Beranda
/
Artikel
/
Travel
/
9 Desa wisata di Indonesia dan Tujuan Pengembangannya bagi Warga Sekitar!

9 Desa wisata di Indonesia dan Tujuan Pengembangannya bagi Warga Sekitar!

26 February 2025 | MyProtection News Jakarta

Desa wisata merupakan sebuah wilayah maupun kawasan yang dijadikan tempat rekreasi bagi turis dan wisata yang dikembangkan.

Sama dengan tempat wisata lainnya, wilayah ini menawarkan berbagai daya tarik bagi para pengunjung hingga aksesibilitas yang terintegrasi dengan berbagai tata cara serta tradisi masyarakat di daerah tersebut.

9 Desa wisata di Indonesia dan Tujuan Pengembangannya bagi Warga Sekitar!

Desa wisata merupakan sebuah kawasan pedesaan yang dijadikan destinasi wisata yang menawarkan suasana desa asli dari berbagai segi, mulai dari ekonomi, sosial budaya, adat istiadat, keseharian, hingga arsitektur bangunannya.

Serupa dengan tempat wisatanya yang lain, desa wisata memiliki potensi besar jika dikembangkan dengan baik, mulai dari segi atraksi, akomodasi, makanan serta minuman, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Tujuan desa dijadikan tempat wisata sendiri adalah untuk memberdayakan masyarakat desa sekitar. Selain itu, pembangunannya sendiri memiliki tujuan lain, seperti mendukung program pariwisata pemerintah, memperluas lapangan pekerjaan, hingga meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Tujuan Desa Wisata

Pembangunan desa sendiri memiliki banyak tujuan, oleh sebab itu pembangunannya harus direncanakan secara matang. Berikut apa saja tujuannya:

  • Mendukung program pariwisata pemerintah dengan memberikan dan menyediakan objek wisata alternatif.

  • Menggali potensi yang dimiliki desa untuk membangun masyarakat sekitar.

  • Masyarakat sekitar memiliki kesadaran lebih atas potensi yang dimiliki desanya, sehingga mampu bekerja lebih keras untuk mengembangkannya.

  • Memperbanyak dan memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya.

  • Menahan laju urbanisasi.

  • Menimbulkan rasa bangga dari dalam diri warga desa setempat akan tempat tinggalnya.

  • Mempercepat proses pembauran bagi penduduk non pribumi dengan penduduk pribumi.

  • Memperkokoh persatuan bangsa yang dapat membantu untuk mengatasi disintegrasi.

Karakteristik Desa Wisata

Desa wisata sendiri memiliki karakteristik masing-masing berdasarkan faktor yang ditawarkan. Simak beberapa karakteristiknya berdasarkan potensi yang dimiliki:

1. Desa dengan lingkungan alam

Desa dengan lingkungan alamnya yang indah pada umumnya memiliki karakteristik berikut:

  • Keindahan alam

  • Jenis sumber daya alam yang unggul dan menonjol untuk dijadikan kegiatan wisata

  • Keunikan sumber daya alam dibandingkan dengan wilayah lain

2. Desa dengan wisata ekonomi maupun mata pencaharian

Desa dengan wisata ekonomi maupun mata pencaharian yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:

  • Mata pencaharian utama dari warga sekitar dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata

  • Kurangnya tingkat pengangguran masyarakat desa sekitar

  • Pemerataan yang berhubungan langsung dengan investasi lokal

3. Desa dengan kehidupan adat atau seni budaya

Desa dengan kehidupan adat atau seni budaya yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:

  • Adanya tata adat tradisional yang sangat kental dan mendominasi kehidupan masyarakat sekitar

  • Pengelolaan kegiatan seni budaya yang berlangsung di desa secara langsung dilakukan oleh masyarakat sekitar

  • Kehidupan masyarakat memiliki keunikannya tersendiri ataupun tata cara kehidupan tradisional masih terjaga

4. Desa dengan bangunan tradisional

Desa dengan bangunan tradisional yang dapat dijadikan tempat pariwisata memiliki karakteristik berikut:

  • Memiliki bangunan tradisional yang khas dan unik

  • Memiliki arsitektur lokal yang sangat mendominasi

  • Memiliki struktur tata ruang yang khas

  • Memiliki pola serta material bangunan yang alami dan melambangkan unsur keunikan dan keaslian lokal.

Contoh Desa Wisata di Indonesia

Dari banyaknya desa di Indonesia, berikut ini ada beberapa contoh desa wisata yang dapat kamu kunjungi dengan keunikannya dan keunggulannya masing-masing.

1. Desa Wisata Pujon Kidul

Desa Wisata Pujon Kidul

https://atourin.com/destination/malang/desa-wisata-pujon-kidul

Desa Pujon Kidul merupakan desa wisata yang berlokasi di Malang, tepatnya di Kecamatan Pujon, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang.

Dengan berbagai aktivitas menarik di desa ini dan lokasinya di dataran tinggi yang masih sejuk dan asri memberikan daya tariknya tersendiri. Ada apa saja aktivitasnya?

  • ATV, di desa ini pengunjung dapat menyewa ATV untuk menjelajahi setiap sudut tempat wisata ini tanpa harus berjalan kaki dan menikmati aktivitas menantang memacu adrenalin.

  • Wisata alam dan edukasi, di desa ini para pengunjung juga bisa secara langsung berinteraksi sekaligus belajar terkait alam sekitar. Mulai dari melihat secara langsung proses beternak, bertani, serta berbagai aktivitas alam lainnya.

  • Berkuda, di desa Pujon Kidul para pengunjung juga dapat menikmati dan mengeksplorasi alam sekitar dengan berkuda.

  • Cafe dengan pemandangan sawah, kafe dengan pemandangan khas desa yang asri, di kafe ini para pengunjung bisa menyantap hidangan lokal dan dapat secara langsung aktivitas di sawah terjadi, seperti petani menggarap sawah.

  • Petik buah stroberi, aktivitas yang juga wajib para pengunjung coba adalah memetik buah stroberi yang dapat dilakukan dengan peralatan lengkapnya, mulai dari gunting, topi, hingga keranjang.

Bukan hanya aktivitas di atas saja, di desa Pujon Kidul para wisatawan juga dapat menanam sayuran, memetik sayuran, atau bahkan memerah susu sapi secara langsung.

2. Desa Wisata Pentingsari

Desa Wisata Pentingsari

https://alodiatour.com/desa-wisata-pentingsari/

Desa Pentingsari yang berlokasi di Yogyakarta tepatnya di Dusun Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman yang sudah dikenal para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Desa wisata ini juga telah berhasil memenangkan banyak penghargaan, seperti masuk ke dalam 100 besar destinasi berkelanjutan versi Global Green Destination Days atau GGDD.

Di sini, para wisatawan dapat melakukan berbagai hal yang unik dan pastinya seru sambil mempelajari alam sekitar, seperti pertanian, perkebunan, kewirausahaan, kehidupan sosial budaya, hingga beragam seni tradisional.

Terdapat beberapa program wisata yang dapat pengunjung lakukan, mulai dari live in, trekking, outbound, dan masih banyak lagi.

Bagi sahabat MyProtection yang lebih menyukai kegiatan dengan unsur budaya, di Desa Pentingsari juga ada, yaitu mempelajari cara bermain alat musik gamelan, menari, membatik, membuat wayang rumput, hingga membuat janur.

3. Desa Ponggok

Desa Wisata Ponggok

https://web.dpmptsp.klaten.go.id/desa-wisata-ponggok-kecamatan-polanharjo

Desa Ponggok, yang terkenal sebagai objek wisata yang memiliki 5 sumber mata air, menjadi salah satu incaran wisatawan untuk dikunjungi.

Terletak di Kecamatan Polanharjo, desa Ponggok ini menghadirkan berbagai objek wisata air, mulai dari berenang, snorkeling, menyelam, atau bahkan berfoto di bawah air.

Terdapat beberapa objek wisata di desa Ponggok yang wajib kamu ketahui, simak di sini!

  • The Honduras, yang terletak di Jalan Raya Area Kebun/Sawah, Ponggok, Polanharjo, Klaten dan sudah resmi dibuka sejak Juli 2023. The Honduras menyuguhkan berbagai fasilitas, mulai dari kolam, gazebo, dan berbagai spot foto menarik seperti menara maupun mercusuar.

  • Soko Alas, yang menyuguhkan wahana megah dengan pemandangan indah berupa sawah dan embung yang luas.

  • Umbul Sigedang, yang berlokasi di Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten dengan keindahan kolam air yang jernih serta pohon beringin yang menjalar di sekitar kolam.

  • Umbul Besuki, merupakan objek wisata yang berlokasi di Dukung Kiringan, Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten. Wisata ini terdiri dari beberapa kolam yang dapat dipakai untuk berenang, pendapa, outbound, hingga camping.

  • Water Gong, objek wisata air yang berlokasi di perbatasan Desa Ponggok dengan Desa Karanglo yang sempat viral karena menjadi tempat wisata yang unik dan menarik.

4. Desa Kete Kesu

desa wisata kete kesu

https://wonderfulimages.kemenparekraf.go.id/read/520/menyusuri-desa-adat-kete-kesu

Selanjutnya, Desa Kete Kesu yang menjadi desa tertua di Sanggalangi dengan usia mencapai 400 tahun yang di dalamnya berisikan berbagai tradisi unik dari masyarakat Toraja.

Pada desa ini terdapat jajaran rumah adat Tongkonan yang sudah berusia lebih dari 300 tahun dan saat ini ditempati sekitar 20 keluarga.

Rumah Tongkonan sendiri memiliki keunikannya tersendiri, yaitu atap yang berbentuk perahu, dan berdasarkan masyarakat Toraja, hanya masyarakat berdarah bangsawan saja yang boleh membangun dan tinggal di dalamnya.

Salah satu rumah juga dijadikan museum di mana para wisatawan dapat berkunjung dan melihat benda-benda bersejarah, keramik Tiongkok, patung, belati, parang, serta bendera pertama yang dikibarkan di Toraja.

Di desa ini para wisatawan juga dapat berkunjung ke bukti yang merupakan situs pemakaman kuno yang berusia lebih dari 700 tahun dan selama perjalanan sahabat MyProtection dapat melihat tengkorak dan tulang manusia berserakan.

5. Desa Penglipuran

Bali, yang memiliki daya tarik turis tinggi karena keindahan pantainya, pesona bawah laut, hingga budayanya, ternyata memiliki desa wisata yang tidak kalah populer, yaitu Desa Penglipuran yang berlokasi di Kabupaten Bangli, Bali.

Apa saja yang menjadi daya tarik dari Desa Penglipuran ini? Simak di sini!

  • Desa terbersih di dunia, menjadi salah satu dari tiga desa yang dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia, Desa Penglipuran juga telah mendapatkan beberapa penghargaan, mulai dari Kalpataru, ISTA di tahun 2017, hingga Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation.

  • Tata ruang desa berkonsep Tri Mandala, di mana tata ruang desa dibagi ke dalam tiga wilayah, yaitu Utama Mandala, Madya Mandala, serta Nista Mandala.

  • Hutan bambu dengan luas hingga 45 hektare atau sekitar 40 persen dari keseluruhan luas Desa Penglipuran. Bukan hanya karena keindahannya saja, tapi hutan bambu menjadi kawasan resapan air yang membuatnya terus dijaga dan dilestarikan.

  • Ritual keagamaan, Ngusaba yang dilakukan guna menyambut Hari Raya Nyepi yang sudah diajarkan oleh para tetua adat dan menjadi ajaran yang diwariskan dari para leluhur.

  • Kuliner unik, seperti loloh cemcem serta tipak cantok. Loloh cemcem yang merupakan minuman khas dari daun cemcem yang digunakan untuk melancarkan pencernaan. Sedangkan, tipak cantok yang merupakan ketupat dan sayuran rebus yang disajikan dengan bumbu kacang.

  • Penglipuran Village Festival, yang diselenggarakan di akhir tahun dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti parade pakaian adat Bali, Barong Ngelawang, parade seni budaya, dan berbagai lomba lainnya.

6. Kampung Blekok

Kampung Blekok

https://pariwisata.situbondokab.go.id/wisata/ekowisata-kampung-blekok

Kampung Blekok yang berlokasi di Kabupaten Situbondo, kampung ini bukan hanya menjadi destinasi wisata saja, namun juga menjadi kawasan konservasi bakau atau mangrove.

Terdapat beberapa daya tarik atau atraksi pada Kampung Blekok yang harus kamu datangi saat kesini:

  • Ragam burung air, Kampung Blekok menjadi kawasan bakau yang dihuni oleh burung air jenis ardidae atau yang dikenal juga dengan sebutan burung blekok.

  • Kerajinan tangan masyarakat sekitar yang dikenal karena keindahannya. Seperti alat musik dengan bahan baku sampah, penutup kepala khas Situbondo atau odheng, hingga kerajinan kayu dan kerang.

  • Hutan bakau atau mangrove, kamu dapat menikmati keindahan kawasan hutan da menyatu dengan alam sambil berjalan di atas jembatan kayu mengitari mangrove.

  • Matahari terbenam, dengan kafe dan spot foto yang indah, para pengunjung dapat berfoto-foto sambil menikmati hari dan melihat matahari terbenam.

  • Hidangan lokal yang wajib kamu santap ketika berkunjung, yaitu rujak petis yang terdiri dari sayuran dan dicampur sambal manis dengan bahan dasar kacang dan petis udang.

7. Desa Umbulharjo

Desa Umbulharjo yang berlokasi di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, terletak sekitar 13 km dari pusat Kota Wonosari.

Desa wisata ini menawarkan berbagai pesona keindahan alam yang tidak ada bandingannya yang menjadi objek wisata dan daya tarik wisatawan. Seperti Wadun Beton Indah, Goa Cokro, Goa Gremeng, Goa Plalar, serta Bukit Mardeda Melikan.

Berikut ini beberapa objek wisata di Desa Umbulharjo yang wajib kamu datangi:

  • Wisata Goa, yang terdiri dari Goa Cokro yang paling terkenal dengan bentuk vertikal dan memiliki kedalaman sekitar 18-meter, Goa Gremeng dan Goa Plalar yang tidak kalah indah dan menawarkan keindahan stalaktit dan stalagmit aktif.

  • Wadun Beton Indah, yang menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang. Terdapat banyak aktivitas yang dapat dilakukan di sini, mulai dari memancing, outbound, hingga duduk bersantai di warung makan.

  • Bukit Mardeda Melikan, yang menawarkan keindahan perbukitan bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam.

8. Desa Arborek

Desa selanjutnya yang ada di Distrik Meos Mansar dan menjadi destinasi wisata populer bagi para wisatawan lokal dan mancanegara.

Dengan luas mencapai 7 hektare, kamu dapat menikmati pemandangan yang sangat indah, mulai dari pasir putih, laut jernih, hingga rumah warga yang unik.

Arborek juga menawarkan keindahan bawah laut yang tidak kalah indah, para pengunjung dapat melakukan snorkeling untuk menikmati secara langsung kehidupan laut, mulai dari karang hingga ikan berbagai warna dan ukuran.

9. Desa Wisata Mas

Desa Mas yang terletak di Ubud, Gianyar, Bali sudah dikenal sejak tahun 1930an sebagai kampung pemahat legendaris di Indonesia hingga mancanegara.

Terdapat beberapa objek wisata yang harus kamu kunjungi ketika berlibur kesini, simak selengkapnya.

  • Siadja Gallery, yang sudah berdiri sejak tahun 1955 dan menjadi galeri seni pertama di Bali dan Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai macam koleksi fine arts, seperti lukisan, pahatan, atau bahkan batik.

  • Njana Tilem Museum, yang ada di Jalan Raya Mas No. 162. Di sini, para pengunjung dapat menikmati berbagai mahakarya dan pemandangan asri dari rumput hijau dan pohon rindang.

  • Black Hand Gang Printmaking Studio, di mana para pengunjung dapat belajar berbagai teknik cetak grafis serta mencetak sendiri.

  • Taman Puspa Aman, di mana para pengunjung dapat menanam berbagai bibit tumbuhan, sayuran, hingga obat-obatan.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu desa wisata, tujuan, karakteristik, hingga contoh desanya.

Bukan hanya sebagai tempat wisata, namun desa wisata memiliki tujuan lain seperti, mendukung program pariwisata pemerintah, pembangunan daerah, memperluas lapangan pekerjaan, dan masih banyak lagi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengunjungi beberapa rekomendasi desa wisata yang ada di Indonesia, sangat penting untuk terus merasa aman selama masa perjalanan menggunakan transportasi apa pun.

Untuk itu, MyTravel Protection Domestic dari LGI hadir untuk melindungi kamu dan keluarga dari berbagai risiko ketidaknyamanan perjalanan seperti kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan dan ketidaknyamanan lainnya.

Beberapa keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan MyTravel Protection Domestic adalah santunan kecelakaan diri, seperti kematian yang diakibatkan kecelakaan serta cacat total tetap.

Selain itu, biaya medis yang ditimbulkan, santunan tunai harian akibat kecelakaan, evakuasi medis darurat, dan repatriasi.

Bukan hanya itu, terdapat pula keuntungan untuk ketidaknyamanan perjalanan seperti pembatalan perjalanan, penundaan perjalanan, pembajakan pesawat udara, kehilangan bagasi dan barang pribadi, hingga tanggung jawab hukum pribadi.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read • 14/08/2025
Frugal Living: Definisi, Prinsip, Tujuan, dan Tips Menjalankannya!

Kehidupan perkotaan yang semakin modern dan konsumtif, penerapan frugal living dapat menjadi salah satu solusi untuk dapat mengelola keuangan lebih bijak dan baik.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) khususnya pada kelompok Gen M dan Gen Z berusia 15 hingga 44 tahun, menunjukkan adanya penurunan kontribusi terhadap total simpanan dari 18 persen di tahun 2022 menjadi 14,6 persen di tahun 2024.

Namun, apa yang dimaksud dengan frugal living dan bagaimana penerapannya dan tips apa saja yang dapat dilakukan hingga manfaat yang dapat dirasakan menerapkan gaya hidup ini. Simak informasi selengkapnya di sini!

Frugal Living: Definisi, Prinsip, Tujuan, dan Tips Menjalankannya!

Pengertian Frugal Living

pexels

Frugal Living dapat diartikan sebagai gaya hidup yang menekankan pada pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan hemat.

Tujuan utama dari frugal living adalah untuk mengurangi pengeluaran dan menghindari pemborosan dengan membeli barang yang memang dibutuhkan saja.

Namun, hal yang harus diperhatikan adalah dengan menerapkan gaya hidup ini bukan berarti kamu hidup dalam keterbatasan atau kemiskinan, namun memilih pengeluaran mana yang harus diprioritaskan berdasarkan kebutuhan sehari-hari.

Walaupun frugal living baru mengalami peningkatan kepopuleran akhir-akhir ini, prinsip dari gaya hidup ini sudah ada sejak dulu dan menjadi bagian di berbagai budaya seluruh dunia.

Perkembangan gaya hidup hemat ini juga didorong oleh adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan perubahan iklim dan keberlanjutan.

Penerapannya dilakukan guna mengurangi dampak lingkungan, seperti pengurangan konsumsi plastik, mendukung produk lokal, hingga mendaur ulang.

Gaya hidup hemat sendiri bukanlah keharusan, melainkan sebuah opsi bagi para penggunanya. Berbeda dengan kemiskinan atau pelit, seseorang yang mengadopsi gaya hidup ini melakukannya guna mengelola uang secara efektif dan ekonomis.

Lebih lanjut berdasarkan buku Frugal Living for Dummies, seseorang dengan gaya hidup ini bukan tidak menikmati hidup atau kemewahan, namun mereka mementingkan pengeluaran uang yang sesuai dengan kebutuhan saja.

Saat ini, konsep gaya hidup hemat ini juga semakin populer dengan adanya sosial media, di mana banyak orang membagikan tips, trik, hingga pengalaman diri untuk mengadopsi gaya hidup ini.

Selain itu, adanya krisis ekonomi yang terjadi secara global, seperti resesi dan pandemi membuat banyak orang yang lebih peduli dan mempertimbangkan kembali pola konsumsi mereka.

Prinsip Frugal Living

prinsip frugal living

pexels

Untuk dapat menerapkan gaya hidup ini, terdapat beberapa prinsip frugal living yang harus kamu ketahui dan pahami:

1. Membeli Barang yang Dibutuhkan

Prinsip pertama dan utama pada gaya hidup hemat adalah hanya membeli barang-barang yang memang diperlukan dan tidak dapat diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menghindari Pemborosan

Selanjutnya, penerapan gaya hidup ini juga dilakukan dengan cara menghindari pemborosan, seperti membeli barang mewah maupun menghabiskan uang untuk hal yang kurang penting.

Hal ini juga dapat dilakukan dengan cara mempertimbangkan nilai sebenarnya yang diperoleh dari sebuah barang yang dibeli.

3. Mencari Alternatif yang Lebih Murah

Prinsip gaya hidup hemat juga mengajak untuk mencari alternatif yang lebih ekonomis tanpa mengorbankan kualitas barangnya dengan memanfaatkan diskon atau membandingkan harga di beberapa teman sebelum melakukan pembelian.

4. Memperbaiki Kebiasaan Finansial

Menerapkan frugal living sendiri bukan hanya seputar pengeluaran, namun juga membangun dan memperbaiki kebiasaan baik secara finansial, seperti pengelolaan hutang, menabung, atau melakukan investasi dengan bijak.

5. Menjaga Keseimbangan Keuangan

Menjaga keseimbangan keuangan antara pendapatan dan pengeluaran juga menjadi penting yang harus diperhatikan ketika menerapkan gaya hidup hemat.

Untuk melakukannya, dapat dilakukan dengan cara membuat anggaran, melacak pengeluaran dengan detail dan menyesuaikan pengeluaran dengan budget atau pendapatan.

6. Menahan Diri untuk Pengeluaran Kurang Penting

Untuk menjalankan gaya hidup hemat, seseorang juga harus dapat menahan diri untuk pengeluaran yang kurang penting, seperti nongkrong atau membeli barang yang tidak benar-benar diperlukan.

Perlu diperhatikan, bahwa dengan menerapkan gaya hidup ini bukan berarti menghindari membeli barang, namun menilai barang tersebut apakah mampu mendatangkan value atau nilai bagi kehidupan dalam jangka panjang dan membantu menghemat.

7. Menganalisa Kebutuhan

Menganalisis kebutuhan akan sebuah barang maupun layanan juga krusial dalam prinsip frugal living. Sebelum membeli sesuatu, seseorang harus dapat melakukan penilaian apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan yang dapat ditunda.

Analisa ini yang menjadi penting dalam membedakan apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Dan jika memang dibutuhkan, apakah ada alternatif lain yang memiliki fungsi dan kualitas sama dengan harga yang lebih terjangkau.

8. Mencatat Daftar Belanjaan

Sebelum berbelanja, merencanakan dan mencatat daftar belanjaan juga krusial guna menghindari pembelian impulsif.

Dengan memiliki daftar tersebut, kamu dapat berfokus untuk memenuhi apa saja yang dibutuhkan dan membandingkan harga antar barang mana yang lebih murah atau ada penawaran khusus dengan fungsi yang sama.

9. Menghindari Hutang Konsumtif

Menghindari hutang konsumtif merupakan langkah cerdas dalam mengatur keuangan pribadi dan memulai gaya hidup hemat atau frugal living.

Gaya hidup ini dapat diterapkan dengan menahan diri untuk tidak mengambil pinjaman yang bersifat konsumtif, seperti untuk keperluan liburan, belanja barang yang tidak mendesak, atau aktivitas hiburan lainnya.

Fokus utama dari gaya hidup ini adalah menggunakan uang secara lebih bijak dan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar penting. Dengan demikian, keuangan tetap sehat dan risiko terjebak dalam utang yang tidak produktif pun bisa diminimalkan sejak dini.

10. Hindari FOMO

FOMO atau Fear of Missing Out yang sering kali berkaitan dengan penggunaan sosial media saat ini membuat generasi muda memiliki sikap cemas atau takut ketinggalan jika menerapkan gaya hidup hemat.

Hal ini khususnya berkaitan dengan pandangan mereka tentang status sosial atau lingkungan pertemanan yang mengharuskan mereka untuk terus mengikuti tren yang sedang terjadi. Sehingga, secara tidak langsung mereka terus menerus mengikuti keinginan mereka.

Hal ini dapat diatasi dengan cara lebih membatasi penggunaan media sosial atau berfokus pada diri sendiri khususnya jika ingin mempertahankan gaya hidup hemat ini.

Frugal Living vs Pelit

frugal living vs pelit

pexels

Walaupun sering disalahartikan sebagai hal yang sama, namun frugal living dan pelit merupakan dua hal yang berbeda.

Frugal living merupakan gaya hidup yang mengedepankan penghematan pengeluaran yang dapat dilakukan dengan cara mengurangi pengeluaran yang kurang penting dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian menyisihkan uang tersebut untuk hal yang lebih penting seperti menabung atau investasi.

Berbeda dengan gaya hidup hemat, pelit merupakan sikap di mana seseorang menolak untuk mengeluarkan uang sama sekali bahkan untuk hal-hal penting yang dibutuhkan. Sikap ini juga sering dikaitkan dengan ketidaktahuan seseorang untuk berbagi atau membantu orang lain.

Tujuan Frugal Living

Dalam penerapannya, gaya hidup hemat memiliki beberapa tujuan, seperti:

1. Menghemat Pengeluaran

Tujuan pertama, yaitu menghemat pengeluaran dengan mengurangi membeli hal-hal yang kurang diperlukan, dan sisa uang yang ada dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting seperti berinvestasi atau tabungan.

2. Meningkatkan Tabungan

Menerapkan gaya hidup ini juga bertujuan untuk meningkatkan tabungan. Dengan mengurangi pengeluaran, maka uang yang tersisa dapat dijadikan tabungan untuk masa depan.

Selain itu, tabungan yang ada dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membeli rumah atau keperluan mendadak yang dapat memengaruhi kondisi finansial jika tidak dipersiapkan dengan baik.

Salah satunya adalah kondisi kesehatan yang tak terduga dan dapat memengaruhi kondisi finansial jika tidak memiliki tabungan ataupun perlindungan kesehatan yang tepat.

Asuransi Perlindungan Kesehatan Prima dari Lippo General Insurance (LGI) memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Beberapa keunggulan dari produk Perlindungan Kesehatan Prima, meliputi:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

3. Mengurangi Hutang

Penerapan gaya hidup hemat juga dalam jangka panjang dapat mengurangi jumlah hutang yang dimiliki secara tidak langsung.

Hal ini dikarenakan dengan mengurangi pengeluaran dan lebih berhemat, kamu bukan hanya memiliki sisa uang untuk ditabung, namun juga dapat sebagai langkah cara melunasi hutang atau kewajiban lain yang harus diselesaikan.

4. Mempertajam Fokus pada Kebutuhan Utama

Dengan menerapkan frugal living seseorang juga dapat lebih fokus pada kebutuhan utama. Di mana, mereka hanya membeli sebuah barang yang memang benar-benar dibutuhkan saja karena memiliki fokus pada pemenuhan kebutuhan utama yang lebih penting.

Tips untuk Menjalani Frugal Living

Dalam penerapannya, terdapat tips yang dapat dilakukan untuk memulai gaya hidup hemat dengan lebih mudah, simak selengkapnya!

1. Membuat Anggaran

Tips pertama dan salah satu kunci kesuksesan frugal living adalah membuat anggaran yang detail. Hal ini dilakukan agar kamu dapat memantau dan mengontrol setiap uang yang keluar.

Melakukan pencatatan ini juga dapat membantu dalam mengidentifikasi apa yang menjadi kebutuhan utama dan tidak, sehingga ke depannya dapat lebih berfokus pada pengeluaran yang memang penting dan menghindari pemborosan.

2. Mengurangi Pengeluaran Rutin

Selanjutnya, agar penerapannya sukses dalam menjalankan gaya hidup hemat kamu juga haru mengurangi pengeluaran rutin, seperti makan di luar maupun pengeluaran rutin lainnya yang kurang penting.

Pengeluaran ini dapat dikurangi dengan cara lebih sering memasak di rumah, menghentikan pelayanan langganan yang sudah tidak lagi digunakan atau dapat digantikan dengan layanan streaming gratis.

Dengan begitu, pengeluaran rutin setiap bulannya juga akan berkurang dan kamu bisa lebih berhemat tanpa perlu mengorbankan gaya hidupmu.

3. Mencari Alternatif Lebih Murah

Menerapkan gaya hidup hemat juga berarti mencari alternatif lebih murah untuk pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengorbankan kualitas.

Hal ini dapat dicapai dengan membeli barang bekas atau pakaian dengan cara thrifting baik secara online maupun offline, menggunakan transportasi umum, hingga memanfaatkan promosi atau diskon untuk membeli sebuah barang yang memang diperlukan.

4. Memperbaiki Kebiasaan

Memperbaiki kebiasaan juga penting untuk menerapkan gaya hidup hemat dan lebih bertanggung jawab secara finansial. Kebiasaan seperti impulsive buying atau pembelian impulsif harus dihindari guna memiliki pengelolaan finansial yang baik.

Untuk melakukannya, kamu harus terlebih dahulu memahami nilai uang dan membatasi pemborosan guna memperbaiki kebiasaan tersebut. Selain itu, pengelolaan uang yang bijak juga berarti membayar tagihan tepat waktu untuk membangun kebiasaan yang lebih baik.

5. Menjaga Keseimbangan antara Pengeluaran dan Pendapatan

Menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan juga dapat membantu dalam memastikan pengeluaran yang kamu lakukan tidak melebihi pendapatannya.

Dengan begitu, kamu dapat menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk hal-hal mendesak yang dapat memengaruhi kondisi finansial di masa depan.

Kriteria Wajib Frugal Living

Agar penerapan frugal living dapat berjalan dengan baik, terdapat beberapa kriteria yang wajib yang harus dipenuhi:

1. Disiplin dalam Pengeluaran

Landasan utama dalam penerapan gaya hidup hemat adalah disiplin dalam mengatur pengeluaran agar dapat terkontrol dengan baik.

Mengatur pengeluaran, membuat anggaran mendetail, hingga mempertimbangkan setiap pembelian dengan baik dapat memastikan bahwa uang digunakan sebijak dan seefisien mungkin.

2. Memiliki Tujuan Finansial

Selanjutnya, memiliki tujuan finansial yang jelas juga menjadi kriteria krusial dalam gaya hidup hemat. Adanya tujuan yang ingin dicapai dapat mendorong diri untuk lebih fokus dan menghindari pengeluaran impulsif.

Menetapkan tujuan, seperti membayar hutang, menabung jangka panjang, hingga dana pensiun dapat membantu kamu untuk memiliki motivasi untuk tetap disiplin dan memiliki pengelolaan uang yang lebih baik.

3. Mampu Mengendalikan Diri

Mampu mengendalikan diri dengan baik juga menjadi kunci kesuksesan frugal living. Dengan memiliki pengendalian diri yang kuat, kamu juga dapat menghindari pembelian impulsif yang dapat memengaruhi kondisi finansial.

Karena memiliki hal yang ingin dicapai, kamu juga memiliki kesadaran untuk menentukan keputusan finansial yang lebih bijak dan menghindari membeli barang trendy atau mewah yang dalam jangka panjang tidak penting.

4. Tidak Tergoda Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup konsumtif yang mendorong pengeluaran berlebih juga harus dihindari guna menjalankan frugal living.

Terutama saat ini dengan kemudahan sosial media, kita sering kali membandingkan diri dengan orang-orang lain atau bahkan melihat tren tertentu yang mendorong sikap konsumtif tersebut.

Untuk menerapkan gaya hidup hemat dengan baik, kamu harus tetap berfokus pada batas pengeluaran yang telah ditentukan sesuai dengan kemampuan finansialmu.

5. Berkomitmen

Perlu disadari juga kalau gaya hidup hemat membutuhkan komitmen yang kuat dengan prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dan hal itu semua bukanlah hal yang mudah.

Oleh sebab itu, penerapannya membutuhkan komitmen yang tidak dapat dilakukan secara langsung dan membutuhkan tahapan-tahapan, mulai dari pembelajaran hingga pada akhirnya mampu menjalankannya dengan efektif dan baik.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai frugal living atau gaya hidup hemat yang dijalankan dengan tujuan untuk mengurangi pengeluaran dan menghindari sikap konsumtif.

Namun, perlu diingat juga bahwa gaya hidup hemat dan pelit merupakan kedua hal yang berbeda dan tidak dapat disamakan.

Di mana, gaya hidup hemat mengajarkan untuk mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan sehari-hari, namun kebutuhan tetap terpenuhi tanpa mengurangi kualitasnya.

Bagi para pembaca yang ingin memulai gaya hidup hemat, bacaan di atas dapat dijadikan acuan melalui prinsip, tips, hingga kriteria apa saja yang harus dipenuhi untuk memulainya. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read • 21/01/2026
Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Tahukah kamu tekanan angin ban mobil juga dapat memengaruhi kenyamanan dan performa ketika berkendara?

Seperti tekanan angin ban mobil yang rendah mampu memicu terjadinya kebocoran di jalan berbatu dan menyebabkan kecelakaan. Sedangkan, tekanan yang terlalu tinggi memiliki potensi aquaplaning di jalan berair.

Lalu, berapa tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil, bobot muatan, hingga ukuran ban dari kendaraan tersebut? Simak ulasan berikut ini!

Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal dan Tips Menjaganya

Karena memiliki peranan yang krusial, mengetahui tekanan angin yang ideal untuk ban mobil menjadi sangat penting.

Umumnya, tekanan angin yang ideal sendiri ditentukan oleh jenis mobil yang dimiliki, ukuran ring, hingga ban yang digunakan oleh pabrikan.

Untuk memastikan tekanan angin sudah ideal, kamu juga dapat mencermati informasi tekanan ban atau tire-loading information yang umumnya terdapat di frame pilar pintu pengemudi yang ada di depan kanan mobil.

Faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan angin yang dibutuhkan adalah berat yang diangkut, di mana semakin besar beban, maka tekanan ban juga harus ditingkatkan.

Standar Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Walaupun berbeda-beda terdapat informasi standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil yang sering ditemui di Indonesia, seperti:

  • Jenis Mobil SUV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 35 – 40 psi

  • Jenis Mobil Sedan yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 33 psi

  • Jenis Mobil City Car yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 36 psi

  • Jenis Mobil MPV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 33 – 36 psi

Terdapat pula standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan ukuran ban ring, antara lain:

  • Tekanan angin ban mobil ring 13 termasuk ukuran 155/70 R13, 165/70 R13, 175/70 R13, 185/70 R13, dan 205/70 R13 yang ideal adalah 28 – 31 psi.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/65 R14 yang ideal adalah 28 – 29 psi untuk ban depan dan 25 – 26 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/70 R14 yang ideal adalah 30 – 33 psi untuk ban depan dan belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 175/50 R14 yang ideal adalah 29 – 32 psi untuk ban depan dan 26 – 30 psi untuk ban belakang.

  • Tekanan angin ban mobil ring 15 dengan ukuran 175/55 R15, 175/60 R15, dan 175/65 R15 yang ideal adalah 30 – 32 psi untuk ban depan dan belakang.

Tips Menjaga Tekanan Angin Ban Mobil Ideal

Agar tetap dalam kondisi optimal, berikut ini beberapa tips untuk menjaga tekanan angin ban mobil, antara lain:

  • Menjaga bobot mobil sesuai standar, menghindari membawa beban berlebih ketika berkendara yang dapat memengaruhi kondisi tekanan angin ban mobil.

  • Rutin melakukan pengecekan, jika tekanan mulai menurun maka dapat segera disesuaikan kembali untuk menjaga performa, mencegah keausan, serta menghindari berbagai risiko berkendara.

  • Hindari mengisi angin ban ketika masih panas, karena tekanan angin di bagian dalam lebih tinggi. Menambahkan angin ketika ban masih panas dapat menimbulkan kemungkinan tekanan angin menjadi terlalu kuat dan menyebabkan ban mobil meledak.

  • Rutin cek dinding ban, kondisi jalan tak menentu, dan adanya kemungkinan benda tajam atau batu kerikil menempel pada dinding ban mobil jika dibiarkan dapat menyebabkan kebocoran dan mengurangi tekanan angin mobil.

  • Memperhatikan tekanan angin ketika cuaca dingin, di mana pada suhu rendah tekanan angin dalam ban juga umumnya menurun yang dapat menyebabkan ban menjadi kurang stabil, konsumsi bahan bakar berlebih, keausan, hingga risiko kecelakaan.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 15/01/2020
Kerja Kantoran Sambil Bisnis, Bisakah?

Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News

Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?

Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!

  • Catat Waktu Luang

Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.

Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!

  • Pilih Bisnis yang Sesuai

Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?

Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula

  • Persiapkan Modal

Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!

  • Pilih Partner Bisnis

Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.

  • Jangan Lupa Istirahat dan Jaga Kesehatan!

Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.

  • Belajar Dari Pengalaman

Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.

Selamat menjalani bisnis yang baru!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout

Baca Artikel