Before discussing examples of financial literacy, do you already know what financial literacy actually means?
Financial literacy refers to a person’s ability, knowledge, and understanding of how to manage finances effectively in everyday life.
By having strong financial literacy skills, you can make wiser financial decisions and manage your money more efficiently, including personal budgeting, saving, investing, debt management, and long-term financial planning.
To help you better understand the concept, here are several examples of financial literacy in daily life that you should know, along with their benefits for your financial future.
The sandwich generation is a term that has recently become popular in society and is now a phenomenon in several developing countries, including Indonesia.
The sandwich generation is often associated with children in a family who must financially support their parents, their own family, and their children all at the same time.
Because of this, they often experience a lot of psychological pressure, which can have negative impacts on both mental and physical health.
Based on a survey conducted by Litbang Kompas in 2022, the sandwich generation in Indonesia reached 67 percent, or around 56,000,000 people of productive age.
Therefore, the sandwich generation has become one of the major issues faced by society today. To gain a deeper understanding of what this generation actually means, in this article we will discuss the sandwich generation in detail. Keep reading to learn more!
Jakarta, 7 Februari 2020 - MyProtection News
Sebelum mulai beraktivitas di pagi hari, mungkin sebagian dari Anda langsung meraih secangkir kopi panas atau teh. Tujuannya agar tubuh terasa lebih segar. Sering kali kita mendengar bahwa kandungan kafein dalam kopi atau teh membuat kita terbebas dari kantuk.
Lalu, memangnya apa saja sih manfaat dari kafein? Apakah hanya sebatas “penyegar” kantuk?
Kafein sendiri adalah senyawa yang memiliki efek merangsang sistem saraf pusat tubuh dan meningkatkan aktivitas otak. Maka tidak heran jika kantuk melanda tapi deadline di depan mata, mungkin Anda akan segera meracik kopi hitam. Menurut Healthline.com, kafein juga dapat ditemukan dalam obat untuk mencegah atau mengobati rasa kantuk, sakit kepala, dan migraine.
Dalam sebuah studi ditemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi kopi secara berkala mempunyai risiko lebih rendah terhadap penyakit Alzheimer dan dementia. Hanya saja, hasil yang ditemukan ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengonsumsi high-octane coffee.
Kafein alami dapat ditemukan dalam biji kakao, kacang kola, daun yerba mate dan buah beri guarana dari Brazil. Kafein tidak memiliki rasa apapun ataupun mengandung banyak nutrisi. Konsumsi kafein yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg kafein/hari.
Namun, Anda tetap harus mempehatikan konsumsi kafein harian. Ada efek samping yang mungkin Anda rasakan jika mengonsumsi kafein berlebihan. Contohnya seperti rasa cemas berlebih, pusing, mual, jantung berdebar kencang, tremor, dan tekanan darah tinggi.
Bagi penderita gangguan pencernaan seperti maag disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai pola konsumsi kafein yang aman. Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi kopi, maka Anda bisa mengonsumsi teh. Walaupun biasanya kandungan kafein dalam teh lebih rendah dari kopi.
Jangan lupa untuk selalu memperhatikan asupan kafein Anda sehari-hari!
Salam,
Sahabat MyProtection