Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News
Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?
Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!
Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.
Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!
Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?
Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula
Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.
Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!
Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.
Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.
Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.
Selamat menjalani bisnis yang baru!
Salam,
Sahabat MyProtection
Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout
Saat ini, masyarakat mulai familiar dengan istilah depresi dan dampaknya. Depresi, mengutip dari World Health Organization, merupakan gangguan yang diderita oleh lebih dari 300 juta penduduk dalam segala usia. Intensitas dari depresi pun beragam mulai dari gangguan depresi ringan, hingga depresi berat yang dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Bahkan WHO juga memprediksikan depresi dan bunuh diri akan menjadi kasus penyakit terbanyak yang diidap masyarakat setelah penyakit jantung.
Walaupun bukan merupakan penyakit fisik, depresi dan tindakan bunuh diri dapat menular dan dikabarkan terus bertambah. Oleh karena itu, masyarakat harus mengenali gejala depresi sedari dini. Agar penderita depresi dapat segera mendapatkan pertolongan.
Mengutip dari artikel Kompas.com berjudul “Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri”, menurut penjelasan dr.Andri Sp.KJ, gejala depresi yang utama adalah gangguan mood atau perasaan hati yang menurun.
Orang yang mengidap depresi akan merasa putus asa terhadap hidupnya. Kondisi ini diikuti dengan gejala lainnya seperti susah berkonsentrasi, malas, tidak nafsu makan, bahkan memicu keinginan untuk bunuh diri. Gejala ini biasanya diidap setidaknya selama dua minggu berturut-turut. Tentu saja depresi dapat mengganggu kehidupan professional maupun social seseorang. Apalagi penderita depresi cenderung berubah menutup diri.
Hal terpenting yang harus diketahui masyarakat adalah depresi dapat diobati. Melalui pengobatan hingga terapi, seseorang diharapkan dapat merasa lebih baik seiring berjalannya waktu. Peran penting juga dipegang oleh keluarga dan relasi terdekat. Dukungan positif dapat membantu pengidap depresi kembali pulih.
Salam,
Sahabat MyProtection
Cara Menyambungkan Bluetooth ke Mobil - Mobil produksi saat ini bukan hanya dilengkapi dengan mesin canggih, namun juga berbagai fitur entertainment menarik yang digunakan untuk mendukung perjalanan. Untuk menggunakan fiturnya, biasanya pengemudi harus menyambungkan ponsel ke bluetooth.
Nah, bagaimana cara menyambungkan bluetooth ke mobil dengan mudah dan berbagai manfaatnya yang dapat mendukung kenyamanan pengendara saat menyetir. Simak informasinya berikut ini!

pexels
Bluetooth di mobil memberikan kemudahan bagi para pengemudi karena mereka tidak perlu lagi menggunakan kabel aux yang biasa yang dapat mengganggu proses berkendara. Simak caranya berikut ini.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan head unit pada mobil yang kamu kendarai memiliki fitur bluetooth. Pada umumnya, mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, salah satunya bluetooth.
Namun, jika kamu memiliki mobil dengan tahun produksi yang lebih lama dan tidak memiliki fitur bluetooth, kamu harus terlebih dahulu membeli
Langkah selanjutnya adalah menyalakan koneksi bluetooth pada ponsel pribadimu. Pastikan bahwa koneksi bluetooth telah dibuat visible atau dapat terlihat oleh semua perangkat, termasuk pula head unit mobil.
Hal ini memungkinkan sinyal bluetooth yang ada pada head unit mobil dapat menangkap jaringan bluetooth yang dinyalakan pada ponsel.
Setelah itu, akan muncul tulisan paired devices atau perangkat telah terhubung. Jika sahabat MyProtection baru pertama kali menghubungkan koneksi bluetooth ponsel ke mobil, kamu dapat terlebih dahulu klik ikon “search” yang ada di ponsel untuk mencari perangkat head unit pada mobil.
Jika koneksi bluetooth kedua perangkat sudah sama-sama menyala, kamu dapatkan menghubungkannya dengan klik nama bluetooth mobil melalui ponsel.
Jika kedua perangkat sudah terhubung, maka kode pairing akan muncul pada layar head unit mobil, kemudian klik tombol ok. Pastikan juga ponsel yang disambungkan ke bluetooth mobil juga sudah menampilkan kode koneksi bluetooth.
Pairing sendiri merupakan proses menghubungkan antar perangkat menggunakan teknologi yang memungkinkan transfer data tanpa menggunakan kabel atau nirkabel.
Jika semua langkah telah diikuti dengan benar dan sesuai dengan arahan, maka ponsel dan head unit mobil telah terhubung menggunakan bluetooth.
Fitur ini memiliki banyak kegunaan, seperti mendengarkan musik selama perjalanan melalui speaker mobil, mengatur audio secara langsung di head unit, menghubungkan dengan gps atau maps, atau bahkan mendapatkan hadiah dan berbagai voucher menarik menggunakan MyGo+.
MyGo+, aplikasi berbasis telematika yang dirancang untuk mendorong kebiasaan berkendara yang lebih aman. MyGo+ menganalisis data berkendara secara real-time untuk memberikan penilaian tentang perilaku berkendara serta menawarkan sistem reward untuk memotivasi berkendara yang lebih bertanggung jawab.
Dengan melakukan analisis data seperti jarak tempuh dan pola akselerasi, aplikasi ini menghasilkan skor berkendara yang dikonversi menjadi poin rewards secara real-time yang dapat ditukarkan menjadi voucher.
Pengguna juga dapat berpartisipasi dalam berbagai tantangan berkendara bulanan dan promosi lainnya untuk mendapatkan manfaat tambahan.

pexels
Untuk memastikan apakah head unit pada mobilmu memiliki fitur bluetooth atau tidak, terdapat beberapa langkah yang dapat kamu ikuti, berikut ini.
Langkah pertama, menyalakan audio dengan menekan tombol power di bagian head unit mobil. Selanjutnya, pergi ke menu dan temukan tulisan display.
Setelah menemukan tulisan display, geser layar head unit pada mobilmu hingga muncul pilihan menu BT Mode atau Bluetooth mode.
Klik enter atau menu setelah menemukan BT Mode atau Bluetooth mode. Nantinya, kamu akan menemukan opsi di layar, seperti audio select, device delete, dan berbagai pilihan serupa lainnya.
Menggeser layar ke arah kanan hingga muncul tulisan initialize kemudian klik menu. Setelah itu, klik yes dengan menekan tombol menu.
Setelah berhasil melakukan langkah-langkah sebelumnya, nyalakan ponsel yang ingin kamu hubungkan dan pergi ke pengaturan bluetooth dan nyalakan koneksi bluetooth-nya.
Cari nama bluetooth mobil yang terdeksi lalu pasangkan. Jika muncul passcode, klik ok. Selanjutnya, tunggu hingga ponsel terhubung dengan koneksi bluetooth mobil hingga muncul tulisan pairing, klik ok.
Jika sukses terhubung, maka kamu dapat melihat nama bluetooth mobil melalui ponselmu. Kemudian, klik nama tersebut hingga perangkat terhubung atau bertuliskan connected.
Sering kali terdapat kendala yang menyebabkan koneksi bluetooth tidak dapat terhubung ke head unit mobil. Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya:
Untuk mengatasi koneksi bluetooth ponsel yang bermasalah, pertama-tama kamu harus mematikan bluetooth dari ponsel maupun audio mobil.
Kemudian, aktifkan kembali kedua koneksi bluetooth pada perangkat tersebut dan pastikan keduanya telah tersambung dan terhubung dengan benar.
Jika sahabat MyProtection masih mengalami kendala, buka kembali pengaturan bluetooth pada perangkat ponselmu, lalu pilih opsi forget atau lupakan pada perangkat audio mobil.
Selanjutnya, hubungkan kembali koneksi bluetooth ponsel dengan audio mobil dengan mengikuti langkah-langkah di atas.
Jika koneksi bluetooth antara kedua perangkat telah terhubung tapi musik masih tidak terdengar atau audio masih belum nyala, perhatikan pengaturan volume baik di ponsel maupun tombol audio yang ada pada head unit mobil.
Setelah semua dipastikan dan masih belum ada suara, periksa juga media audio yang ada di ponsel. Jika media audio mati, maka kamu tidak dapat memutar atau membuka lagu di ponsel.
Jika suara masih tidak terdengar, kemungkinan ada masalah pada sistem audio mobil. Segera periksa kondisi audio mobil agar perjalanan tetap nyaman dengan ditemani musik sepanjang jalan.
Teknologi bluetooth yang dipasang pada mobil memiliki berbagai fitur entertainment dan fungsi khusus yang dibuat sedemikian rupa. Apa saja keunggulan dan kekurangan yang dimiliki dari teknologi bluetooth yang harus kamu ketahui.
Beberapa kelebihan dari teknologi bluetooth, seperti:
Kenyamanan dan kemudahan, memanfaatkan bluetooth juga memungkinkan para penggunanya untuk menghubungkan smartphone maupun perangkat lainnya secara langsung ke sistem audio mobil. Teknologi ini memungkinkan penggunanya untuk mengakses berbagai fitur, seperti musik, podcast, hingga aplikasi navigasi secara langsung dan tanpa menggunakan kabel.
Mengurangi distraksi, menghubungkan perangkat ke mobil juga dapat membantu dalam mengurangi distraksi. Kamu dapat dengan mudah menerima panggilan telepon maupun mengirim pesan suara tanpa mengalihkan mata saat berkendara yang dapat mengurangi potensi risiko kecelakaan saat berkendara.
Navigasi dengan mudah, teknologi bluetooth juga dapat dimanfaatkan untuk menggunakan aplikasi navigasi dengan lebih efektif, di mana arah dan instruksi dapat ditampilkan pada layar head unit dan speaker mobil agar lebih mudah digunakan.
Pengisian baterai, mobil saat ini juga sudah dilengkapi dengan port USB yang dapat digunakan untuk mengisi baterai handphone-mu ketika terhubung dengan koneksi bluetooth.
Beberapa kekurangan dari teknologi bluetooth, seperti:
Memiliki jarak komunikasi yang terbatas
Menggunakan frekuensi yang sama dengan koneksi WiFi
Perangkat akan memiliki kesulitan untuk menemukan koneksi yang dituju jika banyak koneksi yang terbuka
Rentan terkena virus
Sering mengalami kegagalan
Terdapat beberapa jenis permasalahan yang dapat muncul ketika menyambungkan bluetooth ke mobil, sebagai berikut.
Jika kamu menggunakan bluetooth tetapi tetap tidak bisa terhubung, kemungkinan besar perangkat kamu tidak kompatibel. Ini bisa terjadi karena perbedaan versi bluetooth atau ketidakcocokan sistem operasi.
Misalnya, jika mobil kamu menggunakan bluetooth versi 3.0, sedangkan perangkat kamu sudah menggunakan bluetooth versi 4.0, maka keduanya tidak akan bisa terhubung.
Pastikan juga bahwa perangkat kamu sudah dalam mode pairing dan berada dalam jarak yang cukup dekat. Jika masih tidak berhasil, coba periksa panduan pengguna atau hubungi dukungan teknis untuk bantuan lebih lanjut.
Pengaturan bluetooth di setiap perangkat tentu berbeda-beda. Jika kamu mendapati perangkat tidak bisa tersambung ke mobil via bluetooth, cobalah untuk memeriksa pengaturan perangkat.
Mungkin saja pengaturan bluetooth perangkat diatur dalam mode tidak terlihat sehingga mobil gagal menemukan perangkat kamu. Pastikan juga bahwa perangkat kamu sudah dalam mode pairing dan berada dalam jarak yang cukup dekat.
Jika masih tidak berhasil, coba periksa panduan pengguna atau hubungi dukungan teknis untuk bantuan lebih lanjut. Selain itu, pastikan versi bluetooth pada perangkat dan mobil kamu kompatibel.
Bluetooth pada mobil memiliki fungsi untuk menghubungkan perangkat sehingga suara file yang diputar di perangkat bisa langsung terdengar dari sistem audio mobil. Namun, terkadang ada masalah di mana suara dari perangkat tidak keluar di speaker mobil.
Jika kamu mengalami kendala seperti itu, besar kemungkinan volume audio di perangkat belum dinaikkan. Hal ini dikarenakan, jika perangkat sudah terhubung dengan bluetooth mobil, semua jenis suara dari perangkat akan langsung disalurkan melalui sistem audio mobil.
Interferensi radio frekuensi merupakan penyebab umum perangkat bluetooth tidak dapat tersambung ke mobil. Sinyal kuat dari perangkat lain dapat mengganggu koneksi bluetooth, menyebabkan sambungan menjadi tidak stabil.
Pada umumnya, interferensi radio frekuensi ini terjadi karena terlalu banyak perangkat elektronik yang ada di sekitar mobil dan juga mengaktifkan koneksi bluetooth mereka.
Koneksi bluetooth ke kendaraan pribadimu juga terkadang mengalami kendala karena kualitas bluetooth yang kurang baik pada perangkat maupun mobil tersebut.
Seperti contohnya, komponen yang rusak maupun perangkat yang sudah lama digunakan dapat menyebabkan koneksi yang tidak konsisten atau kualitas suara yang rendah saat menggunakan bluetooth di dalam mobil.
Selain itu, perangkat yang tidak kompatibel maupun versi bluetooth yang berbeda juga dapat menyebabkan permasalahan ini. Jika kamu mengalami masalah seperti ini, periksa kondisi perangkat dan mobil, memastikan tidak ada kerusakan pada komponen, serta memperbarui perangkat lunak jika diperlukan.
Jika masalah tetap berlanjut, mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengganti perangkat dengan yang lebih baru maupun melakukan konsultasi dengan teknisi untuk solusi lainnya.
.png)
Bluetooth sendiri merupakan sebuah teknologi nirkabel yang hingga saat ini dapat kita temukan dengan mudah di kehidupan sehari-hari dan tidak dapat terpisahkan dari kehidupan modern.
Pertama kali ditemukan pada tahun 1994 oleh perusahaan telekomunikasi Swedia, Ericsson, dan telah merevolusi cara setiap orang berkomunikasi dan berinteraksi menggunakan perangkat elektronik.
Berikut ini beberapa fungsi bluetooth yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu fungsi bluetooth paling umum adalah memungkinkan konektivitas perangkat seluler serta aksesoris pendukungnya seperti headphone hingga speaker.
Adanya teknologi nirkabel ini memungkinkan kita menghubungkan smartphone dengan berbagai perangkat lainnya tanpa kabel yang memungkinkan penggunanya untuk mendengarkan musik, menerima panggilan, atau berbagai fitur lainnya tanpa menggunakan kabel.
Adanya teknologi bluetooth juga memungkinkan penggunanya untuk mentransfer data dengan mudah. Data yang dikirim maupun diterima juga beragam, mulai dari foto, video, maupun dokumen lainnya secara nirkabel di antara dua perangkat yang dilengkapi dengan bluetooth.
Hal ini menjadi bermanfaat khususnya ketika kamu mau mengirimkan dokumen penting ataupun konten foto dan video dengan teman tanpa perlu mengandalkan koneksi internet maupun kabel yang kadang tidak tersedia.
Bluetooth juga memungkinkan para penggunanya untuk memakai keyboard serta mouse tanpa kabel di komputer maupun laptop.
Memanfaatkan teknologi nirkabel ini, penggunanya dapat memperoleh kebebasan untuk bergerak serta mengurangi penggunaan kabel yang sering kali membuat kusut meja kerja. Dengan adanya teknologi ini, penggunaan komputer juga menjadi lebih fleksibel dan nyaman.
Selain untuk kebutuhan pekerjaan, teknologi bluetooth juga dengan perkembangan teknologi saat ini dapat menghubungkan berbagai perangkat rumah pintar.
Penggunaan teknologi bluetooth di berbagai perangkat rumah memungkinkan para penggunanya untuk mengontrol lampu, mengatur suhu, membuka atau menutup pintu, dan berbagai hal lainnya yang terhubung ke jaringan rumah pintar-mu.
Adanya teknologi ini memberikan fleksibilitas serta kemudahan bagi para penggunanya untuk mengatur dan mengontrol perangkat rumah pintar melalui smartphone ataupun gadget lainnya yang kompatibel.
Salah satu fungsi bluetooth yang paling terpenting untuk menjaga keamanan adalah pelacakan perangkat. Seperti contohnya, ketika kamu kehilangan smartphone maupun gadget lainnya yang dilengkapi dengan bluetooth, maka kamu dapat memanfaatkan aplikasi bluetooth tracker untuk mencari perangkat tersebut.
Adanya fungsi ini membantu banyak orang untuk mencari perangkat yang hilang atau terjatuh sehingga dapat menghemat waktu dan usaha memanfaatkan teknologi bluetooth ini.
Nah, itulah pembahasan seputar cara menyambungkan bluetooth ke mobil dengan mudah yang harus kamu ketahui. Memiliki fitur ini dapat sangat memudahkan kamu untuk menghubungkan perangkat ponsel dengan mobil tanpa menggunakan kabel.
Mulai dari mendengarkan lagu, membuka peta perjalanan, hingga menganalisis data berkendara secara real-time untuk memberikan penilaian tentang perilaku berkendara serta menawarkan sistem reward untuk memotivasi berkendara yang lebih bertanggung jawab dengan MyGo+.
Bagi sahabat MyProtection yang tertarik, berikut fitur utama dari aplikasi telematika MyGo+:
Analisis Perilaku Berkendara, aplikasi MyGo+ menganalisis data untuk mendorong perilaku berkendara yang lebih bertanggung jawab
Tantangan Berkendara Bulanan, pengguna dapat berpartisipasi dalam tantangan yang digamifikasi untuk mendapatkan keuntungan tambahan
Poin Hadiah, poin diberikan secara real-time untuk setiap tindakan berkendara aman yang dilakukan pengguna
Penukaran Voucher, poin hadiah ditukarkan dengan berbagai voucher menarik yang tersedia
Download MyGo+ sekarang dan mulai perjalananmu sekarang untuk mendapatkan rewards atas berkendara aman sekaligus berkontribusi pada upaya keselamatan jalan di Indonesia. Download MyGo+ disini!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Kecelakaan kerja merupakan suatu hal yang dapat dialami oleh setiap orang di mana pun mereka berada selama berada di ruang lingkup kerja. Dari pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, hingga pekerja kantoran.
Semua pekerjaan sendiri memiliki risikonya masing-masing yang harus diperhatikan. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dari kecelakaan kerja sendiri dan apa saja faktor yang menyebabkannya? Simak selengkapnya di sini!

pexels
Kecelakaan kerja sendiri dapat diartikan sebagai segala kejadian atau insiden yang terjadi di tempat kerja maupun ruang yang berhubungan dengan pekerjaan.
Di mana, segala kejadian atau insiden yang terjadi sendiri dapat mengakibatkan PAK atau penyakit akibat kerja, cedera, atau bahkan sampai meninggal dunia.
Selain itu, menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan atau Permenaker No. 5 Tahun 2021, menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan segala kecelakaan yang terjadi di dalam hubungan kerja.
Hal ini termasuk kecelakaan yang terjadi di dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja maupun sebaliknya hingga penyakit yang ditimbulkan akibat lingkungan kerja.
Terdapat pula UU No. 1 Tahun 1970 yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan sebuah kejadian yang tidak terduga dan tidak dikehendaki. Kejadian tersebut dapat mengacaukan proses serta menimbulkan kerugian baik harta benda maupun korban manusia.
OHSAS atau Occupational Health and Safety Assessment Series, yang merupakan standar internasional pada penerapan sistem manajemen K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja, juga mendefinisikan kecelakaan kerja sebagai sebuah kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan kesakitan, cedera, atau hingga kematian.

pexels
Kecelakaan kerja yang sering terjadi juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis, sebagai berikut.
Pertama, kecelakaan yang disebabkan tertimpa objek. Pada umumnya, kecelakaan jenis ini terjadi di pabrik maupun di proyek lapangan yang dikelilingi banyak material.
Kecelakaan ini terjadi karena disebabkan sebuah objek yang sering kali tanpa sengaja jatuh karena adanya human eror maupun masalah pada objek hal tersebut.
Selanjutnya, terjatuh dan terpeleset yang dapat terjadi di area kerja dengan area licin dan tidak rata.
Walaupun di anggap sepele dan ringan, insiden ini dapat berdampak serius jika jatuh dari ketinggian yang tinggi ataupun risiko-risiko lainnya yang dapat menyebabkan dampak yang lebih parah.
Terkena benda tajam sendiri bukanlah sesuatu hal yang tak mungkin. Insiden ini dapat terjadi khususnya di sektor pekerjaan yang banyak menggunakan mesin dan benda tajam.
Oleh sebab itu, jika kamu bekerja di sektor pekerjaan ini akan sangat penting untuk berhati-hati saat bekerja dan terus memperhatikan sekita r.
Selain itu, memiliki perlindungan yang tepat juga bisa menjadi salah satu solusi efisien.
Keadaan lalu lintas tidak selalu aman. Di mana, sering kali terjadi hal-hal atau insiden yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang dapat terjadi kapan saja.
Jenis kecelakaan kerja ini terjadi ketika kamu sedang berada di perjalanan baik berangkat maupun pulang dari tempat kerja.

Menurut ILO atau International Labour Organization yang dapat disebut juga sebagai Organisasi Perburuhan Internasional, insiden dalam pekerjaan dapat dibedakan menjadi beberapa klasifikasi sebagai berikut.
Yang pertama, klasifikasi berdasarkan jenis pekerjaannya terdiri dari, sebagai berikut
Terjatuh
Tertimpa benda jatuh
Tertumbuk maupun terkena benda atau peralatan kerja
Terjepit benda maupun peralatan kerja
Aktivitas atau gerakan yang melebihi kemampuan dan terlalu menekan fisik yang dapat menimbulkan cedera
Terpapar suhu ekstrem
Tersengat arus Listrik
Mengalami kontak dengan bahan berbahaya
Terkena efek radiasi
Yang kedua, klasifikasi berdasarkan penyebabnya terdiri dari, sebagai berikut
Kecelakaan disebabkan mesin atau alat kerja
Kecelakaan disebabkan kendaraan maupun alat pengangkut
Kecelakaan disebabkan kondisi lingkungan kerja yang kurang ideal
Kecelakaan disebabkan bahan serta zat berbahaya
Kecelakaan disebabkan instalasi listrik
Yang ketiga, klasifikasi berdasarkan kelainan maupun sifat luka terdiri dari, sebagai berikut
Patah tulang
Dislokasi atau keseleo
Regang otot
Memar
Amputasi
Luka luar atau luka di permukaan
Luka bakar
Keracunan
Mati lemas
Bekas sengatan arus Listrik
Bekas paparan radiasi
Yang terakhir, klasifikasi berdasarkan letak kelainan maupun luka di tubuh terdiri dari, sebagai berikut
Bagian kepala
Bagian leher
Bagian badan atau tubuh
Anggota tubuh bagian atas
Anggota tubuh bagian bawah
Kelainan atau luka di banyak area sekaligus
Kecelakaan kerja sendiri dapat terjadi kapan saja, namun terdapat beberapa hal yang dapat memicu kecelakaan tersebut terjadi. Simak di sini!
Penyebab pertama yang sering menyebabkan kecelakaan adalah mengabaikan proses keselamatan. Terutama pada pekerjaan dengan risiko yang tinggi, prosedur keselamatan yang ada harus dan wajib ditaati selama proses bekerja.
Seperti halnya, ketika kamu bekerja di ketinggian, penggunaan APD atau Alat Pelindung Diri menjadi krusial. Di mana jika kamu tidak menaati aturan yang ada, kamu dapat membahayakan diri maupun rekan kerja-Mu!
Hal kedua yang sering kali menyebabkan kecelakaan adalah kurangnya pelatihan dan edukasi sebelum melakukan pekerjaan yang akan dilakukan.
Contohnya, ketika seorang pekerja diberikan tugas untuk menggunakan mesin maupun benda tajam di tempat kerja namun pelatihan dan edukasi yang diberikan kurang.
Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja karena masih belum memahami cara kerja alat tersebut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengikuti pelatihan yang dianjurkan terlebih dahulu.
Kecelakaan juga dapat terjadi jika kondisi fisik kurang optimal dan tetap memaksakan melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan memiliki risiko yang tinggi.
Seperti contohnya, jika kamu sedang tidak enak badan akibat kurang tidur dan kelelahan yang dapat menyebabkan konsentrasi juga melemah. Hal-hal kecil seperti itulah yang dapat menyebabkan risiko kecelakaan dalam bekerja meningkat.
Dalam semua pekerjaan, khususnya pekerjaan dengan risiko tinggi pada umumnya memiliki standar keselamatan untuk peralatannya yang harus dipatuhi.
Seperti contohnya, peralatan dalam kondisi prima, perawatan pada jangka waktu tertentu, dan masih banyak lagi.
Jika aturan tersebut tidak dijalankan sesuai dengan standar yang ada, maka semakin besar pula risiko terjadi kecelakaan dalam bekerja.
Berdasarkan faktornya sendiri, penyebab kecelakaan juga dapat dibagi menjadi 3, baik secara internal maupun eksternal. Berikut ini 3 faktor penyebab kecelakaan kerja yang dapat terjadi.
Faktor manusia sendiri merupakan segala sikap, perilaku, hingga keterampilan seorang pekerja dalam melakukan pekerjaannya.
Sikap seorang pekerja yang kurang peduli, bermalas-malasan, atau bahkan terlalu percaya diri dapat mempengaruhi kinerjanya selama bekerja dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain itu perilaku seseorang, seperti tidak berkonsentrasi, mengabaikan keamanan, maupun mengonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan kecelakaan selama bekerja.
Dan yang terakhir, ketika keterampilan yang dimiliki tidak mencukupi untuk mengoperasikan sebuah pekerjaan sering kali dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya.
Faktor selanjutnya adalah kondisi peralatan yang memiliki kaitannya dengan peralatan yang digunakan selama bekerja, baik kualitas, kelayakan, hingga pemeliharaannya.
Penggunaan alat yang tidak lagi prima atau dalam keadaan rusak, tidak berfungsi dengan baik, tidak memenuhi standar, maupun tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk selalu memastikan kondisi mesin atau alat yang digunakan saat bekerja dalam kondisi yang layak sehingga risiko kecelakaan menurun.
Hal-hal seperti kabel yang mengelupas, komponen lepas, tangga yang patah, hingga APD yang tidak sesuai dapat mempengaruhi itu semua.
Ada juga faktor lingkungan yang dapat menjadi penyebab kecelakaan selama bekerja. Faktor ini meliputi segala kondisi fisik, kimia, biologis, hingga psikologis yang ada di lingkungan tempat kerja.
Dengan kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai atau tidak mendukung untuk melakukan pekerjaan, sering kali kecelakaan dapat terjadi.
Seperti contohnya, suhu yang terlalu panas maupun dingin, kebisingan yang terlalu berlebihan, kurangnya cahaya, polusi udara sekitar, hingga tingkat kelembaban tinggi.
Bukan hanya itu, faktor lingkungan yang kurang memadai juga dapat mempengaruhi kondisi dan kesehatan mental seseorang , seperti terjadinya konflik, tekanan, hingga stres dari pekerjaan tersebut.
Adanya hal-hal tersebut pada akhirnya bukan hanya dapat mengurangi motivasi dan kinerja dari seseorang, namun juga dapat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja.
Banyaknya faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan di tempat kerja mulai dari penggunaan alat dan material, faktor alam, atau bahkan kelalaian dan kurangnya kompetensi dari pekerja.
Oleh sebab itu, faktor penyebab kecelakaan di tempat kerja juga dapat dibagi berdasarkan teori di bidang ilmu K3, sebagai berikut.
Teori domino yang dikemukakan oleh Heinrich mengatakan bahwa sebuah kecelakaan kerja dapat terjadi karena adanya 5 faktor utama yang berhubungan antara satu sama lain.
Mulai dari kondisi kerja, kelalaian manusia, tindakan kerja yang membahayakan, kecelakaan atau insiden, serta cedera.
Berdasarkan teori domino, jika ada salah satu faktor tersebut terjadi di tempat kerja, maka faktor lainnya juga akan terdampak dan munculnya efek domino antara faktor-faktor tersebut.
Hal yang dimaksud dari ini adalah, ketika kondisi kerja yang ada tidak memadai, maka akan muncul pula kelalaian pekerjanya, dan pada akhirnya tempat kerja menjadi tidak akan yang dapat mengakibatkan cedera atau bahkan kecelakaan.
Berikut penjelasan lebih lanjut terkait kelima elemen tersebut yang saling berhubungan dan membentuk rantai kecelakaan, sebagai berikut.
Kondisi kerja atau social environment and ancestry, yang mengacu pada kondisi fisik serta psikologis lingkungan kerja yang dapat membahayakan kesehatan maupun keselamatan pekerja.
Kelalaian manusia atau fault of the person or carelessness, yang merupakan kesalahan pekerja dalam menjalan pekerjaannya. Kelalaian ini sendiri pada umumnya bersifat internal, seperti kurangnya pengetahuan atau pengalaman, tekanan kerja yang berat, dll.
Tindakan tidak aman atau unsafe act or unsafe condition, yang mengacu terhadap perilaku pekerja yang tidak sesuai prosedur yang seharusnya. Seperti penggunaan alat yang kurang tepat, mengabaikan peraturan keselamatan kerja, dsb.
Kecelakaan atau accident, yang mengacu pada peristiwa atau kejadian tidak terduga maupun diinginkan. Peristiwa ini sendiri dapat terjadi akibat berbagai hal, mulai dari lingkungan kerja, kelalaian pekerja, atau bahkan tidak mengikuti protokol keamanan.
Cedera atau injury, yang mengacu pada kerusakan atau cedera fisik pada tubuh seseorang akibat terjadinya kecelakaan di lingkungan kerja.
Teori Multiple Factor mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan di tempat kerja dapat didefinisikan menjadi 4M yang terdiri atas
Pertama, Man atau manusia
Kedua, Machine atau mesin dan peralatan
Ketiga, Media atau lingkungan kerja
Keempat, Management atau manajemen kerja.
Faktor pertama, yaitu manusia meliputi usia, gender, keterbatasan kemampuan, kekuatan, motivasi, kondisi emosi, dan sebagainya.
Faktor kedua yang seperti Namanya berkaitan dengan mesin dan peralatan yang digunakan selama proses kerja. Faktor ketiga, lingkungan kerja termasuk suhu hingga kebisingan di lingkungan kerja yang dapat mengganggu proses kerja.
Sedangkan, faktor terakhir yaitu manajemen meliputi komunikasi, kebijakan, dan sebagainya yang berkaitan dengan proses kerja.
Kecelakaan di lingkungan kerja sendiri dapat menimbulkan berbagai dampak, bukan hanya dapat dilihat melalui luka fisik, namun juga secara psikis, atau bahkan hingga kematian.
Dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, berikut ini dampak kecelakaan di tempat kerja, sebagai berikut.
Cedera fatal atau fatality yang dapat menyebabkan pekerja yang bersangkutan kehilangan nyawa
Cedera yang dapat menghilangkan waktu kerja produktif atau loss time injury
Cedera yang dapat menyebabkan karyawan tidak bisa masuk kerja atau loss time day
Cedera yang dapat membatasi kemampuan kerja atau restricted duty
Cedera yang membutuhkan perawatan medis atau medical treatment injury
Cedera ringan, yang pada umumnya lecet, mata kemasukan debu, dan sebagainya atau first aid injury
Tidak menimbulkan cedera atau non injury accident
Dalam menghindari risiko insiden-insiden yang tidak diinginkan, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghindari kecelakaan saat kerja.
Menggunakan APD atau Alat Pelindung Diri yang lengkap atau sesuai dengan standar dan regulasi yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti aturan yang ada, maka kecelakaan yang tidak diinginkan juga dapat dihindari.
Mengikuti pelatihan maupun kelas yang dibutuhkan selama bekerja. Dengan begitu, kamu akan memiliki informasi yang cukup untuk bekerja dengan baik dan aman.
Menaati aturan yang ada, seperti menggunakan APD serta mengecek keadaan peralatan yang digunakan agar kondisinya tetap prima dan memenuhi standar yang ada.
Secara rutin melakukan pengecekan atau monitoring untuk memastikan segala hal yang berkaitan dengan regulasi serta standarisasi tetap dijalankan sesuai prosedur di tempat kerja.
Nah, itulah sekilas penjelasan terkait kecelakaan kerja dan hal yang dapat kamu lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat bekerja.
Tentu saja tidak ada orang yang ingin terkena musibah tersebut, namun untuk memastikan kamu sudah terlindungi dan memiliki perlindungan yang terpercaya, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk menjawab segala kekhawatiran-Mu!
Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat dan membuatmu lebih waspada akan hal-hal yang mungkin saja terjadi di tempat kerja. Semoga bermanfaat dan semangat bekerja!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan