It is important for a person’s quality of life, as there are several factors that affect one’s physical fitness, such as age, gender, nutritional intake, and many more.
To help all of you to better understand this topic, in this article, we will take a closer look at the various factors that influence a person’s physical fitness. Keep reading to learn more!
Hi, Sahabat MyProtection!
Biaya berobat memang tidak murah. Apalagi di tengah pandemi, pastinya kamu makin memperketat langkah demi menjaga kesehatan serta keuangan. Namun, ada solusi untuk mengatasi risiko sakit & tagihan berobat yang membengkak di masa depan.
Asuransi kesehatan keluarga bisa jadi solusi agar kamu & keluarga tetap prima beraktivitas walaupun di tengah pandemi, tentunya dengan premi yang ramah di kantong! Kamu tidak perlu khawatir memikirkan biaya berobat jalan ataupun rawat inap karena tagihannya Perlindungan Kesehatan Prima yang tanggung.
Kapan lagi kamu bisa menikmati biaya berobat Rp 0? Hebatnya lagi, Perlindungan Kesehatan Prima punya fitur asuransi kesehatan yang lengkap seperti onlince doctor consultation, telemedicine, dan Saldo Prima. Kamu bisa konsultasi dengan dokter terpercaya kapanpun, dimanapun dari HP. Obatnya pun diantar sampai ke depan rumah kamu.
Kebutuhanmu selama pandemi juga dijamin Perlindungan Kesehatan Prima. Biaya untuk beli obat & vitamin tanpa resep dokter, masker bahkan hand sanitizer bisa digantikan dengan Saldo Prima. Fitur ini khusus dihadirkan untuk kamu pemilik Perlindungan Kesehatan Prima.
Nikmati spesial DISKON 9% selama September 2021 untuk pembelian asuransi Perlindungan Kesehatan Prima. Premi mulai dar Rp 2,5 jutaan/tahun dan bisa dicicil hingga 12 bulan.
Info lebih lanjut, klik tombol di bawah ini atau hubungi tim kami di cs@myprotection.id atau 0804 133 8888. Salam sehat!
*Syarat dan Ketentuan:
Jakarta, 24 Desember 2019 - MyProtection News
Perayaan Natal bisa jadi momen paling menyenangkan sebelum tahun berganti. Tiap orang memaknai dan merayakan Natal dengan cara berbeda-beda. Berbagai hiasan natal bernuansa merah, putih, dan hijau bertebaran dimana-mana. Ternyata, natal tidak melulu soal Santa Cluas. Beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi natal yang unik. Yuk, simak ulasannya!
Hiasan Penjor dan Tradisi Ngejot di Bali

Walaupun negeri para dewa ini dihuni oleh mayoritas penganut agama Hindu, tetapi keberagaman budaya dan adat tetap terjaga di sini. Menjelang natal, banyak gereja yang memasang hiasan penjor khas Bali di depan bangunannya.
Selain hiasan penjor, masyarakat Bali juga memiliki budaya ngejot. Ngejot merupakan tradisi berbagi makanan. Biasanya, saat natal tiba, warga nasrani akan membagikan makanan kepada tetangganya, baik yang beragama Hindu ataupun lainnya. Dengan tradisi seperti ini, kebersamaan Natal semakin terasa hangat ya, Sahabat MyProtection?
Lago Lakwi atau Bakar Batu di Papua

Sumber: Bobo.grid.id
Di bagian timur Indonesia, masyarakat suku Dani di Wamena, Papua merayakan natal dengan upacara bakar batu atau disebut dengan lago lakwi. Batu yang dibakar digunakan sebagai alat untuk memasan berbagai makanan. Pagi hari, kepala suku akan mengajak warganya untuk berkumpul dan memasak bersama. Sambil memanaskan batu dan kayu, warga juga menggali lubang di tanah sedalam 50cm untuk memasak makanan.
Ternyata, tradisi bakar batu ini memiliki makna yang dalam, lho. Tradisi ini merupakan ungkapan syukur pada Tuhan dan simbol solidaritas. Tradisi bakar batu juga dilakukan saat kejadian penting berlangsung seperti kelahiran dan pernikahan.
Kemilau Desember di Tana Toraja

Sumber: Gema.id
Selama Desember atau mendekati natal, warga Toraja memiliki satu acara tahunan yaitu Kemilau Desember yang dulu disebut sebagai Lovely December. Perayaan ini diadakan sebagai festival budaya dan pariwisata di Toraja. Dalam festival ini, terdapat berbagai lomba dan atraksi penampilan khas Toraja. Selain berbagai atraksi menarik, melalui Kemilau Desember, Anda juga akan diperkenalkan dengan berbagai titik wisata di Toraja. Lalu, festival ini akan ditutup dengan prosesi lettoan. Dalam prosesi ini, babi akan diarak sebagai simbol tiga dimensi kehidupan manusia.
Meriam Bambu di Flores

Sumber: Tribunnews.com
Perayaan identic dengan kemeriahan. Nah, di Flores, setiap perayaan besar seperti natal, lebaran, dan tahun baru dimeriahkan dengan gelegar suara dari meriam bambu. Jika merujuk pada tradisi Manggarai dan Flores, dentuman meriam bamboo berarti mengabarkan suatu kemalangan. Namun, meriam bamboo yang ditembakan pada malam natal bermakna kegembiraan atas kelahiran Yesus. Suasana natal juga dimeriahkan dengan lomba membuat kandang natal.
Wayang Kulit di Yogyakarta

Sumber: Radarjogja.co
Kota yang terkenal dengan seni dan kerajinannya ini punya nilai artistic kental dalam merayakan natal. Saat ibadah natal berlangsung, pastor atau romo akan memimpin ibadah dengan pakaian adat khas Jogja lengkap dengan blangkon. Biasanya, pastor juga akan menyampaikan khotbah dalam bahasa Jawa Kromo Inggil. Lalu, suasana natal juga dimeriahkan dengan penampilan Wayang Kulit yang menceritakan tentang kelahiran Yesus Kristus.
Itu tadi berbagai perayaan natal yang unik di Indonesia. Lalu, bagaimana Anda merayakan Natal? Semoga Natal dan Tahun Baru kali ini membawa banyak kenangan baik dan pencapaian besar bagi Anda!
Selamat berlibur!
Salam,
Sahabat MyProtection