Beranda
/
Artikel
/
Olahraga
/
14 Olahraga Tradisional Indonesia yang Unik dan Seru Penuh dengan Tradisi!

14 Olahraga Tradisional Indonesia yang Unik dan Seru Penuh dengan Tradisi!

7 February 2025 | MyProtection News Jakarta

Tahukah kamu hingga saat ini olahraga tradisional di Indonesia masih ada dan dilestarikan? Mulai dari pencak silat, egrang, dan masih banyak lagi yang pastinya ga kalah seru dari olahraga biasa.

Bahkan, karena tingginya peminat olahraga tradisional ini juga sudah diresmikan menjadi olahraga nasional serta internasional. Apa saja jenis olahraga tradisional yang ada di Indonesia? Simak di sini!

14 Olahraga Tradisional Indonesia yang Unik dan Seru Penuh dengan Tradisi!

Berbeda dengan olahraga biasa seperti basket, sepak bola, hingga voli, olahraga tradisional Indonesia telah menjadi tradisi turun temurun bagi sebuah suku, etnis, maupun budaya.

Simak berikut ini daftar olahraga apa saja yang termasuk ke dalam olahraga tradisional Indonesia dan syarat untuk memainkannya.

1. Pencak Silat

olahraga tradisional pencak silat

pixabay

Pencak silat merupakan olahraga bela diri yang berasal dari Indonesia yang hingga saat ini telah mendunia dan banyak diminati hingga ke Eropa.

Bukan hanya itu, UNESCO pada tahun 2019 juga telah menetapkan seni bela diri sebagai salah satu warisan nonbudaya.

Pencak Silat juga telah diakui sebagai olahraga internasional dan pertama kali dipertandingkan di Asian Games pada tahun 2018. Olahraga ini mengandalkan keluwesan tubuh serta gerakan yang identik dengan hewan tertentu.

Untuk mempelajari olahraga ini, kamu harus terlebih dahulu memahami teknik dasar yang ada, antara lain:

  • Sikap Kuda-kuda, yang terdiri atas kuda-kuda depan, kuda-kuda belakang, dan kuda-kuda tengah.

  • Sikap pasang, yang terdiri atas pasang satu, pasang dua, dan pasang tiga.

  • Pukulan, yang terdiri atas pukulan depan, pukulan samping, pukulan sangkol, pukulan lingkar, dan pukulan tebas.

2. Bakiak

olahraga tradisional bakiak

https://laksanamas.co.id/blogs/sejarah-bakiak-permainan-yang-terinspirasi-dari-jepang

Selanjutnya, bakiak yang menjadi olahraga tradisional selanjutnya yang mengajarkan banyak hal mulai dari ketangkasan, kepemimpinan, kejujuran, hingga kerja sama tim.

Bakiak merupakan permainan tradisional yang pada umumnya dimainkan berkelompok. Pada umumnya, bakiak membutuhkan sandal panjang berbentuk kayu yang terdiri dari 5 hingga 6 selop.

Berikut cara bermain bakiak tradisional yang mampu melatih kerja sama antarkelompok. Simak langkah-langkahnya:

  • Di satu grup, setidaknya ada 3 sampai 4 orang atau 5 sampai 6 orang tergantung dengan jumlah selop yang ada pada bakiak.

  • Menunjuk satu orang untuk memimpin grup.

  • Berbaris ke belakang sesuai dengan selop yang ada dan pemimpin grup akan berada paling depan sebagai pengarah.

  • Pemimpin memberikan arahan ke anggota timnya “kiri/kanan” untuk menggerakkan kakinya dan anggota yang ada harus dapat menyesuaikan gerakan berdasarkan arahan tersebut.

  • Kelompok tercepat yang sampai ke garis akhir akan memenangkan permainan.

3. Jemparingan

olahraga tradisional jemparingan

https://jatengprov.go.id/publik/jemparingan-olahraga-tradisional-yang-pentingkan-rasa/

Selanjutnya, Jemparingan yang berasal dari daerah Yogyakarta dan telah dilestarikan mulai dari abad ke-17. Jemparingan yang berarti anak panah, dan sesuai artinya permainan ini mirip dengan olahraga panahan.

Perbedaan terbesarnya sendiri adalah olahraga jemparingan dilakukan pada posisi duduk bersila. Berikut cara bermain lengkapnya:

  • Pemain harus duduk bersila.

  • Memegang busur dan anak panah sambil duduk menyamping.

  • Menarik busur ke arah kepala.

  • Menembakkan anak panah ke sasaran.

  • Sasarannya merupakan bandul putih dengan warna merah di atasnya.

4. Sepak Takraw

Sepak takraw yang dikenal secara global merupakan olahraga tradisional yang sudah ada sejak abad ke-15 dan berasal dari kawasan Asia Tenggara.

Hingga saat ini, sepak takraw sudah dipertandingkan di berbagai turnamen internasional, seperti SEA Games dan Asia Games dengan ketentuan berikut:

  • Posisi & jumlah pemain, sepak takraw dimain oleh dua kelompok yang masing-masing memiliki tiga pemain terdiri dari tekong, killer, dan feeder.

  • Perlengkapan dan lapangan pertandingan,

  • Bola sepak takraw pada awalnya terbuat dari anyaman rotan dan sekarang berubah menjadi serat sintetis.

  • Lapangan berukuran 13,4 x 6,1 m yang dibagi dua dengan ketinggian 1,52 m bagi pemain pria dan 1,42 m untuk pemain wanita.

  • Pakaian yang digunakan adalah jersey, celana pendek, kaus kaki, serta sepatu olahraga.

  • Perhitungan skor pertandingan, poin didapatkan jika pemain memasukkan bola ke lapangan lawan ataupun melakukan kesalahan. Kelompok pertama yang mencetak 21 poin maka akan memenangkan permainan tersebut.

5. Egrang

https://indonesia.go.id/kategori/keanekaragaman-hayati/1199/egrang-yang-mengubah-desa-buruh-migran

Olahraga tradisional berikutnya adalah egrang yang memerlukan keterampilan fisik serta tingkat keseimbangan yang baik.

Untuk memainkan egrang sendiri, kamu memerlukan tongkat panjang yang berfungsi sebagai kaki. Simak cara bermainnya:

  • Mempersiapkan egrang, memilih egrang dengan ukuran yang sesuai berdasarkan tinggi tubuh.

  • Menegakkan egrang, menegakkan tongkat sedikit condong ke depan dan memegang erat egrangnya.

  • Memosisikan egrang tidak sejajar antara satu sama lain. Posisi egrang yang tidak sejajar tersebut akan menjadi egrang pertama yang diinjak pemain.

  • Menginjakkan kaki, menginjakkan satu kaki pada egrang diikuti dengan kaki berikutnya. Pastikan menginjak dengan kuat agar tidak tergelincir.

  • Berjalan, berjalan di tempat dan jangan berhenti sampai posisi tubuh seimbang.

6. Karapan Sapi

Karapan Sapi

pexels

Tradisi khas masyarakat Madura, Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang digelar setiap tahunnya yang masih populer dan dilestarikan hingga saat ini.

Jarak pacuannya sendiri pada umumnya hanya 100 meter saja dan bisa selesai dalam waktu yang singkat mulai dari 10 detik hingga 1 menit.

Pada umumnya, sebelum permainan dimulai, sapi akan diarak mengitari arena bersama dengan iringan gamelan Madura, Saronen.

Tujuan pengarakan ini sendiri dilakukan untuk melemaskan otot-otot sapi yang akan dipacu nanti, bersamaan dengan menunjukkan keindahan pakaian dan hiasan yang dikenakan.

7. Pacu Jalur

Pacu Jalur - olahraga tradisional

https://www.kemenparekraf.go.id/ragam-pariwisata/mengenal-makna-dan-filosofi-dalam-festival-pacu-jalur-riau

Olahraga tradisional selanjutnya, pacu jalur yang merupakan perlombaan tradisional yang terkenal di Riau dan menjadi acara tahunan nasional yang biasanya di adakan pada bulan Agustus.

Pacu Jalur merupakan lomba dayung perahu atau sampan maupun kano yang terbuat dari kayu gelondongan utuh yang telah dibentuk menjadi perahu khas Rantau Kuantan.

Acara ini diadakan di Sungai Batang Kuantan dalam acara Festival Pacu Jalur yang merupakan acara tahunan terbesar bagi masyarakat setempat selama ratusan tahun.

Pada umumnya, Pacu Jalur dimainkan oleh 40 hingga 60 orang menggunakan perahu sepanjang 25 hingga 40 meter dan lebar 1,3 hingga 1,5 meter.

8. Gobak Sodor

Gobak Sodor

https://radarbanyumas.disway.id/read/99910/gobak-sodor-permainan-tradisional-yang-bermanfaat-bagi-kesehatan-mental

Gobak Sodor merupakan olahraga tradisional Indonesia yang dimainkan oleh dua tim. Cara kerja permainan ini sendiri pada umumnya terdapat satu tim yang menjaga garis dan tim lainnya berusaha melewati garis tersebut tanpa tertangkap.

Masing-masing tim beranggotakan 3 hingga 5 orang, dan dimainkan di lapangan berukuran 9 x 4meter berbentuk segiempat yang dibagi ke 6 bagian.

Berikut cara bermain gobak sodor dan peraturannya yang harus dipahami sebelum bermain:

  • Permain gobak sodor dimainkan oleh dua tim, yang terdiri dari tim penjaga dan tim penyerang.

  • Tim penjaga dibagi menjadi dua untuk menjaga garis, yaitu menjaga garis batas horizontal dan vertikal.

  • Untuk penjaga di garis horizontal, mereka bertugas untuk menahan tim penyerang untuk tidak melewati garis batas yang ada.

  • Penjaga garis vertikal mempunyai akses untuk bisa mengelilingi semua batas garis vertikal yang berada di tengah lapangan.

  • Untuk mendapatkan poin, Tim penyerang harus berusaha melewati garis hingga mencapai bagian paling belakang. Setelah itu, penyerang harus kembali melewati garis penjagaan dan kembali ke garis awal.

  • Agar dapat melewati penjagaan, anggota penyerang dapat membantu dengan melancarkan strategi pengecohan terhadap penjaga sehingga rekannya bisa melewati garis.

  • Untuk memenangkan permainan, seluruh anggota tim penyerang harus berhasil melewati penjagaan hingga garis terakhir. Setelah itu, mereka harus kembali melewati penjagaan hingga mencapai garis awal.

9. Bentengan

Bentengan merupakan olahraga tradisional yang banyak dimainkan di Jawa Barat yang juga dikenal dengan nama lain seperti rerebonan, prisprisan, omer, dan jekjekan.

Permainan tradisional ini melibatkan dua tim yang masing-masing memiliki benteng atau markas yang pada umumnya ditandai dengan tiang, pohon, atau benda tertentu.

Untuk memenangkan permainan ini, kamu harus dapat menangkap anggota tim dari lawan dan menyentuh bentengnya.

10. Engklek

Engklek, permainan tradisional yang sudah ada sejak tahun 70an yang dalam bahasa Jawa berarti melompat dengan satu kaki.

Olahraga tradisional ini pada umumnya dimainkan pada tanah kosong dengan ukuran 3x4 meter yang digunakan untuk menggambar delapan kotak yang disusun persegi panjang dilengkapi dengan setengah lingkaran di atasnya, disebut bulan.

Bagi sahabat MyProtection yang tertarik, berikut cara memainkan engklek.

  • Pertama-tama, menggambar delapan kotak yang disusun sebagai persegi panjang dan satu setengah lingkaran di bagian atas.

  • Setiap pemain harus memiliki penanda wilayah atau yang disebut juga sebagai gaco.

  • Tentukan urutan pemain menggunakan hompimpa dan yang terakhir menggunakan suit.

  • Pemain giliran pertama melempar gaco di kotak pertama, dan jika berhasil pemain tersebut akan melompat dari kotak 1,2,3 dan seterusnya hingga mencapai bulan dan kembali lagi ke kotak 1 untuk mengambil gaco.

  • Selanjutnya, gaco dilempar ke kotak kedua dan melompati kotak-kotak tersebut secara berurutan sama dengan sebelumnya. Jika gaco meleset, maka pemain harus memberikan gilirannya pada orang lain.

  • Pemain lain tidak boleh menginjak kotak yang berisi gaco milik lawan. Kaki pemain juga tidak boleh melewati garis yang telah digambar. Jika melewati garis, pemain akan gugur dan harus memulai dari awal.

  • Pemain yang pertama mencapai bulan atau gambar setengah lingkaran akan menang dan berhak memilih kotak yang akan dijadikan wilayah atau rumahnya.

  • Pemain lain tidak boleh menginjak wilayah milik pemain lain. Semakin banyak wilayah yang dimiliki seorang pemain, maka dialah pemenangnya.

11. Lompat Tali

Lompat tali juga menjadi salah satu olahraga tradisional paling populer di Indonesia yang dapat melatih keseimbangan dan stabilitas bagian tubuh bawah seseorang.

Untuk memainkan lompat tai sendiri dibutuhkan setidaknya 3 orang, di mana 2 orang dibutuhkan untuk memegang dan memutarkan tali dan 1 orangnya lagi untuk melompati tali.

Berikut cara bermain lompat tali yang tepat:

  • Memilih jenis lompat tali, pada umumnya lompat tali terbuat dari karet yang dikaitkan antara satu sama lain atau dapat menggunakan tali khusus olahraga menyesuaikan berat dan tinggi badan.

  • Memperhatikan sikap saat berdiri, posisi tubuh tegak dengan kedua tangan memegang tali dengan jarak setidaknya 30 cm dari tubuh dengan membentuk sudut 45 derajat.

  • Memperhatikan posisi lompat tali, tali berada di belakang kaki dengan ujung tali menyentuh lantai sedikit. Jika sudah nyaman, ayunkan tali dari arah belakang ke depan dan lompat mengikuti gerakan tali.

  • Mengulangi gerakan ayunan, mengikuti ritme ayunan yang ada dan mengulangi terus menerus gerakan ayunan lompat tali secara konsisten.

  • Menentukan kecepatan ayunan, jika kamu pemula dalam permainan lompat tali disarankan untuk tidak mengayunkan tali terlalu cepat. Lakukan perlahan dan konsisten hingga tubuh rileks dan santai.

12. Petak Umpet

Selanjutnya, permainan yang telah dimainkan oleh masyarakat Indonesia turun temurun, petak umpet yang hingga saat ini masih eksis di kalangan anak-anak.

Berbeda dengan petak umpet dari negara lain, terdapat cara bermain yang unik dalam petak umpet di Indonesia sendiri, yaitu:

  • Mengumpulkan orang sebanyak-banyaknya, petak umpet lebih seru jika banyak orang berpartisipasi. Oleh sebab itu, ajak teman-temanmu untuk ikut bermain.

  • Gambreng, pemilihan penjaga gawang sendiri biasanya dilakukan dengan gambreng, dan dua orang terakhir harus suit untuk menentukan siapa yang menjadi penjaga gawang.

  • Jaga gawang, yang terpilih harus menutup matanya dan menghitung hingga sepuluh sebelum nantinya harus mencari teman-temannya yang bersembunyi.

13. Bola Bekel

Permainan tradisional yang diyakini diperoleh dari pengaruh budaya Belanda, yaitu bola bekel yang berasal dari kata bikkelspel dari bahasa Belanda yang berarti membanting tulang.

Bola bekel biasanya dimainkan oleh dua orang atau lebih menggunakan bola karet dengan diameter antara 2 hingga 10 cm dan biji bekel yang pada umumnya berjumlah 5 hingga 12.

Berikut panduan lengkap untuk memainkan bola bekel yang tepat, sebagai berikut.

  • Mempersiapkan satu bola bekel dan bijinya minimal 5.

  • Pemain menentukan urutan bermainnya dengan hompimpah dan suit.

  • Memulai permainan dengan melambungkan bola ke udara dan mengambil semua biji bekel sebelum bola memantul ke lantai untuk kedua kalinya, dan langsung mengambil bola bekelnya.

  • Sebarkan biji bekel dan melemparkan bola ke udara lagi dan ambil satu persatu biji bekel hingga semuanya habis.

  • Lakukan dengan teknik yang sama secara berurutan dengan mengambil 2,3,4, hingga 5 biji bekel.

14. Gundu atau Kelereng

Kelereng atau gundu merupakan permainan yang sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno dan hingga saat ini masih menjadi permainan tradisional yang masih digemari.

Bermain kelereng sendiri memiliki banyak manfaat, seperti melatih kemampuan motorik halus, meningkatkan konsentrasi anak, mengembangkan bahasa, hingga menjalin komunikasi yang baik.

Berikut cara bermain gundu atau kelereng yang pada umumnya dilakukan:

  • Menyiapkan kelereng.

  • Mengumpulkan setidaknya dua pemain untuk memulai pertandingan.

  • Membuat lubang sebesar kelereng yang telah disepakati antar pemain.

  • Menjadikan sebagian kelereng untuk taruhan.

  • Permainan dimulai dengan melemparkan kelereng masing-masing ke arah lubang yang ada.

  • Jika pemain berhasil membidik kelereng, maka ia berkesempatan menyerang lawan, dan kelereng lawan dianggap mati jika lawan terkena serangan.

  • Setiap pemain diperbolehkan menyerang kelereng mana saja untuk mematikan lawan.

  • Permainan dianggap berakhir jika semua kelereng telah habis dan hanya tersisa satu orang atau satu tim saja yang masih bertahan.

Nah, itulah 14 olahraga tradisional Indonesia yang hingga saat ini masih populer dan menjadi sebuah tradisi di daerahnya masing-masing. Bukan hanya menjadi sebuah tradisi, tapi beberapa permainan ini telah menjadi olahraga yang diakui dalam tingkatan nasional dan internasional.

Bukan hanya menyenangkan, semua permainan tersebut juga memberikan manfaat bagi para pemainnya yang berbeda-beda. Mulai dari peningkatan motorik, kekuatan, dan masih banyak lagi.

Bagi sahabat MyProtection yang tertarik secara langsung melihat berbagai permainan tradisional ini secara langsung dan memainkannya di wilayah asalnya, harus selalu berhati-hati ketika melakukan perjalanan.

MyTravel Domestic dapat menjadi solusi tepat yang dapat melindungi perjalanan dalam negeri-mu dari kerugian akibat risiko perjalanan, kecelakaan, kehilangan bagasi, penundaan, serta ketidaknyamanan lainnya. Semoga informasi diatas bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. 

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Semua Kategori
5 mins read 13/07/2020
Mitos VS Fakta Seputar New Normal COVID-19

Jakarta, 13 Juli 2020 - MyProtection News

Hi, Sahabat MyProtection!

Bagaimana kegiatan Anda selama menjalani new normal? Walaupun saat ini Anda diperbolehkan untuk beraktivitas di luar rumah dengan batasan tertentu, jangan lupa bahwa kita masih berjuang melawan pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, selain jaga jarak dan jaga kebersihan ada 1 hal lagi yang perlu dijaga. Keakuratan penyebaran informasi seputar COVID-19 penting untuk dijaga! Setaip harinya kita terpapar banyak informasi baru. Sebelum kita mempercayai atau menyebarkan berita soal COVID-19, Anda bisa cek fakta dan mitos seputar virus ini agar tidak keliru!

Kita boleh melepas masker saat olahraga

Fakta! Menurut World Health Organization, Anda bisa melepas masker saat berolahraga. Menggunakan masker saat berolahraga bisa menyebabkan masker menjadi lembap akibat keringat dan membuat napas menjadi tak nyaman. Selain itu, keringat pada masker bisa memicu pertumbuhan kuman.

Hanya saja, Anda wajib menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain saat berolahraga. Apalagi jika Anda tidak menggunakan masker.

Anak kecil wajib pakai masker

Semua orang diwajibkan untuk menggunakan masker dengan pengecualian anak-anak berusia di bawah 2 tahun, individu dengan gangguan pernapasan akut, dan individu dengan kebutuhan khusus. Bayi serta anak balita juga tidak disarankan untuk menggunakan face shield yang terbuat dari plastik. Jika Anda memiliki anak kecil, maka disarankan untuk menjauhi kerumunan serta tempat umum.

Jika sudah pakai face shield, tidak perlu pakai masker

Dikutip dari CDC, Anda bisa menggunakan face shield jika Anda petugas kesehatan atau harus bertemu dan berada di tengah orang banyak. Namun, face shield tidak bisa menggantikan penggunaan masker. Jika Anda tidak ingin menggunakan masker, maka face shield harus menutupi hingga ke bawah dagu dan sisi samping wajah.

Jangan lupa face shield sekali pakai harus segera dibuang setelah digunakan. Sedangkan face shield yang bisa digunakan kembali harus disemprot disinfektan secara berkala.

Konsumsi alkohol bisa mencegah COVID-19

Mengonsumsi alkohol atau menyemprotkan alkohol tidak bisa membunuh dan mencegah penyebaran virus. Sebaliknya, konsumsi alkohol dan menyemprotkan alkohol ke seluruh tubuh bisa berbahaya. Terutama jika alkohol mengenai bagian sensitif seperti mata dan mulut. Jika Anda ingin menggunakan alkohol, cukup gunakan hand sanitizer untuk telapak tangan.

Pengecekan suhu tubuh bisa mendeteksi virus

Pengecekan suhu tubuh tidak bisa menjadi indicator seseorang positif terjangkit virus COVID-19. Demam bisa disebabkan oleh banyak faktor. Selain itu, penderita COVID-19 pun belum tentu menunjukkan gejala seperti demam. Untuk memastikan seseorang positif terjangkit COVID-19, dibutuhkan tes di laboratorium.

Namun, tidak ada salahnya berjaga-jaga. Jika Anda merasa demam, batuk, pilek, dan tidak enak badan maka sebaiknya Anda beristirahat di rumah, konsumsi obat yang sesuai, dan Anda juga bisa memanfaatkan fitur online doctor consultation dari asuransi kesehatan MyProtection. Sehingga Anda bisa berobat dari rumah dan obat dari resep dokter pun bisa diantarkan ke depan pintu rumah Anda!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel
Keuangan
5 mins read 17/09/2025
Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

Inflasi dan deflasi bukanlah istilah yang asing bagi banyak orang, terutama ketika membicarakan topik seputar pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat saat ini.

Kedua istilah ini sendiri memiliki sifat yang berlawanan antara satu sama lain, namun sama-sama memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah.

Inilah mengapa topik seputar inflasi dan deflasi selalu menjadi bahasan menarik, apalagi dalam konteks situasi ekonomi terkini. Terlebih lagi, pada tahun 2025 ini, Indonesia mencatatkan sebuah peristiwa penting dalam sejarah ekonominya.

Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun terakhir, Indonesia mengalami deflasi. Kondisi ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah ini pertanda baik karena harga-harga menjadi lebih murah? Ataukah justru menjadi sinyal melemahnya daya beli dan terhambatnya pertumbuhan ekonomi nasional?

Melalui artikel ini, pembaca akan diajak untuk lebih mengenal apa itu inflasi dan deflasi serta membahas secara mendalam mengenai topik tersebut, mulai dari pengertian, jenis, hingga dampaknya bagi ekonomi. Simak selengkapnya!

Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

memahami inflasi dan deflasi

pexels

Inflasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses peningkatan harga barang yang sifatnya umum, terjadi terus menerus dalam jangka waktu lama, serta mengakibatkan pada turunnya nilai mata uang suatu negara.

Menurut Ari Riswanto dkk melalui bukunya berjudul Buku Ajar Pengantar Ekonomi tahun 2024, terdapat tiga komponen utama pada inflasi, yaitu kenaikan harga, bersifat umum, serta berlangsung terus menerus.

Inflasi sendiri dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab, seperti konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar, hingga adanya ketidaklancaran distribusi sebuah barang.

Berbeda dengan inflasi, deflasi merupakan sebuah kondisi di mana harga barang secara umum mengalami penurunan, berlangsung dalam waktu lama, dan menyebabkan nilai uang sebuah negara meningkat.

Deflasi dapat terjadi karena adanya penurunan atau kurangnya permintaan atas barang dan jasa, jumlah uang yang beredar berkurang, peningkatan produktivitas, dan adanya kebijakan moneter yang ketat.

Melalui bukunya Ekonomi Moneter yang dirilis pada tahun 2024, Helin G Yudawisatra dkk mengutarakan bahwa deflasi yang terkendali memberikan dampak positif. Seperti penurunan harga barang yang dapat menguntungkan bagi pihak konsumen dan bisnis.

Selain itu, KBBI mendefinisikan deflasi sebagai penambahan nilai mata uang, adanya pengurangan jumlah uang kertas yang beredar untuk mengembalikan daya beli yang nilainya turun.

Contoh kasus nyata di Indonesia sendiri dapat dilihat ketika memasuki bulan puasa, di mana banyak masyarakat yang membatasi pengeluaran selama bulan Ramadan untuk menyesuaikan dengan pola konsumsinya.

Di saat adanya inflasi tinggi, adanya periode deflasi juga dapat membantu memulihkan stabilitas harga dan kepercayaan konsumen. Namun, hal ini hanya berlaku jika dilakukan secara terkendali dan diawasi secara ketat.

Untuk lebih jelasnya, menurut N. Gregory Mankiw inflasi merupakan kenaikan tingkat harga secara umum dan terjadi terus menerus, sedangkan deflasi didefinisikan sebagai penurunan tingkat harga secara umum di perekonomian.

Contoh inflasi adalah adanya kenaikan harga BBM yang dapat mengakibatkan biaya produksi ikut naik dan memberikan dampak pada sektor-sektor lain sehingga barang dan jasa juga mengalami kenaikan harga.

Jenis Inflasi

jenis inflasi

pexels

Setelah mengetahui definisinya, sekarang kita akan membahas mengenai jenis inflasi dan deflasi. Berdasarkan tingkat keparahan, asal kemunculan, serta cakupan pengaruh kenaikan harga jenis inflasi dapat dibagi 3, yaitu:

1. Berdasarkan Tingkat Keparahan

  • Inflasi ringan, di mana kenaikan harga barang dan jasa terjadi di bawah 10% per tahun.
  • Inflasi sedang, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 10 hingga 30% per tahun.
  • Inflasi berat, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 30 hingga 100% per tahun.
  • Hiperinflasi, kenaikan harga barang dan jasa mencapai hingga lebih dari 100% per tahun.

2. Berdasarkan Asal Mulanya Inflasi

  • Berasal dari dalam negeri, seperti defisit anggaran dan bencana.
  • Berasal dari luar negeri, seperti kenaikan harga minyak dunia hingga biaya produksi dan impor yang meningkat.

3. Berdasarkan Cakupan Pengaruh Kenaikan Harga

  • Inflasi tertutup, adanya kenaikan harga pada beberapa barang tertentu.
  • Inflasi terbuka, adanya kenaikan harga pada barang secara keseluruhan.
  • Inflasi tak terkendali, adanya kenaikan harga secara terus menerus dan merupakan inflasi yang sangat hebat.

Jenis Deflasi

jenis deflasi

pexels

Deflasi berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua, yang terdiri dari deflasi strategis dan deflasi sirkulasi. Simak selengkapnya!

1. Deflasi Strategis

Jenis deflasi ini dapat terjadi karena adanya kesalahan atau kegagalan pihak pemerintah maupun Bank Sentral dalam pembuatan dan penerapan kebijakan untuk mengatasi angka konsumsi masyarakat.

Kebijakan tersebut dapat berupa mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai jenis kredit dari bank dengan suku bunga yang tinggi dan mengakibatkan sirkulasi uang serta harga menurun secara signifikan.

2. Deflasi Sirkulasi

Selanjutnya, deflasi sirkulasi yang dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan produksi dengan konsumsi di pasar.

Hal ini dapat mengakibatkan adanya penumpukan stok yang mengakibatkan penurunan harga secara umum.

Jenis deflasi ini terjadi biasanya saat ekonomi mengalami transisi dari pertumbuhan ke penurunan maupun adanya kelebihan produksi pada sebuah sektor.

Contoh dari deflasi ini adalah adanya kelebihan produksi minyak mentah di tahun 2008 yang menyebabkan harga minyak secara keseluruhan menurun drastis dan banyak negara yang mengalami deflasi.

Dampak Inflasi

Seperti yang sudah kita ketahui, dampak inflasi secara umum dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas perekonomian sebuah negara. Namun, dampak apa saja yang inflasi dapat ditimbulkan jika dilihat lebih detail?

1. Daya Beli Masyarakat Menurun

Pertama, inflasi dapat menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa yang menyebabkan nilai uang yang sama dapat membeli barang dalam jumlah yang lebih sedikit dan menyebabkan penurunan pada daya beli masyarakat. Karena umumnya pada masa inflasi, masyarakat akan menerapkan frugal living untuk menjaga kondisi keuangan mereka.

2. Kemiskinan Meningkat

Selanjutnya, inflasi yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan pada kemiskinan. Hal ini dapat disebabkan karena adanya penurunan pada pendapatan riil masyarakat.

Dengan begitu, standar hidup masyarakat juga akan menurun dan menciptakan kemiskinan.

3. Stabilitas Ekonomi Terganggu

Inflasi juga dapat menyebabkan terganggunya stabilitas ekonomi yang dapat terjadi karena adanya ketidakpastian pelaku ekonomi dalam mengambil sebuah keputusan konsumsi, produksi, hingga investasi.

Dampak Deflasi

Terjadinya deflasi sebuah negara juga dapat memberikan beberapa dampak, seperti:

1. Permintaan Masyarakat Menurun

Pertama, adanya deflasi dapat membuat permintaan masyarakat menurun yang mengakibatkan konsumsi rumah tangga yang memegang peran kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi juga menurun.

2. Tingkat Investasi Menurun

Adanya ketidakpastian ekonomi akibat adanya deflasi juga dapat mengurangi minat para investor untuk berinvestasi.

Hal ini dikarenakan pada situasi ini, pengusaha maupun investor akan memperkirakan harga yang ada akan terus menurun yang dapat menyebabkan keuntungan dari investasi baru juga lebih rendah.

3. Jumlah Pengangguran Meningkat

Adanya deflasi juga dapat meningkatkan jumlah pengangguran karena pada umumnya banyak perusahaan mengurangi produksi dan menunda investasi. Hal tersebut menyebabkan adanya penurunan upah dan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

4. Risiko Resesi Ekonomi Meningkat

Resesi ekonomi merupakan kondisi di mana adanya penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam kurun waktu tertentu. Adanya deflasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan hal tersebut jika tidak diatasi segera.

Deflasi Indonesia di Tahun 2025

Di akhir tahun 2024, Indonesia tercatat mengalami inflasi dengan angka 1,7 persen yang termasuk masih terkendali karena angkanya yang rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

Memasuki tahun 2025, Indonesia malah mengalami deflasi 0,09 persen (yoy) dan 0,48 (mtm) pada Februari 2025 dan menjadi fenomena pertama dalam 25 tahun terakhir.

Fenomena ini memunculkan banyak pandangan berbeda terkait kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat di Indonesia.

Beberapa ekonom menilai bahwa turunnya harga-harga saat ini mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat. Penurunan tersebut dianggap sebagai tanda menurunnya permintaan konsumen, yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sebagai contoh, penurunan harga pada sektor bahan makanan, listrik, dan perumahan menunjukkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Jika kondisi ini terus berlanjut, ada kekhawatiran akan terjadi perlambatan ekonomi yang lebih dalam.

Namun, deflasi yang terjadi di Indonesia saat ini sejatinya bukan disebabkan oleh penurunan daya beli, melainkan merupakan hasil dari kebijakan pemerintah.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan Ramadan dan Idul Fitri.

Faktor Penyebab Deflasi Indonesia 2025

Adanya deflasi yang terjadi di Indonesia terjadi karena adanya dorongan penurunan harga di berbagai sektor, seperti:

1. Komponen Harga Diatur Pemerintah

  • Mengalami deflasi 2,65%, dengan andil deflasi sebesar 0,48%
  • Kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberikan pada bulan Januari dan Februari 2025.
  • Anggaran yang dikeluarkan oleh ABPN untuk menjalankan kebijakan ini adalah Rp 13.615,8 miliar. Diskon diberikan ke rumah tangga yang memiliki daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, serta 2.200 VA.
  • Pada bulan Januari terdapat 71,1 juta pelanggan dan bulan Februari terdapat 64,8 juta pelanggan yang menerima manfaat dari kebijakan tersebut.

2. Komponen Harga Bergejolak

  • Mengalami deflasi 0,93% dengan andil deflasi sebesar 0,16%
  • Deflasi ini mengacu pada penurunan harga barang dan jasa secara umum sebesar 0,93% yang memberikan kontribusi sebesar 0,16% terhadap total deflasi yang ada.
  • Komoditas yang berkontribusi meliputi daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, dan telur ayam ras.

3. Kelompok Pengeluaran Penyumbang Deflasi Terbesar

  • Kelompok perumahan, air, listrik, serta bahan bakar rumah tangga juga mengalami deflasi di angka 3,59% dengan andil deflasi sebesar 0,52%.
  • Di mana, adanya diskon tarif listrik menyumbang andil deflasi angka sebesar 0,67%.

Perbedaan Inflasi dan Deflasi

Inflasi dan deflasi merupakan dua fenomena ekonomi yang sangat berbeda, baik dari segi pengertian, penyebab, maupun dampaknya terhadap perekonomian secara keseluruhan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Kedua kondisi ini sama-sama berkaitan dengan perubahan harga barang dan jasa dalam suatu periode tertentu, namun memiliki arah pergerakan yang berlawanan.

Deflasi adalah kondisi di mana terjadi penurunan harga secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Dalam situasi deflasi, harga barang dan jasa cenderung menjadi lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, inflasi merupakan kebalikan dari deflasi, yaitu kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam suatu periode. Keduanya menjadi indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara.

Perbedaan mencolok antara inflasi dan deflasi tidak hanya terlihat dari arah perubahan harga, tetapi juga dari dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Deflasi, meskipun pada pandangan awal tampak menguntungkan karena harga menjadi lebih murah, sebenarnya bisa berdampak negatif jika berlangsung dalam jangka panjang. Ketika harga-harga turun, konsumen cenderung menunda pembelian dengan harapan harga akan turun lebih rendah lagi.

Hal ini menyebabkan permintaan menurun dan berdampak langsung pada penurunan produksi. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka perusahaan-perusahaan bisa mengalami kerugian, mengurangi tenaga kerja, hingga akhirnya terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Keadaan ini akan memicu meningkatnya pengangguran dan melemahnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sebaliknya, inflasi yang moderat justru dianggap sebagai pertanda bahwa ekonomi sedang tumbuh. Kenaikan harga barang dan jasa menunjukkan adanya peningkatan permintaan dari konsumen, yang biasanya terjadi karena meningkatnya pendapatan dan aktivitas ekonomi.

Namun, inflasi yang terlalu tinggi juga memiliki sisi negatif. Ketika harga-harga meningkat terlalu cepat, daya beli masyarakat akan menurun karena penghasilan mereka tidak mampu mengimbangi kenaikan harga.

Akibatnya, masyarakat menjadi lebih selektif dalam melakukan konsumsi, dan hal ini bisa menurunkan tingkat kesejahteraan. Terlebih lagi, inflasi yang tidak terkendali dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, menurunnya nilai mata uang, dan meningkatkan biaya hidup secara signifikan.

Dengan demikian, baik deflasi maupun inflasi memiliki dampak masing-masing yang perlu diwaspadai. Pemerintah dan bank sentral memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga melalui kebijakan fiskal dan moneter yang tepat.

Tujuannya adalah untuk menciptakan iklim ekonomi yang sehat, di mana harga-harga stabil, daya beli masyarakat terjaga, dan pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Memahami perbedaan dan dampak dari deflasi dan inflasi sangat penting bagi masyarakat agar dapat merespons perubahan kondisi ekonomi dengan bijak dan adaptif.

Nah, itulah pembahasan seputar inflasi dan deflasi yang harus kamu ketahui dan penting di dunia perekonomian.

Di mana, adanya inflasi dapat menimbulkan kenaikan harga barang dan jasa. Begitu pula di dunia asuransi, di mana adanya inflasi dapat meningkatkan harga premi bagi konsumen.

Oleh sebab itu, kita harus selalu siap sedia sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi yang dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar. Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima adalah Perlindungan Kesehatan Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP yang harus kamu ketahui, sebagai berikut.

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 03/09/2021
Mudah Lelah dan Ngantuk Seharian? Mungkin Ini Penyebabnya

Hi, Sahabat MyProtection!

Aktivitas fisik yang intens tentu saja akan membuat tubuhmu lelah. Namun, bagaimana jika kamu merasa lelah dan ngantuk seharian secara terus-menerus? Atau bagaimana jika kamu merasa lelah meskipun sudah beristirahat dan tidur yang cukup?

Menurut Healthline.com, ada beberapa alasan mengapa kamu mudah lelah dan ngantuk seharian.

Kurang Istirahat atau Salah Waktu Istirahat

Jika kamu kurang beristirahat, tentunya tubuh akan mudah lelah keesokan harinya. Tubuh akan mengeluarkan sinyal kelelahan seperti sering menguap, perasaan mengantuk pada jam produktif, hingga kualitas mood yang menurun. Hal yang sering kali kita lupakan adalah anak-anak maupun orang dewasa membutuhkan jadwal tidur teratur untuk berfungsi dengan baik keesokan harinya. Riset membuktikan jadwal tidur yang berantakan bisa memunculkan gejala kelelahan pada tubuh.

Kurang Bergerak dan Olahraga

Melakukan aktivitas fisik yang intens memang bisa membuat tubuh lelah, tetapi sekaligus membangun stamina tubuh serta imunitas terhadap penyakit. Sebaliknya, jika kamu kurang berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih cepat lelah meskipun kamu tidak melakukan kegiatan berat seharian. Hal ini sering dirasakan oleh penganut sedentary lifestyle. Orang dengan sedentary lifestyle menghabiskan banyak waktu melakukan aktivitas yang membakar kalori sedikit, seperti duduk atau rebahan. Yuk, mulai sekarang biasakan diri berolahraga dengan rutin!

Stress dan Depresi

Kadar stress yang tinggi bisa membuat tubuh terasa mudah lelah. Studi membuktikan bahwa salah satu gejala stress berlebihan adalah kelelahan dan perubahan suasana hati. Ketika penyebab stress tidak segera diatasi, maka skor rasa lelah yang dialami seseorang cenderung makin tinggi.

Tentu saja dalam berkegiatan sehari-hari, stress adalah hal yang tak terhindarkan. Langkah yang bisa kamu ambil adalah meregulasi tingkat stress dengan meditasi, berolahraga, atau teknik lainnya. Menerapkan pola pikir sehat juga bisa membantu kamu mengatasi rasa stress dan khawatir berlebihan.

Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis atay chronic fatigue syndrome dapat diidentifikasi dengan rasa kelelahan yang luar biasa meskipun penderitanya mendapatkan istirahat yang cukup. Rasa kelelahan ini mengganggu kegiatan harian pengidapnya. Gejala lain yang timbul dari sindrom ini adalah nyeri otot dan sendi, radang tenggorokan yang terjadi secara berulang, dan sakit kepala.

Jika kamu atau orang yang kamu kenal mengalami gejala ini selama kurang lebih 4 bulan terakhir, maka konsultasi ke dokter sangat disarankan.

Kurang Asupan Gizi

Beberapa kandungan gizi di bawah ini bisa menimbulkan gejala kelelahan jika tidak dipenuhi dengan baik:

  • Zat besi (bisa menyebabkan anemia dan kelelahan)
  • Protein
  • Hidrasi atau air mineral
  • Kekurangan asupan kalori akibat pola makan tak teratur atau porsi makan kurang tepat

Efek Samping Penyakit

Terdapat beberapa gejala penyakit yang bisa membuat kamu merasa lelah seharian, contohnya seperti diabetes, kelenjar tiroid, dan anemia. Jika kamu sudah mendapatkan istirahat cukup tetapi merasakan gejala kelelahan dalam waktu lama serta perubahan dalam tubuh lainnya, segera periksakan diri ke dokter. Jangan lupa kamu juga bisa gunakan fitur konsultasi dokter online dari Perlindungan Kesehatan Prima dan HealthPlus+ Family agar kamu mendapatkan pengarahan dari ahlinya!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel