Jakarta, 22 September 2020 - MyProtection News
Hi, Sahabat MyProtection!
Jalan Prima punya tambahan klinik rekanan, lho! Kalau sebelumnya Jalan Prima hanya bisa digunakan di Siloam Clinics rekanan, sekarang Anda juga bisa menggunakan fasilitas klaim cashless di klinik rekanan lainnya yang tersebar di Indonesia. Temukan daftar klinik rekanan Jalan Prima di sini.
Bagi Sahabat MyProtection yang belum tahu apa itu Jalan Prima, kita kasih bocorannya, nih.
Jalan Prima merupakan asuransi kesehatan online yang memberikan manfaat rawat jalan tanpa harus beli manfaat rawat inap dulu. Berikut ini fitur menarik dari Jalan Prima.
Preminya pun sangat terjangkau terjangkau, hanya Rp 600.000/tahun saja. Pembayaran bisa menggunakan online banking, Kredivo, dan cicilan kartu kredit.
Info lebih lanjut silakan terkait produk hubungi tim MyProtection di cs@myprotection.id atau 0804 133 888.
Salam,
Sahabat MyProtection
*Syarat & ketentuan berlaku
Hi, Sahabat MyProtection!
Sebagian besar dari kita pasti sudah pernah mendengar kata asuransi. Namun, tidak semuanya menyadari pentingnya berasuransi dan cara memilih asuransi kesehatan keluarga yang tepat. MyProtection punya beberapa tips untuk kamu yang ingin memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi keluarga dan menjaga mereka dari risiko penyakit di masa depan.
Seberapa pentingnya berasuransi? Jawabannya sangat penting jika kamu memerlukan hal berikut:
Ketika kita sudah berkeluarga, maka risiko yang kita tanggung tentunya bukan hanya untuk diri sendiri melainkan seluruh anggota keluarga. Kenali kebutuhan diri & keluarga sebelum membeli asuransi. Misalnya, kamu dan pasangan baru saja memiliki anak. Maka, kebutuhan perlindunganmu bukan hanya untuk rawat inap saja tetapi juga rawat jalan karena anak-anak cenderung lebih sering membutuhkan kunjungan ke dokter. Contohnya, Perlindungan Kesehatan Prima menyediakan pilihan perlindungan rawat inap saja serta rawat inap, bedah dan rawat jalan. Atau HealthPlus Family menawarkan paket perlindungan untuk seluruh anggota keluarga dalam 1 polis dan 1 premi.
Bukan hanya manfaat yang harus pas dengan kebutuhan, tetapi premi asuransi kesehatan pun harus pas dengan keuangan. Kamu bisa mencari tahu beberapa asuransi kesehatan dan membandingkan premi serta manfaat yang bisa kamu dapatkan. Beberapa ahli keuangan menyarankan kamu menyisihkan sekitar 10% - 15% pendapatanmu untuk asuransi.
MyProtection juga memiliki berbagai pilihan perlindungan kesehatan seperti SIGAP dengan premi mulai dari Rp 325,000/tahun dan Perlindungan Kesehatan Prima dengan premi mulai dari Rp 2,5 jutaan/tahun untuk manfaat rawat inap dan bedah Rp 100 juta/tahun. Pembayaran premi di MyProtection juga bisa kamu cicil hingga 12 bulan, lho!
Sebelum membeli asuransi kesehatan, pastikan kamu memahami dengan baik manfaat yang akan kamu terima termasuk pengecualian manfaat, tata cara klaim, serta rumah sakit rekanan. Namun, biasanya nasabah ogah berasuransi akibat proses klaim yang ribet dan memakan waktu lama. Jangan sampai kamu jadi terhalang berobat karena proses klaim rumit!
Salah satu keunggulan dari asuransi kesehatan dari MyProtection adalah kamu bisa menikmati klaim cashless tanpa kartu. Sehingga kamu hanya perlu scan barcode atau tunjukan e-card saat ingin berobat. Laporan klaim pun bisa kamu monitor & dikirim melalui email. Bye-bye klaim ribet!
Memilih asuransi bukan hanya sekadar memilih manfaat dan premi, tetapi memilih pemyedia asuransi yang terpercaya. Jangan sampai kamu mempercayakan perlindungan kesehatanmu dengan penyedia asuransi yang meragukan atau tergiur premi murah.
Tags: asuransi kesehatan, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan premi murah, asuransi rawat jalan, asuransi murah, asuransi jiwa, asuransi terbaik di Indonesia
Jakarta, 29 Maret 2020 - MyProtection News
Ketika berpuasa, ada berbagai tantangan yang bisa kita hadapi. Salah satunya menahan rasa lapa dan haus. Tubuh pun rentan mengalami kekurangan cairan dan nutrisi tubuh karena waktu makan terbatas. Gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat berpuasa adalah panas dalam.
Aswin Pramono, dokter ahli penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta menyatakan bahwa panas dalam bisa berhubungan dengan kekurangan cairan tubuh. Apalagi jika asupan hidrasi tidak dipenuhi ketika buka puasa dan tubuh.
Ketika tubuh panas dalam akibat dehidrasi saat berpuasa maka efek yang bisa dirasakan adalah demam ringan, air liur kering, kelenturan kulit terganggu serta bibir pecah-pecah. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh akan mudah terserang flu dan penyakit lainnya.
Oleh karena itu penting untuk minum air putih yang cukup, bahkan saat puasa. Triknya adalah minum segelas air putih saat berbuka & setelah salat magrib. Dilanjutkan 2 gelas air putih setelah berbuka atau makan besar. Lalu 1 gelas air putih setelah tarawih dan 1 gelas lagi sebelum tidur. Kemudian Anda bisa meminum segelas air putih saat sahur dan 2 gelas air putih seusai sahur. Pastikan Anda minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.
Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan saat panas dalam mulai menyerang. Contohnya seperti jeruk yang kaya vitamin C, buah pisang untuk memperlancar pencernaan, susu & yoghurt yang bernutrisi. Berbagai buah-buahan ini bisa Anda olah menjadi takjil atau jus agar tak membosankan.
Salam,
Sahabat MyProtection
Jakarta, 26 Maret 2020 - MyProtection News
Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing. Melalui dua kegiatan ini, diharapkan kalangan massa bisa mengurangi kontak fisik dan penyebaran COVID-19.
Akibat pandemik ini, masyarakat pun mulai membeli dan menyimpan banyak produk kebutuhan sehari-hari. Misalnya makanan kaleng, makanan berpengawet, alat pembersih, sabun, hingga obat. Namun, ketika penyebaran semakin meluas, sebagian orang mulai ragu untuk keluar dari rumah.
Oleh karena itu, fasilitas untuk berbelanja kebutuhan rumah secara online mulai digunakan. Pembeli pun harus tetap waspada karena terdapat potensi penyebaran virus melalui bungkus produk atau plastik yang digunakan untuk mengirim barang. Meskipun resikonya tergolong kecil, namun tak ada salahnya berjaga-jaga.
Berikut ini tips dari Jakarta Post saat berbelanja kebutuhan pokok secara online:
Jika memungkinkan, minta kurir untuk meletakan paket Anda di depan rumah atau lokasi terdekat lainnya. Kalau Anda harus tetap mengambil paket secara langsung dari kurir, maka jaga jarak aman minimal 1 meter antara Anda berdua. Mintalah kurir meletakan paket di lantai, lalu ambil paket setelah kurir berbalik badan.
Walaupun mirip seperti kegiatan transaksi criminal, tapi hal ini penting dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan dua belah pihak. Better safe than sorry, right?
Ketika berbelanja online, mungkin Anda juga didorong untuk menggunakan pembayaran cashless. Alasannya adalah praktis dan tak perlu pusing menghitung uang atau kembalian. Sehingga, Anda bisa mengurangi kontak dengan uang kertas dan kontak fisik dengan kurir. Biasanya, Anda juga bisa mendapatkan diskon lebih dengan menggunakan pembayaran cashless. Jangan lupa memberikan tip secukupnya kepada kurir yang mengirimkan paket Anda.
Saat Anda menerima paket, pastikan untuk membersihkan bungkus secara menyeluruh. Karena paket Anda mungkin sudah disentuh oleh banyak orang saat masa pengemasan hingga pengiriman.
Biasanya, barang belanjaan Anda akan dibungkus dengan plastic ataupun kardus. Jika barang dikirim dengan plastik, maka Anda bisa menyemprotkan bungkus produk dengan cairan disinfektan. Namun, bungkus yang terbuat dari kardus atau kertas tidak dapat dicuci. Studi terbaru menemukan bahwa virus corona penyebab COVID-19 tidak bisa bertahan di permukaan kardus lebih dari 24 jam.
Untuk produk seperti sayur dan buah, sebaiknya langsung Anda cuci dengan air mengalir serta cairan khusus untuk membersihkan makanan. Lalu simpan buah dan sayur di dalam kulkas. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda setelah meletakan barang, ya!
Salam,
Sahabat MyProtection