Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
5 Langkah untuk Mempersiapkan Tahun Baru

5 Langkah untuk Mempersiapkan Tahun Baru

23 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 23 Desember 2019 - Myprotection News

Sebelum memasuki tahun yang baru, sering kali kita mulai “berbenah” menyiapkan hal-hal yang akan dilakukan di tahun mendatang. Seperti kebiasaan baik yang ingin dibentuk tahun depan, negara tujuan yang ingin Anda kunjungi selanjutnya dan berbagai target lain. MyProtection juga punya 5 langkah sederhana untuk memulai tahun baru dengan semangat baru!

  1. Buatlah daftar pencapaian Anda di tahun ini

Bergerak cepat ke depan itu baik. Menyusun target yang ingin dicapai tahun depan juga baik. Namun, jangan lupa untuk mengapresiasi pencapaian yang Anda dapatkan tahun ini. Baik prestasi besar ataupun kecil, menunjukkan perkembangan dalam hidup Anda. Dengan mengenali potensi diri, Anda pun bisa melangkah dengan lebih percaya diri untuk meraih goal selanjutnya.

  1. Mengingat kembali pelajaran yang Anda dapatkan tahun ini

Sepanjang perjalanan dari awal hingga akhir tahun, apakah Anda memiliki pelajaran berharga? Coba ingat-ingat kembali kejadian yang membuat Anda tersenyum atau bahkan menangis. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas pengalaman yang Anda terima di tahun ini dan membawa pelajaran positif untuk tahun depan.

Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

  1. Membuat target realistis ke depan

Bermimpilah setinggi langit. Istilah ini sudah tidak asing di telinga kita tentunya. Kita didorong untuk memiliki mimpi besar di masa depan. Walaupun begitu, Anda juga harus mengingatkan diri, bahwa kadang untuk mewujudkan mimpi, dibutuhkan waktu dan usaha yang lama. Mulailah dengan memasang target sederhana yang bisa Anda lakukan. Misalnya, Anda bermimpi ingin jalan-jalan ke Eropa. Maka Anda bisa mulai menabung Rp 1.000.000 tiap bulannya. Small progress is still progress, lho Sahabat MyProtection!

  1. Bersihkan lemari Anda!

Tetapkan satu hari untuk merombak lemari Anda. Pisahkan baju yang masih terpakai dan yang sudah tidak terpakai. Baju lama Anda bisa didonasikan atau bahkan dijual, lho! Lalu Anda juga bisa menerka-nerka, apakah ada item baju yang ingin Anda tambahkan untuk menyegarkan penampilan di tahun baru!

  1. Upgrade diri dan ruang sekeliling Anda

Wah, ternyata bukan cuma Anda yang butuh upgrade, tapi lingkungan sekitar Anda juga. Jika biasanya kita membeli barang tanpa pertimbangan panjang, ambilah waktu untuk memikirkan konsep dari ruang tinggal Anda. Pilih barang yang ingin Anda ganti dan benar-benar butuhkan. Pindahkan posisi furniture dan pilih cat dinding baru. Perubahan kecil bisa mempengaruhi mood Anda!

Kira-kira, hal apa sih yang Anda persiapkan sebelum memasuki tahun baru?

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tradisi Natal Unik ini Hanya Ada di Indonesia

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 16/05/2023
Diskon Premi Asuransi Kesehatan Hingga 15%, Mau?

Hi, Sahabat MyProtection!

Butuh bantuan dalam memilih asuransi kesehatan online terbaik untuk Anda & keluarga? Tenang saja, karena MyProtection punya solusinya!

Anda bisa menggunakan #FiturTAMI untuk mendapatkan rekomendasi asuransi kesehatan terbaik & diskon premi hingga 15%. Makin banyak yang daftar, makin besar juga diskon yang didapatkan. Promo #FiturTAMI ini bersifat terbatas & dapat berubah sewaktu-waktu. Jadi jangan sampai kelewatan, ya!

Coba #FiturTAMI sekarang dan dapatkan penawaran terbaik: https://bit.ly/CobaFiturTAMI

Diskon hingga 15% dari #FiturTAMI dapat Anda gunakan untuk membeli Perlindungan kesehatan Prima. Asuransi kesehatan cashless dengan premi terjangkau & manfaat lengkap bagi Anda serta keluarga. Anda bisa menikmati fitur lengkap berikut ini:

  1. Klaim cashless & reimbursement online tanpa kartu
  2. Premi mulai 4 ribuan/hari
  3. Manfaat lengkap rawat inap, bedah & jalan. Dapat dipilih sesuai kebutuhan
  4. Konsultasi dokter dan beli obat online
  5. Kamu bisa berobat jalan dan rawat inap di > 1000 rumah sakit & klinik rekanan di seluruh Indonesia
  6. Fitur tambahan Saldo Prima untuk beli obat, vitamin, hand sanitizer, dan masker tanpa resep dokter

Butuh informasi lebih lanjut mengenai #FiturTAMI atau produk asuransi MyProtection lainnya? Hubungi tim MyProtection melalui:

WhatsApp: 0878-1321-7520
Email: cs@myprotection.id
Call: 0804-133-8888

Salam,
MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 21/07/2020
Tips Atasi Sakit Pinggang Setelah Duduk Seharian

Jakarta, 21 Juli 2020 - MyProtection News

Bekerja dari rumah memang tak selalu menyenangkan. Selain berkurangnya interaksi sosial, tidak semua tempat tinggal memiliki fasilitas memadai yang mendukung performa kerja. Salah satunya adalah tempat bekerja yang nyaman bagi karyawan.

Beberapa orang memanfaatkan ruang makan, sofa, hingga meja lipat untuk bekerja. Membuat postur tubuh tidak terjaga dangan maksimal. Sehingga menyebabkan nyeri pada bagian punggung bawah, yaitu pinggang serta pinggul.

Meskipun begitu, perihal nyeri punggung bawah juga bisa dirasakan setelah duduk dalam jangka waktu lama di kantor. Duduk secara terus menerus, menurut penelitian, bisa mengurangi aliran darah ke otak.

Anda bisa mengurangi nyeri punggung bawah dengan rutin mengganti posisi duduk. Misalnya duduk di pinggir kursi, duduk dengan menyilangkan kaki, lalu kembali duduk di tengah kursi. Biasakan mengambil jeda singkat, misalnya berjalan singkat atau regangkan tubuh setelah duduk selama 20 menit.

Kelly Starrett, ahli terapis, membagikan 6 tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah nyeri pinggang saat duduk:

  1. Duduk di pinggir kursi dan ganti posisi duduk secara berkala
  2. Jika Anda di rumah, cobalah sesekali berganti tempat duduk misalnya di lantai
  3. Ganti posisi kaki dengan rutin, misalnya menyilangkan kaki atau membuka kaki dengan lebar
  4. Bangun dari kursi setiap 20 menit
  5. Regangkan tubuh, berjalan singkat, atau angkat barang-barang di sekitar Anda secara berkala
  6. Cobalah yoga dan pilates untuk melatih kelenturan dan memperbaiki postur tubuh.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 21/02/2020
6 Tanda Anda Kecanduan Gula

Jakarta, 21 Februari 2020 - MyProtection News

Perihal kecanduan gawai atau kopi mungkin Anda sudah pernah mendengarnya. Bagaimana dengan kecanduan gula?

Saat ini banyak orang yang mulai “ketergantungan dengan gula”. Sayangnya, perilaku tak sehat ini bisa memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kenaikan berat badan.

Apakah Anda sekadar menyukai makanan atau minuman manis atau sudah mengalami kecanduan? Dikutip dari The Jakarta Post, inilah 6 tanda Anda kecanduan gula.

  1. Anda menyembunyikan jumlah konsumsi gula Anda.

Apakah Anda mulai merasa bahwa konsumsi gula sehari-hari Anda berlebihan? Namun, apakah Anda menemukan diri untuk mulai “sembunyi-sembunyi” mengonsumsi makanan atau minuman manis agar tak diketahui orang? Atau bahkan Anda berusaha mencari pembenaran atas konsumsi gula berlebihan. Selalu mencari alasan atau pembenaran untuk mengonsumsi gula bisa jadi pertanda awal Anda kecanduan.

  1. Anda merasa tak pernah cukup makan gula

Ketika Anda mengomsumsi gula dalam jumlah besar tapi rasanya Anda tetap ngidam makanan manis, inilah pertanda Anda kecanduan gula.

Sayangnya konsumsi gula yang besar bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan mendorong rasa ngidam yang lebih kuat.

  1. There’s always room for dessert

Perut kenyang tapi masih menginginkan sajian penutup yang manis? Selain makan ketika sudah sangat kenyang, Anda juga harus memperhatikan pola makan Anda. Misalnya, apakah Anda sering ngemil saat tidak lapar, stress, atau bosan? Jenis makanan apa yang Anda konsumsi? Jika Anda sering kali makan, khususnya mengonsumsi makanan manis saat tidak merasa lapar, hal ini bisa jadi pertanda bahwa Anda kecanduan gula.

  1. Ngidam yang manis dan yang asin

Berdasarkan penelitian, orang-orang yang mengonsumsi gula dalam volume yang besar cenderung kurang mengonsumsi makanan bernutrisi sehat. Akhirnya, tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ketika tubuh kekurangan nutrisi, biasanya kita akan ngidam makanan asin.

Lisa Richards, seorang nutrisionist, mengatakan bahwa keinginan untuk makan makanan gurih dan asin merupakan salah satu tanda dari tubuh agar Anda mengurangi asupan gula dan meningkatkan asupan nutrisi sehat.

  1. Anda merasakan withdrawal symptops/gejala putus obat

Saat Anda ingin mulai mengurangi konsumsi gula, maka bisa jadi Anda akan merasakan gejala “putus obat”. Sama seperti kecanduan zat pada umumnya, Anda mungkin akan merasakan pusing, kelelahan, keinginan kuat untuk mengonsumsi gula, nyeri otot, mual, bahkan insomnia. Oleh karena itu, Anda disarankan mengurangi konsumsi gula sedikit demi sedikit tiap harinya agar tubuh bisa beradaptasi.

  1. Anda mengonsumsi gula untuk merasa tenang

Sebagian orang merokok ketika merasa stress, sebagian lagi mengandalkan makanan untuk membuat diri merasa lebih baik. Seseorang yang bergantung pada makanan manis untuk mengatasi stress, menenangkan diri, dan mengatasi isu psikologis lainnya bisa disebut sebagai pecandu gula.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel