Penting bagi kualitas hidup seseorang, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang, seperti usia, jenis kelamin, asupan gizi, dan masih banyak lagi.
Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami topik tersebut, melalui artikel ini kita akan membahas lebih mendalam mengenai apa saja faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang. Simak selengkapnya!
pexels
Kebugaran jasmani dapat menjadi indikator apakah seseorang dalam keadaan sehat dan mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan optimal atau tidak.
Bukan hanya melalui penampilan fisiknya, faktor-faktor lainnya seperti koordinasi tubuh, kelincahan, kekuatan, dan masih banyak lagi juga dapat mendukung dan memengaruhi kebugaran jasmani.
Usia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang. Hal ini dikarenakan dengan seiring bertambahnya usia, maka fungsi organ maupun daya tahan tubuh seseorang akan cenderung semakin menurun.
Bukan hanya itu, semakin bertambahnya usia seseorang juga dapat memengaruhi komposisi dan kelenturan tubuh yang disebabkan menurunnya elastisitas otot yang memegang peran penting pada kedua hal tersebut.
Dalam Jurnal Universitas Negeri Semarang, Heri Siswanto menyatakan bahwa setiap tingkatan umur memiliki tataran tingkat kebugaran jasmani yang berbeda.
Di mana, untuk puncak tenaga dicapai seseorang menjelang akhir umur dua puluh tahun dan puncak daya tahan tubuh dicapai seseorang di umur setengah baya.
Oleh sebab itu, untuk menjaga kebugaran jasmani seseorang, penting juga untuk mengadaptasi program olahraga maupun aktivitas fisik yang dilakukan dengan kondisi dan usia tubuh yang berbeda tiap individu.
Dengan rajin berolahraga, kecepatan penurunan kebugaran jasmani seseorang dapat diperlambat hingga setengahnya.
Faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang selanjutnya yang dapat memengaruhi kebugaran jasmani seseorang adalah genetik atau keturunan, seperti postur tubuh, sel darah, metabolisme, hingga kapasitas jantung yang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh seseorang.
Dalam Peran Kebugaran Jasmani bagi Tubuh dibahas juga mengenai pentingnya daya tahan cardiorespirasi atau cardiovasculer dalam kebugaran jasmani yang dapat dilihat melalui indikato VO2 max yang baik.
Melalui penjelasannya, terdapat beberapa faktor fisiologis yang dapat mempengaruhi daya tahan cardiorespirasi ini, salah satunya adalah faktor genetik yang menentukan 93,4% VO2 max.
Lebih lanjut, terdapat bukti-bukti kuat yang membuat genetik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani (Utari, 2007). Di mana, genotipe atau susunan genetik lengkap seseorang dan memengaruhi komponen kesegaran jasmani yang berbeda dengan berbagai jalan.
Pengaruh keturunan terhadap lemak tubuh sebesar 25%, kesegaran otot sebesar 20 hingga 40%, serta kesegaran kardiovaskuler sebesar 10 hingga 25% yang dibandingkan pada orang-orang yang tidak terlatih.

pexels
Jenis kelamin yang terbagi menjadi dua antara wanita dan pria juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki postur dan proporsi tubuh yang berbeda antara satu sama lain.
Dibandingkan wanita, kekuatan otot pria cenderung lebih besar jika dilihat melalui proporsi tubuhnya yang disebabkan perbedaan signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ototnya selama masa pubertas.
Salah satu penentu utama yang membedakan tingkat kebugaran jasmani antara laki-laki dan perempuan adalah sekresi hormon testosteron dan estrogen.
Testosteron yang dihasilkan dapat meningkatkan jumlah dan ukuran serat otot serta memperbanyak mitokondria dalam sel sehingga jaringan aktif d dalam sel dapat meningkat dan ATP atau Adenosin Triposfat yang dihasilkan pun lebih banyak.
Banyaknya ATP yang berperan penting sebagai sumber energi utama dalam sel dapat menghasilkan energi yang lebih banyak pula dan dapat meningkatkan tingkat kebugaran jasmani seseorang.
Berbeda dengan perempuan yang memiliki lebih sedikit hormon testosteron yang menyebabkan ATP yang dihasilkan juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan laki-laki yang membuat tingkat kebugaran jasmaninya berbeda.
Konsumsi makanan juga menjadi salah faktor pengaruh kebugaran jasmani yang penting. Untuk menjaga kebugaran tubuh, nutrisi yang cukup dan seimbang sangatlah krusial, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, hingga mineral.
Lubna, Al-Ghifari, dan Kosnayani (2023) menyatakan terdapat hubungan antara pola makan dan status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani, di mana dengan pola makan yang baik dapat mempengaruhi kemampuan aktivitas fisik seseorang.
Hasil penelitiannya membuktikan bahwa terdapat hubungan antara status gizi seseorang dengan tingkat kebugaran jasmaninya. Di mana, seseorang yang kekurangan gizi akan memiliki tingkat kebugaran jasmani yang lebih rendah dibandingkan dengan seseorang dengan gizi yang baik.
Seseorang dengan status gizi kurang juga akan memiliki nilai VO2 max yang lebih rendah dan mempengaruhi tingkat kebugaran jasmaninya karena tubuhnya tidak mampu menyediakan energi untuk melakukan aktivitas.
Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang sangatlah penting bagi kebugaran jasmani karena mampu menyediakan energi, nutrisi, serta menjaga fungsi organ tubuh lebih optimal.
pexels
Rutin melakukan aktivitas fisik juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan kebugaran fisik seseorang, seperti berolahraga secara konsisten.
Melakukan aktivitas fisik mulai dari intensitas sedang hingga tinggi juga dapat membantu dalam membangun massa dan kelenturan otot yang menjadi salah satu indikasi kebugaran jasmani seseorang.
Menurut WHO atau World Health Organization yang termasuk aktivitas fisik adalah gerak tubuh yang dihasilkan otot rangka dan memerlukan energi yang dapat dilakukan dengan intensitas yang berbeda (Adhianto & Arief, 2021).
Lebih lanjut, WHO juga menyatakan salah satu indikator kebugaran jasmani seseorang yang dapat diamati adalah daya tahan kardiovaskular yang berarti kemampuan seseorang dalam menahan beban pada sistem kardiovaskular.
Pernyataan tersebut kemudian juga didukung oleh National Institutes on Aging yang menjelaskan bahwa latihan daya tahan kardiovaskular dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran seseorang.
Dengan begitu, daya tahan kardiovaskular juga dapat menjadi tolak ukur dari kebugaran jasmani seseorang.
Beberapa olahraga yang dapat dilakukan bagi sahabat MyProtection yang ingin mengoptimalkan kebugaran jasmaninya adalah lari pagi, angkat beban, senam aerobik, hingga bersepeda.
Mendapatkan tidur atau istirahat yang cukup juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan jasmani dan sering kali disepelekan.
Walaupun aktivitas fisik sangatlah krusial untuk kebugaran jasmani, melakukannya sangat menguras energi yang membuat waktu istirahat penting untuk memulihkan tenaga dan kekuatan tubuh.
Setiap harinya, disarankan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup dengan minimal 7 hingga 9 jam sehari untuk menjaga kebugaran tubuh.
Seseorang yang tidak mendapatkan istirahat dengan cukup menurut Jhonson & Tulin dapat mengalami penurunan suasana hati, tenaga melemah, kesiapan mental yang berkurang, hingga mematikan kreativitas.
Ketika durasi tidur terpenuhi, terdapat dampak positif yang dapat diterima oleh kesehatan tubuh. Di mana, segala fungsi vital tubuh akan berkurang, aktivitas pada tingkat metabolisme juga akan diturunkan.
Oleh sebab itu, mendapatkan istirahat yang cukup menjadi krusial bukan hanya bagi aspek fisik seseorang, namun juga aspek psikologisnya.
Kesehatan mental juga dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebugaran jasmani seseorang. Pengaruh psikologis seperti rasa stres, cemas, hingga berbagai masalah kesehatan mental lainnya juga dapat mempengaruhi keseimbangan fisik serta tingkat energi seseorang.
Di mana, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama beberapa dekade terakhir menemukan adanya keterkaitan erat antara kebugaran jasmani seseorang dengan kondisi mentalnya.
Kebugaran jasmani seseorang yang baik mampu meningkatkan kesehatan mentalnya, begitu pula sebaliknya di mana kesehatan mental yang baik juga dapat mendukung terjadinya peningkatan kebugaran jasmani.
Pengaruh kesehatan mental seseorang terhadap kebugaran jasmaninya dapat dilihat melalui motivasi, disiplin, pemulihan, resiliensi, dan pengambilan keputusan yang tepat.
Dalam jurnal berjudul Hubungan antara Kesehatan Jasmani dan Kesehatan Mental juga dijelaskan bahwa seseorang yang memiliki kebugaran jasmani yang baik dapat terhindar dari gangguan mental karena kegiatannya aktif seperti berolahraga mampu merangsang produksi hormon dalam tubuh, seperti endorfin, serotonin, dan dopamin.
Berbagai hormon tersebut dikenal juga dengan sebutan hormon kebahagiaan yang mampu meningkatkan rasa senang, mengurangi ketegangan emosional, hingga menurunkan kadar kortisol dalam tubuh.
Faktor lingkungan yang meliputi suhu, polusi, kualitas udara dan berbagai aspek lainnya yang juga mampu memengaruhi kebugaran jasmani dan kesehatan orang tersebut secara keseluruhan.
Adanya kesehatan lingkungan yang merupakan kondisi optimum yang dapat memberikan pengaruh positif bagi status kesehatan seseorang sangat lah penting. Kesehatan lingkungan meliputi kesehatan air dan udara, keamanan limbah padat, limbah cair, limbah gas, radiasi dan kebisingan, hingga pengendalian faktor penyakit.
Sebagai faktor penting kehidupan sosial kemasyarakatan, kesehatan lingkungan juga dapat mempengaruhi kondisi tubuh dan mampu meningkatkan kebugaran jasmani seseorang.
Prof. Soedjatmo Soemowardoyo juga mengungkapkan bahwa kebugaran jasmani merupakan kemampuan tubuh untuk menyesuaikan alat-alat tubuhnya dalam batas-batas fisiologi terhadap lingkungan dan kerja fisik yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan.
Kebugaran jasmani yang baik pada seseorang juga dapat memberikan banyak manfaat, seperti mencegah berbagai penyakit jantung, pembuluh darah, serta paru-paru yang juga mampu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Setelah mengetahui berbagai faktor yang dapat memengaruhinya, berikut ini terdapat beberapa manfaat kebugaran jasmani bagi seseorang, antara lain:
Manfaat pertama dari kebugaran jasmani adalah menjaga dan memperkuat kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan, umumnya orang tersebut rutin beraktivitas fisik, seperti olahraga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang yang baik untuk mencegah terjadinya osteoporosis.
Untuk meningkatkan kesehatan tulang sendiri, seseorang dapat melakukan berbagai aktivitas fisik seperti berlari, naik turun tangga, hingga angkat beban.
Seseorang dengan kebugaran jasmani yang baik berarti rutin berolahraga atau beraktivitas yang juga dapat membantu dalam menjaga berat badan dan membakar kalori dalam tubuh.
Walaupun begitu, penting juga untuk memberangi olahraga dengan pola makan yang sehat agar tidak kehilangan badan yang berlebihan atau bahkan menimbulkan risiko penyakit lainnya.
Melakukan kegiatan kebugaran jasmani tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan pengaruh besar terhadap kondisi emosional seseorang.
Saat tubuh bergerak aktif, terjadi peningkatan produksi hormon endorfin, yaitu zat alami yang mampu menimbulkan rasa senang dan menekan stres. Kehadiran hormon ini membuat seseorang merasa lebih rileks, bersemangat, dan berpikir lebih positif.
Akibatnya, suasana hati yang semula buruk, seperti merasa cemas, jenuh, atau sedih dapat berubah menjadi lebih baik setelah berolahraga. Dengan tubuh yang lebih segar dan bugar, pikiran pun ikut terasa ringan sehingga tercipta keseimbangan antara kesehatan jasmani dan mental.
Kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam membantu mengatur kadar gula darah di dalam tubuh.
Saat seseorang melakukan aktivitas fisik atau olahraga, sel-sel tubuh akan menggunakan sebagian gula darah yang beredar untuk diubah menjadi energi. Proses ini membuat kadar gula darah menurun karena tubuh memanfaatkannya sebagai bahan bakar utama dalam beraktivitas.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika olahraga sering dijadikan salah satu cara alami untuk menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah.
Apabila kegiatan olahraga dilakukan secara teratur dan konsisten, tubuh akan lebih mudah mengendalikan kadar gula sehingga tetap stabil.
Kondisi ini bukan hanya bermanfaat bagi orang sehat, tetapi juga sangat penting bagi mereka yang memiliki risiko atau riwayat penyakit diabetes, karena kebugaran jasmani dapat membantu mencegah lonjakan gula darah sekaligus meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin.
Dengan demikian, olahraga rutin berkontribusi besar terhadap terciptanya kesehatan tubuh yang lebih optimal serta mencegah gangguan metabolisme di masa mendatang.
Melakukan kebugaran jasmani secara rutin dapat menjadi cara efektif untuk menekan tingkat stres maupun depresi yang dialami seseorang. Aktivitas fisik terbukti mampu memperbaiki kualitas tidur, sehingga tubuh menjadi lebih segar dan tingkat stres berkurang pada keesokan harinya.
Selain itu, olahraga juga berperan dalam menyeimbangkan kadar zat kimia tertentu di dalam tubuh, termasuk serotonin, yang berkaitan dengan suasana hati. Dengan kadar serotonin yang lebih terkendali, gejala depresi dapat berkurang secara signifikan.
Orang yang terbiasa menjaga rutinitas olahraga biasanya memiliki kondisi emosi yang lebih stabil serta kesehatan mental yang lebih baik. Hal ini membuat mereka lebih terlindungi dari risiko munculnya gangguan psikologis atau penyakit mental lainnya.
Nah, itulah pembahasan seputar berbagai faktor yang memengaruhi kesehatan jasmani yang saling berkaitan antara satu sama lain mulai dari faktor internal hingga eksternal. Oleh sebab itu, menjaga keseimbangan semuanya sangatlah krusial.
Dengan memperhatikan semua faktornya, maka kamu dapat meningkatkan kebugaran jasmani serta menjaga kesehatan secara optimal agar terhindar dari risiko kesehatan. Dapatkan pula perlindungan kesehatan terbaik bagi diri sendiri dan anggota keluarga melalui Perlindungan Kesehatan Prima.
Terdapat beberapa keunggulan produk yang bisa kamu dapatkan dari Perlindungan Kesehatan Prima, seperti:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Begitu banyak manfaat jogging bagi sahabat MyProtection ingin memulai gaya hidup dan rutinitas sehat. Jogging saat ini juga sangatlah populer dan menjadi pilihan banyak orang karena manfaatnya yang beragam.
Selain karena mudah dilakukan, jogging juga tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal jadi setiap orang dapat melakukannya. Apa saja manfaat jogging jika dilakukan secara rutin bagi kesehatan? Simak di sini!

pexels
Bukan hanya untuk kesehatan fisik, namun jogging juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental, apa saja manfaatnya?
Pertama, jogging dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan kardiovaskular. Hal ini dikarenakan organ paru-paru harus bekerja lebih keras saat berlari untuk memenuhi kebutuhan oksigen tambahan yang dibutuhkan otot.
Dengan secara rutin melakukan jogging, olahraga ini mampu memperkuat paru-paru dan meningkatkan kapasitas paru-paru yang dapat membuat pernapasan menjadi lebih efisien.
Selanjutnya, jogging juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ketika seseorang lari, organ jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Dengan begitu, aliran oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh seseorang juga menjadi lebih lancar yang dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung.
Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2014 juga menemukan hasil bahwa seorang pelari memiliki 45% kemungkinan lebih kecil meninggal yang diakibatkan serangan jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak berlari
Manfaat jogging lainnya adalah membantu dalam menjaga dan mencegah berat badan menjadi berlebih. Jogging sendiri dapat membantu dalam proses pembakaran lemak yang menjadi salah satu kunci mengurangi berat badan dan menjaga tubuh yang ideal.
Kalori yang dibakar sendiri bervariatif, tergantung pada durasi, jarak tempuh, hingga kecepatannya selama lari. Secara rata-rata, melakukan jogging dengan durasi setengah jam dapat membakar sekitar 300 kalori.
Namun, hasil ini tidak dapat sama pada setiap orang, di mana hasilnya bergantung pada faktor-faktor yang ada di atas yang disebut juga sebagai intensitas lari.
Di mana pada orang dewasa yang dengan berat 70 kg, melakukan jogging selama satu jam dengan jarak 5 kg dapat membakar 444 kalori. Sedangkan, orang dewasa dengan berat 84 kg dan jarak dan waktu yang sama mampu membakar hingga 533 kalori.
Jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekuatan tulang dan massa otot. Dengan berlari, tulang di dalam tubuh dipersiapkan untuk menahan tekanan tambahan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mencegah cedera.
Bukan hanya itu, jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan massa otot dan mengencangkan tubuh karena dalam prosesnya melibatkan banyak otot besar. Mulai dari otot paha belakang, betis, hingga bokong.
Cara kerjanya sendiri, ketika berlari otot di dalam tubuh akan mengalami stres fisik, yang jika secara rutin dilakukan terus menerus akan meningkatkan kekuatannya.
Pada struktur tulang belakang seseorang, terdapat diskus atau cakram tulang belakang yang merupakan bantalan lunak yang berfungsi sebagai peredam guncangan dan getaran. Bagian ini juga yang memungkinkan seseorang dapat menekuk dan membengkok.
Diskus tulang belakang ini dapat menyusut seiring bertambahnya umur seseorang. Hal ini dapat disebabkan karena kebiasaan duduk terlalu lama yang meningkatkan tekanan pada bagian tersebut.
Dengan secara rutin bergerak dan melakukan aktivitas fisik seperti jogging, bagian diskus akan tetap terlatih dan fleksibel.
Hasil studi juga menunjukkan bahwa seorang pelari atau seseorang yang jogging secara konsisten juga memiliki hidrasi diskus yang lebih baik dibandingkan non-pelari.
Melakukan olahraga jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan rajin dan secara rutin melakukan olahraga ini, tubuh akan memiliki respons yang lebih baik terhadap penyakit maupun gangguan kesehatan.
Jogging juga dapat membantu merangsang produksi sel darah putih dalam tubuh yang berguna dalam melawan infeksi bakteri serta virus.
Olahraga jogging secara rutin dan konsisten mampu membuat tubuh menjadi lebih bugar dan lebih kuat, sehingga tidak mudah sakit.
Selain untuk kesehatan tubuh, jogging juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit loh! Dengan jogging, kulit mendapatkan asupan oksigen dan darah yang lebih banyak yang mampu membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin merasakan manfaat ini, penting untuk menggunakan tabir surya jika jogging di luar ruangan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UVA dan UVB serta efek buruk lainnya dari sinar matahari.
Resistensi insulin merupakan kondisi di mana sel tubuh, seperti otot, lemak serta hati tidak dapat merespons hormon insulin dengan baik yang menyebabkan penyerapan glukosa dari darah tidak dapat bekerja dengan baik guna menghasilkan energi.
Dengan melakukan jogging secara rutin dan konsisten, mampu membantu dalam menurunkan resistensi insulin. Hal ini dapat diakibatkan karena adanya penurunan lemak dalam tubuh yang menjadi pemicunya.
Selain bagi kesehatan fisik, manfaat jogging juga dapat dirasakan bagi sahabat MyProtection yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia.
Hal ini dikarenakan, jogging dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang serta aktivitas aerobik yang terlibat di dalamnya mampu membantu dalam mengurangi risiko sleep apnea atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.
Bagi kamu yang menderita stres dan kecemasan, olahraga jogging juga mungkin dapat menjadi solusi untuk meringankannya.
Jogging yang termasuk olahraga aerobik dapat melindungi otak dari efek negatif stres dan jika dilakukan secara rutin mampu dalam meningkatkan fungsi eksekutif otak.
Hal ini berkaitan dengan perlindungan organ otak dari adanya penurunan fungsi yang berkaitan erat dengan penuaan dan stres.
Manfaat jogging lainnya adalah meningkatkan mood dan perasaan bahagia seseorang yang diakibatkan peningkatan aliran darah ke bagian otak yang mengatur suasana hati.
Untuk merasakan manfaatnya sendiri, kamu dapat memulai dengan 10 menit setiap harinya yang lama kelamaan dapat ditingkatkan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Tsubaka di tahun 2021 menemukan bahwa dengan berlari hanya 10 menit secara rutin, dapat membantu dalam meningkatkan proses aliran darah ke bagian otak yang memainkan peran penting dalam pengaturan mood dan fungsi eksekutif lainnya.
Untuk kamu yang ingin meningkatkan energi dan konsentrasi, jogging secara konsisten juga bisa menjadi jawaban.
Olahraga ini mampu membantu untuk meningkatkan energi sepanjang hari serta tingkat konsentrasi seseorang agar dapat fokus menjalani aktivitas keseharian.
Dengan menjadikan jogging sebagai rutinitas seharinya, kamu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penghargaan diri.
Hal ini dikarenakan dengan adanya rutinitas tersebut kamu telah berhasil mencapai target tertentu yang telah kamu tentukan, dengan begitu kamu bisa merasa lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri karena telah melakukan kebiasaan tersebut.
Jika dilakukan secara rutin, jogging juga dapat mengurangi risiko depresi serta meningkatkan kesejahteraan mental.
Selama berlari, hormon endorfin akan dilepaskan yang membantu untuk meningkatkan suasana hati serta membantu dalam mengurangi dan mengatasi perasaan negatif.

pexels
Untuk merasakan manfaatnya secara keseluruhan, kamu harus melakukannya secara rutin. Namun, bagaimana caranya? Simak selengkapnya terkait tips untuk memulai dan merasakan manfaat jogging.
Sebelum melakukan jogging, penting untuk terlebih dahulu mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri.
Untuk melakukan ini, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu dan memastikan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu ataupun cedera.
Hal ini menjadi penting untuk merasakan manfaat secara keseluruhan dari jogging. Dengan berkonsultasi, kamu jadi mengetahui program yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.
Tips lainnya bagi sahabat MyProtection yang ingin memulai jogging adalah memilih sepatu lari yang tepat dan nyaman agar terhindar dari cedera.
Memilih sepatu yang tepat bukan berarti membeli sepatu mahal, tapi menggunakan sepatu yang ukurannya pas, tidak terlalu kecil maupun terlalu besar yang dapat mengurangi efisiensi saat berlari.
Menggunakan kaus kaki untuk menghindari gesekan antara bagian telapak kaki dengan bagian dalam sepatu yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga lecet saat berlari.
Langkah selanjutnya adalah dengan melatih kebiasaan dan membangun rutinitas secara perlahan.
Kamu dapat memulainya dengan waktu dan intensitas yang rendah dan membangunnya seiring berjalannya waktu.
Dengan menumbuhkan kebiasaan dan rutinitas tersebut, lama kelamaan kamu akan dapat meningkatkan intensitas serta jarak berlari dan meningkatkan kondisi kebugaran tubuh.
Tips yang harus diperhatikan berikutnya saat jogging adalah tetap menjaga hidrasi tubuh. Berlari juga mengeluarkan banyak keringat yang dapat menyebabkan dehidrasi tubuh dan mempengaruhi kinerja tubuh.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk tetap menjaga hidrasi tubuh baik sebelum, selama, hingga setelah jogging agar tetap bugar.
Melakukan pemanasan dan pendinginan selama beberapa menit saat sebelum dan sesudah jogging juga krusial dalam mempersiapkan otot.
Pemanasan dapat membantu dalam proses transisi tubuh dari keadaan istirahat ke aktivitas olahraga.
Sedangkan, pendinginan dapat membantu dalam menenangkan tubuh setelah berolahraga dan membantu menstabilkan detak jantung serta tekanan darah, hingga mengurangi risiko otot cedera.
Menentukan jadwal rutin untuk jogging juga dapat membantu dan melatih sahabat MyProtection untuk teratur dan memiliki rutinitas dalam hidup.
Waktu terbaik jogging adalah di pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 1 hingga 2 jam yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, membakar kalori, hingga melatih kekuatan otot.

pexels
Walaupun terdengar mudah, terdapat beberapa tantangan yang dapat dihadapi saat jogging terutama jika ingin dijadikan sebuah rutinitas. Kenali apa saja tantangannya dan solusi yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut.
Tantangan pertama yang mungkin dihadapi saat jogging adalah mengatasi kebosanan. Hal ini dapat timbul ketika ingin memulai kebiasaan baru, di mana jika dilakukan setiap hari rasa bosan dapat timbul.
Rasa bosan saat jogging dapat datang akibat rute yang sama terus menerus dan tidak adanya hal yang membuat bahagia saat berlari.
Untuk mengatasi tantangan ini, coba mengubah rute secara rutin untuk memberikan variasi serta berolahraga sambil mendengarkan musik yang dapat meningkatkan dan menjaga semangat dalam diri.
Tantangan selanjutnya yang dapat dihadapi saat jogging adalah berbagai jenis cedera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berlari serta pendinginan setelahnya.
Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera otot yang dapat ditimbulkan baik sebelum dan sesudah berlari.
Solusi lainnya, kamu juga dapat menambahkan latihan kekuatan otot secara rutin yang dapat meningkatkan stabilitas serta ketahanan tubuh.
Jogging merupakan olahraga luar ruangan yang sering kali juga dihadapi dengan tantangan kendala cuaca yang dapat menghambat melakukan olahraga ini secara rutin.
Solusi dari masalah ini adalah mempertimbangkan alternatif dalam ruangan, seperti treadmill yang dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun pergi ke gym atau pusat kebugaran dengan alat yang lebih lengkap.
Tantangan selanjutnya yang sering timbul saat berolahraga adalah kelelahan, terutama bagi para pemula yang sedang ingin membentuk kebiasaan.
Untuk mengatasi permasalahan kelelahan ini, solusinya adalah dengan mendapatkan istirahat yang cukup. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan pada otot yang lebih cepat, kamu dapat memberikan kompres hangat maupun dingin pada bagian yang nyeri.
Tantangan yang banyak dihadapi oleh para pemula adalah hilangnya motivasi untuk membangun kebiasaan rutin ini.
Hal ini dapat timbul karena belum merasakan manfaatnya ataupun tidak memiliki teman yang dapat memberikan motivasi maupun menginspirasi.
Solusi dari tantangan ini adalah mencari dan bergabung dengan komunitas ataupun kelompok yang dapat membantu dalam meningkatkan motivasi dan menginspirasi untuk membangun rutinitas.
Nah, itulah penjelasan sekitar terkait manfaat jogging bagi kesehatan tubuh secara fisik maupun mental. Hanya dengan berlari ternyata mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko depresi yang sering kali dialami oleh banyak orang. Walaupun begitu, jogging juga memiliki tantangan dan risikonya sendiri.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk secara perlahan membangun kebiasaan serta melakukan pemanasan dan pendinginan saat sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cedera maupun luka yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.
Bagi sahabat MyProtection yang membutuhkan solusi perlindungan kesehatan terbaik, Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi jawaban untuk menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja keuntungan dan keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap maupun Rawat Jalan
Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan