Beranda
/
Artikel
/
Keuangan
/
Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

17 September 2025 | MyProtection News Jakarta

Inflasi dan deflasi bukanlah istilah yang asing bagi banyak orang, terutama ketika membicarakan topik seputar pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat saat ini.

Kedua istilah ini sendiri memiliki sifat yang berlawanan antara satu sama lain namun sama-sama memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah.

Inilah mengapa topik seputar inflasi dan deflasi selalu menjadi bahasan menarik, apalagi dalam konteks situasi ekonomi terkini. Terlebih lagi, pada tahun 2025 ini, Indonesia mencatatkan sebuah peristiwa penting dalam sejarah ekonominya.

Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun terakhir, Indonesia mengalami deflasi. Kondisi ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah ini pertanda baik karena harga-harga menjadi lebih murah? Ataukah justru menjadi sinyal melemahnya daya beli dan terhambatnya pertumbuhan ekonomi nasional?

Melalui artikel ini, pembaca akan diajak untuk lebih mengenal apa itu inflasi dan deflasi serta membahas secara mendalam mengenai topik tersebut, mulai dari pengertian, jenis, hingga dampaknya bagi ekonomi. Simak selengkapnya!

Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

memahami inflasi dan deflasi

pexels

Inflasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses peningkatan harga barang yang sifatnya umum, terjadi terus menerus dalam jangka waktu lama, serta mengakibatkan pada turunnya nilai mata uang suatu negara.

Menurut Ari Riswanto dkk melalui bukunya berjudul Buku Ajar Pengantar Ekonomi tahun 2024, terdapat tiga komponen utama pada inflasi, yaitu kenaikan harga, bersifat umum, serta berlangsung terus menerus.

Inflasi sendiri dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab, seperti konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar, hingga adanya ketidaklancaran distribusi sebuah barang.

Berbeda dengan inflasi, deflasi merupakan sebuah kondisi di mana harga barang secara umum mengalami penurunan, berlangsung dalam waktu lama, dan menyebabkan nilai uang sebuah negara meningkat.

Deflasi dapat terjadi karena adanya penurunan atau kurangnya permintaan atas barang dan jasa, jumlah uang yang beredar berkurang, peningkatan produktivitas, dan adanya kebijakan moneter yang ketat.

Melalui bukunya Ekonomi Moneter yang dirilis pada tahun 2024, Helin G Yudawisatra dkk mengutarakan bahwa deflasi yang terkendali memberikan dampak positif. Seperti penurunan harga barang yang dapat menguntungkan bagi pihak konsumen dan bisnis.

Selain itu, KBBI mendefinisikan deflasi sebagai penambahan nilai mata uang, adanya pengurangan jumlah uang kertas yang beredar untuk mengembalikan daya beli yang nilainya turun.

Contoh kasus nyata di Indonesia sendiri dapat dilihat ketika memasuki bulan puasa, di mana banyak masyarakat yang membatasi pengeluaran selama bulan Ramadhan untuk menyesuaikan dengan pola konsumsinya.

Di saat adanya inflasi tinggi, adanya periode deflasi juga dapat membantu memulihkan stabilitas harga dan kepercayaan konsumen. Namun, hal ini hanya berlaku jika dilakukan secara terkendali dan diawasi secara ketat.

Untuk lebih jelasnya, menurut N. Gregory Mankiw inflasi merupakan kenaikan tingkat harga secara umum dan terjadi terus menerus, sedangkan deflasi didefinisikan sebagai penurunan tingkat harga secara umum di perekonomian.

Contoh inflasi adalah adanya kenaikan harga BBM yang dapat mengakibatkan biaya produksi ikut naik dan memberikan dampak pada sektor-sektor lain sehingga barang dan jasa juga mengalami kenaikan harga.

Jenis Inflasi

jenis inflasi

pexels

Setelah mengetahui definisinya, sekarang kita akan membahas mengenai jenis inflasi dan deflasi. Berdasarkan tingkat keparahan, asal kemunculan, serta cakupan pengaruh kenaikan harga jenis inflasi dapat dibagi 3, yaitu:

1. Berdasarkan Tingkat Keparahan

  • Inflasi ringan, di mana kenaikan harga barang dan jasa terjadi di bawah 10% per tahun.
  • Inflasi sedang, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 10 hingga 30% per tahun.
  • Inflasi berat, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 30 hingga 100% per tahun.
  • Hiperinflasi, kenaikan harga barang dan jasa mencapai hingga lebih dari 100% per tahun.

2. Berdasarkan Asal Mulanya Inflasi

  • Berasal dari dalam negeri, seperti defisit anggaran dan bencana.
  • Berasal dari luar negeri, seperti kenaikan harga minyak dunia hingga biaya produksi dan impor yang meningkat.

3. Berdasarkan Cakupan Pengaruh Kenaikan Harga

  • Inflasi tertutup, adanya kenaikan harga pada beberapa barang tertentu.
  • Inflasi terbuka, adanya kenaikan harga pada barang secara keseluruhan.
  • Inflasi tak terkendali, adanya kenaikan harga secara terus menerus dan merupakan inflasi yang sangat hebat.

Jenis Deflasi

jenis deflasi

pexels

Deflasi berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua, yang terdiri dari deflasi strategis dan deflasi sirkulasi. Simak selengkapnya!

1. Deflasi Strategis

Jenis deflasi ini dapat terjadi karena adanya kesalahan atau kegagalan pihak pemerintah maupun Bank Sentral dalam pembuatan dan penerapan kebijakan untuk mengatasi angka konsumsi masyarakat.

Kebijakan tersebut dapat berupa mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai jenis kredit dari bank dengan suku bunga yang tinggi dan mengakibatkan sirkulasi uang serta harga menurun secara signifikan.

2. Deflasi Sirkulasi

Selanjutnya, deflasi sirkulasi yang dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan produksi dengan konsumsi di pasar.

Hal ini dapat mengakibatkan adanya penumpukan stok yang mengakibatkan penurunan harga secara umum.

Jenis deflasi ini terjadi biasanya saat ekonomi mengalami transisi dari pertumbuhan ke penurunan maupun adanya kelebihan produksi pada sebuah sektor.

Contoh dari deflasi ini adalah adanya kelebihan produksi minyak mentah di tahun 2008 yang menyebabkan harga minyak secara keseluruhan menurun drastis dan banyak negara yang mengalami deflasi.

Dampak Inflasi

Seperti yang sudah kita ketahui, dampak inflasi secara umum dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas perekonomian sebuah negara. Namun, dampak apa saja yang inflasi dapat ditimbulkan jika dilihat lebih detail?

1. Daya Beli Masyarakat Menurun

Pertama, inflasi dapat menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa yang menyebabkan nilai uang yang sama dapat membeli barang dalam jumlah yang lebih sedikit dan menyebabkan penurunan pada daya beli masyarakat. Karena umumnya pada masa inflasi, masyarakat akan menerapkan frugal living untuk menjaga kondisi keuangan mereka.

2. Kemiskinan Meningkat

Selanjutnya, inflasi yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan pada kemiskinan. Hal ini dapat disebabkan karena adanya penurunan pada pendapatan riil masyarakat.

Dengan begitu, standar hidup masyarakat juga akan menurun dan menciptakan kemiskinan.

3. Stabilitas Ekonomi Terganggu

Inflasi juga dapat menyebabkan terganggunya stabilitas ekonomi yang dapat terjadi karena adanya ketidakpastian pelaku ekonomi dalam mengambil sebuah keputusan konsumsi, produksi, hingga investasi.

Dampak Deflasi

Terjadinya deflasi sebuah negara juga dapat memberikan beberapa dampak, seperti:

1. Permintaan Masyarakat Menurun

Pertama, adanya deflasi dapat membuat permintaan masyarakat menurun yang mengakibatkan konsumsi rumah tangga yang memegang peran kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi juga menurun.

2. Tingkat Investasi Menurun

Adanya ketidakpastian ekonomi akibat adanya deflasi juga dapat mengurangi minat para investor untuk berinvestasi.

Hal ini dikarenakan pada situasi ini, pengusaha maupun investor akan memperkirakan harga yang ada akan terus menurun yang dapat menyebabkan keuntungan dari investasi baru juga lebih rendah.

3. Jumlah Pengangguran Meningkat

Adanya deflasi juga dapat meningkatkan jumlah pengangguran karena pada umumnya banyak perusahaan mengurangi produksi dan menunda investasi. Hal tersebut menyebabkan adanya penurunan upah dan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

4. Risiko Resesi Ekonomi Meningkat

Resesi ekonomi merupakan kondisi di mana adanya penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam kurun waktu tertentu. Adanya deflasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan hal tersebut jika tidak diatasi segera.

Deflasi Indonesia di Tahun 2025

Di akhir tahun 2024, Indonesia tercatat mengalami inflasi dengan angka 1,7 persen yang termasuk masih terkendali karena angkanya yang rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

Memasuki tahun 2025, Indonesia malah mengalami deflasi 0,09 persen (yoy) dan 0,48 (mtm) pada Februari 2025 dan menjadi fenomena pertama dalam 25 tahun terakhir.

Fenomena ini memunculkan banyak pandangan berbeda terkait kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat di Indonesia.

Beberapa ekonom menilai bahwa turunnya harga-harga saat ini mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat. Penurunan tersebut dianggap sebagai tanda menurunnya permintaan konsumen, yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sebagai contoh, penurunan harga pada sektor bahan makanan, listrik, dan perumahan menunjukkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Jika kondisi ini terus berlanjut, ada kekhawatiran akan terjadi perlambatan ekonomi yang lebih dalam.

