For those of you who are automotive enthusiasts in Indonesia, luxury cars can be a symbol of prestige. But did you know that some of the most expensive cars in Indonesia are priced in the billions of rupiah?
These vehicles offer a powerful combination of performance, advanced technology, and outstanding design, justifying their sky-high prices.

So, what are the most expensive cars in Indonesia, and what makes them so costly? Let’s take a look!
The most expensive car ever sold in Indonesia is the Rolls-Royce Phantom, which exudes luxury both inside and out.
Powered by a twin-turbo V12 engine, it delivers up to 460 PS and 720 Nm of torque, ensuring a smooth and powerful driving experience.
Rolls-Royce Phantom, also known worldwide as one of the most luxurious vehicles, is priced between IDR 20 billion and IDR 24 billion.
BMW The XM is a high-performance luxury SUV that combines cutting-edge technology with a distinctive design.
As a limited edition model, it’s highly sought-after by collectors, despite its steep price tag of around IDR 6 billion.
This luxury SUV also features a plug-in hybrid powertrain that pairs a 4.4L twin-turbo V8 engine with an electric motor, delivering a combined 738 hp and 800 Nm of torque.
The Lamborghini Aventador is another top-tier contender, offering a futuristic design and a powerful engine.
It comes in various versions, from the Aventador S Coupe priced at around IDR 6 billion, to the Aventador SVJ Verde Scandal, which can cost up to IDR 22 billion.
This supercar features a 6.5L V12 engine, producing 770 hp and 720 Nm of torque. It accelerates from 0 to 100 km/h in just 2.8 seconds, with a top speed of 350 km/h.
This luxury sedan offers a perfect blend of performance, elegance, and cutting-edge technology.
The Mercedes-Maybach S 580 4MATIC starts at IDR 8.39 billion and comes with a 3892 cc engine, producing 530 hp and 700 Nm of torque, paired with an automatic transmission.
Luxury features include advanced entertainment systems, massage seats, ambient lighting, and driver assistance technologies.
Regarded as the successor to the legendary Porsche 356, the Porsche 911 Carrera carries a 3.8L engine, producing 560 hp, and 700 Nm of torque.
Available in several variants, it ranges from the 911 Carrera Coupe, that are priced around IDR 3.75 billion, to the 911 GTS Black Edition, which is priced around IDR 6.3 billion.
These are the 5 most expensive cars in Indonesia, each offering an exceptional combination of performance, features, and stunning design.
It’s not just about the speed or the engine specification, these cars are crafted to deliver luxury experiences worth their impressive price tags. So, which one is your favorite?
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
Jakarta, 14 Agustus 2020 - MyProtection News
Tidur cukup sangat membantu Anda dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tidur cukup yang berkualitas membantu mengurangi stress, membuat Anda bertenaga seharian, mengurangi peradangan dalam tubuh, hingga membuat suasana hati menjadi baik.
Apalagi di tengah pandemi ini, tidur yang cukup sangat diperlukan agar daya tahan tubuh tetap maksimal. Namun, sebagian orang mengalami kesulitan tidur selama pandemi. Dikutip dari JakartaPost, penggunaan pil tidur dan obat anti-depresi meningkat saat Maret kemarin.
Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membantu memperbaiki pola tidur Anda.
Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya bisa membentuk siklus tidur alami tubuh. Misalnya, tiap harinya Anda bisa mencoba untuk tidur pukul 10 malam dan bangun pukul 7 pagi secara konsisten bahkan saat libur.
Untuk membantu Anda tertidur lebih mudah di malam hari, hindari penggunaan gadget minimal 2 jam sebelum tidur. Pastikan ruangan tidur Anda nyaman, sejuk, dan tidak terlalu terang. Ruang yang gelap dan sejuk membantu memberi sinyal pada tubuh untuk tidur.
Ketika Anda bangun di pagi hari, jangan lupa membuka tirai jendela Anda atau pergi ke teras untuk menikmati sinar matahari 15 – 30 menit tiap harinya. Sinar matahari memberi sinyal pada tubuh untuk “terjaga” dan membuat tubuh lebih segar.
Jika Anda mengalami kesulitan tidur, coba perhatikan kebiasaan sehari-hari Anda. Misalnya, jumlah kafein yang Anda konsumsi, berapa lama Anda tidur siang, kegiatan harian, hingga makanan apa yang Anda konsumsi sebelum tidur.
Baik Anda beraktivitas dari rumah maupun di luar rumah, penting untuk berolahraga secara rutin. Selain menjaga kebugaran tubuh, dengan rutin bergerak maka tenaga yang tersimpan dalam tubuh akan terbakar. Membuat Anda lebih mudah mengantuk di malam hari. Anda bisa mencoba bersepeda, jogging, yoga, dan olahraga lainnya.
Berita yang Anda temukan baik melalui media konvensional ataupun media sosial bisa membuat tingkat kecemasan meningkat. Terlebih lagi jika Anda sering mendengarkan berita yang tidak menyenangkan. Oleh karena itu, batasi paparan informasi yang Anda terima. Hindari membaca berita dan menggunakan media sosial sebelum tidur.
Bagi Anda yang belajar ataupun bekerja selama pandemi, jangan lupa memperhatikan kebutuhan diri Anda. Bekerja dan beraktivitas itu baik. Namun, ada pula saatnya bagi Anda untuk beristirahat sejenak dan memanjakan diri. Jangan lupa untuk meluangkan waktu “me time” untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran Anda. Tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang tentunya membantu Anda tidur lebih lelap di malam hari.
Salam,
Sahabat MyProtection
Hi, Sahabat MyProtection!
Kalau berbicara soal keuangan pribadi, kita pastinya sering mendengar ajakan untuk menabung dan berinvestasi. Namun, selain menabung dan berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai mengenai kebiasaan keuanganmu.
Comfort zone, sesuai dengan namanya, memang rasanya nyaman. Kamu bisa menjalani kegiatan familiar di lingkungan yang familiar, baik itu dalam menjalankan usaha atau bekerja kantoran. Rasanya aman. Hanya saja, terkadang kita terlena dalam comfort zone yang menghambat kita untuk semakin maju, baik secara bisnis, karier, maupun keuangan karena stuck di posisi yang sama terlalu lama. Perubahan memang ngga enak, tapi terkadang diperlukan.
Dodi merupakan kepala keluarga sekaligus karyawan di sebuah perusahaan swasta. Gaji bulanan Dodi adalah sumber pendapatan tunggal untuk membayar berbagai tagihan. Namun, suatu saat Dodi harus mengalami PHK dan menganggur hingga beberapa bulan. Dengan mengandalkan gaji sebagai satu-satunya income, maka keuangan Dodi terancam terganggu jika ia berhenti bekerja. Untuk menghindari skenario yang Dodi alami, kita dianjurkan untuk memiliki sumber pendapatan lebih dari satu. Sehingga jika satu sumber income mengalami hambatan, kamu tetap memilik dana cadangan dari pendapatan lain. Misalnya lewat berinvestasi, membuka usaha kecil-kecilan, atau freelance.
Mungkin kamu pernah merasakah hal yang sama, pendapatan naik, tapi tabungan kok rasanya tidak bertambah, ya? Ternyata, mengatur keuangan itu bukan cuma sekadar rajin menabung dan berinvestasi saja, Sahabat MyProtection. Mengatur keuangan itu artinya kamu belajar membuat rencana pengeluaran yang tepat, target finansial di masa depan, termasuk cermat dalam menghadapi risiko di masa depan dengan tabungan dan asuransi.
Tertarik dengan artikel sejenis? Kamu bisa cek tips berbenah keuangan pribadi di sini.
Salam,
Sahabat MyProtection
Rasanya mendengar nama penyakit Asma pasti tidak asing di teling anda. Penyakit satu ini merupakah salah satu penyakit tak menular yang banyak diderita penduduk Indonesia. Kementrian Kesehatan menyebutkan bawa sekitar 4,5% penduduk Indonesia mengidap Asma.
Jika berbicara tentang asma, kita seringkali mendengar beberapa informasi. Ternyata ada beberapa mitos seputar asma yang tidak benar sama sekali, lho, Sahabat MyProtection. Simak ulasannya di bawah ini!
Asma memang bisa saja diturunkan oleh keluarga. Namun, perlu diingat bahwa asma bisa muncul akibat pengaruh lingkungan. Jika salah satu dari orang tua Anda mengidap asma, maka Anda belum tentu akan mengidap penyakit yang sama. Paparan dari lingkungan luar seperti debu, serbuk bunga, makanan, serangga, dan alergi bisa memicu timbulnya asma.
Baik dengan mengonsumsi obat ataupun tidak, seorang pengidap asma tidak akan pernah benar-benar sembuh. Kondisi seseorang mungkin saja membaik seiring berjalannya waktu. Serangan asma yang dialami pun bisa saja jauh berkurang. Suatu saat, gejala asma mungkin saja muncul secara tiba-tiba walaupun Anda tidak pernah mengalami asma dalam jangka waktu yang lama. Kabar baiknya, gejala asma bisa dikontrol dan diminimalisir dengan penanganan tepat.
Mitos yang satu ini mungkin familiar dengan kita. Apalagi, olahraga identik dengan kegiatan fisik yang cukup berat. Namun, bukan olahraga yang harus dihindari oleh penderita asma, tetapi pemicu asma itu sendiri. Contohnya debu, makanan, dan stress. Jika olahraga berat memicu kambuhnya asma, maka Anda disarankan untuk mengunjungi dokter dan mengganti rutinitas olahraga Anda. Misalnya yoga, pilates, dan berenang bisa membantu memperlancar pernapasan!
Nah, Sahabat Myprotection, sekarang kita tahu mana mitos dan fakta terkait asma. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Anda dan memperlengkapi diri dengan proteksi lebih dari MyProtection
Salam,
Sahabat MyProtection