Jakarta, 2 Juli 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Menjalani aktivitas di tengah pandemi ini memang perlu berhati-hati. Selain melengkapi diri dengan asuransi kesehatan online MyProtection, kamu juga perlu jaga kesehatan dengan makan makanan bergizi dan olahraga.
Jika kamu mau berolahraga mudah, murah dan dari rumah, kamu bisa olahraga jalan kaki atau jalan cepat (speed walking)!
Jalan kaki secara rutin punya banyak manfaat, lho!
Penelitian dari Harvard University menemukan bahwa orang-orang yang rutin jalan kaki atau jalan cepat selama 1 jam tiap hari bisa mengurangi gen penyebab kegemukan hingga setengahnya. Perlu diperhatikan bahwa penelitian ini mungkin bisa menghasilkan efek berbeda pada tiap orang.
Berolahraga apapun, pada dasarnya bisa menurunkan risiko sakit dan kanker. Namun, American Cancer Society melaporkan hasil studi yang menyatakan wanita yang berolahraga jalan kaki minimal 7 jam seminggu dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 14 persen.
Jalan kaki setidaknya 1,5 km tiap minggu bisa membantu mengurangi nyeri sendi, lho! Apalagi dengan rutin berjalan, karena sendi-sendi tulang pinggul serta lutut jadi terlumas dengan lebih baik. Sehingga kamu bisa terhindar dari osteoartritis atau radang sendi kronis.
Jalan kaki ternyata juga berperan terhadap peningkatan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh kuat penting banget untuk menjaga kamu tidak mudah kalah melawan virus atau bakteri dan proses penyembuhan yang lebih cepat. Syaratnya gampang, rutin jalan kaki 20 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu.
University of Exeter menemukan hasil penelitian menarik, nih. Orang-orang yang berolahraga jalan kaki minimal 15 menit cenderung mengurangi rasa ngidam terhadap coklat dan makanan manis lainnya. Tertarik untuk membuktikannya?
Salam,
Sahabat MyProtection
MyProtection News - Jakarta
Tidur merupakan hal krusial bagi semua orang di segala usia. Terdapat berbagai manfaat tidur cukup seperti mengoptimalkan pertumbuhan pada anak hingga menjaga Kesehatan kita. Namun, banyak orang sering kali bingung tentang berapa lama tidur yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tetap berfungsi optimal. Berikut ulasannya.
Cara terbaik untuk menentukan durasi tidur yang cukup adalah dengan memahami kebutuhan diri kita sendiri. Berdasarkan penelitian, orang yang tidur selama 7 (tujuh) jam setiap malam berpotensi hidup lebih sehat dan lebih lama. Namun, perlu diperhatikan bahwa usia dan gaya hidup berbeda akan membutuhkan jumlah tidur yang berbeda. Berikut adalah panduan umum mengenai seberapa lama tidur yang direkomendasikan oleh National Sleep Foundation:
Pertanyaan sederhana ini dapat membantu Anda menentukan apakah kita mendapatkan istirahat yang cukup. Jika Anda merasa lelah setelah bangun tidur, mengantuk saat bekerja atau dalam perjalanan menuju kantor, hal tersebut merupakan sinyal bahwa tubuh kekurangan istirahat atau tidur. Jika Anda sudah tidur selama tujuh – delapan jam tiap harinya dan masih merasa sangat lelah ketika bangun/beraktivitas, bisa jadi kualitas tidur Anda kurang baik atau terdapat gangguan yang sebaiknya didiskusikan dengan ahlinya.
Salah satu cara untuk memahami kebutuhan tidur, kita dapat mencatat kebiasaan & jam tidur sehari-hari. Sehingga kitab isa mengetahui kebiasaan tidur yang optimal untuk kita. Dalam sleep diary tersebut, Anda bisa mencatat beberapa hal berikut:
Tidur yang cukup memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental. Tidur yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, serta mendukung keseimbangan emosional. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan kinerja kognitif, peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, serta masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup tiap harinya.
Jakarta, 24 Desember 2019 - MyProtection News
Perayaan Natal bisa jadi momen paling menyenangkan sebelum tahun berganti. Tiap orang memaknai dan merayakan Natal dengan cara berbeda-beda. Berbagai hiasan natal bernuansa merah, putih, dan hijau bertebaran dimana-mana. Ternyata, natal tidak melulu soal Santa Cluas. Beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi natal yang unik. Yuk, simak ulasannya!
Hiasan Penjor dan Tradisi Ngejot di Bali

Walaupun negeri para dewa ini dihuni oleh mayoritas penganut agama Hindu, tetapi keberagaman budaya dan adat tetap terjaga di sini. Menjelang natal, banyak gereja yang memasang hiasan penjor khas Bali di depan bangunannya.
Selain hiasan penjor, masyarakat Bali juga memiliki budaya ngejot. Ngejot merupakan tradisi berbagi makanan. Biasanya, saat natal tiba, warga nasrani akan membagikan makanan kepada tetangganya, baik yang beragama Hindu ataupun lainnya. Dengan tradisi seperti ini, kebersamaan Natal semakin terasa hangat ya, Sahabat MyProtection?
Lago Lakwi atau Bakar Batu di Papua

Sumber: Bobo.grid.id
Di bagian timur Indonesia, masyarakat suku Dani di Wamena, Papua merayakan natal dengan upacara bakar batu atau disebut dengan lago lakwi. Batu yang dibakar digunakan sebagai alat untuk memasan berbagai makanan. Pagi hari, kepala suku akan mengajak warganya untuk berkumpul dan memasak bersama. Sambil memanaskan batu dan kayu, warga juga menggali lubang di tanah sedalam 50cm untuk memasak makanan.
Ternyata, tradisi bakar batu ini memiliki makna yang dalam, lho. Tradisi ini merupakan ungkapan syukur pada Tuhan dan simbol solidaritas. Tradisi bakar batu juga dilakukan saat kejadian penting berlangsung seperti kelahiran dan pernikahan.
Kemilau Desember di Tana Toraja

Sumber: Gema.id
Selama Desember atau mendekati natal, warga Toraja memiliki satu acara tahunan yaitu Kemilau Desember yang dulu disebut sebagai Lovely December. Perayaan ini diadakan sebagai festival budaya dan pariwisata di Toraja. Dalam festival ini, terdapat berbagai lomba dan atraksi penampilan khas Toraja. Selain berbagai atraksi menarik, melalui Kemilau Desember, Anda juga akan diperkenalkan dengan berbagai titik wisata di Toraja. Lalu, festival ini akan ditutup dengan prosesi lettoan. Dalam prosesi ini, babi akan diarak sebagai simbol tiga dimensi kehidupan manusia.
Meriam Bambu di Flores

Sumber: Tribunnews.com
Perayaan identic dengan kemeriahan. Nah, di Flores, setiap perayaan besar seperti natal, lebaran, dan tahun baru dimeriahkan dengan gelegar suara dari meriam bambu. Jika merujuk pada tradisi Manggarai dan Flores, dentuman meriam bamboo berarti mengabarkan suatu kemalangan. Namun, meriam bamboo yang ditembakan pada malam natal bermakna kegembiraan atas kelahiran Yesus. Suasana natal juga dimeriahkan dengan lomba membuat kandang natal.
Wayang Kulit di Yogyakarta

Sumber: Radarjogja.co
Kota yang terkenal dengan seni dan kerajinannya ini punya nilai artistic kental dalam merayakan natal. Saat ibadah natal berlangsung, pastor atau romo akan memimpin ibadah dengan pakaian adat khas Jogja lengkap dengan blangkon. Biasanya, pastor juga akan menyampaikan khotbah dalam bahasa Jawa Kromo Inggil. Lalu, suasana natal juga dimeriahkan dengan penampilan Wayang Kulit yang menceritakan tentang kelahiran Yesus Kristus.
Itu tadi berbagai perayaan natal yang unik di Indonesia. Lalu, bagaimana Anda merayakan Natal? Semoga Natal dan Tahun Baru kali ini membawa banyak kenangan baik dan pencapaian besar bagi Anda!
Selamat berlibur!
Salam,
Sahabat MyProtection
Minyak rem mobil yang memegang peran penting dalam menjaga performa sistem pengereman dalam mobil yang krusial ketika berkendara.
Jenis yang tersedia di pasaran sendiri beragam bergantung pada kualitasnya yang mampu memengaruhi kondisi komponen di dalam sistem rem mobil.
Dengan memiliki minyak rem mobil yang tepat, sistem pengereman mobil dapat berfungsi secara optimal dan meningkatkan gaya pengereman.
Selain itu, kualitas minyak yang baik juga dapat membuat proses pengereman dapat bekerja secara efektif dan terhindar dari overheat. Lalu, apa saja jenis minyak rem mobil? Simak selengkapnya di sini!
Berikut ini beberapa jenis minyak rem mobil yang dapat kamu pilih untuk kendaraanmu, disertai dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Simak selengkapnya!
Jenis minyak rem mobil pertama adalah DOT 3 yang memiliki kandungan glycol ether di dalamnya dengan sifat utama menyerap air. Walaupun mampu menyerap air, ketika minyak ini bersatu dengan air, bentuknya akan tetap sama.
DOT 3 juga memiliki titik didih terendah jika dibandingkan dengan jenis minyak rem mobil lainnya di angka 206 derajat Celsius.
Minyak rem ini juga harus diganti tepat waktu, karena jika tidak dilakukan dapat menyebabkan rusaknya karet alami, cat, hingga muncul karat.
DOT 4 merupakan jenis minyak rem mobil yang biasanya digunakan mobil keluaran tahun lama dengan sistem pengereman yang menghasilkan suhu tinggi.
Jenis minyak rem mobil satu ini juga umumnya mudah ditemukan dengan titik didih yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan DOT 3, yaitu titik didih kering di angka 230 derajat Celsius dan basah 155 derajat Celsius.
DOT 4 terbuat dari glycol ether yang memiliki sifat higroskopis lebih rendah atau menyerap lebih sedikit air dan memiliki potensi merusak cat.
Selain itu, DOT 4 juga memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan DOT 3 dan mampu menimbulkan korosi pada sistem rem.
DOT 5 merupakan minyak rem dengan bahan dasar silikon sehingga tidak menyerap air dengan titik didih yang tinggi. Karena kelebihannya tersebut, jenis minyak ini cocok digunakan untuk semua jenis karet rem serta kondisi lembap sekalipun.
Walaupun memiliki kelebihan tersebut, DOT 5 memiliki daya pelumas yang kurang baik dan membutuhkan tenaga yang lebih besar ketika rem.
Ketika ingin mengubah minyak rem menjadi DOT 5, penting untuk menguras habis terlebih dahulu sistem pengereman karena tidak dapat dicampur dengan jenis minyak rem lainnya berbasis glikol.
Salah satu jenis minyak rem yang patut diperhatikan adalah DOT 5.1. Jenis ini merupakan hasil pengembangan dari versi sebelumnya, yaitu DOT 5.
Formulasi DOT 5.1 dibuat dengan campuran bahan kimia seperti borate ester dan glycol ether, yang memberikan karakteristik khusus dalam hal performa dan ketahanan terhadap suhu tinggi.
Secara umum, DOT 5.1 memiliki banyak kesamaan dengan DOT 5, terutama dalam hal titik didih yang tinggi dan kemampuan bekerja dalam kondisi ekstrem.
Namun, DOT 5.1 hadir dengan sejumlah peningkatan yang membuatnya lebih unggul dibandingkan dengan pendahulunya.
Salah satu kelebihan utamanya adalah kompatibilitas yang lebih baik dengan sistem rem modern serta efisiensi yang lebih tinggi dalam menjaga kestabilan kinerja rem dalam berbagai situasi.
Pengembangan DOT 5.1 dilakukan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada pada DOT 5. Dengan teknologi yang lebih maju, minyak rem ini mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap komponen sistem rem, sekaligus menjaga respons pengereman tetap konsisten dalam jangka waktu yang lebih lama.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan