Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Berobat Rp 0 sama MyProtection

Berobat Rp 0 sama MyProtection

27 August 2021 | MyProtection News Jakarta

Hi, Sahabat MyProtection!

Biaya berobat memang tidak murah. Apalagi di tengah pandemi, pastinya kamu makin memperketat langkah demi menjaga kesehatan serta keuangan. Namun, ada solusi untuk mengatasi risiko sakit & tagihan berobat yang membengkak di masa depan.

Asuransi kesehatan keluarga bisa jadi solusi agar kamu & keluarga tetap prima beraktivitas walaupun di tengah pandemi, tentunya dengan premi yang ramah di kantong! Kamu tidak perlu khawatir memikirkan biaya berobat jalan ataupun rawat inap karena tagihannya Perlindungan Kesehatan Prima yang tanggung.

Kapan lagi kamu bisa menikmati biaya berobat Rp 0? Hebatnya lagi, Perlindungan Kesehatan Prima punya fitur asuransi kesehatan yang lengkap seperti onlince doctor consultation, telemedicine, dan Saldo Prima. Kamu bisa konsultasi dengan dokter terpercaya kapanpun, dimanapun dari HP. Obatnya pun diantar sampai ke depan rumah kamu.

Kebutuhanmu selama pandemi juga dijamin Perlindungan Kesehatan Prima. Biaya untuk beli obat & vitamin tanpa resep dokter, masker bahkan hand sanitizer bisa digantikan dengan Saldo Prima. Fitur ini khusus dihadirkan untuk kamu pemilik Perlindungan Kesehatan Prima.

Nikmati spesial DISKON 9% selama September 2021 untuk pembelian asuransi Perlindungan Kesehatan Prima. Premi mulai dar Rp 2,5 jutaan/tahun dan bisa dicicil hingga 12 bulan.

Info lebih lanjut, klik tombol di bawah ini atau hubungi tim kami di cs@myprotection.id atau 0804 133 8888. Salam sehat!

*Syarat dan Ketentuan:

  • Periode promo adalah 1 – 30 September 2021
  • Promo khusus untuk produk Perlindungan Kesehatan PRIMA
  • Diskon yang diberikan sebesar 9% dengan kode LUCKY9
  • Diskon hanya bisa digunakan 1x per nasabah dan tidak bisa digabung dengan promo lainnya

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 30/12/2019
Money Management Tips, Penting untuk Pemula!

Setelah gajian, rasanya ada banyak hal yang ingin Anda beli. Baju baru, sepatu baru, hingga mulai mencicil rumah baru. Namun, sebelum Anda fokus untuk menghabiskan gaji, ada baiknya Anda melakukan money management. Bagi para pemula, mengatur keuangan mungkin terasa membingungkan. Oleh karena itu, MyProtection memberikan beberapa tips mengatur keuangan yang bisa Anda terapkan!

Cara termudah dalam mengatur keuangan adalah mengaplikasikan 50:30:20 rule. Apa itu aturan 50:30:20? Artinya, anda bisa membagi pengeluaran anda ke dalam tiga kategori utama. Setengah atau 50% dari pendapatan anda digunakan untuk membayar tagihan bulanan dan kebutuhan pokok. Misalnya seperti listrik, belanja bulanan, cicilan, serta biaya transportasi.

Kemudian 30% dari budget keuangan Anda dapat disisihkan sebagai dana fleksibel. Sehingga barang yang ada inginkan tetapi tidak esensial dapat dibeli dengan budget ini. Contohnya Anda bisa menggunakan dana fleksible untuk membeli baju, menonton bioskop, atau bepergian.

Terakhir, 20% dari penghasilkan Anda bisa dialokasikan untuk mencapai tujuan finansial Anda yaitu investasi, tabungan, dan asuransi. Sehingga Anda memiliki dana yang dapat dipakai saat keadaan terdesak atau memenuhi impian Anda. Contohnya, Anda bisa mengalokasikan dana dengan berinvestasi asuransi untuk Anda dan keluarga seperti Perlindungan Kesehatan Prima untuk mengantisipasi biaya perawatan medis di masa depan.

Selain menerapkan aturan 50:30:20 ini, Anda juga harus mengenali pola penggunaan uang Anda. Bisa jadi, Anda bisa mengalokasikan dana lebih banyak untuk menabung. Sebaliknya, pada bulan tertentu Anda harus mengalokasikan lebih banyak dana untuk pengeluaran mendesak. Tentukan prioritas keuangan Anda dengan memilih tagihan/barang apa yang sangat diperlukan tiap harinya. Kurangi pengeluaran berlebihan pada barang atau jasa yang tidak esensial. Misalnya, Anda sering mengonsumsi kopi kekinian di kafe atau membeli camilan di minimarket. Pengeluaran "kecil" ini ternyata dampaknya lumayan, lho! Anda bisa melakukan penghematan dengan membeli kopi seminggu sekali saja atau mencoba membuat kopi sendiri.

Tips Money Management bagi Pemula

Agar dapat lebih memahami dan mengetahui berbagai tips money management bagi pemula, berikut ini hal-hal yang dapat kamu lakukan dengan mudah!

1. Mencatat Pendapatan dan Pengeluaran

Tips pertama, yaitu lebih peduli dan memulai mencatat pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan. Melakukan hal ini dapat membantu kamu untuk mengetahui dan melacak kondisi keuangan setiap bulannya.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin memulainya, kamu dapat mencatat di notes kecil, ataupun memanfaatkan gadget yang kamu miliki dimana saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat mempermudah pencatatan keuangan.

2. Memperhatikan Hal Kecil

Selanjutnya, memperhatikan segala pengeluaran bahkan sekecil apapun dan tidak menganggap remeh hal tersebut. Biasanya, tipe pengeluaran ini lah yang awalnya dianggap kecil namun lama kelamaan dapat membuat pengeluaran tidak terkontrol.

Hal-hal seperti membeli kopi setiap hari hingga camilan di sore hari yang jika dilakukan setiap hari dapat mempengaruhi pengeluaran. Berbeda dengan ketika seseorang ingin membeli barang mahal yang harus dipikirkan dengan matang, hal-hal kecil di atas sering kali dianggap remeh dan membuat pengeluaran finansial tidak terkontrol.

Oleh sebab itu, penting untuk sahabat MyProtection untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan pengeluaran dan hal-hal kecil sekalipun.

3. Menghindari Pengeluaran Demi Gengsi

Membeli barang trending atau branded karena gengsi atau memenuhi gaya hidup juga harus dihindari untuk memiliki money management yang baik.

Sering kali, orang-orang membeli barang yang tidak benar-benar mereka butuhkan hanya karena perkembangan tren yang ada dan memenuhi gengsi sendiri.

Oleh sebab itu, penting untuk terlebih dahulu memikirkan secara matang apakah barang yang ingin dibeli benar-benar dibutuhkan atau tidak dan apakah uang tersebut lebih baik digunakan untuk menambah dana tabungan.

4. Membuat Prioritas Kebutuhan

Menyusun daftar prioritas kebutuhan juga penting untuk memiliki manajemen keuangan yang baik. Sahabat MyProtection dapat membuat dari mengurutkan kebutuhan dari yang sifatnya mendesak hingga kebutuhan yang dianggap masih dapat ditunda terlebih dahulu.

Membuat skala prioritas akan kebutuhan juga dapat membantu dalam mengatur pengeluaran dan mengajarkan kita untuk lebih hemat dan teratur.

5. Memasang Target Masa Depan

Tips efektif lainnya untuk mengatur keuangan adalah memiliki target yang ingin dicapai di masa depan. Baik target kecil maupun target besar yang ingin di raih dapat membantu dalam pengaturan finansial yang lebih baik.

Seperti contohnya, ketika sudah berusia 30 tahun kamu menginginkan untuk memiliki kendaraan pribadi atau bahkan rumah pribadi. Dengan memiliki target yang ingin dicapai, kamu juga akan lebih terpacu untuk menabung dan meraih keinginan tersebut.

6. Disiplin Menabung

Banyak orang memiliki persepsi yag salah tentang menabung. Dimana, mereka menganggap bahwa menabung dilakukan di akhir bulan tergantung sisa uang yang mereka miliki.

Seharusnya, menabung dilakukan di awal bulan dengan membuat target dan langsung menyisihkan uang yang ingin ditabung. Kamu dapat membuat tabungan atau rekening terpisah agar uang tersebut dipisahkan dari rekening yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

7. Mulai Berinvestasi

Selain menabung biasa, berinvestasi juga dapat memberikan potensi keuangan yang besar jika dilakukan dengan benar.

Walaupun begitu, tidak dapat dihindari pula bahwa berinvestasi juga datang dengan berbagai risiko. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajari dan melatih kemampuan investasi yang kamu miliki agar strategi yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik.

Selamat mengatur uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat Myprotection

Baca Artikel
Kesehatan
5 mins read • 23/10/2026
20 Makanan Tinggi Protein, Lengkap dengan Nilai Gizinya!

Sebagai salah satu makronutrien utama yang penting bagi tubuh, kebutuhan protein harian wajib dipenuhi oleh semua orang. Protein dapat membantu membangun, memperbaiki, serta memelihara jaringan tubuh, membentuk sistem imun, hingga mengatur enzim dan hormon.

Protein sendiri bisa didapatkan dari unsur hewani ataupun nabati yang beragam. Kebutuhan harian protein orang dewasa umumnya berkisar 60 hingga 65 gram atau sekitar 0,8 gram per kg berat badan.

Untuk membantu sahabat MyPro+ mengetahui apa saja rekomendasi makanan tinggi protein yang dapat membantu memenuhi kebutuhan hariannya, berikut ini beberapa bahan makanan yang harus kamu konsumsi!

Makanan Takaran Kandungan Protein
Telur ayam 1 butir 6,3 g
Tahu 100 g 17 g
Ikan tuna 150 g 40 g
Susu 1 gelas 8 g
Daging sapi 100 g 20 g
Brokoli 91 g 2,5 g
Kacang tanah 100 g 27,9 g
Oat 1 cangkir 13 g
Dada ayam 1 dada ayam 53 g
Bayam 100 g 2,9 g
Tempe 100 g 18–21 g
Ikan kod 100 g 18–20 g
Edamame 155 g 18 g
Kacang polong 100 g 2,8 g
Kacang almond 100 g 20–21 g
Alpukat 201 g 4 g
Wortel 100 g 0,9–1 g
Pisang 100 g 1 g
Kacang merah 100 g 8,7–24 g
Chia seed 100 g 4,7–5 g

20 Makanan Tinggi Protein, Lengkap dengan Nilai Gizinya!

Kekurangan protein dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti penurunan sistem imun, rambut rontok, badan lemas, dan masih banyak lagi. Untuk mencegah hal tersebut, berikut rekomendasi makanan tinggi protein yang dapat kamu konsumsi!

1. Telur

makanan tinggi protein telur

Salah satu makanan tinggi protein yang paling umum kamu temui adalah telur. Pada 1 butir telur terdapat 6 g protein dan 78 kalori.

Bukan hanya itu, telur juga memiliki kandungan lain seperti vitamin A, folat, fosfor, kalsium, mineral, lemak sehat, hingga antioksidan yang mampu melindungi mata dan memberikan nutrisi pada otak.

Komposisi protein pada telur sendiri juga dapat berbeda berdasarkan jenis telur yang dikonsumsi, seperti:

  • 1 butir besar atau sekitar 50 gram telur ayam negeri mengandung 6,3 gram protein

  • 100 gram telur ayam kampung mengandung 10,8 gram protein

  • 1 butir atau sekitar 70 gram telur bebek mengandung 9 gram protein

  • 1 butir atau sekitar 9 gram telur burung puyuh mengandung 1,2 gram protein

  • 100 gram telur ikan mengandung 28,6 gram protein.

Lebih lanjut, dalam jurnal berjudul Review: Tepung Telur Ayam: Nilai Gizi, Sifat Fungsional dan Manfaat dijelaskan bahwa telur mengandung protein bermutu tinggi karena memiliki susunan asam amino esensial yang lengkap dan memiliki nilai biologis yang tinggi, yaitu 100%.

Untuk memenuhi kebutuhan protein harian, kamu dapat melakukannya dengan mengonsumsi 2 hingga 3 butir telur yang sudah matang setiap harinya.

Walaupun begitu, tetaplah mengonsumsi telur dengan berhati-hati karena protein telur terkadang dapat menimbulkan reaksi alergi serta mengandung kolesterol, khususnya bagi sahabat MyPro+ yang memiliki kolesterol tinggi.

2. Tahu

makanan tinggi protein tahu

Makanan tinggi protein selanjutnya adalah tahu yang terbuat dari kedelai. Di mana satu tahu mengandung 8 gram protein dan kalori sebesar 76 kcal.

Tahu putih sebanyak 100 gram memiliki kandungan protein hingga 17 gram. Bukan hanya itu, 9 asam amino esensial di dalamnya juga membuat tahu putih dapat dijadikan sumber protein utama, khususnya bagi orang yang vegetarian.

Karena harganya yang relatif terjangkau, tahu sering kali menjadi pilihan banyak orang sebagai sumber protein. Selain itu, tahu juga mudah diolah sebagai bahan makanan maupun camilan. Mulai dari tahu goreng, tahu pedas, pepes tahu, dan masih banyak lagi.

Menurut Khofipah et al. (2023), tahu sebagai bahan makanan tinggi protein dan asam amino dapat bermanfaat bagi pertumbuhan, penyokongan dan perbaikan sel-sel tubuh, pembentukan antibodi dan pembangunan kekuatan mental anak-anak.

Bukan hanya itu, tahu juga dapat membantu dalam pencegahan penyakit jantung, stroke, Alzheimer, dan pengaturan trombosit merah.

3. Ikan Tuna

makanan tinggi protein tuna

Sumber protein lainnya yaitu ikan tuna. Pada 150 gram ikan tuna terdapat kandungan protein sebesar 40 gram yang menjadikannya salah satu sumber protein yang tinggi.

Kandungan protein pada ikan tuna sendiri dapat dibedakan berdasarkan jenisnya, antara lain:

  • 100 gram tuna dalam air di kemasan kalengan mengandung 25,51 gram protein

  • 100 gram tuna dalam minyak di kemasan kalengan mengandung 29,13 gram protein

  • 100 gram tuna sirip biru mengandung 23,33 gram protein

Selain protein, ikan tuna juga kaya akan asam amino dan omega-3 yang penting dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dengan mengonsumsi tuna secara rutin, kamu bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan protein harian, tetapi juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan jantung, mencegah anemia, dan masih banyak lagi.

4. Susu

makanan tinggi protein susu

Susu sudah dikenal oleh banyak orang sebagai salah satu sumber nutrisi, khususnya bagi anak. Kandungan protein pada susu juga tidak kalah tinggi, ditambah dengan berbagai kandungan lainnya seperti kalsium, fosfor, vitamin B2, hingga vitamin D yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

Pada satu gelas susu terdapat 8 gram protein serta 103 kcal. Terdapat 2 jenis protein pada susu, yaitu kasein yang baik untuk mengontrol tekanan darah agar tetap stabil, dan whey yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan otot.

Mengonsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan protein harian juga mudah karena susu dapat diolah menjadi berbagai makanan, seperti yoghurt, kue, kopi, dan masih banyak lagi.

Lengkapi Gaya Hidup Sehat dengan Perlindungan Kesehatan

Jaga kesehatan dengan pola makan bergizi dan perlindungan Rawat Inap, Rawat Jalan, serta akses cashless di 1.000+ rumah sakit & klinik rekanan.

Lihat Perlindungan Kesehatan Prima

Namun, yang harus kamu ketahui, susu hadir dalam berbagai jenis, lalu jenis susu apa yang tinggi akan protein, baik dari sumber hewani maupun protein? Simak selengkapnya!

  • Susu sapi, dalam 100 gram susu sapi terdapat kandungan protein sebesar 3,4 gram. Kandungan lain di dalamnya termasuk kalsium, vitamin B12, yodium, hingga magnesium.

  • Susu kacang cocok bagi kamu yang mengikuti diet bebas kasein. Pada segelas susu kedelai atau sekitar 244 gram terdapat kandungan protein sebesar 7 gram. Kandungan lain di dalamnya termasuk vitamin E, magnesium, vitamin B6, hingga lemak tak jenuh untuk kesehatan jantung.

  • Susu unta, juga mengandung protein yang cukup tinggi sekitar 2,5 hingga 5,4 gram per 100 sampai 249 gram susu. Berbeda dengan susu sapi, protein utamanya adalah laktoferin dan imunoglobulin yang bersifat antibakteri dan antivirus. Kandungan lain di dalamnya termasuk vitamin dan mineral, kalsium, kalium, magnesium, tembaga, zat besi, hingga fosfor.

  • Susu kambing adalah sumber protein berkualitas tinggi sebesar 6 gram per 200 ml. Dengan kadar kasein yang lebih rendah daripada susu sapi, susu kambing dapat lebih mudah dicerna oleh orang yang menderita intoleransi laktosa.

5. Daging Sapi

daging sapi

Untuk memenuhi kebutuhan protein harian, mengonsumsi daging sapi juga dapat menjadi sumber protein hewani yang tepat. Pada 100 gram daging sapi tanpa lemak terdapat kandungan protein sebesar 20 gram.

Bukan hanya itu, daging sapi juga mengandung berbagai nutrisi lainnya yang penting bagi tubuh, seperti zat besi, zink, dan vitamin B kompleks.

Karena kandungan di dalamnya, mengonsumsi daging sapi juga memiliki banyak manfaat lain bagi tubuh, seperti:

  • Mendukung proses pembentukan dan perbaikan otot hingga mempercepat pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik

  • Mendukung pembentukan antibodi guna menjaga daya tahan tubuh

  • Menjadi sumber energi yang dapat membantu tubuh tetap bertenaga ketika beraktivitas

  • Mendukung pembentukan hormon dan enzim penting pada tubuh

  • Menjaga kekuatan jaringan tubuh, seperti jaringan penunjang otot dan tendon yang berfungsi menjaga stabilitas dan pergerakan tubuh

Namun, hal yang harus diketahui adalah nutrisi pada tiap potongan daging sapi tidaklah sama, tergantung pada potongan yang dikonsumsi.

Selain itu, beberapa penelitian juga menghubungkan konsumsi daging merah dengan peningkatan risiko kanker tertentu, seperti kanker usus besar. Oleh sebab itu, hindari konsumsi daging yang berlebihan dan tidak seimbang.

6. Brokoli

brokoli

Beberapa sayuran juga dapat menjadi sumber protein yang baik, salah satunya adalah brokoli yang juga dilengkapi dengan kandungan vitamin C, vitamin K, serat, kalium, serta nutrisi bioaktif yang tinggi.

Dengan mengonsumsi brokoli secara rutin, kamu juga dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti, penyakit jantung, kanker, hingga diabetes.

Bukan hanya itu, brokoli juga dapat membantu mencegah penuaan dini, mencegah osteoporosis, melancarkan pencernaan, menjaga fungsi otak, serta mencegah peradangan.

Dapat dikonsumsi secara mentah. Di dalam brokoli terkandung 90% air, 7% karbohidrat, dan 3% protein, yang berarti sayuran satu ini sangatlah rendah kalori.

Di mana pada 1 cangkir brokoli atau sekitar 91 gram hanya terkandung 31 kcal, namun dapat memberikan protein sebesar 2,5 gram.

7. Kacang Tanah

kacang tanah

Kacang tanah juga menjadi salah satu sumber protein nabati yang cukup tinggi dan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pada kacang tanah terdapat kandungan protein 25-30%, lemak 40%-50%, karbohidrat 12% serta vitamin B1 yang menempatkan kacang tanah dalam hal pemenuhan gizi setelah tanaman kedelai.

Selain dijadikan camilan, kacang tanah juga sering kali dimanfaatkan sebagai bahan utama dari bumbu kacang yang digunakan untuk makanan tradisional seperti pecel, ketoprak, hingga gado-gado.

Untuk lebih jelasnya, pada 100 gram kacang tanah kering yang dipanggang terdapat kandungan nutrisi berikut:

  • Kalori sebesar 525 kcal

  • Lemak sebesar 42,7 gram

  • Protein sebesar 27,9 gram

  • Karbohidrat sebesar 17,4 gram

  • Serat sebesar 2,4 gram

  • Kalium sebesar 466 miligram

  • Fosfor sebesar 456 miligram

  • Kalsium sebesar 316 miligram

  • Natrium sebesar 31 miligram

  • Zat besi sebesar 5,7 miligram

Bukan hanya itu, kandungan lain di dalam kacang tanah juga meliputi zat tembaga, seng, magnesium, karoten, thiamin atau vitamin B1, riboflavin atau vitamin B2, niacin atau vitamin B3, vitamin E, dan antioksidan.

8. Oat

Oat merupakan jenis biji-bijian yang sehat yang bebas gluten, tinggi akan protein, serat, vitamin, mineral dan kaya akan antioksidan. Pada satu cangkir oat mentah terdapat 13 gram protein yang dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan protein harianmu.

Menjadikan oat sebagai bagian dari menu sarapan pagimu juga dapat mendatangkan banyak manfaat, mulai dari membantu menurunkan berat badan, mengontrol kadar gula darah, menurunkan risiko terkena penyakit jantung, melancarkan sistem pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Protein utama dari oat adalah avenin yang merupakan jenis protein prolamin yang mencakup sekitar 10 hingga 15% dari total protein biji oat. Karena hal ini, oat juga aman untuk dikonsumsi oleh kebanyakan orang yang intoleran terhadap gluten, kecuali dalam kasus-kasus spesifik.

Pada 100 gram oat kering terkandung sekitar 379 kalori serta berbagai nutrisi yang penting bagi tubuh, antara lain:

  • 10,84 gram air

  • 67,7 gram karbohidrat

  • 13,15 gram protein

  • 6,52 gram lemak

  • 410 miligram fosfor

  • 362 miligram kalium

  • 138 miligram magnesium

  • 52 miligram kalsium

9. Dada Ayam

Salah satu makanan tinggi protein lainnya yang sudah banyak dikenal orang adalah dada ayam yang menjadi sumber protein hewani yang tinggi.

Dada ayam yang sudah dikenal sejak lama dapat membantu dalam pembentukan massa otot, khususnya bagi orang yang gemar berolahraga ataupun atlet.

Walaupun begitu, mengimbanginya dengan berolahraga juga tetap sama pentingnya untuk menaikkan massa otot secara maksimal.

Pada satu dada ayam tanpa lemak terdapat kandungan protein sebesar 53 gram dan kalori sebesar 284 kcal. Hal ini membuat bahan makanan satu ini cocok bagi sahabat MyPro+ yang sedang menjalani diet.

Hal yang harus diperhatikan adalah menghindari mengolah dada ayam dengan cara digoreng ataupun dibakar. Selain itu, pastikan bagian kulitnya dibuang terlebih dahulu.

Pada dada ayam juga dapat membantu dalam menurunkan risiko sarkopenia yang dapat terjadi pada orang lanjut usia. Kondisi di mana berkurangnya massa dan kekuatan otot membuat tubuh menjadi lemah, yang dapat menyebabkan seseorang mudah jatuh.

Selain meningkatkan massa otot, protein dalam dada ayam juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain:

  • Menjaga berat badan, hal ini dikarenakan makanan tinggi protein dapat membantu dalam menjaga rasa kenyang lebih lama.

  • Untuk memperkuat imunitas tubuh, protein dapat membantu mengoptimalkan kinerja sel darah putih dan menghasilkan antibodi.

  • Mendukung proses pemulihan setelah luka, yang menjadi salah satu fungsi protein dalam membentuk dan memperbaiki jaringan yang rusak, baik di bagian kulit, otot, tulang, ataupun organ tubuh.

  • Menurunkan risiko penyakit jantung, protein yang dapat membantu dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas juga berhubungan erat dengan berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

  • Mencegah osteoporosis, protein juga dapat membantu dalam menjaga kekuatan tulang yang bekerja sebagai nutrisi

  • Untuk memperbaiki mood, protein dada ayam yang mengandung asam amino triptofan juga dapat membantu dalam pembentukan hormon serotonin dan melatonin yang berperan untuk mengatur suasana hati dan mengatur siklus tidur yang baik.

10. Bayam

Bayam dikenal sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya nutrisi, mulai dari kandungan folat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, zat besi, magnesium, kalium, kalsium, hingga protein.

Pada 100 gram bayam, terdapat sekitar 2,9 gram protein dan 23 kcal. Hal ini membuat bayam menjadi salah satu makanan tinggi protein. Protein nabati pada bayam dapat membantu menjaga kesehatan otot, tulang, serta kulit.

Diperkaya dengan berbagai nutrisi lain, seperti zat besi yang memiliki peran dalam produksi sel darah merah, vitamin A yang membantu menjaga kesehatan mata, hingga asam folat yang baik dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah cacat tabung saraf pada bayi.

Selain beberapa makanan tinggi protein yang sudah dijelaskan di atas, terdapat beberapa rekomendasi bahan makanan lain yang bisa kamu konsumsi untuk mencukupi kebutuhan harian proteinmu, antara lain:

  • Tempe yang memiliki kandungan protein sekitar 18-21 gram per 100 gram.

  • Ikan kod yang memiliki kandungan protein sekitar 18-20 gram per 100 gram.

  • Edamame yang memiliki kandungan protein sekitar 18 gram per 155 gram.

  • Kacang polong memiliki kandungan protein sekitar 2,8 gram per 100 gram.

  • Kacang almond memiliki kandungan protein sekitar 20-21 gram per 100 gram.

  • Alpukat yang memiliki kandungan protein sekitar 4 gram per 201 gram.

  • Wortel yang memiliki kandungan protein sekitar 0,9–1 gram per 100 gram.

  • Pisang yang memiliki kandungan protein sekitar 1 gram per 100 gram.

  • Kacang merah memiliki kandungan protein sekitar 8,7–24 gram per 100 gram.

  • Chia seed memiliki kandungan protein sekitar 4,7–5 gram per 100 gram.

Nah, itulah 20 rekomendasi makanan tinggi protein yang dapat kamu konsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein harianmu.

Kekurangan protein dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan serius, seperti pengecilan otot, rambut rontok, kulit kering, hingga penurunan imunitas. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan protein harian untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi melalui pola makan seimbang, memiliki perlindungan kesehatan juga dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi risiko biaya perawatan medis. Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ menawarkan manfaat kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang memiliki berbagai keunggulan, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.

  • Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan.

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia.

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 12/02/2020
Asuransi Rumah, Perlukah?

Jakarta, 12 Februari 2020 - MyProtection News

Rumah merupakan tempat Anda dan keluarga menghabiskan waktu untuk bersantai, beristirahat, dan berkumpul. Sering kali, rumah digambarkan sebagai tempat perlindungan yang hangat. Anda pun pastinya ingin seisi rumah Anda selalu terjaga, mulai dari anggota keluarga hingga properti yang Anda miliki.

Ternyata, rumah yang setia melindungi kita dari berbagai perubahan cuaca juga butuh perlindungan, lho! Ada beberapa manfaat penting yang bisa Anda dapatkan dengan membeli asuransi rumah/apartemen:

  1. Meminimalisir kerugian akibat bencana alam

Siapa yang menyangka banjir yang cukup luas melanda beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta pada awal tahun 2020? Masih ingatkah Anda dengan bencana tsunami yang menimpa Aceh lalu Jepang? Pastinya, tak seorang pun ingin terkena musibah. Namun, kenyataannya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan tsunami bisa terjadi kapanpun tanpa diundang. Banyak asuransi rumah yang menawarkan penggantian kerugian atau santunan ketika rumah dilanda bencana alam. Contohnya, Home Protection Plus menawarkan penggantian kerusakan akibat banjir dan gempa hingga sebesar Rp 400.000.000/tahun

  1. Mengantisipasi kejadian tak terduga

Selain bencana alam, kejadian tak terduga yang mungkin terjadi pada rumah adalah kebakaran, petir, ledakan, dan kejatuhan pesawat terbang. Terutama kebakaran lazim terjadi pada perumahan yang padat. Melalui asuransi MyHome dan Home Protection Plus, Anda bisa terjaga dari kejadian tak terduga seperti kebakaran, kerusuhan, terorisme, dan kejadian tak menyenangkan lainnya.

  1. Melindungi rumah dari penyusup tak diundang

Selain risiko kerusakan akibat bencana alam, Anda juga perlu waspada terhadap “penyusup jahat” yang berusaha masuk ke rumah Anda. Upaya untuk meningkatkan keamanan sekitar rumah bisa dimulai dari menggunakan pintu dan kunci rumah yang kokoh, memasang CCTV di sudut rumah, minimalisir terjadinya pencurian dengan menyimpan barang berharga di tempat tertutup dan aman. Lalu, pilih lokasi rumah yang lingkungannya relatif aman. Jika perlu, Anda bisa menambahkan proteksi rumah dengan asuransi yang menjamin perlindungan akibat tindak pencurian.

  1. Mengurangi rasa was-was saat bepergian

Bagi Anda yang rutin bepergian, mungkin Anda merasa was-was ketika meninggalkan rumah terlalu lama. Jika pengamanan tempat tinggal sudah maksimal, Anda bisa merasa lebih tenang saat melakukan perjalanan. Asuransi rumah/apartemen bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi rasa khawatir ketika pergi meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama. Apalagi, MyHome dan Home Protection Plus menawarkan berbagai jaminan perlindungan sesuai dengan kebutuhan Anda.

  1. Premi minimal untuk perlindungan maksimal

Salah satu pertimbangan saat membeli asuransi untuk rumah adalah harga premi serta nilai pertanggungan yang akan konsumen terima. MyProtection.id menawarkan dua produk asuransi rumah yaitu MyHome dan Home Protection Plus untuk memberikan perlindungan maksimal sesuai kebutuhan dan premi terjangkau. Contohnya, Anda bisa mendapatkan perlindungan dari kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang dan asap hanya dengan premi MyHome Rp 45.570/tahun* sesuai dengan nilai bangunan dan manfaat yang Anda pilih.

Anda bisa melihat penjelasan produk secara lengkap serta simulasi harga MyHome di sini dan Home Protection Plus di sini

Tertarik memiliki asuransi rumah? Mulai dengan proteksi tepat bersama MyHome dan Home Protection Plus yang siap menjaga 24 jam selama 365 hari!

*dengan simulasi nilai bangunan Rp 150.000.000

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel