Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Berobat Rp 0 sama MyProtection

Berobat Rp 0 sama MyProtection

27 August 2021 | MyProtection News Jakarta

Hi, Sahabat MyProtection!

Biaya berobat memang tidak murah. Apalagi di tengah pandemi, pastinya kamu makin memperketat langkah demi menjaga kesehatan serta keuangan. Namun, ada solusi untuk mengatasi risiko sakit & tagihan berobat yang membengkak di masa depan.

Asuransi kesehatan keluarga bisa jadi solusi agar kamu & keluarga tetap prima beraktivitas walaupun di tengah pandemi, tentunya dengan premi yang ramah di kantong! Kamu tidak perlu khawatir memikirkan biaya berobat jalan ataupun rawat inap karena tagihannya Perlindungan Kesehatan Prima yang tanggung.

Kapan lagi kamu bisa menikmati biaya berobat Rp 0? Hebatnya lagi, Perlindungan Kesehatan Prima punya fitur asuransi kesehatan yang lengkap seperti onlince doctor consultation, telemedicine, dan Saldo Prima. Kamu bisa konsultasi dengan dokter terpercaya kapanpun, dimanapun dari HP. Obatnya pun diantar sampai ke depan rumah kamu.

Kebutuhanmu selama pandemi juga dijamin Perlindungan Kesehatan Prima. Biaya untuk beli obat & vitamin tanpa resep dokter, masker bahkan hand sanitizer bisa digantikan dengan Saldo Prima. Fitur ini khusus dihadirkan untuk kamu pemilik Perlindungan Kesehatan Prima.

Nikmati spesial DISKON 9% selama September 2021 untuk pembelian asuransi Perlindungan Kesehatan Prima. Premi mulai dar Rp 2,5 jutaan/tahun dan bisa dicicil hingga 12 bulan.

Info lebih lanjut, klik tombol di bawah ini atau hubungi tim kami di cs@myprotection.id atau 0804 133 8888. Salam sehat!

*Syarat dan Ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 – 30 September 2021
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 9% dengan kode LUCKY9
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per nasabah dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 27/07/2022
3 Kesalahan yang Bisa Pengaruhi Keuanganmu!

Hi, Sahabat MyProtection!

Kalau berbicara soal keuangan pribadi, kita pastinya sering mendengar ajakan untuk menabung dan berinvestasi. Namun, selain menabung dan berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai mengenai kebiasaan keuanganmu.

1. Terjebak Dalam Comfort Zone

Comfort zone, sesuai dengan namanya, memang rasanya nyaman. Kamu bisa menjalani kegiatan familiar di lingkungan yang familiar, baik itu dalam menjalankan usaha atau bekerja kantoran. Rasanya aman. Hanya saja, terkadang kita terlena dalam comfort zone yang menghambat kita untuk semakin maju, baik secara bisnis, karier, maupun keuangan karena stuck di posisi yang sama terlalu lama. Perubahan memang ngga enak, tapi terkadang diperlukan.

2. Hanya Mengandalkan Satu Sumber Pendapatan

Dodi merupakan kepala keluarga sekaligus karyawan di sebuah perusahaan swasta. Gaji bulanan Dodi adalah sumber pendapatan tunggal untuk membayar berbagai tagihan. Namun, suatu saat Dodi harus mengalami PHK dan menganggur hingga beberapa bulan. Dengan mengandalkan gaji sebagai satu-satunya income, maka keuangan Dodi terancam terganggu jika ia berhenti bekerja. Untuk menghindari skenario yang Dodi alami, kita dianjurkan untuk memiliki sumber pendapatan lebih dari satu. Sehingga jika satu sumber income mengalami hambatan, kamu tetap memilik dana cadangan dari pendapatan lain. Misalnya lewat berinvestasi, membuka usaha kecil-kecilan, atau freelance.

3. Tidak Bisa Mengatur Keuangan

Mungkin kamu pernah merasakah hal yang sama, pendapatan naik, tapi tabungan kok rasanya tidak bertambah, ya? Ternyata, mengatur keuangan itu bukan cuma sekadar rajin menabung dan berinvestasi saja, Sahabat MyProtection. Mengatur keuangan itu artinya kamu belajar membuat rencana pengeluaran yang tepat, target finansial di masa depan, termasuk cermat dalam menghadapi risiko di masa depan dengan tabungan dan asuransi.

Tertarik dengan artikel sejenis? Kamu bisa cek tips berbenah keuangan pribadi di sini.

Salam,

Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read 31/01/2025
8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan suatu hal yang harus diketahui oleh semua orang. Hal ini dikarenakan seberapa pun kamu merasa aman, sebuah kecelakaan, terutama yang terjadi di lalu lintas, selalu memiliki risikonya tersendiri.

Hal ini juga dapat dibuktikan melalui tingginya angka kecelakaan, dengan angka hingga 103.645 kasus setiap jamnya disertai angka kematian yang mengikutinya.

Oleh sebab itu, menjadi sangat penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat terjadinya kecelakaan. Simak selengkapnya di sini!

8 Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan yang Harus Kamu Ketahui!

pertolongan pertama pada kecelakaan

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan atau P3K merupakan tindakan bantuan yang diberikan sebagai bentuk perawatan yang sifatnya sementara sebelum menerima tindakan medis lanjut.

Untuk memastikan apa yang dilakukan sudah tepat dan memberikan kesempatan lebih besar untuk menyelamatkan korban, simak selengkapnya langkah-langkah P3K, sebagai berikut.

1. Periksa Keadaan Sekitar

Pertama, adalah melakukan observasi keadaan sekitar. Hal ini dilakukan guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Bukan cuma itu, dengan memastikan kondisi sekitar yang aman, maka kamu dapat menjamin bahwa langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang akan kamu lakukan akan lebih efisien.

Cari segala hal yang mungkin dapat membahayakan diri dan korban, seperti tanda kebakaran, puing-puing yang mungkin jatuh, atau bahkan tindak kekerasan.

Kondisi yang kondusif dapat membantu kamu untuk fokus memberikan tindakan darurat guna meminimalisir cedera parah atau bahkan menyelamatkan nyawa korban.

2. Pastikan Korban Tidak Dikerumuni

Selanjutnya, pastikan korban tidak dikeremuni dan memiliki ruang terbuka yang cukup agar mereka merasa nyaman serta mampu bernapas dan mendapatkan oksigen dengan nyaman.

Sambil menunggu pertolongan lanjutan, disarankan juga untuk tidak meninggalkan korban yang mengalami cedera serta menenangkannya.

3. Periksa Keadaan Korban

Pertolongan pertama pada kecelakaan selanjutnya adalah memeriksa keadaan korban. Apakah korban masih sadar atau dalam kondisi pingsan.

Jika korban kehilangan kesadaran apakah ada tanda cedera parah di bagian tubuhnya, jika tidak ada maka kamu dapat mencoba membangunkannya dengan menepuk bagian pundak atau memberi wewangian menyengat ke hidungnya. Contohnya, minyak kayu putih.

4. Periksa Jalur Pernapasan

Selanjutnya, periksa jalur pernapasan sang korban. Langkah ini dapat dilakukan dengan cara mendekatkan jari ke bawah lubang hidung.

Tujuan dari langkah pertolongan pertama pada kecelakaan ini adalah memastikan apakah korban masih bernapas atau tidak.

5. Kompresi Dada untuk Bantuan Pernapasan

Langkah pertolongan pertama pada kecelakaan berikutnya adalah melakukan kompresi dada untuk memberikan bantuan pernapasan jika korban tidak sadarkan diri.

Untuk melakukannya dengan benar, pertama-tama posisikan tumit tangan di bagian dada korban dan siap-siap mengambil posisi untuk menekan dada korban.

Tumit tangan kiri dibuka di bagian atas dada, sedangkan jari di tangan kanan digunakan untuk mengunci dan memberikan tekanan di saat proses kompresi dilakukan.

Jika kompresi dada tidak membuat kondisi korban membaik, segera hubungi IGD Rumah Sakit terdekat agar korban segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Ceritakan kronologi kejadian secara singkat, kondisi korban, serta lokasi tempat terjadinya kecelakaan secara detail agar petugas medis dapat memberikan penanganan terbaik.

6. Periksa Kondisi Luka

Selanjutnya, pastikan untuk memeriksa apakah korban memiliki luka akibat kecelakaan ataupun mengalami perdarahan.

Jika cedera korban dalam kondisi parah, seperti patah tulang, maka akan lebih baik untuk tidak menggerakkan atau memindahkan korban dan membiarkannya di posisi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondisi cedera korban menjadi lebih parah.

Jika kamu memiliki pengetahuan serta kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama, kamu dapat melakukan pengobatan untuk mencegah keadaan korban semakin parah.

Namun, jika kamu tidak memiliki kemampuan tersebut, akan lebih baik untuk tidak melakukan sesuatu yang dapat membahayakan korban. Balutlah luka korban menggunakan kain atau perban untuk mencegah terjadinya gerakan tak terduga.

Jika korban merupakan pengendara motor, pastikan untuk melepaskan helmnya secara perlahan agar telinganya tidak tersangkut. Dengan melepaskan helm, kamu juga dapat dengan mudah mengecek pernapasan serta kondisi korban.

7. Menghentikan Pendarahan

Indikasi bahwa kondisi korban dalam bahaya adalah adanya perdarahan di bagian kepala maupun mulut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk segera menghentikan perdarahannya. Ikuti langkah-langkah berikut.

  • Pertama, berlutut di samping korban.

  • Jika terjadi pendarahan, tekan serta tutup luka tersebut agar pendarahan dapat segera dihentikan dan korban tidak kehilangan lebih banyak darah.

  • Membalut luka menggunakan kain bersih jika tidak memiliki perban.

  • Memastikan korban berada di posisi yang nyaman dan tenang.

8. Mengatasi Syok Pasca Kecelakaan

Jika seseorang baru saja mengalami kecelakaan, pada umumnya mereka akan berada di situasi syok. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengenali dan memberikan penanganan yang tepat.

Simak langkah-langkah menangani syok pasca kecelakaan, berikut ini:

  • Melonggarkan ikat pinggang.

  • Menelentangkan korban di alas yang rata, kemudian menaikkan kaki kurang lebih 30 cm.

  • Memastikan korban tetap hangat untuk mencegah dan menghindari hipotermia

  • Jangan memberikan cairan pada korban jika sedang tidak sadar yang dapat membuatnya tersedak.

  • Jangan melepaskan tusukan yang ada pada bagian tubuh korban karena dapat menyebabkan infeksi.

Prinsip dasar P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K

pexels

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau P3K merupakan serangkaian tindakan darurat yang diberikan dengan tujuan pertolongan awal bagi korban kecelakaan yang mengalami luka atau cedera sebelum nantinya mendapatkan bantuan medis secara profesional.

Memiliki keterampilan P3K sendiri mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta rasa percaya diri jika dihadang dengan situasi darurat tertentu dimanapun. Berikut ini 3 prinsip dasar P3K yang harus kamu ketahui, antara lain:

1. Tenang dan Sigap

Pertama, pertolongan pertama harus bisa dilakukan dengan sikap tenang dan sigap. Hal ini dikarenakan jika seseorang panik maka dapat memperburuk situasi dan keadaan.

2. Penilaian Cepat

Kedua, mampu melakukan penilaian cepat. Hal ini berlaku untuk menilai kondisi korban dengan tepat secara cepat dan menentukan langkah-langkah apa saja yang harus diambil.

3. Aman

Ketiga, sebelum membantu korban kamu juga memastikan keamanan serta keselamatan diri sendiri. Oleh sebab itu, hindari situasi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan diri dan korban.

Upaya Pertolongan Pertama berdasarkan Kondisi Korban

Dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat sendiri, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan berdasarkan kondisi korban. Berikut ini upaya pertolongan pertama berdasarkan kondisi korban.

1. Tidak Sadarkan Diri

Berdasarkan situs Medical News Today, berikut setiap langkah yang harus dilakukan untuk menolong korban yang pingsan atau tidak sadarkan diri, antara lain:

  • Pertama, cek tingkat kesadaran korban dengan menanyakan keadaan korban menggunakan suara yang kencang dan jelas.

  • Jika korban tidak merespon, goyangkan tubuhnya secara perlahan. Hindari menggoyangkan tubuh korban jika terlihat memiliki cedera berat seperti patahan tulang di tubuhnya.

  • Perhatikan juga pernapasan korban, apakah menunjukkan tanda gangguan pernapasan seperti sesak napas maupun bunyi saat mengambil napas.

  • Memeriksa denyut nadi maupun detak jantung korban.

2. Pendarahan

Pendarahan juga menjadi salah satu kondisi yang paling sering ditemui pada korban kecelakaan. Jika korban mengalami perdarahan, maka harus segera dihentikan.

Tanda-tanda pendarahan berat sendiri dapat dilihat melalui indikasi-indikasi seperti, wajah memucat, tubuh terasa dingin, berkeringat, susah bernapas, hingga detak jantung melemah.

Berikut langkah tindakan yang tepat untuk menangani korban pendarahan yang tepat:

  • Mencari sumber luka pendarahan korban.

  • Memeriksa dan memastikan apakah ada benda yang menancap pada luka korban dan menyebabkan perdarahan.

  • Jika bersih, berikan tekanan pada bagian luka menggunakan kapas serta perban.

  • Jika ada benda menancap, jangan mencoba untuk mengeluarkannya. Tapi, beri tekanan di area sekitar luka agar pendarahannya dapat berhenti.

  • Jangan mencuci luka korban yang dapat menyebabkan melambatnya proses pembekuan darah.

  • Memeriksa apakah ada bagian tubuh yang putus.

  • Jika ada, bagian tubuh yang putus tersebut dibungkus menggunakan plastik serta diberikan es di plastik tersebut jika ada.

  • Berikan plastik tersebut kepada petugas medis atau petanggung jawab yang membawa korban tersebut ke rumah sakit.

3. Luka Bakar

Jika kecelakaan yang dialami korban berkaitan dengan benda panas atau api, pada umumnya mereka akan memiliki luka bakar. Menurut situs NHS, terdapat beberapa langkah dalam penanganan luka bakar, berikut ini

  • Jika proses pembakaran masih terjadi pada korban, segera hentikan hal tersebut. Entah mengeluarkan korban dari lokasi, memadamkan api, hingga menjauhkan diri dari sumbernya sambil menjaga keselamatan diri.

  • Melepaskan pakaian serta perhiasan yang ada di sekitar luka bakar. Namun, jika benda tersebut sudah menempel di luka bakar, jangan coba untuk dilepaskan karena dapat menyebabkan luka yang lebih besar.

  • Mendinginkan luka bakar menggunakan air dingin mengalir secepat mungkin setidaknya selama 20 menit. Hindari penggunaan air es, es batu, maupun krim yang mengandung minyak seperti mentega.

  • Menjaga suhu tubuh korban agar tetap hangat, dapat menggunakan selimut atau jenis kain lainnya, tapi hindari menutup bagian luka bakarnya. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah hiportemia, terutama jika bagian luka bakarnya luas sehingga banyak area tubuh yang terkena air dingin.

  • Menutup luka bakar selonggar mungkin jika sudah selesai didinginkan menggunakan plastik ataupun kain bersih.

  • Mengatasi rasa sakit luka bakar menggunakan paracetamol maupun ibuprofen.

4. Terkilir dan Patah Tulang

Terkilir, keseleo, hingga patah tulang juga sering kali terjadi saat kecelakaan. Oleh sebab itu, kamu juga harus tahu cara penanganannya yang tepat.

Untuk menangani luka terkilir dan keseleo, terdapat metode R.I.C.E. yang dapat dilakukan berdasarkan situs Health Link BC. Simak langkah-langkahnya:

  • R atau Rest yaitu, mengistirahatkan serta melindungi area yang terkilir serta keseleo.

  • I atau Ice yaitu, menempelkan air es di bagian yang terkilir dan keseleo. Air es mampu mengurangi rasa sakit serta pembengkakan yang terjadi.

  • C atau Compression yaitu, membalut bagian yang terkilir dan keseleo menggunakan perban elastis yang dapat membantu mencegah pembengkakan menjadi semakin besar, namun pastikan jangan terlalu ketat.

  • E atau Elevate yaitu, mengangkat bagian tubuh yang terkilir setara ketinggian jantung untuk mengurangi proses pembengkakan yang terjadi.

Namun, perhatikan juga jika korban tidak dapat menggerakkan bagian tubuh yang terluka, maka ada kemungkinan besar bahwa korban mengalami patah tulang.

Jika begitu, maka jangan memaksakan korban untuk mencoba menggerakkan bagian tubuh tersebut karena dapat memperburuk kondisinya. Pastikan korban berada di posisi yang tetap hingga adanya bantuan medis.

Daftar Isi Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Untuk tetap siap dalam segala keadaan dan mampu memberikan pertolongan ke diri sendiri maupun orang lain, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan agar kotak P3K yang kamu miliki efisien.

Saat ini sendiri, kamu dapat membeli kotak P3K beserta isinya dengan mudah melalui apotek terdekat atau membuatnya sendiri dengan daftar isi berikut, simak selengkapnya.

  • Plester luka

  • Perban perekat dengan berbagai ukuran berbeda

  • Perban rol dengan berbagai ukuran berbeda

  • Kain kasa gulung serta steril

  • Peniti

  • Sarung tangan lateks

  • Tisu antiseptik

  • Larutan disinfektan untuk luka

  • Salep antibiotik

  • Gunting

  • Pinset

  • Termometer

  • Obat-obatan dasar, seperti antinyeri, pereda gatal, obat flu serta batuk, obat tetes mata, dan sebagainya.

Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja

Kecelakaan dapat terjadi dimana saja, bukan hanya di jalan raya namun juga di tempat kerja kecelakaan bukanlah sesuatu yang dapat diduga. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja:

1. Kondisi Peralatan

Kondisi peralatan yang tidak dijaga dengan baik atau dirawat dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Berikut ini faktor-faktornya, antara lain:

  • Kondisi mesin yang kurang memadai, tidak di rawat, usang dapat menimbulkan potensi adanya penyebab kecelakaan kerja.

  • Posisi mesin yang kurang strategis juga dapat mempengaruhi dan menjadi faktor terjadinya kecelakaan kerja karena dapat membahayakan proses kerja dari para karyawan.

  • Rancangan alat, rancangan mesin, maupun peralatan yang kurang baik juga dapat menyebabkan kecelakaan, seperti minim cover atau pelindung mesin tersebut.

2. Ulah Manusia

Kecelakaan kerja sendiri juga dapat disebabkan oleh ulah seorang manusia. Oleh sebab itu, memiliki kompetensi serta penyuluhan yang layak kepada para pekerja menjadi penting untuk mengedukasikan bagaimana cara kerja mesin itu sendiri dan menjaga keselamatan diri seseorang.

Seperti contohnya, menggunakan pelindung diri yang ada sesuai aturan dan regulasi, seperti helm, masker, sarung tangan, hingga sepatu yang sesuai untuk melindungi diri dari bahaya.

3. Lingkungan

Kecelakaan kerja juga dapat disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekitar yang ada. Seperti contohnya, lokasi kerja yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar, keselamatan kerja, kebisingan, suhu udara, hingga penerangan yang kurang memadai dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja.

Nah, itulah langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan yang harus dilakukan. Jika sahabat MyProtection mengalami kecelakaan atau berada di sekitar lokasi kecelakaan yang baru saja terjadi tetaplah tenang dan tidak panik.

Jika ingin membantu atau menolong disaat kecelakaan kerja, pastikan memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama dan jika tidak lebih baik tidak mendekati korban agar orang-orang yang dapat membantu memiliki ruang yang cukup serta korban tidak merasa dikerumuni.

Kecelakaan sendiri bukanlah sesuatu yang diinginkan setiap orang. Namun, kejadian ini bukanlah sesuatu yang direncanakan dan mungkin saja terjadi oleh siapapun.

Agar kamu tetap terlindungi, sangat penting untuk memiliki asuransi yang dapat membantu baik dari segi penanganan maupun finansial.

Asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi solusi asuransi kesehatan online terbaik bagi individu maupun keluarga dengan manfaa rawat inap, bedah dan rawat jalan.

Kamu juga akan mendapat fitur Saldo Prima untuk membeli obat, vitamin, masker & hand sanitizer tanpa resep dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read 16/10/2025
10 Minuman yang Mengandung Kafein dan Efeknya Konsumsi Berlebih!

Selain kopi dan teh, ternyata terdapat beberapa minuman yang mengandung kafein lainnya. Umumnya, kafein dimanfaatkan untuk meredakan rasa kantuk yang dialami seseorang yang bekerja sebagai stimulan alami.

Dengan mengonsumsi zat kafein, otak dapat terstimulasi untuk tetap fokus dan waspada serta menekan rasa kantuk yang dirasakan seseorang.

Kafein, yang merupakan bahan kimia alami, dapat ditemukan pada daun, kacang-kacangan, hingga buah-buahan dan bekerja sebagai stimulan saraf pusat yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah seseorang.

Senyawa ini bekerja dengan cara menghalangi efek neurotransmiter yang disebut adenosin yang menumpuk sepanjang hari dan membuat tubuh terasa lelah.

Lalu apa saja minuman yang mengandung kafein? Simak selengkapnya!

10 Minuman yang Mengandung Kafein dan Efek Konsumsi Berlebih!

Untuk mengetahui minuman yang mengandung kafein, berikut ini beberapa daftar minumannya:

1. Kopi

kopi minuman yang mengandung kafein

pexels

Salah satu minuman yang mengandung kafein paling populer adalah kopi yang banyak digemari orang-orang karena aromanya yang khas dan rasanya yang nikmat.

Karena kemampuannya untuk menahan rasa kantuk, banyak orang mengonsumsi kopi secara rutin agar tetap terjaga dan fokus ketika ingin menyelesaikan pekerjaannya.

Walaupun begitu, meminum kopi atau kadar kafein yang berlebihan juga berbahaya bagi tubuh. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui jumlah kafein yang ada di dalamnya.

Berbeda jenis kopi, umumnya jumlah kafein yang ada di dalamnya juga berbeda. Seperti contohnya, pada secangkir kopi hitam terdapat kandungan kafein sebesar 95 miligram, sedangkan terdapat sekitar 60 miligram kafein pada kopi instan.

Dengan semakin banyaknya proses pengolahan pada kopi, dimulai dari biji kopi hingga menjadi minuman siap saji kadar kafein di dalamnya juga akan semakin menurun.

Terutama saat proses perebusan, di mana panas yang ada dapat menghancurkan rangkaian kimiawi kafein yang membuat kadar kafein di dalamnya semakin berkurang.

Bagi para pencinta kopi, saat ini juga ada pilihan kopi decaf yang walaupun masih memiliki kandungan kafein, kadar kafeinnya lebih sedikit dibandingkan dengan jenis kopi lainnya.

Selain itu, meminum kopi decaf juga dipercaya lebih efektif dalam menurunkan risiko diabetes tipe 2 seseorang.

2. Teh Hijau dan Hitam

teh hijau dan hitam minuman yang mengandung kafein

pexels

Minuman yang mengandung kafein selanjutnya adalah teh yang tergantung jenisnya juga memiliki jumlah kandungan kafein yang berbeda di dalamnya.

Pada secangkir teh hitam terdapat kandungan kafein sebesar 47 miligram, jika dibandingkan dengan teh hijau yang memiliki kandungan kafein lebih sedikit, yaitu 28 miligram.

Kafein yang terkandung di dalam teh diperoleh dari daun camellia sinensis yang kadarnya dapat berbeda tergantung dari umur daun yang digunakan. Semakin tua umurnya, maka kandungan kafeinnya akan lebih rendah.

Selain dapat mencegah kantuk, meminum teh hitam juga dapat membantu seseorang untuk lebih fokus dan menjaga kesehatan jantung, usus, hingga tubuh secara keseluruhan.

Sedangkan kandungan kafein pada teh hijau serta asam amino L-theanine di dalamnya mampu membantu dalam mengurangi stres dan rasa cemas hingga meningkatkan fungsi otak dan kognisi.

Kedua senyawa ini juga bekerja secara sinergis bersamaan, sehingga bagi seseorang yang ingin meningkatkan kewaspadaan serta fokus, meminum teh hijau dapat menjadi pilihan yang lebih baik jika dibandingkan dengan kopi.

Berbeda dengan teh hijau, teh hitam memiliki kandungan theaflavin yang juga menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, seperti:

  • Melindungi sel lemak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan mendukung produksi antioksidan dalam tubuh.
  • Theaflavin juga dapat menurunkan risiko pembentukan plak pada pembuluh darah dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan ketersediaan oksida nitrat.
  • Theaflavin juga dapat mengurangi kadar kolesterol dan gula darah.

Baca juga: Manfaat Chia Seed

3. Matcha

matcha minuman yang mengandung kafein

pexels

Walaupun terbuat dari teh hijau, matcha memiliki kandungan kafein yang berbeda karena proses pengolahan hingga budidaya yang dapat memengaruhi rasa, kandungan, hingga bentuk penyajiannya.

Berbeda dengan teh hijau yang umumnya ditanam secara langsung di bawah sinar matahari, sekitar dua seminggu sebelumnya daun teh yang akan digunakan akan dilindungi dari paparan sinar matahari langsung.

Proses ini membuat kandungan klorofil yang ada meningkat dan menghasilkan warna daun yang lebih gelap. Bukan hanya itu, kandungan kafein, asam amino, hingga antioksidannya juga ikut meningkat.

Proses pengolahannya juga berbeda, setelah dikeringkan, matcha kemudian akan dihaluskan hingga menjadi bubuk yang membuat seluruh bagian daun teh dan nutrisi di dalamnya dapat masuk ke dalam tubuh dibandingkan teh dengan ampas.

Dikenal dengan warna hijau pekatnya, minuman ini umumnya memiliki kandungan sekitar 20 hingga 45 miligram kafein dalam satu cangkir tergantung variannya.

Beberapa varian tertentu juga dapat memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi hingga 70 miligram dalam satu cangkir.

Bukan hanya kafein, pada 2 sendok teh bubuk matcha terdapat 14 kalori dan nutrisi lainnya, seperti kalsium, zat besi, serat, dan antioksidan termasuk katekin, theanine, polifenol, dan quercetin.

Karena kandungan kafeinnya yang tinggi, mengonsumsi bubuk matcha juga dianjurkan tidak boleh lebih dari 4 sendok teh per hari.

4. Minuman Cokelat

minuman cokelat minuman yang mengandung kafein

pexels

Masih banyak orang yang tidak mengetahui bahwa minuman cokelat juga mengandung kafein di dalamnya.

Kafein pada cokelat berasal dari biji kakao, di mana pada proses pembuatannya biji kakao dikupas dari cangkang, yang kemudian akan difermentasi, dikeringkan, hingga akhirnya dicairkan untuk dibentuk menjadi cokelat batang.

Pada cairan tersebut terdapat kandungan lemak kakao dan cocoa solids yang mengandung kafein di dalamnya.

Dengan begitu, semakin banyak cocoa solids di dalam sebuah produk cokelat, maka jumlah kafeinnya akan meningkat.

Seperti halnya pada dark chocolate yang memiliki kadar kafein paling tinggi jika dibandingkan dengan cokelat susu maupun cokelat putih.

Pada satu cangkir minuman cokelat yang dapat dinikmati dalam kondisi hangat maupun dingin terdapat kandungan kafein sebesar 240 miligram. Sedangkan pada satu gelas cokelat susu umumnya memiliki kandungan kafein sebesar 45 miligram.

Selain kafein, kakao juga memiliki kandungan flavonol dan methylxanthines yang merupakan senyawa dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

5. Minuman Bersoda

minuman bersoda minuman yang mengandung kafein

pexels

Selanjutnya, minuman bersoda juga menjadi salah satu minuman yang mengandung kafein. Contohnya, pada satu kaleng minuman rasa kola terdapat 22 miligram kafein.

Namun, tidak semua minuman bersoda memiliki kandungan kafein. Minuman root beer ataupun minuman bersoda rasa jeruk tidak memiliki kandungan kafein di dalamnya.

Karena kandungan kafein dan asam fosfat yang bersifat diuretik dalam minuman bersoda, hal tersebut dapat menyebabkan kandungan vitamin dan mineral dalam tubuh berkurang.

Hal tersebut berarti, jika seseorang meminum soda secara rutin setiap hari dapat mempengaruhi hingga mengurangi jumlah kadar vitamin yang ada dalam tubuh.

6. Minuman Berenergi

Minuman energi yang umumnya dikonsumsi untuk meningkatkan atau membangkitkan tenaga ketika harus beraktivitas juga memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi.

Dalam satu kemasan botol atau kaleng minuman energi terdapat kandungan kafein mulai dari 71 hingga 200 miligram.

7. Bubble Tea

Bubble tea yang sempat populer di kalangan masyarakat juga memiliki kandungan kafein di dalamnya. Minuman yang dikenal karena rasanya yang manis dan tekstur bobanya yang kenyal memiliki daya tariknya tersendiri.

Kafein pada bubble tea sendiri beragam, yang bergantung pada jenis teh yang digunakan. Umumnya, jika minuman boba menggunakan teh hijau, kandungan kafein yang terdapat dalam satu gelas sekitar 30 hingga 50 miligram.

Jika menggunakan teh hitam, kandungan kafein di dalamnya sekitar 47 miligram. Berbeda jika bubble tea tersebut kemudian dicampur lagi dengan kopi maupun cokelat, yang dapat membuat kandungan kafeinnya semakin tinggi.

8. Smoothies

Dalam beberapa smoothies terkadang juga ada kandungan kafein di dalamnya yang bermanfaat untuk memberikan dorongan energi tambahan.

Umumnya, tambahan kafein pada smoothies sendiri berasal dari tambahan bubuk kopi maupun ekstrak teh hijau yang dimasukkan guna memberikan energi tambahan dan peningkatan fokus tanpa mengorbankan rasanya.

9. Teh Oolong dan Kamomil

Minuman dengan kandungan kafein selanjutnya adalah teh oolong yang memiliki kandungan kafein yang cukup besar, di mana pada 240 ml atau satu cangkir teh oolong terdapat kandungan kafein sebesar 37 hingga 55 miligram.

Selanjutnya, kamomil yang umumnya diminum untuk memberikan rasa tenang juga memiliki kandungan kafein walaupun jumlahnya kecil.

Di mana, pada satu cangkir atau 240 ml teh kamomil terdapat kandungan kafein sebesar 2 miligram.

Manfaat Kafein Bagi Tubuh

Selain dapat mengurangi rasa kantuk, terdapat beberapa manfaat lainnya yang dapat kamu rasakan dari mengonsumsi kafein, simak selengkapnya!

1. Meningkatkan Energi

Seperti yang sudah dibahas di atas, salah satu manfaat kafein yang paling umum adalah kemampuannya untuk meningkatkan energi dalam tubuh.

Kafein yang bertindak sebagai stimulan dapat membantu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik, meningkatkan kewaspadaan seseorang, serta mengurangi rasa lelah.

2. Peningkatan Metabolisme

Kafein dalam tubuh juga dapat memberikan efek stimulan yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Dengan mengonsumsi kafein yang terdapat dalam satu cangkir kopi, dipercaya dapat membantu dalam meningkatkan jumlah kalori yang dibakar seseorang dalam satu hari.

Namun, efek ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, di mana adanya peningkatan metabolisme ini terjadi dengan sendirinya atau karena adanya efek kafein yang mampu mengurangi rasa lelah hingga mendorong seseorang untuk lebih banyak bergerak.

3. Meningkatkan Produktivitas

Mengonsumsi kafein juga dapat memberikan manfaat berupa peningkatan produktivitas karena mampu mengurangi rasa kantuk dan lelah.

Berdasarkan studi yang ada, mengonsumsi kafein dengan jumlah sedang mampu mengurangi rasa lelah yang dialami selama berolahraga serta membantu meningkatkan kinerja atletik seseorang.

Dengan meminum kafein, olahraga yang dilakukan juga dapat terasa lebih mudah untuk dilakukan sehingga kamu lebih dapat menikmati prosesnya dan rutin berolahraga.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kandungan kafein yang ada pada kopi juga dapat memberikan efek positif seperti halnya dibahas dalam riset dengan judul Impact of Coffee Consumption on Cardiovascular Health.

Dijabarkan bahwa meminum kafein dalam batas wajar dapat menurunkan risiko hipertensi, gagal jantung, atrial fibrillation, hingga kolesterol.

Namun, perlu diingat juga bahwa mengonsumsi kopi secara berlebihan juga dapat memberikan risiko negatif bagi kesehatan jantung, seperti membuat jantung berdebar cepat yang meningkatkan risiko aritmia hingga peningkatan tekanan darah.

Efek Kafein Berlebih

Berdasarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, jumlah kafein yang aman untuk dikonsumsi orang dewasa setiap harinya adalah 400 miligram atau sekitar 4 cangkir kopi.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, terdapat efek negatif yang bisa dirasakan seperti:

1. Kecanduan

Efek kafein yang pertama adalah kecanduan atau ketagihan jika terus menerus dilakukan. Jika konsumsi kafein dalam jumlah besar terus berlangsung dan menjadi sebuah kebiasaan, dapat menyebabkan perasaan putus asa, sakit kepala, hingga mudah marah kepada orang lain.

2. Menyebabkan Sakit Kepala

Kafein yang berlebih juga dapat menimbulkan rasa sakit kepala dan migrain yang umumnya sering dirasakan oleh seseorang yang telah kecanduan kafein.

Jika tidak mengonsumsi kafein, orang tersebut dapat merasakan rasa sakit kepala. Namun begitu juga sebaliknya, meminum kafein dalam jumlah besar juga dapat memberikan migrain.

3. Interaksi Obat

Kafein yang ada pada kopi juga dapat bereaksi dengan sejumlah obat yang dapat memberikan interaksi obat yang negatif.

Obat seperti antidepresan, antipsikotik, antiaritmia, hingga obat untuk psoriasis memiliki potensi interaksi obat negatif jika dikonsumsi bersamaan dengan minuman yang mengandung kafein.

4. Menyebabkan Kecemasan

Meminum kafein juga dapat menimbulkan rasa cemas yang lebih besar dari biasanya pada beberapa orang.

Khususnya jika meminum kafein secara berlebihan yang mampu memicu produksi senyawa yang berkaitan erat dengan perasaan cemas seseorang.

5. Gejala Keracunan

Asupan kafein hingga 10 gram dapat menyebabkan seseorang mengalami kejang hingga muntah. Pada beberapa orang, asupan rendah kafein juga dapat menimbulkan berbagai gejala keracunan, seperti gelisah, mudah marah, gugup, tremor, hingga detak jantung lebih cepat.

Aturan dalam Mengonsumsi Minuman yang Mengandung Kafein

Walaupun aman untuk dikonsumsi sehari-hari, terdapat batasan jumlah kafein yang dianjurkan, yaitu tidak melebihi 400 miligram dalam satu hari.

Jumlah kafein tersebut setara dengan 2 hingga 3 gelas kopi hitam atau sekitar 4 cangkir teh hitam.

Selain itu, konsumsi kafein juga harus dikurangi bagi ibu hamil maupun yang sedang menyusui. Untuk ibu hamil, konsumsi kafein harian tidak boleh melebihi 200 miligram, sedangkan ibu menyusui tidak boleh melebihi 300 miligram.

Nah, itulah beberapa minuman yang mengandung minuman kafein dan dapat membantu mengatasi rasa kantuk yang dilanda, memberikan fokus, hingga energi untuk menuntaskan kegiatan sehari-hari.

Walaupun begitu, tidak dianjurkan pula mengonsumsi kafein secara berlebihan dan tetap dibatasi sesuai anjuran yang ada.

Hal ini dikarenakan terdapat efek samping yang dapat dirasakan dari pengonsumsian kafein berlebih yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh.

Tetap jaga kesehatan dengan memiliki pola hidup yang baik serta perlindungan kesehatan yang tepat seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel