harus dibayarkan juga semakin besar.

Premi dasar memiliki fungsi sebagai dasar dari keseluruhan biaya yang berkaitan dengan polis dan perlindungan dari asuransi yang dipilih.

2. Premi Tambahan

Premi tambahan, seperti namanya merupakan merupakan premi yang ditambahkan jika ada perluasan jaminan atau perlindungan atas resiko dari data pihak tertanggung.

Seperti contohnya, jika pemegang polis ingin menambahkan perlindungan atas resiko tertentu yang tidak tertulis pada polis, maka akan dibuat kesepakatan terkait biaya tambahan premi.

Premi tambahan sendiri bersifat fleksibel dan bisa berubah berdasarkan kebutuhan dengan melakukan modifikasi maupun penambahan jaminan yang diinginkan pemegang polis.

3. Reduksi Premi

Reduksi premi merupakan potongan atau pengurangan premi berdasarkan kondisi tertentu. Potongan harga ini dapat diberikan berdasarkan faktor tertentu, seperti tidak ada klaim dalam periode waktu tertentu maupun diskon khusus yang diberikan perusahaan asuransi

4. Tarif Kompeni

Tarif Kompeni merupakan tarif yang ditentukan oleh asosiasi perusahaan asuransi. Tarif ini umumnya digunakan sebagai standar dalam industri asuransi untuk menetapkan premi yang adil.

Tujuan dari tarif kompeni adalah untuk memastikan keseragaman dan keadilan dalam penetapan premi di berbagai perusahaan asuransi.

Fungsi Premi Asuransi

Bukan hanya sebagai biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya, premi memiliki empat fungsi utama yang dapat mempengaruhi perencanaan finansial yang kamu miliki.

1. Perlindungan Finansial

Fungsi utama dan paling mendasar adalah memberikan perlindungan secara finansial. Dengan membayar premi secara rutin baik bulanan maupun tahunan, kamu memperbarui perlindungan atas resiko yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Jika di masa depan kamu mengalami kejadian tak terduga, seperti penyakit, kecelakaan, maupun kerugian properti, maka pihak asuransi memiliki kewajiban memberikan kompensasi finansial berdasarkan polis yang telah ditetapkan.

Hal ini berarti bahwa beban finansial yang seharusnya di tanggung pribadi, akan dialihkan ke perusahaan asuransi sehingga sahabat MyProtection terlindungi dari kerugian finansial.

2. Pengelolaan Resiko dengan Biaya Terukur

Selanjutnya, premi juga memiliki fungsi sebagai alat pengelolaan resiko dengan biaya terukur yang efektif. Hal ini dikarenakan premi yang dibayarkan dapat diukur dan diprediksi.

Dengan begitu, jika suatu saat kejadian tak terduga terjadi kamu dapat mengalihkan resiko yang dapat mengancam finansial tersebut ke perusahaan asuransi dengan biaya yang relatif lebih kecil.

Strategi ini menjadi efektif dan langkah cerdas bagi sahabat MyProtection yang ingin menghindari kerugian finansial akibat kejadian tak terduga yang mampu merusak kestabilan keuanganmu.

3. Ketenangan Pikiran dan Rasa Aman

Membayar premi juga dapat memberikan ketenangan pikiran dan rasa aman. Sebagai pemegang polis yang menjalankan kewajibannya dengan baik, kamu memiliki hak atas perlindungan finansial.

Perlindungan tersebut dapat memberikan ketenangan pikiran serta rasa aman bagi para pemegang polis di situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

4. Mendorong Perencanaan Finansial yang Lebih Baik

Fungsi terakhir yang tidak kalah penting, premi membantu para pemegang polis untuk memiliki perencanaan finansial yang lebih baik.

Hal ini dikarenakan kamu didorong untuk memiliki kedisiplinan membayar premi tepat waktu, dengan begitu kamu juga akan memiliki motivasi lebih untuk mengelola finansial dengan lebih baik dan membuat memprioritaskan pengeluaran yang penting.

Proses ini juga dapat membantu sahabat MyProtection mempersiapkan rencana masa depan dengan lebih baik, karena asuransi memberikan perlindungan bagi diri hingga aset yang kamu miliki.

5. Melindungi Aset Berharga

Premi juga memiliki fungsi sebagai perlindungan aset berharga yang kamu miliki, jenis asuransi properti maupun kendaraan dapat memberikan perlindungan atas aset berharga dari berbagai resiko seperti kehilangan maupun kerusakan.

Dengan memiliki asuransi jenis ini, sahabat MyProtection tidak perlu mengalami kerugian finansial jika hal tak terduga suatu saat terjadi yang terkait kerusakan maupun kehilangan aset berharga yang diasuransikan.

Jenis Premi Asuransi

Jenis Premi Asuransi 

pexels

Terdapat beberapa jenis premi yang dapat dibedakan berdasarkan jenis produk asuransi yang dipilih. Apa saja jenis preminya? Simak disini!

1. Premi Asuransi Jiwa

Premi asuransi jiwa merupakan premi yang harus dibayarkan oleh tertanggung ke pihak perusahaan untuk mendapatkan hak atas perlindungan terhadap resiko kematian.

Besar harga dari premi jenis ini sendiri berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, hingga kondisi kesehatan yang dimiliki tertanggung.

Dimana, jika seorang tertanggung memiliki usia yang lebih tua atau memilki kondisi kesehatan khusus maka pada umumnya akan mendapatkan premi yang lebih tinggi.

Asuransi jiwa memberikan manfaat berupa dukungan finansial kepada pihak ahli waris yang ditunjuk maupun anggota keluarga yang ditinggalkan.

Asuransi jenis ini dapat membantu para anggota keluarga yang baru saja kehilangan meringankan beban secara finansial di masa depan.

2. Premi Asuransi Kesehatan

Selanjutnya, premi asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan kepada pihak tertanggung atas resiko finansial dari pengobatan yang diakibatkan kondisi kesehatan, seperti penyakit maupun kecelakaan.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar dari premi jenis ini, mulai dari usia, kondisi kesehatan tertanggung, hingga cakupan dan jenis manfaat yang dipilih, seperti rawat inap, rawat jalan, maupun penebusan obat.

Asuransi kesehatan sendiri memberikan banyak manfaat bagi para nasabahnya, seperti meminimalkan biaya pengobatan yang terjadi secara tiba-tiba dan membutuhkan pengorbanan finansial tinggi.

Dengan memiliki asuransi kesehatan yang tepat, sahabat MyProtection dapat mengurangi resiko ini dengan membayar premi secara rutin berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat dan disetujui.

3. Premi Asuransi Kendaraan

Premi dari asuransi kendaraan memiliki manfaat sebagai perlindungan untuk berbagai resiko kerusakan maupun kehilangan yang kamu miliki, baik mobil maupun motor.

Sama dengan jenis premi lainnya, terkait besarnya premi yang harus dibayarkan oleh calon tertanggung sendiri pada umumnya dipengaruhi oleh faktor, seperti jenis kendaraan yang digunakan, usia kendaraan, serta riwayat klaim asuransi yang dimiliki sebelumnya jika ada.

Asuransi kendaraan sendiri dapat dibagi menjadi dua berdasarkan perlindungan atas kendaraan yang akan diterima, yaitu asuransi comprehensive atau all-risk insurance dan total loss only atau TLO.

Jenis asuransi comprehensive akan memberikan perlindungan dari berbagai jenis resiko mulai dari kecelakaan, kehilangan, vandalisme atau bahkan kerusakan yang disebabkan bencana alam.

Sedangkan, jenis asuransi TLO sendiri pada umumnya akan memberikan pertanggungan kerusakan kendaraan yang mencapai 75% atau lebih dari nilai kendaraan pada saat itu.

4. Premi Asuransi Properti

Asuransi properti memiliki premi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan atas resiko kerusakan maupun kehilangan properti, seperti rumah maupun gedung.

Besar harganya premi ini sendiri biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti nilai propertinya, lokasi properti, serta resiko becana alam yang dapat terjadi di daerah tersebut.

Perlindungan yang diberikan dari asuransi properti sendiri biasanya beragam, mulai dari resiko kerusakan yang disebabkan banjir, kebakaran, hingga gempa bumi.

5. Premi Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan yang memiliki mafaat untuk memberikan perlindungan bagi sahabat MyProtection selama masa perjalanan, baik dalam cakupan dalam negeri maupun luar negeri.

Pada umumnya, premi dari jenis asuransi ini sendiri sudah melindungi dari resiko kecelakaan, kehilangan bagasi, hingga pembatalan perjalanan.

Besar harga preminya sendiri biasanya dipengaruhi dari durasi perjalanan yang ditempuh, tujuan perjalanan, serta cakupan dan manfaat yang dipilih oleh pihak tertanggung.

Faktor Pemengaruh Premi Asuransi Kesehatan

Terdapat beberapa faktor yang mampu mempengaruhi besaran premi yang harus dibayarkan seseorang. Faktor tersebutlah yang nantinya akan dipertimbangkan dan dihitung oleh pihak perusahaan berdasarkan nilai resiko yang ditanggung.

Faktor apa saja yang ada di dalam asuransi kesehatan dan mempengaruhi harganya? Simak disini!

1. Usia dan Jenis Kelamin

Faktor pertama, usia dan jenis kelamin yang menjadi dua faktor utama yang memiliki pengaruh besar pada seberapa besar premi asuransi kesehatan yang didapatkan.

Hal ini dikarenakan, semakin tua seseorang, maka semakin tinggi pula resiko kesehatan yang akan dimilikinya. Dengan bertambahnya usia seseorang, maka kemungkinannya memiliki kondisi medis tertentu pun juga bertambah.

Oleh sebab itu, seiring beranjak usia seseorang maka premi dari asuransi yang diterima juga akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan seseorang yang memiliki usia lebih muda.

Selanjutnya, jenis kelamin juga menjadi faktor penting dalam proses penentuan premi yang dilakukan perusahaan asuransi.

Seperti contohnya, bagaimana berdasarkan statistik menunjukkan bahwa seorang wanita memiliki harapan hidup yang lebih panjang jika dibandingkan dengan pria.

Walaupun begitu, wanita juga memiliki kebutuhan media yang lebih banyak dan tinggi jika dibandingkan pada waktu tertentu, seperti saat mengalami kehamilan.

2. Status Kesehatan

Selanjutnya, dalam membuat premi, status kesehatan juga menjadi krusial untuk menentukan seberapa besar premi yang harus dibayarkan.

Jika seorang calon nasabah atau tertanggung memiliki riwayat penyakit tertentu dan kondisi medis khusus, maka premi yang didapatkan akan berbeda dari orang yang tidak memiliki masalah kesehatan dan biasanya lebih tinggi.

Pada umumnya, pihak perusahaan asuranis akan melakukan penilaian secara medis serta menganalisis riwayat kesehatan dari calon nasabah untuk menentukan resiko kesehatan yang akan dialami atau dihadapi.

Kondisi kesehatan yang kurang baik dari calon tertanggung pada umumnya akan berdampak pada harga premi yang leih tinggi karena resiko klaim yang lebih besar pula.

3. Gaya Hidup

Gaya hidup menjadi faktor selanjutnya yang dapat mempengaruhi seberapa besar premi yang harus dibayarkan oleh calon nasabah dalam asuransi kesehatan.

Jika seseorang memiliki gaya hidup atau kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi alkohol, maupun tidak pernah berolahraga, biasanya pihak perusahaan asuransi akan mempertimbangkan hal tersebut dan memberikan harga polis lebih tinggi.

Hal ini dikarenakan gaya hidup yang buruk juga dapat membuat seseorang memiliki kemungkinan yang lebih tinggi terkena berbagai masalah medis dan gangguan kesehatan yang berbahaya.

Namun, sebaliknya jika seseorang memiliki gaya hidup yang sehat, dimana ia secara rutin berolahraga, memiliki pola makan yang sehat, hingga menghindari merokok, maka polis yang diterima juga memiliki kemungkinan lebih rendah.

4. Cakupan dan Manfaat Polis

Faktor selanjutnya adalah cakupan dan manfaat polis asuransi yang dipilih oleh calon tertanggung. Pada umumnya, setiap perusahaan asuransi sendiri memiliki cakupan luas dalam polisnya.

Jika polis yang dipilih mencakup rawat inap, rawat jalan, bedah, hingga perawatan gigi, pada umumnya akan memiliki premi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan premi yang hanya memberikan cakupan dasar.

Bukan hanya itu, jika calon nasabah menambahkan manfaat, seperti perlindungan atas penyakit kritis maupun penggantian biaya obat pada umumnya akan menambah jumlah premi yang harus dibayar.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu memastikan bahwa cakupan yang kamu pilih masih dalam jangkauan kemampuan kamu dibayarkan agar premi yang dipilih dapat dibayar secara berlanjut.

Sebagai salah satu contohnya, asuransi kesehatan yang dapat menjadi solusi perlindungan kesehatan yang tepat untuk kamu dengan manfaat tambahan Saldo Prima, yaitu Perlindungan Kesehatan Prima.

Apa saja keuntungan dari Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan lainnya tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Read Article
Automotive
5 mins read 04/03/2026
22 Components of Manual Transmission and Their Functions!

Car transmissions are divided into two types, which are manual and automatic. Unlike automatic transmissions, manual transmissions consist of more complex components.

The main difference in manual transmissions lies in the way the gears are shifted and the pedals, where the driver must manually operate them to change gears.

Therefore, the components of manual transmissions are generally more complicated compared to those of automatic transmissions. What are these components and their functions? Let’s take a look!

22 Components of Manual Transmission and Their Functions!

komponen transmisi manual

1. Transmission Input Shaft

The transmission input shaft is a key component of manual transmissions that connects to the clutch. These components of a manual transmission have the function to rotate the gears in the gearbox.

2. Transmission Gears

The next component is the transmission gears, with their function to convert the engine’s input power into torque output.

This allows the driver to adjust the vehicle’s speed and rotation power according to road conditions.

3. Synchronizer or Adjustment Gear

The synchronizer or adjustment gear functions to equalize the rotational speed between transmission gears, ensuring smooth and safe gear shifts even while the vehicle is moving.

4. Shift Fork

The shift fork functions to move the gears on the shaft, enabling the driver to shift gears as needed.

It serves as the link between the gear lever and the gear mechanism inside the manual transmission.

5. Shift Linkage

The shift linkage ensures that the movement of the gear lever is translated into movement in the shift fork, allowing gear changes to occur.

In short, this component effectively transmits the driver’s commands to the gearbox.

6. Gear Lever or Shift Stick

The gear lever, also called a shift stick, allows the driver to control and shift gears based on road conditions and driving needs.

This component gives the driver direct control over gear changes while driving.

7. Transmission Case

The transmission case protects internal components from dirt and external impacts.

It also serves as a container for the transmission of oil and houses critical parts such as the bearing, the input shaft, and the output shaft.

8. Output Shaft

The output shaft transmits rotational power from the transmission system to the propeller shaft, ultimately driving the wheels.

Additionally, it can serve as a mounting point for the gear stick in a vehicle.

9. Bearings

Bearings in manual transmissions help reduce friction between components such as the input shaft, output shaft, and counter gear.

This ensures smoother operation, minimizes wear and heat, and improves efficiency.

10. Counter Gear

The counter gear transmits power from the input shaft to the output shaft. It allows the transmission to adjust the correct gear ratio to match vehicle speed and engine torque.

This component plays a crucial role in enabling the car to change speed according to the driver’s needs.

In addition to the components above, manual transmissions also consist of various other parts such as the reverse gear, hub slave, speedometer gear, transmission housing, transmission oil seal, control rod, shift rod end, clutch hub sleeve, hub sleeve, shifting key, spring key, and interlock system.

All these components work together to ensure the manual transmission functions are effective and reliable.

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Read Article
All Category
5 mins read 31/12/2019
Awal Baik di 2020 - Asuransi Keluarga Mulai Rp 20ribuan/hari!

Hi, Sahabat MyProtection!

Selamat memasuki dekade yang baru dan perjalanan yang baru!

Untuk memasuki awal yang baik, tidak salahnya Anda memperlengkapi diri dan keluarga dengan proteksi kesehatan terbaik. Nah, salah satu produk yang tepat untuk perlindungan kesehatan keluarga adalah HealthPlus Family. Dengan premi mulai dari Rp 25ribu-an/hari, Anda dan 2 anggota keluarga lainnya bisa mendapatkan manfaat rawat inap & bedah hingga Rp 100 juta! Proses klaim juga praktis dengan sistem cardless & cashless di >900 Rumah Sakit* di Indonesia. Selain itu, kelebihan dari HealthPlus Family adalah Anda bisa klaim biaya perawatan hingga 100% atau as charged. Jadi, Anda sekeluarga tidak perlu pusing saat menjalani perawatan kesehatan! Spesial untuk mengawali 2020, Anda bisa memasukan kode AWALBAIK untuk diskon 10% saat pembelian premi HealthPlus Family

Selamat mengawali tahun yang baik!

Klik di sini untuk Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang

Syarat & Ketentuan Promo:

  • Kode promo: AWALBAIK
  • Diskon 10% akan diberikan secara otomatis setelah kode "AWALPRIMA" dimasukkan
  • Diskon berlaku mulai dari 1 Januari 2020 - 31 Januari 2020
  • Diskon khusus untuk produk asuransi HealthPlus Family
  • Untuk informasi lebih lanjut silakan melihat brosur produk atau hubungi 08041338888 dan email: cs@myprotection.id

Read Article