Beranda
/
Artikel
/
Semua Kategori
/
Apa Itu Olahraga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Apa Itu Olahraga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

20 January 2025 | MyProtection News Jakarta

Olaraga adalah sebuah kegiatan tubuh yang sangat populer di seluruh dunia termasuk pula Indonesia.

Selain dapat menyehatkan badan, olahraga juga seringkali menjadi sarana bagi individu berbakat untuk meraih prestasi.

Olahraga sendiri berbeda dari aktivitas fisik biasa. Aktivitas fisik pada umumnya merujuk pada Gerakan yang membutuhkan kontraksi otot.

Contoh dari kegiatan fisik yang dapat kita lakukan setiap harinya seperti naik tangga, berkebun, hingga membereskan rumah.

Sedangkan, olahraga sendiri merupakan bentuk khusus dari sebuah aktivitas fisik yang telah direncanakan dan disengaja dengan tujuan untuk menyehatkan badan.

Contoh dari kegiatan olahraga sendiri seperti senam, renang, sepak bola, sepeda, dan masih banyak lagi.

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan olahraga beserta manfaatnya bagi tubuh manusia, simak ulasan dibawah ini!

Apa Itu Olahraga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh!

Berdasarkan KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, olahraga merupakan kegiatan gerak badan yang bertujuan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Contohnya termasuk sepak bola, lempar lembing, hingga berenang.

Selain itu, olahraga juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang berkaitan dengan ifsik serta keterampilan individu maupun tim yang dilakukan untuk hiburan.

Manfaat Olahraga

Olahraga sendiri terdiri dari berbagai jenis aktivitas fisik, mulai dari berjalan, berlari, berenang, dan masih banyak lagi.

Dengan berolahraga dan melakukan banyak kegiatan aktif sendiri telah terbukti memiliki banyak manfaat baik dari segi fisik maupun mental.

Berikut ini beberapa manfaat olahraga yang bisa kamu rasakan dan dapatkan jika dilakukan secara rutin, sebagai berikut.

1. Menjaga berat badan ideal dan mengatasi obesitas

Menjaga berat badan ideal dan mengatasi obesitas dengan olahraga

Pexels

Olahraga terkenal karena kemampuannya menjaga berat badan tetap ideal. Dengan rutin berolahraga, kamu bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya. Oleh karena itu, olahraga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga, penting juga untuk menjaga berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi sesuai kebutuhan tubuh.

2. Menumbuhkan rasa percaya diri

Menumbuhkan rasa percaya diri dengan olahraga

Pexels

Dengan berolahraga,percaya diri kamu juga akan meningkat. Hal ini dikarenakan dengan berolahraga secara rutin kamu dapat mengontrol berat badan dan membentuk otot tubuh sehingga penampilan fisikmu juga akan meningkat.

Aktivitas ini dapat meningkatkan rasa percaya diri terhadap penampilan dan menumbuhkan harga diri.

3. Memperbaiki suasana hati

Memperbaiki suasana hati dengan olahraga

Pexels

Olahraga dapat merangsang produksi zat kimia di otak, seperti serotonin dan endorfin, yang membuat seseorang merasa lebih bahagia dan rileks.

Jadi, ketika kamu merasa stres atau memiliki suasana hati yang buruk setelah hari yang penuh tekanan, cobalah berolahraga untuk memperbaiki mood.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan minat kamu.

Selain itu, olahraga juga membantu mengontrol berat badan, menjaga penampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri serta harga diri.

Dengan rutin berolahraga, Anda bisa mengurangi lemak tubuh, menurunkan berat badan, dan mempertahankannya, sehingga efektif untuk mencegah dan mengatasi obesitas.

4. Membuat tidur lebih nyenyak

Membuat tidur lebih nyenyak dengan olahraga

Pexels

Jika kamu sering merasa sulit tidur atau terbangun di tengah malam, olahraga teratur bisa menjadi solusinya.

Aktivitas ini membantu kamu untuk tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun, untuk mendapatkan manfaat ini, penting untuk menjaga sleep hygiene atau serangkaian kegiatan untuk memaksimalkan kualitas tidur dan menghindari olahraga menjelang waktu tidur.

5. Mengatasi stres

Manfaat lain dari olahraga adalah mengurangi stres dan mencegah depresi. Rutin berolahraga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan norepinefrin.

Selain itu, olahraga juga meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin yang dapat memperbaiki suasana hati, membuat kamu merasa lebih rileks dan bahagia.

6. Meringankan gejala menstruasi

Untuk wanita, olahraga dapat membantu meringankan gejala menstruasi seperti kram perut dan perubahan suasana hati.

Rutin berolahraga juga menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh, sehingga siklus menstruasi lebih teratur dan aliran darah tidak terlalu deras.

Jenis olahraga yang disarankan saat menstruasi adalah olahraga ringan, seperti aerobik.

7. Mengembalikan gairah seksual

Jika kamu sering merasa lelah atau kurang bergairah saat berhubungan intim, cobalah untuk lebih sering berolahraga.

Dengan berolahraga maupun beraktivitas fisik secara rutin, telah terbukti mampu meningkatkan gairah seksual atau libido. Selain itu, berolahraga juga mampu mengurangi resiko disfungsi ereksi.

8. Mencegah dan meringankan sakit atau nyeri punggung

Salah satu masalah paling umum dialami oleh orang dewasa serta lansia adalah nyeri punggung.

Masalah kesehatan ini sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti saraf terjepit, cedera, posisi tidur salah, atau bahkan karena jarang bergerak.

Tapi tahukah kamu, kalau dengan berolahraga dapat mencegah dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri pada punggung tersebut.

Dengan secara rutin beraktivitas fisik, maka otot tubuh mulai dari otot punggung, perut, serta kaki akan menjadi lebih kuat dan mampu menopang sendi serta tulang belakang dengan baik.

Untuk mendapatkan manfaat ini sendiri, terdapat olahraga yang dianjurkan, seperti yoga, bersepeda, pilates, jalan kaki, atau berenang.

9. Menjaga tekanan darah untuk tetap stabil

Dengan berolahraga, orang yang sehat dapat mencegah dan menjaga terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Sedangkan, bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, biasanya berolahraga secara rutin juga dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah serta menjaganya agar tetap stabil.

Beberapa olahraga yang cocok dan tepat untuk menjaga tekanan darah untuk tetap stabil seperti berenang, bersepeda, jalan santai, atau bahkan yoga.

10. Mengontrol kadar gula darah

Berolahraga secara rutin juga dapat mengontrol kadar gula darah menjadi lebh stabil, khususnya bagi para penderita diabetes tipe 2.

Dengan beraktivitas fisik atau berolahraga secara rutin juga mampu mencegah terjadinya resistensi insulin yang bisa memicu terkena diabetes.

11. Menjaga tubuh tetap kuat dan bugar di lanjut usia

Olahraga juga memberikan untuk berbagai kalangan usia bukan hanya anak muda saja. Dengan berolahraga orang-orang yang sudah lanjut usia juga dapat merasakan manfaatnya.

Olahraga ringan seperti berenang, bersepeda, jalan santai, hingga senam lansia telah terbukti memberikan kebugaran bagi orang-orang yang sudah lanjut usia.

Bukan cuma itu, olahraga juga dapat memperkuat otot, tulang, sendi, serta jika dilakukan secara rutin olahraga juga dapat mencegah pikun atau demensia pada lansia.

12. Mengurangi resiko osteoporosis

Dengan berolahraga secara rutin, kamu juga dapat mencegah dan mengurangi resiko terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Olahraga yang dapat dilakukan sendiri beragam, mulai dari jalan kaki, bola basket, sepak bola, atau bahkan aerobik.

Namun, untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang dan sendi agar tetap kuat olahraga saja tidak cukup, pastikan pula kamu mengkonsumsi makanan bernutrisi seperti vitamin D dan kalsium yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

13. Mencegah penyakit jantung

Olahraga secara rutin setidaknya 3 kali dalam seminggu juga bisa memberikan manfaat untuk mencegah penyakit jantung atau kardiovaskular dengan memperkuat ototnya.

Selain itu, olahraga juga dapat melancarkan aliran darah, meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL hingga menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.

14. Mengurangi resiko stroke

Salah satu faktor penyebab stroke sendiri adalah tekanan darah yang tinggi. Seperti yang dibahas di poin sebelumnya bahwa olahraga dapat membantu dalam menjaga kestabilan tekanan darah yang ada di dalam tubuh.

Oleh sebab itu, olahraga secara rutin dapat memberikan manfaat untuk mencegah dan mengurangi resiko terkena penyakit stroke.

Jenis Olahraga

Secara umum, banyak jenis olahraga yang seirng dilakukan sehari-hari. Mulai dari berlari, jogging, sepeda, renang, hingga senam.

Bukan hanya untuk menjadi lebih sehat, olahraga juga semakin populer karena banyaknya kompetisi di berbagai cabang olahraga baik secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa cabang olahraga yang populer, mulai dari bulu tangkis, basket, speak bola, tenis meja, dan masih banyak lagi. Simak penjelasannya!

1. Lari

Jenis pertama, yaitu lari. Lari merupakan olahraga kardiovaskular yang efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta kebugaran jantung.

Selain itu, olahraga jenis ini juga mudah dilakukan karena tidak memerlukan alat dan dapat dilakukan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Di dalam ruangan sendiri dapat dilakukan di gym ataupun rumah menggunakan treadmill. Sedangkan, di luar ruangan bisa dilakukan dengan berlari di lingkungan rumah atau bahkan lapangan.

2. Bersepeda

Jenis kedua, yaitu bersepeda. Serupa dengan berlari, bersepeda juga dapat dilakukan baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan seperti gym memanfaatkan sepeda statis.

Olahraga sepeda sendiri memiliki manfaat dan bertujuan dalam meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, serta melatih sistem kardiovaskular.

3. Berenang

Jenis ketiga, yaitu berenang. Renang merupakan olahraga yang memanfaatkan gerakan di seluruh tubuh sehingga mampu melatih kekuatan otot dan daya tahan.

Jenis olahraga ini juga memiliki sifat rendah dampak sehingga cocok bagi semua kelompok usia bagi yang ingin mencoba olahraga ini!

4. Yoga

Jenis keempat, yaitu yoga yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, hingga meditasi. Dengan melakukan olahraga jenis ini sendiri juga dapat membantu dalam meningkatkan fleksibilitas, kekuatan inti, relaksasi, hingga keseimbangan.

5. Angkat Beban

Selanjutnya, angkat beban atau jenis olahraga yang melibatkan penggunaan beban maupun beban tubuh dengan tujuan untuk melatih serta menguatkan otot.

Dengan melakukan olahraga ini secara rutin, kamu akan mendapatkan manfaat berupa meningkatkan kekuatan, kepadatan tulang, hingga metabolisme.

6. Aerobik

Ada pula jenis berikutnya adalah aerobik yang merupakan jenis olahraga yang melibatkan gerakan kardiovaskular secara berulang dengan intensitas yang tinggi.

Aerobik sendiri dapat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran jantung, membakar kalori, serta meningkatkan kekuatan otot.

Tujuan Olahraga

Seperti yang sudah dijelaskan, banyak orang sendiri berolahraga untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan bugar. Namun bukan hanya itu, olahraga juga bisa bertujuan lain bagi beberapa orang.

Tujuan olahraga sendiri dapat dibagi menjadi empat, mulai dari olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga rehabilitasi, hingga olahraga prestasi.

  • Olahraga pendidikan merupakan materi olahraga yang digunakan dan diberikan di dalam kurikulum pendidikan. Seperti yang pada umumnya diterima anak sekolah di Indonesia melalui Pelajaran seperti PJOK atau Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
  • Olahraga rekreasi merupakan aktivitas olahraga dengan tujuan bersenang-senang serta bergembira.
  • Olahraga rehabilitasi merupakan aktivitas olahraga yang memiliki tujuan memperbaiki kondisi tubuh seseorang.
  • Olahraga prestasi merupakan aktivitas olahraga dengan tujuan mendapatkan prestasi melalui partisipasi di pertandingan atau kompetisi yang ada.

Waktu Tepat untuk Olahraga

Pada umumnya, waktu yang tepat untuk berolahraga setiap harinya adalah 30 menit, dengan total setidaknya 150 menit melakukan pergerakan sedang setiap minggunya.

Namun, bagi para pembaca yang ingin menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian dapat menambahkan 75 menit latihan intens di setiap minggunya.

Hal yang harus diperhatikan juga adalah untuk tidak memaksakan tubuh untuk berolahraga terutama ketika sedang dalam keadaan sakit maupun cedera.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berolahraga

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan tetap menjaga diri dari segara resiko yang bisa saja terjadi, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan baik sebelum dan olahraga. Simak selengkapnya!

1. Pemanasan yang Cukup

Sebelum berolahraga, penting untuk melakukan pemasan yang cukup yang bermanfaat untuk mempersiapkan tubuh baik secara fisik maupun mental.

Pemanasan yang dilakukan sendiri dapat beragam, mulai dari stretching, senam ringan, maupun gerakan dinamis yang berguna untuk mengencangkan otot serta meningkatkan sirkulasi darah.

2. Pakaian yang Sesuai

Selanjutnya, sebelum olahraga pastikan kamu menggunakan pakaian yang nyaman serta sesuai berdasarkan jenis olahraga atau latihan fisik yang akan dilakukan.

Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat maupun longgar yang nantinya dapat mengganggu gerakan dan meningkatkan resiko terluka atau cedera yang tidak diinginkan.

3. Mengonsumsi makanan ringan

Sekitar satu hingga dua jam sebelum berolahraga juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan ringan yang mengandung karbohidrat.

Hindari juga makanan yang terlalu berat yang sekiranya dapat mengganggu pencernaan selama berolahraga ataupun beraktivitas fisik.

4. Minum air yang cukup

Pastikan tubuh terhidrasi dengan meminum air yang cukup sebelum melakukan olahraga atau latihan fisik.

Hal ini sendiri dilakukan untuk menghindari dehidrasi selama berolahraga yang dapat menghilangkan cairan dalam tubuh melalui keringat yang dikeluarkan.

5. Memperhatikan kondisi kesehatan

Terutama bagi yang memiliki kondisi kesehatan khusus maupun sedang masa pemulihan, pastikan bahwa kondisi kesehatan diri sendiri dan melakukan konsultasi dengan dokter maupun ahli kebugaran sebelum melakukan kegiatan fisik maupun berolahraga.

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Berolahraga

Terdapat pula hal-hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga. Hal ini dikarenakan ketika seseorang lupa melakukan pendinginan setelah berolahraga dapat terkena keram. Simak hal yang harus diperhatikan setelah berolahraga berikut ini.

1. Melakukan pendinginan yang tepat

Setelah beraktivitas fisik atau berolahraga, melakukan tahap pendinginan yang tepat bisa membantu mempercepat dalam proses penurunan suhu tubuh.

Proses pendinginan sendiri bisa dilakukan melalui gerakan senam ringan maupun stretching yang dapat membantu mengembalikan keadaan otot ke normal.

2. Beristirahat dengan cukup

Mendapatkan istirahat yang cukup juga penting setelah berolahraga atua melakukan aktivitas fisik agar tubuh dapat pulih.

Dengan beristirahat yang cukup dapat memperbaiki otot dalam tubuh serta mengembalikan energi yang hilang setelah berolahraga. Oleh sebab itu, tidur yang cukup dan berkualitas menjadi penting.

3. Mengonsumsi nutrisi yang cukup

Selain itu, setelah berolahraga juga sangat penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi.

Dengan pemenuhan kebutuhan protein dan karbohidrat yang dianjurkan dapat membantu dalam memulihkan otot serta memperbaiki jaringan tubuh setelah berolahraga.

4. Minum air yang cukup

Setelah berolahraga, penting juga untuk tetap menjaga cairan dalam tubuh yang hilang dengan meminum air yang cukup.

5. Mengevaluasi dan mencatat progres

Catatlah kemajuan setelah melakukan olahraga. Dengan mengevaluasi dan mencatat progres tersebut maka kamu dapat mengukur dan menetapkan target yang ingin kamu capai selama berolahraga.

Nah, itulah penjelasan terkait apa yang dimaksud dengan olahraga, manfaatnya bagi tubuh, hingga tujuan dari melakukan kegiatan olahraga tersebut.

Seperti yang sudah dibahas di atas, dengan berolahraga kamu akan memiliki tubuh yang lebih sehat hingga mengurangi resiko terkena penyakit berbahaya.

Namun begitu, seberapa besar upaya yang dikeluarkan seringkali hal-hal tidak terduga dapat terjadi.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan seperti Perlindungan Kesehatan Prima yang dapat menjadi salah satu solusi asuransi kesehatan online terbaik dengan pilihan manfaat rawat inap, bedah, hingga rawat jalan. Simak selengkapnya disini! Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Keuangan
5 mins read 17/09/2025
Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

Inflasi dan deflasi bukanlah istilah yang asing bagi banyak orang, terutama ketika membicarakan topik seputar pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat saat ini.

Kedua istilah ini sendiri memiliki sifat yang berlawanan antara satu sama lain namun sama-sama memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah.

Inilah mengapa topik seputar inflasi dan deflasi selalu menjadi bahasan menarik, apalagi dalam konteks situasi ekonomi terkini. Terlebih lagi, pada tahun 2025 ini, Indonesia mencatatkan sebuah peristiwa penting dalam sejarah ekonominya.

Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun terakhir, Indonesia mengalami deflasi. Kondisi ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah ini pertanda baik karena harga-harga menjadi lebih murah? Ataukah justru menjadi sinyal melemahnya daya beli dan terhambatnya pertumbuhan ekonomi nasional?

Melalui artikel ini, pembaca akan diajak untuk lebih mengenal apa itu inflasi dan deflasi serta membahas secara mendalam mengenai topik tersebut, mulai dari pengertian, jenis, hingga dampaknya bagi ekonomi. Simak selengkapnya!

Memahami Inflasi dan Deflasi, Dampak, hingga Perbedaannya bagi Negara!

memahami inflasi dan deflasi

pexels

Inflasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses peningkatan harga barang yang sifatnya umum, terjadi terus menerus dalam jangka waktu lama, serta mengakibatkan pada turunnya nilai mata uang suatu negara.

Menurut Ari Riswanto dkk melalui bukunya berjudul Buku Ajar Pengantar Ekonomi tahun 2024, terdapat tiga komponen utama pada inflasi, yaitu kenaikan harga, bersifat umum, serta berlangsung terus menerus.

Inflasi sendiri dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab, seperti konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar, hingga adanya ketidaklancaran distribusi sebuah barang.

Berbeda dengan inflasi, deflasi merupakan sebuah kondisi di mana harga barang secara umum mengalami penurunan, berlangsung dalam waktu lama, dan menyebabkan nilai uang sebuah negara meningkat.

Deflasi dapat terjadi karena adanya penurunan atau kurangnya permintaan atas barang dan jasa, jumlah uang yang beredar berkurang, peningkatan produktivitas, dan adanya kebijakan moneter yang ketat.

Melalui bukunya Ekonomi Moneter yang dirilis pada tahun 2024, Helin G Yudawisatra dkk mengutarakan bahwa deflasi yang terkendali memberikan dampak positif. Seperti penurunan harga barang yang dapat menguntungkan bagi pihak konsumen dan bisnis.

Selain itu, KBBI mendefinisikan deflasi sebagai penambahan nilai mata uang, adanya pengurangan jumlah uang kertas yang beredar untuk mengembalikan daya beli yang nilainya turun.

Contoh kasus nyata di Indonesia sendiri dapat dilihat ketika memasuki bulan puasa, di mana banyak masyarakat yang membatasi pengeluaran selama bulan Ramadhan untuk menyesuaikan dengan pola konsumsinya.

Di saat adanya inflasi tinggi, adanya periode deflasi juga dapat membantu memulihkan stabilitas harga dan kepercayaan konsumen. Namun, hal ini hanya berlaku jika dilakukan secara terkendali dan diawasi secara ketat.

Untuk lebih jelasnya, menurut N. Gregory Mankiw inflasi merupakan kenaikan tingkat harga secara umum dan terjadi terus menerus, sedangkan deflasi didefinisikan sebagai penurunan tingkat harga secara umum di perekonomian.

Contoh inflasi adalah adanya kenaikan harga BBM yang dapat mengakibatkan biaya produksi ikut naik dan memberikan dampak pada sektor-sektor lain sehingga barang dan jasa juga mengalami kenaikan harga.

Jenis Inflasi

jenis inflasi

pexels

Setelah mengetahui definisinya, sekarang kita akan membahas mengenai jenis inflasi dan deflasi. Berdasarkan tingkat keparahan, asal kemunculan, serta cakupan pengaruh kenaikan harga jenis inflasi dapat dibagi 3, yaitu:

1. Berdasarkan Tingkat Keparahan

  • Inflasi ringan, di mana kenaikan harga barang dan jasa terjadi di bawah 10% per tahun.
  • Inflasi sedang, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 10 hingga 30% per tahun.
  • Inflasi berat, kenaikan harga barang dan jasa terjadi di antara 30 hingga 100% per tahun.
  • Hiperinflasi, kenaikan harga barang dan jasa mencapai hingga lebih dari 100% per tahun.

2. Berdasarkan Asal Mulanya Inflasi

  • Berasal dari dalam negeri, seperti defisit anggaran dan bencana.
  • Berasal dari luar negeri, seperti kenaikan harga minyak dunia hingga biaya produksi dan impor yang meningkat.

3. Berdasarkan Cakupan Pengaruh Kenaikan Harga

  • Inflasi tertutup, adanya kenaikan harga pada beberapa barang tertentu.
  • Inflasi terbuka, adanya kenaikan harga pada barang secara keseluruhan.
  • Inflasi tak terkendali, adanya kenaikan harga secara terus menerus dan merupakan inflasi yang sangat hebat.

Jenis Deflasi

jenis deflasi

pexels

Deflasi berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua, yang terdiri dari deflasi strategis dan deflasi sirkulasi. Simak selengkapnya!

1. Deflasi Strategis

Jenis deflasi ini dapat terjadi karena adanya kesalahan atau kegagalan pihak pemerintah maupun Bank Sentral dalam pembuatan dan penerapan kebijakan untuk mengatasi angka konsumsi masyarakat.

Kebijakan tersebut dapat berupa mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai jenis kredit dari bank dengan suku bunga yang tinggi dan mengakibatkan sirkulasi uang serta harga menurun secara signifikan.

2. Deflasi Sirkulasi

Selanjutnya, deflasi sirkulasi yang dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan produksi dengan konsumsi di pasar.

Hal ini dapat mengakibatkan adanya penumpukan stok yang mengakibatkan penurunan harga secara umum.

Jenis deflasi ini terjadi biasanya saat ekonomi mengalami transisi dari pertumbuhan ke penurunan maupun adanya kelebihan produksi pada sebuah sektor.

Contoh dari deflasi ini adalah adanya kelebihan produksi minyak mentah di tahun 2008 yang menyebabkan harga minyak secara keseluruhan menurun drastis dan banyak negara yang mengalami deflasi.

Dampak Inflasi

Seperti yang sudah kita ketahui, dampak inflasi secara umum dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas perekonomian sebuah negara. Namun, dampak apa saja yang inflasi dapat ditimbulkan jika dilihat lebih detail?

1. Daya Beli Masyarakat Menurun

Pertama, inflasi dapat menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa yang menyebabkan nilai uang yang sama dapat membeli barang dalam jumlah yang lebih sedikit dan menyebabkan penurunan pada daya beli masyarakat. Karena umumnya pada masa inflasi, masyarakat akan menerapkan frugal living untuk menjaga kondisi keuangan mereka.

2. Kemiskinan Meningkat

Selanjutnya, inflasi yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan pada kemiskinan. Hal ini dapat disebabkan karena adanya penurunan pada pendapatan riil masyarakat.

Dengan begitu, standar hidup masyarakat juga akan menurun dan menciptakan kemiskinan.

3. Stabilitas Ekonomi Terganggu

Inflasi juga dapat menyebabkan terganggunya stabilitas ekonomi yang dapat terjadi karena adanya ketidakpastian pelaku ekonomi dalam mengambil sebuah keputusan konsumsi, produksi, hingga investasi.

Dampak Deflasi

Terjadinya deflasi sebuah negara juga dapat memberikan beberapa dampak, seperti:

1. Permintaan Masyarakat Menurun

Pertama, adanya deflasi dapat membuat permintaan masyarakat menurun yang mengakibatkan konsumsi rumah tangga yang memegang peran kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi juga menurun.

2. Tingkat Investasi Menurun

Adanya ketidakpastian ekonomi akibat adanya deflasi juga dapat mengurangi minat para investor untuk berinvestasi.

Hal ini dikarenakan pada situasi ini, pengusaha maupun investor akan memperkirakan harga yang ada akan terus menurun yang dapat menyebabkan keuntungan dari investasi baru juga lebih rendah.

3. Jumlah Pengangguran Meningkat

Adanya deflasi juga dapat meningkatkan jumlah pengangguran karena pada umumnya banyak perusahaan mengurangi produksi dan menunda investasi. Hal tersebut menyebabkan adanya penurunan upah dan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

4. Risiko Resesi Ekonomi Meningkat

Resesi ekonomi merupakan kondisi di mana adanya penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam kurun waktu tertentu. Adanya deflasi yang berkepanjangan dapat menyebabkan hal tersebut jika tidak diatasi segera.

Deflasi Indonesia di Tahun 2025

Di akhir tahun 2024, Indonesia tercatat mengalami inflasi dengan angka 1,7 persen yang termasuk masih terkendali karena angkanya yang rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

Memasuki tahun 2025, Indonesia malah mengalami deflasi 0,09 persen (yoy) dan 0,48 (mtm) pada Februari 2025 dan menjadi fenomena pertama dalam 25 tahun terakhir.

Fenomena ini memunculkan banyak pandangan berbeda terkait kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat di Indonesia.

Beberapa ekonom menilai bahwa turunnya harga-harga saat ini mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat. Penurunan tersebut dianggap sebagai tanda menurunnya permintaan konsumen, yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sebagai contoh, penurunan harga pada sektor bahan makanan, listrik, dan perumahan menunjukkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Jika kondisi ini terus berlanjut, ada kekhawatiran akan terjadi perlambatan ekonomi yang lebih dalam.

Namun, deflasi yang terjadi di Indonesia saat ini sejatinya bukan disebabkan oleh penurunan daya beli, melainkan merupakan hasil dari kebijakan pemerintah.

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan Ramadan dan Idul Fitri.

Faktor Penyebab Deflasi Indonesia 2025

Adanya deflasi yang terjadi di Indonesia terjadi karena adanya dorongan penurunan harga di berbagai sektor, seperti:

1. Komponen Harga Diatur Pemerintah

  • Mengalami deflasi 2,65%, dengan andil deflasi sebesar 0,48%
  • Kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberikan pada bulan Januari dan Februari 2025.
  • Anggaran yang dikeluarkan oleh ABPN untuk menjalankan kebijakan ini adalah Rp 13.615,8 miliar. Diskon diberikan ke rumah tangga yang memiliki daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, serta 2.200 VA.
  • Pada bulan Januari terdapat 71,1 juta pelanggan dan bulan Februari terdapat 64,8 juta pelanggan yang menerima manfaat dari kebijakan tersebut.

2. Komponen Harga Bergejolak

  • Mengalami deflasi 0,93% dengan andil deflasi sebesar 0,16%
  • Deflasi ini mengacu pada penurunan harga barang dan jasa secara umum sebesar 0,93% yang memberikan kontribusi sebesar 0,16% terhadap total deflasi yang ada.
  • Komoditas yang berkontribusi meliputi daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, dan telur ayam ras.

3. Kelompok Pengeluaran Penyumbang Deflasi Terbesar

  • Kelompok perumahan, air, listrik, serta bahan bakar rumah tangga juga mengalami deflasi di angka 3,59% dengan andil deflasi sebesar 0,52%.
  • Di mana, adanya diskon tarif listrik menyumbang andil deflasi angka sebesar 0,67%.

Perbedaan Inflasi dan Deflasi

Inflasi dan deflasi merupakan dua fenomena ekonomi yang sangat berbeda, baik dari segi pengertian, penyebab, maupun dampaknya terhadap perekonomian secara keseluruhan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Kedua kondisi ini sama-sama berkaitan dengan perubahan harga barang dan jasa dalam suatu periode tertentu, namun memiliki arah pergerakan yang berlawanan.

Deflasi adalah kondisi di mana terjadi penurunan harga secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Dalam situasi deflasi, harga barang dan jasa cenderung menjadi lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, inflasi merupakan kebalikan dari deflasi, yaitu kondisi ketika harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam suatu periode. Keduanya menjadi indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi suatu negara.

Perbedaan mencolok antara inflasi dan deflasi tidak hanya terlihat dari arah perubahan harga, tetapi juga dari dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Deflasi, meskipun pada pandangan awal tampak menguntungkan karena harga menjadi lebih murah, sebenarnya bisa berdampak negatif jika berlangsung dalam jangka panjang. Ketika harga-harga turun, konsumen cenderung menunda pembelian dengan harapan harga akan turun lebih rendah lagi.

Hal ini menyebabkan permintaan menurun dan berdampak langsung pada penurunan produksi. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka perusahaan-perusahaan bisa mengalami kerugian, mengurangi tenaga kerja, hingga akhirnya terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Keadaan ini akan memicu meningkatnya pengangguran dan melemahnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sebaliknya, inflasi yang moderat justru dianggap sebagai pertanda bahwa ekonomi sedang tumbuh. Kenaikan harga barang dan jasa menunjukkan adanya peningkatan permintaan dari konsumen, yang biasanya terjadi karena meningkatnya pendapatan dan aktivitas ekonomi.

Namun, inflasi yang terlalu tinggi juga memiliki sisi negatif. Ketika harga-harga meningkat terlalu cepat, daya beli masyarakat akan menurun karena penghasilan mereka tidak mampu mengimbangi kenaikan harga.

Akibatnya, masyarakat menjadi lebih selektif dalam melakukan konsumsi, dan hal ini bisa menurunkan tingkat kesejahteraan. Terlebih lagi, inflasi yang tidak terkendali dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, menurunnya nilai mata uang, dan meningkatkan biaya hidup secara signifikan.

Dengan demikian, baik deflasi maupun inflasi memiliki dampak masing-masing yang perlu diwaspadai. Pemerintah dan bank sentral memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga melalui kebijakan fiskal dan moneter yang tepat.

Tujuannya adalah untuk menciptakan iklim ekonomi yang sehat, di mana harga-harga stabil, daya beli masyarakat terjaga, dan pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan.

Memahami perbedaan dan dampak dari deflasi dan inflasi sangat penting bagi masyarakat agar dapat merespons perubahan kondisi ekonomi dengan bijak dan adaptif.

Nah, itulah pembahasan seputar inflasi dan deflasi yang harus kamu ketahui dan penting di dunia perekonomian.

Di mana, adanya inflasi dapat menimbulkan kenaikan harga barang dan jasa. Begitu pula di dunia asuransi, di mana adanya inflasi dapat meningkatkan harga premi bagi konsumen.

Oleh sebab itu, kita harus selalu siap sedia sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi yang dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar. Salah satu rekomendasi asuransi kesehatan terbaik yang dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi kamu dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima adalah Perlindungan Kesehatan Prima.

Berikut ini beberapa keunggulan produk PKP yang harus kamu ketahui, sebagai berikut.

  • Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan
  • Santunan tunai harian Rawat Inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
  • Pilihan Manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan
  • Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia
  • 24 jam Contact Center dan Case Monitoring
  • Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
  • Laporan perhitungan klaim via email

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 27/03/2025
18 Olahraga di Rumah yang Ringan dan Mudah Dilakukan

Olahraga di Rumah - Seperti yang sudah banyak orang ketahui, olahraga memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, dengan aktivitas padat sehari-hari banyak orang tidak memiliki waktu dan energi untuk pergi ke gym maupun lapangan.

Untuk membantu sahabat MyProtection, hari ini kita akan membahas beberapa rekomendasi olahraga di rumah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Simak selengkapnya!

18 Olahraga di Rumah yang Ringan dan Mudah Dilakukan

Menurut Ashton (2018), penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular dan memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat di masa tua.

Apa saja rekomendasi olahraga di rumah yang dapat dilakukan dengan mudah dan lebih ringan bagi pemula, simak selengkapnya!

1. Burpee

Burpee

pexels

Rekomendasi olahraga di rumah pertama, yaitu burpee yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah tanpa menggunakan peralatan.

Melakukan burpee yang benar, kamu harus melakukan gerakan secara bergantian antara posisi plank serta loncat ke udara. Gerakan ini menggabungkan kardio serta kekuatan tubuh dan dapat membantu kerja jantung dan paru-paru hingga membakar lemak jahat.

2. Lompat Tali

lompat tali

pexels

Lompat tali juga menjadi salah satu olahraga di rumah terbaik yang dapat dilakukan di rumah. Bermodalkan jumping rope, kamu dapat melakukan gerakan latihan kardio ini yang memiliki banyak manfaat.

Beberapa manfaat lompat tali, mulai dari:

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Melatih fokus

  • Membakar kalori

  • Menjaga kesehatan jantung

  • Menjaga kesehatan mental dan pikiran

  • Melatih pernapasan

  • Menyehatkan kulit

3. Jumping Jack

jumping jack

pexels

Hampir sama dengan burpee, jumping jack juga merupakan olahraga yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah tanpa menggunakan peralatan. Untuk melakukan jumping jack, lakukan gerakan loncat di tempat sambil membentangkan kedua tangan.

Walaupun sederhana, jumping jack memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti:

  • Membakar lemak

  • Menguatkan otot

  • Memperkuat tulang

  • Melatih kekuatan organ jantung dan paru-paru

  • Mengencangkan tubuh

  • Membantu memperbaiki koordinasi tubuh

  • Meningkatkan stamina

4. Squat Jump

Squat Jump

pexels

Rekomendasi olahraga lainnya yang dapat dilakukan tanpa menggunakan alat di rumah adalah squat jump. Gerakan kardio ini dimulai dari posisi jongkok, kemudian loncat setinggi mungkin yang kamu bisa, dan mendarat kembali dalam posisi jongkok.

Terdapat beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari melakukan gerakan squat jump:

  • Memperkuat

  • Memperkuat otot tubuh bagian bawah, seperti bagian paha depan, pinggul, paha belakang, bokong, betis, serta kaki

  • Membakar lemak

  • Meningkatkan kesehatan organ jantung dan kesehatan mental

  • Mengencangkan bokong

  • Meningkatkan detak jantung

  • Melatih otot inti

  • Membantu memperbaiki postur tubuh

  • Menjaga keseimbangan tubuh

5. Zumba

olahraga di rumah zumba

pexels

Bagi sahabat MyProtection penggemar senam maupun berdansa, zumba dapat menjadi pilihan olahraga yang tepat untuk dilakukan di rumah.

Hal ini dikarenakan zumba melibatkan gerakan-gerakan dengan intensitas tinggi yang dapat membantu dalam menguatkan otot tubuh, seperti otot kaki, pinggul, dan perut. Bukan hanya itu, melakukannya secara rutin juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Untuk mulai melakukannya sendiri bukanlah hal yang sulit, karena kemudahan internet saat ini kamu tidak perlu lagi mencari studio dan dapat melakukannya dengan menonton tutorial gratis di platform Youtube.

6. Naik Turun Tangga

Naik Turun Tangga 

pexels

Olahraga selanjutnya yang dapat dilakukan setiap hari dengan mudah adalah naik turun tangga yang tidak memerlukan alat untuk melakukannya.

Naik turun tangga sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti:

  • Menurunkan berat badan tubuh

  • Menguatkan otot kaki, paha, betis, serta bokong

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru yang membuat aliran darah dan oksigen lancar

  • Mengurangi risiko cedera akibat jatuh pada lansia

  • Mengurangi sakit punggung

  • Mengurangi risiko komplikasi kehamilan

  • Membantu melawan kebiasaan malam gerak

  • Meringankan tekanan batin

7. Jogging

jogging

pexels

Jogging juga dapat dilakukan di rumah bukan hanya di luar ruangan yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh mulai dari membantu menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan berat badan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Bukan hanya itu, terdapat banyak manfaat lain yang bisa kamu rasakan melakukan jogging di rumah, seperti:

  • Memperkuat otot

  • Meningkatkan fleksibilitas tulang belakang

  • Menjaga kesehatan tulang

  • Menjaga kesehatan paru-paru

  • Meningkatkan suasana hati

  • Mengurangi stres dan depresi

  • Meningkatkan produktivitas

8. Push up

push up

pexels

Olahraga berikutnya yang dapat dilakukan di rumah adalah push up yang dapat membantu dalam menguatkan otot trisep dan bisep.

Untuk melakukan gerakan push up terdapat beberapa langkah yang dapat kamu ikuti, yaitu:

  • Posisikan tubuh tengkurap dengan dada dan perut menyentuh bagian lantai

  • Posisikan telapak tangan di lantai sedikit lebih lebar dibandingkan baju

  • Meluruskan kaki bagian belakang menggunakan jari kaki sebagai tumpuan

  • Memosisikan punggung, leher, dan kepala sejajar dengan tubuh

  • Mendorong tubuh ke atas hingga tangan lurus, dan turunkan ke posisi awal

  • Ulangi gerakan tersebut secara perlahan

Dengan melakukan gerakan push up secara rutin, kamu dapat merasakan banyak manfaat seperti:

  • Membentuk otot tubuh bagian atas

  • Memperkuat tulang dan sendi khususnya kekuatan lengan dan pergelangan kaki

  • Membakar lemak dalam tubuh

  • Meningkatkan kesehatan organ jantung

  • Memperbaiki postur tubuh

9. Sit up

sit up

pexels

Olahraga di rumah yang dapat dilakukan selanjutnya adalah sit up yang khususnya bermanfaat membantu membentuk otot perut.

Untuk melakukan sit up sendiri dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang lain, dengan cara berikut:

  • Memosisikan kedua tangan ke bagian belakang kepala membentuk sudut di siku tangan

  • Membaringkan tubuh

  • Membangunkan tubuh tanpa melepaskan tangan

  • Kemudian kembali ke posisi semula dan mengulangi kembali gerakannya

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, kamu harus melakukan gerakan ini secara rutin dan teratur. Menurut anjuran, kamu dapat melakukan gerakan ini sebanyak 3 set dengan 8 hingga 12 repetisi sebanyak 3 kali seminggu.

Selain membentuk otot perut, sit up juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti:

  • Meningkatkan massa otot inti tubuh, termasuk otot pinggul

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Memperbaiki postur tubuh

  • Meningkatkan daya tahan fisik

  • Membakar kalori

  • Menjaga sistem metabolisme

10. Leg Lift

Leg lift juga menjadi salah satu olahraga efektif yang dapat dilakukan di rumah dan bermanfaat bagi otot perut dan kaki.

Untuk melakukan gerakan leg lift terapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.

  • Berbaring sebagai posisi awal secara terlentang dan meluruskan kaki

  • Mengangkat bagian kaki tanpa menekuk lutut yang akan membentuk sudut 90 derajat

  • Menurunkan kaki ke posisi awal dalam hitungan ke sepuluh

  • Pastikan untuk terus bernapas secara rutin tanpa menahan napasnya

Melakukan leg lift secara rutin juga dapat memberikan banyak manfaat, yaitu:

  • Mengencangkan otot bagian perut, paha, dan glutes

  • Membentuk otot perut

  • Memperkuat otot punggung

  • Mengatasi kondisi radang sendi, penyakit jantung, serta diabetes

  • Mencegah osteoporosis maupun pengeroposan tulang

11. Mengangkat Beban

Mengangkat beban bukan hanya dapat dilakukan di gym, olahraga ini juga dapat kamu lakukan di rumah. Bagi sahabat MyProtection yang tidak memiliki barbel maupun dumbel, kamu dapat menggunakan alternatif, seperti botol minum yang diisi air dan sebagainya.

Terdapat banyak manfaat yang bisa kamu rasakan dari melakukan olahraga angkat beban, seperti:

  • Membentuk otot

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

  • Menguatkan tulang

  • Meningkatkan metabolisme tubuh

  • Membantu mengontrol gula darah

  • Meningkatkan stabilitas dan mobilitas

  • Membantu pemulihan cedera

  • Menurunkan risiko kulit kendur

12. Menari

Menari juga masuk ke dalam jenis olahraga senam aerobik yang dapat dilakukan di rumah. Menari sendiri juga merupakan aktivitas fisik yang memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung, osteoporosis, dementia, hingga kolesterol tinggi.

Banyaknya manfaat tersebut juga membuat banyak orang menjadikan menari sebagai hobi mereka. Karena selain dapat menjadi sarana hiburan, menari juga mampu meningkatkan kesehatan tubuh seseorang, seperti:

  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh

  • Meningkatkan kekuatan otot

  • Meningkatkan keseimbangan tubuh

  • Meningkatkan kebugaran kardiovaskular

  • Menurunkan berat badan

  • Menjaga kesehatan jantung dan paru-paru

  • Meningkatkan stamina

  • Menjaga fungsi kognitif

Menari juga bukan hanya memberikan manfaat bagi kondisi fisik seseorang, namun juga kondisi mental seseorang, mulai dari mengurangi stres, depresi, hingga membantu menambah energi dan kreativitas.

13. Yoga

Yoga juga menjadi olahraga yang dapat dilakukan di mana saja dan mampu membantu dalam memberikan ketenangan pada jiwa.

Walaupun terkesan mudah, olahraga yoga memiliki banyak gerakan-gerakan yang harus diikuti dan dipelajari. Bagi sahabat MyProtection yang mau, saat ini banyak kelas yoga yang dibuka untuk membantu mempelajarinya.

Namun, jika kamu tidak memiliki waktu dan ingin menghemat biaya, tutorial gerakan-gerakan tersebut juga dapat dengan mudah ditemukan di Youtube.

Seperti yang sudah dibahas di atas, melakukan yoga bukan hanya baik bagi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Apa saja manfaatnya?

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 29/04/2020
Olahraga saat Puasa? Siapa Takut!

Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News

Sebagian masyarakat Indonesia saat ini sedang menjalankan puasa. Walaupun puasa kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tetapi semangat kebersamaan dalam puasa harus tetap terjaga. Selain kebersamaan, kesehatan Anda juga perlu dijaga. Caranya yaitu lewat olahraga!

Berolahraga terbukti membawa banyak manfaat positif bagi tubuh. olah raga teratur bisa memelihara kesehatan mental, menjaga daya tahan tubuh, bahkan membuat Anda menjadi awet muda. Oleh karena itu, dianjurkan Anda berolahraga dengan intensitas sedang selama 150 menit tiap minggunya.

Anda juga tetap bisa berolahraga meski sedang menjalankan puasa, lho! Berikut ini tips agar olahraga aman dan puasa tetap nyaman.

  1. Waktu terbaik untuk olahraga

Saat sedang menjalankan puasa, menurut ahli, waktu terbaik untuk melakukan olahraga adalah sebelum buka puasa (mendekati magrib), antara setelah tarawih dan sebelum tidur, lalu setelah subuh. Karena olahraga dapat membuat tubuh kehilangan energi dan cairan, maka disarankan untuk berolahraga 15 menit – 30 menit sebelum berbuka puasa atau setelah berbuka puasa.

  1. Jenis olahraga yang dipilih

Sedangkan, untuk jenis olahraga yang dipilih, Anda bisa memiliki kegiatan intensitas ringan hingga sedang seperti jogging, stretching, dan yoga. Pemilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan lingkungan. Apalagi di tengah pandemi COVID-19, aktivitas di luar rumah pun perlu dikurangi.

Anda bisa melakukan 1 sesi olahraga yang berlangsung selama 15 – 30 menit/sesi. Tiap minggunya, Anda bisa melakukan 4 – 5 sesi agar tubuh tetap fit. Namun, lagi-lagi kegiatan olahraga ini harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Anda juga bisa melihat variasi olahraga di rumah melalui Youtube atau media social lainnya.

  1. Cukupi kebutuhan nutrisi & hidrasi

Ketika berolahraga, Anda turut membakar kalori dalam tubuh dan berkeringat. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan hidrasi setelah olahraga. Sehingga, disarankan untuk berolahraga sebelum berbuka atau setelah berbuka. Jika Anda memaksakan tubuh berolahraga di siang hari, bisa jadi tubuh malah kekurangan cairan dan energi. Akhirnya, tubuh bukannya fit malah menjadi sakit. Pilih makanan yang bernutrisi lengkap saat berbuka puasa. Kurangi makanan manis dan mengandung garam tinggi. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih.

  1. Jangan lupa istirahat cukup

Istirahat yang cukup sama pentingnya dengan berolahraga. Tanpa istirahat cukup, ketahanan tubuh bisa menurun, fokus pun jadi berkurang. Pastikan Anda tidur selama 6 – 8 jam tiap harinya pada jadwal tetap. Sehingga tubuh bisa membangun alarm alami.

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel