Jakarta, 23 Desember 2019 - Myprotection News
Sebelum memasuki tahun yang baru, sering kali kita mulai “berbenah” menyiapkan hal-hal yang akan dilakukan di tahun mendatang. Seperti kebiasaan baik yang ingin dibentuk tahun depan, negara tujuan yang ingin Anda kunjungi selanjutnya dan berbagai target lain. MyProtection juga punya 5 langkah sederhana untuk memulai tahun baru dengan semangat baru!
Bergerak cepat ke depan itu baik. Menyusun target yang ingin dicapai tahun depan juga baik. Namun, jangan lupa untuk mengapresiasi pencapaian yang Anda dapatkan tahun ini. Baik prestasi besar ataupun kecil, menunjukkan perkembangan dalam hidup Anda. Dengan mengenali potensi diri, Anda pun bisa melangkah dengan lebih percaya diri untuk meraih goal selanjutnya.
Sepanjang perjalanan dari awal hingga akhir tahun, apakah Anda memiliki pelajaran berharga? Coba ingat-ingat kembali kejadian yang membuat Anda tersenyum atau bahkan menangis. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas pengalaman yang Anda terima di tahun ini dan membawa pelajaran positif untuk tahun depan.
Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas
Bermimpilah setinggi langit. Istilah ini sudah tidak asing di telinga kita tentunya. Kita didorong untuk memiliki mimpi besar di masa depan. Walaupun begitu, Anda juga harus mengingatkan diri, bahwa kadang untuk mewujudkan mimpi, dibutuhkan waktu dan usaha yang lama. Mulailah dengan memasang target sederhana yang bisa Anda lakukan. Misalnya, Anda bermimpi ingin jalan-jalan ke Eropa. Maka Anda bisa mulai menabung Rp 1.000.000 tiap bulannya. Small progress is still progress, lho Sahabat MyProtection!
Tetapkan satu hari untuk merombak lemari Anda. Pisahkan baju yang masih terpakai dan yang sudah tidak terpakai. Baju lama Anda bisa didonasikan atau bahkan dijual, lho! Lalu Anda juga bisa menerka-nerka, apakah ada item baju yang ingin Anda tambahkan untuk menyegarkan penampilan di tahun baru!
Wah, ternyata bukan cuma Anda yang butuh upgrade, tapi lingkungan sekitar Anda juga. Jika biasanya kita membeli barang tanpa pertimbangan panjang, ambilah waktu untuk memikirkan konsep dari ruang tinggal Anda. Pilih barang yang ingin Anda ganti dan benar-benar butuhkan. Pindahkan posisi furniture dan pilih cat dinding baru. Perubahan kecil bisa mempengaruhi mood Anda!
Kira-kira, hal apa sih yang Anda persiapkan sebelum memasuki tahun baru?
Salam,
Sahabat MyProtection
Hi, Sahabat MyProtection!
Butuh bantuan dalam memilih asuransi kesehatan online terbaik untuk Anda & keluarga? Tenang saja, karena MyProtection punya solusinya!
Anda bisa menggunakan #FiturTAMI untuk mendapatkan rekomendasi asuransi kesehatan terbaik & diskon premi hingga 15%. Makin banyak yang daftar, makin besar juga diskon yang didapatkan. Promo #FiturTAMI ini bersifat terbatas & dapat berubah sewaktu-waktu. Jadi jangan sampai kelewatan, ya!
Coba #FiturTAMI sekarang dan dapatkan penawaran terbaik: https://bit.ly/CobaFiturTAMI
Diskon hingga 15% dari #FiturTAMI dapat Anda gunakan untuk membeli Perlindungan kesehatan Prima. Asuransi kesehatan cashless dengan premi terjangkau & manfaat lengkap bagi Anda serta keluarga. Anda bisa menikmati fitur lengkap berikut ini:
Butuh informasi lebih lanjut mengenai #FiturTAMI atau produk asuransi MyProtection lainnya? Hubungi tim MyProtection melalui:
WhatsApp: 0878-1321-7520
Email: cs@myprotection.id
Call: 0804-133-8888
Salam,
MyProtection
Jakarta, 21 Juli 2020 - MyProtection News
Bekerja dari rumah memang tak selalu menyenangkan. Selain berkurangnya interaksi sosial, tidak semua tempat tinggal memiliki fasilitas memadai yang mendukung performa kerja. Salah satunya adalah tempat bekerja yang nyaman bagi karyawan.
Beberapa orang memanfaatkan ruang makan, sofa, hingga meja lipat untuk bekerja. Membuat postur tubuh tidak terjaga dangan maksimal. Sehingga menyebabkan nyeri pada bagian punggung bawah, yaitu pinggang serta pinggul.
Meskipun begitu, perihal nyeri punggung bawah juga bisa dirasakan setelah duduk dalam jangka waktu lama di kantor. Duduk secara terus menerus, menurut penelitian, bisa mengurangi aliran darah ke otak.
Anda bisa mengurangi nyeri punggung bawah dengan rutin mengganti posisi duduk. Misalnya duduk di pinggir kursi, duduk dengan menyilangkan kaki, lalu kembali duduk di tengah kursi. Biasakan mengambil jeda singkat, misalnya berjalan singkat atau regangkan tubuh setelah duduk selama 20 menit.
Kelly Starrett, ahli terapis, membagikan 6 tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah nyeri pinggang saat duduk:
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News
Perihal kecanduan gawai atau kopi mungkin Anda sudah pernah mendengarnya. Bagaimana dengan kecanduan gula?
Saat ini banyak orang yang mulai “ketergantungan dengan gula”. Sayangnya, perilaku tak sehat ini bisa memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kenaikan berat badan.
Apakah Anda sekadar menyukai makanan atau minuman manis atau sudah mengalami kecanduan? Dikutip dari The Jakarta Post, inilah 6 tanda Anda kecanduan gula.
Apakah Anda mulai merasa bahwa konsumsi gula sehari-hari Anda berlebihan? Namun, apakah Anda menemukan diri untuk mulai “sembunyi-sembunyi” mengonsumsi makanan atau minuman manis agar tak diketahui orang? Atau bahkan Anda berusaha mencari pembenaran atas konsumsi gula berlebihan. Selalu mencari alasan atau pembenaran untuk mengonsumsi gula bisa jadi pertanda awal Anda kecanduan.
Ketika Anda mengomsumsi gula dalam jumlah besar tapi rasanya Anda tetap ngidam makanan manis, inilah pertanda Anda kecanduan gula.
Sayangnya konsumsi gula yang besar bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan mendorong rasa ngidam yang lebih kuat.
Perut kenyang tapi masih menginginkan sajian penutup yang manis? Selain makan ketika sudah sangat kenyang, Anda juga harus memperhatikan pola makan Anda. Misalnya, apakah Anda sering ngemil saat tidak lapar, stress, atau bosan? Jenis makanan apa yang Anda konsumsi? Jika Anda sering kali makan, khususnya mengonsumsi makanan manis saat tidak merasa lapar, hal ini bisa jadi pertanda bahwa Anda kecanduan gula.
Berdasarkan penelitian, orang-orang yang mengonsumsi gula dalam volume yang besar cenderung kurang mengonsumsi makanan bernutrisi sehat. Akhirnya, tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ketika tubuh kekurangan nutrisi, biasanya kita akan ngidam makanan asin.
Lisa Richards, seorang nutrisionist, mengatakan bahwa keinginan untuk makan makanan gurih dan asin merupakan salah satu tanda dari tubuh agar Anda mengurangi asupan gula dan meningkatkan asupan nutrisi sehat.
Saat Anda ingin mulai mengurangi konsumsi gula, maka bisa jadi Anda akan merasakan gejala “putus obat”. Sama seperti kecanduan zat pada umumnya, Anda mungkin akan merasakan pusing, kelelahan, keinginan kuat untuk mengonsumsi gula, nyeri otot, mual, bahkan insomnia. Oleh karena itu, Anda disarankan mengurangi konsumsi gula sedikit demi sedikit tiap harinya agar tubuh bisa beradaptasi.
Sebagian orang merokok ketika merasa stress, sebagian lagi mengandalkan makanan untuk membuat diri merasa lebih baik. Seseorang yang bergantung pada makanan manis untuk mengatasi stress, menenangkan diri, dan mengatasi isu psikologis lainnya bisa disebut sebagai pecandu gula.
Salam,
Sahabat MyProtection