Beranda
/
Artikel
/
Kesehatan
/
10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

21 August 2025 | MyProtection News Jakarta

Tahukah kamu kalau manfaat ubi cilembu bagi kesehatan tubuh sangatlah besar, mulai dari menjaga imunitas tubuh, meningkatkan kinerja otak, dan masih banyak lagi?

Oleh sebab itu, sejak dulu hingga sekarang ubi cilembu masih menjadi pilihan populer masyarakat yang bukan hanya sehat dan mengenyangkan, namun menawarkan cita rasa yang lezat melalui rasa manis di dalamnya.

Untuk membantu para pembaca lebih memahami apa saja manfaat ubi cilembu jika dikonsumsi di dalam tubuh, bacaan ini hadir untuk menjelaskan semuanya! Simak informasi berikut!

10 Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya!

Manfaat Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

pexels

Banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari mengonsumsi ubi cilembu. Hal ini dikarenakan kandungan yang ada di dalamnya, ubi cilembu memiliki karbohidrat yang tinggi, serat, hingga berbagai jenis vitamin.

Lalu, apa saja manfaat ubi cilembu? Simak di sini!

1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Manfaat ubi cilembu yang pertama adalah mampu meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A yang ada di dalamnya berfungsi untuk merangsang produksi sel kekebalan dalam tubuh yang dapat melawan infeksi dan penyakit.

Selain itu, kandungan vitamin A yang ada juga dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit menular. Kekurangan vitamin A pada anak juga dapat meningkatkan risiko infeksi.

Bukan hanya vitamin A, kandungan vitamin C dan karotenoid yang merupakan salah satu jenis beta karoten, yaitu karotenoid juga dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Di mana, vitamin C dapat membantu dalam produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi, dan beta karoten bertindak sebagai antioksidan dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Kombinasi antara vitamin A, vitamin C, dan beta karoten ini menjadikan ubi cilembu sebagai makanan yang sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh secara alami. Mengonsumsinya secara rutin tidak hanya membantu tubuh melawan infeksi, tetapi juga menjaga kesehatan kulit, mata, dan mempercepat proses penyembuhan luka.

2. Meningkatkan Kinerja Otak

Mengonsumsi ubi cilembu juga dapat membantu menjaga dan meningkatkan kinerja otak karena kandungan antioksidan antosianinnya yang memiliki banyak manfaat bagi otak, mulai dari memperkuat daya ingat, meningkatkan kemampuan kognitif, hingga melindungi otak dari penuaan.

Antosianin merupakan senyawa alami yang memberikan warna ungu atau merah pada beberapa jenis tanaman, dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan otak.

Kandungan ini diketahui mampu meningkatkan daya ingat, memperkuat fungsi kognitif, serta melindungi otak dari kerusakan akibat penuaan dan stres oksidatif.

Antioksidan dalam antosianin bekerja dengan cara melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak. Kerusakan sel otak ini, jika dibiarkan, bisa memicu penurunan fungsi otak dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau demensia.

Dengan mengonsumsi makanan kaya antosianin seperti ubi Cilembu, kamu turut membantu melindungi otak agar tetap sehat dalam jangka panjang.

Selain antosianin, ubi Cilembu juga mengandung vitamin dan mineral lain seperti vitamin B6, yang berperan penting dalam produksi neurotransmiter yang merupakan senyawa kimia yang membantu komunikasi antar sel saraf.

Oleh karena itu, menjadikan ubi Cilembu sebagai bagian dari pola makan sehari-hari dapat menjadi pilihan cerdas untuk mendukung fungsi otak yang optimal.

3. Mencegah Perkembangan Sel Kanker

Ubi cilembu juga dipercaya bermanfaat untuk mencegah perkembangan sel kanker dna mencegah risiko kanker.

Di mana, kandungan beta karoten dan antosianin pada ubi cilembu memiliki sifat antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan menghambat kerusakan sel yang dapat berubah menjadi sel kanker.

Selain itu, ubi cilembu juga mengandung vitamin C yang menjadi sumber antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas yang memicu sel tumor dan kanker hingga menjaga kesehatan kulit.

Dengan mengonsumsi ubi Cilembu secara rutin, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat nutrisi, tetapi juga perlindungan alami terhadap risiko kanker.

Tak hanya itu, kandungan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam, menjadikannya makanan yang baik untuk kesehatan secara menyeluruh.

4. Mengontrol Kadar Gula Darah

Walaupun memiliki rasa yang manis, ubi cilembu juga memiliki manfaat untuk mengontrol kadar gula darah seseorang dikarenakan kandungan karbohidrat kompleks dan serat yang ada di dalamnya.

Kandungan tersebut dicerna secara perlahan yang tidak membuat lonjakan gula darah drastis. Selain itu, kandungan indeks glikemik sedang serta flavonoid membuat dapat membantu dan meningkatkan penyerapan gula ke dalam sel yang membuat gula darah tetap stabil.

Walaupun ubi cilembu dapat dikonsumsi oleh para penderita diabetes, pengonsumsiannya juga harus sesuai batasan dan tidak melebihi porsi yang dianjurkan untuk menghindari peningkatan gula darah yang signifikan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat ubi cilembu selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung yang tidak kalah penting bagi manusia. Diperkaya serat, ubi cilembu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL.

Kandungan kalium, serat, dan vitamin B6 pada ubi cilembu juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat menjadi salah satu risiko penyakit jantung.

Walaupun memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, pengonsumsian berlebihan juga harus dihindari khususnya bagi kamu yang menderita penyakit ginjal karena kandungan oksalat di dalam ubi cilembu.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A atau beta karoten yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin A digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam tubuh yang membuat penglihatan mata lebih baik.

Kandungan karotenoid pada ubi cilembu, yaitu lutein dan zzeaxanthin juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan mata makula yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan.

Selain itu, mengonsumsi ubi cilembu juga memiliki banyak manfaat khususnya bagi kesehatan mata, seperti mencegah rabun senja, katarak, hingga degenerasi makula dan menjaga kesehatan mata secara umum.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pastikan kamu mengonsumsi ubi cilembu yang berkualitas, dan masukkan ke dalam menu makanan sehari-hari agar hasilnya optimal.

7. Menurunkan Berat Badan

Ubi cilembu juga dapat dijadikan bagi kamu yang sedang diet atau ingin menurunkan berat badan secara sehat. Ubi cilembu memiliki kalori yang rendah dengan 90 kalori per 100 gram yang jika dibandingkan dengan nasi putih mengandung sekitar 130 kalori.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada ubi cilembu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan.

Berbagai kandungan lainnya seperti vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh dalam ubi cilembu juga dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan membantu proses penurunan berat badan.

8. Mencegah Penuaan Kulit

Ubi cilembu juga dapat membantu dalam mencegah penuaan kulit karena diperkaya beta karoten yang mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini.

Selain itu, kandungan vitamin C pada ubi cilembu juga dapat membantu dapat produksi kolagen yang baik bagi kesehatan kulit dan menjaganya tetap kencang dan elastis.

Kandungan antioksidan yang dimiliki ubi cilembu selain beta karoten juga bermanfaat untuk melindungi sel kulit dari kerusakan yang menjadi penyebab penuaan dini.

Dengan mengonsumsi ubi cilembu secara rutin, kamu juga dapat merasakan peningkatan pada kesehatan kulit secara keseluruhan karena kandungan nutrisi di dalamnya.

9. Menjaga Sistem Pencernaan

Selanjutnya, ubi cilembu juga memiliki khasiat untuk menjaga sistem pencernaan dikarenakan kandungan antioksidan dan serat yang ada di dalamnya.

Kandungan serat mampu membantu dalam melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan organ usus.

Selain itu, serat yang ada pada ubi cilembu juga dapat difermentasi oleh bakteri baik pada usus dan menghasilkan senyawa yang baik bagi kesehatan lapisan usus.

Ubi cilembu juga mengandung beberapa serat larut dan tidak larut yang difermentasikan oleh bakteri di usus besar yang dapat menghasilkan senyawa asam lemak rantai pendek yang menjadi bahan bakar sel di lapisan usus yang dapat membantu menjaga kesehatan usus.

Berbagai manfaat ubi cilembu dalam menjaga sistem pencernaan, seperti mencegah sembelit, mendukung pertumbuhan bakteri baik, menjaga kesehatan lapisan usus, hingga mengurangi risiko gangguan pencernaan.

10. Meredakan Stres

Kandungan magnesium dan potasium yang ada pada ubi cilembu juga dapat membantu dalam mengurangi ketegangan otot serta menenangkan pikiran.

Dengan begitu, bukan hanya membantu menjaga kesehatan fisik, mengonsumsi ubi cilembu juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental, di mana dapat membuat tubuh terasa lebih rileks.

Bukan hanya itu, ubi cilembu juga memiliki kandungan zat besi yang dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh yang dapat membantu dalam meredakan stres.

Ditambah dengan berbagai nutrisi lainnya, seperti vitamin dan mineral lain yang baik untuk tubuh, ubi cilembu secara keseluruhan mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan energi secara keseluruhan dan kamu lebih bugar menghadapi stres.

Kandungan Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

Kandungan Ubi Cilembu bagi Kesehatan Tubuh

pexels

Ubi cilembu yang menjadi salah satu jenis ubi jalar yang dikenal karena rasanya yang manis dan tekstur yang khas berasal dari Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dibandingkan jenisnya, ubi cilembu memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, yaitu 20 gram per 100 gram. Apa saja kandungan dan nutrisi lain yang dimiliki ubi cilembu per 100 gram?

  • Air sebesar 52,7 gram.
  • Lemak sebesar 1,9 gram.
  • Serat sebesar 3,4 gram.
  • Kalsium sebesar 37 miligram.
  • Fosfor sebesar 51 miligram.
  • Zat besi sebesar 0,6 miligram.
  • Natrium sebesar 1 miligram.
  • Kalium sebesar 61,9 gram.
  • Tembaga sebesar 0,10 miligram.
  • Zinc sebesar 0,2 miligram.
  • Vitamin B1 sebesar 0,02 miligram.
  • Vitamin B2 sebesar 0,20 miligram.
  • Beta karoten sebesar 26 mikrogram.
  • Karotenoid
  • Potasium
  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Vitamin B6
  • Kalori sebesar 86 kkal

Cara Mengonsumsi dan Memaksimalkan Manfaat Ubi Cilembu

Cara Mengonsumsi dan Memaksimalkan Manfaat Ubi Cilembu

pexels

Setelah mengetahui apa saja manfaat ubi cilembu dan kandungan apa saja yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsinya, sekarang kita akan membahas bagaimana cara konsumsi yang tepat untuk mendapatkan nutrisinya semaksimal mungkin.

Bagi pejuang diet dan orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, ubi cilembu dianjurkan untuk dikonsumsi 1-2 buah dalam sekali makan sebagai menu makan siang maupun malam.

Selain itu, penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu sebaiknya hindari memasaknya dengan digoreng ataupun dipanggang agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Terdapat setidaknya 3 metode yang baik dan disarankan untuk mengolah ubi cilembu, yaitu:

1. Dikukus

Untuk mempertahankan nutrisinya, mengukus ubi cilembu menjadi salah satu cara terbaik. Proses ini mampu menjaga kandungan serat dan antioksidan, serta menjaga rasa manis alami yang ada pada ubi cilembu.

2. Direbus

Merebus ubi cilembu juga menjadi cara mengolah ubi cilembu yang disarankan. Dengan merebusnya dengan air tanpa tambahan gula maupun garam dapat membantu mempertahankan indeks glikemik pada ubi cilembu agar tetap rendah.

Langkah ini sangat disarankan oleh para penderita diabetes yang ingin mengonsumsi ubi cilembu dengan lebih aman.

3. Dipanggang

Cara selanjutnya adalah dengan dipanggang, bukan hanya menggunakan oven tapi kamu dapat menerapkan metode ini menggunakan wajan atau panci menggunakan api kecil dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

  • Memotong kedua bagian ujung ubi cilembu.
  • Letakkan ubi tersebut pada wajan yang telah disiapkan.
  • Menutup wajan dan panggang ubi tersebut selama 50 hingga 60 menit menggunakan api kecil, dan sesekali balik bagiannya.
  • Ubi yang siap dimakan akan mengeluarkan madu alami tanpa memerlukan tambahan pemanis.

Nah, itulah pembahasan seputar berbagai manfaat ubi cilembu, nutrisi di dalamnya, hingga cara mengonsumsinya yang dapat kamu ikuti agar mendapatkan manfaat sebesar-besarnya tanpa mengganggu kesehatan.

Ubi cilembu seperti yang sudah dibahas dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, bukan hanya secara fisik namun juga kesehatan mental seseorang.

