Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Tips Ngantor Sehat Selama Pandemi

Tips Ngantor Sehat Selama Pandemi

29 May 2020 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 29 Mei 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Sebagian dari kita akan kembali bekerja di kantor mulai Juni nanti. Walaupun pandemi belum berakhir, tapi kamu bisa melakukan beberapa langkah di bawah ini untuk menjaga kesehatan & keamananmu serta orang-orang di sekitarmu.

Jangan lupa untuk selalu jaga jarak dan jaga kebersihan dimana pun kamu berada, termasuk di ruang kantor. Jika kamu harus menggunakan transportasi umum, maka gunakan masker dan bawa hand sanitizer.

Stay safe!

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 12/08/2025
10 Manfaat Menabung dan Pentingnya Memulai Sejak Dini!

Sejak kecil, kita sudah sering diberi tahu berbagai manfaat menabung untuk kehidupan masa depan kita. Namun, membangun kebiasaannya sendiri bukanlah sesuatu yang mudah dan harus dilakukan dengan penuh komitmen.

Melalui Indonesia Gen Z Report 2024Understanding and Uncovering the Behavior, Challenges, and Opportunities Indonesia Millennial & Gen Z Report 2024 yang dikeluarkan oleh IDN Media, menyatakan bahwa adanya peningkatan kebiasaan menabung masyarakat Indonesia dibandingkan dengan data survei di tahun 2019.

Adanya peningkatan ini, dapat disebabkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menabung dan manfaat yang dapat dirasakan. Namun, apa saja manfaatnya tersebut? Simak ulasannya berikut ini!

10 Manfaat Menabung dan Pentingnya Memulai Sejak Dini!

manfaat menabung

pexels

Manfaat menabung, bukan hanya berhubungan dengan stabilitas keuangan atau finansial, namun juga membentuk kebiasaan yang lebih baik. Selengkapnya, berikut beberapa manfaat dari menabung yang bisa kamu dapatkan!

1. Kebiasaan Mengelola Keuangan

Dengan memiliki kebiasaan menabung, secara tidak langsung kamu juga membangun kebiasaan mengelola keuangan yang baik.

Di mana, dengan menyisihkan uang yang didapatkan sedikit demi sedikit untuk ditabung, kamu mempelajari kedisiplinan dan lebih bijaksana untuk mengelola uang.

Kebiasaan ini mampu membantu seseorang belajar cara membedakan kebutuhan dengan keinginan, dan memiliki perencanaan pengeluaran yang lebih baik.

Dengan begitu, seseorang juga dapat menghadapi segala situasi keuangan yang mungkin dihadapi di masa depan dan menghindari sikap impulsif yang dapat memengaruhi kondisi keuangan.

2. Mempersiapkan Dana Darurat

Selanjutnya, dengan menabung kamu juga dapat mempersiapkan dana darurat atau dana cadangan yang bisa digunakan ketika menghadapi situasi tidak terduga. Mulai dari kehilangan pekerjaan, kecelakaan, hingga kondisi medis tertentu.

Adanya dana darurat ini dapat memberikan seseorang ketenangan pikiran ketika menghadapi situasi kritis tanpa harus mengorbankan kebutuhan sehari-hari.

Selain dengan mempersiapkan dana darurat, solusi lainnya untuk mengatasi permasalahan ini juga dapat dilakukan dengan cara memiliki asuransi kesehatan Perlindungan Kesehatan Prima sebagai solusi perlindungan kesehatan bagi diri sendiri dan anggota keluarga.

Perlindungan Kesehatan Prima juga menawarkan berbagai macam keunggulan, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

3. Mengurangi Ketergantungan pada Hutang

Adanya tabungan juga dapat membantu dapat mengurangi ketergantungan pada hutang. Hal ini dikarenakan ketika kamu dihadapkan dengan pengeluaran dalam jumlah besar maupun keadaan darurat lainnya kamu tidak perlu bergantung pada kartu kredit maupun pinjaman lainnya dengan bunga tinggi.

Tabungan tersebut dapat membantu menghindari diri dari beban finansial di masa depan yang disebabkan oleh pinjaman-pinjaman tersebut.

4. Mencapai Tujuan Keuangan

Pastinya kamu memiliki impian untuk membeli rumah, mobil, liburan, maupun memulai bisnis, dan semua hal tersebut membutuhkan uang.

Dengan membangun kebiasaan menabung sejak dini, tujuan-tujuan tersebut akan lebih mudah tercapai karena kamu sudah membangun kedisiplinan itu sejak awal, waktu yang dimiliki untuk mengumpulkan uang lebih lama, dan peluang investasi yang lebih besar.

5. Menyediakan Dana untuk Pendidikan

Pendidikan di Indonesia sendiri membutuhkan biaya yang cukup besar dan setiap tahun akan terus meningkat. Dengan memiliki tabungan, kamu juga dapat mempersiapkan dana untuk anak atau keluarga yang dibutuhkan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Adanya tabungan pendidikan sendiri bukan hanya dibutuhkan untuk membayar uang sekolah saja, namun juga berbagai kebutuhan penunjang seperti buku, alat tulis, seragam, dan berbagai kebutuhan lainnya yang berkaitan.

6. Memberikan Rasa Aman Finansial

Memiliki tabungan juga dapat memberikan rasa aman secara finansial pada seseorang yang sering kali krusial dan menghindari dari rasa khawatir terus menerus adanya pengeluaran tidak terduga dan situasi darurat lainnya.

Memiliki tabungan juga dapat memberikan fleksibilitas dalam memilih langkah karier, seperti saat mencari pekerjaan baru maupun beralih karier.

Hal ini dikarenakan kebutuhan dasar sehari-hari masih dapat terpenuhi melalui tabungan tersebut dan memberikan ruang untuk mengambil risiko lebih, seperti membangun bisnis sendiri.

Namun, pemilihan langkah tersebut juga harus diputuskan dengan strategis untuk menghindari kerugian atau hal-hal yang tidak diinginkan.

7. Cashflow yang Lebih Sehat

Cashflow atau pengelolaan arus kas merupakan keterampilan finansial yang perlu dikuasai seseorang untuk memiliki keuangan yang sejahtera. Agar tercipta arus kas yang sehat, hal yang terpenting adalah menabung secara rutin.

Jika tidak ada tabungan, maka jika ada hal mendesak yang mengharuskan seseorang mengeluarkan biaya besar maka terpaksa harus menggunakan pendapatan yang tersisa dan kebutuhan lainnya jadi terganggu.

Memiliki pengelolaan arus kas yang baik menandakan bahwa seseorang mampu mengatur keuangannya dengan baik serta kebutuhan pokok yang dimiliki tetap terpenuhi.

8. Memahami Konsep Nilai Uang

Membangun kebiasaan menabung sejak dini juga dapat membantu seseorang untuk lebih memahami konsep nilai uang khususnya bagi anak-anak ataupun remaja di usia dini.

Dengan dibangunnya kebiasaan ini, seorang anak akan lebih mengetahui nilai dari uang yang dimilikinya dan mengeluarkan usaha secara konsisten untuk mendapatkannya.

Selain itu, kebiasaan menabung juga dapat membantu seorang anak untuk lebih menghargai usaha orang tuanya dalam mencari uang.

Menabung juga mengajarkan anak-anak dan remaja untuk ke depannya tidak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan karena mereka mengetahui nilai dari uang tersebut.

9. Menghindari Hutang

Memiliki kebiasaan menabung juga dapat menghindari seseorang dari berutang ataupun meminjam uang ke orang lain ketika dihadapkan dengan situasi mendesak.

Hal ini dikarenakan orang tersebut telah membangun gaya hidup sesuai dengan kemampuan finansial yang ia miliki sehingga ia tidak perlu meminjam uang maupun berutang ketika ada hal-hal tak terduga.

10. Memulai Investasi Lebih Awal

Menabung dengan berinvestasi juga dapat memberikan banyak manfaat jika dimulai sejak usia dini untuk mempersiapkan diri di masa depan.

Uang yang disisihkan untuk menabung tersebut dapat ditempatkan di reksa dana maupun membeli saham, logam mulia atau bahkan properti.

Semakin muda seseorang mulai berinvestasi, maka kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan juga lebih besar karena uang tersebut memiliki waktu lebih lama untuk berkembang melalui bunga majemuk maupun pertumbuhan aset lainnya.

Cara untuk Mulai Menabung

cara untuk mulai menabung

pexels

Agar dapat mulai untuk menabung dan terus menerapkannya dalam jangka panjang, terdapat beberapa langkah efektif yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan, seperti:

1. Membuat Anggaran Bulanan

Langkah pertama untuk memulai menabung adalah membuat anggaran yang dapat membantu dalam mengidentifikasi pengeluaran.

Hal ini dilakukan guna mengetahui semua uang yang keluar dan mengurangi hal-hal yang tidak perlu dan mengalokasikan dana lebih efisien.

Untuk memulainya, kamu dapat membuat laporan pengeluaran uang dalam kurun waktu sebulan kemudian data yang ada dijadikan acuan hal-hal mana yang dapat dihilangkan kedepannya atau dikurangi.

Memiliki anggaran bulanan yang baik juga dapat membantu dalam memastikan kondisi finansial kamu tetap stabil dan tidak adanya pengeluaran mendadak.

2. Menetapkan Tujuan

Untuk memotivasi diri untuk lebih giat menabung, kamu juga harus menentukan tujuan yang jelas. Tujuan yang ingin dicapai sendiri dapat beragam, mulai dari liburan, investasi, atau bahkan gadget terbaru.

Adanya tujuan tersebut membuat seseorang akan lebih termotivasi untuk menabung serta lebih mudah untuk diukur progres yang telah dicapainya. Menentukan tujuan ini juga harus tetap realistis, di mana kamu harus dapat menentukan setiap

3. Menyisihkan Sebagian Gaji atau Uang Saku

Selanjutnya, agar menabung menjadi lebih efektif kamu juga dapat secara langsung menyisihkan uang saku maupun gaji yang kamu dapat. Hal ini dilakukan agar uang tersebut langsung terpisahkan dan kamu tidak tergoda untuk menggunakannya.

Seperti contohnya, ketika kamu menerima gaji langsung sisihan 10 hingga 20 persen uang tersebut ke rekening terpisah yang memang dibuat khusus menabung dengan begitu kamu dapat secara konsisten menabung dan memiliki kedisiplinan.

4. Menggunakan Celengan atau Rekening Khusus

Agar menabung menjadi lebih efektif, kamu juga dapat menggunakan celengan khusus atau menggunakan rekening khusus yang dipisahkan khusus untuk menabung.

Dengan memiliki rekening tabungan khusus kamu juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan, seperti bunga, penyimpanan yang lebih mudah, hingga sistem keamanan yang lebih baik.

Untuk memilih tabungan yang tepat, kamu dapat memilih rekening tabungan dengan bunga yang kompetitif serta biaya administrasi rendah agar hasil tabungan yang didapatkan lebih maksimal.

5. Mengurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Hal yang penting dan harus diperhatikan ketika menabung adalah membedakan dengan baik kebutuhan dengan keinginan yang sering kali tertukar oleh banyak orang.

Agar menabung lebih efisien, kamu harus fokus pada pengeluaran yang memang diperlukan dan mengurangi hal-hal di luar kebutuhan pokok, seperti mengurangi makan di luar, membeli barang dalam jumlah besar, atau hiburan yang membutuhkan biaya besar.

Dengan begitu, kamu dapat menyisihkan uang lebih banyak untuk hal-hal yang memang diperlukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan ketika awal menabung.

6. Memantau dan Mengevaluasi Secara Berkala

Hal penting lainnya ketika menabung adalah memantau dan mengevaluasi tabungan secara berkala untuk memastikan bahwa kamu telah berada di jalur yang tepat.

Dengan membuat catatan atau di era digitalisasi saat ini banyak aplikasi keuangan yang dapat mempermudah proses tersebut, kamu dapat dengan mudah melakukan evaluasi terhadap pengeluaran dan anggaran yang telah ditetapkan dan memutuskan langkah terbaik apa yang harus dilakukan kedepannya.

Tanda Cara Menabung yang Kurang Tepat

Tanda Cara Menabung yang Kurang Tepat

pexels

Terdapat tanda-tanda yang dapat kamu kenali bahwa cara menabung yang kamu lakukan masih kurang tepat dan dapat diperbaiki lagi, seperti:

1. Rekening Tabungan Tidak Terpisah dengan Rekening Harian

Tanda pertama, kamu masih menggabungkan rekening tabungan dengan rekening harian yang membuat cara menabung kurang maksimal.

Hal ini dikarenakan dengan menggabung keduanya tersebut maka nominal saldo pada rekening akan lebih besar yang dapat mendorong diri untuk memiliki pengeluaran yang lebih besar.

Dengan memiliki tabungan terpisah, kamu dapat menentukan pengeluaran lebih baik dan membatasi diri untuk pengeluaran setiap bulannya dan mengurangi pengeluaran uang di luar anggaran.

2. Rekening Tabungan Tidak Stabil

Jika kamu sudah memiliki rekening tabungan terpisah, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa rekening tersebut hanya digunakan untuk menabung.

Hindari melakukan transaksi lain di rekening itu agar fungsinya tetap terjaga sebagai tempat menyimpan dana.

Ketika saldo tabungan sudah cukup besar, godaan untuk menggunakannya bisa muncul, terutama untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Dalam situasi darurat, menggunakan sebagian dari tabungan tentu diperbolehkan. Namun, idealnya jumlah yang kamu ambil tidak melebihi nominal yang biasanya kamu sisihkan setiap bulan.

Dengan begitu, kondisi tabungan tetap stabil dan kamu tidak kehilangan kontrol atas tujuan finansialmu.

Sebaliknya, jika kamu sering menggunakan uang tabungan untuk membeli barang-barang tersier, seperti produk mewah atau hiburan mahal, padahal tidak sedang dalam keadaan mendesak, maka itu pertanda cara menabungmu belum tepat.

Menabung seharusnya menjadi kebiasaan yang terencana dan konsisten. Jangan jadikan tabungan sebagai dana cadangan untuk konsumsi sesaat.

Selalu evaluasi pengeluaran dan disiplin dalam mengelola rekening khusus tabungan agar tujuan keuangan kamu dapat tercapai secara maksimal.

3. Persentase Tabungan yang Tidak Ideal

Sebelum menerima gaji, ada baiknya kamu menyusun anggaran terlebih dahulu untuk menentukan berapa persen dari penghasilan yang akan dialokasikan ke tabungan, kebutuhan sehari-hari, dan kegiatan sosial.

Disarankan untuk menyisihkan sekitar 10% hingga 15% dari gaji kamu khusus untuk menabung. Idealnya, jumlah ini tidak kurang dari angka tersebut agar tujuan finansial tetap terjaga.

Seiring waktu, saat gaji meningkat atau kamu menerima bonus tambahan, sebaiknya jumlah tabungan juga ikut bertambah, baik dari segi nominal maupun persentasenya.

Jika ternyata jumlah tabunganmu masih kecil padahal pendapatan sudah naik, bisa jadi ada yang keliru dalam pengaturan anggaran pengeluaranmu. Ini bisa menjadi tanda bahwa kamu perlu mengevaluasi ulang cara mengelola uang.

Apakah kamu masih mengalami salah satu dari kondisi ini? Jika iya, sekarang adalah momen yang tepat untuk mulai memperbaiki kebiasaan menabung.

Mengatur keuangan dengan lebih bijak bisa dimulai kapan saja. Tidak ada kata terlambat untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat demi masa depan yang lebih stabil dan terencana.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai manfaat menabung yang harus kamu ketahui hingga cara menabung yang tepat agar mendapatkan hasil maksimal.

Membangun kebiasaan menabung sejak dini juga dapat membuat seseorang memiliki kedisiplinan untuk menyisihkan uang yang mereka miliki untuk mencapai tujuan dan kesejahteraan masa depan.

Tabungan yang ada dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari membeli hal yang diinginkan maupun menghindari diri dari risiko finansial karena adanya masalah kesehatan dan hal lainnya yang memerlukan biaya besar.

Selain dengan memiliki tabungan dengan jumlah besar, hal ini juga dapat dihindari dengan memiliki asuransi kesehatan yang tepat, seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang bisa didapatkan dengan mudah dan menawarkan berbagai keuntungan, seperti:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 04/12/2019
Gajian Hanya Numpang Lewat, Atasi dengan 3 Tips Ini!

Jakarta, 4 Desember 2019 - MyProtection News

Uang gajian tiba, tapi hanya mampir sementara di dompet. Masalah ini sering kali dialami banyak orang. Belum dua minggu berlalu, tapi keuangan sudah menipis pesat. Banyak tagihan yang harus dibayar serta promo diskon yang menggiurkan. Namun, problem ini bisa dikelola dengan tiga tips pengelolaan uang atau money management yang mudah dari MyProtection.

Tentukan Prioritas Keuanganmu

Mungkin Anda pernah berada di posisi membingungkan, harus membayar tagihan atau barang mana terlebih dahulu. Anda bisa menetapkan skala urgensi dan kepentingan dari barang yang harus dibayar. Biaya tagihan listrik, belanja bulanan, dan biaya transportasi harus menempati posisi utama dalam prioritas pengelolaan keuangan Anda. Setelahnya, Anda bisa menyisihkan uang untuk membeli kebutuhan non-esensial lainnya.

Membuat Alokasi Pengeluaran Secara Tepat

Selain membuat prioritas pengeluaran, Anda juga harus tahu berapa jumlah uang yang dapat Anda habiskan. Pastikan pengeluaran Anda tidak lebih besar dari pendapatan Anda. Selalu sisihkan minimal 20% dari keseluruhan pendapatan Anda untuk investasi, deposito, dan tabungan.

Baca juga: Meraup Untung dengan Berjualan Barang Bekas

Persiapkan Dana Darurat

Tentu saja selain memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Anda juga perlu menyiapkan dana darurat untuk kepentingan mendesak seperti keperluan medis seperti bedah & rawat inap, insiden, hingga kerusakan properti. Dana darurat ini bisa didapatkan dengan menyisihkan 10% - 20% dari gaji. Anda juga bisa mendapatkan meminimalisir pengeluaran darurat dan tak terduga dengan memiliki asuransi kesehatan individu dan paket keluarga, asuransi perlindungan rumah, hingga asuransi kendaraan dengan premi murah yang ditawarkan MyProtection.

Selamat mengelola uang dengan lebih cerdas!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Liburan ke Korea Gratis Biaya Visanya Sampai Desember 2019

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 07/03/2025
4 Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan secara Online dan Offline dengan Mudah!

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan ternyata bukanlah hal yang sulit dan hanya membutuhkan beberapa langkah saja untuk melakukannya. Hal ini menjadi krusial karena BPJS Kesehatan berfungsi untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Melalui website BPJS Kesehatan sendiri, berdasarkan Laporan Pengelolaan Program Jaminan Sosial Kesehatan hingga 30 November 2024, terdapat 277.859.856 Peserta JKN atau Jaminan Sosial Kesehatan.

BPJS Kesehatan menjadi solusi bagi banyak masyarakat Indonesia karena dapat memberikan pelayanan kesehatan bukan hanya secara fisik namun juga mental.

Adanya program JKN-KIS ini menurut anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dari unsur ahli Muttaqien menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada rakyatnya.

Bagi sahabat MyProtection yang ingin mengaktifkan kembali BPJS Kesehatannya, simak penjelasan lengkap terkait langkah-langkahnya berikut ini.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN

cara mengaktifkan bpjs kesehatan

https://stikessehati.ac.id/

Mobile JKN yang merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan guna memberikan layanan kesehatan terhadap setiap peserta JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional.

Melalui aplikasi ini para peserta dapat mengecek status kepesertaan, mencari rumah sakit terdekat, mendaftar layanan kesehatan, melihat riwayat pembayaran, hingga berkonsultasi dengan dokter.

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN juga sangat lah mudah, berikut langkah-langkahnya:

  • Download atau mengunduh aplikasi Mobile JKN melalui AppStore maupun PlayStore.

  • Buka aplikasi yang sudah diunduh dan melakukan registrasi dengan mengisi data diri peserta. Mulai dari nomor kartu, password, serta kode captcha sebagai tahap verifikasi.

  • Kemudian, klik pilihan peserta dan cek kepesertaan.

  • Selanjutnya, memilih bagian segmen peserta dan klik selanjutnya.

  • Menunggu hingga terdapat pilihan pembayaran autodebet yang sesuai berdasarkan bank pribadi.

  • Kemudian akan muncul informasi terkait pendaftaran rekening autodebet dari BPJS Kesehatan. Klik saya setuju kemudian klik selanjutnya.

  • Langkah selanjutnya, peserta juga akan diminta untuk mengisi data, mulai dari nomor kartu BPJS, nomor rekening, hingga nomor handphone. Setelah mengisi data yang diperlukan, klik daftar autodebet.

  • Melakukan pembayaran iuran bulanan wajib atau menyelesaikan tunggakan jika ada di BPJS Kesehatan peserta bersangkutan. Klik selanjutnya.

  • Sesaat kemudian, kamu akan menerima kode verifikasi yang dikirimkan ke nomor handphone yang dimasukkan, klik verifikasi.

  • Setelah proses selesai dilakukan, maka status kepesertaan BPJS Kesehatan kamu telah aktif.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan melalui WhatsApp

https://konstruksiindo.id/cara-cetak-kartu-bpjs-kesehatan-secara-online-mudah/

Metode berikutnya adalah dengan mengaktifkan BPJS Kesehatan melalui WhatsApp yang dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan ke nomor resmi WhatsApp BPJS Kesehatan. Simak berikut langkah-langkahnya:

  1. Membuka aplikasi WhatsApp, dan mengirimkan pesan secara langsung ke nomor resmi WhatsApp BPJS Kesehatan, yaitu 0811 8750 400.

  1. Setelah mengirimkan pesan, nanti chatbot pada nomor ini akan mengirimkan beberapa pilihan serta informasi layanan yang dapat kamu pilih.

  1. Selanjutnya, kamu dapat membalas pesan tersebut dengan memilih nomor “6” untuk diarahkan ke Layanan Pandawa.

  1. Setelah itu, kamu harus memilih nomor yang sesuai dengan provinsi serta kabupaten maupun kota domisili dan mengirimkan pesan dengan sesuai.

  1. Kemudian, pihak BPJS Kesehatan akan mengirimkan nomor kontak layanan berdasarkan domisili yang telah dipilih.

  1. Ketik “Pandawa” pada nomor kontak layanan yang diberikan dan kirimkan pesan tersebut.

  1. Pihak BPJS Kesehatan nantinya akan mengirimkan informasi terkait layanan serta link formulir online.

  1. Link yang diberikan berisikan formulir yang harus diisi berdasarkan instruksi yang ada, isi dengan benar dan tepat kemudian klik berikutnya.

  1. Pilih menu pengaktifan kembali kartu, kemudian klik kirim.

  1. Tunggu beberapa saat, pihak BPJS Kesehatan akan mengirimkan pesan konfirmasi.

  1. Masukkan nomor kartu BPJS Kesehatan maupun NIK KTP yang sesuai.

  1. Memilih jenis kepesertaan dan lampirkan dokumen yang diperlukan, lalu klik selesai.

  1. Mengisi dan melengkapi formulir online yang diperlukan, termasuk nomor tiket, dan klik berikutnya.

  1. Memilih menu pengaktifan kembali kartu, kemudian memilih jenis transaksi yang diinginkan.

  1. Mengisi data fasilitas kesehatan yang sesuai dengan domisili, kemudian klik berikutnya.

  1. Nanti akan muncul terkait informasi pengaktifan status kartu BPJS Kesehatan, klik setuju dan kirim.

  1. Setelah memilih kelas kepesertaan yang diinginkan dan melakukan pembayaran, status kartu BPJS Kesehatan kamu telah aktif.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan melalui Kantor Cabang

Bukan hanya dapat dilakukan secara online, kamu juga dapat mengaktifkan BPJS Kesehatan dengan mendatangi kantor cabang, simak langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Pertama, temukan kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat yang ada di kota maupun kabupaten domisili-Mu, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan KIS atau Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran atau PBI.

  1. Memastikan status kepesertaan KIS PBI Jaminan Kesehatan dengan mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat.

  1. Membuat laporan ke dinas setempat dengan membawa Kartu JKN-KIS, Kartu Keluarga, serta e-KTP yang kemudian akan digunakan untuk permohonan re-aktivasi status kartu.

  1. Setelah berhasil melakukan re-aktivasi, kamu dapat segera menggunakan kartu BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun rumah sakit.

  1. Hal yang harus diperhatikan bagi peserta KIS PBI Jaminan Kesehatan yang telah dinonaktifkan untuk lebih dari 6 bulan, kamu perlu membawa dokumen kependudukan serta mengajukan permohonan ke Dinas Sosial setempat.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk Kasus Khusus

Selain cara yang ada di atas, terdapat beberapa kasus khusus yang memungkinkan pendekatan berbeda untuk mengaktifkan kartu BPJS Kesehatan. Simak penjelasan berikut.

1. Mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk Peserta PBI atau Penerima Bantuan Iuran

Bagi para peserta PBI yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengaktifkan status BPJS Kesehatan, simak selengkapnya.

  • Mengunjungi dinas sosial setempat untuk mendapatkan surat keterangan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI

  • Membawa surat yang diterima dan dokumen identitas yang diperlukan ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat

  • Petugas BPJS Kesehatan akan melakukan proses verifikasi terkait status PBI yang kamu miliki serta melakukan aktivasi ulang

  • Memastikan untuk meminta informasi terkait pembaruan data PBI secara berkala untuk menghindari kartu BPJS Kesehatan non-aktif di masa depan

2. Mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk Anak yang Baru Lahir

Untuk dapat mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk anak yang baru lahir, berikut panduannya:

  • Memastikan anak tersebut telah memiliki akta kelahiran serta NIK atau Nomor Induk Kependudukan

  • Membuka aplikasi mobile JKN yang dapat dilakukan secara online maupun mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat

  • Memilih menu pendaftaran peserta baru pada aplikasi mobile JKN atau dapat menyampaikan ke petugas di kantor cabang kalau kamu ingin mendaftarkan anak yang baru lahir

  • Mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan data anak serta memilih kelas kepesertaan yang ingin dipilih

  • Melakukan pembayaran iuran pertama

  • Menunggu proses verifikasi serta aktivasi selesai

3. Mengaktifkan BPJS Kesehatan setelah Pindah Domisili

Jika kamu pindah tempat tinggal maupun domisili dan status BPJS Kesehatan menjadi non-aktif, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan BPJS kembali:

  • Memperbarui data kependudukan melalui Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil setempat

  • Setelah KTP dengan alamat baru didapatkan, kamu dapat mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat dari domisili-Mu

  • Menginformasikan ke petugas kalau kamu ingin mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan setelah pindah domisili

  • Memberikan dokumen yang telah dipersiapkan, seperti KTP dengan domisili baru dan kartu keluarga

  • Petugas akan melakukan proses perubahan data serta mengaktifkan kembali status BPJS Kesehatan

Penyebab Kartu BPJS Kesehatan Non-Aktif

Penyebab Kartu BPJS Kesehatan nonaktif - cara mengaktifkan bpjs kesehatan

fastpay.co.id

Terdapat beberapa alasan mengapa status kartu BPJS Kesehatan yang kamu miliki dapat berubah menjadi non-aktif, sebagai berikut.

1. Terlambat Membayar Iuran maupun Menunggak

Salah satu hal yang menyebabkan kartu BPJS Kesehatan non-aktif adalah terlambat membayar iuran maupun menunggak iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

2. Peserta Keluar dari Perusahaan Penanggung Iuran BPJS

Alasan kedua yang dapat menyebabkan status kartu BPJS Kesehatan non-aktif adalah peserta keluar dari perusahaan yang sebelumnya menanggung iuran bulanan, untuk mengaktifkannya kembali peserta harus melakukannya sendiri.

3. Berusia 21 Tahun

Alasan lainnya adalah ketika seseorang berusia 21 tahun, maka iuran yang tadinya bergantung pada orang tua maupun wali harus segera diaktifkan sendiri. Untuk melakukannya, peserta perlu melakukan pendaftaran sendiri.

4. Beberapa Alasan Lain

Selain alasan yang ada di atas, terdapat beberapa alasan yang dapat menjadi penyebab kartu BPJS Kesehatan yang kamu miliki non-aktif, seperti kesalahan proses administrasi maupun pembaruan data yang tidak dilakukan.

Bukan hanya itu, sering kali status non-aktif juga dapat diakibatkan masa berlaku kartu BPJS Kesehatan yang telah habis. Oleh sebab itu, kamu harus terus memastikan status kartumu!

Manfaat Menjaga Status BPJS Kesehatan Tetap Aktif

Mengetahui apa saja manfaat dari BPJS Kesehatan juga dapat menjadi motivasi bagi sahabat MyProtection untuk tetap menjaga status aktif kepesertaannya. Berikut ini beberapa manfaat yang harus kamu ketahui:

1. Jaminan Kesehatan Komprehensif

BPJS Kesehatan memberikan jaminan kesehatan yang komprehensif, termasuk:

  • Pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, hingga dokter praktik perorangan

  • Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, seperti rumah sakit

  • Pelayanan gawat darurat

  • Pelayanan obat, alat kesehatan, serta bahan medis habis pakai

  • Pelayanan ambulans

  • Pemeriksaan penunjang diagnostik

2. Perlindungan Finansial

BPJS Kesehatan juga dapat memberikan perlindungan finansial dari pengeluaran biaya untuk keperluan kesehatan yang tidak terduga, seperti:

  • Mengurangi risiko pengeluaran besar mendadak akibat biaya pengobatan yang tak terduga

  • Membantu perencanaan keuangan keluarga lebih baik

  • Memberikan ketenangan pikiran bagi banyak orang ketika menghadapi masalah kesehatan

3. Akses ke Jaringan Fasilitas Kesehatan

BPJS Kesehatan juga memiliki jaringan fasilitas kesehatan yang luas dan tersebar di seluruh Indonesia, seperti:

  • Akses menuju ribuan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan

  • Kemudahan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di berbagai daerah

  • Memiliki pilihan fasilitas kesehatan yang beragam berdasarkan kebutuhan

4. Program Promotif dan Preventif

BPJS Kesehatan juga memiliki berbagai program promotif serta preventif, seperti:

  • Screening kesehatan yang dapat mendeteksi penyakit sejak dini

  • Imunisasi Dasar

  • Keluarga berencana

  • Penyuluhan kesehatan perorangan

5. Kemudahan Administrasi

BPJS Kesehatan juga dapat memberikan kemudahan administrasi, seperti:

  • Proses klaim yang lebih mudah serta cepat

  • Tidak perlu mengurus administrasi yang rumit ketika berobat

  • Memiliki sistem rujukan terstruktur dan efisien

Hal yang Dapat Masyarakat Lakukan untuk Mendukung BPJS Kesehatan

Agar BPJS Kesehatan dapat tetap berjalan secara efektif, terapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mendukung BPJS Kesehatan:

1. Kepatuhan Pembayaran Iuran

Pertama, untuk mendukung berjalannya BPJS Kesehatan dengan mematuhi peraturan pembayaran iuran yang telah ditetapkan dan membayarnya tepat waktu.

Hal ini juga menjadi krusial untuk memastikan keberlangsungan berjalannya program BPJS Kesehatan dan memastikan peserta lain dapat juga dapat menerima manfaat yang dibutuhkan. Berikut caranya:

  • Mengatur pembayaran otomatis menggunakan autodebet maupun e-wallet

  • Memprioritaskan pembayaran iuran BPJS Kesehatan pada anggaran bulanan

  • Memanfaatkan berbagai cara pembayaran paling efisien yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan

  • Memberikan edukasi pada anggota keluarga akan pentingnya membayar iuran tepat waktu

2. Pemanfaatan Layanan Secara Bijak

Menggunakan layanan BPJS Kesehatan yang disediakan dengan bijak dan bertanggung jawab juga dapat membantu dalam menjaga efisiensi program. Simak caranya:

  • Mengikuti prosedur rujukan yang telah ditetapkan

  • Tidak menyalahgunakan fasilitas BPJS Kesehatan untuk kondisi yang tidak diperlukan maupun mendesak

  • Memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai dengan kondisi kesehatan serta kebutuhan

  • Memberikan laporan ke pihak berwenang jika menemukan adanya praktik kecurangan maupun penyalahgunaan layanan

3. Partisipasi dalam Program Preventif

BPJS Kesehatan bukan hanya memberikan manfaat pengobatan, namun juga dapat membantu dalam pencegahan penyakit. Berikut cara agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam program preventif yang ada:

  • Mengikuti program screening kesehatan yang diadakan secara rutin

  • Berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan

  • Menerapkan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit

  • Mengajak anggota keluarga serta orang sekitar untuk berpartisipasi dalam program preventif

4. Penyebaran Informasi yang Benar

Agar dapat tersosialisasi dengan baik, masyarakat Indonesia juga harus dapat membantu penyebaran informasi yang benar untuk meningkatkan pemahaman serta partisipasi pada BPJS Kesehatan, berikut caranya:

  • Membagikan informasi resmi seputar BPJS Kesehatan yang dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat melalui media sosial

  • Mengedukasi keluarga serta teman terkait manfaat dan prosedur BPJS Kesehatan

  • Melaporkan serta meluruskan informasi hoax atau kurang tepat yang beredar sehubungan dengan BPJS Kesehatan

  • Berpartisipasi di berbagai forus diskusi seputar BPJS Kesehatan untuk berbagai pengalaman positif selama pemakaian.

Nah, itulah penjelasan seputar cara mengaktifkan BPJS Kesehatan yang dapat kamu lakukan melalui berbagai media. Untuk selalu terlindungi, penting untuk terus memastikan status kepesertaan kartu BPJS Kesehatan yang kamu miliki.

Hal ini dikarenakan seringkali kita tidak dapat mengetahui kapan kita akan memerlukan akses layanan kesehatan. Bagi sahabat MyProtection yang memerlukan perlindungan tambahan, Perlindungan Kesehatan Prima dari MyProtection.id yang dapat memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima yang bisa kamu dapatkan:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan

  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan

  • Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan

  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia

  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring

  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance

  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel