Tahukah kamu tekanan angin ban mobil juga dapat memengaruhi kenyamanan dan performa ketika berkendara?
Seperti tekanan angin ban mobil yang rendah mampu memicu terjadinya kebocoran di jalan berbatu dan menyebabkan kecelakaan. Sedangkan, tekanan yang terlalu tinggi memiliki potensi aquaplaning di jalan berair.
Lalu, berapa tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil, bobot muatan, hingga ukuran ban dari kendaraan tersebut? Simak ulasan berikut ini!
Karena memiliki peranan yang krusial, mengetahui tekanan angin yang ideal untuk ban mobil menjadi sangat penting.
Umumnya, tekanan angin yang ideal sendiri ditentukan oleh jenis mobil yang dimiliki, ukuran ring, hingga ban yang digunakan oleh pabrikan.
Untuk memastikan tekanan angin sudah ideal, kamu juga dapat mencermati informasi tekanan ban atau tire-loading information yang umumnya terdapat di frame pilar pintu pengemudi yang ada di depan kanan mobil.
Faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan angin yang dibutuhkan adalah berat yang diangkut, di mana semakin besar beban, maka tekanan ban juga harus ditingkatkan.
Walaupun berbeda-beda terdapat informasi standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan jenis mobil yang sering ditemui di Indonesia, seperti:
Jenis Mobil SUV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 35 – 40 psi
Jenis Mobil Sedan yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 33 psi
Jenis Mobil City Car yang membutuhkan tekanan angin sekitar 30 – 36 psi
Jenis Mobil MPV yang membutuhkan tekanan angin sekitar 33 – 36 psi
Terdapat pula standar tekanan angin ban mobil yang ideal berdasarkan ukuran ban ring, antara lain:
Tekanan angin ban mobil ring 13 termasuk ukuran 155/70 R13, 165/70 R13, 175/70 R13, 185/70 R13, dan 205/70 R13 yang ideal adalah 28 – 31 psi.
Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/65 R14 yang ideal adalah 28 – 29 psi untuk ban depan dan 25 – 26 psi untuk ban belakang.
Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 165/70 R14 yang ideal adalah 30 – 33 psi untuk ban depan dan belakang.
Tekanan angin ban mobil ring 14 dengan ukuran 175/50 R14 yang ideal adalah 29 – 32 psi untuk ban depan dan 26 – 30 psi untuk ban belakang.
Tekanan angin ban mobil ring 15 dengan ukuran 175/55 R15, 175/60 R15, dan 175/65 R15 yang ideal adalah 30 – 32 psi untuk ban depan dan belakang.
Agar tetap dalam kondisi optimal, berikut ini beberapa tips untuk menjaga tekanan angin ban mobil, antara lain:
Menjaga bobot mobil sesuai standar, menghindari membawa beban berlebih ketika berkendara yang dapat memengaruhi kondisi tekanan angin ban mobil.
Rutin melakukan pengecekan, jika tekanan mulai menurun maka dapat segera disesuaikan kembali untuk menjaga performa, mencegah keausan, serta menghindari berbagai risiko berkendara.
Hindari mengisi angin ban ketika masih panas, karena tekanan angin di bagian dalam lebih tinggi. Menambahkan angin ketika ban masih panas dapat menimbulkan kemungkinan tekanan angin menjadi terlalu kuat dan menyebabkan ban mobil meledak.
Rutin cek dinding ban, kondisi jalan tak menentu, dan adanya kemungkinan benda tajam atau batu kerikil menempel pada dinding ban mobil jika dibiarkan dapat menyebabkan kebocoran dan mengurangi tekanan angin mobil.
Memperhatikan tekanan angin ketika cuaca dingin, di mana pada suhu rendah tekanan angin dalam ban juga umumnya menurun yang dapat menyebabkan ban menjadi kurang stabil, konsumsi bahan bakar berlebih, keausan, hingga risiko kecelakaan.
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Salah satu istilah terumum di dunia perbankan adalah rekening koran yang digunakan ketika melakukan pencetakan rekening.
Rekening koran merupakan sebuah laporan tertulis yang dikeluarkan pihak bank yang di dalamnya berisikan ringkasan transaksi keuangan secara keseluruhan pada periode waktu tertentu.
Adanya rekening koran ini biasanya digunakan untuk kebutuhan tertentu. Oleh sebab itu, untuk memahami lebih dalam mengenai rekening koran mulai dari pengertian, fungsi hingga cara cetaknya simak ulasan di bawah ini!

pexels
Rekening koran atau bank statement merupakan lembaran kertas yang berisikan ringkasan informasi terkait debit maupun kredit di rekening tertentu. Dengan begitu, seseorang akan mudah memeriksa secara keseluruhan data uang yang masuk maupun keluar.
Adanya laporan ini, dapat memudahkan pemilik rekening tersebut untuk melacak ringkasan transaksi finansial maupun kebutuhan lainnya yang membutuhkan rekening koran.
Pada umumnya, dokumen ini sendiri memiliki beberapa informasi penting di dalamnya seperti:

pexels
Selain untuk melacak keseluruhan transaksi, rekening koran memiliki banyak fungsi yang harus kamu ketahui, seperti:
Sebagai salah satu persyaratan pembuatan dokumen rekening koran sering kali diperlukan. Mulai dari pinjaman, KPR, hingga pengajuan visa.
Sebagai salah satu dokumen krusial yang dibutuhkan untuk dapat berkunjung ke luar negeri, proses pembuatan visa biasanya membutuhkan pencetakan rekening koran.
Hal ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk membiayai hidup di luar negeri selama perjalanan yang dilakukan.
Namun perlu diperhatikan juga bahwa banyak dokumen pendukung lainnya yang dapat mempengaruhi proses pengajuan visa, mulai dari Surat Pemberitahuan PPh, surat PBB, hingga slip gaji seseorang.
Fungsi selanjutnya yaitu melacak berbagai transaksi yang berkaitan dengan rekening tersebut, baik pengiriman maupun penerimaan.
Selain itu, adanya rekening koran juga dapat memungkinkan pemilik rekening untuk melihat pesan yang ditulis di mana sering kali dilakukan ketika melakukan proses transaksi tersebut.
Bukan hanya itu, pemilik rekening juga dapat melihat informasi tanggal secara lengkap sehingga memudahkan untuk melakukan pelacakan transaksi dan mampu mempertanggungjawabkannya.
Ada pula fungsi bukti hukum, di mana kadang kali salinan rekening koran dibutuhkan untuk dijadikan sebagai barang bukti.
Hal ini dikarenakan informasinya yang lengkap dan jelas dapat membantu dalam memecahkan permasalahan yang ada dan berkaitan dengan rekening.
Dengan adanya rincian transaksi di dalamnya, dapat membantu dalam menjawab keraguan yang mungkin saja terjadi saat memecahkan permasalahan hukum yang berkaitan dan dapat menguntungkan bagi orang yang membutuhkannya.
Rekening koran juga sering kali dijadikan salah satu syarat untuk melakukan pengajuan pinjaman yang digunakan untuk meyakinkan pihak bank untuk menyetujui pinjaman yang diajukan tersebut
Terdapat banyak jenis pinjaman yang pada umumnya membutuhkan dokumen ini, seperti KPR atau Kredit Pemilikan Rumah, KTA atau Kredit Tanpa Agunan, serta KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor.
Jika kamu ingin mengajukan salah satu pinjaman tersebut ke pihak bank, maka kamu perlu mempersiapkan dokumen tersebut.
Melalui dokumen ini, pihak bank akan melihat rincian catatan transaksi yang kamu miliki untuk mengetahui apakah kamu memiliki kemampuan finansial dan melihat rekam jejak seseorang untuk membayar hutang sebelumnya jika sudah pernah mengajukan sebelumnya.
Dokumen rekening koran atau bank statement juga dibutuhkan dan menjadi salah satu persyaratan dalam kegiatan lelang terutama yang diselenggarakan proyek swasta dan pemerintah.
Pada umumnya, setiap partisipan yang bergabung pada kegiatan tersebut akan terlebih dahulu untuk menyerahkan dokumen bank statement yang mereka miliki.
Hal ini dilakukan agar kegiatan yang diselenggarakan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya permasalahan kondisi keuangan dari pesertanya yang dapat mengganggunya acara tersebut.
Bank statement juga dapat berfungsi ketika melakukan audit untuk mengetahui jelas regulasi keuangan pada kurun waktu tertentu.
Sebagai salah satu langkah penting yang tidak boleh dilupakan ketika melakukan audit, dokumen ini sangat lah krusial karena mengandung semua data yang diperlukan.
Melalui data yang ada, jika ditemukan hal yang tidak wajar atau dapat diperbaiki maka tindakan evaluasi dan langkah yang tepat dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan yang ada sehingga permasalahan lebih buruk dapat dihindari.
Untuk mencetak rekening koran atau bank statement terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan buku tabungan yang kamu miliki. Adanya buku tabungan tersebut dapat menjadi bukti bahwa kamu adalah pemilik dari rekening tersebut.
Selain buku tabungan, pada umumnya untuk mencetak bank statement kamu juga akan memerlukan tanda pengenal, seperti KTP maupun tanda pengenal sah lainnya yang dapat diakui.
Selanjutnya adalah menuju kantor cabang bank terdekat dari tempat tinggal kamu berada untuk melakukan pencetakan setelah menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.
Ketika sudah berada di cabang bank, kamu dapat menemui petugas yang bertugas untuk melakukan pencetakan atau juga dapat bertanya ke satpam terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam.
Jika kamu belum mengetahui petugas mana yang harus didatangi atau tidak ada arahan pasti, kamu dapat terlebih dahulu pergi ke customer service yang umumnya ada di kantor cabang sebuah perbankan.
Kamu dapat menyampaikan keinginan kamu mendatangi kantor cabang bank untuk mencetak bank statement agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar.
Langkah selanjutnya, proses pencetakan bank statement dapat segera dilakukan. Namun, berdasarkan kondisinya proses pencetakan rekening koran sendiri dapat memakan waktu hingga beberapa hari.
Oleh sebab itu, penting untuk mempersiapkan dokumen ini terlebih dahulu dari jauh-jauh hari untuk memberikan pihak bank beberapa waktu untuk melakukan pencetakan.
Untuk mencetak bank statement, terdapat beberapa dokumen yang sering kali menjadi syarat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:
Pertama, buku tabungan asli yang harus ditunjukkan oleh pemilik rekening ketika ingin mencetak bank statement.
Dokumen ini digunakan sebagai salah satu bukti bahwa yang akan melakukan pencetakan merupakan pemilik rekening asli. Oleh sebab itu, ketika ingin mengajukan pencetakan disarankan untuk menyiapkan buku tabungan asli.
Selain buku tabungan, ketika ingin mencetak bank statement kamu juga harus memastikan bahwa dokumen Kartu Tanda Penduduk telah dibawa dan disiapkan dengan baik.
Dokumen ini juga menjadi salah satu bukti pendukung seseorang bahwa ia merupakan pemilik dari rekening tersebut.
Jika kamu tidak membawa KTP sebagai tanda pengenal, kamu juga dapat menggunakan dokumen tanda pengenal lainnya seperti SIM maupun paspor yang memuat identitas diri.
Kartu debit juga sering kali diminta sebagai dokumen pendukung untuk memastikan bahwa pemilik rekening yang mengajukan pencetakan sama dengan identitas yang tertera pada KTP.
Dokumen pendukung ini dibutuhkan untuk menghindari adanya tindak penipuan yang semakin marak terjadi. Oleh sebab itu, siapkan kartu debit ketika pergi ke kantor cabang bank untuk ditunjukkan kepada petugas agar proses pencetakan bank statement dapat dilakukan.
Selain berbagai dokumen di atas yang harus disiapkan, ada juga biaya administrasi pencetakan bank statement yang harus kamu siapkan.
Untuk biayanya sendiri dapat beragam tergantung pada ketentuan masing-masing bank. Untuk memiliki gambaran biaya administrasinya, berikut beberapa biaya administrasi pencetakan rekening koran dari beberapa bank:
Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah mencetak bank statement secara online, simak langkah-langkahnya:
Langkah pertama adalah membuka aplikasi bank yang kamu miliki atau mau di cek bank statement-nya. Jika kamu belum memiliki aplikasinya, download terlebih dahulu.
Setelah terunduh, lakukan tahapan registrasi dengan memasukkan data pribadi dan rekening dari bank tersebut agar aplikasi dapat digunakan.
Setelah berhasil masuk ke aplikasi bank yang dituju, selanjutnya pergi ke menu rekening yang ada di dalamnya. Pada umumnya, di menu ini kamu dapat melihat dengan jelas jumlah saldo yang ada di dalam rekening.
Selanjutnya, klik menu riwayat transkasi untuk melakukan pengecekan pada semua transaksi yang pernah kamu lakukan secara lengkap.
Dari sini, kamu dapat melihat bank statement secara lengkap terkait keluar masuknya saldo pada bank tersebut. Data tersebut kemudian juga dapat diunduh dan dicetak untuk keperluan tertentu yang dibutuhkan.
Namun, jika kamu membutuhkan stempel dari bank untuk legalitas, maka cara online ini tidak dapat dilakukan dan kamu harus pergi ke kantor cabang bank.
Bagi sahabat MyProtection yang ingin mencetak bank statement berikut ini beberapa caranya di berbagai bank di Indonesia:
Bagi kamu pemilik rekening BCA, berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencetak bank statement melalui menu e-Statement BCA:
Jika kamu pengguna Bank BRI berikut langkah-langkahnya:
Berikut adalah langkah-langkah untuk mencetak rekening koran Bank BNI:
Berikut adalah langkah-langkah yang telah untuk mencetak rekening koran Bank Mandiri:
Nah, itulah pembahasan seputar rekening koran atau bank statement yang bisa menjadi krusial dalam pengelolaan finansial yang baik. Mulai dari definisi, fungsi, hingga cara mendapatkannya secara offline maupun online.
Secara sederhana, dokumen ini dapat membantu kamu untuk mengetahui secara detail proses transaksi apa saja yang terjadi guna dapat mengatur keuangan dengan lebih baik dan menghindari pengeluaran yang kurang efisien.
Langkah lain memiliki pengelolaan finansial yang baik adalah dengan memilih asuransi kesehatan yang tepat guna menghindari diri dari beban finansial secara tiba-tiba dalam jumlah yang besar.
Perlindungan Kesehatan Prima sebagai asuransi kesehatan bagi diri dan anggota keluarga hadir memberikan solusi perlindungan kesehatan dengan manfaat tambahan Saldo Prima. Berikut pula berbagai keunggulan PKP, seperti:
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Hi, Sahabat MyProtection!
Kita tahu HPmu merupakan salah satu bagian penting dari kegiatan sehari-hari. Mulai dari belajar, kerja, hingga berkomunikasi. Makanya, sekarang kita bawa fitur Perlindungan Kesehatan Prima untuk dinikmati dari HP!
Fitur unggulannya bikin aktivitas kamu selalu #amanpalingnyaman bahkan di tengah pandemi. Ini dia keuntungan asuransi kesehatan keluarga PKP yang bisa kamu nikmati dari HP:
Mau tahu lebih lanjut soal Perlindungan Kesehatan Prima dan manfaatnya?
Salam,
Sahabat MyProtection