Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Minyak Ikan Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Minyak Ikan Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung

6 December 2019 | MyProtection News Jakarta

Jakarta, 6 Desember 2019 - MyProtection News

Sampai saat ini, kasus penyakit jantung dan kanker merupakan penyebab kematian terbesar di kalangan dewasa lanjut usia menurut laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDCP).

Kabar baiknya, sebuah studi oleh Vital Study menemukan bahwa vitamin D dan minyak ikan nampaknya beperan dalam mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker, khususnya bagi individu yang tidak pernah mengidap kedua penyakit tersebut.

Vital Study melakukan riset terhadap 26.000 pria dan wanita di Amerika. Tujuan utama dari riset ini adalah mengindentifikasi dampak dari mengonsumsi suplemen vitamin D dan minyak ikan setiap hari. Periset menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi minyak ikan atau Omega-3 mengalami penurunan signifikan terhadap resiko penyakit jantung.

Sebelumnya, minyak ikan memang telah dikenal untuk mencegah perkembangan penyakit jantung. Minyak ikan bisa didapatkan dari ikan seperti salmon dan mackerel. Kandungan minyak ikan sendiri terdiri dari lemak Omega-3, kunci dari pencegahan perkembangan penyakit jantung atau cardiovascular disease.

Saat ini, masyarakat bisa mendapatkan suplemen minyak ikan di rumah sakit, apotek, hingga mall. Jika Anda memiliki polis asuransi Perlindungan Kesehatan Prima tentunya Anda bisa memanfaatkan Saldo Prima
Lewat Saldo Prima, Anda bisa membeli suplemen atau obat di apotek resmi tanpa harus berobat*. Hanya saja, perlu diingat bahwa dosis yang dapat Anda ambil sangat beragam sesuai kebutuhan. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau pihak berwenang sebelum mengonsumsi minyak ikan. Pastikan selalu jaga kesehatan Anda sedari dini!

Salam,
Sahabat MyProtection

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 22/10/2025
Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

Sepak takraw yang merupakan permainan bola kecil yang dimainkan dengan memadukan teknik olahraga voli dan sepak bola dimana teknik menyerang dan bertahan dalam permainan ini memanfaatkan banyak gerakan kaki.

Sudah ada sejak abad ke-15, olahraga tradisional ini juga cukup populer di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.

Untuk membantu sahabat MyProtection lebih memahami dan mengenal olahraga sepak takraw, pembahasan kali ini akan secara mendalam sejarah, peraturan, hingga cara bermainnya yang tepat. Simak selengkapnya!

Sepak Takraw: Awal Mula, Peraturan, Cara Bermain, hingga Manfaatnya!

olahraga sepak takraw

pexels

Kata sepak yang memiliki arti menendang dalam bahasa Melayu serta takraw yang berarli bola rotan dalam bahasa Thailand.

Olahraga sepak takraw yang mulai dikenal sejak abad ke-15 di negara Asia Tenggara kini telah dipertandingkan di berbagai turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asian Games.

Sepak takraw diperkirakan evolusi dari Cuju yang merupakan permainan tradisional Tiongkok yang diakui oleh FIFA atau Federation Internationale de Football Association yang menjadi bentuk awal dari olahraga sepak bola.

Olahraga tradisional ini juga memiliki kemiripan dengan beberapa olahraga yang ada di negara Asia Tenggara, seperti sepak raga di Brunei, Malaysia, dan Singapura, takraw di Thailand, sepak rago di Indonesia, Sipa di Filipina, Chinlone di Myanmar, Kataw di Laos, serta Sek Dai di Laos.

Sepak takraw pertama kali masuk ke Indonesia di sekitar tahun 1970 yang dibawa oleh Malaysia dan Singapura ke beberapa kota besar di Nusantara, seperti Medan, Bandung, dan Jakarta.

Tujuan dari olahraga ini adalah menendang bola melewati net ke lapangan lawan untuk mendapatkan poin.

Berbeda dengan olahraga voli, dalam memainkan sepak takraw kontak bola yang dilakukan tidak boleh menggunakan tangan maupun lengan dan hanya diperbolehkan menggunakan kaki, kepala, dan dada.

Peraturan Sepak Takraw

peraturan sepak takraw

perpustakaan.id

ISTAF atau International Sepak Takraw Federation merupakan badan dunia yang mengatur olahraga sepak takraw. Pertama kali didirikan pada tahun 1992, adanya ISTAF bertujuan untuk mempromosikan espak takraw secara global.

ISTAF juga mengatur regulasi yang ada pada kompetisi, termasuk juga peralatan hingga pakaian yang digunakan pemain selama pertandingan. Berikut peraturannya:

1. Posisi dan Jumlah Pemain

Sepak takraw umumnya dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari tiga pemain yang memiliki peran tertentu, seperti tekong, killer, dan feeder.

Dengan tugas dan perannya masing-masing, berikut penjelasan lengkap untuk tiap posisinya, sebagai berikut.

  • Tekong atau server, yang umumnya berada di lingkaran tengah lapangan memiliki tugas untuk melakukan servis di awal permainan, tekong dapat menendang bola dengan kecepatan tinggi dengan tujuan membuat lawan kesulitan.
  • Killer atau striker, yang berada di sebelah kiri dan kanan lapangan memiliki tugas untuk mengeksekusi serangan ke bagian lapangan lawan. Ketika dalam posisi bertahan, killer atau striker memiliki tanggung jawab untuk memblokir tendangan serta smash yang diberikan pihak lawan.
  • Feeder, yang juga berada di sebelah kiri dan kanan lapangan yang harus memiliki kontrol dan penguasaan tinggi akan bola. Hal ini dikarenakan feeder harus dapat memberikan umpan yang mudah untuk dieksekusi oleh striker. Selain itu, feeder juga harus mampu menendang dan memblok serangan lawan.

2. Perlengkapan dan Lapangan Pertandingan

Umumnya, lapangan yang digunakan untuk olahraga sepak takraw menyerupai lapangan bulu tangkis dengan beberapa perbedaan tertentu.

Berbeda dengan bulu tangkis, bola yang digunakan pada olahraga ini awalnya menggunakan anyaman rotan yang kemudian diubah menjadi material serat sintesis.

Berikut ini beberapa aturan yang harus dipenuhi seputar perlengkapan dan lapangan pertandingan dalam olahraga sepak takraw:

  • Bola yang digunakan berbentuk bulat dan terbuat dari serat sintesis yang memiliki 12 lubang serta 20 persimpangan anyaman. Bola untuk pria memiliki keliling 41-43 cm dengan bobot 170-180 gram, sedangkan untuk wanita memiliki keliling 42-44 cm dengan bobot bola 150-160 gram.
  • Lapangan sepak takraw memiliki ukuran 13,4 x 6,1 m yang kemudian dibagi dua, dengan masing-masing ketinggian 1,52 untuk pria dan 1,42 m untuk wanita.
  • Pakaian yang digunakan terdiri dari jersey, celana pendek, kaus kaki, serta sepatu olahraga. Jersey yang digunakan harus dimasukkan dilengkapi dengan nomor masing-masing pemain yang tertera di depan dan belakang. Kapten tim harus menggunakan ban dengan warna berbeda dengan jersey di lengan bagian kiri.

3. Perhitungan Skor Pertandingan

Dalam olahraga sepak takraw, poin bisa di dapatkan tim ketika pemain mampu memasukkan bola ke bagian lapangan lawan atau ketika lawan melakukan kesalahan.

Jika kondisi tersebut terpenuhi maka tim akan mendapatkan satu poin. Jika satu tim mencetak 21 poin lebih dulu, maka regu tersebut akan memenangkan set tersebut.

Jika skor kedua tim seri 20-20, maka wasit akan melakukan perpanjangan set hingga salah satu tim unggul dua poin atau maksimal mencapai 25 poin.

Permainan sepak takraw umumnya berlangsung dalam dua set dengan jeda masing-masing set selama dua menit. Regu yang memenangkan kedua set maka akan memenangkan pertandingan. Jika masing-masing tim memenangkan satu set, maka akan ada perpanjangan set tie-break yang akan dimainkan hingga 15 poin saja.

Jika skor kedua tim seri 14-14, maka pertandingan akan diperpanjang hingga salah satu tim unggul sebanyak dua poin atau hingga maksimal poin mencapai 17.

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

Cara Bermain dan Pelanggaran pada Sepak Takraw

depositphotos.com

Sebelum permainan di mulai, kapten atau perwakilan dari kedua tim akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan sisi lapangan dan siapa yang melakukan servis terlebih dahulu.

Pertandingan akan dimulai dengan ditandai feeder yang melempar bola ke tekong untuk melakukan servis dengan menendang bola ke bagian lapangan lawan.

Hingga bola melewati bagian net, feeder dan striker harus tetap berada di bagian mereka. Pihak lawan harus dapat mengembalikan bola yang diberikan dan melewati net dengan tidak lebih dari tiga sentuhan.

Sentuhan di seluruh bagian tubuh diperbolehkan, terkecuali sentuhan menggunakan lengan yang dimulai dari bahu hingga ujung jari.

Selama pertandingan, regu dapat mencetak poin dengan memasukkan bola ke lapangan lawan atau memanfaatkan kesalahan dari pihak tim lawan.

Berikut ini beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan pihak lawan dan mungkin terjadi:

  • Menendang bola hingga keluar batas.
  • Bola gagal menyebrang ke bagian lapangan lawan.
  • Pemain menyentuh net ketika menendang bola.
  • Tim melakukan lebih dari tiga kali sentuhan sebelum mengembalikan bola melewati net lawan.
  • Pemain menyentuh bola menggunakan lengan atau tangan.
  • Pemain menyentuh bola yang masih berada di bagian lapangan lawan.
  • Tekong melakukan servis dengan melompat atau tidak menyentuh tanah.
  • Tekong tidak berhasil melakukan kontak ketika servis.
  • Bola menyentuh jaring.
  • Bola menyentuh bagian langit, tanah, ataupun bagian lapangan lainnya.

Teknik dan Keterampilan pada Sepak Takraw

Teknik permainan espak takraw membutuhkan kelincahan, kelenturan, hingga kekuatan tubuh agar dapat melakukan servis, bertahan, hingga menyerang.

Berikut ini beberapa teknik dan keterampilan yang dapat dilatih untuk memainkan sepak takraw dengan baik:

  • Inside kick, yang menjadi teknik paling umum dan mendasar memanfaatkan tendangan yang berfungsi untuk mengontrol bola. Untuk melakukan inside kick, kamu dapat menggunakan kaki bagian dalam untuk menyentuh bola sedangkan kaki lainnya memiliki tanggung jawab sebagai tumpuan.
  • Outside kick, yang merupakan teknik tendangan yang berfungsi untuk mendorong bola ke atas menggunakan kaki bagian luar. Untuk melakukannya, pemain perlu menggunakan satu kaki sebagai tumpuan sedangkan kaki lainnya menekuk hingga membentuk sudut 90 derajat sambil diarahkan ke luar untuk menyentuh bola.
  • Header, yang menyerupai sundulan yang dilakukan dalam sepak bola, perbedaannya header dilakukan menggunakan dahi untuk membuat bola melayang ke atas. Teknik ini dapat digunakan ketika bola yang datang terlalu tinggi dan sulit dijangkau dnegan tendangan.
  • Horse kick serves, yang merupakan teknik tendangan tinggi hingga melewati batas bahu dan kepala. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang menantang karena memutuhkan keterampilan dan fleksibilitas tinggi. Namun, jika berhasil dilakukan horse kick serve dapat menjadi salah satu teknik yang efektif untuk mendapatkan poin.
  • Roll spike, yang merupakan teknik serangan atau smash dengan memanfaatkan unsur akrobatik. Untuk melakuakn teknik ini, dimulai dengan gerakan melompat menggunakan satu kaki yang diarahkan ke arah bola dengan kaki lainnya digunakan untuk menendang bola melewati bahu yang berlawanan.

Manfaat Sepak Takraw bagi Tubuh

Sepak takraw juga memiliki beberapa manfaat bagi tubuh para pemainnya, seperti:

1. Menjaga Kebugaran Tubuh

Manfaat pertama dari sepak takraw adalah menjaga kebugaran tubuh karena olahraga ini membutuhkan gerakan dan koordinasi seluruh tubuh.

Gerakan yang dilakukan dengan benar dapat memberikan manfaat bagi tubuh dan dalam jangka panjang dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dibandingkan hanya berdiam diri saja.

2. Meningkatkan Stamina dan Daya Tahan Tubuh

Selanjutnya, stamina dan daya tahan tubuh yang dapat ditingkatkan melalui permainan sepak takraw yang membutuhkan seluruh bagian tubuh untuk bergerak.

Jika secara rutin dilakukan, olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan serta kebugaran tubuh. Dengan tubuh yang kuat, kamu juga dapat memainkan sepak takraw dengan lebih baik dan mudah.

3. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Otot

Karena melibatkan banyak gerakan menendang dan melompat, olahraga tradisional ini juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot tubuh karena terus menerus di latih khususnya bagian kaki dan inti.

4, Melatih Otak

Bukan hanya membutuhkan kekuatan fisik, sepak takraw juga melibatkan koordinasi, ketangkasan, hingga pemecahan masalah agar dapat bermain dengan baik, mulai dari menahan hingga membalas serangan lawan.

Kemampuan-kemampuan tersebut akan terus terlatih selama permainan berlangsung yang dapat membantu melatih otak dan pikiran untuk bekerja lebih cepat membuat sebuah keputusan.

Hal ini mampu membantu dalam meningkatkan fokus, konsentrasi, hingga kemampuan kognitif seseorang untuk mengambil keputusan dengan cepat dan strategis ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Olahraga kardio dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot jantung yang melibatkan gerakan ritmis dan berulang, seperti halnya sepak takraw.

Sebagai aktivitas fisik yang cukup intens dimana untuk memainkannya melibatkan seluruh bagian tubuh, sepak bola takraw dapat membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

6. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Manfaat selanjutnya dari sepak bola takraw yaitu mampu meningkatkan fleksibilitas tubuh, khususnya apda bagian pinggung, punggung, dan kaki karena gerakan dinamis yang dibutuhkan untuk memainkan olahrga ini dengan baik.

Gerakan menendang, menyundul, hingga menjaga keseimbangan yang dibutuhkan dalam olahraga ini melibatkan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Oleh sebab itu, jika di latih terus menerus maka kamu dapat merasakan peningkatan pada fleksibilitas tubuh serta jangkauan gerak tubuh.

7. Mengurangi Stres

Seperti banyak olahraga lainnya, sepak takraw juga dapat membantu mengurangi stres karena dapat memicu pelepasan endorfin yang merupakan hormon pereda stres yang mampu meningkatkan suasana hati.

Hormon endorfin sendiri merupakan senyawa kimia yang dapat dihasilkan oleh tubuh untuk meredakan rasa nyeri secara alami ketika sakit atau stres.

Bukan hanya itu, hormon endorfin juga bertanggung jawab atas perasaan senang dan energi positif yang dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Oleh sebab itu, untuk mengurangi stres atau depresi yang sedang kamu rasakan, olahraga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasinya,

8. Membuat Tubuh Ideal

Berolahraga yang membutuhkan banyak energi serta membantu dalam membakar kalori dapat membentuk tubuh ideal. Sepak takraw sebagai olahraga yang cukup intens juga dapat membantu dalam melatih dan membantuk tubuh tanpa harus pergi ke gym.

9. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Sepak takraw yang melibatkan penggunaan dan koordinasi antara tangan, kaki, hingga kepala untuk mengoper bola ke anggota tim lainnya atau menyerang lawan membutuhkan keterampilan motorik yang baik.

Dengan latihan yang tepat dan dlakukan terus menerus, para pemain secara tidak langsung dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar mereka dan memainkan olahraga ini lebih baik sekaligus meningkatkan koordinasi tubuh.

Nah, itulah pembahasan seputar olahraga sepak takraw mulai dari sejarah, peraturan, cara bermainnya hingga teknik yang harus dikuasai dalam olahraga tradisional ini.

Selain menantang, sepak takraw juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, seperti kebugaran kardiovaskular, meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, koordinasi, hingga keseimbangan tubuh. Dengan melakukan olahraga ini, sahabat MyProtection juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh sebagai langkah prevensi melawan penyakit.

Bukan hanya dengan berolahraga, dapatkan perlindungan kesehatan juga bagi diri dan anggota keluarga melalui Perlindungan Kesehatan Prima dari MyPro+ dengan manfaat tambahan Saldo Prima.

Berikut keunggulan produk PKP yang bisa kamu dapatkan:

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan Tunai Harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 20/04/2020
6 Tips Persiapan Puasa Selama Pandemi COVID-19

Jakarta, 20 April 2020 - MyProtection News

Sebentar lagi umat Muslim akan memasuki bulan yang penuh dengan makna, yaitu bulan Ramadan. Para umat muslim akan berpuasa 30 hari. Tentu saja, bagi Anda yang menjalankan puasa maka dibutuhkan persiapan matang.

Mengikuti imbauan dari Menteri Agama Fachrul Razi dalam Surat Edaran (SE) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Khususnya mengurangi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Masyarakat juga diminta untuk beribadah dari rumah, termasuk ketika shalat tawarih.

Berikut ini, MyProtection juga punya beberapa tips untuk mempersiapkan puasa di tengah pandemi virus corona.

  1. Stok bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan

Untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, Anda bisa membeli bahan makanan untuk 1 – 2 minggu ke depan. Tak perlu memborong seluruh makanan atau panic buying, tetapi belilah produk yang diperlukan dan secukupnya. Anda juga bisa membuat daftar menu buka puasa untuk menghindari membeli produk yang tak dibutuhkan. Jangan lupa menggunakan masker dan cairan antiseptik ketika bepergian ke tempat umum seperti swalayan dan pasar.

  1. Sterilkan peralatan ibadah

Jaga kebersihan peralatan ibadah Anda baik yang lama ataupun baru dengan mencucinya atau menyemprotkan cairan disinfektan. Bagi peralatan berbahan kain, maka Anda bisa mencucinya dengan deterjen dan air lalu menjemurnya di bawah sinar matahari. Bagi peralatan lain selain kain atau serat, dapat disemprotkan dengan cairan disinfektan.

  1. Buat takjil dan menu sahur sendiri

Karena aktivitas di luar rumah dibatasi, maka Anda bisa membuat takjil dan menu sahur di rumah. Selain mengurangi resiko tertular virus, makanan pun bisa terjamin kebersihannya. Walaupun sebagian besar orang tidak bisa melakukan ngabuburit tahun ini, tapi Anda tetap bisa merasakan kebersamaan dengan memasak takjil bersama keluarga atau anak. Anda bisa menemukan berbagai kreasi resep makanan di internet.

  1. Jaga kebersihan jika memesan makanan dari luar

Jika Anda harus memesan makanan menggunakan jasa pengantaran, Anda tetap harus selalu waspada. Hindari kontak langsung dengan kurir. Jika Anda memang harus berkontak langsung dengan kurir, maka tetap jaga jarak aman minimal 1 meter. Bersihkan bungkus makanan dengan cairan disinfektan dan tuang isi makanan ke atas piring. Walaupun penularan virus lewat makanan memang tergolong kecil, taka da salahnya berjaga-jaga, bukan?

  1. Jangan melewatkan sahur

Ketika berpuasa, khususnya hari pertama, Anda sangat disarankan untuk tidak melewatkan sahur. Sehingga Anda tetap bertenaga ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dan asupan gizi ketika berbuka puasa.

  1. Konsumsi suplemen jika perlu

Ketika puasa, maka Anda tidak bisa mengonsumsi air putih atau makanan lainnya secara normal. Oleh karena itu, jika perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin ketika berbuka puasa sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan lupa, Anda bisa menggunakan Saldo Prima untuk membeli obat/vitamin tanpa resep dokter dan diganti asuransi!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 14/09/2020
Waspada Happy Hypoxia, Gejala Baru COVID-19

Jakarta, 14 September - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Akhir-akhir ini mungkin Anda pernah mendengar happy hypoxia. Apa itu hypoxia dan apa hubungannya dengan COVID-19?

Dalam penelitian yang dilakukan Loyola University Health System, penderita COVID-19 yang memiliki gejala happy hypoxia memiliki kadar oksigen dalam tubuh yang sangat rendah, tetapi tidak mengalami dyspnea atau kesulitan bernafas. Dalam beberapa kasus, penderita COVID-19 bisa beraktivitas dengan normal. Padahal kadar oksigen yang sangat rendah bisa mengancam nyawa.

Hipoksemia sendiri bukanlah fenomena baru. Hipoksemia sendiri didefinisikan sebagai penurunan kadar oksigen dalam darah. Ketika kadar oksigen dalam darah sangat rendah, tubuh akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sesak napas, pusing hingga pingsan, napas pendek dan cepat, denyut jantung lebih cepat, kulit pada ujung jari dan sekitar bibir membiru.

Namun, pada kasus happy hypoxia ini, penderita hampir tidak menunjukan gejala fisik apapun. Bahkan penderita bisa beaktivitas cukup normal. Hal ini lah yang menjadikan happy hypoxia berbahaya. Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto mengatakan bahwa penderita COVID-19 tanpa gejala umumnya tidak segera menerima penangan medis. Sehingga infeksi makin meluas dan kadar oksigen terus menurun. Sampai akhirnya penderita tiba-tiba merasa sesak napas tapi kadar oksigen dalam darah sudah terlalu rendah dan bisa menyebabkan kematian.

Deteksi Dini Happy Hypoxia

Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Tonang Dwi Ardyanto mengatakan terdapat dua langkah untuk mendeteksi dini gejala happy hypoxia.

  • Tarik napas dalam-dalam 2-3 kali.
  • Bila timbul rangsangan batuk, waspadai risiko hipoksia.
  • Menggunakan alat Pulse Oxymeter di ujung jari, untuk mengukur saturasi oksigen.
  • Keduanya dilakukan berkala, minimal pagi-siang-sore-malam.

Seperti yang disebutkan di atas, untuk mengecek kadar oksigen dalam darah secara lebih akurat, Anda harus menggunakan oxymeter atau oksimetri. Perhatikan apakah kadar oksigen dalam darah tetap wajar. Jika dalam pemeriksaan yang Anda lakukan, hasil pada alat oksimeter tersebut menunjukkan angka saturasi 95 ke atas, maka berarti Anda kemungkinan tidak mengalami hypoxemia atau hypoxia. Anda bisa membeli oksimeter sendiri atau melakukan pengecekan di rumah sakit.

Waspada Gejala COVID-19

Selain happy hypoxia, terdapat beberapa gejala umum COVID-19 menurut World Health Organization:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Kelelahan
  • Kesulitan bernapas atau napas pendek
  • Nyeri pada bagian dada/tekanan pada dada
  • Kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak

Beberapa orang juga mengalami gejala lain seperti;

  • Hidung tersumbat
  • Nyeri
  • Sakit kepala
  • Mata merah/konjungtivitis
  • Sakit tenggorokan
  • Kehilangan kemampuan penciuman atau merasakan makanan
  • Perubahan warna pada jari tangan dan kaki

Bagi individu yang mengalami gejala deman dan/atau batuk disertai kesulitan bernapas, napas pendek, nyeri dada/tekanan pada dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus segera menghubungi bantuan tenaga medis atau mengunjungi rumah sakit. Untuk bantuan dan penanganan COVID-19, silakan menghubungi Hotline COVID-19 di 119.

Kalau Anda tidak yakin kapan harus beribat ke dokter atau ingin berkonsultasi mengenai gejala yang Anda alami, asuransi kesehatan dari MyProtection memiliki fitur online doctor consultation. Sehingga Anda bisa berkonsultasi lewat ponsel dengan dokter pilihan.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel