Begitu banyak manfaat jogging bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai gaya hidup dan rutinitas sehat. Jogging saat ini juga sangatlah populer dan menjadi pilihan banyak orang karena manfaatnya yang beragam.
Selain karena mudah dilakukan, jogging juga tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal, jadi setiap orang dapat melakukannya. Apa saja manfaat jogging jika dilakukan secara rutin bagi kesehatan? Simak di sini!

pexels
Bukan hanya untuk kesehatan fisik, namun jogging juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental, apa saja manfaatnya?
Pertama, jogging dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan kardiovaskular. Hal ini dikarenakan organ paru-paru harus bekerja lebih keras saat berlari untuk memenuhi kebutuhan oksigen tambahan yang dibutuhkan otot.
Dengan secara rutin melakukan jogging, olahraga ini mampu memperkuat paru-paru dan meningkatkan kapasitas paru-paru yang dapat membuat pernapasan menjadi lebih efisien.
Selanjutnya, jogging juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Ketika seseorang lari, organ jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Dengan begitu, aliran oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh seseorang juga menjadi lebih lancar, yang dapat membantu dalam menurunkan risiko penyakit jantung.
Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2014 juga menemukan hasil bahwa seorang pelari memiliki 45% kemungkinan lebih kecil meninggal yang diakibatkan serangan jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak berlari
Manfaat jogging lainnya adalah membantu dalam menjaga dan mencegah berat badan menjadi berlebih. Jogging sendiri dapat membantu dalam proses pembakaran lemak yang menjadi salah satu kunci mengurangi berat badan dan menjaga tubuh yang ideal.
Kalori yang dibakar sendiri bervariasi, tergantung pada durasi, jarak tempuh, hingga kecepatannya selama lari. Secara rata-rata, melakukan jogging dengan durasi setengah jam dapat membakar sekitar 300 kalori.
Namun, hasil ini tidak dapat sama pada setiap orang, di mana hasilnya bergantung pada faktor-faktor yang ada di atas yang disebut juga sebagai intensitas lari.
Di mana pada orang dewasa yang dengan berat 70 kg, melakukan jogging selama satu jam dengan jarak 5 kg dapat membakar 444 kalori. Sedangkan, orang dewasa dengan berat 84 kg dan jarak dan waktu yang sama mampu membakar hingga 533 kalori.
Jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekuatan tulang dan massa otot. Dengan berlari, tulang di dalam tubuh dipersiapkan untuk menahan tekanan tambahan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mencegah cedera.
Bukan hanya itu, jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan massa otot dan mengencangkan tubuh karena dalam prosesnya melibatkan banyak otot besar. Mulai dari otot paha belakang, betis, hingga bokong.
Cara kerjanya sendiri, ketika berlari otot di dalam tubuh akan mengalami stres fisik, yang jika secara rutin dilakukan terus menerus akan meningkatkan kekuatannya.
Pada struktur tulang belakang seseorang, terdapat diskus atau cakram tulang belakang yang merupakan bantalan lunak yang berfungsi sebagai peredam guncangan dan getaran. Bagian ini juga yang memungkinkan seseorang dapat menekuk dan membengkok.
Diskus tulang belakang ini dapat menyusut seiring bertambahnya umur seseorang. Hal ini dapat disebabkan karena kebiasaan duduk terlalu lama yang meningkatkan tekanan pada bagian tersebut.
Dengan secara rutin bergerak dan melakukan aktivitas fisik seperti jogging, bagian diskus akan tetap terlatih dan fleksibel.
Hasil studi juga menunjukkan bahwa seorang pelari atau seseorang yang jogging secara konsisten juga memiliki hidrasi diskus yang lebih baik dibandingkan non-pelari.
Melakukan olahraga jogging juga dapat membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan rajin dan secara rutin melakukan olahraga ini, tubuh akan memiliki respons yang lebih baik terhadap penyakit maupun gangguan kesehatan.
Jogging juga dapat membantu merangsang produksi sel darah putih dalam tubuh yang berguna dalam melawan infeksi bakteri serta virus.
Olahraga jogging secara rutin dan konsisten mampu membuat tubuh menjadi lebih bugar dan lebih kuat, sehingga tidak mudah sakit.
Selain untuk kesehatan tubuh, jogging juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit loh! Dengan jogging, kulit mendapatkan asupan oksigen dan darah yang lebih banyak yang mampu membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda.
Bagi sahabat MyPro+ yang ingin merasakan manfaat ini, penting untuk menggunakan tabir surya jika jogging di luar ruangan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UVA dan UVB serta efek buruk lainnya dari sinar matahari.
Resistensi insulin merupakan kondisi di mana sel tubuh, seperti otot, lemak serta hati tidak dapat merespons hormon insulin dengan baik yang menyebabkan penyerapan glukosa dari darah tidak dapat bekerja dengan baik guna menghasilkan energi.
Dengan melakukan jogging secara rutin dan konsisten, mampu membantu dalam menurunkan resistensi insulin. Hal ini dapat diakibatkan karena adanya penurunan lemak dalam tubuh yang menjadi pemicunya.
Selain bagi kesehatan fisik, manfaat jogging juga dapat dirasakan bagi sahabat MyPro+ yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia.
Hal ini dikarenakan, jogging dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang serta aktivitas aerobik yang terlibat di dalamnya mampu membantu dalam mengurangi risiko sleep apnea atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.
Bagi kamu yang menderita stres dan kecemasan, olahraga jogging juga mungkin dapat menjadi solusi untuk meringankannya.
Jogging yang termasuk olahraga aerobik dapat melindungi otak dari efek negatif stres dan jika dilakukan secara rutin mampu dalam meningkatkan fungsi eksekutif otak.
Hal ini berkaitan dengan perlindungan organ otak dari adanya penurunan fungsi yang berkaitan erat dengan penuaan dan stres.
Manfaat jogging lainnya adalah meningkatkan mood dan perasaan bahagia seseorang yang diakibatkan oleh peningkatan aliran darah ke bagian otak yang mengatur suasana hati.
Untuk merasakan manfaatnya sendiri, kamu dapat memulai dengan 10 menit setiap harinya yang lama kelamaan dapat ditingkatkan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Tsubaka di tahun 2021 menemukan bahwa dengan berlari hanya 10 menit secara rutin, dapat membantu dalam meningkatkan proses aliran darah ke bagian otak yang memainkan peran penting dalam pengaturan mood dan fungsi eksekutif lainnya.
Untuk kamu yang ingin meningkatkan energi dan konsentrasi, jogging secara konsisten juga bisa menjadi jawaban.
Olahraga ini mampu membantu untuk meningkatkan energi sepanjang hari serta tingkat konsentrasi seseorang agar dapat fokus menjalani aktivitas keseharian.
Dengan menjadikan jogging sebagai rutinitas seharinya, kamu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penghargaan diri.
Hal ini dikarenakan dengan adanya rutinitas tersebut kamu telah berhasil mencapai target tertentu yang telah kamu tentukan, dengan begitu kamu bisa merasa lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri karena telah melakukan kebiasaan tersebut.
Jika dilakukan secara rutin, jogging juga dapat mengurangi risiko depresi serta meningkatkan kesejahteraan mental.
Selama berlari, hormon endorfin akan dilepaskan yang membantu untuk meningkatkan suasana hati serta membantu dalam mengurangi dan mengatasi perasaan negatif.

pexels
Untuk merasakan manfaatnya secara keseluruhan, kamu harus melakukannya secara rutin. Namun, bagaimana caranya? Simak selengkapnya terkait tips untuk memulai dan merasakan manfaat jogging.
Sebelum melakukan jogging, penting untuk terlebih dahulu mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri.
Untuk melakukan ini, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu dan memastikan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu ataupun cedera.
Hal ini menjadi penting untuk merasakan manfaat secara keseluruhan dari jogging. Dengan berkonsultasi, kamu jadi mengetahui program yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.
Tips lainnya bagi sahabat MyPro+ yang ingin memulai jogging adalah memilih sepatu lari yang tepat dan nyaman agar terhindar dari cedera.
Memilih sepatu yang tepat bukan berarti membeli sepatu mahal, tapi menggunakan sepatu yang ukurannya pas, tidak terlalu kecil maupun terlalu besar yang dapat mengurangi efisiensi saat berlari.
Menggunakan kaus kaki untuk menghindari gesekan antara bagian telapak kaki dengan bagian dalam sepatu yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga lecet saat berlari.
Langkah selanjutnya adalah dengan melatih kebiasaan dan membangun rutinitas secara perlahan.
Kamu dapat memulainya dengan waktu dan intensitas yang rendah dan membangunnya seiring berjalannya waktu.
Dengan menumbuhkan kebiasaan dan rutinitas tersebut, lama kelamaan kamu akan dapat meningkatkan intensitas serta jarak berlari dan meningkatkan kondisi kebugaran tubuh.
Tips yang harus diperhatikan berikutnya saat jogging adalah tetap menjaga hidrasi tubuh. Berlari juga mengeluarkan banyak keringat yang dapat menyebabkan dehidrasi tubuh dan mempengaruhi kinerja tubuh.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk tetap menjaga hidrasi tubuh baik sebelum, selama, hingga setelah jogging agar tetap bugar.
Melakukan pemanasan dan pendinginan selama beberapa menit saat sebelum dan sesudah jogging juga krusial dalam mempersiapkan otot.
Pemanasan dapat membantu dalam proses transisi tubuh dari keadaan istirahat ke aktivitas olahraga.
Sedangkan, pendinginan dapat membantu dalam menenangkan tubuh setelah berolahraga dan membantu menstabilkan detak jantung serta tekanan darah, hingga mengurangi risiko otot cedera.
Menentukan jadwal rutin untuk jogging juga dapat membantu dan melatih sahabat MyPro+ untuk teratur dan memiliki rutinitas dalam hidup.
Waktu terbaik untuk jogging adalah di pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 1 hingga 2 jam yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, membakar kalori, hingga melatih kekuatan otot.

pexels
Walaupun terdengar mudah, terdapat beberapa tantangan yang dapat dihadapi saat jogging terutama jika ingin dijadikan sebuah rutinitas. Kenali apa saja tantangannya dan solusi yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut.
Tantangan pertama yang mungkin dihadapi saat jogging adalah mengatasi kebosanan. Hal ini dapat timbul ketika ingin memulai kebiasaan baru, di mana jika dilakukan setiap hari rasa bosan dapat timbul.
Rasa bosan saat jogging dapat datang akibat rute yang sama terus menerus dan tidak adanya hal yang membuat bahagia saat berlari.
Untuk mengatasi tantangan ini, coba mengubah rute secara rutin untuk memberikan variasi serta berolahraga sambil mendengarkan musik yang dapat meningkatkan dan menjaga semangat dalam diri.
Tantangan selanjutnya yang dapat dihadapi saat jogging adalah berbagai jenis cedera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berlari serta pendinginan setelahnya.
Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera otot yang dapat ditimbulkan baik sebelum dan sesudah berlari.
Solusi lainnya, kamu juga dapat menambahkan latihan kekuatan otot secara rutin yang dapat meningkatkan stabilitas serta ketahanan tubuh.
Jogging merupakan olahraga luar ruangan yang sering kali juga dihadapi dengan tantangan dan kendala cuaca yang dapat menghambat melakukan olahraga ini secara rutin.
Solusi dari masalah ini adalah mempertimbangkan alternatif dalam ruangan, seperti treadmill yang dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun pergi ke gym atau pusat kebugaran dengan alat yang lebih lengkap.
Tantangan selanjutnya yang sering timbul saat berolahraga adalah kelelahan, terutama bagi para pemula yang sedang ingin membentuk kebiasaan.
Untuk mengatasi permasalahan kelelahan ini, solusinya adalah dengan mendapatkan istirahat yang cukup. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan pada otot yang lebih cepat, kamu dapat memberikan kompres hangat maupun dingin pada bagian yang nyeri.
Tantangan yang banyak dihadapi oleh para pemula adalah hilangnya motivasi untuk membangun kebiasaan rutin ini.
Hal ini dapat timbul karena belum merasakan manfaatnya ataupun tidak memiliki teman yang dapat memberikan motivasi maupun menginspirasi.
Solusi dari tantangan ini adalah mencari dan bergabung dengan komunitas ataupun kelompok yang dapat membantu dalam meningkatkan motivasi dan menginspirasi untuk membangun rutinitas.
Nah, itulah penjelasan sekitar terkait manfaat jogging bagi kesehatan tubuh secara fisik maupun mental. Hanya dengan berlari ternyata mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko depresi yang sering kali dialami oleh banyak orang. Walaupun begitu, jogging juga memiliki tantangan dan risikonya sendiri.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk secara perlahan membangun kebiasaan serta melakukan pemanasan dan pendinginan saat sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cedera maupun luka yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan.
Bagi sahabat MyPro+ yang membutuhkan solusi perlindungan kesehatan terbaik, Perlindungan Kesehatan Prima dapat menjadi jawaban untuk menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja keuntungan dan keunggulan produk Perlindungan Kesehatan Prima?
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin maupun obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap maupun Rawat Jalan
Santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan
Pilihan manfaat rawat inap dan rawat jalan sesuai kebutuhan
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 rumah sakit di Indonesia
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Hi, Sahabat MyProtection!
Promo HARBALNAS 9.9 alias Hari Belanja Asuransi Online Nasional spesial untuk kamu! Nikmati diskon 9% khusus untuk 99 orang pembeli pertama produk Perlindungan Kesehatan PRIMA.
Kini, Anda bisa beraktivitas #amanpalingnyaman bahkan di tengah pandemi karena ada Perlindungan Kesehatan Prima yang setia jagain kamu dan keluarga!
Dapatkan asuransi kesehatan online dengan manfaat rawat inap dan bedah hingga Rp 100 juta/tahun. Premi terjangkau dimulai dari Rp 6 ribuan/hari aja dan bisa dicicil dengan atau tanpa kartu kredit.
Bukan cuma terjangkau, asuransi kesehatan online Perlindungan Kesehatan Prima juga punya segudang fitur unggulan yang bikin aktivitasmu makin mudah! Contohnya online doctor consultation. Kamu bisa konsultasi dengan dokter terpercaya lewat aplikasi ponselmu.
Syarat dan Ketentuan:
Jakarta, 7 April 2020 - MyProtection News
Dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona yang lebih ketat, World Health Organization menyarankan agar semua orang mengenakan masker. Baik penderita COVID-19 yang bergejala, tidak bergejala, ataupun individu yang sehat wajib menggunakan masker.
Melihat jumlah surgical masks dan masker N-95 yang terbatas, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker kain. Kabar baiknya, masker ini bisa Anda buat sendiri di rumah. lho! Sehingga Anda bisa tetap mendapatkan perlindungan di tengah penyebaran virus. Surgical mask dan masker N-95 pun bisa dialokasikan untuk tim medis yang berjuang merawat pasien terjangkit virus.
Bahan paling ideal yang bisa Anda gunakan membuat masker adalah bahan katun. Alasannya karena bahan katun cenderung ringan dan membuat Anda tetap bisa bernapas. Kuncinya adalah Anda menggunakan minimal 2 lapis bahan saat membuat masker kain. Berdasarkan penelitian, bahan katun bisa menyaring setidaknya 50% dari 0.2 partikel micron yang ukurannya hamper menyerupai virus corona.
Kaus katun, bandana, bahkan sarung bantal pun bisa dimanfaatkan untuk membuat masker. Sebenarnya, bahan kain apapun bisa digunakan sebagai masker selama Anda tetap bisa bernapas selama menggunakan bahan tersebut. Faktor penting lainnya adalah Anda tetap merasa nyaman saat menggunakan masker kain dalam jangka waktu lama.
Penggunaan masker sendiri ditujukan untuk mencegah partikel micron atau partikel liur (droplets) mengenai wajah. Selain itu, penggunaan masker bisa meminimalisir individu untuk menyentuh hidung dan mulutnya. Jangan lupa saat memakai masker jangan sering menyentuh masker, jaga kebersihan tangan, dan rajin mencuci masker setiap selesai digunakan.
Untuk membersihkan masker, Anda cukup mencucinya menggunakan sabun detergen serta air hangat. Rendam masker dalam larutan air hangat dan deterjen untuk beberapa saat, lalu kucek dengan tangan hingga kotoran luruh. Setelah itu bilas masker kain dengan air mengalir sampai busa hilang. Kemudian, Anda bisa menjemur masker di bawah paparan matahari hingga mengering. Langkah terakhir, gosok masker kain dengan setrika dalam suhu panas. Pastikan masker kain Anda dalam keadaan bersih dan kering sebelum digunakan, ya!
Salam,
Sahabat MyProtection
Kecelakaan kerja merupakan suatu hal yang dapat dialami oleh setiap orang di mana pun mereka berada selama berada di ruang lingkup kerja. Dari pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, hingga pekerja kantoran.
Semua pekerjaan sendiri memiliki risikonya masing-masing yang harus diperhatikan. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dari kecelakaan kerja sendiri dan apa saja faktor yang menyebabkannya? Simak selengkapnya di sini!

pexels
Kecelakaan kerja sendiri dapat diartikan sebagai segala kejadian atau insiden yang terjadi di tempat kerja maupun ruang yang berhubungan dengan pekerjaan.
Di mana, segala kejadian atau insiden yang terjadi sendiri dapat mengakibatkan PAK atau penyakit akibat kerja, cedera, atau bahkan sampai meninggal dunia.
Selain itu, menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan atau Permenaker No. 5 Tahun 2021, menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan segala kecelakaan yang terjadi di dalam hubungan kerja.
Hal ini termasuk kecelakaan yang terjadi di dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja maupun sebaliknya hingga penyakit yang ditimbulkan akibat lingkungan kerja.
Terdapat pula UU No. 1 Tahun 1970 yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja merupakan sebuah kejadian yang tidak terduga dan tidak dikehendaki. Kejadian tersebut dapat mengacaukan proses serta menimbulkan kerugian baik harta benda maupun korban manusia.
OHSAS atau Occupational Health and Safety Assessment Series, yang merupakan standar internasional pada penerapan sistem manajemen K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja, juga mendefinisikan kecelakaan kerja sebagai sebuah kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan kesakitan, cedera, atau hingga kematian.

pexels
Kecelakaan kerja yang sering terjadi juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis, sebagai berikut.
Pertama, kecelakaan yang disebabkan tertimpa objek. Pada umumnya, kecelakaan jenis ini terjadi di pabrik maupun di proyek lapangan yang dikelilingi banyak material.
Kecelakaan ini terjadi karena disebabkan sebuah objek yang sering kali tanpa sengaja jatuh karena adanya human eror maupun masalah pada objek hal tersebut.
Selanjutnya, terjatuh dan terpeleset yang dapat terjadi di area kerja dengan area licin dan tidak rata.
Walaupun di anggap sepele dan ringan, insiden ini dapat berdampak serius jika jatuh dari ketinggian yang tinggi ataupun risiko-risiko lainnya yang dapat menyebabkan dampak yang lebih parah.
Terkena benda tajam sendiri bukanlah sesuatu hal yang tak mungkin. Insiden ini dapat terjadi khususnya di sektor pekerjaan yang banyak menggunakan mesin dan benda tajam.
Oleh sebab itu, jika kamu bekerja di sektor pekerjaan ini akan sangat penting untuk berhati-hati saat bekerja dan terus memperhatikan sekita r.
Selain itu, memiliki perlindungan yang tepat juga bisa menjadi salah satu solusi efisien.
Keadaan lalu lintas tidak selalu aman. Di mana, sering kali terjadi hal-hal atau insiden yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang dapat terjadi kapan saja.
Jenis kecelakaan kerja ini terjadi ketika kamu sedang berada di perjalanan baik berangkat maupun pulang dari tempat kerja.

Menurut ILO atau International Labour Organization yang dapat disebut juga sebagai Organisasi Perburuhan Internasional, insiden dalam pekerjaan dapat dibedakan menjadi beberapa klasifikasi sebagai berikut.
Yang pertama, klasifikasi berdasarkan jenis pekerjaannya terdiri dari, sebagai berikut
Terjatuh
Tertimpa benda jatuh
Tertumbuk maupun terkena benda atau peralatan kerja
Terjepit benda maupun peralatan kerja
Aktivitas atau gerakan yang melebihi kemampuan dan terlalu menekan fisik yang dapat menimbulkan cedera
Terpapar suhu ekstrem
Tersengat arus Listrik
Mengalami kontak dengan bahan berbahaya
Terkena efek radiasi
Yang kedua, klasifikasi berdasarkan penyebabnya terdiri dari, sebagai berikut
Kecelakaan disebabkan mesin atau alat kerja
Kecelakaan disebabkan kendaraan maupun alat pengangkut
Kecelakaan disebabkan kondisi lingkungan kerja yang kurang ideal
Kecelakaan disebabkan bahan serta zat berbahaya
Kecelakaan disebabkan instalasi listrik
Yang ketiga, klasifikasi berdasarkan kelainan maupun sifat luka terdiri dari, sebagai berikut
Patah tulang
Dislokasi atau keseleo
Regang otot
Memar
Amputasi
Luka luar atau luka di permukaan
Luka bakar
Keracunan
Mati lemas
Bekas sengatan arus Listrik
Bekas paparan radiasi
Yang terakhir, klasifikasi berdasarkan letak kelainan maupun luka di tubuh terdiri dari, sebagai berikut
Bagian kepala
Bagian leher
Bagian badan atau tubuh
Anggota tubuh bagian atas
Anggota tubuh bagian bawah
Kelainan atau luka di banyak area sekaligus
Kecelakaan kerja sendiri dapat terjadi kapan saja, namun terdapat beberapa hal yang dapat memicu kecelakaan tersebut terjadi. Simak di sini!
Penyebab pertama yang sering menyebabkan kecelakaan adalah mengabaikan proses keselamatan. Terutama pada pekerjaan dengan risiko yang tinggi, prosedur keselamatan yang ada harus dan wajib ditaati selama proses bekerja.
Seperti halnya, ketika kamu bekerja di ketinggian, penggunaan APD atau Alat Pelindung Diri menjadi krusial. Di mana jika kamu tidak menaati aturan yang ada, kamu dapat membahayakan diri maupun rekan kerja-Mu!
Hal kedua yang sering kali menyebabkan kecelakaan adalah kurangnya pelatihan dan edukasi sebelum melakukan pekerjaan yang akan dilakukan.
Contohnya, ketika seorang pekerja diberikan tugas untuk menggunakan mesin maupun benda tajam di tempat kerja namun pelatihan dan edukasi yang diberikan kurang.
Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja karena masih belum memahami cara kerja alat tersebut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengikuti pelatihan yang dianjurkan terlebih dahulu.
Kecelakaan juga dapat terjadi jika kondisi fisik kurang optimal dan tetap memaksakan melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan memiliki risiko yang tinggi.
Seperti contohnya, jika kamu sedang tidak enak badan akibat kurang tidur dan kelelahan yang dapat menyebabkan konsentrasi juga melemah. Hal-hal kecil seperti itulah yang dapat menyebabkan risiko kecelakaan dalam bekerja meningkat.
Dalam semua pekerjaan, khususnya pekerjaan dengan risiko tinggi pada umumnya memiliki standar keselamatan untuk peralatannya yang harus dipatuhi.
Seperti contohnya, peralatan dalam kondisi prima, perawatan pada jangka waktu tertentu, dan masih banyak lagi.
Jika aturan tersebut tidak dijalankan sesuai dengan standar yang ada, maka semakin besar pula risiko terjadi kecelakaan dalam bekerja.
Berdasarkan faktornya sendiri, penyebab kecelakaan juga dapat dibagi menjadi 3, baik secara internal maupun eksternal. Berikut ini 3 faktor penyebab kecelakaan kerja yang dapat terjadi.
Faktor manusia sendiri merupakan segala sikap, perilaku, hingga keterampilan seorang pekerja dalam melakukan pekerjaannya.
Sikap seorang pekerja yang kurang peduli, bermalas-malasan, atau bahkan terlalu percaya diri dapat mempengaruhi kinerjanya selama bekerja dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain itu perilaku seseorang, seperti tidak berkonsentrasi, mengabaikan keamanan, maupun mengonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan kecelakaan selama bekerja.
Dan yang terakhir, ketika keterampilan yang dimiliki tidak mencukupi untuk mengoperasikan sebuah pekerjaan sering kali dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya.
Faktor selanjutnya adalah kondisi peralatan yang memiliki kaitannya dengan peralatan yang digunakan selama bekerja, baik kualitas, kelayakan, hingga pemeliharaannya.
Penggunaan alat yang tidak lagi prima atau dalam keadaan rusak, tidak berfungsi dengan baik, tidak memenuhi standar, maupun tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk selalu memastikan kondisi mesin atau alat yang digunakan saat bekerja dalam kondisi yang layak sehingga risiko kecelakaan menurun.
Hal-hal seperti kabel yang mengelupas, komponen lepas, tangga yang patah, hingga APD yang tidak sesuai dapat mempengaruhi itu semua.
Ada juga faktor lingkungan yang dapat menjadi penyebab kecelakaan selama bekerja. Faktor ini meliputi segala kondisi fisik, kimia, biologis, hingga psikologis yang ada di lingkungan tempat kerja.
Dengan kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai atau tidak mendukung untuk melakukan pekerjaan, sering kali kecelakaan dapat terjadi.
Seperti contohnya, suhu yang terlalu panas maupun dingin, kebisingan yang terlalu berlebihan, kurangnya cahaya, polusi udara sekitar, hingga tingkat kelembaban tinggi.
Bukan hanya itu, faktor lingkungan yang kurang memadai juga dapat mempengaruhi kondisi dan kesehatan mental seseorang , seperti terjadinya konflik, tekanan, hingga stres dari pekerjaan tersebut.
Adanya hal-hal tersebut pada akhirnya bukan hanya dapat mengurangi motivasi dan kinerja dari seseorang, namun juga dapat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja.
Banyaknya faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan di tempat kerja mulai dari penggunaan alat dan material, faktor alam, atau bahkan kelalaian dan kurangnya kompetensi dari pekerja.
Oleh sebab itu, faktor penyebab kecelakaan di tempat kerja juga dapat dibagi berdasarkan teori di bidang ilmu K3, sebagai berikut.
Teori domino yang dikemukakan oleh Heinrich mengatakan bahwa sebuah kecelakaan kerja dapat terjadi karena adanya 5 faktor utama yang berhubungan antara satu sama lain.
Mulai dari kondisi kerja, kelalaian manusia, tindakan kerja yang membahayakan, kecelakaan atau insiden, serta cedera.
Berdasarkan teori domino, jika ada salah satu faktor tersebut terjadi di tempat kerja, maka faktor lainnya juga akan terdampak dan munculnya efek domino antara faktor-faktor tersebut.
Hal yang dimaksud dari ini adalah, ketika kondisi kerja yang ada tidak memadai, maka akan muncul pula kelalaian pekerjanya, dan pada akhirnya tempat kerja menjadi tidak akan yang dapat mengakibatkan cedera atau bahkan kecelakaan.
Berikut penjelasan lebih lanjut terkait kelima elemen tersebut yang saling berhubungan dan membentuk rantai kecelakaan, sebagai berikut.
Kondisi kerja atau social environment and ancestry, yang mengacu pada kondisi fisik serta psikologis lingkungan kerja yang dapat membahayakan kesehatan maupun keselamatan pekerja.
Kelalaian manusia atau fault of the person or carelessness, yang merupakan kesalahan pekerja dalam menjalan pekerjaannya. Kelalaian ini sendiri pada umumnya bersifat internal, seperti kurangnya pengetahuan atau pengalaman, tekanan kerja yang berat, dll.
Tindakan tidak aman atau unsafe act or unsafe condition, yang mengacu terhadap perilaku pekerja yang tidak sesuai prosedur yang seharusnya. Seperti penggunaan alat yang kurang tepat, mengabaikan peraturan keselamatan kerja, dsb.
Kecelakaan atau accident, yang mengacu pada peristiwa atau kejadian tidak terduga maupun diinginkan. Peristiwa ini sendiri dapat terjadi akibat berbagai hal, mulai dari lingkungan kerja, kelalaian pekerja, atau bahkan tidak mengikuti protokol keamanan.
Cedera atau injury, yang mengacu pada kerusakan atau cedera fisik pada tubuh seseorang akibat terjadinya kecelakaan di lingkungan kerja.
Teori Multiple Factor mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan di tempat kerja dapat didefinisikan menjadi 4M yang terdiri atas
Pertama, Man atau manusia
Kedua, Machine atau mesin dan peralatan
Ketiga, Media atau lingkungan kerja
Keempat, Management atau manajemen kerja.
Faktor pertama, yaitu manusia meliputi usia, gender, keterbatasan kemampuan, kekuatan, motivasi, kondisi emosi, dan sebagainya.
Faktor kedua yang seperti Namanya berkaitan dengan mesin dan peralatan yang digunakan selama proses kerja. Faktor ketiga, lingkungan kerja termasuk suhu hingga kebisingan di lingkungan kerja yang dapat mengganggu proses kerja.
Sedangkan, faktor terakhir yaitu manajemen meliputi komunikasi, kebijakan, dan sebagainya yang berkaitan dengan proses kerja.
Kecelakaan di lingkungan kerja sendiri dapat menimbulkan berbagai dampak, bukan hanya dapat dilihat melalui luka fisik, namun juga secara psikis, atau bahkan hingga kematian.
Dibagi berdasarkan tingkat keparahannya, berikut ini dampak kecelakaan di tempat kerja, sebagai berikut.
Cedera fatal atau fatality yang dapat menyebabkan pekerja yang bersangkutan kehilangan nyawa
Cedera yang dapat menghilangkan waktu kerja produktif atau loss time injury
Cedera yang dapat menyebabkan karyawan tidak bisa masuk kerja atau loss time day
Cedera yang dapat membatasi kemampuan kerja atau restricted duty
Cedera yang membutuhkan perawatan medis atau medical treatment injury
Cedera ringan, yang pada umumnya lecet, mata kemasukan debu, dan sebagainya atau first aid injury
Tidak menimbulkan cedera atau non injury accident
Dalam menghindari risiko insiden-insiden yang tidak diinginkan, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghindari kecelakaan saat kerja.
Menggunakan APD atau Alat Pelindung Diri yang lengkap atau sesuai dengan standar dan regulasi yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti aturan yang ada, maka kecelakaan yang tidak diinginkan juga dapat dihindari.
Mengikuti pelatihan maupun kelas yang dibutuhkan selama bekerja. Dengan begitu, kamu akan memiliki informasi yang cukup untuk bekerja dengan baik dan aman.
Menaati aturan yang ada, seperti menggunakan APD serta mengecek keadaan peralatan yang digunakan agar kondisinya tetap prima dan memenuhi standar yang ada.
Secara rutin melakukan pengecekan atau monitoring untuk memastikan segala hal yang berkaitan dengan regulasi serta standarisasi tetap dijalankan sesuai prosedur di tempat kerja.
Nah, itulah sekilas penjelasan terkait kecelakaan kerja dan hal yang dapat kamu lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat bekerja.
Tentu saja tidak ada orang yang ingin terkena musibah tersebut, namun untuk memastikan kamu sudah terlindungi dan memiliki perlindungan yang terpercaya, Perlindungan Kesehatan Prima hadir untuk menjawab segala kekhawatiran-Mu!
Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat dan membuatmu lebih waspada akan hal-hal yang mungkin saja terjadi di tempat kerja. Semoga bermanfaat dan semangat bekerja!
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan