Home
/
Articles
/
Finance
/
16 Benefits of Insurance You Need to Know for a Better Life

16 Benefits of Insurance You Need to Know for a Better Life

12 February 2025 | MyProtection News Jakarta

The benefits of insurance can be experienced both in the short term and long term. In this discussion, we’ll take a closer look at the various advantages you can gain by having insurance.

As one of the most sought-after financial products today, insurance is an agreement between the insurer (provider) and the policyholder (customer). The policyholder pays a predetermined premium in exchange for financial protection and security.

Keep reading for a detailed explanation of the financial and non-financial benefits of insurance that can improve your overall well-being and quality of life.

Was this article helpful?
Subscribe to our newsletter
Click subscribe to subscribe to our article newsletter
Share MyPro on
facebook
twitter
instagram
About MyPro+ News Jakarta
MyPro+ is one of the pioneer portals for purchasing health insurance and general insurance online which can be accessed via website and application platforms since 2017.
Recommended Articles
All Category
5 mins read • 29/04/2020
Cegah Panas Dalam Saat Berpuasa

Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News

Ketika berpuasa, ada berbagai tantangan yang bisa kita hadapi. Salah satunya menahan rasa lapa dan haus. Tubuh pun rentan mengalami kekurangan cairan dan nutrisi tubuh karena waktu makan terbatas. Gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat berpuasa adalah panas dalam.

Aswin Pramono, dokter ahli penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta menyatakan bahwa panas dalam bisa berhubungan dengan kekurangan cairan tubuh. Apalagi jika asupan hidrasi tidak dipenuhi ketika buka puasa dan tubuh.

Ketika tubuh panas dalam akibat dehidrasi saat berpuasa maka efek yang bisa dirasakan adalah demam ringan, air liur kering, kelenturan kulit terganggu serta bibir pecah-pecah. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh akan mudah terserang flu dan penyakit lainnya.

Oleh karena itu penting untuk minum air putih yang cukup, bahkan saat puasa. Triknya adalah minum segelas air putih saat berbuka & setelah salat magrib. Dilanjutkan 2 gelas air putih setelah berbuka atau makan besar. Lalu 1 gelas air putih setelah tarawih dan 1 gelas lagi sebelum tidur. Kemudian Anda bisa meminum segelas air putih saat sahur dan 2 gelas air putih seusai sahur. Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.

Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan saat panas dalam mulai menyerang. Contohnya seperti jeruk yang kaya vitamin C, buah pisang untuk memperlancar pencernaan, susu & yoghurt yang bernutrisi. Berbagai buah-buahan ini bisa Anda olah menjadi takjil atau jus agar tak membosankan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
All Category
5 mins read • 10/02/2020
Benarkah Suplemen Tingkatkan Imunitas Tubuh?

Jakarta, 10 Februari 2020 - MyProtection News

Ketika memasuki musim hujan, sering kali kita mendengar atau melihat iklan yang memasarkan produk suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh. Perubahan cuaca memang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang. Namun, apakah suplemen yang ditawarkan di pasaran, baik berupa multivitamin, probiotik, atau kandungan lainnya benar-benar mendorong kinerja imun dalam tubuh?

Artikel yang diterbitkan oleh Harvad Health Publishing berjudul “Can Supplements Boost Your Immune System?” membahas mengenai peran suplemen bagi tubuh. Michael Starnbach, seorang profesor bidang cicrobiologi dari Harvard Univerity menyatakan bahwa suplemen yang beredar di pasaran tidak menawarkan banyak manfaat kesehatan. Apalagi belum ditemukan bukti bahwa suplemen dapat melawan penyakit.

Sistem imunitas dalam tubuh merupakan proses yang kompleks dan saling menyeimbangi. Oleh karena itu, sebenarnya sistem imun sendiri sudah cukup untuk “memagari” tubuh dari berbagai penyakit. Dengan catatan kinerja imun tubuh akan maksimal dengan asupan gizi yang cukup dari sayur, buah, dan daging. Sehingga peran suplemen tak terlalu berarti jika Anda memang sudah sehat.

Produk suplemen yang dipasarkan dapat mendorong imunitas tubuh biasanya jatuh ke dalam dua kategori utama; vitamin dan probiotik. Suplemen berupa vitamin bisa membantu menghindarkan tubuh dari penyakit jika seseorang mengalami malnutrisi (kekurangan gizi), sedang sakit, atau membutuhkan suplemen tertentu. Sedangkan mengenai probiotik, Starnbach setuju bahwa bakteri dan organisme baik dalam tubuh bisa berkontribusi terhadap fungsi imunitas tubuh. namun, diperlukan riset lebih lanjut mengenai hal ini.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi suplemen tertentu. Khususnya jika Anda memiliki sensitivitas terhadap zat tertentu, berusia di bawah 19 tahun, sedang hamil, atau mengidap kondisi tertentu. Anda bisa mengonsumsi suplemen jika memang dibutuhkan.

Tips Menjaga Kesehatan

Lalu, jika suplemen tidak berperan banyak untuk menodorng imunitas tubuh, bagaimana cara kita tetap sehat di segala keadaan? Starnbach berpendapat bahwa kesehatan dipengaruhi oleh kebiasaan yang kita lakukan. Terdapat beberapa tips yang mungkin bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan:

  1. Sering cuci tangan: sering kali penyakit ditularkan ketika kita menyentuh orang atau benda yang terkontaminasi. Kuman tersebut kemudian bisa disebarkan ke mata, mulut, bahkan orang lain melalui sentuhan.
  2. Jaga tubuh tetap fit: pola makan sehat & seimbang, olahraga rutin, dan tidur yang cukup membantu tubuh dan kerja imun Anda tetap maksimal.
  3. Kelola stress: riset membuktikan bahwa level stress yan tinggi bisa mempengaruhi produktivitas dan kesehatan tubuh Anda
  4. Rutin mendapatkan vaksin: vaksin berperan untuk memperkenalkan tubuh terhadap pathogen tertentu dan mempersiapkan imun jika suatu hari tubuh terjangkit virus.
  5. Asuransi kesehatan: minimalisir kekhawatiran akibat kejadian tak menyenangkan di masa dengan Perlindungan Kesehatan Prima atau HealthPlus Family

Selamat hidup sehat!

Salam,
Sahabat MyProtection

Read Article
Automotive
5 mins read • 19/02/2026
4 Types of Car Brake Fluid and How to Choose the Right One for Your Vehicle

Brake fluid plays a crucial role in maintaining the performance of a car’s braking system, which is essential for safe driving.

Different types of brake fluids are available on the market, each with its own characteristics and quality that directly affect the condition and durability of the braking components.

By choosing the right brake fluid, your car's braking system can function optimally, improve braking power, and reduce the risk of overheating. So, what are the types of brake fluids for cars? Let’s take a closer look!

4 Types of Car Brake Fluid and How to Choose the Right One for Your Vehicle

Below are several types of car brake fluid you can choose for your vehicle, complete with their pros and cons. Keep reading to learn more!

1. DOT 3

The first type of brake fluid for cars is DOT 3, which contains glycol ether and has the main characteristic of being water absorbent or hygroscopic. Even though it absorbs water, the fluid’s consistency remains the same after mixing.

DOT 3 has the lowest boiling point compared to other brake fluids at around 206 degrees Celsius.

However, DOT 3 must be replaced regularly. If not, it can damage natural rubber parts, car paint, and even cause rust to form.

2. DOT 4

DOT 4 is commonly used in older cars with braking systems that generate higher heat.

This type of brake fluid is easy to find and has a higher boiling point than DOT 3 at around 230 degrees Celsius for dry and 155 degrees Celsius for wet.

DOT 4 is also made from glycol ether but has a lower hygroscopic nature, meaning it absorbs less water. However, it still has the potential to damage paint and cause corrosion within the braking system.

In terms of price, DOT 4 is more expensive than DOT 3, but it offers better heat resistance and is suitable for vehicles with high performance braking needs.

3. DOT 5

Unlike DOT 3 and DOT 4, DOT 5 is silicone-based, which means it does not absorb water and has a higher boiling point.

This makes DOT 5 ideal for all types of rubber brake parts and for use in humid environments.

On the downside, DOT 5 has lower lubricating properties and requires more effort when braking.

It’s also important to note that DOT 5 cannot be mixed with glycol-based fluids like DOT 3 or DOT 4. Therefore, the braking system must be completely flushed before switching to DOT 5.

4. DOT 5.1

Another type of brake fluid for cars is DOT 5.1, which is an upgraded version of DOT 5.

DOT 5.1 is formulated with borate ester and glycol ether, providing enhanced performance and higher resistance to extreme temperatures.

Like DOT 5, it has a high boiling point and can perform well under demanding conditions.

What sets DOT 5.1 apart is its better compatibility with modern braking systems and improved efficiency in maintaining braking stability.

This advanced formulation overcomes the limitations of DOT 5, offering more reliable protection for braking components and ensuring consistent brake response over longer periods.

*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)

Read Article