Namun, perlu diperhatikan juga kalau menjaga dan melindungi diri bukan hanya soal makanan saja. Melindungi kesehatan bisa berkaitan dengan pola hidup atau bahkan memiliki perlindungan kesehatan yang tepat.

Seperti salah satunya adalah PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima dari LGI yang memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi diri dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Beberapa keunggulan produk PKP lainnya, termasuk:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Kesehatan
5 mins read 29/08/2025
Arti Detoksifikasi, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya dengan Tepat

Detoksifikasi merupakan istilah yang cukup dikenal banyak orang dan dikatakan sebagai sebuah proses pembersihan racun di dalam tubuh yang dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

Namun, apakah kamu tahu bagaimana proses detoksifikasi dilakukan dan cara kerjanya di dalam tubuh? Melalui artikel ini kita akan membahas hal tersebut secara mendalam! Simak selengkapnya!

Arti Detoksifikasi, Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya dengan Tepat

Pengertian Detoksifikasi

pexels

Detoksifikasi atau detoks merupakan proses metabolisme zat toksin yang ada di dalam tubuh dan tidak larut air atau lipofilik agar dapat dilarutkan dan diekskresikan melalui organ ekskresi seperti ginjal, kulit, paru-paru, dan usus.

Berbagai organ tersebut memiliki tanggung jawab untuk memecah racun serta berbagai zat lainnya yang tidak dibutuhkan tubuh dan mengeluarkannya melalui urine, tinja atau feses, hingga keringat.

Menurut WHO dalam Lexicon of Alcohol and Drug Terms di tahun 1994, detoksifikasi diartikan dalam konteks medis sebagai intervensi guna membersihkan tubuh dari racun akibat penggunaan zat adiktif seperti alkohol atau obat-obatan.

Saat ini sendiri, detoksifikasi sendiri saat ini banyak dijalani orang secara sengaja guna memperoleh kondisi kesehatan prima serta meraih berat badan ideal.

Untuk melakukannya, proses detoks biasanya melibatkan pengaturan pola makan yang lebih sehat dengan mengonsumsi buah-buahan hingga sayur-sayuran.

Walaupun dapat terjadi secara alami di dalam tubuh, diet detoks juga diperlukan guna mengoptimalisasikan organ-organ yang ada di dalam tubuh dan memastikan dalam kondisi sehat.

Melalui artikel berjudul Detox or Cleanse yang dikeluarkan oleh Kate Patton, seorang ahli diet dari Cleveland Clinic terdapat 2 potensi keuntungan dari proses detoks ini sendiri, yaitu:

  • Peningkatan Vitamin, di mana diperkirakan hanya 1 dari 10 orang dewasa yang mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup setiap harinya.
  • Menemukan sensitivitas makanan, dengan menghilangkan makanan tertentu selama periode diet detoks dilakukan membuat tubuh terasa lebih baik, maka kemungkinan besar kamu menemukan kemungkinan sensitivitas makanan.

Jenis Program Detoksifikasi

Diet detoks sendiri sangatlah beragam, seperti yang dapat dilihat melalui sosial media yang menawarkan berbagai macam program yang bisa dijalani seseorang. Namun begitu, terdapat beberapa jenis program detoks yang populer, seperti:

1. Green Tea Detox

green tea detox - jenis program detoksifikasi

pexels

Dipercaya sebagai superfood, green tea atau teh hijau dipercaya memiliki banyak manfaat, mulai dari melawan kanker, penyakit jantung, hingga tekanan darah tinggi dan masih banyak masalah kesehatan lainnya.

Namun, pengonsumsiannya sendiri juga harus berdasarkan anjuran yang ada, karena jika berlebih dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti aritmia, gangguan tidur, sembelit, dan masih banyak lagi.

Walaupun begitu, karena kandungan di dalamnya yang mampu mengurangi risiko penyebab darah tinggi, teh hijau masih menjadi pilihan banyak orang. The hijau yang berasal dari tumbuhan Camellia sinensis memiliki kandungan senyawa diuretik, pencahar, serta berbagai zat yang mampu menekan nafsu makan.

2. Juice Cleanses

juice cleanses - jenis program detoksifikasi

pexels

Juice Cleanses atau detoks jus juga saat ini sangat lah populer di kalangan masyarakat. Di mana, banyak orang meminum serangkaian jus yang dipercaya dapat mendetoks tubuh dan membersihkan sistem dalam tubuh.

Program yang dijalankan sendiri beragam dan berbeda-beda, mulai dari 1 hari, 3 hari, atau bahkan sampai 5 hari. Walaupun begitu, studi mengenai jenis detoks ini masih kurang dan belum teruji kebenarannya.

Namun, detoks jus ini berkaitan erat dengan konsumsi kalori yang rendah, sehingga mampu membantu dalam penurunan berat badan yang cepat.

3. Detox Water

detox water - jenis program detoksifikasi

pexels

Di tengah sosial media saat ini, dipercaya juga mencampurkan air dengan perasan lemon, cuka apel, bubuk cabai cayenne, dan sebagainya mampu memberikan banyak keuntungan bagi seseorang, seperti kulit bersih, penurunan berat badan, dan sebagainya.

Walaupun populer, manfaat dari menjalani program ini belum terbukti secara ilmiah, di mana seperti yang kita ketahui mengonsumsi air sangat lah penting bagi tubuh.

Namun, apakah mencampurkannya dengan komponen lainnya benar-benar bermanfaat? Hal tersebut masih dipertanyakan.

Jika dengan membuat infused water membuat kamu lebih semangat untuk mengonsumsi air, maka lakukanlah dijelaskan lebih lanjut oleh Kate Patton.

Hal yang harus diingat adalah tidak meminum air dalam jumlah banyak sekaligus karena dapat membuang elektrolit penting yang dibutuhkan dalam tubuh.

4. Detox Liver

detox liver - jenis program detoksifikasi

pexels

Detox liver merupakan sebuah program yang dikatakan mampu membuang racun dari tubuh, menurunkan berat badan, hingga menjaga kesehatan.

Umumnya, program ini melibatkan beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti:

  • Minum produk atau suplemen untuk membuang racun dari hati.
  • Membersihkan usus dengan enema yang dilakukan dengan memasukkan cairan ke dalam anus untuk merangsang buang air.
  • Mengonsumsi makanan yang baik untuk organ hati, seperti sayuran, buah, ikan berlemak, hingga kacang-kacangan.
  • Menghindari makanan padat dan hanya mengonsumsi jus.

Walaupun begitu, program detox liver ini masih belum terbukti secara ilmiah hasil dan manfaatnya bagi seseorang.

Selain itu, berbagai produk atau suplemen yang ada di pasaran juga belum memiliki jaminan sehingga terdapat potensi menimbulkan efek negatif, seperti:

  • Kerusakan hati, jika dikonsumsi secara sembarangan suplemen-suplemen tersebut dapat memberatkan kerja hati dan merusak jaringan hati dalam jangka panjang.
  • Berat badan naik kembali, banyak orang yang menderita kehilangan cairan tubuh dan bukan lemak ketika menjalankan program ini yang membuat ketika makan membuat berat badan lebih cepat naik.
  • Metabolisme melambat, diet yang tidak sehat atau terlalu ekstrem juga dapat memperlambat proses metabolisme tubuh yang membuat penurunan berat badan menjadi lebih sulit.
  • Diet detox liver tidak seimbang, karena mengikuti pola makan khusus dengan kandungan gizi yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan malnutrisi khususnya pada wanita hamil dan berbagai penderita penyakit lainnya.
  • Enema bisa berbahaya, jika dilakukan secara sembarangan atau kurang tepat dapat mengganggu fungsi usus besar.

Manfaat Detoksifikasi

Terdapat beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika menjalani proses detoks, simak selengkapnya.

1. Meningkatkan Energi

Manfaat yang pertama dari detoksifikasi adalah meningkatkan energi. Pada umumnya, kelelahan atau rasa lesu dapat menjadi salah satu gejala ketidakmampuan tubuh menyerap nutrisi makanan dengan maksimal.

Dengan melakukan detoks, sistem pencernaan dalam tubuh dapat pulih dan bekerja lebih optimal sehingga dapat terasa lebih berenergi.

2. Mendukung Fungsi Hati

Selanjutnya, proses detoks juga dapat mendukung fungsi dari organ hati yang terus menerus melakukan pembersihan zat bahaya dalam tubuh.

Dengan melakukan proses detoks, maka organ hati dapat bekerja lebih baik dan optimal sehingga dapat menjalankan fungsinya, yaitu proses metabolisme dan detoksifikasi secara efisien.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, proses detoks juga dapat membantu menurunkan berat badan seseorang.

Hal ini dikarenakan proses ini mampu mengembalikan efisiensi fungsi organ usus dan hati, yang mengembalikan kemampuan tubuh untuk menyerap dan memanfaatkan nutrisi lebih maksimal.

4. Menyehatkan Kulit

Selain terjadi pada organ di dalam tubuh, proses detoks juga terjadi pada kulit dalam bentuk keringat.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa proses detoks yang dilakukan dalam jangka waktu panjang, memiliki risiko meningkatkan jumlah bakteri pada kulit serta membuatnya terinfeksi.

Jika dilakukan dengan tepat, detoksifikasi mampu membantu dalam mengatasi permasalahan dan mempercepat pemulihan kondisi kesehatan kulit.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Melakukan proses detoks juga dapat membantu dalam mempertajam fokus serta menjaga kejernihan mental dan secara keseluruhan dapat meningkatkan fungsi otak.

6. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Proses detoksifikasi juga dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh yang mulai menurun.

7. Mengurangi Peradangan

Toksin dan berbagai zat yang dapat merusak jaringan dalam tubuh juga mampu menimbulkan peradangan.

Dengan melakukan detoks, zat-zat tersebut dapat dikeluarkan dan berkurang sehingga mengurangi peradangan.

8. Menyeimbangkan Emosi

Kandungan racun dalam tubuh khususnya organ otak dapat mempengaruhi emosi dan cara seseorang menghadapi masalah.

Melakukan proses detoks dipercaya dapat meningkatkan kondisi mental dan emosional seseorang sehingga dapat melihat segala permasalahan lebih baik.

Cara Melakukan Detoksifikasi Alami

Agar dapat melakukannya dengan benar, berikut ini beberapa cara melakukan proses detoksifikasi secara alami:

1. Tidur yang Cukup

Mendapatkan tidur yang cukup serta berkualitas setiap malam menjadi salah satu syarat krusial guna memiliki proses detoksifikasi yang sukses.

Hal ini dikarenakan, ketika seseorang mendapatkan tidur yang cukup, organ otak dapat mengatur ulang serta membuang zat beracun yang menumpuk.

2. Batasi Asupan Gula

Cara selanjutnya adalah dengan membatasi asupan gula. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, mengonsumsi makanan dengan gula berlebih dapat memiliki efek samping bagi kesehatan tubuh khususnya dalam jangka panjang.

3. Mengonsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Makanan antioksidan mampu membantu dalam mencegah serta mengurangi reaksi oksidasi yang dapat merusak sel tubuh akibat radikal bebas.

Mengonsumsi sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian kaya antioksidan mampu mengurangi risiko penyakit. Beberapa di antaranya, termasuk:

  • Sayuran, seperti bayam, kale, dan brokoli mengandung klorofil yang memiliki kemampuan untuk mengikat racun dan membuangnya dari dalam tubuh.
  • Buah-buahan, seperti jeruk dan lemon mengandung vitamin c dan antioksidan yang mampu menjaga kesehatan hati dan berbagai sistem kekebalan tubuh.
  • Makanan tinggi serat, seperti oat dan chia seed mampu membantu dalam memperlancar pencernaan dan membersihkan organ usus.
  • Teh hijau, kandungan antioksidan di dalamnya yaitu kafein mampu membantu meningkatkan fungsi hati dan mempercepat proses detoks.

4. Mengonsumsi Makanan Kaya Probiotik

Mengonsumsi makanan kaya probiotik sejak dulu dipercaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh, begitu pula efeknya dalam membantu proses detoks dalam tubuh.

Probiotik atau bakteri baik mampu menjaga kesehatan organ usus, dengan cara menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang memegang peranan penting dalam proses pembuangan racun dan kesehatan organ tubuh lainnya di dalam tubuh.

Makanan kaya probiotik juga dapat dengan mudah ditemukan di pasaran, seperti yoghurt, kimchi, kefir, tempe, acar, hingga tape.

5. Rutin Berolahraga

Selain menjaga kebugaran tubuh, rutin berolahraga juga dapat membantu proses detoksifikasi berjalan dengan lebih baik.

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, tubuh juga dapat mengeluarkan racun melalui keringat yang membuat berolahraga menjadi krusial.

Selain itu, berolahraga secara rutin juga dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki fungsi organ detoks seperti hati dan ginjal, hingga meningkatkan sistem limfatik.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi seseorang untuk rutin berolahraga setidaknya 30 menit sehari ataupun melakukan olahraga berintensitas rendah setidaknya 150 sampai 300 menit seminggu.

6. Minum Air yang Cukup

Salah satu cara paling mudah untuk melakukan detoks secara alami adalah meminum air mineral yang cukup. Bukan hanya untuk mengatasi rasa haus, air juga dapat membantu dalam penyaringan racun dalam tubuh yang dikeluarkan melalui urine.

Selain itu, air mineral juga mampu membantu menjaga saluran pencernaan, mengatur suhu tubuh, hingga memperbaiki penyerapan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dengan mengonsumsi setidaknya 8 gelas per hari atau sekitar 2 liter air setiap harinya, kamu dapat merasakan manfaatnya serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

7. Mengurangi Pengonsumsian Zat Beracun

Agar proses detoks dapat berjalan dengan lancar, mengurangi mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung zat beracun juga harus dilakukan, seperti:

  • Alkohol, yang mampu menghambat fungsi hati dan menyebabkan terjadinya penumpukan racun dalam tubuh.
  • Makanan olahan, yang mengandung banyak bahan kimia dan pengawet buatan yang sulit untuk dicerna dalam tubuh.
  • Gula berlebih, yang dapat menyebabkan inflamasi serta menambah beban kerja organ hati.
  • Kafein berlebihan, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu proses detoks.

Tanda Tubuh Memerlukan Detoksifikasi

Bagi para pembaca yang masih kebingungan kapan harus melakukan proses detoks, berikut ini beberapa indikator atau tanda bahwa tubuh memerlukannya, antara lain:

  • Tubuh terasa lelah, kurang fokus, dan tidak bersemangat
  • Berat badan mudah naik dan mengalami kesulitan untuk turun
  • Gangguan pencernaan, mulai dari mual, sembelit, perut kembung, hingga masuk angin
  • Rasa pusing secara tiba-tiba tanpa adanya sebab
  • Kesulitan tidur dan tidak dapat tidur nyenyak
  • Permasalahan kulit, seperti mudah berjerawat
  • Jadwal menstruasi terganggu dan menjadi tidak teratur bagi wanita
  • Perubahan suasana hati drastis

Nah, itulah pembahasan mengenai proses detoksifikasi yang saat ini populer di tengah masyarakat. Dengan berbagai manfaat yang bisa didapatkan, banyak orang yang tertarik untuk menjalankan program ini.

Walaupun begitu, manfaat yang dapat dirasakan datang dengan risikonya tersendiri. Oleh sebab itu, sebelum melakukannya harus melakukan penelitian dan pencarian informasi sebanyak-banyaknya atau bahkan berkonsultasi ke tenaga kesehatan.

Bagi pembaca yang memiliki riwayat penyakit tertentu, sangat penting untuk berhati-hati sebelum menjalankan program detoks karena risiko yang dapat dirasakan.

Dibandingkan hasil yang instan, mengubah pola hidup secara perlahan menjadi lebih sehat dapat menjadi solusi yang tepat. Selain, memiliki perlindungan kesehatan yang tepat seperti Perlindungan Kesehatan Prima juga dapat melindungi kamu dari risiko-risiko kesehatan yang mungkin datang.

Apa saja keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawat Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/05/2020
Jaga Kesehatan Mata Setelah Lama Menatap Layar

Jakarta, 15 Mei 2020 - MyProtection News

Saat ini sebagian besar pekerjaan dilakukan dengan menatap layar ponsel, tablet, maupun laptop. Skema bekerja dari rumah akiibat pandemi COVID-19 pun membuat orang dewasa maupun anak tak lepas dari layar gadget. Diperkirakan dalam sehari, orang dewsa menghabiskan waktu 13 jam menatap layar.

Menatap layar gadget dalam waktu lama bisa menyebabkan gangguan pada mata seperti mata lelah, penglihatan kabur, mata kering, iritasi, dan kepala pusing. Gejala ini biasa disebut dengan digital vision syndrome.

Untuk menjaga kesehatan mata setelah melihat layar dalam jangka waktu lama, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Gunakan aturan 20-20-20

Saat menggunakan gadget, pastikan Anda mengaplikasikan aturan 20-20-20 ini. Artinya, setelah menatap layar selama 20 menit, Anda diimbau melihat benda berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter selama 20 detik. Kegiatan ini ditujukan untuk mengistirahatkan mata dan melatih otot penglihatan. Anda juga bisa mengistirahatkan mata setelah 1 jam melihat layar selama 2 menit dengan melihat benda jarak jauh atau tanaman hijau.

  1. Atur jarak layar

Ketika menggunakan gadget seperti laptop, pastikan posisi mata dan layar berjarak minimal 45 cm. Posisi layar pun sebaiknya sejajar dengan posisi mata sehingga Anda dapat bekerja dengan nyaman. Posisi layar yang tak sesuai dengan mata bisa memicu rasa tak nyaman pada mata dan leher.

  1. Bersihkan layar

Layar yang kotor bisa mengganggu kenyamanan Anda dalam bekerja. Bersihkan layar gadget agar debu tak menumpuk dan mengiritasi mata Anda sekaligus mengurangi pertumbuhan bakteri atau virus yang mungkin menempel pada gadget.

  1. Gunakan mode malam

Saat ini, berbagai perangkat gawai sudah dilengkapi dengan mode malam sehingga Anda lebih nyaman saat menatap layar. Biasanya latar tampilan layar akan berubah menjadi gelap sehingga mata tidak mudah “silau” jika melihat layar terus-menerus.

  1. Atur cahaya di sekitar

Pengaturan cahaya di sekitar juga berperan untuk menjaga kesehatan mata. Pastikan Anda memiliki penerangan cukup saat menggunakan gadget namun tidak terlalu menyilaukan. Layar yang lebih terang daripada cahaya sekitar bisa mencegah sakit mata.

  1. Jangan lupa mengedip

Ketika kita fokus menatap layar, sering kali kita lupa untuk mengedipkan mata. Padahal hal sederhana ini bisa membantu mata tetap lembap. Mata kering dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Ditambah lagi menatap layar meningkatkan resiko mata menjadi kering. Jadi, jangan lupa untuk mengedipkan mata secara rutin.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 07/02/2020
Apa, Sih Manfaat Kafein dalam Kopi dan Teh?

Jakarta, 7 Februari 2020 - MyProtection News

Sebelum mulai beraktivitas di pagi hari, mungkin sebagian dari Anda langsung meraih secangkir kopi panas atau teh. Tujuannya agar tubuh terasa lebih segar. Sering kali kita mendengar bahwa kandungan kafein dalam kopi atau teh membuat kita terbebas dari kantuk.

Lalu, memangnya apa saja sih manfaat dari kafein? Apakah hanya sebatas “penyegar” kantuk?

Kafein sendiri adalah senyawa yang memiliki efek merangsang sistem saraf pusat tubuh dan meningkatkan aktivitas otak. Maka tidak heran jika kantuk melanda tapi deadline di depan mata, mungkin Anda akan segera meracik kopi hitam. Menurut Healthline.com, kafein juga dapat ditemukan dalam obat untuk mencegah atau mengobati rasa kantuk, sakit kepala, dan migraine.

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi kopi secara berkala mempunyai risiko lebih rendah terhadap penyakit Alzheimer dan dementia. Hanya saja, hasil yang ditemukan ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengonsumsi high-octane coffee.

Kafein alami dapat ditemukan dalam biji kakao, kacang kola, daun yerba mate dan buah beri guarana dari Brazil. Kafein tidak memiliki rasa apapun ataupun mengandung banyak nutrisi. Konsumsi kafein yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg kafein/hari.

Namun, Anda tetap harus mempehatikan konsumsi kafein harian. Ada efek samping yang mungkin Anda rasakan jika mengonsumsi kafein berlebihan. Contohnya seperti rasa cemas berlebih, pusing, mual, jantung berdebar kencang, tremor, dan tekanan darah tinggi.

Bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai pola konsumsi kafein yang aman. Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi kopi, maka Anda bisa mengonsumsi teh. Walaupun biasanya kandungan kafein dalam teh lebih rendah dari kopi.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan asupan kafein Anda sehari-hari!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel