Jakarta, 7 Februari 2020 - MyProtection News
Sebelum mulai beraktivitas di pagi hari, mungkin sebagian dari Anda langsung meraih secangkir kopi panas atau teh. Tujuannya agar tubuh terasa lebih segar. Sering kali kita mendengar bahwa kandungan kafein dalam kopi atau teh membuat kita terbebas dari kantuk.
Lalu, memangnya apa saja sih manfaat dari kafein? Apakah hanya sebatas “penyegar” kantuk?
Kafein sendiri adalah senyawa yang memiliki efek merangsang sistem saraf pusat tubuh dan meningkatkan aktivitas otak. Maka tidak heran jika kantuk melanda tapi deadline di depan mata, mungkin Anda akan segera meracik kopi hitam. Menurut Healthline.com, kafein juga dapat ditemukan dalam obat untuk mencegah atau mengobati rasa kantuk, sakit kepala, dan migraine.
Dalam sebuah studi ditemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi kopi secara berkala mempunyai risiko lebih rendah terhadap penyakit Alzheimer dan dementia. Hanya saja, hasil yang ditemukan ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengonsumsi high-octane coffee.
Kafein alami dapat ditemukan dalam biji kakao, kacang kola, daun yerba mate dan buah beri guarana dari Brazil. Kafein tidak memiliki rasa apapun ataupun mengandung banyak nutrisi. Konsumsi kafein yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg kafein/hari.
Namun, Anda tetap harus mempehatikan konsumsi kafein harian. Ada efek samping yang mungkin Anda rasakan jika mengonsumsi kafein berlebihan. Contohnya seperti rasa cemas berlebih, pusing, mual, jantung berdebar kencang, tremor, dan tekanan darah tinggi.
Bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai pola konsumsi kafein yang aman. Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi kopi, maka Anda bisa mengonsumsi teh. Walaupun biasanya kandungan kafein dalam teh lebih rendah dari kopi.
Jangan lupa untuk selalu memperhatikan asupan kafein Anda sehari-hari!
Salam,
Sahabat MyProtection
Tahukah kamu kalau manfaat ubi cilembu bagi kesehatan tubuh sangatlah besar, mulai dari menjaga imunitas tubuh, meningkatkan kinerja otak, dan masih banyak lagi?
Oleh sebab itu, sejak dulu hingga sekarang ubi cilembu masih menjadi pilihan populer masyarakat yang bukan hanya sehat dan mengenyangkan, namun menawarkan cita rasa yang lezat melalui rasa manis di dalamnya.
Untuk membantu para pembaca lebih memahami apa saja manfaat ubi cilembu jika dikonsumsi di dalam tubuh, bacaan ini hadir untuk menjelaskan semuanya! Simak informasi berikut!
pexels
Banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari mengonsumsi ubi cilembu. Hal ini dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya, ubi cilembu memiliki karbohidrat yang tinggi, serat, hingga berbagai jenis vitamin.
Lalu, apa saja manfaat ubi cilembu? Simak di sini!
Manfaat ubi cilembu yang pertama adalah mampu meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A yang ada di dalamnya berfungsi untuk merangsang produksi sel kekebalan dalam tubuh yang dapat melawan infeksi dan penyakit.
Selain itu, kandungan vitamin A yang ada juga dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit menular. Kekurangan vitamin A pada anak juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
Bukan hanya vitamin A, kandungan vitamin C dan karotenoid yang merupakan salah satu jenis beta karoten, yaitu karotenoid juga dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Di mana, vitamin C dapat membantu dalam produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi, dan beta karoten bertindak sebagai antioksidan dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Kombinasi antara vitamin A, vitamin C, dan beta karoten ini menjadikan ubi cilembu sebagai makanan yang sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh secara alami. Mengonsumsinya secara rutin tidak hanya membantu tubuh melawan infeksi, tetapi juga menjaga kesehatan kulit, mata, dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Mengonsumsi ubi cilembu juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan kinerja otak karena kandungan antioksidan antosianinnya yang memiliki banyak manfaat bagi otak, mulai dari memperkuat daya ingat, meningkatkan kemampuan kognitif, hingga melindungi otak dari penuaan.
Antosianin merupakan senyawa alami yang memberikan warna ungu atau merah pada beberapa jenis tanaman, dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan otak.
Kandungan ini diketahui mampu meningkatkan daya ingat, memperkuat fungsi kognitif, serta melindungi otak dari kerusakan akibat penuaan dan stres oksidatif.
Antioksidan dalam antosianin bekerja dengan cara melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak. Kerusakan sel otak ini, jika dibiarkan, bisa memicu penurunan fungsi otak dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau demensia.
Dengan mengonsumsi makanan kaya antosianin seperti ubi Cilembu, kamu turut membantu melindungi otak agar tetap sehat dalam jangka panjang.
Selain antosianin, ubi Cilembu juga mengandung vitamin dan mineral lain seperti vitamin B6, yang berperan penting dalam produksi neurotransmiter yang merupakan senyawa kimia yang membantu komunikasi antar sel saraf.
Oleh karena itu, menjadikan ubi Cilembu sebagai bagian dari pola makan sehari-hari dapat menjadi pilihan cerdas untuk mendukung fungsi otak yang optimal.
Ubi cilembu juga dipercaya bermanfaat untuk mencegah perkembangan sel kanker dna mencegah risiko kanker.
Di mana, kandungan beta karoten dan antosianin pada ubi cilembu memiliki sifat antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan menghambat kerusakan sel yang dapat berubah menjadi sel kanker.
Selain itu, ubi cilembu juga mengandung vitamin C yang menjadi sumber antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang memicu sel tumor dan kanker hingga menjaga kesehatan kulit.
Dengan mengonsumsi ubi Cilembu secara rutin, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat nutrisi, tetapi juga perlindungan alami terhadap risiko kanker.
Tak hanya itu, kandungan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam, menjadikannya makanan yang baik untuk kesehatan secara menyeluruh.
Walaupun memiliki rasa yang manis, ubi cilembu juga memiliki manfaat untuk mengontrol kadar gula darah seseorang dikarenakan kandungan karbohidrat kompleks dan serat yang ada di dalamnya.
Kandungan tersebut dicerna secara perlahan yang tidak membuat lonjakan gula darah drastis. Selain itu, kandungan indeks glikemik sedang serta flavonoid membuat dapat membantu dan meningkatkan penyerapan gula ke dalam sel yang membuat gula darah tetap stabil.
Walaupun ubi cilembu dapat dikonsumsi oleh para penderita diabetes, pengonsumsiannya juga harus sesuai batasan dan tidak melebihi porsi yang dianjurkan untuk menghindari peningkatan gula darah yang signifikan.
Manfaat ubi cilembu selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung yang tidak kalah penting bagi manusia. Diperkaya serat, ubi cilembu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.
Kandungan kalium, serat, dan vitamin B6 pada ubi cilembu juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat menjadi salah satu risiko penyakit jantung.
Walaupun memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, pengonsumsian berlebihan juga harus dihindari khususnya bagi kamu yang menderita penyakit ginjal karena kandungan oksalat di dalam ubi cilembu.
Kandungan vitamin A atau beta karoten yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam tubuh yang membuat penglihatan mata lebih baik.
Kandungan karotenoid pada ubi cilembu, yaitu lutein dan zzeaxanthin juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata makula yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan.
Selain itu, mengonsumsi ubi cilembu juga memiliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan mata, seperti mencegah rabun senja, katarak, hingga degenerasi makula dan menjaga kesehatan mata secara umum.
Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pastikan kamu mengonsumsi ubi cilembu yang berkualitas, dan masukkan ke dalam menu makanan sehari-hari agar hasilnya optimal.
Ubi cilembu juga dapat dijadikan bagi kamu yang sedang diet atau ingin menurunkan berat badan secara sehat. Ubi cilembu memiliki kalori yang rendah dengan 90 kalori per 100 gram yang jika dibandingkan dengan nasi putih mengandung sekitar 130 kalori.
Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.
Berbagai kandungan lainnya seperti vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh dalam ubi cilembu juga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan membantu proses penurunan berat badan.
Ubi cilembu juga dapat membantu dalam mencegah penuaan kulit karena diperkaya beta karoten yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini.
Selain itu, kandungan vitamin C pada ubi cilembu juga dapat membantu dapat produksi kolagen yang baik bagi kesehatan kulit dan menjaganya tetap kencang dan elastis.
Kandungan antioksidan yang dimiliki ubi cilembu selain beta karoten juga bermanfaat untuk melindungi sel kulit dari kerusakan yang menjadi penyebab penuaan dini.
Dengan mengonsumsi ubi cilembu secara rutin, kamu juga dapat merasakan peningkatan pada kesehatan kulit secara keseluruhan karena kandungan nutrisi di dalamnya.
Selanjutnya, ubi cilembu juga memiliki khasiat untuk menjaga sistem pencernaan dikarenakan kandungan antioksidan dan serat yang ada di dalamnya.
Kandungan serat mampu membantu dalam melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan organ usus.
Selain itu, serat yang ada pada ubi cilembu juga dapat difermentasi oleh bakteri baik pada usus dan menghasilkan senyawa yang baik bagi kesehatan lapisan usus.
Ubi cilembu juga mengandung beberapa serat larut dan tidak larut yang difermentasikan oleh bakteri di usus besar yang dapat menghasilkan senyawa asam lemak rantai pendek yang menjadi bahan bakar sel di lapisan usus yang dapat membantu menjaga kesehatan usus.
Berbagai manfaat ubi cilembu dalam menjaga sistem pencernaan, seperti mencegah sembelit, mendukung pertumbuhan bakteri baik, menjaga kesehatan lapisan usus, hingga mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Kandungan magnesium dan potasium yang ada pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam mengurangi ketegangan otot serta menenangkan pikiran.
Dengan begitu, bukan hanya membantu menjaga kesehatan fisik, mengonsumsi ubi cilembu juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental, di mana dapat membuat tubuh terasa lebih rileks.
Bukan hanya itu, ubi cilembu juga memiliki kandungan zat besi yang dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh yang dapat membantu dalam meredakan stres.
Ditambah dengan berbagai nutrisi lainnya, seperti vitamin dan mineral lain yang baik untuk tubuh, ubi cilembu secara keseluruhan mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi secara keseluruhan dan kamu lebih bugar menghadapi stres.

pexels
Ubi cilembu yang menjadi salah satu jenis ubi jalar yang dikenal karena rasanya yang manis dan tekstur yang khas berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Dibandingkan jenisnya, ubi cilembu memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, yaitu 20 gram per 100 gram. Apa saja kandungan dan nutrisi lain yang dimiliki ubi cilembu per 100 gram?

pexels
Setelah mengetahui apa saja manfaat ubi cilembu dan kandungan apa saja yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsinya, sekarang kita akan membahas bagaimana cara konsumsi yang tepat untuk mendapatkan nutrisinya semaksimal mungkin.
Bagi pejuang diet dan orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, ubi cilembu dianjurkan untuk dikonsumsi 1-2 buah dalam sekali makan sebagai menu makan siang maupun malam.
Selain itu, penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu sebaiknya hindari memasaknya dengan digoreng ataupun dipanggang agar kadar gula darah tetap terkontrol.
Terdapat setidaknya 3 metode yang baik dan disarankan untuk mengolah ubi cilembu, yaitu:
Untuk mempertahankan nutrisinya, mengukus ubi cilembu menjadi salah satu cara terbaik. Proses ini mampu menjaga kandungan serat dan antioksidan, serta menjaga rasa manis alami yang ada pada ubi cilembu.
Merebus ubi cilembu juga menjadi cara mengolah ubi cilembu yang disarankan. Dengan merebusnya dengan air tanpa tambahan gula maupun garam dapat membantu mempertahankan indeks glikemik pada ubi cilembu agar tetap rendah.
Langkah ini sangat disarankan oleh para penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu dengan lebih aman.
Cara selanjutnya adalah dengan dipanggang, bukan hanya menggunakan oven tapi kamu dapat menerapkan metode ini menggunakan wajan atau panci menggunakan api kecil dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
Nah, itulah pembahasan seputar berbagai manfaat ubi cilembu, nutrisi di dalamnya, hingga cara mengonsumsinya yang dapat kamu ikuti agar mendapatkan manfaat sebesar-besarnya tanpa mengganggu kesehatan.
Ubi cilembu seperti yang sudah dibahas dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, bukan hanya secara fisik namun juga kesehatan mental seseorang.
Namun, perlu diperhatikan juga kalau menjaga dan melindungi diri bukan hanya soal makanan saja. Melindungi kesehatan bisa berkaitan dengan pola hidup atau bahkan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.
Seperti salah satunya adalah PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari LGI yang memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Beberapa keunggulan produk PKP lainnya, termasuk:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Jakarta, 4 Maret 2021 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Mengelola keuangan memang bukanlah hal yang mudah. Namun, kamu wajib menerapkan kebiasaan mengelola uang yang baik agar tak menyesal di kemudian hari. MyProtection punya beberapa tips keuangan seperti cara mengatur pengeluaran, 3 prioritas saat gajian, dan alasan kamu perlu memiliki asuransi untuk mencegah kerugian di masa depan.
Nah, kalau saat ini kamu merasa pengelolaan keuanganmu belum maksimal, bisa jadi ada 2 kebiasaan buruk yang sedang kamu lakukan. Kebiasaan ini berpotensi bikin keuanganmu berantakan dan panik di akhir bulan. Coba simak ulasannya berikut ini!
Kebiasaan sering menunda bukan cuma buruk kalau dilakukan saat bekerja, tapi juga pantang dilakukan saat mengurus keuangan! Menunda bayar cicilan atau utang bisa mengakibatkan bunga semakin besar dan pada akhirnya cicilan yang harus kamu bayar bertambah jumlahnya. Contoh lainnya adalah menunda belajar berinvestasi atau menabung. Semakin cepat kamu belajar, semakin besar juga keuntungan yang bisa kamu dapat, Sahabat MyProtection.
Hal selanjutnya yang sering kali ditunda adalah memiliki asuransi, baik untuk kesehatan dan harta benda. Asuransi bisa mengurangi risiko kerugianmu di masa depan. Jangan sampai kamu baru terpikir untuk membeli asuransi ketika kejadian buruk sudah terjadi. Ingat kata pepatah, sedia payung sebelum hujan!
Akhir-akhir ini terdapat beberapa figur yang terkenal mempromosikan investasi saham tertentu atau bisnis tertentu. Mulai berinvestasi atau berbinis memang tidak salah, tapi jangan sampai kamu hanya mengikuti tren tanpa benar-benar memahami investasi atau bisnis yang kamu jalani. Sangat penting untuk mengedukasi diri dengan sumber – sumber yang terpercaya seputar pengelolaan bisnis dan investasi. Sehingga kamu bisa lebih bijak dalam mengeluarkan uangmu.
Jangan sampai kamu mengikuti bisnis A atau berinvestasi di saham B hanya karena mengikuti saran influencer atau artis yang belum tentu benar dan dapat dipertanggung jawabkan. Pelajari setiap model bisnis yang kamu minati sebelum mengeluarkan uang ya, Sahabat MyProtection!
Sahabat MyProtection, mengelola keuangan bukan hal yang mudah. Terlebih lagi mendapatkan keuntungan dari investasi dan bisnis yang kamu lakukan. Kamu harus meluangkan waktu dan tenaga untuk mempelajari investasi yang akan kamu lakukan dan harus bersabar. Jangan sampai kamu tergiur dengan bisnis atau investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Apalagi saat ini marak sekali penipuan berkedok bisnis atau investasi instan. Bukannya cuan, kamu malah menghadapi kerugian akibat tidak bijaksana dalam mengelola keuangan. Sebelum kamu mengikuti bisnis atau investasi baru, pastikan kamu mengecek dan memahami ketiga hal ini:
Sahabat MyProtection, mulai saat ini kita harus merubah kebiasaan buruk saat mengelola keuangan, ya! Intinya, kita harus bijak sebelum melakukan bentuk transaksi apapun.
Salam,
Sahabat MyProtection
Contoh Pajak Langsung - Terdapat dua jenis pajak yang berlaku di Indonesia jika dilihat dari segi cara pemungutannya, yaitu pajak langsung dan tidak langsung yang dibedakan berdasarkan karakteristik, fungsi, serta dasar hukumnya.
Pajak langsung merupakan pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak dan tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain. Contoh pajak langsung mencakup PPh, PBB, dan PKB yang akan dibahas lebih dalam pada artikel ini!
Untuk lebih memahami pengertian, berbagai contoh pajak langsung di Indonesia, hingga hal apa saja yang membedakan pajak langsung dan tidak langsung, simak informasi berikut ini!

pexels
Pengertian pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 pasal 1 adalah kontribusi wajib seseorang maupun badan kepada negara yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara guna kemakmuran rakyat.
Pajak berdasarkan cara pemungutannya dapat terbagi menjadi dua jenis, yaitu pajak langsung dan tidak langsung.
Pajak langsung merupakan pajak yang dikenakan secara langsung pada pihak wajib pajak berdasarkan kemampuan ekonomi seseorang dan tidak dapat dilimpahkan ke pihak lain.
Contoh pajak langsung yang dapat ditemui, seperti PPh, PBB, dan PKB. Pemungutannya bersifat rutin, keberlanjutan, dan berpacu pada data penghasilan maupun aset wajib pajak.
Untuk lebih memahami pajak langsung, terdapat 3 unsur yang harus kamu kenali, seperti:
Penanggung jawab pajak merupakan pihak yang secara formal yuridis diwajibkan untuk melunasi pajak, jika terdapat faktor maupun kejadian yang menimbulkan sebab untuk dikenakan pajak.
Penanggung pajak, yang dalam arti ekonomis menjadi pihak atau orang yang faktanya memikul beban pajak.
Pemikul beban pajak, yang berarti pihak atau orang yang berdasarkan maksud dari pembuat undang-undang harus memikul beban pajak.
Jika ketiga unsur tersebut terdapat pada satu orang, maka pajak tersebut masuk ke dalam pajak langsung.

pexels
Untuk lebih memahami pajak langsung, berikut beberapa contohnya yang harus kamu ketahui:
Contoh pajak langsung pertama, yaitu pajak penghasilan atau PPh yang menjadi contoh pajak paling umum.
Pajak penghasilan dikenakan pada individu maupun badan usaha berdasarkan penghasilan yang didapatkan dalam periode waktu tertentu, seperti setahun. Pajak penghasilan juga terbagi ke beberapa kategori, seperti PPh Orang Pribadi dan PPh Badan.
Contohnya, ketika seseorang yang bekerja sebagai karyawan memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp 10.000.000, maka akan dikenakan pajak penghasilan yang sesuai dengan tarif progresif yang telah ditetapkan pemerintah.
Pajak Penghasilan terdiri dari beberapa jenis, seperti PPh Pasal 21 untuk pegawai, PPh Pasal 22 untuk pengusaha dan pekerja lepas, PPh Pasal 23 untuk penghasilan investasi, serta PPh Paal 25 untuk badan usaha.
Besaran pajak yang ada tergantung pada tingkat penghasilan dari orang tersebut. Berikut detailnya masing-masing.
PPh Pasal 21 untuk penghasilan hingga Rp 60 juta sebesar 5 persen.
PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 60 juta hingga Rp 250 juta sebesar 15 persen.
PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 250 juta hingga Rp 500 juta sebesar 25 persen.
PPh Pasal 21 untuk penghasilan Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar sebesar 30 persen.
PPh Pasal 21 untuk penghasilan di atas Rp 5 miliar sebesar 35 persen.
PPh Pasal 23 sebesar 2 persen.
PPh Pasal 25 untuk pribadi sebesar 10 persen.
PPh Pasal 25 untuk badan sebesar 25 persen.
Contoh pajak langsung lainnya adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak ini dikenakan kepada setiap pemilik properti, baik berupa tanah, bangunan, maupun keduanya, yang ditentukan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
Nilai NJOP ini mencerminkan harga pasar wajar atas properti di suatu wilayah, dan bisa berbeda-beda tergantung pada lokasi dan kondisi objek pajak tersebut.
Informasi mengenai besarnya PBB yang harus dibayarkan akan disampaikan kepada wajib pajak melalui SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) setiap tahunnya.
SPPT ini mencantumkan data lengkap mengenai objek pajak, NJOP, dan jumlah pajak terutang yang harus dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
PBB merupakan pajak tahunan yang wajib dibayarkan oleh setiap pemilik properti, dan pembayarannya dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti bank, kantor pos, maupun platform digital yang ditunjuk pemerintah.
Di Indonesia, ketentuan mengenai PBB diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985, yang kemudian mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 untuk menyesuaikan dengan perkembangan kondisi ekonomi dan kebijakan perpajakan nasional.
Sebagai contoh, seorang pemilik rumah dengan NJOP sebesar Rp500 juta akan dikenakan PBB berdasarkan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, misalnya sebesar 0,1% dari NJOP.
Dengan demikian, jumlah PBB yang harus dibayarkan adalah Rp500.000 per tahun. Besaran tarif ini bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing daerah, terutama dalam konteks PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sudah menjadi kewenangan pemerintah daerah sejak diberlakukannya desentralisasi fiskal.
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu contoh pajak langsung yang dikenakan kepada pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, setiap tahun.
PKB dipungut oleh pemerintah daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan diatur secara nasional melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta lebih rinci diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001.
Ketentuan teknis pelaksanaannya kemudian dituangkan dalam peraturan gubernur atau peraturan daerah setempat, sehingga tiap provinsi dapat menerapkan kebijakan tarif dan prosedur pembayaran yang sedikit berbeda sesuai kebutuhan fiskal dan karakteristik wilayahnya.
Objek PKB mencakup seluruh kendaraan bermotor yang beroperasi di darat, termasuk mobil penumpang, truk, bus, sepeda motor, dan kendaraan khusus seperti ambulans atau pemadam kebakaran, kecuali jenis kendaraan tertentu yang dibebaskan oleh undang-undang, misalnya kendaraan dinas milik TNI dan Polri.
Subjek pajaknya adalah orang pribadi atau badan yang secara hukum memiliki hak kepemilikan atas kendaraan tersebut, sebagaimana tercantum dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Hal ini menegaskan bahwa kewajiban pajak melekat pada kepemilikan, bukan semata-mata pada penggunaan kendaraan.
Besaran PKB dihitung berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan setiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Keputusan Menteri.
Tarif dasar nasional berkisar antara 1 % hingga 2 % dari NJKB untuk kendaraan pertama, dan dapat meningkat progresif. Misalnya mencapai 2,5 % atau lebih, apabila seseorang memiliki kendaraan kedua dan seterusnya atas nama yang sama serta domisili yang sama.
Beberapa provinsi menerapkan sistem tarif progresif untuk menekan kepemilikan kendaraan pribadi berlebih dan mengurangi kemacetan, sedangkan daerah lain masih memungut tarif flat sesuai pertimbangan lokal.
Sebagai contohnya, apabila seseorang memiliki mobil dengan NJKB sebesar Rp300 juta, dan provinsi menetapkan tarif PKB 2 % untuk kendaraan pertama, maka kewajiban PKB tahunannya adalah 2 % × Rp300 juta = Rp6 juta.
Apabila orang yang sama kemudian membeli mobil kedua seharga Rp200 juta, tarif progresif sebesar 2,5 % dapat dikenakan sehingga PKB mobil kedua menjadi Rp5 juta per tahun. Perhitungan ini memberi gambaran jelas bagaimana nilai jual dan kebijakan progresif memengaruhi jumlah pajak yang harus dibayar.
Pembayaran PKB dapat dilakukan secara langsung di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), gerai Samsat Keliling, ataupun melalui kanal digital seperti e-Samsat, marketplace, dan mobile banking yang telah bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah.
Kemudahan ini mendorong wajib pajak untuk membayar tepat waktu sekaligus meminimalisasi antrean.
Bagi wajib pajak yang menunggak, sanksi administrasi berupa bunga keterlambatan dibebankan per bulan sesuai aturan daerah, dan apabila tunggakan berlarut, kendaraan dapat diblokir atau terkena denda lebih tinggi ketika proses perpanjangan STNK.
Dana yang terkumpul dari PKB dialokasikan untuk pemeliharaan serta pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan keselamatan lalu lintas, dan layanan publik lain di tingkat provinsi.
Dengan demikian, pembayaran PKB tidak hanya memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kualitas fasilitas transportasi yang dinikmati masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah kerap memberikan insentif berupa pembebasan denda atau diskon tarif pada periode tertentu. Misalnya pemutihan pajak guna mendorong kepatuhan dan meningkatkan penerimaan daerah.
Wajib pajak disarankan memanfaatkan kesempatan ini untuk melunasi tunggakan dan menjaga status legal kendaraannya tetap aktif. Selain itu, data PKB juga digunakan sebagai dasar perencanaan transportasi dan kebijakan lingkungan di wilayah perkotaan.
Pajak warisan yang menjadi contoh pajak langsung selanjutnya merupakan pajak yang dikenakan pada penerima warisan dari harta yang diwariskan oleh seseorang yang telah meninggal dunia.
Pajak warisan atau ahli waris ini dikenakan berdasarkan nilai aset dari harta yang diwariskan tersebut.
Contohnya, jika seseorang menerima warisan seperti properti dengan nilai 1 miliar, maka orang tersebut wajib membayar pajak berdasarkan aturan persentase yang berlaku.
Bea Materai juga termasuk dari contoh pajak langsung. Bea Materai merupakan pajak yang dikenakan pada dokumen yang bersifat perdata dan digunakan sebagai alat bukti pada pengadilan.
Pajak jenis ini biasanya berbentuk materai tempel maupun elektronik yang dibutuhkan untuk memberikan kekuatan hukum maupun keabsahan dokumen pada sebuah dokumen.
Adanya bea materai memiliki tujuan untuk membiayai administrasi negara dan memberikan legalitas pada dokumen tersebut.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 terkait Bea Materai, dokumen yang dikenakan bea materi merupakan dokumen yang memiliki nilai ekonomi maupun digunakan pada kegiatan komersial dan perjanjian hukum.
PPN atau Pajak Pertambahan Nilai pada umumnya dianggap pajak tidak langsung, namun pada beberapa negara termasuk Indonesia pajak jenis ini dapat dikategorikan sebagai pajak langsung di beberapa sektor tertentu.
Jenis pajak langsung ini biasanya akan ditambahkan dan dipungut dari transaksi finansial baik yang dilakukan seorang individu maupun bisnis dan harus membayarkannya kepada otoritas pajak.
Tarif Pajak Pertambahan Nilai dapat terbagi ke dalam dunia jenis, yaitu tarif umum sebesar 11% yang berlaku sejak April 2022 dikenakan atas penyerahan BKP atau Barang Kena Pajak dan JKP atau Jasa Kena Pajak di dalam negeri serta tarif khusus PPN sebesar 0% dikenakan atas ekspor BKP dan JKP.
Jenis tarif umum PPN dapat berubah baik menjadi lebih rendah maupun tinggi, mulai dari 5% hingga 15% berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah yang ada dan berlaku.
Perbedaan paling sederhana yang dapat dilihat antara pajak langsung dan tidak langsung adalah ketentuan pemungutan dan pelimpahannya.
Di mana, pajak langsung tidak dapat dilimpahkan ke pihak lain, sedangkan pajak tidak langsung pembebanannya dapat dilimpahkan ke pihak lain namun bebannya tetap menjadi tanggung jawab dari pewajib pajak.
Berdasarkan buku berjudul Ekonomi untuk SMA Kelas XI karya Eeng Ahman dan Epilndriani, perbedaan pajak langsung dan tidak langsung meliputi:
Pajak langsung dipungut berdasarkan ketetapan pajak atau kohir, sedangkan pajak tidak langsung tidak memiliki surat ketetapan pajak.
Pajak langsung dipungut dalam periode tahunan, sedangkan pajak tidak langsung akan dipungut setiap terjadi transaksi saja.
Pajak langsung tidak dapat dilimpahkan pada orang lain, sedangkan pajak tidak langsung dapat dilimpahkan pada orang lain.
Lebih lanjut, terdapat setidaknya empat perbedaan mendasar antara pajak langsung dan pajak tidak langsung, yaitu:
Berdasaran pihak yang dibebankan, pajak langsung dibebankan pada pihak yang terdaftar di wajib pajak, sedangkan pajak tidak langsung dibebankan pada pihak pengganti yang diberikan wewenang.
Berdasarkan transparansi, pajak langsung sering dianggap lebih transparan karena jumlah yang harus dibayarkan terlihat, sedangkan pajak tidak langsung tidak selalu terlihat karena biasanya sudah diterapkan pada harga barang atau jasa yang dibeli.
Berdasarkan objek pajak, pajak langsung dibebankan pada individu atau badan usaha berdasarkan pendapatan, kekayaan, maupun transaksi tertentu, sedangkan pajak tidak langsung dibebankan pada barang atau jasa yang digunakan dan konsumsi oleh individu.
Berdasarkan aspek keadilan, pajak langsung berpotensi lebih adil karena besarannya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi pihak yang membayar, sedangkan pajak tidak langsung besarannya tidak merata karena bergantung pada barang dan jasa yang dikonsumsi.
Nah, itulah pembahasan seputar contoh pajak langsung yang ada pada sistem perpajakan Indonesia. Seperti pembahasan yang ada, pajak langsung dikenakan pada pihak wajib pajak disesuaikan dengan kemampuan ekonomi dan sifatnya rutin dan tidak dapat dilimpahkan.
Pajak langsung, seperti Pajak Penghasilan atau PPh merupakan kewajiban individu atas penghasilan yang diterima setiap tahunnya. Agar memiliki pengelolaan penghasilan setelah pajak yang lebih bijak, salah satu caranya adalah dengan mengalokasikan sebagian dana untuk perlindungan jangka panjang, seperti asuransi kesehatan.
Perlindungan Kesehatan Prima dari Lippo General Insurance hadir sebagai perlindungan diri dan anggota keluarga, bukan hanya menjaga kesehatan finansial namun juga dapat menjadi langkah cerdas dalam merencanakan masa depan tanpa beban biaya media tidak terduga.
Beberapa keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan, antara lain:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.