Jakarta, 27 Januari 2020 - MyProtection News
Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan penyebaran virus baru korona atau kini disebut dengan Novel 201 Coronavirus (2019-nCov).
Berdasarkan artikel yang dilansir dari CNBC Indonesia, hingga 27 Januari 2020, terdapat 80 korban tewas akibat virus ini. Sedangkan terdapat sebanyak 2.300 kasus di daerah Wuhan, Cina. Jumlah penderita terus bertambah.
Lalu, apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari novel coronavirus?
Walaupun belum terdapat vaksin atau pengobatan yang pasti, beberapa hal ini dapat Anda lakukan untuk meminimalisir terjangkitnya Anda dan keluarga terhadap virus korona:
Semoga Anda sehat selalu!
Salam,
Sahabat MyProtection
Hi, Sahabat MyProtection!
Agar aktivitas harianmu berjalan lancar, tentunya perlindungan untuk kesehatanmu harus tetap PRIMA dong! Selain berolahraga teratur dan menjaga pola hidup sehat, jangan lupa melengkapi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan terbaik dari Perlindungan Kesehatan Prima.
Asuransi kesehatan online satu ini punya segudang fitur yang membuat ANda dan keluarga makin ama & nyaman menjalani kegiatan sehari-hari bahkan di tengah pandemi.
Bukan cuma fiturnya yang lengkap, Anda juga bisa tentukan sendiri manfaat serta premi asuransi sesuai kebutuhan. Premi mulai dari Rp 2,5 jutaan/tahun dengan manfaat rawat inap & bedah Rp 100 juta/tahun.
Nikmati diskon spesial 10% bagi Sahabat MyProtection yang membeli Perlindungan Kesehatan Prima selama November 2020*
Mulai perlindunganmu di sini!
*Syarat dan Ketentuan:
Before building a garage, it’s important to first know the standard car parking sizes to avoid potential issues.
For example, a garage that’s too small could cause scratches on your car or even force you to rebuild the space, which requires extra costs.

To avoid this, you need to know the ideal parking space size based on the type of car you own. To help you with that, here’s the ideal car parking size based on vehicle types. Let’s find out!
For small cars like the Toyota Agya, which measures about 3.66 meters in length, 1.6 meters in width, and 1.52 meters in height, the ideal parking space needed is around 3 x 5 meters.
If you own a different small car, just remember a simple rule, which is to add at least 60 cm to each side of the parking area, especially the left and right.
This ensures easier mobility for drivers and passengers when opening and closing doors without feeling cramped.
It also makes the parking process smoother and reduces the risk of accidents.
Medium cars like the Toyota Avanza, Toyota Yaris, or Toyota Raize, which are the type of cars that are very popular in Indonesia, require larger parking spaces.
For example, the Toyota Avanza has a length of 4.19 meters, a width of 1.66 meters, and a height of about 1.7 meters.
Unlike the smaller Toyota Agya, these cars need about 1.2 meters more space than a small car parking area.
This means the ideal parking size for medium cars is approximately 3 x 5.5 meters.
Large cars naturally need more space. Vehicles like the Toyota Fortuner, Pajero Sport, Daihatsu Gran Max, and Isuzu Elf fall into this category.
The Toyota Fortuner, for example, is about 4.8 meters long, 1.85 meters wide, and 1.83 meters tall, which clearly requires a bigger parking space than the Toyota Agya.
Using the same formula of adding 60 cm to each side, the ideal parking length for large cars should be at least 6 meters.
In general, the standard parking or garage size for one car, such as LCGC, city cars, or hatchbacks, should be around 4.5 meters long, 2 meters wide, and 2 to 3 meters high.
For larger cars, the ideal parking or garage space should be about 6 meters long, 2.6 meters wide, and 3 meters high, giving drivers enough room to park easily.
If you own two cars and want a proper parking or garage layout, the ideal size is about 6 x 6 meters or 6.5 x 6.5 meters, forming a square space.
This allows both cars to fit comfortably without the risk of scratching or bumping into each other.
Additionally, the growing number of compact cars on the market today provides more convenient options, especially for owners with limited space.
*PT Lippo General Insurance Tbk is licensed and supervised by Financial Services Authority (OJK)
Jakarta, 7 April 2020 - MyProtection News
Dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona yang lebih ketat, World Health Organization menyarankan agar semua orang mengenakan masker. Baik penderita COVID-19 yang bergejala, tidak bergejala, ataupun individu yang sehat wajib menggunakan masker.
Melihat jumlah surgical masks dan masker N-95 yang terbatas, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker kain. Kabar baiknya, masker ini bisa Anda buat sendiri di rumah. lho! Sehingga Anda bisa tetap mendapatkan perlindungan di tengah penyebaran virus. Surgical mask dan masker N-95 pun bisa dialokasikan untuk tim medis yang berjuang merawat pasien terjangkit virus.
Bahan paling ideal yang bisa Anda gunakan membuat masker adalah bahan katun. Alasannya karena bahan katun cenderung ringan dan membuat Anda tetap bisa bernapas. Kuncinya adalah Anda menggunakan minimal 2 lapis bahan saat membuat masker kain. Berdasarkan penelitian, bahan katun bisa menyaring setidaknya 50% dari 0.2 partikel micron yang ukurannya hamper menyerupai virus corona.
Kaus katun, bandana, bahkan sarung bantal pun bisa dimanfaatkan untuk membuat masker. Sebenarnya, bahan kain apapun bisa digunakan sebagai masker selama Anda tetap bisa bernapas selama menggunakan bahan tersebut. Faktor penting lainnya adalah Anda tetap merasa nyaman saat menggunakan masker kain dalam jangka waktu lama.
Penggunaan masker sendiri ditujukan untuk mencegah partikel micron atau partikel liur (droplets) mengenai wajah. Selain itu, penggunaan masker bisa meminimalisir individu untuk menyentuh hidung dan mulutnya. Jangan lupa saat memakai masker jangan sering menyentuh masker, jaga kebersihan tangan, dan rajin mencuci masker setiap selesai digunakan.
Untuk membersihkan masker, Anda cukup mencucinya menggunakan sabun detergen serta air hangat. Rendam masker dalam larutan air hangat dan deterjen untuk beberapa saat, lalu kucek dengan tangan hingga kotoran luruh. Setelah itu bilas masker kain dengan air mengalir sampai busa hilang. Kemudian, Anda bisa menjemur masker di bawah paparan matahari hingga mengering. Langkah terakhir, gosok masker kain dengan setrika dalam suhu panas. Pastikan masker kain Anda dalam keadaan bersih dan kering sebelum digunakan, ya!
Salam,
Sahabat MyProtection