Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Tradisi Natal Unik Ini Hanya Ada di Indonesia!

Tradisi Natal Unik Ini Hanya Ada di Indonesia!

24 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 24 Desember 2019 - MyProtection News

Perayaan Natal bisa jadi momen paling menyenangkan sebelum tahun berganti. Tiap orang memaknai dan merayakan Natal dengan cara berbeda-beda. Berbagai hiasan natal bernuansa merah, putih, dan hijau bertebaran dimana-mana. Ternyata, natal tidak melulu soal Santa Cluas. Beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi natal yang unik. Yuk, simak ulasannya!

Hiasan Penjor dan Tradisi Ngejot di Bali

Walaupun negeri para dewa ini dihuni oleh mayoritas penganut agama Hindu, tetapi keberagaman budaya dan adat tetap terjaga di sini. Menjelang natal, banyak gereja yang memasang hiasan penjor khas Bali di depan bangunannya.

Selain hiasan penjor, masyarakat Bali juga memiliki budaya ngejot. Ngejot merupakan tradisi berbagi makanan. Biasanya, saat natal tiba, warga nasrani akan membagikan makanan kepada tetangganya, baik yang beragama Hindu ataupun lainnya. Dengan tradisi seperti ini, kebersamaan Natal semakin terasa hangat ya, Sahabat MyProtection?

Lago Lakwi atau Bakar Batu di Papua


Sumber: Bobo.grid.id

Di bagian timur Indonesia, masyarakat suku Dani di Wamena, Papua merayakan natal dengan upacara bakar batu atau disebut dengan lago lakwi. Batu yang dibakar digunakan sebagai alat untuk memasan berbagai makanan. Pagi hari, kepala suku akan mengajak warganya untuk berkumpul dan memasak bersama. Sambil memanaskan batu dan kayu, warga juga menggali lubang di tanah sedalam 50cm untuk memasak makanan.

Ternyata, tradisi bakar batu ini memiliki makna yang dalam, lho. Tradisi ini merupakan ungkapan syukur pada Tuhan dan simbol solidaritas. Tradisi bakar batu juga dilakukan saat kejadian penting berlangsung seperti kelahiran dan pernikahan.

Kemilau Desember di Tana Toraja


Sumber: Gema.id

Selama Desember atau mendekati natal, warga Toraja memiliki satu acara tahunan yaitu Kemilau Desember yang dulu disebut sebagai Lovely December. Perayaan ini diadakan sebagai festival budaya dan pariwisata di Toraja. Dalam festival ini, terdapat berbagai lomba dan atraksi penampilan khas Toraja. Selain berbagai atraksi menarik, melalui Kemilau Desember, Anda juga akan diperkenalkan dengan berbagai titik wisata di Toraja. Lalu, festival ini akan ditutup dengan prosesi lettoan. Dalam prosesi ini, babi akan diarak sebagai simbol tiga dimensi kehidupan manusia.

Meriam Bambu di Flores


Sumber: Tribunnews.com

Perayaan identic dengan kemeriahan. Nah, di Flores, setiap perayaan besar seperti natal, lebaran, dan tahun baru dimeriahkan dengan gelegar suara dari meriam bambu. Jika merujuk pada tradisi Manggarai dan Flores, dentuman meriam bamboo berarti mengabarkan suatu kemalangan. Namun, meriam bamboo yang ditembakan pada malam natal bermakna kegembiraan atas kelahiran Yesus. Suasana natal juga dimeriahkan dengan lomba membuat kandang natal.

Wayang Kulit di Yogyakarta


Sumber: Radarjogja.co

Kota yang terkenal dengan seni dan kerajinannya ini punya nilai artistic kental dalam merayakan natal. Saat ibadah natal berlangsung, pastor atau romo akan memimpin ibadah dengan pakaian adat khas Jogja lengkap dengan blangkon. Biasanya, pastor juga akan menyampaikan khotbah dalam bahasa Jawa Kromo Inggil. Lalu, suasana natal juga dimeriahkan dengan penampilan Wayang Kulit yang menceritakan tentang kelahiran Yesus Kristus.

Itu tadi berbagai perayaan natal yang unik di Indonesia. Lalu, bagaimana Anda merayakan Natal? Semoga Natal dan Tahun Baru kali ini membawa banyak kenangan baik dan pencapaian besar bagi Anda!

Selamat berlibur!

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Olahraga
5 mins read 19/05/2025
14 Manfaat Jogging bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui!

Begitu banyak manfaat jogging bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai gaya hidup dan rutinitas sehat. Jogging saat ini juga sangatlah populer dan menjadi pilihan banyak orang karena manfaatnya yang beragam.

Selain karena mudah dilakukan, jogging juga tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal, jadi setiap orang dapat melakukannya. Apa saja manfaat jogging jika dilakukan secara rutin bagi kesehatan? Simak di sini!

14 Manfaat Jogging bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui!

manfaat jogging bagi kesehatan

pexels

Bukan hanya untuk kesehatan fisik, namun jogging juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental, apa saja manfaatnya?

1. Meningkatkan Kapasitas Paru-Paru dan Kardiovaskular

Pertama, jogging dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan kardiovaskular. Hal ini dikarenakan organ paru-paru harus bekerja lebih keras saat berlari untuk memenuhi kebutuhan oksigen tambahan yang dibutuhkan otot.

Dengan secara rutin melakukan jogging, olahraga ini mampu memperkuat paru-paru dan meningkatkan kapasitas paru-paru yang dapat membuat pernapasan menjadi lebih efisien.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Selanjutnya, jogging juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ketika seseorang lari, organ jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Dengan begitu, aliran oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh seseorang juga menjadi lebih lancar, yang dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2014 juga menemukan hasil bahwa seorang pelari memiliki 45% kemungkinan lebih kecil meninggal yang diakibatkan serangan jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak berlari

3. Mengendalikan Berat Badan

Manfaat jogging lainnya adalah membantu dalam menjaga dan mencegah berat badan menjadi berlebih. Jogging sendiri dapat membantu dalam proses pembakaran lemak yang menjadi salah satu kunci mengurangi berat badan dan menjaga tubuh yang ideal.

Kalori yang dibakar sendiri bervariasi, tergantung pada durasi, jarak tempuh, hingga kecepatannya selama lari. Secara rata-rata, melakukan jogging dengan durasi setengah jam dapat membakar sekitar 300 kalori.

Namun, hasil ini tidak dapat sama pada setiap orang, di mana hasilnya bergantung pada faktor-faktor yang ada di atas yang disebut juga sebagai intensitas lari.

Di mana pada orang dewasa yang dengan berat 70 kg, melakukan jogging selama satu jam dengan jarak 5 kg dapat membakar 444 kalori. Sedangkan, orang dewasa dengan berat 84 kg dan jarak dan waktu yang sama mampu membakar hingga 533 kalori.

4. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Massa Otot

Jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekuatan tulang dan massa otot. Dengan berlari, tulang di dalam tubuh dipersiapkan untuk menahan tekanan tambahan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mencegah cedera.

Bukan hanya itu, jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan massa otot dan mengencangkan tubuh karena dalam prosesnya melibatkan banyak otot besar. Mulai dari otot paha belakang, betis, hingga bokong.

Cara kerjanya sendiri, ketika berlari otot di dalam tubuh akan mengalami stres fisik, yang jika secara rutin dilakukan terus menerus akan meningkatkan kekuatannya.

\

5. Meningkatkan Fleksibilitas Tulang Belakang

Pada struktur tulang belakang seseorang, terdapat diskus atau cakram tulang belakang yang merupakan bantalan lunak yang berfungsi sebagai peredam guncangan dan getaran. Bagian ini juga yang memungkinkan seseorang dapat menekuk dan membengkok.

Diskus tulang belakang ini dapat menyusut seiring bertambahnya umur seseorang. Hal ini dapat disebabkan karena kebiasaan duduk terlalu lama yang meningkatkan tekanan pada bagian tersebut.

Dengan secara rutin bergerak dan melakukan aktivitas fisik seperti jogging, bagian diskus akan tetap terlatih dan fleksibel.

Hasil studi juga menunjukkan bahwa seorang pelari atau seseorang yang jogging secara konsisten juga memiliki hidrasi diskus yang lebih baik dibandingkan non-pelari.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Melakukan olahraga jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan rajin dan secara rutin melakukan olahraga ini, tubuh akan memiliki respons yang lebih baik terhadap penyakit maupun gangguan kesehatan.

Jogging juga dapat membantu merangsang produksi sel darah putih dalam tubuh yang berguna dalam melawan infeksi bakteri serta virus.

Olahraga jogging secara rutin dan konsisten mampu membuat tubuh menjadi lebih bugar dan lebih kuat, sehingga tidak mudah sakit.

7. Anti Penuaan

Selain untuk kesehatan tubuh, jogging juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit loh! Dengan jogging, kulit mendapatkan asupan oksigen dan darah yang lebih banyak yang mampu membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda.

Bagi sahabat MyPro+ yang ingin merasakan manfaat ini, penting untuk menggunakan tabir surya jika jogging di luar ruangan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UVA dan UVB serta efek buruk lainnya dari sinar matahari.

8. Menurunkan Resistensi Insulin

Resistensi insulin merupakan kondisi di mana sel tubuh, seperti otot, lemak serta hati tidak dapat merespons hormon insulin dengan baik yang menyebabkan penyerapan glukosa dari darah tidak dapat bekerja dengan baik guna menghasilkan energi.

Dengan melakukan jogging secara rutin dan konsisten, mampu membantu dalam menurunkan resistensi insulin. Hal ini dapat diakibatkan karena adanya penurunan lemak dalam tubuh yang menjadi pemicunya.

9. Meningkatkan Kualitas Tidur

Selain bagi kesehatan fisik, manfaat jogging juga dapat dirasakan bagi sahabat MyPro+ yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia.

Hal ini dikarenakan, jogging dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang serta aktivitas aerobik yang terlibat di dalamnya mampu membantu dalam mengurangi risiko sleep apnea atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.

10. Mengurangi Stes dan Kecemasan

Bagi kamu yang menderita stres dan kecemasan, olahraga jogging juga mungkin dapat menjadi solusi untuk meringankannya.

Jogging yang termasuk olahraga aerobik dapat melindungi otak dari efek negatif stres dan jika dilakukan secara rutin mampu dalam meningkatkan fungsi eksekutif otak.

Hal ini berkaitan dengan perlindungan organ otak dari adanya penurunan fungsi yang berkaitan erat dengan penuaan dan stres.

11. Meningkatkan Mood dan Perasaan Bahagia

Manfaat jogging lainnya adalah meningkatkan mood dan perasaan bahagia seseorang yang diakibatkan oleh peningkatan aliran darah ke bagian otak yang mengatur suasana hati.

Untuk merasakan manfaatnya sendiri, kamu dapat memulai dengan 10 menit setiap harinya yang lama kelamaan dapat ditingkatkan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Tsubaka di tahun 2021 menemukan bahwa dengan berlari hanya 10 menit secara rutin, dapat membantu dalam meningkatkan proses aliran darah ke bagian otak yang memainkan peran penting dalam pengaturan mood dan fungsi eksekutif lainnya.

12. Meningkatkan Energi dan Konsentrasi

Untuk kamu yang ingin meningkatkan energi dan konsentrasi, jogging secara konsisten juga bisa menjadi jawaban.

Olahraga ini mampu membantu untuk meningkatkan energi sepanjang hari serta tingkat konsentrasi seseorang agar dapat fokus menjalani aktivitas keseharian.

13. Meningkatkan Percaya Diri dan Penghargaan Diri

Dengan menjadikan jogging sebagai rutinitas seharinya, kamu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penghargaan diri.

Hal ini dikarenakan dengan adanya rutinitas tersebut kamu telah berhasil mencapai target tertentu yang telah kamu tentukan, dengan begitu kamu bisa merasa lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri karena telah melakukan kebiasaan tersebut.

14. Mengurangi Risiko Depresi dan Meningkatkan Kesejahteraan Mental

Jika dilakukan secara rutin, jogging juga dapat mengurangi risiko depresi serta meningkatkan kesejahteraan mental.

Selama berlari, hormon endorfin akan dilepaskan yang membantu untuk meningkatkan suasana hati serta membantu dalam mengurangi dan mengatasi perasaan negatif.

Tips Memulai dan Merasakan Manfaat Jogging

Tips Memulai dan Merasakan Manfaat Jogging

pexels

Untuk merasakan manfaatnya secara keseluruhan, kamu harus melakukannya secara rutin. Namun, bagaimana caranya? Simak selengkapnya terkait tips untuk memulai dan merasakan manfaat jogging.

1. Konsultasi Dokter

Sebelum melakukan jogging, penting untuk terlebih dahulu mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri.

Untuk melakukan ini, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu dan memastikan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu ataupun cedera.

Hal ini menjadi penting untuk merasakan manfaat secara keseluruhan dari jogging. Dengan berkonsultasi, kamu jadi mengetahui program yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.

2. Pilih Sepatu Lari yang Tepat

Tips lainnya bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai jogging adalah memilih sepatu lari yang tepat dan nyaman agar terhindar dari cedera.

Memilih sepatu yang tepat bukan berarti membeli sepatu mahal, tapi menggunakan sepatu yang ukurannya pas, tidak terlalu kecil maupun terlalu besar yang dapat mengurangi efisiensi saat berlari.

Menggunakan kaus kaki untuk menghindari gesekan antara bagian telapak kaki dengan bagian dalam sepatu yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga lecet saat berlari.

3. Melatih Kebiasaan

Langkah selanjutnya adalah dengan melatih kebiasaan dan membangun rutinitas secara perlahan.

Kamu dapat memulainya dengan waktu dan intensitas yang rendah dan membangunnya seiring berjalannya waktu.

Dengan menumbuhkan kebiasaan dan rutinitas tersebut, lama kelamaan kamu akan dapat meningkatkan intensitas serta jarak berlari dan meningkatkan kondisi kebugaran tubuh.

4. Tetap Terhidrasi

Tips yang harus diperhatikan berikutnya saat jogging adalah tetap menjaga hidrasi tubuh. Berlari juga mengeluarkan banyak keringat yang dapat menyebabkan dehidrasi tubuh dan mempengaruhi kinerja tubuh.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk tetap menjaga hidrasi tubuh baik sebelum, selama, hingga setelah jogging agar tetap bugar.

5. Pemanasan dan Pendinginan

Melakukan pemanasan dan pendinginan selama beberapa menit saat sebelum dan sesudah jogging juga krusial dalam mempersiapkan otot.

Pemanasan dapat membantu dalam proses transisi tubuh dari keadaan istirahat ke aktivitas olahraga.

Sedangkan, pendinginan dapat membantu dalam menenangkan tubuh setelah berolahraga dan membantu menstabilkan detak jantung serta tekanan darah, hingga mengurangi risiko otot cedera.

6. Membuat Jadwal Rutin

Menentukan jadwal rutin untuk jogging juga dapat membantu dan melatih sahabat MyPro+ untuk teratur dan memiliki rutinitas dalam hidup.

Waktu terbaik untuk jogging adalah di pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 1 hingga 2 jam yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, membakar kalori, hingga melatih kekuatan otot.

Tantangan dan Solusi Olahraga Jogging

Tantangan dan Solusi Olahraga Jogging

pexels

Walaupun terdengar mudah, terdapat beberapa tantangan yang dapat dihadapi saat jogging terutama jika ingin dijadikan sebuah rutinitas. Kenali apa saja tantangannya dan solusi yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut.

1. Mengatasi Kebosanan

Tantangan pertama yang mungkin dihadapi saat jogging adalah mengatasi kebosanan. Hal ini dapat timbul ketika ingin memulai kebiasaan baru, di mana jika dilakukan setiap hari rasa bosan dapat timbul.

Rasa bosan saat jogging dapat datang akibat rute yang sama terus menerus dan tidak adanya hal yang membuat bahagia saat berlari.

Untuk mengatasi tantangan ini, coba mengubah rute secara rutin untuk memberikan variasi serta berolahraga sambil mendengarkan musik yang dapat meningkatkan dan menjaga semangat dalam diri.

2. Menghindari Cedera

Tantangan selanjutnya yang dapat dihadapi saat jogging adalah berbagai jenis cedera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berlari serta pendinginan setelahnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera otot yang dapat ditimbulkan baik sebelum dan sesudah berlari.

Solusi lainnya, kamu juga dapat menambahkan latihan kekuatan otot secara rutin yang dapat meningkatkan stabilitas serta ketahanan tubuh.

3. Mengatasi Kendala Cuaca

Jogging merupakan olahraga luar ruangan yang sering kali juga dihadapi dengan tantangan dan kendala cuaca yang dapat menghambat melakukan olahraga ini secara rutin.

Solusi dari masalah ini adalah mempertimbangkan alternatif dalam ruangan, seperti treadmill yang dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun pergi ke gym atau pusat kebugaran dengan alat yang lebih lengkap.

4. Mengatasi Kelelahan

Tantangan selanjutnya yang sering timbul saat berolahraga adalah kelelahan, terutama bagi para pemula yang sedang ingin membentuk kebiasaan.

Untuk mengatasi permasalahan kelelahan ini, solusinya adalah dengan mendapatkan istirahat yang cukup. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan pada otot yang lebih cepat, kamu dapat memberikan kompres hangat maupun dingin pada bagian yang nyeri.

5. Meningkatkan Motivasi

Tantangan yang banyak dihadapi oleh para pemula adalah hilangnya motivasi untuk membangun kebiasaan rutin ini.

Hal ini dapat timbul karena belum merasakan manfaatnya ataupun tidak memiliki teman yang dapat memberikan motivasi maupun menginspirasi.

Solusi dari tantangan ini adalah mencari dan bergabung dengan komunitas ataupun kelompok yang dapat membantu dalam meningkatkan motivasi dan menginspirasi untuk membangun rutinitas.

Nah, itulah penjelasan sekitar terkait manfaat jogging bagi kesehatan tubuh secara fisik maupun mental. Hanya dengan berlari ternyata mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko depresi yang sering kali dialami oleh banyak orang. Walaupun begitu, jogging juga memiliki tantangan dan risikonya sendiri.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk secara perlahan membangun kebiasaan serta melakukan pemanasan dan pendinginan saat sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cedera maupun luka yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.

Bagi sahabat MyPro+ yang membutuhkan solusi perlindungan kesehatan terbaik, Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi jawaban untuk menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja keuntungan dan keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap maupun Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Keuangan
5 mins read 05/03/2026
9 Tips Mengelola THR Lebih Bijak Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang Harus Diketahui!

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri saat ini, tips mengelola THR atau Tunjangan Hari Raya yang baik sangatlah krusial. Umumnya, tunjangan ini akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran, namun beberapa orang juga ada yang memilih menyisihkannya untuk ditabung.

Dalam Peraturan Pemerintah juga dijelaskan seputar tujuan pemberian THR secara umum, yaitu mempertahankan tingkat daya beli masyarakat dalam rangka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan pembelajaran Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Untuk membantu sahabat MyPro+, berbagai tips mengelola THR yang baik dan bijak akan kita bahas di bawah ini. Simak berbagai tips mengelola THR berikut ini.

9 Tips Mengelola THR Lebih Bijak Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang Harus Diketahui!

tips mengelola thr

Agar uang THR yang didapatkan bisa digunakan secara maksimal, berikut ini beberapa tips mengelola THR yang dapat kamu terapkan dan jadikan sebagai contoh. Simak selengkapnya!

1. Membuat Daftar Prioritas Pengeluaran

Tips mengelola THR pertama, yaitu membuat daftar prioritas pengeluaran atau anggaran pengeluaran sedetail mungkin agar uang TH yang didapatkan dapat dialokasikan sesuai dengan tujuan.

Umumnya, kamu harus memprioritaskan pengeluaran rutin serta berbagai keperluan Lebaran dalam anggaran yang telah dibuat dengan nominal yang realistis.

Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sisa uang THR yang ada dapat dialokasikan untuk berbagai hal, mulai dari tabungan, investasi, dan pemenuhan kebutuhan lainnya seperti membayar premi asuransi kesehatan yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi dirimu dan anggota keluargamu.

2. Menyisihkan Uang THR untuk Tabungan

Tips mengelola THR selanjutnya adalah menyisihkan sekitar 5 hingga 20 persen dari uang THR yang kamu terima untuk ditabung. Besaran persentase ini sebenarnya bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

Jika kebutuhanmu sedang cukup banyak, kamu bisa menyisihkan dalam jumlah yang lebih kecil. Namun, jika memungkinkan, tidak ada salahnya menabung lebih besar agar manfaatnya semakin terasa di kemudian hari.

Yang terpenting bukan hanya soal berapa besar uang yang ditabung, tetapi juga di mana kamu menyimpannya. Pastikan kamu memilih produk tabungan yang tepat dan sesuai tujuan keuanganmu.

Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk deposito atau tabungan berjangka lainnya. Produk seperti ini biasanya memiliki sistem penguncian dana untuk jangka waktu tertentu, sehingga uang tidak bisa diambil kapan saja.

Cara ini efektif untuk membantu kamu menjadi lebih disiplin menabung dan menghindari godaan menggunakan uang tersebut untuk keperluan konsumtif. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mendapatkan banyak manfaat menabung jika dilakukan dengan tepat.

Dengan memilih instrumen tabungan yang sesuai, uang THR yang kamu sisihkan bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan.

Kebiasaan menabung dari THR juga bisa menjadi langkah awal untuk membangun perencanaan keuangan yang lebih sehat dan teratur setiap tahunnya.

3. Hindari Menghamburkan Uang THR untuk Hal yang Tidak Penting

Jika anggaran atau daftar prioritas telah dibuat, uang THR sudah dapat kamu gunakan dan alokasikan. Namun, hal yang harus diingat adalah untuk tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak perlu dan mubazir.

Bukan hanya itu, kamu juga harus dapat membedakan dan mampu menahan diri atas hasrat untuk berbelanja secara berlebihan atau yang sering disebut juga dengan impulsive buying khususnya menjelang Lebaran.

Jika kamu menemukan produk atau barang yang ingin dibeli, hal yang harus kamu lakukan adalah menentukan urgensi atau kebutuhan dari barang tersebut untuk memastikan impulsive buying tidak terjadi.

4. Melunasi Hutang yang Dimiliki

Selain dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban, seperti hutang ataupun cicilan yang kamu miliki.

Hal ini dilakukan untuk menghindari membayar utang terlambat atau bahkan lewat dari tenggat waktu yang diberikan yang dapat membuat bunga yang dikenakan semakin besar.

5. Menggunakan Uang THR untuk Investasi

Setelah berbagai kewajiban dan kebutuhan dipenuhi, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi.

Sebelum memulai investasi, pastikan juga instrumen investasi yang dipilih sesuai dengan profil risiko investasi kamu.

Untuk menentukan hal tersebut, kamu dapat mulai dari mencari informasi yang akurat dan terpercaya, mempelajari hal-hal seputar investasi lebih dalam, membaca berita media sosial hingga buku seputar keuangan untuk memastikan investasi yang kamu pilih aman dan paling sesuai denganmu.

6. Tetap Disiplin dan Konsisten

Setelah membuat perencanaan untuk uang THR, kamu juga harus tetap disiplin dan konsisten menjalankannya agar tujuan keuangan yang kamu inginkan dapat tercapai.

Hindari membeli hal-hal di luar rencana atau anggaran dengan berkomitmen dan berjanji untuk tidak membelanjakan uang THR di luar daftar prioritas yang ada.

7. Berbagi dengan Orang Lain

Selain untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal dengan orang lain. Sisihkan sebagian uang Tunjangan Hari Raya atau THR untuk membayar zakat atau berbagi kepada anggota keluarga, seperti adik ataupun keponakan.

Untuk dapat menentukan pengeluaran dengan baik, kamu juga dapat membuat daftar nama penerima THR disertai dengan nominal yang akan mereka terima.

Dengan begitu, kamu dapat menghindari berbagai masalah, seperti kekurangan uang THR ataupun memberikan terlalu banyak kepada orang yang tidak masuk ke dalam daftar.

8. Membuat Asuransi

Bukan hanya kebutuhan saat ini, uang THR juga dapat dimanfaatkan untuk membuat asuransi yang menjadi salah satu langkah pengelolaan risiko yang mungkin timbul di masa depan.

Oleh sebab itu, menyisihkan sebagian uang THR dan mengalokasikannya untuk membayar premi asuransi dapat menjadi pilihan yang tepat agar kamu merasa lebih aman dan terlindungi dari berbagai risiko yang dapat terjadi.

Hal yang harus diperhatikan dalam memiliki asuransi adalah manfaat apa saja yang kamu terima, syarat dan ketentuan yang ada.

Faktor tersebut harus dipertimbangkan dengan baik dengan membandingkan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar uang yang kamu keluarkan tidak terbuang sia-sia. Cek Premi Asuransi Kesehatan-Mu dengan mudah melalui FiturTAMI di sini!

Asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima memiliki banyak keunggulan produk yang harus kamu ketahui, antara lain:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

9. Menyisihkan Dana Darurat

Tips mengelola THR selanjutnya adalah dengan menyisihkannya sebagai dana darurat. Persentasenya juga dapat disesuaikan, mulai dari 10%, 20%, ataupun 30% dari total THR berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Dana darurat sendiri dapat digunakan untuk berbagai hal dan umumnya penting untuk dimiliki oleh setiap orang untuk menghindari risiko finansial yang tidak diinginkan.

Adanya dana darurat untuk berbagai situasi, seperti kecelakaan, kehilangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan, dapat membuat diri merasa lebih aman.

Kesalahan Mengelola THR yang Harus Dihindari

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan uang THR habis secara sia-sia, terdapat beberapa kesalahan mengelola THR yang harus kamu hindari, antara lain:

  • Menghabiskan uang THR tanpa rencana.

  • Menganggap uang THR sebagai ekstra tanpa memperhatikan konsekuensinya.

  • Memaksakan uang THR menjadi investasi agresif tanpa mempersiapkan diri dari segi mental ataupun finansial.

Dalam artikel berjudul 9 Smart Things to do with Your Annual Bonus yang ditulis oleh James Royal, Ph.D., pastikan segala bonus yang didapatkan, seperti salah satunya uang THR, digunakan untuk suatu hal yang bermakna.

Ia melanjutkan bahwa uang tambahan yang didapat menjadi lebih masuk akal jika digunakan untuk suatu hal yang dapat meningkatkan masa depan, mengurangi stres, dan membuatmu merasa lebih baik.

Sejarah dan Perkembangan THR di Indonesia

Sejarah dan Perkembangan THR di Indonesia 

THR atau Tunjangan Hari Raya pertama kali ada pada tahun 1951 yang diberikan pada zaman pemerintahan Presiden Soekarno. Hingga pada akhirnya, resmi diberikan dengan besaran yang lebih spesifik di tahun 1954 sebesar Rp 125 per orang.

Di tahun 1994 berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 04/1994 seputar Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan menetapkan bahwa setiap pengusaha memiliki kewajiban membayarkan THR Keagamaan bagi pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan, antara lain:

  • Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja yang memiliki Agama Islam

  • Hari Raya Natal bagi pekerja yang memiliki Agama Kristen Katolik dan Protestan

  • Hari Raya Nyepi bagi pekerja yang memiliki Agama Hindu

  • Hari Raya Waisak bagi pekerja yang memiliki Agama Budha

Di tahun 2000-an, pemberian THR juga semakin terstruktur dan diatur melalui regulasi resmi dengan adanya Peraturan Pemerintah setiap tahunnya yang mengatur mengenai penerima hak, penjadwalan, dan besaran THR. Berikut besaran THR dari tahun ke tahun.

  • Di tahun 2020, THR hanya diberikan kepada ASN dengan jabatan di bawah eselon II dan pensiunannya. Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.

  • Di tahun 2021, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok.

  • Di tahun 2022, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2023, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji pokok, dan 50% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2024, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

  • Di tahun 2025, komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, dan 100% tunjangan kinerja.

Cara Menghitung THR dengan Benar

Cara Menghitung THR dengan Benar 

Perhitungan uang THR juga secara umum cukup sederhana, namun kembali lagi tergantung pada masa kerja dan gaji pokok yang diterima oleh seorang karyawan. Simak cara menghitung THR dengan benar yang harus kamu ketahui.

1. Karyawan dengan Masa Kerja Lebih dari 1 Tahun

Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja lebih dari satu tahun, umumnya perhitungan THR akan menyesuaikan dengan gaji pokok yang diterima setiap bulannya. Hal ini dikarenakan besaran THR umumnya satu kali gaji pokok.

Contohnya, jika gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka jumlah THR yang akan kamu terima juga sebesar Rp 10 juta.

2. Karyawan dengan Masa Kerja Kurang dari 1 Tahun

Bagi karyawan perusahaan dengan masa kerja kurang dari satu tahun, perhitungan THR menjadi pro rata. Yang berarti, THR yang kamu terima akan dihitung berdasarkan masa kerjamu di perusahaan.

Berikut rumus perhitungannya: THR= (gaji pokok x masa kerja):12

Contohnya, jika kamu sudah bekerja selama 8 bulan dengan gaji pokok yang kamu terima setiap bulannya sebesar Rp 10 juta, maka perhitungan menggunakan rumusnya akan seperti berikut.

THR= (10.000.000 x 8):12= 6.666.667

Jadi, THR yang akan kamu terima adalah Rp6.666.667.

3. Karyawan yang Gajinya Di Perhitungan dari Komponen Lain

Kebijakan perusahaan berbeda-beda, di mana gaji tiap karyawan dapat terdiri dari beberapa komponen, mulai dari tunjangan, insentif, hingga uang lembur.

Jika kondisinya seperti ini, jumlah THR dapat dihitung berdasarkan total gaji yang diterima oleh karyawan tersebut, termasuk dengan tunjangan ataupun komponen lain di luar gaji pokok.

Jadi, pada beberapa perusahaan, komponen penghasilan tambahan yang dimiliki karyawan dapat menjadi bagian dari perhitungan THR.

Siapa yang Berhak Mendapatkan THR?

Lalu, siapa saja yang berhak mendapatkan uang THR? Simak beberapa kelompok berikut yang wajib mendapatkan THR menjelang Hari Raya Keagamaan.

  • Karyawan tetap di sebuah perusahaan dengan status hubungan kerja yang jelas berhak mendapatkan THR dengan minimal lama kerja satu bulan. Umumnya, karyawan tetap yang paling utama mendapatkan THR berdasarkan ketentuan yang berlaku.

  • Karyawan kontrak dengan masa kerja lebih dari satu bulan, berhak mendapatkan THR asalkan tidak ada ketentuan di dalam kontraknya yang menyatakan sebaliknya. Walaupun statusnya belum menjadi karyawan tetap, jika mereka memenuhi syarat yang ada, maka akan mendapatkan THR juga.

  • Karyawan magang atau praktik kerja dengan syarat tertentu, pada beberapa perusahaan, karyawan magang atau praktik yang sudah bekerja lebih dari satu bulan dapat menerima THR. Namun, hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang ada terkait komitmen dan kontribusi signifikan selama masa magang.

  • Pekerja Paruh Waktu atau Part-Time, karyawan paruh waktu juga dapat menerima uang THR tergantung pada kebijakan perusahaan dan perjanjian yang telah dibuat antara pekerja dan perusahaan. Jika karyawan telah bekerja lebih dari satu bulan, maka mereka dapat menerima uang THR sebesar proporsi gaji mereka.

  • Karyawan cuti sakit atau cuti hamil, perusahaan juga berhak membayarkan karyawan yang sedang cuti sakit ataupun hamil, dengan syarat mereka tidak dalam status CTD atau cuti tidak dibayar. Cuti yang telah disetujui perusahaan tidak menghilangkan hak karyawan untuk menerima THR.

Nah, itulah beberapa tips mengelola THR yang harus kamu ketahui, bukan hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat ini, tetapi juga di depan jadikan sebagai sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Walaupun begitu, berbagai tips mengelola THR di atas juga membantu mengingatkan untuk melakukan setiap tindakan finansial dengan perencanaan yang matang untuk memastikan uang yang dikeluarkan digunakan dengan bijak. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read 11/03/2025
Apa Itu Gaya Hidup Berkelanjutan dan Cara Memulai Penerapannya!

Gaya hidup berkelanjutan, atau yang juga dikenal dengan sebutan sustainable living, berkaitan dengan cara hidup seseorang yang memiliki tujuan untuk seminimal mungkin memberikan dampak negatif terhadap lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan manusia.

Orang-orang yang mengadopsi gaya hidup ini menekankan pada pelestarian lingkungan yang dilakukan agar sumber daya yang ada tetap tersedia untuk generasi mendatang.

Walaupun terdengar mirip atau serupa dengan gaya hidup minimalis, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Di mana, gaya hidup minimalis menekankan pada pengurangan jumlah barang yang dimiliki, sedangkan gaya hidup berkelanjutan memiliki fokus pada penggunaan sumber daya alam secara efisien.

Bagi sahabat MyPro+ yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa yang dimaksud dengan gaya hidup berkelanjutan, manfaat, hingga cara memulai sustainable living, simak ulasan berikut ini!

Apa Itu Gaya Hidup Berkelanjutan dan Cara Memulai Penerapannya!

pengertian gaya hidup berkelanjutan

pexels

Gaya hidup berkelanjutan atau sustainable living merupakan gaya hidup yang memiliki tujuan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan alam. Orang-orang dengan gaya hidup ini juga sadar bahwa sumber daya alam yang ada saat ini terbatas, oleh sebab itu penting untuk digunakan dengan bijak dan dikelola dengan baik.

Definisi sustainable lifestyle menurut United Kingdom, GSSL sendiri merupakan gaya hidup seseorang yang memiliki kesadaran atas lingkungan serta menyadari konsekuensi dari semua pilihan yang diperbuat dan dipilih dan mampu mempertimbangkan dan meminimalisir risiko potensi negatif.

Terdapat beberapa tindakan yang dapat menggambarkan gaya hidup berkelanjutan secara jelas, seperti mengurangi penggunaan energi secara berlebihan, mendaur ulang sampah, atau bahkan menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan.

Bukan hanya itu, banyak orang menganggap bahwa sustainable living bukan hanya sebuah gaya hidup, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan untuk menciptakan dunia berkelanjutan.

Pentingnya Gaya Hidup Berkelanjutan

Salah satu alasan penting adanya gaya hidup berkelanjutan adalah keberlangsungan lingkungan, dimana sumber daya yang ada dan digunakan saat ini dapat tetap terjaga hingga di generasi mendatang.

Bukan hanya itu, sustainable living juga memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang untuk dapat mengakses sumber daya yang ada.

Dalam penerapannya, sustainable living dapat dilihat melalui penggunaan produk ramah lingkungan, memperhatikan hak pekerja, hingga memastikan keberlanjutan sosial hingga di masa depan.

Melalui situs Sistem Informasi Pengelolaan Sampak Nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan di tahun 2024 berdasarkan data yang dikumpulkan di 263 Kabupaten/Kota di Indonesia sampah yang dihasilkan mencapai 25.840.308 ton per tahunnya.

Dari situs ini, kita juga dapat melihat angka sampah terkelola sebesar 61.97% atau 16.013.899 ton per tahunnya yang menunjukkan terdapat setidaknya 9 juta ton sampah yang tidak terkelola dengan baik.

Sampah atau limbah tersebut dapat menimbulkan berbagai macam polusi, mulai dari polusi udara, air, hingga tanah yang dapat memberikan dampak pada tercemarnya sumber daya yang kita miliki.

Contoh Gaya Hidup Berkelanjutan

contoh gaya hidup berkelanjutan

pexels

Berikut ini beberapa contoh sustainable living yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:

  • Menghindari membeli barang yang memiliki fungsi serupa atau sama berulang kali jika tidak diperlukan.

  • Memilih toko dengan lokasi paling dekat ketika memesan belanja secara online.

  • Mengurangi membeli makanan di luar dan perbanyak masak sendiri di rumah untuk mengurangi plastik kemasan yang digunakan ketika membeli makan online.

  • Melakukan penyimpanan bahan makanan dengan benar untuk mempertahankan kualitas makanan lebih lama sehingga tidak ada bahan makanan yang terbuang.

  • Mengurangi konsumsi daging merah, seperti sapi, kambing, domba, maupun kelinci yang dapat menghasilkan gas metana dan menjadi salah satu penyebab pemanasan global.

  • Menggunakan barang-barang yang ada dengan metode upcycling, yaitu mengubah barang bekas menjadi barang baru yang lebih bermanfaat.

  • Menghindari penggunaan produk fast fashion.

  • Membuat kompos yang dapat membantu mengurangi limbah organik.

4 Cara Menjalankan Gaya Hidup Berkelanjutan

cara menjalankan gaya hidup berkelanjutan

Terdapat beberapa cara untuk menjalankan sustainable living yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:

1. Mindful Spending

Salah satu penyebab timbulnya kerusakan lingkungan adalah gaya hidup konsumtif yang muncul di tengah masyarakat modern saat ini.

Gaya hidup konsumtif mendorong banyak orang untuk terus menerus membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan dan pada akhirnya membuat terjadinya penumpukan sampah yang merusak lingkungan.

Kebiasaan membeli barang baru walaupun barang lama masih dapat digunakan dan berfungsi dengan baik, seperti membeli pakaian setiap bulan maupun mencoba berbagai produk skincare, dan pada akhirnya mendorong penumpukan barang.

Untuk mendukung dan menjaga kelestarian lingkungan, kamu dapat memulainya dengan membuat pilihan pengeluaran yang bijaksana, seperti berbelanja berdasarkan kebutuhan dan bukan keinginan.

Sahabat MyProtection dapat memulai dengan membuat rencana anggaran pengeluaran serta kedisiplinan diri untuk mematuhi dan menghindari belanja impulsif serta menerapkan mindful spending.

2. Decluttering

Decluttering yang merupakan tahapan menyortir barang secara berkala untuk menentukan mana yang masih dibutuhkan dan tidak lagi dibutuhkan agar dapat dikeluarkan dari rumah, baik disumbangkan, dijual kembali, maupun dibuang jika kondisinya sudah tidak layak.

Dengan melakukan decluttering secara berkala, kamu juga dapat menghindari penumpukan barang yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan, mulai dari gangguan kesehatan mental, kerusakan barang, maupun konflik antarkeluarga.

Bukan hanya itu, kamu juga bisa menerapkan prinsip FIFO atau first in first out yang merupakan metode manajemen persediaan yang dapat diterapkan dalam decluttering.

Metode ini mendorong seseorang untuk mengeluarkan satu barang dari rumah setiap kali membawa barang ke dalam rumah maupun membelinya.

3. Refill

Dengan banyaknya barang keperluan sehari-hari yang dikemas menggunakan kemasan plastik yang sulit diurai membuat permasalahan sampah plastik yang ada semakin menumpuk.

Terutama untuk produk-produk FMCG atau Fast Moving Consumer Goods, seperti sabun, sampo, cairan pembersih rumah, maupun berbagai produk lainnya yang dibeli secara rutin.

Untuk menerapkan sustainable living dan mengurangi jumlah konsumsi plastik, sahabat MyProtection dapat memanfaatkan fasilitas refill untuk barang-barang tersebut.

Dengan memanfaatkan cara ini, kamu membantu dalam mengurangi sampah plastik yang ada dan juga menekan pengeluaran finansial karena tidak lagi membayar biaya kemasan yang sering kali dapat membludak.

4. Promo Sustainable Lifestyle

Cara terakhir adalah memanfaatkan promo sustainable lifestyle yang mendorong dan mengedepankan gaya hidup berkelanjutan.

Pada saat ini, banyak brand dan perusahaan yang sadar akan semakin tingginya kesadaran masyarakat atas pentingnya sustainable living, dan memanfaatkan hal tersebut untuk membuat kampanye green living yang memberikan banyak penawaran menarik berkaitan dengan sustainable lifestyle.

Manfaat Gaya Hidup Berkelanjutan

Terdapat beberapa manfaat yang dapat kamu rasakan secara langsung dan tidak dengan menjalankan gaya hidup berkelanjutan, sebagai berikut.

1. Mengurangi Dampak Lingkungan

Manfaat pertama dari sustainable living adalah mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang berbahaya.

Menerapkan gaya hidup ini berarti memilih produk yang lebih ramah lingkungan yang dapat membantu dalam mengurangi jejak karbon dan polusi.

Penerapannya sendiri bukanlah hal yang sulit dan dapat dimulai melalui langkah-langkah yang dapat dilakukan sehari-hari, mulai dari menggunakan kantong belanja kain.

2. Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan

Manfaat kedua dari sustainable living adalah meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan dengan memilih makanan organik yang terhindar dari bahan kimia, seperti salah satunya pestisida.

Pestisida dapat berbahaya bukan hanya bagi kesehatan tubuh, seperti menyebabkan keracunan, gangguan kesehatan, hingga kerusakan lingkungan. Namun juga lingkungan karena dapat mencemarkan tanah dan air.

Gaya hidup berkelanjutan juga dapat memotivasi kita untuk bergerak secara aktif dan sehat, seperti menggunakan sepeda maupun berjalan kaki yang dapat membantu dalam mengurangi polusi udara yang disebabkan penggunaan kendaraan.

3. Menghemat Uang

Manfaat selanjutnya adalah menghemat uang di jangka panjang dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Hal ini dikarenakan dengan memilih produk yang lebih ramah lingkungan biasanya lebih tahan lama dan menghindari sikap konsumerisme karena mengedepankan produk daur ulang.

Bukan hanya untuk menghemat uang saja, menerapkan sustainable living juga membantu dalam menjaga lingkungan dan salah satu upaya mengurangi limbah.

4. Meningkatkan Kualitas Hidup

Manfaat penting lainnya dari sustainable living juga dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup.

Dengan berfokus pada kesadaran lingkungan dan berkontribusi dalam menjaga sumber daya yang ada, kamu juga akan merasakan kepuasan pribadi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Cara Memulai Gaya Hidup Berkelanjutan

Untuk dapat memulai sustainable living kamu dapat memulainya dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari. Simak cara memulainya di sini!

1. Mengurangi Penggunaan Plastik

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan plastik yang tidak diperlukan. Seperti menggunakan tas belanja kain ketika berbelanja ke supermarket maupun ke pasar.

Kamu juga dapat memulai dengan membawa botol isi ulang ketika pergi untuk mengurangi penggunaan botol sekali pakai. Hindari penggunaan sedotan plastik sekali pakai, saat ini sudah banyak alternatif lain yang lebih ramah lingkungan.

2. Menghemat Energi

Menghemat energi juga menjadi langkah yang tepat untuk memulai sustainable living yang dapat kamu terapkan.

Untuk memulai menghemat energi, kamu dapat mulai dengan mematikan perangkat listrik ketika tidak digunakan, menggunakan lampu ketika diperlukan, hingga menggunakan perangkat elektronik yang lebih efisien energi.

Bukan hanya itu, menghemat energi juga dapat dilakukan dengan memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti bersepeda maupun transportasi umum yang lebih efisien.

3. Mengurangi Penggunaan Air

Menggunakan air bersih dengan efisien dan bijak juga menjadi bagian dari sustainable living, di mana air bersih menjadi sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

Untuk menghemat air, kamu dapat memulai dengan memperbaiki keran yang bocor hingga mengubah kepala shower dengan output air yang lebih efisien.

Bukan hanya itu, sahabat MyProtection juga dapat menggunakan air hujan yang dikumpulkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Seperti menyiram tanaman maupun membersihkan halaman rumah.

4. Mengonsumsi Makanan Organik

Mengonsumsi makanan organik juga dapat menjadi contoh penerapan dan menjadi bagian penting dari sustainable living.

Hal ini karena makanan organik pada umumnya diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan tubuh dan lingkungan.

5. Memilah Sampah

Cara selanjutnya adalah dengan memilih sampah. Untuk melakukannya, kamu dapat memulai dengan menyediakan dua tempat sampah yang terbagi menjadi organik dan anorganik.

Dengan memisahkan sampah ini, kamu dapat mengolahnya kembali sesuai dengan keperluan. Seperti contohnya, limbah organik yang dikumpulkan dari dapur dapat digunakan kembali menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik yang pada umumnya berbahan dasar plastik dapat di daur ulang.

6. Membeli Produk Lokal

Membeli produk lokal juga dapat memberikan dampak positif bukan hanya pada sustainable living, namun juga dapat meningkatkan perekonomian nasional dan kesejahteraan finansial.

Produk lokal saat ini pada umumnya memiliki kualitas yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan produk luar.

7. Menanam Tanaman Hidroponik

Menanam hidroponik juga dapat menjadi cara penerapan sustainable living yang dapat kamu lakukan. Tanaman seperti bayam, kangkung, hingga tomat dapat dengan mudah di tanam di rumah.

Bukan hanya menjadi salah satu cara penerapan sustainable living, menanam tanaman hidroponik juga memiliki banyak manfaat, seperti:

  • Menghemat dan penggunaan air yang lebih efisien

  • Memiliki produktivitas yang tinggi

  • Mengontrol nutrisi yang akurat

  • Pengurangan penggunaan pestisida

  • Menghemat penggunaan pupuk

  • Tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas

  • Menghasilkan panen berkelanjutan

8. Menerapkan Prinsip 3R atau Reduce, Reuse, and Recycle

Salah satu prinsip yang diterapkan dalam sustainable living adalah 3R, yang terdiri dari reduce, reuse, and recycle.

Reduce yang berarti mengurangi jumlah barang yang dimiliki, hal yang dimaksud dalam hal ini adalah memilah barang-barang yang tidak lagi digunakan, baik dengan cara menjualnya kembali, mendonasikannya, ataupun membuang barang tersebut.

Selanjutnya, reuse yang berarti menggunakan barang yang sudah ada untuk berbagai keperluan sehari-hari. Contoh penerapannya seperti, menggunakan tas belanja, menggunakan kain dibandingkan tisu, dan masih banyak lagi.

Recycle, yang berarti menggunakan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai dan menjadikannya barang baru. Contoh penerapannya seperti, mendaur ulang kertas, plastik, menjadikan sampah yang tidak terpakai menjadi sebuah produk, dan sebagainya.

Berdasarkan pembahasan yang ada di atas, gaya hidup berkelanjutan atau sustainable living yang dapat membantu dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan sumber daya hingga di masa mendatang.

Bukan hanya keuntungan untuk lingkungan, menerapkan sustainable living juga dapat bermanfaat bagi diri sendiri, seperti menghemat uang dan menjaga kesehatan tubuh dengan baik.

Menghemat uang dan finansial sendiri dapat dilakukan karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, produk ramah lingkungan pada umumnya lebih tahan lama dan dapat membantu mengurangi perilaku konsumerisme seseorang.

Dengan begitu, sahabat MyProtection juga dapat memilih perencanaan uang lebih baik untuk masa depan. Seperti salah satunya asuransi yang dapat memberikan perlindungan finansial bagi pemilik polis.

Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection hadir untuk memberikan bukan hanya perlindungan finansial bagi sahabat MyProtection, tapi juga perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Terdapat beberapa keunggulan lain yang dimiliki oleh Perlindungan Kesehatan Prima, antara lain:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian dan obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel