Hi, Sahabat MyProtection.
Selamat memasuki bulan suci Ramadan.
Kami mengerti puasa tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Kebiasaan ngabuburit dan tarawih bersama jadi berkurang. Kegiatan di luar rumah pun terbatas. Namun, di tengah situasi serba tak pasti, jangan sampai kesehatan keluarga dikompromi.
Jalani Ramadan #AmanPalingNyaman bersama Perlindungan Kesehatan Prima untuk Anda dan keluarga. Nikmati manfaat unggulan dari asuransi kesehatan Anda seperti:
Dapatkan juga tambahan DISKON 10% selama Bulan Ramadan dengan memasukan kode promo “PUASASEHAT” ketika melakukan pembelian di website MyProtection.
Syarat dan ketentuan:
Anda bisa Pelajari Lebih Lanjut atau Beli Sekarang
Informasi & pertanyaan mengenai produk silakan menghubungi Contact Center: 0804 133 8888 atau cs@myprotection.id
Lari jarak menengah menjadi salah satu cabang olahraga atletik dengan jarak tempuh antara 800 dan 3000 meter. Untuk melakukannya, dibutuhkan keseimbangan antara kecepatan dan daya tahan tubuh seseorang.
Berbeda dengan lari jarak jauh ataupun pendek, lari jarak menengah menggunakan teknik hingga posisi start yang berbeda.
Cabang olahraga ini juga telah ada sejak abad ke-18 dan rutin dipertandingkan pada berbagai ajang kompetisi lokal hingga internasional, termasuk di Indonesia.
Untuk dapat lebih memahami apa saja peraturan hingga perbedaannya dengan cabang olahraga lain, berikut penjelasan seputar lari jarak menengah yang harus kamu ketahui untuk menambah wawasanmu! Simak selengkapnya!
Lari jarak menengah yang merupakan salah satu cabang olahraga atletik dengan jarak tempuh 800 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter.
Berbeda dengan lari jarak pendek ataupun panjang, pada lari jarak menengah kaki harus menapak pada ujung kaki atau tumit dan menolak dengan ujung kaki.
Selain itu, lari jarak menengah juga menggunakan teknik start yang berbeda, yaitu start berdiri, yang umumnya digunakan pada lari maraton.
Aktif berolahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi risiko cedera tetap bisa terjadi. Pastikan memiliki perlindungan kesehatan agar biaya pengobatan tidak menjadi beban.
Nomor lari jarak menengah merupakan nomor lari atletik bagi para pelari yang menempuh jarak masing-masing 800 meter, 1500 meter, hingga 3000 meter.
Walaupun jarak larinya tidak sejauh cabang lari jarak jauh, olahraga ini tetap menuntut pesertanya untuk memiliki stamina serta daya tahan tubuh yang prima.
Hal ini dikarenakan para pelari harus dapat mempertahankan kecepatan larinya dalam kurun waktu yang cukup lama. Lari jarak menengah dapat dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan jarak tempuhnya, antara lain:
Nomor lari atletik 800 meter membutuhkan kombinasi antara kecepatan lari cepat dan daya tahan tubuh. 800 meter juga menjadi jarak menengah terpendek yang umumnya ditandingkan menggunakan lintasan standar 400 meter sebanyak 2 putaran.
Umumnya, pelari harus berlari dengan kecepatan tinggi di awal pertandingan untuk mendapatkan posisi terbaik di bagian depan, yang kemudian harus dibarengi dengan kemampuan untuk mempertahankan kecepatan tersebut hingga mencapai garis finish.
Nomor lari atletik 1500 meter merupakan jarak yang paling umum dipertandingkan di cabang olahraga satu ini, yang menantang para pelari untuk berlari dengan kecepatan konstan untuk mencapai garis finish.
Umumnya, nomor lari ini menggunakan lintasan 400 meter yang ditempuh sebanyak 3,5 putaran. Berbeda dengan lari 800 meter, dalam lari 1500 meter dibutuhkan taktik dan pengaturan kecepatan yang matang.
Fokuskan pada sprint kuat khususnya di 100 hingga 200 meter terakhir untuk dapat memenangkan perlombaan. Teknik ini umumnya disebut milimetrik.
Nomor lari atletik terpanjang, yaitu 3000 meter yang membutuhkan stamina prima, daya tahan serta kecepatan dari pelari untuk mencapai garis finish.
Menempuh lintasan 400 meter sebanyak 7,5 putaran, lari 3.000 meter ini sering kali melibatkan rintangan seperti tembok pembatas hingga kolam air yang menambah tantangan para pelari.
Karena jaraknya yang lebih panjang, lari 3000 meter juga membutuhkan daya tahan lebih, kemampuan pelari mengatur pernapasan secara teratur, hingga kecepatan maksimal untuk mencapai garis finish.
Untuk lebih memahami seputar olahraga lari jarak menengah, berikut penjelasan mengenai teknik apa saja yang ada di dalam cabang olahraga satu ini, sebagai berikut:
Ketika aba-aba “bersedia” diberikan, para pelari harus menempati posisi yang telah ditentukan tepat di belakang garis start.
Ketika aba-aba “siap” diberikan, pelari harus menempatkan kaki kiri di depan dengan sedikit menekuknya. Selanjutnya, kaki kiri kemudian ditempatkan di belakang dengan posisi lurus.
Mencondongkan tubuh ke depan sedikit dengan beban tubuh yang bertumpu pada kaki sebelah kiri.
Membiarkan tangan bergantung secara rileks dengan siku sedikit menekuk di dekat beban tubuh bertumpu.
Bagian kepala diarahkan menghadap ke depan dengan posisi leher dalam keadaan rileks serta pandangan lurus ke depan.
Setelah siap dengan posisi awal, langkah selanjutnya adalah menunggu aba-aba selanjutnya yang umumnya ditandai dengan kata “ya” ataupun suara pistol.
Ketika aba-aba sudah dibunyikan, para pelari sudah diperbolehkan untuk mulai berlari.
Untuk memulai berlari, langkahkan kaki kanan bersamaan dengan ayunan tangan kiri ke depan serta tangan kanan ke belakang.
Untuk menjadikan awalan start lari yang maksimal, kaki sebelah kiri dimanfaatkan untuk memberikan tenaga tambahan dengan tolakan.31. Teknik Awalan Start
Saat berlari, condongkan bagian badan sedikit ke depan kurang lebih sekitar 10 derajat.
Mengayunkan tangan secara natural dan rileks setinggi pinggang yang dilakukan secara bergantian dan disesuaikan dengan ritme gerakan kaki.
Memperlebar langkah kaki berdasarkan jangkauan tungkai yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan kecepatan saat berlari. Pastikan sudut lengan berada di antara 100 hingga 110 derajat.
Hindari mengangkat bagian paha kaki terlalu tinggi dan perhatikan agar bagian lutut tidak melebihi bagian pinggang.
Untuk menghindari cepat lelah, pastikan frekuensi langkah kaki juga tidak terlalu cepat.
Perhatikan kecepatan agar stamina dapat tetap terjaga.
Ketika melewati tikungan, pastikan kamu menjaga kecepatan berlarimu.
Mengatur posisi tubuh dekat dengan garis lintasan di sebelah kiri. Kemudian, mengarahkan bahu serta memiringkan kepala ke kiri.
Mengusahakan lengan kanan memiliki ayunan yang lebih lebar dibandingkan dengan lengan kiri. Hal ini dapat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ketika melewati tikungan.
Mempercepat frekuensi kaki serta memperlebar langkah kaki.
Ketika memasuki garis finish, pastikan pelari tidak melakukan gerakan melompat.
Ketika garis finish sudah terlihat, pusatkanlah perhatian.
Jika terdapat pita di garis finish, jangan berusaha meraihnya menggunakan tangan.
Jangan berhenti mendadak ketika sudah melewati garis finish.

Olahraga lari jarak menengah juga menjadi salah satu cabang olahraga atletik yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Adanya gabungan antara unsur kecepatan serta daya tahan, lari jarak menengah bukan hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi pilihan banyak orang sebagai aktivitas fisik yang dapat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh.
Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani, salah satunya adalah olahraga atau latihan fisik secara teratur yang dapat membantu meningkatkan daya tahan, kekuatan, hingga kelenturan otot, dan semua itu bisa didapatkan melalui lari jarak menengah.
Untuk lebih memahami apa saja manfaat dari cabang olahraga ini, berikut penjelasannya:
Manfaat pertama dari lari jarak menengah adalah meningkatkan kesehatan kardiovaskular, atau lebih tepatnya memperkuat jantung serta meningkatkan efisiensi sistem kardiovaskular.
Kesehatan kardiovaskular pada seseorang juga dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga hipertensi. Meskipun menerapkan gaya hidup sehat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan, memiliki perlindungan kesehatan juga dapat membantu mengurangi beban biaya pengobatan apabila sewaktu-waktu membutuhkan perawatan medis.
Cabang olahraga ini dapat membantu meningkatkan kapasitas pernapasan paru-paru karena paru-paru bekerja lebih aktif untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh saat berlari. Latihan yang dilakukan secara rutin melatih paru-paru untuk menampung udara lebih banyak dan mengatur pernapasan dengan lebih efisien.
Selain itu, proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida menjadi lebih optimal, sehingga oksigen dapat diserap dan disalurkan ke otot dengan lebih baik. Hal ini membuat tubuh tidak mudah kehabisan napas, meningkatkan daya tahan, serta mendukung performa dan kebugaran secara keseluruhan.
Manfaat selanjutnya adalah membantu menjaga berat badan tubuh, olahraga ini mampu membantu dalam membakar kalori dalam jumlah besar yang dapat memberikan manfaat menurunkan berat badan seseorang, serta mengontrol komposisi lemak tubuh.
Melibatkan otot kaki dan inti tubuh, lari jarak menengah dapat membantu meningkatkan kekuatan serta daya tahan otot tubuh secara keseluruhan. Saat berlari, otot paha, betis, dan pinggul bekerja secara terus-menerus untuk menopang berat badan dan mendorong tubuh ke depan.
Selain itu, otot inti seperti perut dan punggung bawah berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh selama berlari.
Aktivitas yang dilakukan secara berulang ini membuat otot menjadi lebih kuat, lebih tahan terhadap kelelahan, serta mampu bekerja lebih efisien, sehingga mendukung peningkatan kebugaran fisik dan performa olahraga secara menyeluruh.
Berlari secara rutin juga dapat membantu dalam meningkatkan kepadatan tulang dalam tubuh, sehingga mampu mencegah atau mengurangi risiko osteoporosis di masa depan.
Rutin berlari juga dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesehatan mental seseorang.
Hal ini dikarenakan berlari dapat membantu melepaskan hormon bahagia atau endorfin yang dapat membantu tubuh mengurangi stres dan kecemasan, memperbaiki suasana hati, hingga meningkatkan kualitas tidur.
Berlari bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang serta membantu dalam mengatur pola tidur yang baik.
Hal ini dikarenakan berlari dapat memengaruhi ritme sirkadian, mengurangi stres, membuat tubuh lelah secara lebih sehat, yang membuat kualitas tidur lebih baik.
Selain itu, seperti yang dibahas pada poin sebelumnya, olahraga kardio juga dapat membantu memicu pelepasan hormon relaksasi seperti serotonin yang dapat membantu tubuh mempersiapkan diri untuk istirahat.
Cabang olahraga satu ini juga dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme tubuh serta pembakaran kalori yang lebih efektif bahkan setelah selesai berolahraga.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lari harus dilakukan secara teratur. Misalnya, 2-3 kali seminggu selama 30 menit yang kemudian bisa ditingkatkan atau disesuaikan intensitasnya. Hal yang penting diperhatikan adalah melakukan pemanasan dan pendinginan dan menjaga hidrasi tubuh.
Lari jarak menengah juga dapat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh yang dapat membuat tubuh lebih tahan dari berbagai penyakit.
Hal ini dikarenakan dengan berlari secara rutin dapat mempercepat sirkulasi sel-sel imun ke seluruh tubuh, membantu deteksi dan perlawanan terhadap patogen, hingga menurunkan hormon stres yang melemahkan imun.
Jika dilakukan secara rutin, lari juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas seseorang melalui peningkatan aliran darah ke otak, membantu merangsang pelepasan hormon peningkat suasana hati, mengurangi stres, serta memberikan energi dan kejernihan mental untuk menjalani hari.
Bukan hanya itu, lari juga dapat meningkatkan kewaspadaan mental seseorang, yang dapat membuat orang tersebut lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
Untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi larik jarak menengah, terdapat hal-hal yang dapat dipersiapkan dan dilakukan oleh atlet lari jarak menengah, antara lain:
Menjaga serta meningkatkan kelenturan atau fleksibilitas tubuh melalui senam statis hingga dinamis. Hal ini dapat berpengaruh pada efisiensi gerakan, pencegahan cedera, dukungan terhadap teknik lari yang lebih baik, hingga pemulihan otot yang lebih cepat.
Melatih irama dan kestabilan langkah kaki guna menjaga kecepatan tetap stabil, meningkatkan efisiensi energi, membantu mengontrol pernapasan, hingga meningkatkan koordinasi dan fokus.
Melatih lari menggunakan rompi pemberat yang mampu meningkatkan kekuatan otot kaki dan inti tubuh, meningkatkan daya tahan serta kapasitas fisik, memperbaiki performa kecepatan, hingga melatih stabilitas dan postur tubuh.
Melatih berlari perlahan-lahan diselingi dengan lari cepat atau naik turun bukit dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan aerobik dan anaerobik, mengatur tempo, meningkatkan kekuatan otot, hingga meningkatkan kapasitas paru-paru.
Melakukan latihan interval training secara rutin dengan jarak 100 hingga 200 meter, yang dapat membantu mempersiapkan tubuh terbiasa dengan kondisi lomba tanpa kehilangan performa.
Mempertahankan tempo lari dengan jarak 1000 hingga 2000 meter, untuk membantu menjaga konsistensi kecepatan, mengoptimalkan energi serta membentuk mental nantinya saat pertandingan.
Melatih mengelilingi lintasan alam, yang dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskular, beradaptasi dengan medan yang tidak rata hingga meningkatkan kekuatan mental serta mengurangi kejenuhan saat berlatih.
Latihan lari akselerasi dan deselerasi, hal ini dapat membantu dalam perlombaan ketika membutuhkan perubahan kecepatan, meningkatkan kontrol tempo, hingga meningkatkan respons tubuh dan koordinasi.
Latihan beban untuk melatih daya tahan dan kekuatan otot, khususnya kekuatan otot kaki dan inti tubuh, yang bermanfaat untuk menghasilkan dorongan yang efisien dan stabil saat berlari.
Nah, itulah pembahasan seputar lari jarak menengah sebagai salah satu cabang olahraga atletik dan kompetitif yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Walaupun begitu, aktivitas fisik tentunya datang dengan risiko, seperti cedera ataupun kecelakaan tak terduga yang mungkin saja terjadi.
Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Apa saja keunggulan dari Perlindungan Kesehatan Prima? Simak berikut ini.
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Hi, Sahabat MyProtection!
Kami mengerti kebutuhan Anda akan perlindungan kesehatan semakin penting. Apalagi di tengah bulan puasa yang sayangnya harus kita rayakan di tengah pandemi Covid-19.
Apapun tantangannya, ada MyProtection yang siap menjaga Anda dan keluarga dari risiko berbagai penyakit di masa depan. Nikmati DISKON 10% untuk pembelian SELURUH ASURANSI KESEHATAN dari MyProtection selamai Mei 2021, yaitu:
Jangan lupa, MyProtection juga punya keunggulan fitur lainnya seperti:
Untuk informasi lebih lengkap & simulasi premi, klik tombol ini atau hubungi tim CS kami di 0804 133 8888 & cs@myprotection.id
Selamat menjalankan ibadah puasa & beraktivitas nyaman sama MyProtection!
*Syarat dan Ketentuan:
Jakarta, 16 April 2020 - MyProtection News
Merasa cemas merupakan reaksi alami yang pernah dihadapi semua orang. Namun rasa cemas berlebihan bisa mengganggu kegiatan sehari-sehari serta kesehatan mental. Apalagi di tengah situasi serba tak pasti sekarang ini, mungkin Anda mulai merasa cemas.
Mengutip dari Healthline, terdapat beberapa cara alami untuk mengatasi rasa cemas
Kafein bisa menimbulkan rasa cemas bagi sebagian orang. Oleh karena itu, jika Anda sensitive terhadap kafein, maka hindari minuman seperti kopi.
Ketika rasa cemas dan stress memuncak, beberapa orang beralih untuk mengonsumsi alcohol dengan tujuan menenangkan diri. Efek relaks pada tubuh ini sayangnya hanya bertahan sementara. Dalam jangka panjang, mengonsumsi alcohol malah akan membuat Anda merasa lebih cemas dan lebih buruk.
Ketika Anda merasa cemas, Anda bisa bercerita kepada orang yang Anda percaya seperti keluarga, kerabat, atau bercerita dalam jurnal. Jika Anda membutuhkan pertolongan professional, maka tak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan terapi dan solusi yang tepat.
Melihat berita tak menyenangkan di ponsel, membandingkan diri dengan orang lain di media social, dan menatap ponsel sepanjang hari bisa menambah rasa cemas. Sesekali, matikan ponsel Anda dan isi ketenangan dengan bermeditasi, menulis jurnal, atau refleksi.
Saat Anda merasa cemas, bisa jadi level hormon adrenalin Anda memuncak dalam tubuh. Berjalan di sekitar rumah, melakukan stretching dan olahraga ringan bisa membantu mengurangi level adrenalin berlebih.
Wewangian seperti lavender bisa membantu tubuh Anda menjadi lebih rileks dan membuat tidur lebih nyenyak. Anda bisa menikmati wangi aromaterapi di lilin, minyak esensial, atau bahkan krim pelembap.
Salam,
Sahabat MyProtection