Hi, Sahabat MyProtection.
Selamat memasuki bulan suci Ramadan.
Kami mengerti puasa tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Kebiasaan ngabuburit dan tarawih bersama jadi berkurang. Kegiatan di luar rumah pun terbatas. Namun, di tengah situasi serba tak pasti, jangan sampai kesehatan keluarga dikompromi.
Jalani Ramadan #AmanPalingNyaman bersama Perlindungan Kesehatan Prima untuk Anda dan keluarga. Nikmati manfaat unggulan dari asuransi kesehatan Anda seperti:
Dapatkan juga tambahan DISKON 10% selama Bulan Ramadan dengan memasukan kode promo “PUASASEHAT” ketika melakukan pembelian di website MyProtection.
Syarat dan ketentuan:
Anda bisa Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang
Informasi & pertanyaan mengenai produk silakan menghubungi Contact Center: 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id
Jakarta, 24 Maret 2020 - MyProtection News
Semakin meluasnya penyebaran corona virus atau COVID-19 khususnya di Indonesia membuat masyarakat makin waspada. Berbagai upaya dilakukan agar anggota keluarga tidak terjangkit virus yang mirip pneumonia ini. Bahkan ada beberapa mitos tak akurat seputar virus corona yang beredar.
Mitos apa saja yang sebaiknya Anda abaikan? World Health Organization telah menyediakan satu laman khusus untuk membahas mitos dan fakta seputar COVID-19. Berikut ini beberapa informasi yang MyProtection rangkum.
Berdasarkan informasi dari WHO dan kenyataan pada lapangan, virus corona bisa menyebar kemana saja. Negara beriklim dingin maupun Indonesia yang beriklim tropis tetap terpapar dengan virus ini.
Mandi dengan air hangat atau panas tidak efektif bisa membunuh virus COVID-19. Suhu tubuh tidak akan berubah mengikuti suhu air yang Anda pakai untuk mandi. Sedangkan, langkah paling efektif adalah rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta kurangi menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut.
Menyemprotkan cairan alcohol ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah masuk ke dalam tubuh. Selain itu, menyemprotkan alkohol ke area tubuh tertentu seperti mata dan mulut bisa berefek buruk.
Bawang putih memang mengandung beberapa zat antimikroba. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bawang putih bisa mencegah atau mengobati virus corona.
Hingga saat ini, belum ada informasi yang dapat membuktikan bahwa virus corona dapat disebarkan oleh nyamuk. COVID-19 sendiri ditularkan terutama melalui partikel liur kecil atau droplet yang dikeluarkan pasien positif corona saat bersin atau batuk.
antibiotik tidak dapat bekerja pada virus dan HANYA dapat membunuh bakteri saja. Vaksin pneumonia juga tidak bisa memberikan proteksi terdapat virus corona yang baru.
Hingga saat ini, juga belum ditemukan obat spesifik untuk mencegah atau menyembuhkan virus corona. Tenaga medis akan memberikan perawatan pada masing-masing gejala yang diderita.
Semua orang dengan segala usia bisa terkena virus corona. Mulai dari anak-anak hingga penduduk dengan usia lanjut bisa mengidap virus ini. Reaksi yang ditimbulkan pun bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Penduduk berusia 20 tahun – 50 tahun pun bisa merasakan gejala yang parah ketika positif mengidap virus corona.
Tetap Berada di Rumah
Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan berdiam diri di rumah. Kurangi perjalanan ke luar jika tidak ada kebutuhan mendesak. Jangan lupa untuk menggunakan masker jika Anda batuk atau pilek. Rutin mencuci tangan dan membersihkan pakaian serta peralatan di rumah dapat meminimalisir potensi virus atau bakteri tersebar.
MyProtection juga berkomitmen untuk setia melindungi Anda serta keluarga di tengah situasi serba tak pasti seperti saat ini. Jangan lupa bahwa Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus Family juga meliputi biaya tindakan medis akibat virus corona. Sehingga Anda dan keluarga bisa merasa lebih aman dan tentunya nyaman.
Segera hubungi Call Center kami di 0804 133 8888 atau email ke cs@myprotection.id atau bertanya melalui media sosial MyProtection (IG: @myprotection.id) untuk informasi lebih lanjut terkait produk asuransi kesehatan.
Jakarta, 25 Februari 2020 - MyProtection News
Pernikahan merupakan hal yang membahagiakan bagi banyak orang, baik pasangan yang mengikat janji dan bagi keluarga dan rekan yang ikut merayakan.
Ketika memasuki tahap yang lebih serius ini, tentu saja ada banyak hal yang harus disiapkan dan dipertimbangkan. Misalnya kesiapan secara fisik, mental, dan ekonomi. Lalu, rencana ingin mempunyai anak di usia berapa dan lain-lainnya. Karena pada dasarnya, pernikahan membutuhkan komitmen dan perencanaan yang tepat.
Sebelum Anda mulai berkeluarga, pastikan Anda memiliki persiapan dalam hal ini:
Jika melihat secara realistis, membina rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah ataupun murah. Keluarga Anda harus membayar tagihan, biaya belanja bulanan, dan pengeluaran lainnya. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk memiliki pekerjaan yang tetap serta pendapatan yang jelas. Walaupun memang selalu ada kemungkinan Anda dipecat atau mengundurkan diri, setidaknya Anda memiliki skill mumpuni di bidang yang Anda sukai. Sehingga dimanapun Anda ditempatkan, Anda memiliki nilai kompetensi yang tinggi.
Lalu, pastikan Anda juga mulai memiliki perencanaan pengeluaran uang bulanan atau budgeting. Jika uang tidak dikelola dengan baik, gaji sebesar apapun akan habis tanpa perencanaan yang baik. Apalagi saat berkeluarga, Anda tidak hanya bertanggung jawab untuk diri sendiri, tapi kepada istri/suami dan anak-anak Anda kelak.
Bekerja di kantoran rasanya terdengar membosankan bagi sebagian orang. Lagipula, mencari uang memang tak harus selalu menjadi karyawan. Oleh karena itu, Anda bisa memiliki opsi karier lainnya untuk menjadi pebisnis atau investor. Dengan demikian, Anda tetap bisa memiliki pendapatan yang bahkan terkadang lebih besar daripada kerja kantoran. Jika bisnis yang Anda jalankan mulai stabil dan menghasilkan untung, maka Anda bisa mulai menabung untuk biaya berkeluarga nanti.
Mempunyai bayi-bayi gemas pasti terdengar menyenangkan, bukan? Namun, jangan salah. jika Anda punya rencana untuk memiliki anak, Anda harus siap dengan segudang tanggung jawab yang besar. Orang tua yang cerdas dapat menuntun anaknya menjadi pribadi yang bijak. Selain itu, calon orang tua pun harus memiliki perencaan keuangan untuk anak. Mulai dari biaya persalinan, kesehatan, hingga pendidikan. Setidaknya, Anda memiliki dana yang disisihkan khusus untuk anak. Sehingga Anda bisa memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak dalam mendukung tumbuh kembangnya.
Hal ini bisa Anda rencanakan bersama pasangan bahkan sebelum menikah. Tentunya, perencanaan keuangan harus disesuaikan dengan pendapatan. Anda tetap bisa memberikan fasilitas terbaik kepada anak tanpa harus membeli barang termahal, kok!
Baik saat berkeluarga ataupun tidak, tentu saja banyak ketidakpastian di masa depan. Maka para pakar menyarankan Anda memiliki tabungan darurat yang setara dengan biaya hidup selama 6 bulan. Alasannya adalah jika terjadi PHK, bencana alam, ataupun anggota keluarga jatuh sakit, maka Anda tidak langsung kehabisan uang dan memiliki waktu untuk mencari jalan keluar sebelum tabungan habis sepenuhnya. Tabungan darurat dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan Anda.
Menjadi tua merupakan suatu kepastian. Setelah Anda berkeluarga dan bekerja begitu lama, akan tiba saatnya Anda memasuki masa pensiun. Kondisi ini merupakan alasan bagi Anda dan pasangan untuk menyiapkan dana pension. Walaupun terkesan sangat jauh, tidak ada salahnya memulai persiapan sedini mungkin, apalagi jika Anda memiliki budget lebih untuk ditabung.
Semakin mendekati masa pensiun, maka semakin besar dana yang harus disisihkan untuk dana pensiun. Tujuannya agar Anda bisa hidup nyaman sambil menikmati masa senja tanpa harus selalu bergantung pada anak.
Sudah siap untuk berkeluarga?
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 26 Mei 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Ketika Anda makan, metabolisme tubuh akan berperan untuk mengubah makanan yang masuk ke tubuh menjadi energi. Sehingga Anda memiliki tenaga untuk beraktivitas sehari-hari.
Proses metabolisme dalam tubuh biasanya akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu dampak dari menurunnya proses metabolisme tubuh adalah penambahan berat badan. Selain usia, ada gejala lain yang menandakan bahwa metabolisme dalam tubuh bermasalah dan harus segera di atas. Berikut ini lima gejala yang mungkin Anda alami.
Salah satu tanda bahwa metabolism dalam tubuh bermasalah adalah berat badan terus bertambah walaupun Anda sudah mengatur pola makan. Apalagi jika makanan yang Anda konsumsi cenderung rendah lemah atau rendah gula. Walaupun memang metabolism akan melambat seiring bertambahnya usia, jika Anda mencurigai penambahan berat badan tak normal, segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Proses metabolisme, selain menghasilkan energi, juga menghasilkan panas alami dalam tubuh. Jika Anda merasa lebih mudah atau sering merasa kedinginan daripada biasanya, maka bisa jadi Anda mengalami gangguan metabolisme.
Ada banyak hal yang bisa membuat Anda lelah. Misalnya olahraga secara intens, kurang tidur, atau kegiatan fisik lainnya yang membuat tubuh harus banyak bergerak. Namun, jika Anda merasa lebih mudah lelah, mungkin saja proses metabolisme dalam tubuh tidak mengubah asupan makanan menjadi energi secara sempurna.
Tubuh sering kali mengirimkan sinyal kepada tubuh lewat rasa “ngidam” atau cravings. Contohnya jika Anda sering “ngidam” atau menginginkan makanan manis dan bertepung padahal asupan gizi & istirahat harian telah tercukupi. Kemungkinan asupan gizi dari makanan yang Anda konsumsi tidak terserap secara efektif sehingga Anda terus menerus memiliki hasrat untuk makan, khususnya yang mengandung gula dan tepung.
Penampilan luar tubuh merupakan cerminan dari kesehatan dalam tubuh. Ketika metabolisme tubuh terganggu, proses perbaikan sel kulit dan rambut tidak bekerja secepat biasanya. Sehingga kulit dan rambut terasa kering. Namun gejala ini juga bisa disebabkan asupan gizi yang buruk.
Salam,
Sahabat MyProtection