Syarat dan ketentuan PROMO:
Diskon berlaku dengan cara memasukkan kode promo pada halaman MyCart (Premi akan otomatis terdiskon SETELAH kode promo dimasukkan)
Promo berlaku untuk produk MyTravel International, MyTravel Domestic, MyHome Protection, Home Protection Plus, MyCar Protection, HealthPlus Family, Perlindungan Kesehatan Prima & Jalan Prima
Promo berlaku atas tanggal transaksi yang dilakukan pada 1 Desember 2019 – 31 Desember 2019
The causes of high blood pressure, also known as hypertension, can come from various risk factors, ranging from diet and genetic factors to several other things that need to be considered and monitored.
High blood pressure is a condition in which a person’s blood pressure reaches 130/80 mmHg or even higher. If not treated properly, hypertension can also increase the risk of various other diseases, such as heart disease, stroke, kidney disorders, and even blindness.
Based on data from the 2023 Indonesia Health Survey, the prevalence of high blood pressure among Indonesians aged over 18 years, based on doctor diagnoses, was 8.6%, while the figure based on blood pressure measurements reached 30.8%.
Exercise is a physical activity that is extremely popular worldwide, including in Indonesia. In addition to improving physical health, exercise often becomes a pathway for talented individuals to achieve accomplishments at professional or competitive levels.
However, exercise is different from general physical activity. Physical activity typically refers to any movement that requires muscle contraction and results in energy expenditure.
Examples of daily physical activities include climbing stairs, gardening, and doing household chores.
Exercise, on the other hand, is a specific form of physical activity that is planned, structured, and performed intentionally intending to improve or maintain physical fitness and overall health.
Common examples of exercise include aerobics, swimming, football, cycling, and many other sports.
To better understand what exercise is and the benefits it provides for the human body, read the explanation below.
Jakarta, 26 Mei 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Ketika Anda makan, metabolisme tubuh akan berperan untuk mengubah makanan yang masuk ke tubuh menjadi energi. Sehingga Anda memiliki tenaga untuk beraktivitas sehari-hari.
Proses metabolisme dalam tubuh biasanya akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu dampak dari menurunnya proses metabolisme tubuh adalah penambahan berat badan. Selain usia, ada gejala lain yang menandakan bahwa metabolisme dalam tubuh bermasalah dan harus segera di atas. Berikut ini lima gejala yang mungkin Anda alami.
Salah satu tanda bahwa metabolism dalam tubuh bermasalah adalah berat badan terus bertambah walaupun Anda sudah mengatur pola makan. Apalagi jika makanan yang Anda konsumsi cenderung rendah lemah atau rendah gula. Walaupun memang metabolism akan melambat seiring bertambahnya usia, jika Anda mencurigai penambahan berat badan tak normal, segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Proses metabolisme, selain menghasilkan energi, juga menghasilkan panas alami dalam tubuh. Jika Anda merasa lebih mudah atau sering merasa kedinginan daripada biasanya, maka bisa jadi Anda mengalami gangguan metabolisme.
Ada banyak hal yang bisa membuat Anda lelah. Misalnya olahraga secara intens, kurang tidur, atau kegiatan fisik lainnya yang membuat tubuh harus banyak bergerak. Namun, jika Anda merasa lebih mudah lelah, mungkin saja proses metabolisme dalam tubuh tidak mengubah asupan makanan menjadi energi secara sempurna.
Tubuh sering kali mengirimkan sinyal kepada tubuh lewat rasa “ngidam” atau cravings. Contohnya jika Anda sering “ngidam” atau menginginkan makanan manis dan bertepung padahal asupan gizi & istirahat harian telah tercukupi. Kemungkinan asupan gizi dari makanan yang Anda konsumsi tidak terserap secara efektif sehingga Anda terus menerus memiliki hasrat untuk makan, khususnya yang mengandung gula dan tepung.
Penampilan luar tubuh merupakan cerminan dari kesehatan dalam tubuh. Ketika metabolisme tubuh terganggu, proses perbaikan sel kulit dan rambut tidak bekerja secepat biasanya. Sehingga kulit dan rambut terasa kering. Namun gejala ini juga bisa disebabkan asupan gizi yang buruk.
Salam,
Sahabat MyProtection