Sebagai superfood, banyak orang sudah mengetahui bahwa manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh sangat lah besar dan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya dapat memberikan keuntungan bagi orang yang mengonsumsinya.
Hal ini dikarenakan chia seed kaya akan serat, sumber asam lemak omega-3, antioksidan, protein, hingga mineral. Karena kemudahan aksesibilitasnya, chia seed sering kali menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh.
Lalu, apa saja sebenarnya manfaat chia seed yang bisa didapatkan jika dikonsumsi secara rutin dan tepat? Simak di sini!
pexels
Chia seed merupakan biji-bijian berwarna hitam dan putih ya berasal dari tanaman bernama Salvia Hispanica, yang merupakan anggota keluarga mint dari Amerika Tengah.
Biji ini juga telah menjadi bagian pola makan manusia hingga lebih dari 5.000 tahun yang lalu dan dipercaya merupakan makanan pokok bagi suku Aztec dan Maya.
Sebagai makanan sehat, biji chia ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, serat, Alpha-linolenic acid atau ALA, kalsium, dan masih banyak lagi.
Dalam jurnal What Are Chia Seeds? dijelaskan juga bahwa penelitian terbaru mengungkapkan dengan menambahkan biji chia sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko masalah pada kardiovaskular, seperti menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, hingga tekanan darah.
pexels
Untuk lebih memahami keuntungan dan manfaat chia seed bagi kesehatan tubuh, berikut ini penjelasannya:
Manfaat chia seed pertama, yaitu membantu dalam mengontrol berat badan karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Di mana, pada 2 sendok makan chia seed mengandung 140 kalori, 5 gram protein, 10 gram serat, 21 gram karbohidrat, hingga 9 gram lemak.
Jika dibandingkan dengan 1 buah pisang, kandungan serat yang terdapat pada 2 ½ sendok makan chia seed lebih tinggi yang membuatnya baik dikonsumsi khususnya buat kamu yang sedang diet.
Hal ini dikarenakan makanan kaya serat mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga nafsu makan lebih terkontrol. Contoh makanan tinggi serat yang juga dapat membantu mengontrol berat badan seperti ubi cilembu yang memiliki banyak manfaat lainnya.
Bukan hanya itu, 17,83 % kandungan asam lemak omega-3, 15 hingga 25% protein, 26 hingga 41% karbohidrat kompleks, hingga vitamin dan mineral lainnya yang mampu menunjang keberhasilan diet.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Nutrition Research and Practice dengan judul Chia seed added yogurt reduces short-term food intake and increases satiety: randomised controlled trial juga mengungkapkan mengonsumsi chia seed juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan rasa lapar jika dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan chia seed ke dalam yoghurtnya.
Selanjutnya, chia seed juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh dikarenakan kandungan asam amino endogen di dalamnya. Jenis asam amino seperti glutamat, aspartat, alanin, serin, dan glisin.
Bukan hanya itu, kandungan di dalamnya seperti seng, magnesium hingga zat besi juga dapat membantu dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap aktif dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas.
Chia seed juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung melalui kandungan omega-3 dan seratnya yang baik untuk kesehatan jantung.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal Food and Function di tahun 2021 ditemukan juga bahwa chia seed memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL).
Jika jumlahnya meningkat, maka kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akan menurun.
Berdasarkan hasil dari jurnal berjudul The impact of chia seeds on diabetes, blood pressure, lipid profile, and obesity indicators yang melakukan 14 uji klinis menggunakan 835 partisipan mengatakan bahwa mengonsumsi chia seed setiap hari mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.
Di mana biji chia mampu secara signifikan menurunkan kadar trigliserida, LDL-kolesterol, serta tekanan darah sistolik.
Walaupun superfood, chia seed tidak dapat menggantikan obat kolesterol maupun tekanan darah dan mengatasi penyebab darah tinggi, namun biji-bijian ini dapat dijadikan tambahkan pada pola makan sehat.
Manfaat chia seed berikutnya adalah mampu mengoptimalkan dan meningkatkan kepadatan mineral tulang dan kesehatan tulang secara keseluruhan.
Di mana kandungan yang ada di dalamnya seperti fosfor, kalsium, hingga magnesium merupakan nutrisi penting yang mampu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.
Pada 2 sendok makan chia seed terdapat kandungan kalsium 14% kebutuhan harian, magnesium 23% kebutuhan dasar, serta fosfor 20% kebutuhan dasar.
Bukan hanya itu, chia seed juga memiliki kandungan ALA (Asam Alpha-Linolenat) yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.
Jika di konsumsi secara rutin dan teratur chia seed juga mampu membantu mencegah osteoporosis yang disebabkan kekurangan kalsium dan fosfor yang penting dan dibutuhkan juga untuk memperkuat gigi dan fungsi otot.
Karena kandungan serat dan senyawa lainnya, chia seed juga dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin yang dapat membantu dalam menstabilkan kadar gula darah.
Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, biji chia ini juga mampu membantu mengurangi resistensi insulin yang menjadi salah satu faktor risiko diabetes tipe 2.
Chia seed juga dapat membantu dalam mencegah paparan radikal bebas karena memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparannya. Kandungan antioksidan seperti asam klorogenat, asam kafeat, mirisetin, quercetin, dan kaempferol.
Walaupun radikal bebas merupakan hasil alami dari metabolisme sel, namun paparan tinggi yang diakibatkan polusi, asap rokok, hingga radiasi bisa menjadi penyebab terjadinya stres oksidatif yang dapat merusak DNA, protein, membran sel, hingga berbagai penyakit kronis.
Peradangan dalam tubuh yang kronis mampu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga kanker.
Salah satu kandungan di dalam chia seed, yaitu caffein acid yang merupakan salah satu jenis antioksidan di dalamnya mampu melindungi tubuh dari kemungkinan risiko peradangan.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya juga, chia seed juga mengandung asam lemak omega-3. Di mana, menurut jurnal dengan judul The Omega-6: Omega-3 Ratio: A Critical Appraisal and Possibel Succesor, asam lemak omega-3 memiliki fungsi yang berkaitan dengan omega-6 untuk menurunkan peradangan yang terjadi dalam tubuh.
Menambahkan chia seed ke dalam pola makan sehatmu juga dapat membantu mengatasi konstipasi karena memiliki kandungan serat yang tinggi.
Dengan mengonsumsi serat, tubuh mampu meningkatkan air dalam feses yang membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang membuat kontraksi otot lebih rendah.
Kandungan serat dalam 28 gram chia seed adalah 10,6 gram yang sudah memenuhi 42% kebutuhan harian serat seseorang.
Chia seed juga bagus untuk dikonsumsi setelah berolahraga maupun masa pemulihan karena kandungan vitamin B, zink, zat besi, hingga magnesium yang ada di dalamnya dapat membantu dalam meningkatkan energi.
Vitamin B mampu mengubah makanan yang masuk seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.
Dengan rutin mengonsumsi chia seed, kamu juga dapat meningkatkan energi secara stabil dan lebih tahan lama, hingga mengurangi rasa lelah yang dapat dirasakan setelah beraktivitas.
Banyak penelitian juga menunjukkan bukti bahwa asam lemak omega-3, serat, hingga antioksidan yang ada pada chia seed juga bermanfaat bukan hanya untuk anak, ibu hamil, dan individu kondisi kardiovaskular, namun juga dapat memberikan manfaat bagi atlet dan orang-orang yang rutin berolahraga jika memasukkan chia seed ke diet mereka.
Berdasarkan studi berjudul Omega 3 Chia Seed Loading as a Means of Carbohydrate Loading yang membandingkan dua jenis perlakuan yang berbeda terhadap muatan karbohidrat pada atlet dalam tes ketahanan lebih dari 90 menit.
Di mana, satu kelompok menerima perlakuan tradisional menggunakan 100% kalori dari Gatorade, sedangkan kelompok lainnya menerima minuman chia yang menggunakan 50% kalori dari chia seed dan 50% kalori dari gatorade.
Hasilnya menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi minuman chia tersebut dapat meningkatkan oksidasi lemak sekaligus menghemat penggunaan glikogen dalam otot.
Pendekatan ini memungkinkan para atlet untuk mengurangi asupan gula serta meningkatkan asupan asam lemak omega-3.
Kandungan omega-3 pada chia seed juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit khususnya dengan seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi lebih kendur maka dengan rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga kulit untuk lebih sehat dan kencang.
Antioksidan yang ada di dalam chia seed juga dapat membantu untuk melindungi tubuh dari sinar matahari yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan dini.
Untuk mendapatkan manfaat chia seed bagi kesehatan kulit terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan, mulai dari mengonsumsinya secara langsung atau mencampurkannya ke dalam minuman, hingga membuat masker dengan tambahan madu dan minyak kelapa.
Manfaat chia seed berikutnya adalah menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega-3 yang sehat, serat, dan antioksidannya.
Biji chia bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengatur tekanan darah serta menjaga kadar kolesterol di dalam batas normal.
Bukan hanya itu, kandungan antioksidannya yang kuat seperti asam klorogenat dan quercetin juga dapat membantu dalam melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan dua faktor penting yang berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah serta meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.
Kanker kolorektal yang merupakan kanker yang tumbuh di usus besar atau rektum merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum khususnya pada orang yang sudah lanjut usia yang umumnya disebabkan dari polip usus atau pertumbuhan abnormal di dinding usus.
Dipercaya, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dapat membantu dalam mengurangi risiko seseorang terkena kanker kolorektal.
Berdasarkan hasil penelitian Intisari Sains Medis di tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 52 pasien di RSUP Sanglah yang terdiagnosis kanker kolorektal , 39 pasien mengonsumsi asupan rendah serat setiap harinya.
Sebagai superfood yang dikenal dengan kandungan seratnya, mengonsumsi chia seed juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus.

pexels
Sebagai salah satu bahan organik yang cukup populer dan dapat dimakan baik secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, saat ini hidangan kreasi menggunakan chia seed juga berkembang.
Biji chia dapat dijadikan sebagai topping baik dihancurkan terlebih dahulu maupun utuh di atas sereal, nasi, yoghurt, hingga sayuran. Di Meksiko, terdapat minuman chia fresco yang terbuat dari chia seed yang direndam dengan jus buah atau air.
Hal ini dikarenakan chia seed sangat mudah menyerap cairan dan akan membentuk tekstur gel ketika direndam, membuatnya mudah dicampurkan dengan sereal maupun hidangan lainnya.
Untuk memasukkan superfood satu ini ke dalam rutinitasmu juga sangat lah mudah, kamu dapat menaburkan satu hingga dua sendok makan chia seed ke yoghurt, sereal, hingga salad.
Bukan hanya itu, kamu juga dapat menambahkan biji chia ke dalam smoothies hingga sup, atau bahkan mencampurkannya dengan adonan pancake sebelum di masak.
Karena chia seed tidak memiliki rasa yang khas, jika dicampurkan dengan bahan makanan lain tidak akan mengubah atau berdampak pada rasa makanan tersebut.
Salah satu cara populer lainnya untuk menikmati chia seed adalah dengan membuat chia puding dengan merendam biji chia ke dalam cairan baik air, susu, hingga yoghurt.

pexels
Walaupun secara umum aman di konsumsi dan mudah di toleransi ketika di makan dalam jumlah yang dianjurkan, dalam artikel berjudul Are Chia Seeds Good for You? mengonsumsi chia seed juga memiliki risikonya tersendiri.
Karena kandungan seratnya yang tinggi, mengonsumsi chia seed juga dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti gas, diare, hingga perut kembung.
Jika orang yang belum terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat, disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsinya secara perlahan dan pastikan meminum air yang banyak.
Selain itu, bagi orang-orang yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap chia seed juga harus menghindari mengonsumsi biji ini karena mampu menyebabkan reaksi seperti gatal, bercak merah, hingga kesulitan bernapas.
Chia seed juga memiliki risiko tersedak, khususnya bagi individu yang memiliki kesulitan untuk menelan. Hal ini disebabkan sifat bijinya yang dapat membesar jika dan berubah menjadi kental serta memiliki konsistensi yang lengket yang dapat tersangkut di tenggorokan dan menyebabkan sumbatan.
Untuk menghindari hal ini terjadi, pastikan biji chia yang kamu konsumsi sudah terendam dalam cairan selama beberapa waktu sebelum di makan.
Terdapat beberapa tips mengonsumsi yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan manfaat chia seed sepenuhnya dengan mudah:
Itulah penjelasan seputar berbagai manfaat chia seed yang merupakan superfood yang saat ini semakin populer bukan tanpa sebab. Dengan rutin mengonsumsinya berdasarkan takaran yang disarankan, kamu bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang baik.
Walaupun begitu, hanya mengonsumsi chia seed saja tidaklah cukup, di mana menjaga pola hidup juga sangat penting, khususnya dari hal beraktivitas dan makanan yang dikonsumsi.
Agar sahabat MyProtection tetap terlindungi dari hal-hal tak terduga, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Hi, Sahabat MyProtection!
Kini kamu bisa nikmati manfaat asuransi kesehatan online langsung dari HP tanpa harus pergi ke rumah sakit atau klinik! Khusus bagi pengguna asuransi kesehatan individu & keluarga Perlindungan Kesehatan PRIMA & HealthPlus+ Family, kamu bisa menggunakan fitur konsultasi dokter & beli obat sudah tersedia melalui aplikasi eBenefit. Jadi, kamu bisa langsung tanyakan perihal kesehatanmu langsung ke ahlinya kapanpun & dimanapun.
Kamu bisa gunakan fitur konsultasi dokter & beli obat online dari HP dengan langkah mudah berikut:
Fitur konsultasi dokter & beli obat online ini memang dihadirkan untuk memudahkan aktivitas harian kamu. Sehingga kamu & keluarga bisa #DijagainTerus 24/7.
Selain fitur konsultasi dokter & beli obat online, nasabah Perlindungan Kesehatan PRIMA & HealthPlus+ Family juga bisa menikmati berbagai fasilitas asuransi kesehatan online lengkap seperti:
Informasi lebih lengkap mengenai fitur & produk asuransi kesehatan MyProtection Kamu bisa menghubungi tim MyProtection melalui:
Atau klik tombol berikut ini untuk mendapatkan DISKON HINGGA 50%
Dinamo starter mobil yang berfungsi untuk memutar mesin mobil merupakan bagian krusial untuk menghidupkan mesin.
Tanpa adanya dinamo starter yang berfungsi dengan baik, mesin mobil tidak dapat menyala. Oleh sebab itu, kamu harus mengenali apa saja ciri-ciri dinamo starter mobil rusak ataupun lemah. Simak selengkapnya!

Ciri pertama dinamo starter mobil yang rusak umumnya mengeluarkan bunyi mendesing dan gemeretak yang berkaitan dengan gigi yang ada di gear pinion dan ring gear mesin.
Jika suara yang dikeluarkan semakin besar, maka kerusakan yang terjadi pada dinamo starter semakin parah.
Selain itu, dinamo starter juga dapat mengeluarkan bunyi mendesing jika bearing one-way yang ada pada bagian pinion gear mengalami kerusakan.
Ciri selanjutnya yang mungkin dapat kamu temui adalah mobil yang sulit dinyalakan, terutama setelah melakukan perjalanan panjang.
Hal ini dapat terjadi khususnya ketika komponen internal seperti gear yang ada pada dinamo starter mulai haus dan tidak dapat berfungsi dengan optimal.
Jika hal tersebut terjadi, maka dinamo starter akan kesulitan memutar mesin, khususnya ketika mesin dalam kondisi panas.
Apabila masalah ini terjadi, maka kamu harus segera memperbaikinya dan mencari solusi yang tepat agar tidak menjalar ke komponen mobil lain.
Mobil yang tak merespons ketika kunci diputar ke posisi starter juga dapat menjadi salah satu pertanda dinamo starter yang bermasalah.
Hal ini bisa disebabkan oleh komponen internal seperti solenoid ataupun kumparan yang ada di dalamnya rusak, sehingga kurangnya tenaga yang dihasilkan untuk menyalakan mesin.
Walaupun tegangan aki yang menurun dapat disebabkan oleh masalah pada aki itu sendiri, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kinerja dinamo starter pada mobil.
Hal ini dikarenakan untuk memutar mesin, dinamo starter membutuhkan arus listrik yang cukup dan jika tegangan aki-nya terlalu rendah, maka mobil tidak dapat bereaksi.
Ketika mencoba menghidupkan mobil dan lampu depan mobilmu tiba-tiba padam, hal tersebut bisa disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem listrik mobil yang disebabkan oleh dinamo starter yang lemah.
Hal ini menyebabkan kurangnya tenaga yang dibutuhkan untuk menjaga distribusi arus listrik ke komponen lain, seperti lampu depan.
Selain itu, jika alternator atau aki juga bermasalah, maka arus listrik yang dihasilkan guna mendukung dinamo starter juga akan berkurang dan membuatnya tidak dapat bekerja dengan baik.
Jika hal ini terjadi, pastikan kondisi dinamo starter dan alternator sesegera mungkin. Karena jika dibiarkan, hal tersebut dapat menimbulkan masalah yang lebih serius.
Saat ingin menyalakan mobil, terdapat suara klik yang terdengar ketika tombol starter ditekan, yang juga dapat menjadi ciri bahwa komponen dinamo starter mobil bermasalah dan tidak mampu memutar mesin.
Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya torsi yang dihasilkan dinamo untuk bekerja secara efektif. Oleh sebab itu, jika masalah ini muncul, kamu harus segera melakukan pengecekan untuk memastikan sumber masalahnya.
Nah, itulah 6 ciri dinamo starter mobil yang krusial untuk memutar mesin mobil dan memastikan mesin mobil dapat menyala dan bekerja dengan baik.
Karena fungsinya, memastikan dinamo starter pada mobilmu selalu dalam kondisi optimal menjadi penting. Semoga bermanfaat!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News
Ketika berpuasa, ada berbagai tantangan yang bisa kita hadapi. Salah satunya menahan rasa lapa dan haus. Tubuh pun rentan mengalami kekurangan cairan dan nutrisi tubuh karena waktu makan terbatas. Gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat berpuasa adalah panas dalam.
Aswin Pramono, dokter ahli penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta menyatakan bahwa panas dalam bisa berhubungan dengan kekurangan cairan tubuh. Apalagi jika asupan hidrasi tidak dipenuhi ketika buka puasa dan tubuh.
Ketika tubuh panas dalam akibat dehidrasi saat berpuasa maka efek yang bisa dirasakan adalah demam ringan, air liur kering, kelenturan kulit terganggu serta bibir pecah-pecah. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh akan mudah terserang flu dan penyakit lainnya.
Oleh karena itu penting untuk minum air putih yang cukup, bahkan saat puasa. Triknya adalah minum segelas air putih saat berbuka & setelah salat magrib. Dilanjutkan 2 gelas air putih setelah berbuka atau makan besar. Lalu 1 gelas air putih setelah tarawih dan 1 gelas lagi sebelum tidur. Kemudian Anda bisa meminum segelas air putih saat sahur dan 2 gelas air putih seusai sahur. Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.
Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan saat panas dalam mulai menyerang. Contohnya seperti jeruk yang kaya vitamin C, buah pisang untuk memperlancar pencernaan, susu & yoghurt yang bernutrisi. Berbagai buah-buahan ini bisa Anda olah menjadi takjil atau jus agar tak membosankan.
Salam,
Sahabat MyProtection