Namun, deflasi yang terjadi di Indonesia saat ini sejatinya bukan disebabkan oleh penurunan daya beli, melainkan merupakan hasil dari kebijakan pemerintah.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan Ramadan dan Idul Fitri.

Faktor Penyebab Deflasi Indonesia 2025

Adanya deflasi yang terjadi di Indonesia terjadi karena adanya dorongan penurunan harga di berbagai sektor, seperti:

1. Komponen Harga Diatur Pemerintah

  • Mengalami deflasi 2,65%, dengan andil deflasi sebesar 0,48%
  • Kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberikan pada bulan Januari dan Februari 2025.
  • Anggaran yang dikeluarkan oleh ABPN untuk menjalankan kebijakan ini adalah Rp 13.615,8 miliar. Diskon diberikan ke rumah tangga yang memiliki daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, serta 2.200 VA.
  • Pada bulan Januari terdapat 71,1 juta pelanggan dan bulan Februari terdapat 64,8 juta pelanggan yang menerima manfaat dari kebijakan tersebut.

2. Komponen Harga Bergejolak

  • Mengalami deflasi 0,93% dengan andil deflasi sebesar 0,16%
  • Deflasi ini mengacu pada penurunan harga barang dan jasa secara umum sebesar 0,93% yang memberikan kontribusi sebesar 0,16% terhadap total deflasi yang ada.
  • Komoditas yang berkontribusi meliputi daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, dan telur ayam ras.

3. Kelompok Pengeluaran Penyumbang Deflasi Terbesar

  • Kelompok perumahan, air, listrik, serta bahan bakar rumah tangga juga mengalami deflasi di angka 3,59% dengan andil deflasi sebesar 0,52%.
  • Di mana, adanya diskon tarif listrik menyumbang andil deflasi angka sebesar 0,67%.

Perbedaan Inflasi dan Deflasi

Inflasi dan deflasi merupakan dua fenomena ekonomi yang sangat berbeda, baik dari segi pengertian, penyebab, maupun dampaknya terhadap perekonomian secara keseluruhan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Kedua kondisi ini sama-sama berkaitan dengan perubahan harga barang dan jasa dalam suatu periode tertentu, namun memiliki arah pergerakan yang berlawanan.

Deflasi adalah kondisi di mana terjadi penurunan harga secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Dalam situasi deflasi, harga barang dan jasa cenderung menjadi lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, inflasi merupakan kebalikan dari deflasi, yaitu kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam suatu periode. Keduanya menjadi indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara.

Perbedaan mencolok antara inflasi dan deflasi tidak hanya terlihat dari arah perubahan harga, tetapi juga dari dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Deflasi, meskipun pada pandangan awal tampak menguntungkan karena harga menjadi lebih murah, sebenarnya bisa berdampak negatif jika berlangsung dalam jangka panjang. Ketika harga-harga turun, konsumen cenderung menunda pembelian dengan harapan harga akan turun lebih rendah lagi.

Hal ini menyebabkan permintaan menurun dan berdampak langsung pada penurunan produksi. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka perusahaan-perusahaan bisa mengalami kerugian, mengurangi tenaga kerja, hingga akhirnya terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Keadaan ini akan memicu meningkatnya pengangguran dan melemahnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sebaliknya, inflasi yang moderat justru dianggap sebagai pertanda bahwa ekonomi sedang tumbuh. Kenaikan harga barang dan jasa menunjukkan adanya peningkatan permintaan dari konsumen, yang biasanya terjadi karena meningkatnya pendapatan dan aktivitas ekonomi.

Namun, inflasi yang terlalu tinggi juga memiliki sisi negatif. Ketika harga-harga meningkat terlalu cepat, daya beli masyarakat akan menurun karena penghasilan mereka tidak mampu mengimbangi kenaikan harga.

Akibatnya, masyarakat menjadi lebih selektif dalam melakukan konsumsi, dan hal ini bisa menurunkan tingkat kesejahteraan. Terlebih lagi, inflasi yang tidak terkendali dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, menurunnya nilai mata uang, dan meningkatkan biaya hidup secara signifikan.

Dengan demikian, baik deflasi maupun inflasi memiliki dampak masing-masing yang perlu diwaspadai. Pemerintah dan bank sentral memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga melalui kebijakan fiskal dan moneter yang tepat.

Tujuannya adalah untuk menciptakan iklim ekonomi yang sehat, di mana harga-harga stabil, daya beli masyarakat terjaga, dan pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Memahami perbedaan dan dampak dari deflasi dan inflasi sangat penting bagi masyarakat agar dapat merespons perubahan kondisi ekonomi dengan bijak dan adaptif.

Nah, itulah pembahasan seputar inflasi dan deflasi yang harus kamu ketahui dan penting di dunia perekonomian.

Di mana, adanya inflasi dapat menimbulkan kenaikan harga barang dan jasa. Begitu pula di dunia asuransi, di mana adanya inflasi dapat meningkatkan harga premi bagi konsumen.

Oleh sebab itu, kita harus selalu siap sedia sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi yang dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar. Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima adalah Perlindungan Kesehatan Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP yang harus kamu ketahui, sebagai berikut.

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Kesehatan
5 mins read 14/11/2025
12 Makanan yang Mengandung Zinc Tinggi untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh!

Makanan yang mengandung zinc sangat lah penting, khususnya untuk memenuhi gizi harian yang dibutuhkan tubuh. Sebagai salah satu mineral penting, zinc memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan imunitas tubuh, mempercepat penyembuhan luka hingga mengurangi peradangan.

Kekurangan zinc dalam tubuh juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pertumbuhan, penurunan kekebalan tubuh hingga penyembuhan luka yang lebih lambat.

Karena tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, mengonsumsi makanan yang mengandung zinc menjadi krusial bagi kesehatan tubuh. Melalui artikel ini, kita akan membahas apa saja bahan makanan yang mengandung mineral zinc atau seng di dalamnya. Semoga bermanfaat!

12 Makanan yang Mengandung Zinc Tinggi untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh!

Kebutuhan zinc tubuh manusia berbeda-beda bergantung pada usia dan jenis kelamin seseorang. Seorang pria dengan umur 19 tahun ke atas membutuhkan 11 mg per hari, sedangkan wanita dengan umur 19 tahun ke atas membutuhkan 8 mg per hari.

Lalu, apa saja makanan yang dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan zinc harian? Simak selengkapnya di sini!

1. Tiram

tiram Makanan yang Mengandung Zinc 

pexels

Makanan yang mengandung zinc pertama adalah tiram. Di mana, pada 1 buah tiram terdapat 5,5 miligram zinc atau setengah dari kebutuhan zinc harian orang dewasa.

Bukan hanya itu, tiram juga mengandung nutrisi lain yang baik untuk tubuh, seperti vitamin B12 dan selenium yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Sebagai salah satu sumber makanan dengan kandungan zinc tertinggi, tiram juga dapat dikatakan rendah lemak sehingga aman untuk dikonsumsi sehari-hari dengan berbagai cara, mulai dari direbus, dikukus, maupun dipanggang.

Kandungan zinc pada tiram yang tinggi juga dapat membantu dalam produksi testosteron. Ditambah dengan kandungan asam amino yang kaya, tiram juga dapat memicu peningkatan kadar hormon seks seseorang.

2. Daging Sapi

daging sapi Makanan yang Mengandung Zinc 

pexels

Daging sapi juga menjadi salah satu makanan yang mengandung zinc cukup tinggi. Di mana pada setiap 100 gram daging sapi mengandung 6,4 miligram zinc.

Sama seperti dengan tiram, daging sapi juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan zinc sehari-hari. Namun, tetap harus diingat untuk tidak mengonsumsi berlebih karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Zinz juga baik dalam membantu produksi sel darah putih yang memiliki tugas untuk membantu tubuh melawan infeksi sehingga tubuh lebih kuat untuk melawan bakteri penyakit dan tidak mudah jatuh sakit.

Pada sapi, bagian paha belakang dan sirloin lah yang memiliki kandungan zinc paling tinggi dan bermanfaat dalam membantu menjaga daya tahan tubuh.

3. Kacang-kacangan

kacang-kacangan Makanan yang Mengandung Zinc 

pexels

Bagi sahabat MyProtection yang tidak mengonsumsi daging-dagingan, kebutuhan zinc harian juga bisa didapatkan melalui kacang-kacangan, mulai dari lentil, kacang hitam, chia seed, edamame, hingga buncis.

Pada 1 cangkir lentil terdapat kandungan zinc sebesar 2,5 mg yang dapat menjadi opsi. Sedangkan pada 28 gram kacang mete atau sekitar segenggam dapat memberikan sekitar 15% kebutuhan zinc harian.

Kacang-kacangan lain dengan kandungan zinc, seperti kacang almond, edamame, hingga buncis juga dapat menjadi alternatif untuk mendapatkan kebutuhan zinc harianmu.

4. Susu dan Produk Olahannya

susu dan produk olahannya Makanan yang Mengandung Zinc 

pexels

Bukan hanya kaya akan kalsium, susu dan produk olahannya juga menjadi salah satu bahan makanan yang mengandung zinc cukup tinggi.

Pada 1 cangkir susu rendah lemak, terdapat kandungan 1 miligram zinc. Sedangkan pada 1 cangkir yoghurt rendah lemak terkandung sekitar 2,2 miligram zinc.

Bukan hanya itu, untuk mendapatkan asupan zinc yang lebih melalui susu atau yoghurt, kamu juga dapat menambahkan sereal, oat, hingga biji-bijian lain yang juga memiliki kandungan zinc di dalamnya.

Zinc yang ada pada susu juga dipercaya dapat memberikan banyak manfaat bagi pertumbuhan anak, antara lain:

  • Menjaga kesehatan pencernaan, di mana zinc dapat membantu dalam menjaga kesehatan pencernaan, khususnya mengatasi diare pada anak. Menurut penelitian, zinc mampu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus.
  • Mendukung fungsi kognitif, zinc juga dapat membantu meningkatkan proses berpikir, konsentrasi, daya ingat, penyelesaian masalah, hingga pengaturan emosi dan perilaku anak. Anak yang kekurangan zinc juga dapat memiliki kemampuan akademis yang lebih rendah dan mengalami gangguan perkembangan motorik.
  • Meningkatkan sistem imun, karena fungsi zinc yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindunginya dari infeksi. Kekurangan zinc dalam tubuh juga dapat memperlambat produksi sel darah putih dalam tubuh yang membuat tubuh menjadi lebih rentan terkena infeksi.
  • Mendukung pertumbuhan tinggi badan, walaupun belum terbukti secara pasti, susu dengan kandungan zinc dipercaya memiliki potensi untuk menambah tinggi badan khususnya anak di bawah lima tahun.
  • Meningkatkan nafsu makan, kekurangan zinc pada anak juga dapat menyebabkan kondisi stunting pada anak yang diakibatkan nafsu makan rendah. Hal ini dibuktikan melalui data WHO yang menyebutkan Indonesia sebagai negara di posisi ketiga dengan kasus stunting tertinggi di Asia Tenggara.

5. Cokelat Hitam

Cokelat Hitam makanan yang mengandung zinc

pexels

Pada cokelat hitam, semakin tinggi kandungan zinc nya maka semakin pekat atau tinggi juga kadar cokelat yang ada di dalamnya.

Pada 100 gram cokelat hitam dengan kadar 70 hingga 85%, terdapat kandungan 3,3 miligram zinc di dalamnya, yang berarti jumlah tersebut telah memenuhi 30% kebutuhan zinc harian untuk laki-laki dan 41% untuk perempuan.

Bukan hanya zinc coklat juga mengandung berbagai vitamin seperti A1, B1, B2, C, D, dan E hingga berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh seperti fosfor, magnesium, zat besi, hingga tembaga.

Cokelat hitam juga kaya akan senyawa antioksidan, seperti flavonol yang dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah, serta meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung.

Oleh karena itu, memilih jenis cokelat yang tepat harus dipertimbangkan untuk mendapatkan jumlah zinc yang kamu inginkan.

6. Telur

Makanan yang mengandung zinc selanjutnya adalah telur. Walaupun kandungan zinc di dalamnya tidak banyak, yaitu dalam 1 butir telur terdapat sekitar 1 miligram kandungan zinc atau setara dengan sekitar 9% kebutuhan zinc harian orang dewasa.

Walaupun memiliki kandungan zinc yang cukup rendah, namun telur tetap menjadi salah satu sumber zinc terbaik karena mudah ditemukan dan dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain zinc, telur juga kaya akan nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti protein, lemak sehat, vitamin B, selenium, hingga kolin.

7. Bayam

Manfaat zinc juga bisa kamu dapatkan dari sumber protein nabati seperti bayam. Di mana pada 100 gram bayam mentah terdapat 0.90 miligram zinc di dalamnya yang berkurang menjadi 0,3 miligram jika direbus.

Walaupun kandungan zinc di dalamnya relatif tidak banyak, bayam kaya akan mineral lain yang penting bagi tubuh, seperti magnesium, mangan, zat besi, fosfor, hingga kalium yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan memelihara kesehatan jantung.

8. Kangkung

Sayuran kangkung juga menjadi makanan yang mengandung zinc. Walaupun jumlahnya relatif lebih sedikit sekitar 0,5 mg per 100 gram, kangkung dapat menjadi alternatif yang dapat kamu gunakan untuk kebutuhan zinc harian.

Mengonsumsi kangkung juga dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah mengantuk, karena kandungan selenium dan zinc di dalamnya yang mampu mengatasi insomnia.

Kandungan nutrisi lain yang terdapat dalam 100 gram sayur kangkung, seperti vitamin A 6600 IU yang cukup tinggi sebagai kandungan antioksidan, kalori 19 kkal, karbohidrat 3.14 gram, protein, serat, folat, vitamin c, niacin, sodium, potasium, kalsium, zat besi, hingga magnesium.

Karena kandungan nutrisi dan aksesibilitasnya yang mudah, kangkung sering menjadi salah satu sayuran utama untuk menunjang kesehatan karena mampu mencegah anemia, mengatasi konstipasi, meningkatkan imun tubuh, menjaga kesehatan mata hingga jantung.

9. Salmon

Bukan hanya tiram, hewan laut lainnya yang mengandung zinc adalah ikan salmon. Pada 100 gram ikan salmon terdapat kandungan 0,6 miligram zinc serta beragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Walaupun kandungan zinc di dalamnya lebih sedikit, ikan salmon tetap dikenal sebagai salah satu ikan paling bergizi yang baik untuk dikonsumsi secara rutin.

Kandungan lain yang ada di dalamnya meliputi 20 gram protein, 5 gram lemak, 30 mg magnesium, 490 mg kalium, 36 mcg selenium, 25 mcg folat, 12 mcg vitamin A.

Ikan salmon juga diperkaya dengan kandungan asam amino dan lemak sehat, seperti asam lemak omega 3 (EPA dan DHA), vitamin B, vitamin D, zat besi, kalsium, dan fosfor.

Dengan warna kemerahan dan teksturnya yang lembut, salmon menjadi sumber asam lemak omega 3 serta protein berkualitas tinggi yang rendah merkuri yang memberikan banyak manfaat, mulai dari memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan masih banyak lagi.

10. Alpukat

Kandungan zinc yang dibutuhkan sehari-hari juga bisa kamu dapatkan melalui buah, salah satunya adalah alpukat yang mengandung 0,4 mg per 100 gram.

Karena kemudahan pengolahannya, mulai dari memakannya secara langsung, jus, atau dibuat hidangan, alpukat juga dapat menjadi salah satu pilihan makanan yang mengandung zinc yang tepat.

Kandungan zinc ditambah protein, zat besi, selenium, hingga antioksidan di dalamnya juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta menghindari diri dari virus dan bakteri.

Pada wanita zinc juga dapat membantu dalam menjaga siklus menstruasi dan tingkat kesuburan. Sedangkan pada pria, zinc mampu membantu proses produksi hormon kesuburan serta kualitas air mani sperma yang berperan penting pada sistem reproduksi.

11. Pisang

Kandungan zinc pada pisang umumnya bervariasi yang bergantung pada tingkat kematangan dan ukuran pisang tersebut. Namun umumnya dalam 100 gram pisang terdapat 0,1 hingga 0,2 mg.

Selain zinc, pisang juga mengandung berbagai nutrisi mulai dari kalium, vitamin C, vitamin B6, serat, dan antioksidan yang tidak kalah penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

12. Jambu Biji

Buah lainnya yang memiliki kandungan zinc di dalamnya adalah jambu biji atau guava sebesar 0,23 mg zinc dalam 100 gram.

Walaupun cenderung lebih rendah, jambu biji dapat memberikan banyak manfaat jika dikonsumsi sebagai pelengkap nutrisi harian karena kaya akan serat, vitamin c, vitamin a, kalsium, hingga fosfor.

Kebutuhan Zinc Harian pada Manusia

Dalam jurnal berjudul Hubungan Kandungan Zinc dalam Air Susu Ibu dengan Zinc Darah Bayi di Daerah Perkotaan, Pedesaan dan Pantai, Zinc yang dibutuhkan pada manusia setiap harinya sekitar 10 hingga 15 miligram, sedangkan pada ibu menyusui ditambah 10 miligram.

Pada anak-anak, kebutuhan harian zinc juga berbeda-beda. Di mana untuk anak berusia 7 bulan hingga 3 tahun dibutuhkan sekitar 2 hingga 3 miligram, usia 4 hingga 8 tahun membutuhkan sekitar 5 miligram, dan 9 hingga 13 tahun membutuhkan 8 miligram.

Manfaat Zinc bagi Tubuh

Memenuhi kebutuhan zinc setiap harinya dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka dan masih banyak lagi. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat zinc yang pertama adalah mampu meningkatkan kekebalan tubuh dikarenakan kemampuannya dalam membantu perkembangan dan aktivitas sel tubuh, hingga berkontribusi pada produksi antibodi dan sitokin untuk melawan infeksi.

Zinc juga dapat membantu dalam membentuk dan mengaktifkan sel darah putih jenis limfosit sel T yang memegang peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Memenuhi kebutuhan zinc harian yang diperlukan tubuh juga dapat menetralkan patogen seperti jamur, virus, hingga bakteri berbahaya dalam tubuh.

2. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Tubuh

Selanjutnya, zinc juga dapat membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Hal ini karena, zinc menjadi salah satu mineral yang diperlukan dalam proses sintesis DNA, pembelahan sel, hingga perkembangan jaringan tubuh.

Zinc juga dapat membantu dalam perkembangan otak, sistem saraf, hingga pengoptimalan fungsi hormonal dalam tubuh. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zinc karena memiliki dampak besar pada pertumbuhan kognitif, fisik, hingga motorik mereka.

3. Mempercepat Penyembuhan Luka

Zinc juga dapat membantu dalam proses penyembuhan luka karena peran aktifnya dalam proses produksi kolagen yang mendukung struktur kulit dan jaringan.

Zinc juga dapat membantu untuk mempercepat proses pembentukan jaringan baru, meningkatkan angiogenesis atau pertumbuhan pembuluh dara baru, dan proliferasi sel yang dibutuhkan pada proses penyembuhan luka.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Mengonsumsi zinc juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mata, dikarenakan fungsinya untuk membantu membawa Vitamin A ke retina untuk membuat pigmen pelindungan, mencegah kerusakan sel, menunda degenerasi makula akibat usia, hingga mengurangi risiko rabun senja.

Nah, itulah pembahasan mengenai apa saja makanan yang mengandung zinc di dalamnya yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari penguatan sistem imun, mempercepat penyembuhan luka, hingga menjaga kesehatan kulit.

Zinc juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan aterosklerosis.

Hal ini dikarenakan menjaga kesehatan tubuh sangat lah penting dimulai sejak dini sebagai langkah preventif. Begitu pula kehadiran Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat memberikan solusi perlindungan kesehatan bagi kamu dan anggota keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Apa saja keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read 10/02/2026
6 Cara Menghilangkan Karat pada Mobil dengan Cepat dan Mudah!

Cara Menghilangkan Karat pada Mobil - Mobil yang komponennya sebagian besar terbuat dari logam seperti besi maupun baja memiliki risiko terhadap oksidasi, khususnya di lingkungan lembap, terkena air garam, kotoran, hingga goresan atau kerusakan cat.

Proses oksidasi tersebutlah yang dapat menimbulkan karat pada mobil yang dipercepat oleh faktor luar lainnya. Agar tidak menyebar, bagian mobil yang berkarat harus segera diperbaiki.

Simak pembahasan berikut seputar apa saja yang dilakukan sebagai cara menghilangkan karat pada mobil!

6 Cara Menghilangkan Karat pada Mobil dengan Cepat dan Mudah!

cara menghilangkan karat pada mobil

Berikut ini 6 cara menghilangkan karat pada mobil dengan cepat dan mudah yang harus kamu ketahui. Simak selengkapnya!

1. Memberikan Pelumas di Beberapa Bagian Tersembunyi

Salah satu cara paling sederhana yang dapat dilakukan adalah memberikan pelumas pada bagian mobil yang tersembunyi, seperti engsel pintu, kap mesin, hingga bagasi.

Bagian-bagian tersebut sering kali kurang diperhatikan dan dibersihkan, yang membuatnya rawan karat.

Memberikan pelumas yang bertindak dengan membentuk lapisan pelindung pada bagian tersebut dapat membantu dalam mencegah air dan udara masuk ke permukaan logam dan memperlambat proses korosi.

2. Mencuci Mobil Secara Rutin dan Setelah Hujan

Karena memiliki sifat larutan asam ringan, air hujan juga dapat mempercepat proses oksidasi pada besi dan logam yang menyebabkan karat.

Oleh karena itu, mencuci mobil setelah hujan sangat disarankan untuk menghindari hal tersebut.

Walaupun tidak hujan, mencuci mobil secara rutin juga dapat memberikan perlindungan pada cat dan bodi mobil dari kotoran, debu, hingga polusi serta memperpanjang usia mobil.

Mencuci mobil yang baik umumnya disarankan pada pagi hari atau siang hari di saat ada sinar matahari yang dapat membantu proses pengeringan dan pencahayaan untuk mengecek area tersembunyi.

3. Menggunakan Rust Remover atau Penghilang Karat

Rust remover atau penghilang karat dapat mengangkat lapisan karat dari permukaan logam melalui reaksi kimia yang umumnya melibatkan asam fosfat atau surfaktan.

Selain karat, rust remover juga dapat mengangkat kerak yang ada pada komponen mobil, mulai dari velg, blok mesin, knalpot, dan bagian lainnya yang terbuat dari logam, yang mampu mengembalikan penampilan serta fungsinya dengan baik.

4. Amplas dan Cat Ulang

Jika kondisi karat pada komponen mobil sudah cukup parah, maka langkah ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Sebelum dilakukan pengecatan ulang, mengamplas permukaan komponen yang berkarat sangat dianjurkan untuk mengikis lapisannya.

Mengamplas sebelumnya juga dapat menjadi langkah pengecatan ulang yang lebih efektif, karena dapat membantu cat menempel lebih baik dan tahan lama.

5. Menggunakan Pasta Gigi

Pasta gigi juga cukup efektif untuk menghilangkan karat ringan atau jamur pada komponen mobil. Hal ini dikarenakan kandungan abrasif yang ada di dalamnya mampu membantu dalam membersihkan karat ringan.

Untuk melakukannya, kamu dapat mengoleskan pasta gigi tersebut langsung ke daerah yang berkarat, diamkan beberapa menit, gosok area tersebut, kemudian bersihkan sisa karat yang ada.

Jika masih tidak hilang, kamu dapat mengulangi proses ini beberapa kali hingga karat pada komponen mobil hilang.

6. Elektrolisis

Metode elektrolisis merupakan metode untuk menghilangkan karat pada komponen mobil yang melibatkan perendaman komponen pada larutan elektrolit yang kemudian ditambahkan arus listrik.

Metode ini memungkinkan untuk mengubah karat atau oksida besi menjadi logam besi murni melalui reaksi kimia.

Karena keefektifannya, metode ini sangatlah dianjurkan untuk karat ringan hingga parah pada berbagai komponen mobil.

Nah, itulah 6 cara menghilangkan karat pada mobil yang sering kali dapat terjadi karena sejumlah komponennya yang terbuat dari logam. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Otomotif
5 mins read 16/03/2026
Aki Mobil Berapa Volt? Ini Ukurannya dan Cara Menjaganya!

Voltase aki mobil memiliki peran penting dalam performa sistem kelistrikan kendaraan yang memegang peran sebagai sumber utama daya listrik.

Oleh karena itu, menjaga voltase aki tetap stabil sangatlah penting yang dapat dilakukan dengan pengecekan dan perawatan rutin agar mobil dapat bekerja dengan optimal.

Lalu, berapa voltase aki mobil yang normal dan baik, serta cara menjaga voltasenya? Simak pembahasannya berikut ini!

Aki Mobil Berapa Volt yang Baik?

Aki Mobil Berapa Volt

Untuk memastikan sistem kelistrikan kendaraan berfungsi dengan baik, mengetahui berapa voltase aki mobil sangatlah penting. Berikut ini beberapa standar voltase aki mobil dalam berbagai kondisi:

  • Ketika mesin mati, voltase aki mobil normal berada di angka 12,6 volt yang menunjukkan bahwa aki dalam kondisi penuh. Jika sudah mulai menurun di bawah 12 volt, kamu harus segera melakukan pengecekan dan perawatan.

  • Ketika mesin menyala, voltase aki mobil akan meningkat karena adanya alternator yang mengisi daya ke aki. Umumnya, voltase yang normal akan berada di kisaran angka 13,5 hingga 14,5 volt yang menunjukkan sistem pengisian masih bekerja dengan baik.

  • Ketika voltase turun hingga 12 volt dalam kondisi menyala, kemungkinan besar terjadi masalah di bagian alternator maupun aki mobil itu sendiri. Jika angka voltase telah turun hingga 11 volt atau lebih rendah, dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kinerja mobil, khususnya pada bagian mesin dan perangkat elektronik di dalamnya.

Cara Menjaga Voltase Aki Mobil

Jika voltase aki mobil sudah berada di bawah 12 volt, maka kinerja sistem kelistrikan mobil akan terganggu.

Oleh sebab itu, menjaga dan merawat aki mobil secara berkala sangat lah penting, berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengoptimalkan kondisi aki mobil:

  • Memperhatikan kondisi air aki, jika air di dalam aki telah mencapai batas minimal, maka harus segera dipenuhi sesuai kebutuhan di dalam wadah akinya.

  • Menghindari pemakaian aksesori tambahan yang berlebihan, seperti lampu neon, sistem audio dengan kekuatan tinggi, hingga perangkat pengisi daya yang dapat memberikan beban tambahan pada aki dan menyebabkan penurunan voltasenya.

  • Servis berkala, yang bukan hanya penting untuk menjaga performa mesin, namun juga memastikan sistem kelistrikan dalam mobil, khususnya aki bekerja dengan baik. Dengan melakukan pemeriksaan pada aki, masalah seperti tegangan tidak stabil ataupun daya yang menurun dapat dicegah dan segera diperbaiki.

  • Mengemudi dengan baik, hindari akselerasi mendadak dan menjaga kecepatan stabil juga dapat membantu dalam menjaga voltase aki. Perjalanan pendek dengan banyak berhenti dapat membuat aki tidak terisi secara optimal, yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan voltase.

Kesimpulannya, voltase aki mobil yang sehat umumnya berada di kisaran 12,6 volt saat mesin mati dan 13,5 – 14,5 volt saat mesin menyala.

Jika voltase turun di bawah angka tersebut, artinya ada masalah pada aki atau sistem pengisian yang perlu segera dicek.

Merawat aki mobil tidaklah sulit, cukup dengan rutin memeriksa air aki, menghindari penggunaan aksesoris berlebihan, melakukan servis berkala, dan menjaga pola mengemudi.

Dengan perawatan sederhana ini, voltase aki akan tetap stabil sehingga sistem kelistrikan mobil berfungsi optimal dan usia pakai aki bisa lebih panjang.

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel