Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

21 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Tahukah kamu kalau manfaat ubi cilembu bagi kesehatan tubuh sangatlah besar, mulai dari menjaga imunitas tubuh, meningkatkan kinerja otak, dan masih banyak lagi?

Oleh sebab itu, sejak dulu hingga sekarang ubi cilembu masih menjadi pilihan populer masyarakat yang bukan hanya sehat dan mengenyangkan, namun menawarkan cita rasa yang lezat melalui rasa manis di dalamnya.

Untuk membantu para pembaca lebih memahami apa saja manfaat ubi cilembu jika dikonsumsi di dalam tubuh, bacaan ini hadir untuk menjelaskan semuanya! Simak informasi berikut!

10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

pexels

Banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari mengonsumsi ubi cilembu. Hal ini dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya, ubi cilembu memiliki karbohidrat yang tinggi, serat, hingga berbagai jenis vitamin.

Lalu, apa saja manfaat ubi cilembu? Simak di sini!

1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Manfaat ubi cilembu yang pertama adalah mampu meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A yang ada di dalamnya berfungsi untuk merangsang produksi sel kekebalan dalam tubuh yang dapat melawan infeksi dan penyakit.

Selain itu, kandungan vitamin A yang ada juga dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit menular. Kekurangan vitamin A pada anak juga dapat meningkatkan risiko infeksi.

Bukan hanya vitamin A, kandungan vitamin C dan karotenoid, yang merupakan salah satu jenis beta karoten, yaitu karotenoid, juga dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Di mana, vitamin C dapat membantu dalam produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi, dan beta karoten bertindak sebagai antioksidan dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Kombinasi antara vitamin A, vitamin C, dan beta karoten ini menjadikan ubi cilembu sebagai makanan yang sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh secara alami. Mengonsumsinya secara rutin tidak hanya membantu tubuh melawan infeksi, tetapi juga menjaga kesehatan kulit, mata, dan mempercepat proses penyembuhan luka.

2. Meningkatkan Kinerja Otak

Mengonsumsi ubi cilembu juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan kinerja otak karena kandungan antioksidan antosianinnya yang memiliki banyak manfaat bagi otak, mulai dari memperkuat daya ingat, meningkatkan kemampuan kognitif, hingga melindungi otak dari penuaan.

Antosianin merupakan senyawa alami yang memberikan warna ungu atau merah pada beberapa jenis tanaman, dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan otak.

Kandungan ini diketahui mampu meningkatkan daya ingat, memperkuat fungsi kognitif, serta melindungi otak dari kerusakan akibat penuaan dan stres oksidatif.

Antioksidan dalam antosianin bekerja dengan cara melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak. Kerusakan sel otak ini, jika dibiarkan, bisa memicu penurunan fungsi otak dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau demensia.

Dengan mengonsumsi makanan kaya antosianin seperti ubi Cilembu, kamu turut membantu melindungi otak agar tetap sehat dalam jangka panjang.

Selain antosianin, ubi Cilembu juga mengandung vitamin dan mineral lain seperti vitamin B6, yang berperan penting dalam produksi neurotransmiter yang merupakan senyawa kimia yang membantu komunikasi antar sel saraf.

Oleh karena itu, menjadikan ubi Cilembu sebagai bagian dari pola makan sehari-hari dapat menjadi pilihan cerdas untuk mendukung fungsi otak yang optimal.

3. Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Ubi cilembu juga dipercaya bermanfaat untuk mencegah perkembangan sel kanker dan mencegah risiko kanker.

Di mana, kandungan beta karoten dan antosianin pada ubi cilembu memiliki sifat antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan menghambat kerusakan sel yang dapat berubah menjadi sel kanker.

Selain itu, ubi cilembu juga mengandung vitamin C yang menjadi sumber antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang memicu sel tumor dan kanker serta menjaga kesehatan kulit.

Dengan mengonsumsi ubi Cilembu secara rutin, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat nutrisi, tetapi juga perlindungan alami terhadap risiko kanker.

Tak hanya itu, kandungan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam, menjadikannya makanan yang baik untuk kesehatan secara menyeluruh.

4. Mengontrol Kadar Gula Darah

Walaupun memiliki rasa yang manis, ubi cilembu juga memiliki manfaat untuk mengontrol kadar gula darah seseorang dikarenakan kandungan karbohidrat kompleks dan serat yang ada di dalamnya.

Kandungan tersebut dicerna secara perlahan sehingga tidak membuat lonjakan gula darah drastis. Selain itu, kandungan indeks glikemik sedang serta flavonoid membuat dapat membantu dan meningkatkan penyerapan gula ke dalam sel yang membuat gula darah tetap stabil.

Walaupun ubi cilembu dapat dikonsumsi oleh para penderita diabetes, pengonsumsiannya juga harus sesuai batasan dan tidak melebihi porsi yang dianjurkan untuk menghindari peningkatan gula darah yang signifikan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat ubi cilembu selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung yang tidak kalah penting bagi manusia. Diperkaya serat, ubi cilembu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.

Kandungan kalium, serat, dan vitamin B6 pada ubi cilembu juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat menjadi salah satu risiko penyakit jantung.

Walaupun memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, pengonsumsian berlebihan juga harus dihindari, khususnya bagi kamu yang menderita penyakit ginjal karena kandungan oksalat di dalam ubi cilembu.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A atau beta karoten yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam tubuh yang membuat penglihatan mata lebih baik.

Kandungan karotenoid pada ubi cilembu, yaitu lutein dan zeaxanthin, juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan makula mata yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan.

Selain itu, mengonsumsi ubi cilembu juga memiliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan mata, seperti mencegah rabun senja, katarak, hingga degenerasi makula dan menjaga kesehatan mata secara umum.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pastikan kamu mengonsumsi ubi cilembu yang berkualitas, dan masukkan ke dalam menu makanan sehari-hari agar hasilnya optimal.

7. Menurunkan Berat Badan

Ubi cilembu juga dapat dijadikan sebagai makanan bagi kamu yang sedang diet atau ingin menurunkan berat badan secara sehat. Ubi cilembu memiliki kalori yang rendah, dengan 90 kalori per 100 gram, yang jika dibandingkan dengan nasi putih mengandung sekitar 130 kalori.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.

Berbagai kandungan lainnya, seperti vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, dalam ubi cilembu juga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan membantu proses penurunan berat badan.

8. Mencegah Penuaan Kulit

Ubi cilembu juga dapat membantu dalam mencegah penuaan kulit karena diperkaya beta karoten yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini.

Selain itu, kandungan vitamin C pada ubi cilembu juga dapat membantu dapat produksi kolagen yang baik bagi kesehatan kulit dan menjaganya tetap kencang dan elastis.

Kandungan antioksidan yang dimiliki ubi cilembu, selain beta karoten, juga bermanfaat untuk melindungi sel kulit dari kerusakan yang menjadi penyebab penuaan dini.

Dengan mengonsumsi ubi cilembu secara rutin, kamu juga dapat merasakan peningkatan pada kesehatan kulit secara keseluruhan karena kandungan nutrisi di dalamnya.

9. Menjaga Sistem Pencernaan

Selanjutnya, ubi cilembu juga memiliki khasiat untuk menjaga sistem pencernaan dikarenakan kandungan antioksidan dan serat yang ada di dalamnya.

Kandungan serat mampu membantu dalam melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan organ usus.

Selain itu, serat yang ada pada ubi cilembu juga dapat difermentasi oleh bakteri baik pada usus dan menghasilkan senyawa yang baik bagi kesehatan lapisan usus.

Ubi cilembu juga mengandung beberapa serat larut dan tidak larut yang difermentasikan oleh bakteri di usus besar yang dapat menghasilkan senyawa asam lemak rantai pendek yang menjadi bahan bakar sel di lapisan usus yang dapat membantu menjaga kesehatan usus.

Berbagai manfaat ubi cilembu dalam menjaga sistem pencernaan, seperti mencegah sembelit, mendukung pertumbuhan bakteri baik, menjaga kesehatan lapisan usus, hingga mengurangi risiko gangguan pencernaan.

10. Meredakan Stres

Kandungan magnesium dan potasium yang ada pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam mengurangi ketegangan otot serta menenangkan pikiran.

Dengan begitu, bukan hanya membantu menjaga kesehatan fisik, mengonsumsi ubi cilembu juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental, di mana dapat membuat tubuh terasa lebih rileks.

Bukan hanya itu, ubi cilembu juga memiliki kandungan zat besi yang dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh yang dapat membantu dalam meredakan stres.

Ditambah dengan berbagai nutrisi lainnya, seperti vitamin dan mineral lain yang baik untuk tubuh, ubi cilembu secara keseluruhan mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi secara keseluruhan dan kamu lebih bugar menghadapi stres.

Kandungan Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

Kandungan Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

pexels

Ubi cilembu, yang menjadi salah satu jenis ubi jalar yang dikenal karena rasanya yang manis dan tekstur yang khas, berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dibandingkan dengan jenisnya, ubi cilembu memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, yaitu 20 gram per 100 gram. Apa saja kandungan dan nutrisi lain yang dimiliki ubi cilembu per 100 gram?

  • Air sebesar 52,7 gram.
  • Lemak sebesar 1,9 gram.
  • Serat sebesar 3,4 gram.
  • Kalsium sebesar 37 miligram.
  • Fosfor sebesar 51 miligram.
  • Zat besi sebesar 0,6 miligram.
  • Natrium sebesar 1 miligram.
  • Kalium sebesar 61,9 gram.
  • Tembaga sebesar 0,10 miligram.
  • Zinc sebesar 0,2 miligram.
  • Vitamin B1 sebesar 0,02 miligram.
  • Vitamin B2 sebesar 0,20 miligram.
  • Beta karoten sebesar 26 mikrogram.
  • Karotenoid
  • Potasium
  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Vitamin B6
  • Kalori sebesar 86 kkal

Cara Mengonsumsi dan Memaksimalkan Manfaat Ubi Cilembu

Cara Mengonsumsi dan Memaksimalkan Manfaat Ubi Cilembu

pexels

Setelah mengetahui apa saja manfaat ubi cilembu dan kandungan apa saja yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsinya, sekarang kita akan membahas bagaimana cara konsumsi yang tepat untuk mendapatkan nutrisinya semaksimal mungkin.

Bagi pejuang diet dan orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, ubi cilembu dianjurkan untuk dikonsumsi 1-2 buah dalam sekali makan sebagai menu makan siang maupun malam.

Selain itu, penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu sebaiknya menghindari memasaknya dengan digoreng ataupun dipanggang agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Terdapat setidaknya 3 metode yang baik dan disarankan untuk mengolah ubi cilembu, yaitu:

1. Dikukus

Untuk mempertahankan nutrisinya, mengukus ubi cilembu menjadi salah satu cara terbaik. Proses ini mampu menjaga kandungan serat dan antioksidan, serta menjaga rasa manis alami yang ada pada ubi cilembu.

2. Direbus

Merebus ubi cilembu juga menjadi cara mengolah ubi cilembu yang disarankan. Dengan merebusnya dengan air tanpa tambahan gula maupun garam dapat membantu mempertahankan indeks glikemik pada ubi cilembu agar tetap rendah.

Langkah ini sangat disarankan oleh para penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu dengan lebih aman.

3. Dipanggang

Cara selanjutnya adalah dengan dipanggang, bukan hanya menggunakan oven tapi kamu dapat menerapkan metode ini menggunakan wajan atau panci menggunakan api kecil dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

  • Memotong kedua bagian ujung ubi cilembu.
  • Letakkan ubi tersebut pada wajan yang telah disiapkan.
  • Menutup wajan dan panggang ubi tersebut selama 50 hingga 60 menit menggunakan api kecil, dan sesekali balik bagiannya.
  • Ubi yang siap dimakan akan mengeluarkan madu alami tanpa memerlukan tambahan pemanis.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai manfaat ubi cilembu, nutrisi di dalamnya, hingga cara mengonsumsinya yang dapat kamu ikuti agar mendapatkan manfaat sebesar-besarnya tanpa mengganggu kesehatan.

Ubi cilembu seperti yang sudah dibahas dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, bukan hanya secara fisik namun juga kesehatan mental seseorang.

Namun, perlu diperhatikan juga kalau menjaga dan melindungi diri bukan hanya soal makanan saja. Melindungi kesehatan bisa berkaitan dengan pola hidup atau bahkan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.

Seperti salah satunya adalah PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari LGI yang memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Beberapa keunggulan produk PKP lainnya, termasuk:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read • 23/09/2025
Memahami Fungsi SPPT dan Cara Mendapatkannya yang Perlu Diketahui

SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang merupakan sebuah surat atau dokumen yang memiliki peranan penting dalam PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

Surat ini digunakan oleh Badan Pendapatan Daerah untuk menginformasikan seberapa besar PBB terutang terhadap Wajib Pajak.

SPPT juga dianggap sebagai salah satu bukti penanda kepemilikan tanah maupun bangunan selain IMB dan sertifikat.

Untuk membantu para pembaca lebih memahami topik apa yang dimaksud dengan SPPT dan peranan pentingnya dalam PBB, artikel ini akan membahas hal-hal penting yang harus diketahui. Simak informasinya!

Pengertian SPPT

Pengertian SPPT

pexels

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang merupakan sebuah Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak atau KPP berkaitan dengan pajak terutang dalam satu Tahun Pajak.

Fungsi serta pengertian dokumen ini juga diatur di dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, yaitu sebagai dokumen yang menunjukkan besarnya utang atas Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dilunasi Wajib Pajak pada waktu yang telah ditentukan.

Umumnya, dokumen ini akan didapatkan seseorang bersamaan dengan IMB atau Izin Memberikan Bangunan dan sertifikat. Namun, perlu diingat juga bahwa SPPT tidak termasuk atau dikategorikan sebagai bukti kepemilikan objek pajak.

SPPT digunakan sebagai penentu atas objek pajak serta patokan jumlah pajak yang harus dibayarkan dan dibebankan pada objek pajak kepada pemilik.

Oleh sebab itu, sering kali ada perbedaan antara nama yang tercantum pada sertifikat dengan nama yang ada pada SPPT. Hal ini dapat terjadi jika pemilik awal tidak melakukan balik nama sertifikat atas tanah maupun bangunan tersebut.

Perbedaan SPT dengan SPPT

Perbedaan SPT dengan SPPT

pexels

SPT atau Surat Pemberitahuan berbeda dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang walaupun memiliki nama yang mirip. Namun, apa saja perbedaan utama antara SPT dan SPPT? Simak selengkapnya di sini!

1. Fungsi

  • SPT atau Surat Pemberitahuan digunakan untuk melaporkan pajak oleh wajib pajak.
  • SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang digunakan sebagai dasar penagihan PBB.

2. Jenis Pajak

  • Surat Pemberitahuan memiliki beberapa jenis seperti PPh atau Pajak Penghasilan, PPN atau Pajak Pertambahan Nilai, dan sebagainya.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang memiliki jenis pajak PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

3. Siapa yang Mengeluarkan

  • Surat Pemberitahuan dikeluarkan oleh DJP atau Direktorat Jenderal Pajak.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dikeluarkan oleh Pemerintah daerah setempat.

4. Siapa yang Melaporkan

  • Surat Pemberitahuan dilaporkan oleh Wajib Pajak (perorangan atau badan).
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dilaporkan oleh Pemerintah daerah yang menerbitkan kepada wajib pajak.

5. Kapan Dilaporkan

  • Surat Pemberitahuan dilaporkan secara Tahunan untuk PPH maupun bulanan untuk PPh 21 dan PPN
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dilaporkan setiap awal tahun pajak.

Fungsi Penting SPPT

Dokumen SPPT juga memiliki fungsi penting, yaitu:

  • SPPT walaupun tidak dapat dijadikan sebagai bukti hak serta kepemilikan suatu tanah maupun bangunan namun tetap memiliki fungsi penting bagi Wajib Pajak ketika melakukan proses pengumpulan dokumen lengkap demi menjaga maupun melindungi aset berharga.
  • Salah satu elemen yang digunakan untuk menghindari agar tanah maupun bangunan yang ada tidak direbut hak miliknya atau terjadinya penipuan.
  • Surat yang menunjukkan besaran beban pajak yang harus dibayarkan kepada negara oleh pemilik terhadap objek pajak.

Aturan Terkait SPPT

Aturan Terkait SPPT

pexels

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang juga tercatat di dalam beberapa aturan, seperti:

1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022

Undang-undang ini mengatur tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan tujuan menciptakan pengelolaan keuangan atau finansial yang lebih adil, seimbang, dan akun tabel di antara kedua tingkatan pemerintahan.

Melalui regulasi ini, pemerintah daerah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam memungut pajak dan retribusi, termasuk dengan melakukan restrukturisasi jenis pajak, menambah sumber pendapatan pajak daerah yang baru, serta menyederhanakan jenis retribusi yang ada.

UU No. 1 Tahun 2022 memberikan dampak terhadap Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) karena mengubah cara pemerintah daerah dalam mengelola Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Undang-undang ini memberi keleluasaan lebih bagi pemerintah daerah dalam menetapkan tarif, memberikan insentif, dan mendorong transparansi yang lebih tinggi dalam sistem hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

2. Peraturan Dirjen Pajak Nomor 34/PJ/2008

Peraturan ini menetapkan ketentuan mengenai bentuk dan isi dari formulir Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang digunakan untuk keperluan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

SPPT merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai sarana untuk memberitahukan kepada Wajib Pajak mengenai besarnya pajak yang harus dibayarkan atas kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan/atau bangunan.

Dalam formulir SPPT, terdapat sejumlah informasi penting yang berkaitan dengan objek pajak dan data Wajib Pajak.

Beberapa komponen utama yang tercantum dalam formulir ini antara lain adalah Nomor Objek Pajak (NOP), yang berfungsi sebagai identitas unik atas objek pajak tertentu, lokasi atau letak objek pajak, nama lengkap dan alamat Wajib Pajak, serta data teknis seperti luas tanah (bumi) dan luas bangunan, termasuk klasifikasinya.

Selain itu, formulir SPPT juga mencantumkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yaitu nilai pasar atas tanah dan bangunan yang menjadi dasar perhitungan besarnya PBB. Berdasarkan NJOP tersebut, dihitunglah besaran Pajak Bumi dan Bangunan yang terutang dalam satu tahun pajak tertentu.

Peraturan mengenai bentuk dan isi SPPT ini mulai diberlakukan secara resmi sejak tanggal 1 Januari 2009. Dengan adanya peraturan ini, diharapkan terdapat keseragaman dan kejelasan dalam penyampaian informasi pajak kepada masyarakat, serta mendorong akurasi dalam perhitungan dan pelaporan kewajiban perpajakan.

Standardisasi ini juga mempermudah proses administrasi perpajakan, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta memberikan transparansi yang lebih baik kepada Wajib Pajak dalam mengetahui dasar dan jumlah pajak yang harus dibayarkan.

3. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 129 Tahun 2023

Peraturan ini mengatur tentang pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi Wajib Pajak. Di dalamnya dijelaskan cara mengajukan permohonan pengurangan, proses pemberian pengurangan secara langsung oleh pejabat berwenang, serta tata cara pengiriman surat dan dokumen yang dibutuhkan. Peraturan ini mulai berlaku pada 30 November 2023 dan menggantikan aturan sebelumnya, yaitu PMK No. 82/PMK.03/2017.

Dengan diberlakukannya PMK No. 129 Tahun 2023, Wajib Pajak yang memenuhi kriteria tertentu bisa mengajukan permohonan pengurangan atas jumlah PBB yang tertera di SPPT. Jika disetujui, nilai PBB yang harus dibayar akan dikurangi sesuai ketentuan dalam peraturan ini.

Cara Mendapatkan SPPT

Bagi para pembaca yang sebelumnya sudah pernah mendaftarkan objek pajak sebelumnya, maka berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan SPPT.

  • Mengambilnya secara langsung di kantor keluaran maupun di KPP Pratama setempat, tempat objek pajak terdaftar, maupun berdasarkan yang telah ditentukan.
  • SPPT nantinya akan dikirim melalui kantor pos maupun secara langsung diantarkan kepada aparat kelurahan maupun desa. Wajib Pajak juga dapat melacak dan mengakses keberadaan SPPT melalui fasilitas Kring Pajak (500200).
  • Melacak melalui website resmi pemerintah daerah tempat objek pajak terdaftar. Seperti contohnya, jika kamu tinggal di Jakarta maka dapat mengunjungi website BAPENDA DKI Jakarta. Masukkan nomor dan tahun PBB untuk mengecek status pelunasan PBB.

Namun, bagi para pembaca yang sebelumnya belum pernah mendaftarkan objek pajak yang dimiliki, berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan.

  • Daftarkan objek PBB di KPP serta Kantor Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan atau KP2KP setempat.
  • Mengisi formulir SPOP atau Surat Pemberitahuan Objek Pajak.
  • Menunggu SPPT yang telah dibuat dikirimkan melalui pihak kelurahan maupun RT setempat.

Cara Mendapatkan SPPT melalui Situs Resmi

Untuk mengetahui eSPPT PBB juga dapat dilakukan dengan mudah melalui situs resmi dengan mengikuti beberapa langkah berikut.

1. Mengunjungi Situs dan Registrasi

Langkah pertama, Wajib Pajak mengunjungi situs eSPPT melalui https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt kemudian melakukan registrasi dengan mengetuk tombol Daftar e-SPPT PBB.

2. Melengkapi Data Wajib Pajak

Kemudian, lengkapi data-data pribadi yang diperlukan seperti Nama, NIK, NPWP, Nomor HP, Alamat Email, serta melakukan verifikasi seperti NOP PBB-P2 dan Nama Wajib Pajak seperti yang tertera di dalam SPPT.

3. Aktivasi Surel

Selanjutnya, sistem akan melakukan pengecekan data verifikasi. Jika proses verifikasi yang dilakukan telah berhasil, maka sistem secara otomatis akan mengirimkan tautan pengunduhan eSPPT ke alamat email yang dimasukkan ketika mengisi data pribadi.

4. Memperoleh Dokumen dan Menuntaskan Pembayaran

Wajib Pajak dapat membuka surel yang didapatkan untuk mengakses dokumen SPPT PBB kemudian melakukan proses pembayaran melalui QRIS maupun channel pembayaran lainnya yang tertera.

Bentuk dan Isi SPPT

Agar dapat lebih memahami Surat Pemberitahuan Pajak Terutang, kamu juga mengetahui apa saja yang ada di dalamnya, berikut hal yang umumnya tertera pada kertas SPPT:

  1. Nama dan alamat Wajib Pajak.
  2. Letak objek pajak.
  3. Keterangan jelas terkait objek pajak tersebut baik luas, kelas, NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak per m2, total NJOP, NJOP Tidak Kena Pajak, PBB yang terutang dan jumlah Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar.
  4. Pada dokumen SPPT PBB juga tertulis keterangan bahwa surat tersebut bukan merupakan bukti kepemilikan hak atas suatu aset.

Hak dan Kewajiban Wajib Pajak untuk SPPT

1. Hak Wajib Pajak

Wajib Pajak memiliki hak untuk menerima kertas SPPT PBB setiap tahunnya dan mendapatkan Surat Tanda Terima Setoran atau STTS PBB dari pihak bank maupun kantor pos tempat pembayaran PBB yang tertera pada SPPT.

Apa saja hak lainnya yang dimiliki Wajib Pajak? Simak selengkapnya!

  • Menerima SPPT PBB untuk setiap tahun pajak.
  • Mendapatkan penjelasan terkait ketetapan PBB dalam hal Wajib Pajak meminta.
  • Mengajukan keberatan maupun pengurangan.
  • Mendapatkan STTS atau Surat Tanda Terima Setoran PBB dari Bank atau Kantor Pos dan Giro Tempat Pembayaran PBB yang tercantum pada SPPT.
  • Mendapatkan resi atau setruk ATM atau bukti pembayaran PBB lainnya sebagai bukti pelunasan pembayaran PBB yang sah.
  • Mendapatkan TTS atau Tanda Terima Sementara dari petugas pemungut PBB Kelurahan atau Desa yang ditunjuk resmi dalam hal pembayaran PBB dilakukan melalui petugas pemungut PBB.

2. Kewajiban Wajib Pajak

Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk menandatangani bukti tanda terima SPPT dan mengirimkannya kembali ke lurah, kepala desa maupun dinas pendapatan daerah yang kemudian akan diteruskan ke KPP Pratama yang akan menerbitkan SPPT.

Lalu apa saja kewajiban lainnya yang harus dijalankan Wajib Pajak? Simak selengkapnya!

  • Mengisi SPOP atau Surat Pemberitahuan Objek Pajak dengan jelas, benar dan lengkap, dan menyampaikan ke KPP Pratama/KP2KP setempat, paling lambat 30 hari sejak tanggal diterimanya SPOP oleh subjek pajak.
  • Menandatangani bukti tanda terima SPPT dan mengirimkannya kembali ke Lurah atau Kepala Desa atau Dinas Pendapatan Daerah atau KP2KP untuk diteruskan ke KPP Pratama yang menerbitkan SPPT.
  • Melunasi PBB pada Tempat Pembayaran PBB yang telah ditentukan.

Tata Cara Membatalkan Pengajuan SPPT

Bagi para pembaca yang ingin mengajukan pembatalan SPPT, terdapat hal-hal yang harus disiapkan dan cara yang harus dilakukan, sebagai berikut.

1. Persyaratan Pembatalan SPPT

Terdapat beberapa persyaratan yang harus disertakan dan dipenuhi untuk mengajukan pembatalan SPPT, sebagai berikut.

  • Mengisi Surat Permohonan Mutasi subjek atau objek.
  • Fotokopi akta jual-beli atau hibah atau ahli waris.
  • Fotokopi Sertifikat Tanah atau Bangunan dan IMB jika ada.
  • Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP pihak pemohon.
  • Mempersiapkan SPPT asli tahun berjalan.
  • Fotokopi STTS atau Bukti Lunas PBB lima tahun sebelumnya.
  • Mengisi SPOP untuk perubahan data tanah dan LSPOP untuk perubahan data bangunan.
  • Melampirkan foto objek pajak untuk mengetahui kondisi asli objek pajak.
  • Mempersiapkan Surat Keterangan Riwayat Tanah dari desa atau kelurahan.
  • Menunjukkan Surat Kehilangan dari Kepolisian dan Keterangan Kepemilikan dari BPN (jika hilang maupun hal-hal yang tidak diinginkan).

2. Proses Pengajuan Pembatalan SPPT

  • Wajib Pajak melakukan pengajuan secara tertulis dan menyertakan surat pengantar dari lurah maupun kepala desa.
  • Melakukan pengajuan permohonan untuk pembatalan SPPT secara perorangan dengan menggunakan formulir 3a. Namun, jika pengajuan permohonan pembatalan SPPT dilakukan secara kolektif, maka harus melampirkan dan menggunakan formulir 3b dan 3c.
  • Mengajukan melalui lurah atau Badan Pelayanan Pajak setempat.

Nah, itulah pembahasan seputar SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang yang harus dibayarkan oleh Wajib Pajak guna menjaga aset yang dimiliki dan memiliki peranan penting dalam PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.

Pembahasan di atas meliputi pengertian, fungsi, aturan, bentuk dan isi dokumen, hingga cara mendapatkannya baik secara offline maupun online yang saat ini sudah dapat dilakukan dengan mudah.

Memiliki SPPT juga dapat dijadikan sebagai perlindungan dan salah satu bukti penanda atas kepemilikan suatu tanah maupun bangunan selain IMB dan sertifikat agar bisnis atau usaha apa pun yang dijalankan tidak terganggu.

Bukan hanya bangunan yang harus dijaga, kamu juga harus dapat menjaga kesehatan dan memiliki perlindungan diri untuk dapat menjalankan bisnis yang sukses. Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk menjawab pertanyaanmu dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Beberapa Keunggulan Perlindungan Kesehatan Prima, meliputi:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read • 07/01/2020
Kasus Depresi dan Bunuh Diri Meningkat, Kenali Gejalanya

Saat ini, masyarakat mulai familiar dengan istilah depresi dan dampaknya. Depresi, mengutip dari World Health Organization, merupakan gangguan yang diderita oleh lebih dari 300 juta penduduk dalam segala usia. Intensitas dari depresi pun beragam mulai dari gangguan depresi ringan, hingga depresi berat yang dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Bahkan WHO juga memprediksikan depresi dan bunuh diri akan menjadi kasus penyakit terbanyak yang diidap masyarakat setelah penyakit jantung.

Walaupun bukan merupakan penyakit fisik, depresi dan tindakan bunuh diri dapat menular dan dikabarkan terus bertambah. Oleh karena itu, masyarakat harus mengenali gejala depresi sedari dini. Agar penderita depresi dapat segera mendapatkan pertolongan.

Mengutip dari artikel Kompas.com berjudul “Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri”, menurut penjelasan dr.Andri Sp.KJ, gejala depresi yang utama adalah gangguan mood atau perasaan hati yang menurun.

Orang yang mengidap depresi akan merasa putus asa terhadap hidupnya. Kondisi ini diikuti dengan gejala lainnya seperti susah berkonsentrasi, malas, tidak nafsu makan, bahkan memicu keinginan untuk bunuh diri. Gejala ini biasanya diidap setidaknya selama dua minggu berturut-turut. Tentu saja depresi dapat mengganggu kehidupan professional maupun social seseorang. Apalagi penderita depresi cenderung berubah menutup diri.

Hal terpenting yang harus diketahui masyarakat adalah depresi dapat diobati. Melalui pengobatan hingga terapi, seseorang diharapkan dapat merasa lebih baik seiring berjalannya waktu. Peran penting juga dipegang oleh keluarga dan relasi terdekat. Dukungan positif dapat membantu pengidap depresi kembali pulih.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read • 15/05/2026
5 Rekomendasi Mobil Camper Van Terbaik yang Cocok Digunakan Berpetualang

Bagi para pencinta petualangan, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan mobil camper van yang digunakan.

Karena ukurannya yang besar, mobil camper van dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan selama perjalanan. Mulai dari menambahkan dapur, kamar mandi, hingga tempat tidur.

5 Rekomendasi Mobil Camper Van Terbaik yang Cocok Digunakan Berpetualang

camper van

pexels

Walaupun di Indonesia masih kurang populer, terdapat beberapa jenis mobil camper van yang dapat kamu pilih untuk memulai petualanganmu. Simak selengkapnya.

1. Daihatsu Gran Max

Salah satu mobil camper van yang paling populer dan banyak disetujui oleh banyak orang adalah Daihatsu Gran Max yang memiliki ciri khas ruang kabin yang luas.

Mobil ini memiliki ukuran dimensi 4405 x 1665 x 190 mm yang mampu menampung hingga 9 sampai 11 orang dan hadir dalam dua pilihan mesin, yaitu 2NR-VE dengan kapasitas 1.500 cc dan K3-DE dengan kapasitas 1.300 cc.

Mesin 2NR-VE mampu menghasilkan tenaga hingga 88 Ps dengan torsi 115 Nm. Sedangkan K3-DE mampu menghasilkan tenaga hingga 97 Ps dengan torsi 134 Nm.

Walaupun memiliki bobot yang besar dengan kabin luas, mobil ini tetap dapat bermanuver dengan baik karena mesin yang digunakan.

Harga Daihatsu Gran Max di pasaran saat ini sendiri umumnya dibanderol sekitar Rp 205,2 jutaan untuk unit baru.

2. Volkswagen Combi

Bagi kamu pecinta mobil camper van dengan desain klasik, mobil Volkswagen Combi dapat menjadi pilihan yang tepat dengan dimensi panjang 4712 mm, lebar 1985 mm, serta tinggi 1937 mm.

Bukan hanya itu, camper van ini juga telah dilengkapi dengan kabin yang luas sehingga dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhanmu.

Walaupun sudah ada sejak tahun 1950-an, Volkswagen Combi juga telah menggunakan mesin dengan kapasitas 1.600 cc dan saat ini dibanderol untuk unit bekas dengan harga Rp 60 jutaan tergantung kondisinya.

3. Toyota HiAce Premio

Buat kamu yang butuh mobil lebih besar lagi, Toyota HiAce Premio hadir dengan ukuran dimensi panjang 5915 mm, lebar 2018 mm, serta tinggi 2280 mm.

Bukan hanya itu, mobil ini juga dilengkapi dengan mesin berperforma tinggi di kelasnya dengan 1GD-FTV yang memiliki kapasitas 2.800 cc dan mampu menghasilkan tenaga hingga 176,8 Ps dan tosi 42,8 Kgm.

Karena mesin dan fiturnya tersebut, harga mobil camper van satu ini menjadi sangat tinggi, mencapai Rp 664,3 juta di pasaran.

4. Nissan Evalia

Mobil MPV yang dirilis tahun 2012 juga dapat menjadi pilihan untukmu karena bagian belakang mobil yang besar sehingga cocok untuk dimodifikasi menjadi camper van.

Mobil Nissan Evalia memiliki ukuran dimensi panjang 4.440 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.850 mm serta dilengkapi dengan fitur pintu geser yang mempermudah penggunanya.

Walaupun cukup tinggi peminatnya, sayangnya mobil ini sudah tidak diproduksi lagi sejak tahun 2015, sehingga untuk mendapatkannya kamu harus mencari unit bekas yang umumnya dibanderol dengan harga Rp 79 jutaan di pasaran.

5. Daihatsu Luxio

Daihatsu Luxio juga merupakan mobil camper van yang cocok untuk digunakan berpetualang dengan dimensi panjang 4.215 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.915 mm.

Menggunakan mesin 3SZ-VE dengan kapasitas 1.495 cc, mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 97 Ps dan torsi 13,7 kgm yang dapat membuat berkendara tetap aman.

Dengan kabin yang luas dan nyaman serta fitur pintu geser yang praktis, hingga penggunaan bahan bakar yang efisien, mobil ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 237,2 jutaan.

Itulah 5 rekomendasi mobil camper van yang mungkin cocok untuk memulai petualanganmu!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel