Beranda
/
Artikel
/
Otomotif
/
5 Mobil Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Miliaran!

5 Mobil Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Miliaran!

8 May 2026 | MyProtection News Jakarta

Bagi para pencinta otomotif khususnya di Indonesia, mobil mewah dapat menjadi simbol prestise seseorang. Tapi tahukah kamu mobil termahal di Indonesia menyentuh angka miliaran rupiah.

Mobil-mobil tersebut menawarkan kombinasi performa dan teknologi canggih yang membuat spesifikasi dan harganya menjadi sangat tinggi.

5 Mobil Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Miliaran!

mobil termahal di indonesia

Apa saja mobil termahal di Indonesia yang dibanderol hingga miliaran rupiah dan alasan di balik harga fantastis tersebut? Simak disini!

1. Rolls-Royce Phantom

Mobil termahal di Indonesia yang pernah dijual adalah Rolls-Royce Phantom yang menawarkan kemewahan baik dari sisi interior maupun eksteriornya.

Bukan hanya itu, mobil ini menggunakan mesin V12 twin-turbo yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 460 PS dan torsi besar 720 Nm yang membuat pengalaman berkendara menjadi mulus.

Rolls-Royce Phantom dikenal sebagai salah satu mobil termahal di pasar otomotif dan dibanderol dengan harga mulai dari Rp 20 – 24 miliar.

2. BMW The XM

BMW The XM yang merupakan mobil SUV performa tinggi yang menawarkan kemewahan dilengkapi teknologi canggih dan desain yang unik.

Mobil ini juga merupakan model edisi terbatas yang membuatnya diminati oleh para kolektor walaupun dibanderol harga tinggi di sekitar 6 miliar.

Dilengkapi dengan powertrain plug-in hybrid yang mampu menggabungkan mesin 4.4 L twin-turbo V8 dengan motor listrik dan menghasilkan tenaga gabungan hingga 738 hp dan torsi 800 Nm.

3. Lamborghini Aventador

Lamborghini Aventador juga menjadi salah satu mobil termahal di Indonesia yang menawarkan desain futuristik dengan mesin bertenaga besar.

Lamborghini Aventador sendiri hadir dalam beberapa varian, mulai dari Aventador S Coupe yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 6 miliar, hingga varian Aventador SVJ Verde Scandal yang termahal, mencapai Rp 22 miliar, dilengkapi dengan mesin V12 6.5 L yang mampu menghasilkan tenaga 770 HP dan torsi 720 Nm.

Mobil sport ini juga mampu menempuh akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 2,8 detik serta mencapai top speed hingga 350 km/jam.

4. Mercedes Maybach S Class

Mobil sedan yang menawarkan kombinasi antara kemewahan, performa, dan teknologi juga masuk ke dalam daftar salah satu mobil termahal di Indonesia, yaitu Mercedes-Maybach S-Class.

Varian S 580 4MATIC dibanderol mulai dari Rp 8,39 miliar yang menawarkan mesin 3982 cc dengan tenaga 530 hp dan torsi 700 Nm hingga transmisi otomatis.

Bukan hanya itu, fitur canggih mobil sedan ini juga menjadi salah satu daya tariknya sendiri, mulai dari sistem hiburan, kursi pijak, pencahayaan ambient, hingga sistem bantuan pengemudi.

5. Porsche 911 Carrera

Sebagai mobil yang diklaim penerus Porsche 356, Porsche 911 memiliki mesin dengan kapasitas 3.800 cc dan mampu menghasilkan 560 daya kuda dengan torsi maksimum 700 Nm.

Porsche 911 Carrera sendiri memiliki banyak varian, mulai dari Porsche 911 Carrera Coupe yang dibanderol dengan harga Rp 3,75 miliar hingga tipe GTS Black yang dibanderol dengan harga RP 6,3 miliar.

Nah, itulah 5 mobil termahal di Indonesia beserta spesifikasi dan fitur yang ditawarkannya.

Bukan hanya performanya saja, mobil-mobil di atas juga menawarkan fitur dan desain fantastis sesuai dengan harga jualnya yang mampu menarik perhatian para pecinta otomotif. Jadi, mobil mana yang jadi favoritmu?

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Apakah artikel ini membantu?
Subscribe Newsletter Kita
Klik subscribe untuk berlanggan newsletter artikel kami
Bagikan MyPro ke
facebook
twitter
instagram
Tentang MyProtection News Jakarta
MyProtection adalah salah satu pioneer portal pembelian asuransi kesehatan maupun asuransi umum secara online yang dapat diakses melalui platform website dan aplikasi sejak 2017.
Rekomendasi Artikel
Otomotif
5 mins read 07/05/2026
5 Cara Jumper Aki Mobil dengan Mudah dan Aman!

Aki mobil yang menjadi sumber energi listrik untuk menghidupkan mesin mobil. Jika aki mobil soak, maka salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah jumper aki.

Umumnya, cara jumper aki mobil yang benar melibatkan proses menghubungkan aki mobil yang soak dengan aki mobil lain. Namun, untuk melakukannya, dibutuhkan langkah-langkah yang tepat. Simak berikut ini!

5 Cara Jumper Aki Mobil dengan Mudah dan Aman!

cara jumper aki mobil

1. Mempersiapkan Peralatan Jumper Aki

Langkah pertama ketika jumper aki mobil adalah mempersiapkan segala peralatan yang dibutuhkan, seperti aki dan kabel jumper yang akan digunakan.

Aki yang digunakan juga dapat berasal dari aki mobil lain yang masih dalam kondisi optimal dengan voltase atau daya listrik aki yang baik. Selain itu, aki yang digunakan juga akan lebih baik berasal dari mobil sejenis karena nilai voltasenya yang sama.

Kabel jumper aki mobil digunakan untuk menghubungkan kedua aki mobil sebagai penghantar arus listrik yang dapat mentransfer daya listrik dari satu aki yang sehat ke aki lainnya yang bermasalah.

2. Mengatur Posisi Mobil

Cara jumper aki mobil selanjutnya adalah mengatur posisi mobil dengan benar, di mana mobil harus didekatkan dengan aki donor.

Selain itu, ketika melakukan jumper, mobil harus berada dalam posisi diam. Untuk mobil dengan transmisi manual dapat diposisikan dalam transmisi netral, sedangkan mobil dengan transmisi otomatis dapat diposisikan dalam transmisi parkir atau P.

Agar mobil juga tidak bergerak ketika proses jumper berlangsung, pastikan rem tangan dalam kondisi aktif.

Pastikan juga bahwa sistem listrik yang ada di mobil sudah mati total, yang dapat dilakukan dengan mencabut kontak ketika proses jumper berlangsung.

Setelah semua dipastikan, kamu dapat membuka kap mobil dan memastikan posisi aki mobil dengan aki donor berdekatan agar proses jumper dapat berlangsung dengan lancar.

3. Menghubungkan Kedua Aki dengan Kabel Jumper

Langkah selanjutnya yaitu menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper yang telah dipersiapkan. Kabel jumper sendiri memiliki penjepit di kedua ujungnya dan umumnya berwarna merah untuk menandakan kutub positif dan hitam untuk kutub negatif.

Hal yang harus diperhatikan ketika menghubungkannya adalah memastikan kutub terminal positif harus dihubungkan dengan kutub terminal positif, begitu pula sebaliknya.

4. Menghidupkan Mesin Mobil

Setelah memasang kabel jumper dengan benar, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menghidupkan mesin mobil.

Pertama, mobil yang memiliki aki donor harus dihidupkan terlebih dahulu, baru setelahnya mobil dengan aki soak dapat dihidupkan.

Setelah keduanya menyala, diamkan beberapa saat hingga arus listrik mencapai aki soak tersebut yang umumnya tidak memakan waktu lama jika komponen alternatornya masih berfungsi dengan baik.

5. Melepas Kabel Jumper

Langkah terakhir yang harus dilakukan ketika melakukan proses jumper pada aki mobil adalah melepas kabel jumper dengan hati-hati.

Setelah aki soak mendapatkan tenaga yang cukup untuk menghidupkan mesin, kabel jumper harus dilepas.

Pertama-pertama, lepaskan kabel kutub negatif yang berwarna hitam dari aki soak terlebih dahulu, kemudian baru melepaskan kabel kutub negatif lainnya yang terpasang pada aki donor.

Selanjutnya, lepaskan kabel kutub positif yang berwarna merah dari aki soak, dan yang terakhir, lepaskan kabel kutub negatif yang terpasang pada aki donor.

Jika proses jumper sudah selesai, pastikan kembali apakah aki mobil yang soak sebelumnya sudah berfungsi dengan baik atau belum.

Tidak melakukannya dengan benar dapat menyebabkan bahaya, seperti korsleting listrik, ledakan aki, hingga kerusakan permanen pada aki.

Oleh sebab itu, sahabat MyProtection harus selalu berhati-hati dan menyerahkan proses jumper ke profesional atau bengkel yang lebih berpengalaman walaupun sudah mengetahui cara jumper aki mobil yang benar. Semoga bermanfaat!

*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 15/01/2020
Kerja Kantoran Sambil Bisnis, Bisakah?

Jakarta, 15 Januari 2020 - MyProtection News

Kesibukan saat bekerja di kantor mungkin menyita sebagian besar tenagamu. Jam pulang merupakan waktu beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Memangnya, masih sempat untuk berbisnis dan menjadi entrepreneur?

Jawabannya adalah bisa. Dengan catatan Anda harus bisa mengatur waktu dan memilih jenis usaha yang tepat. Coba simak ulasan satu ini sebelum Anda mengambil keputusan!

  • Catat Waktu Luang

Coba ingat-ingat kembali, dalam sehari berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk bekerja dan untuk beristirahat? Jika Anda bekerja dari pagi hingga larut malam di kantor, atau bahkan harus masuk saat weekend, maka Anda harus mempertimbangkan matang-matang pilihan untuk membuka bisnis. Jangan sampai Anda menyerah setelah satu atau dua bulan berbisnis karena tidak memiliki waktu. Beristirahat juga penting, lho setelah bekerja seharian.

Nah, kalau Anda punya waktu luang yang cukup banyak setelah bekerja, Anda bisa memanfaatkannya untuk mulai merintis bisnis. Namun, kembali lagi pada pribadi masing-masing. Jika ada kemauan, maka pasti ada jalan. Walaupun sibuk, selama Anda memiliki kemauan kuat untuk berbisnis, pasti bisa!

  • Pilih Bisnis yang Sesuai

Ada banyak ide bisnis yang bisa Anda lakukan. Dalam tahapan ini, Anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan kemampuan atau ketertarikan. Misalnya, Anda suka membuat kue kering atau cookies, maka Anda bisa mencoba bisnis kuliner kecil-kecilan di lingkungan kantor. Atau Anda tertarik dengan fashion? Bisnis fashion online shop ini juga banyak digeluti orang. Salah satu ide bisnis sederhana lainnya adalah menjual barang-barang bekas atau preloved. Anda hanya perlu memilah barang yang tidak terpakai namun dalam kondisi baik untuk dijual kembali. Mudah, bukan?

Baca juga: Money Management Tips, Penting untuk Pemula

  • Persiapkan Modal

Faktor penting lainnya dalam memulai bisnis adalah modal. Tergantung dari jenis bisnis yang Anda pilih, modal usaha yang dibutuh bisa jadi cukup besar. Ada baiknya Anda mulai menabung untuk mempersiapkan modal bisnis. Jika dana yang dibutuhkan cukup besar, saat ini banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Tapi, memulai bisnis tidak harus selalu bermodal besar, kok. Mulai dengan bisnis sederhana dan kecil untuk melihat potensi pasar. Siapa tahu, bisnis dengan modal 0 rupiahmu bisa berkembang pesat!

  • Pilih Partner Bisnis

Jika terasa berat sendirian, maka Anda bisa mengajak keluarga atau orang yang bisa dipercayai untuk memulai bisnis bersama. Selain sumber ide dan modal yang didapatkan akan lebih banyak, beban pekerjaan juga bisa berkurang. Pastikan rekan bisnis atau bawahan Anda ini bisa “melengkapi” kekurangan Anda. Apalagi, saat bekerja dengan orang lain, komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan. Jangan sampai tim bisnis ada banyak, tetapi orang yang benar-benar bisa bekerja hanya sedikit.

  • Jangan Lupa Istirahat dan Jaga Kesehatan!

Mencari uang dengan berbisnis memang sah-sah saja. Namun, ada juga harus memperhatikan kesehatan tubuh. Uang banyak tidak akan bisa membeli kesehatan fisik ataupun mental. Maka setelah sibuk bekerja di kantor dan mengurus bisnis, selalu luangkan waktu untuk bersantai. Tidur yang cukup bisa membantu Anda tetap enerjik dan berpikiran tajam untuk menangkap peluang bisnis yang ada.

  • Belajar Dari Pengalaman

Saat menjalankan bisnis, pasti ada berbagai masalah yang harus dihadapi. Namun, jangan pantang menyerah dan belajar dari pengalaman. Jadikan pengalaman berbisnis ini sebagai bekal untuk Anda menjalankan bisnis lain atau yang lebih besar lagi. Jangan sungkan untuk bertanya pada keluarga atau teman sesame pebisnis untuk mengatur usaha Anda.

Selamat menjalani bisnis yang baru!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca juga: Tidak Semangat Kerja? Mungkin Anda Mengalami Burnout

Baca Artikel
Semua Kategori
5 mins read 27/01/2020
Upaya Pencegahan Virus Corona

Jakarta, 27 Januari 2020 - MyProtection News

Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus baru korona atau kini disebut dengan Novel 201 Coronavirus (2019-nCov).

Berdasarkan artikel yang dilansir dari CNBC Indonesia, hingga 27 Januari 2020, terdapat 80 korban tewas akibat virus ini. Sedangkan terdapat sebanyak 2.300 kasus di daerah Wuhan, Cina. Jumlah penderita terus bertambah.

Lalu, apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari novel coronavirus?

Walaupun belum terdapat vaksin atau pengobatan yang pasti, beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk meminimalisir terjangkitnya Anda dan keluarga terhadap virus korona:

  1. Gunakan masker bedah saat bepergian ke luar. Kenakan masker secara tepat dengan menggunakan sisi berwarna di luar, dan besi penyangga di hidung Anda. Jangan menyentuh sisi luar masker terlalu sering. Selalu ganti masker yang Anda gunakan minimal sehari sekali.
  2. Jaga kesehatan dengan makan makanan bergizi seperti buah dan sayur. Jika perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen kesehatan.
  3. Rutin mencuci tangan minimal selama 20 detik.
  4. Berolahraga setidaknya 30 menit sehari atau 150 menit dalam seminggu.
  5. Segera periksakan diri jika sakit. Khususnya jika Anda mengalami gejala di bawah ini:
  • Demam di atas 38 derajat Celcius
  • Batuk
  • Kesulitan bernapas
  1. Jika Anda berencana pergi ke daerah terjangkit virus, maka disarankan untuk menunda atau mengganti tanggal keberangkatan.
  2. Saran dari Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto, mengimbau masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menghindari menyentuh hewan, khususnya burung, guna mencegah penularan virus corona penyebab pneumonia. (Sumber: Tempo.co)
  3. Hindari kontak dekat dengan pasien penderita infeksi saluran pernapasan. Ikuti instruksi kesehatan dengan baik.
  4. Perlengkapi diri Anda dan keluarga dengan perlindungan kesehatan terhadap ancaman penyakit tak terduga di masa depan dengan asuransi kesehatan.

Semoga Anda sehat selalu!

Salam,
Sahabat MyProtection

Baca Artikel