Jakarta, 27 Januari 2020 - MyProtection News
Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus baru korona atau kini disebut dengan Novel 201 Coronavirus (2019-nCov).
Berdasarkan artikel yang dilansir dari CNBC Indonesia, hingga 27 Januari 2020, terdapat 80 korban tewas akibat virus ini. Sedangkan terdapat sebanyak 2.300 kasus di daerah Wuhan, Cina. Jumlah penderita terus bertambah.
Lalu, apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari novel coronavirus?
Walaupun belum terdapat vaksin atau pengobatan yang pasti, beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk meminimalisir terjangkitnya Anda dan keluarga terhadap virus korona:
Semoga Anda sehat selalu!
Salam,
Sahabat MyProtection
Faktor penyebab kecelakaan kerja dapat berupa banyak hal dan menjadi penting untuk sebuah perusahaan untuk memahami apa saja pemicunya. Bukan hanya itu, sebagai pekerja kita juga harus memiliki kesadaran mengenai hal-hal tersebut.
Sering kali kecelakaan terjadi di lingkungan kerja karena adanya kelalaian dan kurangnya perhatian pada hal-hal yang dianggap tidak atau kurang penting. Padahal sering kali hal-hal tersebut bisa bersifat krusial pada produktivitas dan keselamatan para pekerja.
Melalui artikel ini, kita akan membahas secara mendalam terkait apa saja yang menjadi faktor penyebab kecelakaan kerja yang dapat dibedakan menjadi 3, yang terdiri dari faktor lingkungan, faktor manusia, serta faktor peralatan. Simak penjelasannya di bawah ini!

pexels
Faktor penyebab kecelakaan kerja yang pertama, yaitu faktor lingkungan. Pada umumnya, faktor ini berkaitan dengan standardisasi keamanan maupun safety yang dijalankan pada suatu lingkungan kerja.
Kecelakaan dapat dipicu oleh ketidaksesuaian yang terjadi pada standardisasi yang ada di lapangan sehingga menjadi faktor pemicu terjadinya kecelakaan.
Faktor lingkungan sendiri juga masih dapat dibagi lagi ke beberapa aspek yang menjadi pemicu terjadinya kecelakaan kerja itu sendiri. Terdiri dari:
Pertama, faktor area kerja yang sering kali berbahaya dan berisiko tergantung pada jenis pekerjaan apa yang dijalani dan sedang dilakukan.
Jika seseorang melakukan pekerjaan di ruang terbuka, apalagi di wilayah asing maupun di lahan yang belum dijelajahi, maka risiko area kerja ini akan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan pekerjaan di lokasi tertutup dengan tingkat familiarity yang tinggi.
Bukan hanya itu, jika kamu bekerja di sektor pekerjaan yang mengharuskan untuk bekerja di ruang terbuka dalam ketinggian tertentu, hal tersebut juga dapat menyebabkan risiko tersendiri.
Faktor model lokasi kerja berkaitan dengan desain model tempat kerja yang memang dari awal seharusnya sudah didesain sedemikian rupa sebelum para pekerja mulai masuk kerja.
Namun, sering kali terdapat beberapa kasus di mana pihak perusahaan mengabaikan pentingnya hal tersebut.
Kecelakaan kerja dapat muncul jika lokasi kerja belum siap untuk digunakan. Ada pula risiko lain, di mana model lokasi kerja dibuat seadanya sehingga menimbulkan risiko besar bagi para pekerja.
Medan permukaan lokasi tempat kerja yang licin juga menjadi faktor penyebab terjadi kecelakaan kerja. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memperhatikan bagaimana tempat kerja itu akan digunakan.
Jika memang tempat kerja tersebut memiliki mobilitas yang tinggi, akan lebih baik menggunakan permukaan yang keras serta tersusun dari material waterproof, kuat terhadap beban, bahan kimia, serta tumpahan minyak dan sebagainya.
Faktor kondisi penerangan sendiri bersangkutan dengan bagaimana kondisi pencahayaan yang ada di tempat kerja memadai atau tidak.
Jika sebuah pekerjaan membutuhkan pencahayaan yang baik, namun lokasinya tidak mendukung maka hal tersebut dapat membahayakan para pekerja, dan juga menurunkan mobilitas serta kinerja pekerjanya.
Dengan memiliki pencahayaan yang cukup, para pekerja juga dapat lebih waspada terhadap lingkungan sekitarnya serta objek kerja yang mungkin dapat membahayakannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor suhu juga berpengaruh pada hasil produktivitas seseorang. Pada umumnya, produktivitas tertinggi manusia dapat dicapai saat bekerja di bawah tekanan suhu udara 24 hingga 27 derajat celsius.
Tempat kerja yang terlalu bising juga dapat menurunkan produktivitas kerja seseorang. Hal ini dikarenakan kebisingan dapat membuat orang menjadi tidak fokus dalam pekerjaannya yang menimbulkan risiko membuat kesalahan fatal.
Faktor tersebut dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Bukan hanya itu, kebisingan juga dapat mempengaruhi berbagai hal lain dalam kinerja kerja, seperti kelancaran komunikasi antar para pekerja.

pexels
Manusia juga menjadi faktor berikutnya yang dapat menjadi penyebab kecelakaan kerja yang dapat dibagi ke dalam beberapa poin.
Faktor manusia ini berkaitan erat dengan perilaku pekerja, kondisi fisik maupun kesehatannya, atau bahkan pelatihan yang diterima terkait keselamatan kerja dan penggunaan alat yang sesuai.
Pertama, SOP atau Standard Operating Procedure yang dibentuk tanpa memperhatikan bagaimana keselamatan kerja para karyawan.
Pada umumnya prosedur yang dilakukan memiliki risiko yang besar, sehingga sangat penting untuk terus menerus melakukan evaluasi serta revisi pada SOP yang telah dibentuk dan dibuat.
Selain itu, penting juga mengingatkan para pekerja untuk tetap menjalankan SOP yang telah ditetapkan guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Fasilitas pelatihan keselamatan kerja juga menjadi salah satu kewajiban bagi perusahaan untuk menyediakannya kepada para pekerja.
Dengan membekali para pekerja dengan semacam pelatihan, maka mereka memiliki pendidikan dasar serta pemahaman dan keterampilan terkait keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
APD atau alat pelindung diri merupakan segala peralatan yang digunakan untuk melindungi pekerja dari berbagai bahaya dan risiko kecelakaan kerja.
Penggunaan APD sangat penting karena dapat mengurangi kemungkinan risiko terjadinya cedera serius pada para pekerja.
Jika seorang pekerja tidak menggunakan APD, risiko kecelakaan kerja dapat meningkat secara signifikan, yang dapat mengakibatkan cedera yang lebih parah atau bahkan fatal hingga kematian.
Meskipun penggunaan APD tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan terjadinya kecelakaan, APD berfungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan yang dapat meminimalkan dampak dari kecelakaan tersebut.
Seperti contohnya, helm dapat melindungi kepala dari benturan, sarung tangan dapat mencegah luka pada tangan, dan sepatu pelindung dapat melindungi kaki dari benda tajam atau berat.
Dengan demikian, penggunaan APD adalah langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja di tempat kerja.
Selanjutnya, pekerja yang kurang terampil. Kualitas sumber daya manusia atau SDM merupakan faktor penting dalam keberhasilan operasional di berbagai industri.
Kemampuan pekerja untuk mengoperasikan mesin dan memahami Standar Operasional Prosedur atau SOP saja tidak cukup untuk memastikan efisiensi dan keselamatan kerja.
Pekerja yang kurang terampil sering kali menghadapi kesulitan ketika dihadapkan pada masalah atau situasi tak terduga di lapangan, yang dapat menghambat produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Oleh karena itu, operator mesin atau alat kerja lainnya memerlukan pelatihan dan penguatan keterampilan secara berkelanjutan.
Proses ini melibatkan pembelajaran terus-menerus dan praktik yang konsisten hingga mereka mencapai tingkat keterampilan yang memadai.
Dengan demikian, mereka tidak hanya mampu mengoperasikan peralatan dengan benar, tetapi juga dapat mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama pekerjaan.
Pengembangan keterampilan ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi berbagai situasi di tempat kerja.

pexels
Faktor peralatan terdiri dari berbagai peralatan yang digunakan dan mendukung proses kerja berlangsung. Faktor peralatan dapat dibagi 3, yang terdiri dari:
Kondisi rancangan alat berhubungan dengan berbagai alat yang digunakan para pekerja yang sering kali dirancang tanpa memperhatikan keamanan dan kondisi pekerja yang mampu menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja.
Oleh sebab itu, penting bagi perusahaan untuk menggunakan dan menyediakan peralatan kerja yang sesuai dengan rancangan standar K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Terdapat 18 syarat penerapan keselamatan kerja di lokasi kerja berdasarkan syarat penerapan K3 yang tertuang di UU No. 1 Tahun 1970 pasal 3, yaitu:
Mencegah & mengurangi kecelakaan kerja.
Mencegah, mengurangi & memadamkan kebakaran.
Mencegah & mengurangi bahaya peledakan.
Memberi jalur evakuasi dalam keadaan darurat.
Memberi P3K kecelakaan kerja.
Memberi APD atau alat pelindung diri pada tenaga kerja.
Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyebaran suhu, kelembapan, debu, kotoran, asap, uap, gas, radiasi, kebisingan dan getaran.
Mencegah dan mengendalikan PAK atau penyakit akibat kerja dan keracunan.
Penerapan yang cukup dan sesuai.
Suhu dan kelembapan udara yang baik.
Menyediakan ventilasi yang cukup.
Memelihara kebersihan, kesehatan & ketertiban.
Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan, cara & proses kerja.
Mengamankan & memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman & barang.
Mengamankan & memelihara segala jenis bangunan.
Mengamankan & memperlancar bongkar muat, perlakuan & penyimpanan barang.
Mencegah terkena aliran listrik berbahaya.
Menyesuaikan & menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang risikonya bertambah tinggi.
Kondisi mesin yang sudah tidak lagi berada dalam keadaan prima namun masih tetap digunakan juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja.
Sangat penting bagi perusahaan untuk terus menerus mengecek alat dan mesin yang digunakan secara rutin. Jika mesin tidak lagi layak untuk pengoperasian, akan lebih baik segera melakukan pembaruan ataupun perbaikan.
Oleh sebab itu, jika kerusakan terjadi pada mesin segera lakukan perbaikan dan tidak menundanya karena dapat berakibat fatal yang dapat berdampak secara langsung pada pekerja.
Penentuan posisi tata letak mesin juga dapat berpengaruh pada kinerja pekerja. Selain berpengaruh pada mobilitas pekerja, posisi mesin yang aman juga dapat memengaruhi kerja dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Peletakan mesin yang tepat juga dapat menjamin keselamatan para pekerja dan kelancaran proses kerja. Oleh sebab itu, sangat penting bagi perusahaan untuk mengikuti arahan letak mesin yang sesuai standar K3.
Setelah mengetahui faktor penyebab kecelakaan kerja, sekarang kita akan membahas bagaimana mencegah terjadinya kecelakaan kerja, yang terbagi sebagai berikut.
K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan sebuah sistem yang memiliki tujuan sebagai pencegahan dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Aspek di dalam K3 sendiri meliputi perencanaan, pengawasan, pelaporan, evaluasi, hingga tindak lanjut.
Agar dapat menjalankan K3 dengan baik, para pekerja di lapangan harus memahami dan mengetahui peraturan, prosedur, serta mengikuti instruksi yang telah ditetapkan di tempat kerja.
Partisipasi aktif para pekerja juga diminta dalam segala kegiatan yang berkaitan dengan K3, mulai dari rapat, sosialisasi, pelatihan, hingga simulasi yang diadakan guna menjamin semua orang memiliki pengetahuan yang cukup.
SOP atau Standard Operating Procedure merupakan sebuah dokumen yang di dalamnya berisikan berbagai langkah yang harus diikuti guna menjalankan sebuah pekerjaan.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan kualitas, efisiensi, serta keselamatan dalam melakukan pekerjaan.
Proses pembuatan SOP dan pembagian kerja ini sendiri diharapkan dapat membantu para pekerja untuk dapat lebih teratur, terstruktur, serta terkontrol. Dan yang terpenting adalah menghindari risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Memberikan pelatihan kepada pekerja juga dapat membantu dalam penguasaan pekerjaan, pengoperasian peralatan, pengenalan bahaya, pengembangan karier maupun pencegahan munculnya masalah.
Pelatihan yang tepat juga dapat membuat para pekerja memiliki tingkat kompetensi, profesionalisme, serta percaya diri dalam pekerjaannya yang dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Kondisi tubuh sendiri juga dapat menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja dan menjaga keselamatan para pekerja.
Dengan memiliki kondisi yang baik, maka para pekerja memiliki kesehatan, stamina, serta tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi untuk melakukan pekerjaannya.
Kondisi tubuh yang baik sendiri dapat dijaga melalui langkah-langkah berikut.
Mengonsumsi makanan serta minuman bergizi, cukup, dan pastinya seimbang.
Menghindari konsumsi alkohol, rokok, hingga obat terlarang.
Beristirahat dan berolahraga yang cukup serta teratur.
Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Jangan memaksakan tubuh, jika kondisi sedang tidak prima harus mampu mengetahuinya dan beristirahat.
Kecelakaan kerja sendiri merupakan sesuatu yang tidak terduga. Walaupun telah mengikuti SOP yang ada, hal tidak terduga tersebut bisa saja terjadi. Untuk melindungi diri dari kerugian secara finansial, maka sangat penting untuk memiliki asuransi.
Asuransi yang dapat digunakan sebagai perlindungan finansial memiliki banyak manfaat, seperti santunan, penggantian biaya pengobatan, maupun rehabilitasi.
Memiliki asuransi juga dapat memberikan manfaat bagi keluarga pekerja yang mengalami cedera, cacat permanen, maupun meninggal dunia akibat terjadinya kecelakaan kerja.
Oleh sebab itu, mendaftarkan diri ke asuransi yang tepat dapat membuat sahabat MyProtection menjadi lebih tenang karena memiliki perlindungan yang tepat. Salah satu rekomendasi asuransinya adalah PKP atau Perlindungan Kesehatan Prima.
Terdapat banyak manfaat yang bisa didapatkan melalui asuransi PKP, seperti biaya kamar, biaya perawatan intensif, biaya perawatan Rumah Sakit, biaya Dokter, Kamar Operasi, dan masih banyak lagi.
Nah, itulah berbagai faktor penyebab kecelakaan kerja yang dapat terjadi tempat kerja. Semua hal tersebut tentunya dapat dicegah dan diprediksi dengan adanya usaha dari perusahaan maupun pekerja.
Perusahaan dapat menyediakan tempat kerja dengan fasilitas dan peralatan yang sesuai dengan K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sedangkan pekerja mengikuti regulasi yang ada serta memiliki pendidikan dan pelatihan yang cukup.
Walaupun sudah mengikuti semua aturan yang ada, sering kali kecelakaan kerja juga tetap dapat terjadi. Oleh sebab itu, sangat penting bagi sahabat MyProtection untuk tetap memiliki perlindungan untuk diri sendiri.
Salah satu solusinya adalah asuransi Perlindungan Kesehatan Prima yang mampu memberikan solusi perlindungan kesehatan yang tepat bagi Anda dan keluarga dengan manfaat tambahan Saldo Prima.
Terdapat beberapa keunggulan yang dapat kamu terima di asuransi Perlindungan Kesehatan Prima, seperti:
Manfaat tambahan Saldo Prima yang memberikan penggantian atas pembelian vitamin atau obat-obatan tanpa perlu melakukan perawatan Rawat Inap atau Rawat Jalan.
Santunan tunai harian rawat inap di Rumah Sakit untuk penjamin pertama oleh BPJS Kesehatan.
Pilihan manfaat Rawat Inap dan Rawat Jalan sesuai kebutuhan.
Pembayaran klaim secara cashless di lebih dari 1.000 Rumah Sakit di Indonesia.
24 jam Contact Center dan Case Monitoring
Layanan eksklusif Personal Medical Assistance
Laporan perhitungan klaim via email
*PT Lippo General Insurance Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Biaya medis di Indonesia yang terus melonjak sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat dan menyebabkan risiko finansial bagi perencanaan finansial pribadi ataupun keluarga.
Menurut riset global Tren Kesehatan yang dilakukan Mercer Marsh Benefits , pada tahun 2026 lonjakan biaya medis di Indonesia diproyeksikan mencapai angka 15,1% hingga 17,8%, di mana angka tersebut jauh melampaui inflasi ekonomi umum yang ada di angka 2,5% hingga 3% setiap tahunnya dan termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara.
Bukan hanya itu, lonjakan biaya atau inflasi medis juga dapat tercermin dari semakin mahalnya perawatan kesehatan saat ini. Menurut artikel dari Halodoc, biaya perawatan ICU/ICCU di rumah sakit Indonesia dapat mencapai jutaan rupiah per hari, tergantung fasilitas dan peralatan medis yang digunakan
Biaya kesehatan yang semakin meroket itulah yang membuat banyak orang saat ini sadar akan pentingnya asuransi kesehatan. Terdapat beberapa alasan lain mengapa penting untuk memiliki asuransi kesehatan, antara lain:
Akses ke banyak rumah sakit, perusahaan asuransi swasta umumnya banyak bekerja sama dengan rumah sakit rekanan yang kompeten, memiliki jaringan rumah sakit yang luas dan bervariasi sehingga kamu dapat mencari lokasi rumah sakit yang terbaik.
Proses lebih mudah, asuransi kesehatan juga umumnya menawarkan layanan prosedural yang lebih mudah bagi para pemegang polis.
Hemat waktu, menggunakan asuransi kesehatan pribadi juga dapat mempersingkat alur sehingga kamu dapat ditangani lebih cepat.
Fasilitas cashless, dengan asuransi kesehatan yang dimiliki, kamu juga dapat menikmati fitur cashless yang mempermudah proses pembayaran.
Dengan biaya medis yang semakin melonjak, memilih premi asuransi kesehatan yang tepat sangatlah penting guna memastikan perlindungan yang diberikan sebanding dengan premi yang harus dibayarkan setiap bulannya.
Di era digitalisasi saat ini, banyak perusahaan asuransi juga yang memanfaatkan digitalisasi layanan kesehatan dengan mengintegrasikannya ke gadget sehari-hari. Dimana saat ini juga fokusnya bukan hanya pengobatan saja, namun juga pencegahan.
Dengan memahami detail asuransi kesehatan yang kamu miliki juga dapat memberikan ketenangan pikiran di tengah situasi darurat medis yang bisa datang kapan saja.
Adanya kenaikan pada harga premi asuransi kesehatan saat ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti semakin mahalnya teknologi medis modern, kenaikan harga obat-obatan impor, hingga biaya operasional rumah sakit yang meningkat.
Faktor-faktor tersebut mendorong perusahaan asuransi terpaksa untuk melakukan repricing atau penyesuaian premi untuk memastikan klaim nasabah tetap terbayarkan secara konsisten.
Repricing juga menjadi proses penyesuaian premi asuransi kesehatan dengan beberapa tujuan, antara lain:
Relevan dengan biaya medis terbaru
Menyesuaikan dengan perkembangan layanan kesehatan
Adil untuk seluruh nasabah
Sustainable dalam jangka panjang
Sedentary lifestyle atau pola hidup dengan tingkat aktivitas fisik juga memicu adanya peningkatan risiko penyakit kritis di usia muda yang juga menjadi faktor penentu naiknya profil risiko.
Inflasi medis yang terjadi membuat perusahaan asuransi melakukan langkah peninjauan atau penyesuaian harga premi yang disebut repricing.
Jika langkah peninjauan ini tidak dilakukan, maka dapat terjadi ketidakseimbangan antara premi yang dibayarkan dengan biaya klaim yang terus meningkat yang jika dibiarkan dapat berdampak langsung pada kualitas layanan dan keberlangsungan produk.
Dalam mengatur penerapan repricing, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan POJK Nomor 36 Tahun 2025 terkait Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan, dimana di dalamnya mengatur mekanisme peninjauan premi/kontribusi, atau repricing.
Dengan adanya pemberlakuan aturan ini, perusahaan asuransi hanya dapat melakukan repricing paling banyak 1 kali dalam 1 tahun dengan pemberitahuan tertulis 30 hari kalender sebelumnya kepada para peserta polis asuransi.
Aturan ini memiliki tujuan utama untuk melindungi Nasabah/Peserta agar manfaat asuransi tetap dapat digunakan dalam jangka panjang di tengah kenaikan biaya kesehatan, sehingga penyesuaian premi lebih terukur dan dapat diantisipasi berdasarkan riwayat kesehatan.
Walaupun biaya medis terus mengalami kenaikan, terdapat beberapa langkah strategis yang dilakukan agar perlindungan kesehatanmu tetap ekonomis.
Pertama, memilih premi asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Jangan tergiur dengan adanya limit tahunan hingga miliaran rupiah padahal yang dibutuhkan hanya proteksi dasar yang fungsional.
Ada pula metode CoB atau Coordination of Benefit antara asuransi kantor dan asuransi pribadi yang digunakan untuk mengoptimalkan manfaat klaim.
Umumnya, asuransi kesehatan yang diberikan kantor sudah memberikan proteksi dasar yang fungsional, dengan begitu kamu dapat mengambil asuransi tambahan yang berfokus pada penyakit kritis atau santunan harian saja.
LGI bekerja sama dengan Lifepal menghadirkan pilihan asuransi kesehatan dengan manfaat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu. Dengan pilihan limit tahunan hingga ratusan juta rupiah serta lebih dari 1000 jaringan rumah sakit rekanan, kamu dapat menyesuaikan premi tanpa harus mengorbankan kualitas perlindungan.
Jakarta, 6 Mei 2020 - MyProtection News
Melakukan karantina diri di rumah memang penting. Selain mengurangi resiko terpapar virus, Anda juga bisa meminimalkan resiko menularkan virus kepada orang lain. Namun, berdiam diri di rumah dalam jangka waktu panjang bisa jadi membosankan. Rencana liburan pun jadi buyar akibat pandemi. Akibatnya, hiburan dan relaksasi yang Anda rencanakan harus berubah haluan.
Bagi sebagian orang yang terbiasa melakukan kegiatan di luar atau bepergian mungkin merasa “terkurung” di rumah sendiri. Sebagian orang juga mulai merindukan pemandangan alam menakjubkan yang pastinya berbeda dengan suasana rumah.
Saat ini, mulai bermunculan tren wisata baru yaitu tur virtual. Tren ini muncul karena pandemic COVID-19 memaksa banyak orang untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat bisa mengobati sedikit rasa rindu mereka untuk liburan lewat virtual tour.
Anda akan diajak berkeliling di titik destinasi wisata yang disiarkan secara langsung. Sehingga pengalaman virtual Anda dimanjakan di sini tanpa harus beranjak dari rumah. Beberapa penyedia tur virtual ini juga menggunakan kamera 360 derajat sehingga Anda bisa melihat seluruh sudut pemandangan di tempat wisata.
Anda bisa mengikuti beberapa tur virtual menarik yang sudah dilakukan di dalam maupun luar negeri. Contohnya, Bandung Good Guide meluncurkan pengalaman tur virtual di sekitar Bandung. Wisata online ini akan mengajak Anda terjun ke dalam cerita & titik ikonik seperti Gedung Sate dan Bandoeng Stad Centrum. Jadi, sambil berwisata, Anda juga bisa menambah pengetahuan.
Museum Nasional juga menyediakan tur virtual & edukasional yang diadakan mulai 5 Mei 2020. Anda akan dipandu oleh tim pemamndu melalui aplikasi Zoom tiap Selasa dan Rabu pukul 13.00 – 14.30 WIB. Anda bisa mendaftarkan diri lewat link berikut ini. Tur ini cocok diikuti oleh para pelajar yang ingin mengenal sejarah nasional lebih dalam.
Kemudian, Anda bisa mengobati rasa rindu terhadap kota Semarang & Surabaya dengan BersukariaTour. Anda akan diajak mengunjungi spot wisata terkenal di masing-masing kota. Biaya untuk tur virtual ini bisa dibayar sesuai keinginan Anda. Menarik, bukan?
Pernah membayangkan dunia di masa depan? Teknologi maju seperti apa yang telah dicapai manusia? ArtScience Museum Singapore akan mengajak Anda melihat dunia di masa depan. Anda bisa mengunjungi ArtScience at Home untuk menikmati karya seni secara virtual.
Apakah Sahabat MyProtection juga tertarik untuk mengikuti tur virtual?
Salam,
Sahabat MyProtection